2022, Hotel Antariksa Mewah Terima Tamu

this formate

SAN FRANCISCO, bisniswisata.co.id: Startup teknologi antariksa AS Orion Span telah meluncurkan Aurora Station, sebuah hotel mewah yang katanya akan menjadi tuan rumah bagi para turis di orbit rendah Bumi pada 2022.

“Tujuan kami adalah untuk membuat antariksa yang dapat diakses oleh semua dengan terus mendorong nilai yang lebih besar dengan biaya lebih rendah,” kata Frank Bunger, CEO dan pendiri Orion Span, sebagaimana dikutip CNET, Ahad (08/04/2018).

Meski tergolong hemat, biaya wisata ini sekitar US$ 9,5 juta dolar (Rp 130 miliar) untuk pengalaman 12 hari menjalani 200 mil (322 kilometer) di atas Bumi. Bagaimanapun, angka itu sudah jutaan kurang dari pesiar turis lainnya ke luar angkasa. Perjalanan ke salah satu roket ke ISS kini berbiaya lebih dari US $ 40 juta (Rp 551 miliar).

Pembangunan di Stasiun Aurora akan dimulai tahun depan di Houston, kata Bunger, meskipun tidak di NASA, karena ini adalah usaha swasta. Hotel ini pada dasarnya akan menjadi sebuah silinder yang cocok di dalam roket dan dapat menampung empat tamu sekaligus, ditambah dua anggota awak yang juga kebetulan mantan astronot. Setidaknya satu akan memiliki pengetahuan ruang-obat, Bungee memberitahu saya, jika penumpang mendapatkan kasus kuman Zero-G.

Stasiun Aurora akan menyelesaikan orbit setiap 90 menit, yang berarti para tamu akan melihat siang dan malam di Bumi ratusan kali. Ketika mereka tidak memposting gambar Instagram melalui internet nirkabel berkecepatan tinggi, mereka juga dapat menikmati pengalaman VR di holodek atau hanya mengapung di suite mereka.

“Estetika yang kami inginkan adalah kelapangan,” kata Bunger. “Kapan pun Anda berada di pesawat angkasa jenis apa pun, ada kecenderungan alami untuk menjadi kacau dengan sistem atau kontrol. Kita akan mencari yang benar-benar bersih dan modern.”

Orion Span mengumumkan Stasiun Aurora pada KTT Space 2.0 di San Jose, California, pada hari Kamis. Pada hari yang sama, pesawat ruang angkasa Virgin Galactic milik Richard Branson diarahkan untuk para wisatawan menyelesaikan uji terbang yang sukses, tiga setengah tahun setelah kecelakaan fatal SpaceShipTwo milik Virgin Galactic.

Wisatawan Stasiun Aurora akan tiba di hotel melalui roket, meskipun belum jelas apakah itu akan menjadi milik Elon Musk. Mereka yang bersemangat untuk liburan di Stasiun Aurora dapat mendeposit uang muka US$ 80.000 yang dapat dikembalikan sepenuhnya (Bunger mengatakan bahwa startup tersebut sudah mendapatkan lebih banyak reservasi daripada yang diharapkan, tetapi dia belum akan berbagi angka).

Bunger mengatakan salah satu alasan Orion Span dapat menargetkan harga kurang dari US$ 10 juta per orang adalah karena penurunan harga peluncuran. “Semua orang memperkirakan bahwa harga peluncuran akan turun,” katanya kepada Bloomberg. “Hampir setiap minggu ada perusahaan peluncuran roket antariksa lain yang memulai dengan cara baru untuk mengorbit lebih murah, lebih cepat, lebih baik.” sambungnya. (CNET)

14 April 2018, Grand Fondo Solo

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: Memperkenalkan sekaligus mempromosikan pariwisata, Kota Solo menjadi tuan rumah Kejuaraan balap sepeda Grand Fondo Solo 2018. Lomba balap sepeda ini digelar 14 April 2018m dengan memberikan tantangan kepada seluruh pecinta balap sepeda dari Balaikota Surakarta hingga rute tanjakan menantang tepatnya di Cemoro Sewu Karanganyar, Jawa Tengah.

Grand Fondo merupakan perlombaan dari Italia berupa kejuaraan balap sepeda jarak jauh. Di Indonesia, event ini pernah digelar di Bali pada tahun 2017, dan sebelumnya Yogayakarta dan Mataram NTB yang menjadi salah satu seri Grand Fondo New York 2017. Kini, giliran Solo jadi tuan rumah dan pesertanya berasal dari seluruh Indonesia, mulai Sabang sampai Merauke.

Tak bisa dipungkiri, selama ini wisatawan hanya mengenal Jogja dan Bali sebagai daerah tujuan wisata. Kini, mengangkat pariwisata Kota Solo dengan keindahan alamnya yang bisa diekspose di Cemoro Sewu. Grand Fondo Solo juga akan digabungkan dengan festival kuliner dan fashion batik.

Inti dari lomba ini bersepeda sambil berwisata. Tapi juga tidak meninggalkan unsur persaingan karena ini juga sebuah perlombaan. Hingga kini sudah tercatat ada 300 peserta yang mendaftar dan peserta tersebut tidak hanya dari Kota Solo, namun dari seluruh Indonesia.

Kejuaraan ini memperlombakan tiga kelompok umur untuk putra, yaitu 30-39 tahun, 40-49 tahun dan 50 tahun ke atas. Sedangkan untuk putri hanya dua kelompok yang diperlombakan, yakni usia 18-39 tahun dan 40 tahun ke atas.

Tercatat hingga kini ada 64 obyek wisata di kota yang bernama asli Surakarta. Bukan hanya memiliki latar sejarah yang kental, Solo juga mempunyai bentang alam yang cantik, kuliner yang naikmat dan fashion batik yang luar biasa. Tidak heran kalau banyak terdapat tempat wisata di Solo yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, religi, sampai modern.

Ada beberapa destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan, antara lain:

#. Keraton Surakarta

Bangunan ini didirikan Susuhunan Pakubuwana II tahun 1744 untuk menggantikan Keraton Kartasura yang hancur lebur akibat peristiwa Geger Pecinan tahun 1743. Hingga kini, bangunan masih difungsikan sebagai tempat tinggal Sri Sunan sekaligus tempat wisata paling banyak dikunjungi di Solo. Kompleks di Keraton Surakarta dibagi menjadi: Alun-Alun Lor, Alun-Alun Kidul, Sasana Sumewa, Siti Hinggil Lor dan Kidul, Kemandungan Lor dan Kidul, Sri Manganti Lor dan Kidul, Kedaton, serta Kamagangan, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda, salah satunya dipakai sebagai museum. Di tempat wisata di Solo ini, berbagai koleksi peninggalan kasunanan disimpan, seperti misalnya gamelan, replika pusaka keraton, dan benda-benda lain yang merupakan pemberian dari raja-raja Eropa.

#. Pura Mangkunegaran

Selain Keraton Kasunanan, juga ada Pura Mangkunegaran. Istana yang dibangun sangat indah dan megah ini merupakan tempat kediaman resmi pemimpin Kadipaten Praja Mangkunegaran. Bangunan di Jalan Ronngowarsito ini jadi pusat budaya dan seni Kota Solo. Beragam koleksi di dalam istana merupakan peninggalan Kerajaan Mataram dan Majapahit. Saat memasuki area pura/puro, ada halaman luas dan bangunan dengan arsitektur khas Eropa bertuliskan Kavalerie-Artillerie. Begitu masuk ke bagian dalam pura, disambut pendopo bergaya Eropa-Jawa lengkap dengan seperangkat dengan gamelannya, Kyai Kanyut Mesem.

