Telaga Warna Puncak, Wisatawan Dilarang Bawa Kantong Plastik

this formate

BOGOR, bisniswisata.co.id: Wisatawan yang akan berwisata ke Telaga Warna di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diminta tidak membawa bungkusan berbahan plastik karena akan menjadi incaran para monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang mendiami kawasan destinasi wisata alam.

“Monyet-monyet di sini tidak menyerang, tapi kalau ada yang bawa plastik pasti didatangi. Mereka seakan tahu di dalam kantong plastik pasti ada makanan,” kata salah satu petugas penjaga Telaga Warna, seperti yang dilansir dari Antara pada Jumat (6/4).

Selama ini kawanan monyet memang terbiasa diberi makanan oleh pengunjung yang datang. Biasanya pengunjung memberikan makanan yang dibungkus dalam kantong plastik. “Kawanan monyet bisa saja membuka kantong plastik yang dibawa. Tapi jika makanan disimpan di dalam tas, mereka enggan membukanya,” ujar sang penjaga.

Selain bisa menghalau kawanan monyet, tak membawa kantong plastik ke kawasan hutan juga bisa mengurangi jumlah sampah yang menumpuk di sana. Jika terpaksa membanya, pengunjung wajib membawa pulang sampah kantong plastik karena sampah jenis tersebut lebih lama terurai sehingga mengancam kelestarian flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

Telaga Warna merupakan kawasan konservasi berfungsi sebagai daerah resapan air hulu di Puncak. Selain monyet ekor panjang, kawasan hijau ini juga dihuni oleh kawanan lutung. Monyet dan lutung berhabitat di dalam kawasan yang dikelilingi hutan alam yang ditumbuhi tanaman endemis seperti Puspa, Rasamala, Kibangkong, dan Saninten.

Telaga Warna yang tak benar-benar berwarna ini berada di kawasan wisata seluas 5 hektare. Khusus telaga luasnya mencapai 3/4 hektare.
Telaga ini menjadi tujuan wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan.

Kepala Resort Telaga Warna Oyong Herlan menyebutkan setiap harinya Telaga Warna dikunjungi oleh 100 sampai 200 orang. Dalam setahun, total kunjungan bisa mencapai 10 ribu orang. Pengunjung yang datang ke Telaga Warna juga beragam, mulai dari turis dalam negeri sampai luar negeri.

“Kalau wisatawan mancanegaranya bukan bule, tapi wisatawan Arab Timur Tengah. Bule bisa dibilang jarang,” ujar Oyong yang mendefinisikan bule sebagai wisatawan Eropa.

Telaga Warna buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. “Kalau cuaca hujan tetap buka, tetapi tak ada yang datang,” kata Oyong.

Jika mengunjungi objek wisata ini di hari kerja, pengunjung domestik dikenai tiket masuk Rp5.000, sedangkan di akhir pekan Rp7.500. Untuk turis luar negeri tiket masuknya di hari kerja seharga Rp100 ribu, dan di akhir pekan Rp150 ribu. (NDY)

Presiden Jokowi Pahami Kritik Para Budayawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar perbincangan budaya dengan dengan para budayawan di Istana Negara Jakarta, Jumat (06/04/2018) sore. Sedikitnya ada 31 budayawan berpendapat masih banyak hal yang harus dilakukan Presiden Jokowi dalam periode akhir kepemimpinannya.

Silahturahmi dengan budayawan ini diawali Presiden menyempatkan diri melukis di sebuah kain kanvas. Namun bukan gambar yang ia lukis, melainkan menulis Indonesia Maju menggunakan cat berwarna merah dengan sebuah lingkaran. Lukisan itu kemudian disempurnakan lagi oleh pelukis Nasirun.

Semula Presiden Jokowi dan para budayawan serta seniman beramah tamah di beranda Istana Merdeka. Mereka melanjutkan ramah tamah dan diskusi di bawah pohon besar di halaman belakang Istana Merdeka. Sejumlah budayawan memberikan pendapat dalam diskusi itu antara lain Putu Wijaya dan Mohammad Sobary.

