Pos Tiket Bromo Dikeluhkan Turis

this formate

PROBOLINGGO, bisniswisata.co.id: Pos tiket Gunung Bromo milik Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) diminta digeser lebih ke dalam. Pasalnya, keberadaannya saat ini disebut sering menimbulkan masalah bagi turis yang akan menginap di hotel sekitarnya.

Ketua PHRI Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Digdoyo Djamaludin mengatakan, usulan itu berdasarkan beberapa pengalaman pahit yang menimpa turis belakangan ini. Salah satu pengalaman pahit yang menimpa tiga wisatawan asing yang ingin menanyakan harga hotel di Bromo Permai dan Lava View Lodge, yang notabene berada di dalam TNBTS.

Meski hanya menanyakan harga, namun petugas tak resmi malah meminta mereka untuk membayar tiket masuk TNBTS. “Maaf saya sedikit komplain di tiket masuk TNBTS Cemorolawang. Mereka hanya mau cek harga kamar, namun mereka diharuskan bayar tiket masuk dulu. Mohon pengertiannya yang di pos tiket masuk,” kata Digdoyo seperti dilansir laman CNNIndonesia.com, Kamis (5/4).

Kesalahpahaman ini, lanjut dia, lebih sering terjadi terutama saat musim turis. Kejadian semacam itu sebenarnya tak perlu terjadi jika keberadaan pos tiket lebih masuk ke dalam. Artinya, posisi pos yang sekarang seharusnya berada setelah jalan yang mengarah ke dua hotel tersebut.

“Makanya kami mengusulkan adanya pemindahan pos tiket. Semoga pos tiket cepat dipindah agar tidak menimbulkan pro dan kontra seperti saat ini. Apalagi saat ini mulai ada penerapan tiket online yang berpotensi menimbulkan kemacetan,” kata Digdoyo.

Sarmin, Kasi 1 Pengelolaan Wisata Wilayah 1 TNBTS, mengungkapkan usulan itu memang bagus, hanya saja pihaknya tidak bisa memutuskan dalam waktu dekat.

“Selain itu jika itu dipindah, tempatnya juga sulit dengan posisi seperti pos tiket saat ini. Butuh kajian segala aspek, karena mencari tempat baru juga sulit,” jelas Sarmin. (NDY)

Tingkat Hunian Kamar Hotel di Jateng Sangat Rendah

this formate

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah (Jateng) meminta bantuan pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur destinasi wisata sebagai upaya meningkatkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK). Pasalnya dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat hunian hotel di Jateng masih rendah yakni 44,28%.

Dukungan pemerintah dirasa sangat penting untuk menumbuhkan perhotelan agar semakin maju. Sinergi antara pemerintah dan pengusaha merupakan kunci keberhasilan suatu usaha.

“Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur pendukung beberapa tempat wisata, agar wisatawan betah berlama-lama dilokasi wisata tersebut, dan tentunya berimbas dengan meningkatnya hunian kamar hotel,” kata Ketua PHRI Jateng Heru Isnawan seperti dilansir laman Bisnis, Kamis (5/4/2018).

Awal tahun 2018, lanjut dia, pemasukan perhotelan masih didominasi oleh pertemuan dan pameran (MICE) terutama beberapa hotel yang ada pada kota besar seperti Semarang, Surakarta, Tegal, Purwokerto. Pasalnya keempat kota tersebut banyak dinas yang sering mengadakan rapat di hotel.

Kendati demikian biasanya MICE akan menurun drastis pada bulan Ramadan karena kebanyakan beberapa instansi pemerintah lebih memilih rapat di kantor masing-masing. “MICE jadi andalan kami untuk memperoleh pemasukan, sementara untuk hunian kamar hotel masih rendah tergantung dengan adanya event besar yang diadakan beberapa tempat wisata unggulan seperti dataran tinggi Dieng dan Candi Borobudur,” katanya.

Di tengah rendahnya tingkat hunian kamar hotel bisnis perhotelan di Jateng terus tumbuh signifikan. Sebab, saat ini jumlah hotel di Jateng ada lebih dari 200 unit yang tersebar di 35 kabupaten/kota, lontarnya.