#. Museum Manusia Purba Sangiran

Museum arkeologi di Desa Kalijambe, Sragen, menjadi objek wisata sejarah-edukasi ini letaknya tidak jauh dari situs fosil purbakala Sangiran, yang sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Dengan luas sekitar 56 km persegi, tempat ini tidak hanya difungsikan sebagai destinasi wisata, tapi juga pusat penelitian oleh arkeolog dari dalam dan luar negeri yang ingin mengetahui kehidupan manusia pada zaman prasejarah. Selain fosil rahang bawah Pithecanthropus erectus, di sini juga ditemukan jejak tinggalan masa lampau yang usianya 200.000 sampai 2 juta tahun.

#. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik Danar Hadi berlokasi di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 261, Sriwedari, Solo, Museum Batik Danar Hadi merupakan sebuah jujugan wisata batik terpadu di Kota Solo. Sesuai namanya, tempat ini dibangun oleh sebuah perusahaan batik asal Solo, PT Batik Danar Hadi. Memiliki nama lain House of Danar Hadi (HDH), bangunan ini terletak di kompleks bangunan kuno yang termasuk dalam cagar budaya Kota Solo – Ndalem Wuryaningratan. Di museum ini terdapat setidaknya 10.000 koleksi kain batik dengan motif yang berbeda, bergantung kultur, lingkungan, dan periode masing-masing pembuatan batik. Koleksi tersebut merupakan milik pribadi sang pendiri PT Batik Danar Hadi, H. Santoesa Doellah. Adapun di bagian belakang museum terdapat pabrik batik tulis dan cap yang dibuka untuk wisatawan.

#. Kampung Batik Kauman

Berkunjung ke Solo tentu tidak lengkap kalau tidak membeli batik khasnya. Nah, jika Anda tertarik untuk melihat proses pembatikan kain secara langsung, datanglah ke Kampung Batik Kauman, Solo. Di objek wisata belanja yang letaknya tidak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta ini, wisatawan bisa mendapat aneka batik dengan motif dan corak yang beragam. Umumnya batik yang diproduksi pengrajin di sini berupa batik tulis, batik cap, atau batik kombinasi, dengan motif modern dengan warna gelap. Kualitas produk dari kampung batik yang satu ini juga sudah terkenal sampai ke luar negeri.

#. Grojogan Sewu Tawangmangu

Destinasi pelesiran berupa air terjun setinggi 80 meter ini berlokasi di sisi barat Gunung Lawu, atau sekitar 37 kilometer dari pusat Kota Solo. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Tengah, lho. Untuk menuju ke lokasi, wisatawan harus mendaki setidaknya 1.000 anak tangga. Dengan pemandangan kanan-kiri yang indah, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan. Mitosnya, kalian tidak boleh datang kemari dengan pasangan kalau tidak ingin jalinan asmara kalian bubar di tengah jalan.

#. Destinasi wisata Taman

Di Kota sola ada dua destinasi wisata taman atau tempat rekreasi bagi keluarga maupun wisatawan. Taman Sriwedari dan Balekambang;
Sriwedari di Laweyan dan sudah ada sejak era kepemimpinan Pakubuwana X. Di area ini terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari (GWO) yang menjadi tempat pertunjukan wayang orang. Sementara Taman Balekambang di Jalan Ahmad Yani, yang dibangun KGPAA Mangkunegara VII pada tahun 1921 untuk kedua putrinya, GRAy Partini dan GRAy Partinah.

#. Tugu Lilin

Tempat wisata ini berupa bangunan yang didirikan memperingati 25 tahun kelahiran Boedi Oetomo di Jalan Kebangkitan Nasional. Figur lilin sengaja dipilih untuk menggambarkan semangat dan perjuangan bangsa Indonesia yang terus menyala dalam upaya merebut kemerdekaan.
Tempat wisata di Solo ini sangat cocok dijadikan latar berfoto untuk Anda yang menyukai fotografi. Tidak hanya suasana sekitar lokasi yang sejuk dan menyegarkan mata, di sini kita juga bisa mempelajari sejarah sembari mengingat jasa-jasa perjuangan pada zaman dulu. Di dekat Tugu Lilin banyak terdapat tempat wisata kuliner yang lezat dan tidak boleh dilewatkan, salah satunya adalah Mi Ayam Pocong.

#. Pasar Klewer

Ada destinasi favorit wisata belanja kain atau batik, yaitu Pasar Klewer. Pasar tekstil terbesar di Solo ini menjual beragam kain batik, baik buatan pengrajin lokal maupun mancanegara. Ya, siapa sangka, orang luar negeri juga bisa membatik. Selain memiliki koleksi batik yang lengkap, di pasar yang ditempati sekitar 2.000 pedagang ini, juga bisa menemukan item fashion lainnya.

#. Kebun Binatang Taru Jurug

Berlokasi di Jalan Ir. Sutami, Kentingan, Jebres, tepatnya di sebelah kampus Universitas Sebelas Maret, Kebun Binatang Taru Jurug ini tidak hanya murah, tapi juga cocok dikunjungi bersama si kecil. Taman Satwa Taru Jurug ini didirikan pada tahun 1870 oleh Sultan Hamengkubuwono X sebagai tempat konservasi flora dan fauna. Seiring waktu, koleksinya pun kian bertambah. Di tempat wisata di Solo ini, pengunjung bisa menjumpai beragam satwa langka seperti misalnya merak hijau, harimau Sumatera, iguana, komodo, dan sebagainya.
(redaksibisniswisata@gmail.com)

Tips Penyebab Sakit Saat Traveling

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menjaga kesehatan memang sangat penting. Bukan hanya saat menjalani aktiftas sehari-hari, tapi juga penting saat traveling. Siapa sih yang mau sakit saat traveling? Pasti gak ada yang mau dong. Semua traveler menginginkan traveling dalam keadaan sehat, segar bugar, fit dan tetap semangat.

Sebaliknya siapa yang bisa menolak kedatangan sakit, apalagi saat asyik-asyiknya traveling. Penyakit tidak bisa dipastikan kedatangannya. Sakit bisa datang kapan saja, dimana saja bahkan saat kita jalan-jalan pun. Alih-alih ingin menikmati liburan, akhirnya tumbang juga. Kan nggak mengenakan.

Karena itu sebelum traveling, menjaga kesehatan itu penting. Siapkan sejak dini agar penyakit tak gampang menyerang sekaligus mengetahui kondisi diri sendiri, lingkungan. Juga perlu diketahui apa penyebab seseorang sakit saat traveling. Ada beberapa tips penyebab terserang sakit seperti dilansir laman Tiket2.com:

1. Akibat Cuaca dan perubahan iklim

Saat hujan atau saat cuaca sedang panas-panasnya kondisi tubuh manusia akan beradaptasi. Bila perubahannya sangat cepat, proses adaptasi tubuh juga “dipaksa” harus cepat. Jika sistem imun tubuh tidak kuat, sudah bisa dipastikan tubuh akan tumbang. Saat traveling, perubahan ini bisa saja terjadi, misal seseorang dari Surabaya yang cukup panas, berkunjung ke Dieng yang kondisi udaranya sangat dingin. Alih-alih traveling sehat, baru menginap sehari bisa-bisa masuk angin karena terlalu kedinginan.