Sobary menilai kecuali program pembangunan infrastruktur yang massif sebagai pondasi yang akan menjadi warisan di masa mendatang, pemerintah juga telah menguatkan suprastruktur ideologi Pancasila dan revolusi mental. “Presiden telah memerintahkan penguatan Pancasila dengan lembaga baru dengan fungsi eksplisit menangkal ideologi lain,” kata Sobary.

Sementara untuk revolusi mental, menurut Sobary jika dilaksanakan di tingkat bawah akan menjadi jawaban atas tuntutan rakyat. Sobary juga menilai Jokowi memiliki gaya komunikasi politik yang berbeda dengan lainnya. “Komunikasi politik seperti ini tidak ada gurunya, dan ternyata efektif tanpa harus ngeden-ngeden dan teriak-teriak,” kata Sobary.

Budayawan Radhar Panca Dahana menyoroti mengenai ketertinggalan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tengah upaya pemerintah yang menggenjot pembangunan infrastruktur. “Pembangunan materialnya luar biasa terutama di bidang infrastruktur. Sebaliknya pembangunan immaterialnya, pembangunan kemanusiaannya memang tertinggal dan itu sangat disadari oleh Presiden,” ungkap Radhar.

Radhar melanjutkan mengemukakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengejar ketertinggalan tersebut adalah meningkatkan fondasi kebudayaan. Lemahnya fondasi kebudayaan juga menjadi pangkal dari kesenjangan kebudayaan hingga persoalan kedangkalan dalam beragama.

Butet Kertaradjasa, budayawan lainnya yang juga bertemu dengan Jokowi, memberikan masukan kepada Presiden mengenai pentingnya peran pendidikan kebudayaan dan seni di tingkat menengah ke atas. “(Presiden) baru tersadar bahwa itu satu hal penting untuk pembangunan dasar yakni penanaman nilai kemanusian,” ucapnya.

Saat ini, sambung Butet, pendidikan seni justru lebih banyak diarahkan kepada hal pragmatis dan bersifat vokasional. Padahal pendidikan seni seharusnya memiliki tujuan untuk menciptakan manusia yang kreatif.

Dialog yang mengemuka pun cukup beragam mulai dari pengakuan Putu Wijaya yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, revolusi mental, hingga keluhan budayawan asal Aceh mengenai mahalnya penerjemahan literatur budaya.

Dengan sabar, Jokowi meladeni keluhan demi keluhan dan apresiasi para budayawan. Yang tak kalah penting, dia menjanjikan agar pertemuan santai semacam ini bisa dilakukan secara reguler.

“Memang dalam 3, 5 tahun ini saya dan kabinet selalu bicara masalah hal yang fisik yaitu infrastruktur. Dan kenapa kita memulai dengan investasi bidang di infrastruktur karena kita sebagai negara besar terlalu jauh ditinggal oleh kanan kiri kita,” katanya.

Kemudian, dia menambahkan tahapan kedua adalah investasi di bidang sumber daya manusia yang nantinya menjadi fondasi atau nilai-nilai. Nilai-nilai tersebut dipandang Jokowi sebagai modal dasar untuk bersaing dan berkompetisi dengan negara lain.

“Dan perlu saya sampaikan memang revolusi mental bukan jargon. Saya kira itu tidak perlu diteriakan terus. Memberikan contoh adalah lebih baik dari pada berteriak,” ungkapnya.

Tampak sejumlah budayawan yang hadir, di antaranya yakni Butet Kertaradjasa, Nasirun, Olga Lidya, Putu Wijaya, Nasirun, Olivia Zalianty, Toety Herati Rooseno, dan lainnya. Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Mendikbud Muhadjir Effendy. (NDY)

Safe Travel, Aplikasi Bantu WNI Pelesiran Ke Luar Negeri

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyediakan aplikasi Safe Travel, yang fitur-fiturnya ditujukan untuk membantu warga negara Indonesia (WNI) dalam mengenal negara tujuan secara lebih baik.

Fitur-fitur Safe Travel yang dapat WNI manfaatkan antara lain informasi lengkap negara-negara di dunia yang meliputi status negara (tingkat keamanan dan kerawanan yang ditandai dengan indikator warna), akses pelayanan perwakilan RI, daftar 130 perwakilan RI, serta informasi hukum dan kebiasaan setempat.