Menurut Heru pemerintah harusnya membatasi tumbuhnya beberapa hotel baru di Jateng sampai bisnis perhotelan kembali membaik. Pasalnya dengan banyaknya hotel baru akan mematikan hotel lama yang belum bisa berkembang.

“Sudah sering saya sampaikan, sebaiknya perijinan hotel ditahan dulu sambil nunggu membaik. Jumlah hotel berbintang lebih dari 200 belum lagi non bintang & apartemen, home stay, kos kosan yang tentunya memberatkan pelaku bisnis perhotelan,” ujarnya.

Dari data BPS Tingkat Penghuniian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada bulan Februari 2018 tercatat sebesar 44,28%, mengalami penurunan sebesar 0,57 poin dibanding TPK bulan Januari 2018 yang tercatat sebesar 44,85%. Bila dibanding periode yang sama di tahun 2017 make TPK Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 2,26 poin.

TPK bulan Februari 2018 tertinggi terjadi pada hotel bintang 4 yaitu sebesar 54,55% dan terendah hotel bintang 1 sebesar 27,50%. Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Februari 2018 tercatat sebesar 1,37 malam, turun 0,06 poin dibanding bulan Januari 2018 yang tercatat sebesar 1,43 malam.

Pada bulan Februari 2018, RLM mancanegara tercatat sebesar 2,14 malam, mengalami kenaikan sebesar 0,38 poin dibandingkan bulan sebelumnya (Januari 2018) yang sebesar 1,76 malam. Sedangkan untuk RLM domestik yang tercatat 1,36 malam, mengalami penurunan 0,06 poin dibandingkan dengan periode Januari 2018 yang sebesar 1,42 malam. (BIS)

35 Tahun Vakum, Bioskop Pertama di Arab Putar Black Panther

this formate

RIYADH, bisniswisata.co.id: Arab Saudi akhirnya punya bioskop. Bioskop pertama setelah 35 tahun masyarakat Arab tak punya tempat hiburan menonton film layar lebar itu bakal dibuka Rabu (18/4/2018). Keterangan itu disampaikan oleh pemerintah Arab pada Rabu (4/4), dikutip Reuters, Kamis (5/4).

Mereka baru saja membuat kesepakatan dengan AMC Entertainment Holdings (AMC.N), jaringan bioskop besar dari Amerika yang kini dioperasikan Dalian Wanda Group. Kesepakatan itu menyebut bahwa AMC akan membangun 40 bioskop dalam lima tahun ke depan di Arab Saudi.

Namun bioskop pertama yang akan dibuka baru ada di Ibu Koya, Riyadh. Bioskop itu terletak di Distrik Bisnis King Abdullah, tepatnya di sebuah bangunan yang awalnya hendak dipergunakan untuk tempat konser. Studio utamanya. kata Kepala Eksekutif AMC Adam Aron, berisi 500 sofa kulit. Akan ada pula balkon dan ruang orkestra.

Kamar mandinya pun dibuat mewah: berlantai marmer. Baru ada satu studio hingga saat ini, dan tiga ruangan lain akan ditambahkan pada pertengahan musim panas mendatang. “Kami pikir itu akan menjadi bioskop terindah di dunia. Bangunannya saja dramatis,” ujar Aron.

Menariknya, tidak akan ada pemisah antargender di bioskop itu, seperti di tempat-tempat publik lainnya. Film pertama yang akan diputar di bioskop itu adalah Black Panther, pahlawan super terlaris yang baru dirilis Marvel.

Arab Saudi sebenarnya pernah punya bioskop pada 1970-an. Namun kalangan konservatif yang menganggap tempat-tempat hiburan lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Apalagi di sana gender bisa bercampur, hal yang diharamkan oleh petinggi dan ulama di Arab Saudi.

Mereka juga antiterhadap konsumsi media dan budaya Barat. Namun pada 2017 pemerintah setempat menyatakan akan membatalkan kebijakan itu. Arab Saudi kini lebih berambisi memesatkan pertumbuhan ekonomi dan reformasi sosial. Adalah Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang mendorong itu. Baru-baru ini ia bahkan mencari investasi ke Amerika Serikat.