2. Terlalu lelah

Perjalanan jauh juga menjadi salah satu penyebab sakit saat traveling. Ya, bayangkan jika kamu sedang traveling jauh dengan menggunakan trasportasi bis dan harus beberapa kali pindah bus. Mungkin karena tiket pesawat mahal, tiket kereta api juga mahal, ditambah lokasinya terpencil. Melelahkan bukan? Belum lagi jika barang yang dibawa cukup banyak. Nah kondisi ini bisa menyebabkan badan sangat lelah, dan kemudian drop di lokasi tujuan wisata.

3. Dehidrasi

Ini penyebab paling fatal. Kekurangan air di dalam tubuh membuat tubuh kita kekurangan cairan, sehingga tubuh kita akan lemah letih lesu. Rasanya, kurang tanaga untuk bergerak. Selain itu, tingkat kebersihan dari air minum yang kita minum juga harus kita perhatikan. Karena salah satu penyebab umum dari sakit (terutama sakit perut) adalah air minum yang tidak bersih. So, sebelum meminum air di tempat atau lokasi jalan-jalan lebih baik dilihat dulu apakah air tersebut benar-benar layak minum. Misal akan liburan ke luar negeri, sebelum pergi, carilah informasi negara-negara mana saja yang airnya bersih juga layak untuk konsumsi dan Negara yang kualitas airnya tidak bisa diminum langsung. Saat di luar negeri, berusahalah untuk tidak minum water tap, juga es pada minuman

4. Pola Makanan

Menjaga kesehatan saat liburan salah satunya dapat dilakukan dengan makan makanan yang benar. Benar dalam artian cocok di perut dan memang makanan yang tidak membuat alergi. Beberapa orang, ada yang memiliki alergi tertentu terhadap makanan tertentu. Maka, pengendalian diri ada pada diri masing-masing. Benar, salah satu keasyikan dalam liburan adalah menikmati kuliner lokal. Namun makanan yang tidak bersih, atau makanan yang membuat alergi, atau makanan yang sifatnya panas dan pedas bisa membuat perut kita kontraksi dan menjadi sakit perut pada akhirnya.

5. Memiliki Riwayat Penyakit

Memiliki riwayat penyakit, seperti asma, maag dan flu misalnya. Asma bisa menyerang kapan saja, termasuk saat sedang liburan. Ada banyak penyebab, selain memang dari faktor penyakit itu sendiri, seperti untuk penyakit flu bisa dipicu karena perbedaan suhu antar rumah dengna lokasi wisata, daya tahan fisik yang menurun. Kemudian untuk asma, ada banyak faktor-faktor yang memicu kambuhnya penyakit ini, termasuk diantaranya kualitas udara (berdebu atau tidak) dan suhu udara di lokasi wisata. Penyakit lain yang mungkin timbul adalah gangguan sistem pernapasan walaupun tidak memiliki riwayat penyakit asma.

Umumnya bila pernapasan terganggu, sesak napas ditambah dengan sakit kepala bisa muncul tiba-tiba. Hal ini biasanya terjadi saat liburan di tempat yang tinggi, seperti pendakian ke gunung dan perbukitan. Saat ke dataran yang lebih tinggi, tubuh perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang udaranya lebih kering atau kadar oksigennya lebih rendah. Selain itu, migrain juga bisa terjadi saat traveling. Penyebab migrain bisa bermacam-macam, seperti stress saat sebelum berangkat liburan, perubahan cuaca juga gangguan pola makan dan pola tidur.

6. Jetlag

Well, saat perjalanan jauh dengan pesawat terbang, jetlag sering kali terjadi. Dan kondisi jetlag bisa menyebabkan kondisi badan drop. Jetlag biasanya dikarenakan perbedaan waktu antara rumah dengan lokasi wisata kita, misal Indonesia dengan New York. Perbedaan waktu ini akan membuat jam biologis tubuh termasuk siklus tidur atau istirahat berubah. Selain itu, penyakit bawaan jet lag seperti mual, gangguan pencernaan, konstipasi, juga diare bisa terjadi karena hormon dalam tubuh yang bertanggung jawab terhadap siklus tidur dan bangun terkait secara rumit dengan sistem pencernaan kita. Nah, kondisi ini akan membuat tubuh lelah setelah sampai di lokasi tujuan wisata. Dan worst case-nya bisa membuat badan tumbang.

7. Dehidrasi Udara

Dehidrasi bukan hanya berkaitan dengan cairan dalam tubuh kita. Namun dehidrasi juga bisa terjadi karena kekurangan udara. Itulah mengapa dehidrasi ini dinamakan dehidrasi udara. Dehidrasi udara biasanya terjadi saat kita naik maskapai penerbangan. Dalam kabin, tingkat kelembaban yang ada 10 hingga 20 persen lebih rendah jika dibandingkan tingkat kelembaban dalam ruangan. Tingkat kelembaban dalam ruangan umumnya membuat tubuh nyaman, berkisar antara 30 hingga 65 persen.

Jika ini terjadi, tubuh akan kekurangan air saat bernapas juga saat pembentukan urin. Dimana gas atau udara yang dibutuhkan untuk pembentukan urine tersebut mencapai 50 ml setiap setengah jam. Bila hal tersebut terjadi, lambung akan stress, otot terasa kram dan tekanan darah juga bisa meningkat. Nah bila hal ini terjadi saat dalam perjalanan menuju lokasi wisata, sakit saat travelingpun tidak dapat dihindari. Bahkan, bisa jadi dehidrasi udara ini mengarah pada kelelahan dan berkembang menjadi stroke jantung. (*)

Batik Air Manjakan Penumpang dengan Premum Gate di Lombok

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Memanjakan penumpang demi pelayanan terbaik sekaligus kenyamanan selalu dipegang teguh Batik Air. Komitmen itu dituangkan dengan menyediakan ruang tunggu khusus Batik Premium Gate di Bandar Udara Internasional Lombok, Praya, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Batik Premium Gate di lantai 3 Bandar Udara Internasional Lombok ini, semakin menambah pengalaman pre-flight bagi pelanggan kelas ekonomi, kelas bisnis, dan pemegang kartu Batik Frequent Flyer. Batik Premium Gate ini mampu menampung lebih dari 256 orang pelanggan dan menyediakan berbagai fasilitas, antara lain wireless internet connection, ruang ibadah, informasi, dan entertainment.

“Ruang tunggu khusus keberangkatan di Bandar Udara Internasional Lombok Praya ini akan mengakomodir kenyamanan tersendiri bagi penumpang seluruh kelas dengan fasilitas yang tersedia. Layanan ini diharapkan semakin meningkatkan pengalaman sebelum terbang. Kami memiliki keseriusan dalam menyediakan service berkonsep pre-flight, in-flight serta post-flight,” ujar Capt. Achmad Lutfhie, CEO Batik Air dalam keterangan tertulis, Sabtu (07/04/2018).

