Lomba Masak Inggris, Warganet Malaysia Geram Soal Rendang Ayam

this formate

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Masyarakat Malaysia yang geram membela seorang koki kelahiran Malaysia yang tersingkir dari acara televisi kompetisi memasak Inggris pada pada Selasa, 2 April 2018. Para juri mengatakan bahwa hidangan rendang ayam yang disajikannya tidak cukup renyah.

Zaleha Kadir Olpin yang berbasis di Bristol, memasak nasi lemak, hidangan tradisional Malaysia. Nasi itu disajikan dengan rendang ayam di semifinal acara BBC “MasterChef UK”. Para kontestan diminta untuk menyiapkan makanan yang penting bagi mereka.

Juri John Torode dan Gregg Wallace terheran dengan hidangan tersebut. “Kulit ayamnya tidak renyah, ini tidak bisa dimakan. Semua saus ada di kulit yang tidak bisa saya makan,” kata Wallace.

Torode, seorang koki Australia, mengatakan ayam harus “benar-benar lembut, dan dapat terpisah.” Tagar “Masterchef UK” dan “rendanggate” menjadi tren di Twitter saat masyarakat Malaysia yang marah menyerang para juri karena tidak tahu bagaimana rendang ayam pedas harus dimasak.

“Jangan beri tahu kami cara memasak hidangan yang berasal dari bagian dunia ini ketika Anda tidak tahu,” tulis penulis wisata Anis Ibrahim di Twitter. “Ayam rendang tidak pernah renyah,” tambahnya.

Torode membuat Malaysia lebih kesal dengan mengatakan di Twitter bahwa rendang ayam berasal dari negara tetangga Indonesia. Dia kemudian mengakhiri cuitan dengan “namaste,” sebuah sapaan India. “Mungkin Rendang adalah masakan Indonesia!! Saya menyukainya!! Brilian betapa semangatnya kalian semua… Namaste,” tulisnya seperti dilansir Reuters, Rabu (04/04/2018).

Duta besar Inggris di Malaysia, Vicki Treadell, ikut bergabung. Tidak mengherankan dirinya muncul secara diplomatis. “Rendang adalah hidangan nasional Malaysia yang ikonis jangan dibingungkan dengan pilihan masakan Indonesia. Makanan tersebut tidak pernah renyah dan juga jangan dibingungkan dengan ayam goreng yang terkadang disajikan dengan nasi lemak,” katanya.

Politisi Malaysia tidak bisa menahan diri untuk muncul. “Siapa yang makan rendang ayam yang renyah?” tanya Perdana Menteri Najib Razak di Twitter.

Kementerian luar negeri juga tidak ketinggalan. “Ini hal lucu ketika orang asing mencoba untuk mengajar orang Malaysia dengan hidangan tradisional mereka. Ini mendorong kami untuk bertanya apakah ini adalah bentuk ‘rasisme kulit putih’ di media sosial,” kata Menteri Luar Negeri Anifah Aman di sebuah kiriman Facebook. (NDIK)

Nyoman Nuarta Raih Padma Award dari Presiden India

this formate

NEW DELHI, bisniswisata.co.id: Pematung asal Bali, I Nyoman Nuarta menerima penghargaan Padma Awards 2018 dari Presiden India, Shri Ram Nath Kovind di New Delhi, pada Senin, 2 April 2018.

Padma Awards merupakan salah satu penghargaan sipil tertinggi India yang diumumkan setiap tahun pada perayaan Republic Day. Penghargaan ini diberikan untuk individu yang dianggap berjasa di semua bidang kegiatan, disiplin ilmu, dan pengetahuan yang melibatkan layanan publik.

Menurut keterangan dari KBRI New Delhi melalui akun Twitter resminya, Nyoman Nuarta dianugerahi Padma Awards karena karya-karyanya dianggap memiliki nilai seni tinggi. Upacara penyerahan dilangsungkan di Istana Kepresidenan India, Rashtrapati Bhavan, dan dihadiri Perdana Menteri India, Narendra Modi dan Wakil Presiden India M. Venkaiah Naidu.

“Bapak Nyoman Nuarta, seniman Indonesia asal Bali menerima penghargaan Padma Award atas kontribusi dan prestasinya dalam dunia seni rupa, Rashtrapati Bhavan, New Delhi (2/4),” tulis @KBRI_NewDelhi pada 3 April 2018. Selain itu, foto pemahat kelahiran Tabanan, Bali, 14 November 1951, juga terpampang di akun Twitter Presiden India.