Tak hanya itu, informasi mengenai negara juga memuat mata uang setempat, jnformasi tempat ibadah, informasi wisata, knformasi kuliner halal, hingga informasi lain yang dibutuhkan para traveller, seperti jenis steker listrik maupun voltase yang dipergunakan di negara tujuan.

Satu fitur yang sangat krusial adalah adanya tombol darurat, dimana dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur tombol darurat untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian.

Aplikasi Safe Travel Kemlu juga akan membuat perjalanan WNI menyenangkan dengan fitur-fitur yang khas seperti di media sosial, antara lain:

Indonesian Nearby – Fitur ini menyediakan informasi mengenai WNI yang berada dekat lokasi anda saat berada di luar negeri. Melalui fitur ini, para WNI dapat berkenalan, mengobrol dan mengembangkan jaringan pertemanan untuk memperkuat komunitas WNI di luar negeri

Points dan Badges – Pengguna aplikasi dapat memperoleh points dan badges (lencana) sejak melakukan check in. Akan ada reward bagi pengguna yang mendapat poin dan lencana tertentu. Demikian dikutip dari situs resmi Kemenlu, Jumat (6/4/2018). (NDY)

TKAI  Tampilkan Kecerdasan Majemuk Siswa Lewat Operet Putri Tidur.

this formate

Pertunjukan Operet Putri Tidur oleh siswa Taman Kreativitas Anak Indonesia ( TKAI) di Sasana Langen Budoyo, TMII, Kamis (5/4).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Taman Kreativitas Anak Indonesia ( TKAI) tampilkan kecerdasan majemuk ( multiple intelligence) siswanya dengan menggelar Operet Putri Tidur di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah ( TMII), kemarin.

Lembaga yang menyelenggarakan pendidikan formal dari tingkat Taman Bermain ( TB), Taman Kanak-kanak hingga tingkat Sekolah Dasar ( SD) ini menjadikan pesta akhir tahun pelajaran TB dan TK dengan pertunjukan yang dikemas secara profesional melibatkan seluruh siswa, guru, orangtua murid dan karyawan administrasi lainnya.

“Kegiatan tahunan ini menjadi ajang kreativitas anak mulai usia 2 tahun ke atas atas apa yang telah diperolehnya di sekolah selama satu tahun,” kata Dr.Rose Mini,A.P.,M.Psi yang lebih dikenal sebagai Bunda Romy, Pembina Yayasan TKAI.

Soalnya  selain menjalankan kurikulum Diknas pihaknya juga mengajarkan multiple intelligince, life skill serta creativity dalam pelajaran sehari-hari dengan mengasah dan mengoptimalkan sedikitnya 9 kecerdasan yang dimiliki setiap orang.

“Setiap anak itu cerdas, kewajiban orang tua untuk dapat mengenali kecerdasan dan membantu mengoptimalkan potensi kecerdasan multitalentanya. Di operet Putri Tidur ini kita bisa lihat hasil dari anak-anak yang dioptimalkan a.l linguistic intelligence, Life Skill Intelligence, Kinesthetic Intelligence dan Moral Intelligence nya,” ujar Bunda Romy.

Bunda Romy saat membuka acara perpisahan

Menurut dia, sebelum tampil anak melalui proses berlatih dengan teman, guru, instruktur sehingga terjadilah proses simulasi dari kecerdasan majemuk. Anak yang dilatih linguistic intelligencenya anak berani bicara dan mengemukakan pendapat.

Intrapersonal dan interpersonalnya terasah karena anak mampu memahami dirinya dan percaya diri, berani berada disatu situasi seperti tampil di atas panggung. Dari sisi interpersonalnya mampu bekerjasama dengan orang lain baik teman mainnya maupun pendukung acara lainntya.

Menurut dia, karena disekolah life skill dan creativity terasah maka anak-anak terbiasa trampil menghadapi situasi misalnya saat tidak diajak bermain oleh temannya maka dia akan pro-aktif, bicara pada guru atas situasi tidak nyaman yang diterimanya dan mampu mengatasi masalah dengan cara kreatif.