Luthfie juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Angkasa Pura I dan pihak terkait. Baginya hal ini merupakan kesungguhan Batik Air dalam meningkatkan pangsa pasar di kelas premium. “Batik Air optimis, kehadiran di NTB ini akan memberikan dampak positif pada peningkatan arus kunjungan untuk berwisata atau melakukan bisnis.” papar Luthfie.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi peresmian ini merupakan bentuk komitmen Angkasa Pura I dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa bandara, baik maskapai penerbangan maupun calon penumpang pesawat. Dengan dioperasikannya Batik Premium Gate akan menambah kapasitas bandara sebanyak sekitar 500 penumpang dalam satu hari atau 182.500 penumpang per tahun.

“Dengan penambahan kapasitas ini, memberikan kontribusi positif terhadap potensi peningkatan jumlah wisatawan menuju Lombok-Sumbawa, diharapkan penumpang semakin aman, nyaman dan mendapat pelayanan lebih,” sambungnya.

Jumlah wisatawan Lombok-Sumbawa pada 2017 mencapai 3,5 juta wisatawan atau meningkat 14% dibandingkan pada 2016 yaitu 3 juta wisatawan. Sementara itu, pergerakan penumpang domestik dan internasional di Bandar Udara Lombok Praya pada 2017 tercatat 3,58 juta penumpang atau tumbuh 4,92% jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 3,42 juta penumpang. (redaksibisniswisata@gmail.com)

NTT Kembangkan Wisata Bahari Pulau-pulau Kecil

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Pulau-pulau kecil yang tersebar di Nusa Tenggara Timur (NTT), kini dikembangkan menjadi destinasi wisata bahari yang baru. Selama ini pulau-pulau kecil di NTT menjadi obyek wisata yang tersembunyi, dan kini mulai dimunculkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke NTT.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan pulau-pulau kecil itu memiliki panorama alam yang indah. “Pulau-pulau itu juga kelilingi laut yang biru dan bersih sehingga memiliki potensi wisata bahari,” kata Marius, di Kupang, Sabtu (7/4/2018).

Dia menjelaskan, NTT memiliki 1.192 buah pulau, dan sekitar 40 pulau di antaranya telah berpenghuni. Ribuan pulau-pulau kecil yang belum dimanfaatkan ini sangat cocok untuk pengembangan bisnis pariwisata. Misalnya, resort, penginapan, dan berbagai wahana pariwisata lainnya.

Marius mencontohkan pulau-pulau kecil yang bisa dikembangkan itu, antara lain, di sekitar wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores. Juga yang ada di Sumba, Timor, Alor, Rote, dan lainnya. “Pulau-pulau kecil tersebut sangat eksotis dan indah untuk disaksikan,” sambungnya.

Untuk mewujudkan hal itu Marius kerap mengajak para investor menjajaki potensi pulau-pulau kecil. Ajakan berinvestasi itu juga disampaikannya kepada Ketua PHRI-APINDO pusat Hariyadi Sukamdani saat hadir meresmikan Hotel Sahid T-more Kupang pada Jumat (6/4).

Pemerintah daerah sangat terbuka dan mendukung kehadiran investor untuk mengembangkan bisnis pariwisata. Marius mengatakan semua daerah di provinsi setempat saat ini sudah terkoneksi dengan jalur penerbangan melalui 14 bandara. (ANT)

Di Candi Borobudur, Mariah Carey Gelar Konser

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Terakhir kali sukses menggelar konser di Indonesia pada 14 tahun silam, kini diva musik pop dan R&B dunia, Mariah Carey kembali menyapa penggemarnya di tanah air. Pelantun Hero bakal menggelar konser di pelataran Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 6 November 2018.

Rajawali Indonesia selaku Event Consultant konser melalui akun twitter resminya membocorkan penyanyi seksi kelahiran Huntington, New York, 27 Maret 1970 ini akan menghibur penggemar di Indonesia, yang masuk dalam bagian tur internasionalnya.

“Confirmed!! Mariah Carey, Live In Concert Borobudur Symphony 2018. 6 November 2018, Taman Lumbini, Candi Borobudur, Jawa Tengah, Indonesia,” tulisnya.

Dalam situs resmi Mariah Carey, hal ini juga sudah dikonfirmasikan akan kehadirannya. Pelantun Vision of Love itu juga memastikan kehadirannya di bangunan warisan budaya bangsa Indonesia.

Menurut laman resmi ibu dua anak itu, tiket akan resmi dijual pada Jumat, 20 April 2018 pukul 10.00 pagi. Sebelum mampir ke Magelang, Mariah Carey dijadwalkan konser di Tokyo pada 31 Oktober 2018. Indonesia sendiri merupakan negara Asia ke-3 yang akan dihadiri oleh Carey, setelah Filipina pada 26 Oktober, dan Jepang pada 29 dan 31 Oktober.

Mariah Carey pertama kali datang ke Jakarta, Indonesia pada 15 Februari 2004 dalam rangkaian tur Charmbracelet World Tour. Kala itu, pelantun Obsessed itu tampil di Jakarta Convention Center. Tur besar yang dijalani oleh Mariah Carey terakhir kali adalah All the Hits Tour pada 21 Juli hingga 26 November 2017 lalu. Dalam konser tersebut, ia berduet dengan Lionel Richie.

Tur tersebut dilakukan di tengah masa konser residensi yang dilakukan Carey di Las Vegas yang bertajuk #1 to Infinity. Sepanjang kariernya yang telah dimulai sejak akhir dekade 80-an, Mariah Carey tercatat telah menjual lebih dari 200 juta album, single, dan video klip di seluruh dunia. Pelantun Hero itu juga telah mengantongi lima Grammy Awards.

Rajawali Indonesia menambahkan jika penjualan tiket dimulai pada 20 April 2018, pukul 10.00 WIB. Sayangnya, belum diinformasikan mengenai harga tiket dan seat plan dari konser tersebut.

Kabar menggembirakan ini langsung disambut antusias penggemar Mariah Carey di Indonesia. Selain mengungkapkan kegembiraannya, fans meminta agar penyelenggara tidak menjual tiket terlalu mahal nantinya. “Jangan mahal2 tiketnya bang:( baru masuk kuliah itu november,”tulis pemilik akun @musuhwonho.

Kedatangan Mariah Carey itu menambah daftar musisi internasional yang akan menggelar konser di Indonesia. Di bulan ini saja, akan ada The Script dan Katy Perry tampil di hadapan penggemarnya di sini. (redaksibisniswisata@gmail.com)
`

8 April 2018, Festival Tahu Sejuta Rasa

this formate

SUMEDANG, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sumedang Jawa Barat, menggelar Festival Tahu Sejuta Rasa (FTSR) 2018 di Alun-alun Kota Sumedang, pada Ahad (08/04/2018). Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan ulang tahun Kabupaten Sumedang ke-440, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tahu Sumedang

Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (7/4/2018), kegiatan ini bakal memanjakan para pecinta kuliner. Pengunjung bakal diajak mencicipi beragam kuliner olahan tahu sumedang yang tersohor.

Ketua PHRI Sumedang Nana Suryana menyampaikan kegiatan ini untuk mengangkat kembali kuliner khas Sumedang yakni tahu. Kuliner khas daerah memiliki potensi yang sangat besar untuk menunjang kepariwisataan. Selain itu, penyelenggaraan festival ini untuk membantu para pelaku promosi UMKM khususnya pengusaha tahu.