Masyarakat Arab Saudi sendiri sebenarnya sangat terbuka akan seni dan hiburan Barat. Bioskop boleh ditutup, tapi mereka tetap menonton film Hollywood di rumah-rumah.

Pemerintah Arab Saudi sekarang pun menargetkan mereka akan punya 350 bioskop dengan lebih dari 2.500 layar per 2030 mendatang. Itu dianggap layak melayani populasi Arab Saudi yang kini ada lebih dari 32 juta orang. Diharapkan mereka akan tertarik datang ke bioskop dan membuat bisnis film menggemuk dengan penjualan tiket tahunan mencapai US$1 miliar.

“Restorasi perfilman akan membantu melesatkan ekonomi lokal dengan meningkatkan pengeluaran orang di bidang hiburan dan membantu membuat lapangan pekerjaan tanah ini,” kata Awwad Alawwad, Menteri Budaya dan Informasi Arab Saudi dalam pernyataannya.

Kerajaan Muslim sangat konservatif itu, pernah memiliki bioskop pada 1970-an, tetapi ulama-ulama berpengaruh berhasil menutupnya, yang saat itu menunjukkan peningkatan pengaruh Islamis di kawasan Arab.

Pemerintah tahun lalu mengatakan pihaknya akan mencabut larangan tersebut sebagai bagian dari reformasi ekonomi dan sosial ambisius yang didorong oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Putra Mahkota saat ini sedang melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk berusaha menggaet investasi guna membantu perluasan perekonomian dan mengurangi ketergantungan kerajaan itu dari minyak.

Seorang sumber yang mengetahui masalah itu mengatakan bioskop-bioskop tidak akan dipisahkan berdasarkan gender seperti kebanyakan tempat-tempat umum lainnya di kerajaan tersebut.

Masyarakat Arab Saudi adalah konsumen-konsumen yang menggemari media dan kebudayaan Barat. Walaupun bioskop dilarang, film-film Hollywood dan serial televisi terbaru banyak ditonton di rumah dan diperbicangkan. (NDHIK)

Pertama Kali, Kapal Pesiar Sandar di Pelabuhan Kuala Tanjung

this formate

BATUBARA SUMUT, bisniswisata.co.id: Kapal pesiar MV Superstar Libra merapat di Pelabuhan Kuala Tanjung, Batubara, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (5/4/2018). Kunjungan perdana kapal pesiar ini disambut Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana, Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung, dan Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo.

Kapal pesiar yang berangkat dari Port Klang Malaysia ini memiliki panjang 216 meter dan draft 7,15 meter membawa sebanyak 800 kru kapal dan 500 orang wisatawan mancanegara (wisman) yang didominasi dari negara Malaysia, Singapura, dan Australia. Para wisman akan melakukan kunjungan ke Kota Medan.

Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana menjelaskan kunjungan kapal pesiar Superstar Libra di Pelabuhan Kuala Tanjung merupakan kapal pesiar pertama yang bersandar pada pelabuhan yang diproyeksikan sebagai hub internasional di kawasan barat Indonesia.

“Pelindo 1 sudah melakukan beberapa persiapan terkait dengan kedatangan kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung. Sisi dermaga sudah siap dan memadai untuk disandarkan kapal pesiar serta dan berharap kunjungan kapal pesiar ini akan rutin,” jelas Bambang Eka Cahyana dalam keterangan tertulis, Kamis (5/4/2018).

Pembangunan tahap I Pelabuhan Kuala Tanjung yakni terminal multipurpose yang akan berkapasitas 600 ribu TEUs. Berbagai fasilitas dan peralatan bongkar muat barang yang ada di terminal tersebut, di antaranya tiga unit Ship to Shore (STS) Crane, delapan unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan dua unit MHC serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

“Progres pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung sisi laut telah mencapai 99 persen sedangkan untuk sisi darat sedang dalam tahap penyelesaian. Pelabuhan Kuala Tanjung ditargetkan pada pertengahan bulan Mei 2018 sudah bisa dilakukan uji coba operasi,” tambah Bambang.