“Presiden Kovind memberikan Padma Shri kepada Shri Nioman Nuarta yang berjasa di bidang seni. Para pematung Indonesia dikenal karena mahakarya mereka yang luar biasa, seperti Tuan Nuarta, Garun, Wishnu, dan Cancana (didedikasikan untuk Wishnu). Dia (Nuarta) adalah salah satu pelopor gerakan seni inovatif di Indonesia,” tulis akun @rashtrapatibhvn.

I Nyoman Nuarta adalah salah satu pelopor Gerakan Seni Rupa Baru (New Art) yang dikenal lewat mahakaryanya, seperti Patung Garuda Wisnu Kencana di Bandung dan Bali, Monumen Jalesveva Jayamahe di Surabaya, dan Monumen Proklamasi Indonesia di Jakarta.

Sejak namanya dikenal, alumni ITB tahun 1979, telah menghasilkan lebih dari seratus karya seni patung. Semua karyanya menggambarkan seni patung modern sampai gaya naturalistik, dan material yang digunakan dalam padatan patungnya adalah tembaga dan kuningan.

Karya-karyanya yang terkenal adalah Patung Grauda Wisnu Kencana (Badung,Bali), Menumen Jalesveva Jayamahe (Surabaya), Monumen Proklamasi Indonesia (Jakarta), Patung Wayang (Solo), Monumen Arjuna Wijaya (Jakarta), Patung Putri Melenu (Kalimantan Timur), Patung Timika di alun-alun Newtown Freeport (Irian Jaya) dan masih banyak lagi.

Karyanya juga dipajang di berbagai ajang seperti, The Dialogue of 12 Indonesia Artists,Jakarta (1997), The World Economic Forum (WEF) Exhibition, Davos Switzerland (1997), The Sculpture Exhibition of The APEC Countries, Phillipines (1996), Asian Modernism Exhibition, Tokyo (1995), Joint Exhibition of ITB’s Alumni, Badung (1995), dan The Contemporary Art of the Non Aligned Countries Exhibition, Jakarta (1995).

Bagi Nyoman Nuarta patung memiliki tiga kekuatan yaitu, pertama menjadikan sebagai ikon di tengah publik dan menjadikan milik publik. Kedua, patung dijadikan elemen estetik yang akan menghibur mata. Ketiga, patung digunakan untuk pengikat dari sebuah kawasan atau sebagai simbol untuk mengikat suatu lokasi.

Sekitar 28 patung hasil karya dari Nyoman Nuarta yang sudah dipajang di Bandara Soetta. Karyanya ini akan dipamerankan dari bulan Mei hingga September. Tidak hanya itu, pada tahun 2009 I Nyoman Nuarta mendapatkan penghargaan berupa Jasa Adiutama dari almamaternya.

Tidak hanya patung dan monumen, Nuarta juga membuat trofi untuk kejuaraan olahraga. Di tahun 1994, dia merancang desain dari Piala Liga Dunhill dan di tahun 2011, dia kembali mendesain piala Championship Tropy National Basketball League (NBL) Indonesia di tahun 2011 sampai 2012. I Nyoman Nuarta juga memiliki Galerry Seni Nyoman Nuarta (NU ART) yang berada di Jalan Setra Duta Kencana II no.11 Bandung.

Dari sekian karyanya, yang paling menomental, paling besar dan paling ambisius adalah Monumen Garuda Wisnu Kencana (GWK), yang dimulai sejak 8 Juni 1997, namun terhenti beberapa tahun akibat berbagai hambatan. Rencananya, patung GWK memiliki tinggi 75 meter dengan rentang sayap sepanjang 64 meter, tinggi pedestal 60 meter. Tinggi patung dan pedestal secara keseluruhan akan menjulang setinggi 126 meter. Garuda Wisnu Kencana akan menjadi patung termegah di dunia, sekaligus ikon baru Bali dan Indonesia. (NDY)

Pembalap 18 Negara Marakkan Tour de Lombok Mandalika

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Pembalap dari 18 negara dipastikan menyemarakkan balap sepeda internasional bertajuk “Tour de Lombok Mandalika” 2018. Event ini akan digelar pada 13-15 April, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Para pebalap akan memperebutkan point Uni Cyliste Internationale (UCI) 2.2 juga hadiah tunai yang totalnya mencapai Rp 350 juta.