Festival ini akan melibatkan ratusan pedagang tahu dan puluhan ribu masyarakat yang ada di Kabupaten Sumedang. Nantinya, mereka akan berjajar mulai dari Binokasih hingga halaman Lapas Sumedang kemudian makan tahu secara bersama-sama.

“Nanti dalam kegiatan ini ada sebagian yang menggoreng tahu. Mereka itu adalah para pedangan yang biasa menggoreng tahu. Mereka juga akan menjelaskan bagaimana cara menggoreng tahu agar rasanya enak,” imbuhnya.

FTSR juga bakal dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba makan tahu, lomba hiburan, lomba resep kuliner tahu Sumedang, dan lomba fotografi pesona kuliner Sumedang.

“Kegiatan festival tahun ini akan menjadi ajang promosi para pengusaha tahu yang ada di Sumedang, sehingga panitia mempersilahkan tiap pengusaha mempromosikan diri,” imbuhnya.

Kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari pariwisata. Apa lagi tahu Sumedang. Ini merupakan kuliner ikonik yang begitu terkenal. Ini tentu harus kita manfaatkan untuk mendongkrak pariwisata Sumedang, sambungnya.

Selain terkenal dengan tahunya, ternyata Sumedang memiliki sederet kuliner makanan khas yang mempunyai cita rasa yang sudah tidak diragukan lagi. Banyak sekali pilihan alternatif menu makanan yang bisa anda coba ketika berkunjung atau sekedar mampir

#. Ubi Cilembu

Ubi Cilembu berbeda dengan jenis ubi umumnya. Ubi Cilembu lebih mirip dengan ubi madu. Produk unggulan Sumedang ini memiliki satu keunikan berupa hasil getah yang meleleh dan mempunyai rasa manis nan lengket seperti madu ketika dipanggang di dalam oven. Ketika digigit pun rasanya sangat manis serta teksturnya pulen dan lembut. Ubi Cilembu sudah populer sejak tahun 1990-an dimana rasa manis alami dari ubi Cilembu ini terbukti dapat memberi tambahan tenaga bagi siapapun yang mengkonsumsinya. Berani membuktikan?

#. Soto Bongko

Sumedang juga punya kuliner soto. Namanya soto bongko yang berarti bungkusan besar. Soto bongko disajikan dengan lontong ditaruh dalam bungkusan besar. Selain menggunakan lontong, soto bongko juga disajikan bersama dengan potongan tahu kuning yang sudah digoreng, tauge, serta siraman kuah kari bersantan yang berisikan tubuh ayam seperti kepala, sayap atau pun ceker. Tidak lupa taburan bawang goreng sebelum soto bongko ini siap untuk disantap serta tambahan telur rebus dan satu sendok sambal agar cita rasanya lebih mantap dan lezat.

#. Oncom

Oncom sebagai makanan yang populer di seantero Jawa Barat ini juga sudah go international. Jika oncom biasanya dibuat dari ampas tahu, oncom Pasireungrit dibuat dengan ampas ketela yang dicampur olahan kacang tanah atau disebut sebagai bungkil. Semakin banyak bungkil yang dicampurkan, maka rasanya akan semakin lezat dan kualitas oncomnya akan semakin baik. Oncom biasanya diolah menjadi dua jenis masakan yakni Tutug Oncom dan Sambal Oncom

#. Tape Singkong

Tape singkong dikenal dengan nama peyeum sampeu merupakan makanan asli Sumedang yang terbuat dari ketela pohon atau singkong pilihan. Makanan ini populer di tanah Priangan, namun banyak dihasilkan oleh para pengusaha yang berada di daerah Cigandel. Singkong yang dijadikan bahan dasar membuat tape singkong biasanya adalah jenis singkong mangu atau singkong mentega sehingga cita rasanya menjadi khas tidak tertandingi lagi. Cara membuat makanan khas Sumedang bernama tape singkong atau peyeum sampeu ini cukup mudah. Anda bisa langsung menanyakannya kepada pengusaha tape singkong saat membeli panganan khas Sumedang ini. Yang menarik lagi, tape singkong saat ini sudah diinovasikan menjadi berbagai varian rasa dan dikemas dalam kemasan yang menarik.

#. Opak Ketan

Opak ketan, makanan khas Sumedang yang dikenal di tanah Priangan. Ragam pilihan olahan opak sangat banyak tersaji di seantero Sumedang. Paling terkenal akan kelezatannya adalah opak ketan Sumedang. Juga ada opak Conggeang dan opak Cimanggung. Opak Conggeang mempunyai keunggulan terbuat dari sari kelapa khas dicampur dengan beras ketan pilihan dan melalui proses pembuatan yang sempurna sehingga memberikan cita rasa khas yang tidak terlupakan di lidah. Sebagai sentra pembuatan opak, daerah Conggeang sampai mendirikan tugu opak yang berada di pertigaan Jalan Conggeang, Buah Dua, dan Ujungjaya, Sumedang. Sedangkan opak Cimanggung juga mempunyai rasa yang sama lezatnya dengan opak Conggeang. Bahkan opak Cimanggung konon katanya dulu merupakan makanan favorit dari raja dan bangsawan yang bermukim di wilayah Kerajaan Sumedang Larang. Opak ini mempunyai ciri khas menggunakan air dari santan kelapa dan diolah dengan cara yang khusus sehingga menghasilkan opak berkualitas tinggi. Kedua jenis opak ini sama enaknya, bisa menjadi rekomendasi bagi anda yang sedang bingung memilih varian opak mana yang akan dijadikan oleh oleh.

#. Sale dan Keripik Pisang

Sale dan keripik pisang sama sama terbuat dari bahan dasar berupa buah pisang yang mempunyai ciri khas tekstur yang lembut, rasanya legit nan gurih, renyah, serta lezat. Pisang yang banyak tumbuh di tanah Sumedang dan dijadikan olahan sale dan keripik ini memang mempunyai rasa khas tersendiri yang berbeda dengan buah pisang yang tumbuh di daerah lainnya. Makanya tidak heran jika olahan pisang asli Sumedang bisa menciptakan kudapan dengan cita rasa terbaik dan lain daripada sale dan keripik pisang dari daerah luar Sumedang.

#. Asinan Sukasari

Makanan khas Sumedang selanjutnya adalah asinan Sukasari. Asinan Sukasari terbagi menjadi 2 jenis sajian khas, yaitu asinan sayur dan asinan buah. Asinan buah terdiri dari potongan berbagai macam buah buahan yang direndam dalam air gula selama beberapa jam. Buah yang dipakai untuk diolah menjadi asinan ini biasanya buah kedondong, pepaya, jambu, bengkoang, salak, dan beberapa jenis buah lainnya. Sementara, untuk asinan sayur memakai sayur berupa timun, kol, wortel ataupun tauge yang dicuci bersih kemudian disajikan bersama dengan kuah asinan. Asinan sayur ini lebih terasa segar jika dibandingkan dengan asinan buah. Kedua jenis asinan tersebut lebih dikenal dengan sebutan asinan Sukasari.