Kedatangan kapal pesiar di Kuala Tanjung untuk pertama kalinya ini bersejarah dan bernilai penting. Dengan bersandarnya kapal pesiar Superstar Libra di Pelabuhan Kuala Tanjung, membuka peluang bagi kapal pesiar lainnya untuk berkomitmen akan menyandarkan kapal secara rutin.

Dengan beroperasinya Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara untuk mengunjungi berbagai tempat wisata menarik yang ada di Sumatera Utara, khususnya Danau Toba.

Fiona Sari Utami, ACS Humas Pelindo 1 menambahkan Pelindo 1 juga telah berkoordinasi untuk pemberian izin sandar kapal tersebut dengan stakeholder-stakeholder terkait, seperti: Departemen Perhubungan, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, KSOP, BOPDT, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Kapal Superstar Libra berangkat meninggalkan Pelabuhan Kuala Tanjung pada 5 April 2018 pukul 17.00 menuju Phuket, Thailand,” pungkas Fiona. (redaksibisniswisata@gmail.com)

1 Mei 2018, AirAsia Jelajahi Keindahan Negeri Matahari Terbit

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mulai 1 Mei 2018, maskapai berbiaya hemat AirAsia menjelajahi keindahan negeri Sakura, dengan membuka penerbangan langsung Jakarta – Tokyo. Pasalnya, Jepang saat ini menduduki urutan pertama sebagai destinasi internasional yang ingin dikunjungi wisatawan Indonesia di tahun 2018.

“Jepang memiliki daya tarik budaya, sejarah dan pemandangan alam yang menjadikannya destinasi yang eksotis bagi masyarakat Indonesia. Didukung kemudahan bebas visa bagi pemegang e-paspor, tingginya minat masyarakat mengunjungi Jepang kami lihat sebagai peluang sangat besar untuk mengoperasikan rute ini,” papar Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Rifai Taberi melalui siaran persnya, Kamis (5/4/2018).

Manager Japan National Tourism Organization, Kristiana Susanti, menambahkan berdasarkan temuan Japan National Tourism Organization (JNTO), pertumbuhan wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang pada tahun 2017 meningkat hingga 30% dibandingkan tahun sebelumnya.
Bukan hanya sekedar menjadi ibukota, Tokyo juga merupakan salah satu gerbang utama bagi wisatawan Indonesia untuk berlibur ke destinasi terbaik Jepang di semua musimnya, tambahnya.

“Saat ini maskapai penerbangan yang menawarkan rute langsung dari Jakarta ke Tokyo dengan harga terjangkau masih sangat terbatas. Dengan anggapan bahwa Tokyo adalah salah satu destinasi liburan yang cukup mahal, hadirnya penerbangan langsung dari LCC ini membuka pintu lebih luas bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Jepang,” pungkasnya.

Rute Jakarta – Narita akan dioperasikan setiap hari mulai tanggal 1 Mei 2018 dan akan dilayani dengan pesawat tipe Airbus A330-300 dengan kapasitas 365 kursi kelas ekonomi serta 12 Premium Flatbed.

Mulai 2 hingga 8 April 2018, AirAsia menawarkan harga mulai dari Rp1.190.000 untuk rute Jakarta-Narita sekali jalan, dan Rp1.290.000 (JPY 9900) untuk rute Narita-Jakarta sekali jalan, dengan total Rp2.480.000 untuk penerbangan pulang pergi. Periode perjalanan untuk harga promo yang ditawarkan ini adalah mulai dari 1 Mei 2018 hingga 30 Juli 2018. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wisata Bawah Air Belum Digarap Serius

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wisata bawah air seperti menyelam atau diving di Indonesia belum digarap serius. Padahal, potensi pariwisata bawah air di Indonesia sangat besar bahkan dapat menjadi solusi untuk menarik lebih banyak wisatawan Jepang agar datang ke Indonesia.

“Karakteristik utama kalau ingin mengundang wisatawan Jepang adalah pantai dan laut. Mereka senang dengan diving, apalagi bisnis diving di Indonesia tidak mengenal musim,” papar Direktur Pelaksana Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Toto Pranoto, di Jakarta, Rabu (4/4).