“Dalam situasi dia tiba-tiba merasa dijauhi oleh temannya maka dia berani mengatakan mau ikut bermain bersama dong,” jelas Bunda Romy. Hal ini karena beragam kecerdasan yang diasah bukan hanya logical mathematic tapi juga Moral Intelligence, Naturalis Intelligence, Music Intelligence dan Visual Spatial Intelligence.

Sejak usia dini di kelas taman bermain anakpun  sudah diajarkan berfikir kritis, berani tampil beda sehingga ketika tampil dipanggung pertunjukkan di Sasana Langen Budoyo yang luas dan megah mereka bisa menikmati perannya masing-masing meski usianya baru berumur kurang dari 3 tahun.

Operet Putri Tidur

Operet yang mengangkat kebudayaan Betawi berkisah tentang seorang anak yang bernama Putri. Anaknya cantik dan pintar, tapi punya sifat mau menang sendiri dan tidak patuh kepada orangtua.

Anak dari mpok dan abang Somad ini kemudian minta ulangtahunnya dirayakan dengan pesta rakyat, mengundang banyak orang, banyak hiburan dan beragam makanan kuliner khas Jakarta ( Betawi).

Ketika tukang jahit keliling melintas depan rumah yang tengah berpesta itu, Putri langsung memanggilnya dan memainkan mesin jahitnya. Meski sudah dilarang orangtua dan tamu yang datang dia tetap tidak mau berhenti sehingga akhirnya jarinya tertusuk jarum dan Putri pingsan.

Selama berhari-hari pingsan dan segala upaya dilakujan untuk membangunkan Putri tidak berhasil. Sampai akhirnya datanglah Ali, teman Putri yang mencoba membangunkannya dan berhasil.

Uniknya setelah bangun dari pingsan, sifat Putri berubah menjadi baik dan penurut, peduli, sayang dan sabar dengan teman-temannya. Akhir ceritanya dikisahkan Putri bersama orangtua serta teman-temannya berwisata keliling kota Jakarta karena ungkapan gembira sudah bangun dari tidur panjangnya.

Murid-murid TKAI berfoto bersama dengan latar belakang obyek wisata Museum Fatahilah, Jakarta.

Alhasil seluruh murid Taman Bermain maupun Taman Kanak-Kanak TKAI yang diantar orangtua maupun kakek/nenek serta anggota keluarganya mampu menampilkan pertujukkan berkelas yang menghibur.

Para orangtua juga bisa menikmati beragam booth dengan interior Betawi di luar arena pertunjukkan. Di sini berisi karya kreatif anak-anak mengerjakan prakarya serta bazaar produk susu Morinaga sebagai sponsor utama.

“Putri Tidur sengaja dipilih karena ceritanya mengandung kecerdasan moral ( Moral Intelligence). Anak belajar apa akibatnya jika mengabaikan nasehat orangtua,” jelas Bunda Romy.

Kecerdasan moral mengajarkan anak untuk mampu membedakan perbuatan baik dan buruk sehingga akhirnya tertanam dalam diri bahwa mereka harus selalu berbuat baik pada orang lain. Apalagi mengingat di  jaman Now, tambahnya, faktanya banyak orang beragama belum tentu bermoral begitu juga sebaliknya.

 

Wouw, Ada 400 Hostel Tak Berizin di Badung Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Tercatat ada 400 hostel lebih tidak memiliki izin. Hostel ini beroperasi di wilayah kabupaten Badung Bali, dan Kuta Selatan daerah tujuan wisata yang kerap didatangi wisatawan. Karena itu, pemerintah Kabupaten Badung, Bali segera melakukan penertiban karena hostel tak kantongi izin ini mengurangi potensi pajak.

Hostel adalah penginapan dengan konsep asrama, harganya lebih murah ketimbang hotel juga mendapatkan akomodasi yang nyaman. Hostel murah dan nyaman kini sudah banyak bertebaran di mana-mana, terutama dekat dengan obyek wisata karena memang keberadaan hostel ini menjaring wisatawan yang memiliki budget anggaran wisata yang terbatas.

Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan saat ini pihaknya makin serius menanggapi keberadaan hostel yang tidak berizin tersebut. Walaupun jumlah potensi pajak yang hilang tidak terdata pasti, tapi dia meyakini jumlahnya sangat tinggi.

“Kami sudah data itu semua yang kecil-kecil, banyak yang ekspatriat yang menginap dan harganya juga sangat murah. Itu karena mereka tidak bayar pajak jadi potensi hilang,” papar Badra sepertri dilansir laman Bisnis, Jumat (6/4/2018).

Badra mengakui pemanfaatan sistem daring sebagai cara kerja pemasaran hostel menjadikan pihaknya sulit memantau keberadaan akomodasi tidak berizin ini. Jika keberadaan hostel tidak berizin terus dibiarkan dikhawatirkan nantinya tidak hanya mempengaruhi penerimaan pajak saja, tapi juga berdampak terhadap pelayanan ke wisatawan dan keamanan.

“Kami khawatir ada kasus seperti kemarin, ada tamu menginap di villa dan mengalami pencurian tapi pemilik villa tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurut Badra, selama ini hostel-hostel tersebut telah diberi cukup banyak kelonggaran mengenai urusan perizinan usaha. Hostel yang tidak berizin tersebut sebelumnya sudah diberi waktu selama satu tahun untuk menuntaskan administrasi.

Namun, masih banyak yang belum juga menuntaskan kewajibannya. Sehingga, saat ini Dinas Perizinan Badung bersama Satpol PP akan segera menertibkan hostel-hostel liar tersebut. “Kami di Dinas Pariwisata berharap bagaimana ini tertib agar terarah, penerimaan tamu jelas, dan pajaknya pendapatan jelas,” tambahnya. (BIS)

Manjakan Wisatawan, Suramadu Dilengkapi Kereta Gantung

this formate

SURABAYA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Surabaya akan memanjakan wisatawan dengan menyiapkan wahana wisata baru berupa kereta gantung yang nantinya bisa digunakan turis untuk menikmati pemandangan Jembatan Suramadu, Taman Pesisir, Sentra Bulak hingga Jembatan Suroboyo dari ketinggian.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya Agus Sonhaji mengatakan proyek kereta gantung akan dikerjakan mulai bulan April 2018 sehingga pada akhir tahun sudah bisa digunakan.

“Wahana istimewa itu akan mengantarkan turis menikmati sensasi Surabaya di ketinggian, mengitari Jembatan Suramadu hingga Jembatan Suroboyo,” kata Agus, seperti yang dilansir dari Antara pada Jumat (6/4).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Eri Cahyadi mengatakan kereta gantung murni dikerjakan pihak ketiga atau pengembang. “Insiatif mereka untuk menghidupkan kawasan Surabaya Timur lebih hidup,” ujar Eri.

Namun Eri belum bersedia menyebut pengembang yang dimaksud. Ia hanya mengatakan pengembang itu bergerak di sektor properti. Namun keterlibatan swasta itu hanya pada pembangunan awal kereta gantung, yakni untuk jalur pendek menyeberangi Jembatan Suramadu, tidak sampai melintas hingga Jembatan Suroboyo.

“Dalam perjanjiannya dengan para pengembang, pihak swasta itu hanya akan mengelola wisata gantung selama tiga tahun, setelahnya akan diserahkan pengelolaan sepenuhnya ke Pemkot Surabaya,” pungkas Eri.

Jembatan Suramadu adalah jembatan sepanjang 5.438 meter yang melintasi melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya timur Kamal). Jembatan terpanjang di Indonesia itu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang, jembatan penghubung, dan jembatan utama.

Infrastruktur yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia ini dibangun saat pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003, lalu diresmikan saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah Rp 4,5 triliun. (NDHIK)

10 Ribu Boneka Batik buat Anak Kurang Beruntung

this formate

MELBOURNE, bisniswisata.co.id: Batik Girl, program pemberdayaan narapidana perempuan di Indonesia berharap dapat membagikan 10 ribu boneka berpakaian batik kepada anak-anak kurang beruntung di ASEAN.