#. Emplod

Jajanan yang dibuat dari resep emplod khas Sumedang yang sepintas mirip dengan endog lowo khas Garut. Sama sama berbahan dasar singkong yang dihaluskan kemudian dicampur dengan parutan kelapa membuat kedua jenis olahan singkong ini dikatakan mirip. Berikut kami berikan ulasan mengenai resep makanan khas Sumedang berupa emplod yang bisa anda praktikkan di rumah. Bahan yang dibutuhkan adalah singkong, kelapa, garam, dan minyak goreng. Pertama tama, siapkan bumbu dan bahan sesuai dengan takaran. Kedua, kupas singkong hingga bersih dan cuci lalu tiriskan. Ketiga, parut kelapa dan campur bersama singkong yang telah bersih tadi untuk dikukus sampai matang. Kemudian angkat rebusan dan tumbuk bersama sama dengan ditambah garam hingga teksturnya benar benar halus. Ratakan campuran singkong yang sudah halus diatas tampah dan potong berbentuk belah ketupat atau sesuai keinginan. Setelah itu, goreng adonan yang telah dipotong potong sesuai selera di atas minyak panas sampai warnanya berubah kuning kecoklatan. Terakhir, angkat dan tiriskan serta tata di piring saji untuk disajikan.

#. Kadedemes

Kadedemes merupakan makanan khas Sumedang Jawa Barat yang berupa oseng oseng kulit singkong. Seperti namanya, sudah jelas bahwa makanan ini dibuat dari olahan kulit singkong yang dicampur dengan bumbu dan dijadikan bahan utama dalam suatu hidangan. Jenis singkong yang dipakai untuk membuat kadedemes adalah ubi kayu atau ketela pohon. Biasanya, orang akan membuang kulit singkong setelah dikupas. Namun, di Sumedang kulit singkong dapat diolah menjadi masakan yang bercita rasa enak. Jangan salah ya, yang diolah menjadi kadedemes ini adalah bagian dalam singkong yang berwarna putih atau merah muda, bukan kulit bagian luarnya.

#. Opak Oded

Makanan ringan khas Sumedang yang satu ini sudah terkenal sampai mancanegara. Bentuknya bulat dan warnanya kecoklatan sudah menjadi ciri khas dari opak oded ini. Jangan dinilai dari tampilannya ya, karena rasa dari opak oded ini berbeda dari jenis opak pada umumnya. Opak oded terbuat dari beras ketan yang bertekstur renyah dan empuk saat digigit. Opak oded banyak dihasilkan oleh penduduk yang berdomisili di Conggeang.

#. Bandrek

Minuman tradisional khas Sumedang ini sudah dimodifikasi oleh salah seorang Dosen dari PTM STKIP Sebelas April Sumedang menjadi minuman modern yang diberi label Elida Hot Bandrek. Pembuatan minuman bandrek modern ini berada di Dusun Mareleng, Desa Cipelang, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang. Melalui inovasi salah satu warga lokal Sumedang ini, minuman bandrek yang keberadaannya mulai dipandang sebelah mata oleh masyarakat, menjadi lebih dikenal lagi dan membuat penasaran siapapun yang mendengar namanya. Bahkan bandrek hot ini sudah merambah pasar mancanegara seperti Australia dan Eropa.

#. Lahang

Di Sumedang ada minuman isotonik yang dibuat dari bahan alami dan tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh, dikenal dengan sebutan lahang. Lahang merupakan minuman tradisional khas tanah Pasundan yang banyak dijual di Sumedang dengan rasa manis nan menyegarkan. Harga satu gelas lahang sangatlah murah yaitu 2 ribu rupiah saja. Lahang beraroma khas dan nikmat diminum saat matahari sedang bersinar dengan terik. Meminum satu gelas lahang mampu mengembalikan tenaga dan kebugaran tubuh anda yang mulai lelah di siang hari.

#. Jeruk Jahe

Minuman khas jeruk jahe disajikan oleh pelayan yang bekerja di Kampung Toga Leisure & Resort, Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kabupaten Sumedang. Minuman ini disajikan setelah pengunjungnya melakukan serangkaian aktifitas outdoor yang cukup menguras tenaga. Jeruk jahe yang mempunyai banyak khasiat untuk tubuh juga terasa segar saat diminum. Minuman ini patut anda coba saat mampir ke resort tersebut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wisata Jelajah Perut Bumi Payakumbuh

this formate

PAYAKUMBUH, bisniswisata.co.id: Setiap daerah di Indonesia, pasti memiliki daya tarik wisata bahkan memiliki ciri khas tersendiri dibandikan derah lainnya. Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar) misalnya. Ternyata memiliki obyek wisata alam Ngalau Indah. Sebuah pemandangan gua alami yang memiliki stalaktit dan stalagmit mempesona.

Wisata jejalah perut bumi ini, lokasinya sekitar empat jam perjalanan darat dari ibukota provinsi, Kota Padang. Ngalau Indah terletak di ketinggian 640 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan luas areal 10 hektare, wisatawan disuguhkan pemandangan serta suasana asri ditumbuhi pepohonan dan udara sejuk, terutama saat pagi hari.

Selain menikmati keindahan stalaktit dan stalagmit alami, wisatawan menyaksikan berbagai bentuk bebatuan yang menyerupai beberapa bentuk. Salah satunya berbentuk gong. Batu Gong adalah sebuah batu berlubang yang memiliki bentuk menyerupai kerucut berongga atau mirip dengan lonceng. Batu tersebut berada tepat di sisi kiri dari pintu masuk gua. Batu Gong ini dapat menghasilkan pantulan suara yang nyaring karena keunikan bentuknya.

Selain itu, ada yang berbentuk mirip gajah, kelambu pengantin, payung, dan yang paling unik adalah batu yang meneteskan air. Dikenal dengan sebutan Batu Ibu Menangis lantaran bentuknya yang mirip dengan ibu menangis.

Saat berada di dalam goa paling dalam, pelancong juga dihibur nyanyian suara burung layang-layang dan kelelawar yang bergema di dalam gua. Bahkan, diantara celah-celah langitnya bersarang puluhan burung walet.

Bukan hanya itu, di kawasan wisata Ngalau Indah bisa menikmati objek lainnya. Sebut saja, Puncak Marajo, kolam renang, rest area, restoran, dan pondok promosi yang menyediakan aneka kerajinan dan makanan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Puncak Marajo merupakan salah satu bagian tinggi di kawasan Ngalau Indah yang bisa ditempuh melalui dua jalur. Pertama, melalui mulut Gua Ngalau Indah. Sementara yang kedua melalui sisi kiri kawasan wisata Ngalau Indah. Untuk jalur sisi kiri ini, melalui ratusan tangga dan juga akan disuguhkan pemandangan indah Payakumbuh dengan hamparan Gunung Sago dan Gunung Marapi saat cuaca cerah.

Setelah menikmati keindahan alam Kawasan Ngalau Indah ini, wisatawan yang merasa lapar dapat bersantap kuliner di Restoran Ngalau Indah atau mencicipi makanan khas dari UMKM Payakumbuh yang terletak di Pondok Promosi Payakumbuh.

Aneka jenis makanan seperti batiah, galamai, bareh randang, keripik balado, randang, dan berbagai jenis kerajinan. Salah satunya tenun Balai Panjang yang menjadi produk unggulan di Payakumbuh.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Elfriza Zaharman melalui Kabid Destinasi, Budhi Permana, mengatakan kawasan wisata Ngalau Indah adalah unggulan wisata Kota Payakumbuh.