Selain itu, lanjut dia seperti dilansir laman CNN, Kamis (05/04/2018), devisa Indonesia dari sektor pariwisata bisa lebih tinggi lagi, jika mempromosikan dan menawarkan wisata pemandangan bawah laut selain Bali. Karena pulau dewata itu, sudah amat dikenal wisatawan Jepang.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat sepanjang tahun 2017, wisatawan Jepang yang menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali mencapai 252.998 orang . Jumlah itu meningkat 17.989 orang atau 7,65 persen dibanding tahun 2016 yang tercatat 235.009 orang.

Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat langsung dari negaranya, dan hanya 651 orang datang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar. Turis Jepang dalam memasok wisatawan ke Bali menempati peringkat keempat setelah Cina, Australia, dan India yang mampu memberikan kontribusi sebesar 4,44 persen dari total wisman ke Bali sebanyak 5,69 juta orang selama 2017. Total kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tersebut meningkat 779.802 orang atau 15,62 persen dibanding tahun 2016 yang tercatat 4,92 juta orang.

BPS mencatat masyarakat Negeri Matahari Terbit dalam liburannya ke Bali umumnya sangat senang dengan keunikan seni budaya Bali itu, disamping keindahan panorama alam, juga wisata bawah air atau menyelam. Juga wisatawan Jepang dalam liburannya ke Pulau Dewata sering memanfaatkan waktunya untuk mempelajari tabuh dan tari Bali.

Diharapkan Japan Airlines (JAL) untuk membuka penerbangan reguler langsung dari Jepang ke daerah tujuan wisata Pulau Bali. Hal itu dapat dilakukan setelah Garuda Indonesia dan maskapai penerbangan yang bermarkas di Jepang ANA (All Nippon Airlines) serta Air Asia memiliki dan melayani penerbangan reguler langsung Denpasar ke Tokyo dan Osaka, Jepang.

Inisiatif dalam mengembangkan hubungan Indonesia-Jepang yang lebih baik salah satunya adalah perayaan 60 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang melalui gelaran Festival Indonesia Week di Nagoya, Jepang pada 28-30 April 2018.

Dalam kegiatan tersebut, Indonesia akan mempromosikan potensi pariwisata untuk menjaring wisatawan Jepang lebih banyak melalui forum promosi wisata pemda dan investor Jepang, pertemuan antarpelaku bisnis (B to B) sektor pariwisata, dan pameran produk UMKM. (NDY)

Tips Berburu Tiket Murah di Travel Fair

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pameran wisata atau travel fair menjadi ajang pencarian tiket murah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Tujuannya untuk berlibur bersama keluarga atau sahabat tentunya dengan mengantongi tiket murah yang bisa mengurangi beban anggaran melancong.

Hingga penghujung kuartal pertama 2018, ada lebih dari 10 pameran wisata yang diselenggarakan oleh perusahaan wisata atau pun maskapai yang bekerjasama dengan perusahaan perbankan.

Mau tahu tips dan trik untuk berburu tiket dan paket liburan murah di travel fair? Berikut enam tips yang bisa dicoba seperti dikutip dari siaran pers Shopback, Kamis (05/04/2018), antara lain:

1. Tentukan tujuan dan siapkan beberapa pilihan tanggal

Sebelum mengunjungi pameran wisata, pastikan Anda sudah memiliki destinasi wisata yang ingin dikunjungi, serta siapkan beberapa pilihan tanggal untuk perjalanan wisata Anda. Minimal Anda sudah memiliki tiga pilihan tanggal, jadi jika pilihan tanggal pertama tidak sesuai dengan kocek, masih ada pilihan tanggal lainnya.

2. Hindari peak season

Walaupun memiliki beberapa tanggal pilihan, pastikan tanggal bukan termasuk peak season seperti libur lebaran, libur sekolah serta libur natal dan tahun baru. Biasanya pada periode tersebut potongan harga yang diberikan maskapai tidak terlalu fantastis jika dibandingkan dengan waktu-waktu selain periode tersebut.

3. Pesan dulu di agen wisata

Jika punya rekanan atau langganan agen wisata yang berpartisipasi pada pameran wisata, tidak ada salahnya untuk memesan lebih dahulu di travel agent tersebut. Jadi Anda tidak perlu berdesak-desakan untuk mengantre dan bisa menghemat waktu Anda untuk berburu promo lainnya, seperti promo hotel atau promo kebutuhan travel lainnya.