“Batik Girl adalah upaya membina dan memberdayakan napi perempuan di Indonesia dengan membekali keterampilan membuat pakaian boneka dari kain batik. Kita ingin memberikan terapi lewat seni bagi napi perempuan yang kebanyakan terkena kasus narkoba,” lontar Lusia Efriani Kiroyan, pendiri Batik Girl, saat berkunjung ke Melbourne, Kamis (5/04).

Kunjungan ini sebagai bagian dari pengenalan progam Batik Girl di Australia, yang juga mengunjungi kota Darwin. “Ini merupakan bentuk upaya kami untuk merawat napi-napi perempuan agar mereka tidak lagi ketergantungan obat.” sambung Lusia juga pendiri Cinderella From Indonesia Centre (CFIC)

Lusia yang pernah mengikuti program Muslim Exchange Program tahun 2012 dari pemerintah Australia, baru saja mendapatkan dana hibah dari Alumni Grant Scheme (AGS) dari pemerintah Australia yang dananya dipakai untuk melakukan pelatihan bagi 100 narapidana di penjara Batam dan Bali untuk membuka seribu boneka.

“Kita sudah menyelesaikan seribu boneka untuk anak-anak yang sakit dan kurang beruntung di ASEAN dan targetnya nanti adalah seribu untuk setiap negara anggota,” kata Lusia lulusan Sastra Inggris dari Universitas Airlangga Surabaya.

Untuk menjalankan program sosialnya, Lusia mengaku banyak mengikuti kompetisi hibah internasional. Lalu mengapa ia memilih boneka sebagai produknya? “Saya pernah mengikuti sebuah program di Amerka Serikat dan saya mendapat julukan ‘The Doll of Indonesia’, karena saya suka pakai batik,” ujarnya seperti dilansir laman ABC di Melbourne, Jumat (06/04/2018).

“Sebelum saya sibuk seperti sekarang, saya punya kebiasaan setiap hari Jumat untuk mengunjungi anak-anak yang terkena kanker, HIV, atau yang sedang sakit di rumah sakit secara rutin. Karena sibuk, saya ingin ada satu sosok yang bisa menggantikan kunjungan saya ke anak-anak dan mungkin boneka ini bisa mewakili saya dan anak-anak bisa terus mengingatnya.”

Sudah ada lebih dari 150 narapidana perempuan Indonesia yang mendapatkan pelatihan untuk merancang dan menjahit baju dari kain batik dengan upah sekitar Rp 10 ribu. “Ada seleksi, karena ini melibatkan jarum dan gunting, jadi jika secara psikologis mereka belum siap, mereka tidak bisa mengikuti program pembinaan ini.”

Tahun ini menjadi tahun ketiga bagi Lusia untuk memperkenalkan programnya ke Australia. Ajak warga Australia berlibur sambil jadi relawan di Kepulauan Riau

Dalam kunjungannya ke Australia, Lusia juga didampingi oleh Ibu Noor Lizah Nurdin, penasihat dari program Batik Girl yang juga istri dari Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. Keduanya melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas, termasuk dengan Australia-Indonesia Youth Association cabang Victoria.

Memilih bertemu dengan para pemuda Australia, menurut Ibu Noor sebagai upaya untuk mengajak mereka berlibur gratis ke Kepulauan Riau. “Bermodalkan tiket pesawat yang terjangkau dari Melbourne ke Singapura, lalu menyeberang ke Kepulauan Riau dengan kapal, kami mengajak mereka untuk jadi relawan di daerah kami. Tidak perlu khawatir soal akomodasi mereka akan ‘home stay’ dan makan minum tiga kali sehari.” lanjutnya.

Noor menjelaskan ada sejumlah program yang bisa dilakukan pemuda Australia yang berminat menjadi relawan di Kepulauan Riau. Diantaranya adalah mengajarkan bahasa Inggris bagi anak-anak jalanan atau terlibat dalam program Batik Girl. “Sisanya mereka bisa menikmati keindahan pemandangan laut di Kepulauan Riau sambil mengeksplor sejarah yang sangat kaya di Riau.” lanjutnya. (ABC)

Wisata Kawah Ijen Kembali Dibuka bagi Wisatawan

this formate

BONDOWOSO, bisniswisata.co.id: Taman Wisata Alam Kawah Ijen Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kembali dibuka bagi wisatawan setelah Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jember mengadakan rapat koordinasi perkembangan aktivitas Gunung Ijen bersama para stakeholder dari Bondowoso-Situbondo.