Tak hanya pemandangan alam, pengunjung juga dapat menikmati kuliner dan kesenian atau atraksi seni budaya yang ada di Payakumbuh. Misalnya, Pacu Terbang Itik saat Tour de Singkarak dan penampilan alat musik Si Katuntuang yang menjadi khas Payakumbuh. “Semua ini dapat kita tampilkan khususnya di acara-acara yang dihelat di kawasan Ngalau Indah ini,” ujarnya seperti diunduh laman Liputan6.com, Sabtu (07/2018).

Menurut Budhi, perjalanan menuju kawasan wisata Ngalau Indah dapat ditempuh dengan mudah, baik dari arah Padang dan Bukittinggi maupun arah Pekanbaru, Riau. Jika dari Padang, tentunya akan melewati Kota Bukittinggi dan jarak antara Bukittinggi, yaitu lebih kurang 33 kilometer yang dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, mobil, maupun bus.

Saat memasuki batas Kota Payakumbuh, pengunjung akan langsung bertemu dengan Balai Kota Payakumbuh di sisi kanan dan kawasan wisata Ngalau Indah di sisi kiri setelah Simpang Balaipanjang. Namun, untuk menuju Gua Ngalau Indah, pelancong harus melalui jalan mendaki yang dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat atau minibus.

Payakumbuh terletak di daerah dataran tinggi bagian dari Bukit Barisan. Berada pada hamparan kaki Gunung Sago, bentang alam kota ini memiliki ketinggian yang bervariasi. Topografi daerah kota ini terdiri dari perbukitan dengan rata-rata ketinggian memiliki ketinggian 514 meter di atas permukaan laut. Suhu udaranya rata-rata berkisar antara 26 °C dengan kelembapan udara antara 45–50%.

Meski bukan kota terbesar di Sumbar, namun Payakumbuh bisa jadi merupakan salah satu kota yang indah di Ranah Minang. Banyak potensi wisata di Payakumbuh, tercatat lebih dari 27 obyek wisata di daerah ini. Dari jumlah itu ada 10 Tempat Wisata yang kerap dikunjungi wisatawan, antara lain:

#. Jembatan Kelok Sembilan

Sebuah ruas jalan penghubung provinsi Riau dengan Sumbar yang berkelok, terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Jalan kelok 9 ini memiliki tikungan cukup tajam dengan lebar sekitar 5 meter, berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua cagar alam yaitu Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Pemandangan di kawasan ini sangat indah dan mempesona.

#. Lembah Harau

Sebuah lembah diapit dua bukit yang terjal dan indah dengan ketinggian tebing mencapai hingga 150 meter. Lembah Harau, dilingkungi oleh batu pasir yang terjal berwarna-warni ke orengean, dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Lembah harau terletak di ketinggian dari permukaan laut adalah 500 sampai 850 meter, Berjalan menuju Lembah Harau sangat menyenangkan. Dengan udara yang masih segar, bersih dan Anda bisa melihat keindahan alam sekitarnya yang memiliki pemandangan yang ciamik dan menakjubkan.

#. Rumah Gadang di Sungai Beringin

Sebuah rumah khas masyarakat Payakumbuh. Rumah ini salah satu bukti kemegahan rumah adat, yang dimiliki masyarakat minang sejak jaman dahulu. Rumah gadang ini diresmikan keberadaannya oleh Menteri Pariwisata yang saat itu di pimpin oleh bapak Joop Ave pada tanggal 9 Januari 1994. Bangunan ini dipersembahkan untuk Bundo Kanduang dan Anak Cucu masayarakat Minangkabau, yang hingga kini rumah gadang ini diperuntukkan sebagai objek wisata untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya minangkabau kepada masayarakat luar. Rumah gadang sungai beringin saat ini di kelola oleh PT.Pusako Rumah Gadang yang sangat terawat sangat baik.

#. Bukik Bulek Taram

Objek wisata yang terletak di Kenagarian Taram Kabupaten Lima Puluah Kota, Sumatera barat. Bukik Bulek ini merupakan sebuah batu yang berbentuk bundar, puncaknya menonjol dan sangat terjal. Di kaki bukit ini terdapat hamparan tanah dengan rerumputan yang datar. Lokasi ini belum terkelola dengan baik seutuhnya, belum memiliki fasilitas wisata yang ada di objek wisata ini, sehingga masih merupakan potensi wisata alam yang bisa dikembangkan sebagai asset wisata daerah sekitar. Bukit Bulek Taram dikelilingi oleh rawa-rawa yang banyak ikannya dan pada hari libur sering dijadikan tempat memancing. Bukik Bulek berjarak 11,5 km dari kota Payakumbuh.

#. Rumah Tan Malaka

Tahukah kamu kalau sosok Tan Malaka yang mempunyai peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia berasal dari Sumatera Barat? Dan terdapat Rumah Tan Malaka yang kini jadi daya tarik wisatawan di kota Payakumbuh. Dibangun pada tahun 1936, Rumah Tan Malaka ini pun banyak dikunjungi wisatawan.

#. Kapalo Banda Taram

Objek wisata alam dengan pemandangan indah, banyak pohon hijau serta segarnya air yang ada di objek wisata ini. Apalagi dipadu dengan bentangan sawah yang luas serta lokasinya tak jauh dari hutan, menjadikan suasana di sekitar Kapalo Banda Taram terasa sangat nyaman dan menyegarkan serta membuat pengunjung betah untuk bersantai berlama-lama disini. Dulu kawasan ini hanya saluran irigasi, kini menjadi objek wisata yang mampu menyedot wisatawan dengan tampilan panorama alam menakjubkan.

#. Air terjun lubuak bulan

Air Terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 50 meter. Para penjelelajah tidak bisa menghabiskan waktunya untuk berendam air ataupun berenang. kebanyakan yang datang ke sini hanya bisa menggunakan air dari air terjun untuk membasuh muka ataupun sekadar menampung sedikit air untuk minum. Air Terjun di Jorong Koto Tinggi Kubang Balambak, Kanagarian Simpang Kapuak, kec. Mungka, lokasi air terjun ini berjarak sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan dari kota Payakumbuh. Perjalanan menuju ke air terjun ini hanya bisa dilakukan menggunakan sepeda motor.

#. Panorama Ampangan

Objek wisata Ampangan merupakan tempat favorit bagi masyarakat sekitar kota Payakumbuh. Tidaklah heran jika tempat ini menjadi tempat yang favorit, karena memang lokasinya yang berada di perbukitan menghadirkan pemandangan yang sangat indah dan lebih luas. Lokasi Panorama Ampangan ini berada di kaki gunung Sago, perbukitan Kenagaraian Aur Kuning, Kelurahan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Ditempuh sekitar 6 Km dari pusat kota Payakumbuh.