4. Datang pada hari pertama

Kesempatan mendapat tiket murah pada hari pertama pada pameran wisata lebih besar ketimbang di hari berikutnya. Hal ini disebabkan kuota tempat duduk promo masih banyak tersedia. Apalagi jika hari pertama di gelar saat hari kerja, ini akan lebih menguntungkan, karena pengunjung akan lebih sedikit di hari tersebut. Selain itu, bagi yang memiliki kartu kredit bank rekanaan penyelenggara, manfaatkan kesempatan mendapatkan cashback dengan datang lebih awal dan saat pengunjung tidak terlalu ramai.

5. Seksama lihat promosi

Promo-promo yang diberikan tidak hanya dari maskapai dan bank rekanan penyelenggara saja, terkadang beberapa tenant juga menawarkan beragam promo menarik, baik itu promo tiket pesawat, promo penginapan, paket tur atau atraksi wisata lainnya.

6. Manfaatkan “Happy Hour”

Sejumlah tiket murah akan dilepas saat “Happy Hour”, namun tentunya dengan kuota yang terbatas. Jadi untuk mendapatkan tiket murah, ada baiknya Anda untuk datang tepat waktu saat Happy Hour. Biasanya Happy Hour dilakukan dua kali, pagi mulai pukul 10.00 hingga 13.00 dan sore mulai pukul 16.00 hingga 18.00. Nah, dari pengalaman waktu terbaik membeli tiket saat Happy Hour adalah pada pukul 16.00 sampai 17.00 di hari pertama. (*)

Wali Kota: Bukan Mustahil, Pariwisata Banda Aceh bakal Maju

this formate

BANDA ACEH, bisniswisata.co.id: Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengaku optimis sektor pariwisata di ibu kota Provinsi Aceh tersebut bakal maju di masa mendatang, karena potensinya cukup besar dan beraneka ragam.

“Sektor pariwisata Banda Aceh bakal maju di masa mendatang, bukan hal mustahil. Dan kami yakin ini,” ungkap Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, Rabu, (4/4/2018)

Aminullah Usman mengungkapkan keyakinannya sektor pariwisata bakal maju karena Banda Aceh memiliki kelebihan dibandingkan dengan destinasi wisata daerah lainnya.

“Banyak daya tarik wisatawan berkunjung ke Banda Aceh. Seperti destinasi cagar budaya, wisata islaminya, hingga cita rasa kuliner, yang mendukung kemajuan sektor pariwisata Kota Banda Aceh,” ungkap Aminullah Usman.

Melihat potensi tersebut, lanjut dia, Pemerintah Kota Banda Aceh menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain itu juga menggencarkan promosi pariwisata Kota Banda Aceh agar wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara berbondong-bondong berkunjung ke ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Untuk meningkatkan kunjungan tersebut, kata dia, mulai melakukan pengembangan kawasan wisata. Di antaranya, membangun kawasan Ulee Lheue sebagai pusat wisata kuliner dan pantai.

“Di kawasan itu juga akan dibangun lokasi zikir bertaraf internasional untuk menjaring wisatawan muslim dunia. Kemudian ada wisata air di bantaran Krueng Aceh dan Krueng Daroy serta lainnya,” sebut Wali Kota.

Menyangkut dengan target kunjungan, kata dia, Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara mencapai satu juta orang pada 2019 mendatang.

“Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama mempromosikan pariwisata Banda Aceh. Serta memberikan keramahtamahan kepada setiap wisatawan yang berkunjung,” kata Aminullah Usman. (Ant)

RRT Ingin Kenalkan Kebudayaan Bali ke Masyarakat China

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Terpikat dengan kebudyaan Bali, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Gou Houdong menyatakan ingin meningkatkan hubungan dan kerjasama kebudayaan dengan Bali, serta mengenalkan lebih jauh kepada masyarakat di Negeri Tirai Bambu.