“Dari hasil rapat yang dilaksanakan kemarin dengan para stakeholder terkait, menyepakati kembali membuka jalur pendakian mulai Jumat (6/4) pukul 04.00 WIB,” kata Kabid Wilayah III Jember, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Setyo Utomo di Bondowoso, seperti dilansir laman Antara, Jumat (6/4/2018).

Dilanjutkan, jalur pendakian kembali dibuka bagi wisatwan dengan catatan pengunjung diimbau tidak mendekati maksimal radius satu kilometer dari kawah. Sedangkan bagi penambang belerang dimaklumi.

Kendati jalur pendakian kembali dibuka, BKSDA meminta masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran lembah sepanjang aliran Kali Pahit untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman aliran gas-gas vulkanik yang berbahaya dan tetap memerhatikan perkembangan aktivitas Gunung Ijen. “Jika warga mencium bau gas sulfur/belerang yang menyengat atau pekat harus segera menggunakan masker,” katanya.

Akses menuju Kawah Ijen ditutup sejak 22 Maret 2018 setelah Kawah Ijen mengeluarkan semburan asap dan gas belerang yang mengakibatkan 29 warga di Kecamatan Ijen dilarikan ke rumah sakit karena keracunan gas belerang konsentrasi tinggi. (NDY)

Pantai Terbaik Kedua se-Asia Ditutup bagi Wisatawan

this formate

MANILA, bisniswisata.co.id: Pulau Boracay, salah satu tujuan utama pantai di Asia, ditutup bagi wisatawan selama enam bulan ke depan setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyetujui proposal dari lingkungan dan agen pariwisata agar menutup area tersebut untuk rehabilitasi. Pasalnya, pulau terkenal dengan pasir putihnya ini dulunya indah saat ini menjadi pembuangan limbah.

Dikutip laman asiaone, Kamis (5/4/2018) Presiden Filipina, Rodrigo Duterte memerintahkan penutupan dimulai pada 26 April mendatang. Keputusan itu menimbulkan pertanyaan tentang mata pencaharian ribuan orang yang dipekerjakan sebagai bagian dari perdagangan turis yang ramai yang melayani sekitar dua juta tamu di pulau itu setiap tahun.

Pulau Boracay memiliki sekitar 500 bisnis yang berkaitan dengan pariwisata, yang memiliki pendapatan tahunan gabungan sebesar 56 miliar peso ($ 1,07 miliar) tahun lalu. Namun pada bulan Februari Duterte mengecam hotel, restoran, dan bisnis lainnya di pulau-pulau kecil, menuduh mereka membuang limbah langsung ke laut dan mengubahnya menjadi kolam penampungan kotoran.

Para pejabat memperingatkan bahwa sistem drainase di pulau itu digunakan untuk mengirim limbah yang tidak diolah ke perairan pirus di sekitarnya. Kementerian lingkungan hidup mengatakan 195 bisnis, bersama dengan lebih dari 4.000 pelanggan perumahan, tidak terhubung ke saluran pembuangan.

Pada bulan Februari pemerintah mengatakan total 300 bisnis menghadapi “evaluasi” untuk sanitasi atau pelanggaran lain di pulau 1.000 hektar, dimana telah diberikan peringatan resmi karena melanggar peraturan lingkungan.

Sementara menurut Wakil Menteri Lingkungan Jonas Leones bulan lalu mengatakan kepada AFP bahwa penutupan akan melibatkan penerbangan dan feri menangguhkan layanan Boracay mereka dan membuat pantai terlarang, dan menempatkan polisi di sana “jika perlu”, “Tinju besi diperlukan untuk mengembalikannya ke kondisi sebelumnya. Ini akan menjadi sementara,” kata Leones.

The Boracay Foundation Inc., sebuah asosiasi industri bisnis di pulau itu, telah meminta pemerintah untuk menutup hanya mereka yang melanggar undang-undang lingkungan. “Tidak adil bagi perusahaan yang patuh untuk terpengaruh oleh penutupan,” Direktur Eksekutif Pia Miraflores mengatakan kepada AFP.