#. Panorama Padang Mengatas

Sebuah Padang rumput hijau yang luas dan indah ini terletak di pinggang Gunung Sago dan membentang luas dari Padang Mengatas hingga ke Tapak Gajah kurang lebih 1,5 Km. Akses menuju ke sana cukup bagus. Pastikan Anda membawa kamera memasukkan Padang Mengatas sebagai destinasi liburan terbaik. Padang Mengatas terletak di Jl. Padang Mangatas, Mungo, Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia

#. Paralayang di Taeh Bukik

Setelah diresmikannya Kejuaraan Nasional Paralayang di Taeh Bukik Kabupaten Limapuluh Kota pada 9 – 14 Juni 2015 yang lalu banyak atlet olahraga nasional menampilkan kebolehan di ajang bergengsi ini. Tempat ini menjadi favorit untuk menyaksikan paralayang sedang berlatih. Diatas Merupakan 10 Tempat Wisata di Payakumbuh. Kota yang berdekatan dengan Kota Payakumbuh adalah Kota Bukittinggi, Maka dari itu kami memasukan 13 Tempat wisata di Bukit tinggi. (NDY)

Berwisata di Teluk Balikpapan Tinggal Kenangan

this formate

BALIKPAPAN, bisniswisata.co.id: Teluk Balikpapan, kawasan padat objek wisata di Provinsi Kalimatan Timur, tepatnya sebelah utara Kota Balikpapan dan sebelah barat Kabupaten Penajam Paser Utara, selalu dikunjungi wisatawan untuk berwisata bahari, menikmati deburan ombal hilir mudik kapal, menikmati udara pantai.

Sayangnya kini tinggal kenangan, lantaran kelestarian alam terancam sirna akibat insiden tumpahan minyak yang terjadi sejak Sabtu (31/3) hingga kini Sabtu (07/04/2018) masih ada sisa tumpahan.

Salah seorang warga Kota Balikpapan, Lucia Dian Wulandari, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai dampak tumpahan minyak tersebut terhadap sektor pariwisata di Teluk Balikpapan. Pasalnya, selama ini di sekitar Teluk Balikpapan memang sering dijadikan lokasi wisata bahari.

Beberapa yang ramai dikunjungi adalah Banua Patra, Pantai Melawai, Pantai Kemala, Pantai Monumen, Pantai Manggar, sampai Pantai Lamaru. Ada juga dua taman bakau di sana, yaitu Taman Mangrove Margomulyo dan Taman Mangrove Kariangau.

Taman Mangrove Karingau bisa dibilang paling ramai dikunjungi, karena menawarkan paket wisata wisata keliling hutan mangrove dengan perahu kecil atau yang disebut kelotok.

“Sebelum tercemar saya sering mengunjungi Taman Mangrove Karingau untuk melihat bekantan dan lumba-lumba. Setelah terjadi tumpahan minyak saya menyempatkan diri ke sana dan melihat kondisinya yang ternyata sudah tercemar dan sepi pengunjung. Duduk sebentar saja saya sudah mual karena bau minyak, apalagi duduk lama untuk bersantai sambil pesan makanan,” kata Lucia.

Lucia kebetulan tinggal sekitar lima kilometer dari lokasi tumpahan minyak. Walau cukup jauh, namun ia mengeluhkan bahwa bau minyak yang membuat mual juga terasa sampai ke kawasan pemukimannya.

“Yang paling kasihan adalah penduduk yang tinggal di pesisir pantai. Karena memang ada beberapa perkampungan atas air di Balikpapan, seperti Kampung Margasari yang jaraknya hanya sekitar 300 meter dengan lokasi kejadian,” ujar Lucia seperti dilansir laman CNNIndonesia.com, Sabtu (07/04/2018).

Lucia berharap pemerintah dan instansi terkait segera menanggulangi tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, sehingga kelestarian alam di daerahnya bisa kembali pulih. Ditambah saat ini Kalimatan Timur juga sedang mengembangkan potensi pariwisatanya.

Berdasarkan data milik Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), tumpahan minyak tersebut mengakibatkan 10,4 hektare kawasan terumbu karang di Teluk Balikpapan rusak. Sementara itu 17 ribu hektare tanaman bakau terancam mati.

Tak hanya itu, sekitar 80 kilometer garis pantai Balikpapan dan Penajam Paser Utara sudah dinyatakan terpapar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Sekitar empat jenis mamalia dilindungi, seperti pesut, lumba-lumba hidung botol, lumba-lumba tanpa sirip, dan dugong, dipastikan menjauh di kawasan perairan tersebut.

Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), luas daerah terdampak mencapai hampir 13.000 hektare. Pohon-pohon di hutan mangrove di utara di Kariangau menjadi pekat oleh minyak. Penyebab tumpahan kemudian diketahui ada pipa bawah laut Pertamina yang menghubungkan Terminal Crude Lawe-lawe dengan Kilang Balikpapan mengalami kerusakan.

Pipa baja berdiameter 20 inci dan ketebalan 12 milimeter di kedalaman 25 meter itu dilaporkan patah dan bergeser hingga 120 meter dari posisi awalnya. (NDYK)

Cruise Bawa 4.000 Turis Singgahi Surabaya & Jakarta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia dan Singapura sepakat meningkatkan kerjasama bidang wisata, khususnya wisata kapal pesiar dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/Event). Hasilnya untuk kunjungan kapal pesiar ke Indonesia grafiknya mengalami kenaikan yang menggembiarakan.

Kini, Kapal pesiar (cruise) ukuran besar Genting Dream setelah membuka rute pelayanan Singapura-Surabaya-Bali Utara-Singapura pada Desember 2017, kini 4 April 2018 masuk pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Genting Dream Cruises bersandar ke Jakarta setelah sebelumnya singgah di Surabaya  membawa sekitar 4.000 wisman dari 11 negara.

“Wisman kapal pesiar turun hanya beberapa jam di Jakarta, mereka ingin melakukan aktivitas wisata belanja dan kuliner, yang membawa dampak ekonomi langsung terhadap masyarakat yang disinggahi,” kata Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata Indroyono Soesilo.

Menurut Indroyono Soesilo, Singapura sungguh cepat merealisasikan program kapal pesiar (cruises tourism) yang dikembangkan oleh Indonesia. Apalagi dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang ditargetkan sebesar 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019.

“Potensi pengunjung atau wisatawan dari kapal pesiar itu ada sekitar 3 juta penumpang yang bepergian di region dan kepulauan Indonesia, namun kurang dari 10%  yang mengunjungi Indonesia,” ungkapnya.

Data yang diterima Kemenpar dari laporan kunjungan kapal pesiar pada 2017 tercatat sebanyak 200.000 wisatawan kapal pesiar, dan tahun 2018 diperkirakan ada 320.000 wisman, sedangkan target hingga akhir 2019 sebanyak 500.000 wisman kapal pesiar.

“Dengan mulai dioperasikan pelabuhan kapal pesiar Benoa Bali pada September 2018 mendatang, target 500 ribu wisman cruises akan terlampaui,” kata Indroyono Soesilo.

Perusahaan kapal pesiar Dream Cruises yang bermarkas di Hongkong mengoperasikan dua kapal pesiar terbesar di Asia Pasifik yakni Genting Dream dan World Dream.

Genting Dream melayani palayaran antara lain dari Singapura ke Surabaya lanjut ke Celukan Bawang (Bali Utara) lalu kembali ke Singapura yang dikemas dalam paket 5 malam pelayaran. Sedangkan World Dream melayani Naha- Miyakojima (Jepang), dan Da Nang (Vietnam) dalam paket lima malam pelayaran. (redaksibisniswisata@gmail.com)