“Jika diperkenankan, saya akan melakukan riset untuk mengenal kebudayaan Bali dengan lebih baik dan bisa memperkenalkannya ke masyarakat RRT,” kata Gou Houdong saat beraudiensi dengan Gubernur Bali, di Denpasar, Selasa, (3/4/2018)

Meskipun baru menginjakkan kaki di Bali, Gou Houdong yang mulai bertugas di Denpasar itu mengaku sudah sangat tertarik dengan kebudayaan dan keindahan alam Bali. “Saya berharap bisa mengenal lebih dalam kebudayaan dan pariwisata Bali dalam beberapa waktu ke depan,” ucap Konjen yang sebelumnya bertugas di Afrika ini.

Gou Houdong menyadari hubungan antara RRT dan Bali dalam beberapa waktu terakhir sudah berkembang sangat baik. Salah satu indikatornya adalah keberhasilan RRT menggeser Australia sebagai negara dengan wisatawan terbanyak ke Bali. Namun, dia meyakini masih ada potensi kerja sama yang bisa digali antara Bali dengan RRT.

Ia berharap Gubernur Pastika dan jajaran Pemprov Bali mendukung upaya peningkatan hubungan kedua budaya ini. Bahkan, Gou Houdong sudah memiliki ide untuk mengembangkan seni drama yang menggabungkan kebudayaan Bali dengan RRT. Dia juga berharap bisa lebih mempelajari bagaimana masyarakat Bali bisa hidup dalam kultur yang harmonis.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik kedatangan Konjen Gou Houdong di Bali. Ia berharap hubungan baik yang selama ini tercipta bisa terus bertambah baik. Bali sendiri sudah memiliki hubungan “sister province” dengan dua provinsi di RRT. “Ini merupakan bukti nyata kedekatan hubungan Bali dengan RRT,” ucapnya.

Di samping itu, hubungan historis Bali dan Tiongkok yang memang sudah terlihat dalam berbagai artefak di Bali. “Dengan senang hati memperkenalkan Bali kepada Konjen Gou Houdong agar lebih mengenal Bali yang sesungguhnya, seperti misalnya tentang keberadaan desa pakraman (desa adat) di Bali,” sambungnya.

Hadir mendampingi Gubernur Bali yakni Kadis Pariwisata Provinsi Bali Bali AA Yuniartha Putra, Kadis Kebudayaan Dewa Putu Beratha, Kepala Badan Kesbangpol Dewa Mantera, Karo Pemerintahan Jayadi Jaya dan Karo Humas dan Protokol Dewa Mahendra Putra. (Ant)

Kabut Selimuti Riau, Jadwal Penerbangan Terganggu

this formate

PEKANBARU, bisniswisata.co.id: Pengelola Bandara Sultan Syarif Kasim II menyatakan puluhan jadwal penerbangan menuju dan keluar Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau, Rabu (4/4) terganggu kabut tebal.

“Bahkan pesawat Garuda dengan nomor GA 170 yang datang dari Jakarta sempat dialihdaratkan ke Padang,” kata Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait di Pekanbaru, Rabu (4/4).

Menurut Jaya Tahoma terganggunya keberangkatan dan pendaratan beberapa penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dikarenakan tebalnya kabut di udara sehingga mengurangi jarak pandang. “Rabu pagi jarak pandang sangat terbatas, bahkan sempat hanya 200 meter,” ujarnya.

Jaya menjelaskan tebalnya kabut menyebabkan dua pesawat yang hendak mendarat terpaksa harus berputar-putar di udara sekitar 25 menit. Sementara sebaliknya untuk keberangkatan pesawat pertama dari Bandara SSK II ada tujuh penerbangan yang ditunda antara 40-60 menit karena menunggu antrean.

“Dua penerbangan yang sempat berputar-putar sekitar 10 hingga 25 menit di udara sebelum mendarat yakni Citilink 936 dan Lion Air JT388,” paparnya seperti dilansir laman Republika.co.id.

Kepekatan kabut ini berkurang ketika posisi Matahari meninggi sehingga pesawat yang tadinya mendarat di Padang sekitar pukul 10.09 WIB dapat diberangkatkan ke tujuan dan tiba di Pekanbaru dengan selamat. (REP)