Miraflores mengatakan bahwa bahkan sebelum larangan itu diumumkan, bayangannya telah memukul beberapa bisnis yang keras di Boracay.
“Para pemandu wisata telah mengeluh bahwa mereka tidak memiliki lebih banyak tamu. Sudah ada efek besar,” katanya, menambahkan dermaga dan dermaga “kurang ramai” daripada sebelumnya.

Beberapa pasangan yang menjadwalkan pernikahan mereka di pulau itu hingga satu atau dua tahun sebelumnya telah membatalkan reservasi mereka bahkan sebelum larangan itu diumumkan, katanya, dengan agen tur juga dikepung dengan panggilan klien pada apakah akan melanjutkan perjalanan yang direncanakan mereka.

Dengan lebih dari 500 hotel, Boracay mempekerjakan 17 ribu orang, selain dari 11 ribu pekerja konstruksi yang mengerjakan proyek-proyek baru.

Dilansir Bloomberg, Kamis (5/4/2018), Pemerintah Filipina juga akan mengeluarkan dana darurat untuk 36.000 pekerja yang mungkin akan terpengaruh oleh perintah penutupan sementara tersebut.

Secara terpisah dua maskapai Filipina, yakni Philippine Airlines dan Cebu Air Cebu Pacific juga dikabarkan akan membatalkan penerbangan ke Boracay selama periode penutupan.

Penutupan Pulau Borocay ini dirasa akan mempengaruhi target Pemerintah Filipina yang ingin menarik 7,4 juta turis pada tahun 2018.
Pada 2017, sekitar 15% dari 6,6 juta wisatawan di Filipina mengunjungi Boracay, dan tempat wisata tersebut menghasilkan sekitar US$1,07 miliar atau kurang lebih sekitar 56 miliar peso. (NDY)

Bukan Maksudku, Rasa Bersalah Rossa Pernah Selingkuh

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Tak selamanya perasaan bersalah pernah selingkuh akan Rossa tunjukkan dengan cara sendu dan mellow. Dalam single terbaru Rossa bertajuk: Bukan Maksudku, penyanyi ini membawa rasa tersebut dengan cara lebih santai.

Rossa membuka Bukan Maksudku dengan tempo pelan. Namun secara perlahan, lagu yang kental rasa elektronik dan pop itu memiliki tempo yang semakin cepat. Seperti lagu Pudar (2005), Bukan Maksudku menjadi pembeda dibandingkan dengan lagu Rossa lainnya yang terkenal banyak membawakan lagu bernada perselingkuhan, patah hati dan kekecewaan yang sendu.

Bahkan lagu Bukan Maksudku, menjadi lagu dengan nada yang berbeda dalam albumnya, A New Chapter. Dalam video Bukan Maksudku yang telah dirilis di YouTube, Rabu (4/4) dan disutradarai Sakti Mahendra itu, tempo cepat dalam lagu diiringi dengan tarian berkoreografi oleh Rossa dan sang ‘selingkuhan’.

Melalui pernyataan yang dirilis di YouTube, Rossa menjelaskan lagu ini berkisah tentang perasaan bersalah seseorang lantaran terpikat orang lain. Mereka selalu bahagia ketika bersama. “Tanpa disadari keduanya sebenarnya saling suka, walaupun keduanya sudah berpasangan,” ungkap Rossa.

Bukan Maksudku menjadi single penutup dari album A New Chapter yang dirilis 2017 lalu. Sebelumnya musisi asal Sumedang ini sudah merilis Tlah Mencoba sebagai single. Juga, Single Bukan Maksudku digarap Rossa bersama penyanyi asal Singapura Taufik Batisah. Rossa juga menyelipkan lirik berbahasa Inggris dalam lagu ini.

Proses pembuatan lagu Bukan Maksudku disebutkan cukup panjang karena menghampiri beberapa negara. Lagu yang direkam di Jakarta ini diaransemen di Singapura, mixing oleh Tatsuro Miller di Malaysia, dan mastering oleh Steve Corrao di SAGE Audio, Texas. (CNN)