Tour sepeda yang berlisensi UCI 2.2 ini, dilaksanakan dalam tiga etape balap. Seluruh rutenya, menjelajahi destinasi wisata yang ada di lombok, papar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal dalam keterangan yang diterima Bisniswisata.co.id, Rabu (4/4/2018).

Etape pertama, melintas Kuta Mandalika-Kota Mataram yang menempuh jarak sekitar 84,4 kilometer. Rute ini akan mengambil start di Pantai Kuta di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah dan finish di depan kantor Gubernur NTB di Jalan Pejanggik, Kota Mataram.

Etape kedua, ada rute Mataram – Sembalun, Lombok Timur, yang siap dieksplor. Sementara etape ketiga, ada sirkuit di Kota Mataram yang siap menanti. “Semua destinasi wisata yang akan dilintasi para pebalap TdLM 2018 kita persiapkan lebih matang lagi, lebih baik lagi dan lebih mengendepankan promosi wisata Lombok agar lebih mendunia,” ungkapnya.

Memang, lanjut dia, event sport tourism ini menjadi salah satu promosi positif bagi pariwisata NTB. “Ini sekaligus upaya mendorong Lombok menjadi destinasi sport tourism berskala internasional,” jelas Faozal.

Perwakilan PB ISSI, Yunita menjelaskan, event TdLM 2018 berlisensi UCI 2.2 diikuti sekitar 18 tim pebalap sepeda dari 18 negara. Setiap tim rata-rata terdiri dari lima orang. “Ada 18 tim dari 18 negara yang ikut dalam TdLM 2018 ini, seperti dari Malaysia, Jepang, Australia, Kazakhtan, Tiongkok, dan negara lainnya. Timnas Indonesia juga ikut dalam kegiatan ini,” sebut Yunita. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Rekomendasi Pemprov Bali: Lokasi Bandara Bali Utara di Laut

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Setelah mendapat lampu hijau rencana pembangunan Bandara Bali Utara akan tetap dilanjutkan. Hingga kini masih menjadi perbincangan serius, polemik tentang lokasi bandara yang dibangun dengan investasi Rp 27 triliun.

President Director PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) I Made Mangku menegaskan penentuan lokasi Bandara Bali Utara, Kabupaten Buleleng, Bali, merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan yang didasari rekomendasi Pemprov setempat. Juga hasil uji kelayakan serta aspirasi masyarakat sekitar, dan pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan sosial juga diperhatikan.

“Berdasarkan rekomendasi Pemprov Bali disarankan agar bandara Bali Utara dibangun di laut (offshore) atau pinggir pantai. Sehingga tidak akan mengganggu tanah produktif, juga tidak menggusur pemukiman warga,” ungkap Made Mangku, seperti dilansir laman Poskotanews.com, Rabu (4/4/2018).

Hal lainnya kenapa lokasinya harus di laut, lanjut dia, karena di kawasan Buleleng banyak tempat ibadah, juga situs-situs bersejarah. “Tidak mungkin pembangunan bandara dilakukan di darat tidak memperluas area bandara yang dapat mengancam keberadaan tempat ibadah dan situs bersejarah,” ujarnya.

Luas bandara Bali Utara yaitu 1.060 hektare dengan dua runway yang dapat dilewati model pesawat Airbus A380 yang memiliki double-deck mewah. “Apa mungkin dibangun di darat,” tukas Made Mangku sambil meminta pembangunan Bandara Bali Utara tidak dijadikan polemik, karena memang kebutuhan dan jangan sampai rencana pembangunan bandara ini dipolitisir untuk kepentingan Pemilu 2019.

Menurut dia, Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo perihal penetapan lokasi bandara Bali Utara. Suratnya tertanggal 16 Oktober 2017. Dalam suratnya itu, Gubernur Bali menjelaskan secara gamblang kenapa lokasi bandara Bali Utara harus di laut.

Dijelaskan, dalam menentukan lokasi Bandara pihaknya menyerap aspirasi masyarakat. “Pertimbangannya tidak menggusur lahan produktif dan masyarakat setempat. Tidak menggeser pura dan situs sejarah,” kata Mangku Pastika.

Melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno tertanggal 6 November 2017, Presiden Jokowi menjelaskan persoalan penetapan lokasi pembangunan Bandara Bali Utara telah ditugaskan kepada Menteri Perhubungan, bukan Menko Bidang Kemaritiman. Untuk mempertegas masalah tersebut, pada tanggal yang sama Mensesneg Pratikno mengirimkan surat kepada Menteri Perhubungan Budi Karya. (NDI)

Meningkat, Tingkat Hunian Kamar Hotel di Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Bali pada Februari 2018 meningkat. Kenaikan itu dialami hotel berbintang maupun nonbintang.

“TPK hotel bintang pada Februari 2018 mencapai 66,66% atau naik 13,69 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya yang mencapai 52,97%. TPK tertinggi pada hotel bintang 4 sebesar 72,97%. Sementara TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 dengan TPK sebesar 48,20%,” jelas
Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Rabu (4/4/2018).

Dilanjutkan, TPK hotel nonbintang pada Februari 2018 sebesar 30,03%, naik 3,54 poin dibandingkan Januari 2018 yang tercatat sebesar 25,67%. Rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada bulan Februari 2018 selama 2,94 hari, lebih rendah dibandingkan rata–rata lama menginap tamu asing yang selama 3,30 hari.

“Sedangkan tamu asing dan Indonesia menginap pada hotel nonbintang di Bali pada bulan Februari 2018 mencapai 2,756 hari, ini sungguh sangat menggembirakan. Kenaikan itu terjadi saat di Bali menggelar perayaan Imlek yang berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan maupun tingkat hunian kamar hotel,” tambahnya.

Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali pada Februari 2018 tercatat mencapai 452.423 kunjungan. Angka ini naik sebesar 26,35% bila dibandingkan dengan catatan bulan Januari 2018 sebesar 358.065 kunjungan. “Jika dibandingkan dengan bulan Februari 2017 mengalami penurunan jumlah kunjungan wisman sebesar 0,34%,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Pemprov Bali, A A Gede Yuniartha Putra, mengatakan jumlah pondok wisata pada 2016 mencapai 3.150 dengan jumlah kamar 10.424. Jumlah kamar hotel melati mencapai 1.511 dengan jumlah kamar 36.388. Sehingga total kamar yang ada untuk hotel berbintang, pondok wisata ditambah hotel melati sebanyak 78.638.

Sedangkan data hotel bintang berdasarkan klasifikasi bintang pada 2016, sebanyak 335 untuk hotel bintang satu. Bintang 2 sebanyak 22 hotel dengan 1.241 kamar, bintang 3 sebanyak 49 hotel dengan 3.997 kamar, bintang 4 sebanyak 75 hotel dengan 10.732 kamar. Kemudian hotel bintang 5 sebanyak 66 hotel dengan 15.081 kamar. Total hotel berbintang pada 2016 sebanyak 219 hotel dengan 31.386 kamar.

Sehingga secara keseluruhan, terjadi kenaikan hotel cukup signifikan dari 2006 yang hanya 1.653 hotel, menjadi 2.079 hotel pada 2015, dan 4.880 hotel pada 2016. “Yang jelas memang ada peningkatan, khususnya di Badung,” kata Yuniartha. (BBS)

5 – 8 April 2018, Pameran‎ Indogreen Enviroment And Forestry Expo

this formate

SAMARINDA, bisniswisata.co.id: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menggelar pameran‎ Indogreen Enviroment And Forestry Expo 2018, merupakan expo terbesar di Indonesia dan berlangsung di Convention Hall kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, pada 5 hingga 8 April 2018.

Pameran itu rencananya akan dibuka Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Dari expo ini panitia memasang target akan dihadiri sebanyak 50.000 pengunjung.

Dalam siaran persnya disebutkan kegiatan kali ini memang diadakan khusus yang bertema dengan penghijauan, mengingat tema yang diangkat sendiri adalah Kontribusi ekonomi sektor kehutanan dalam mendukung pembangunan nasional. Dan expo nanti terbuka untuk umum, panitia akan menyiapkan bibit pohon gratis selama kegiatan berlangsung.

Pameran akan diisi oleh stand-stand dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia, Event nanti juga akan diramaikan dengan berbagai lomba. Diantaranya mulai dari talk show, jelajah makanan, green fun bike,serta pemilihan duta lingkungan untuk sekolah. Tak kalah menariknya, panitia juga mengadakan lomba fashion dengan bahan daur ulang.

Selain itu, juga akan ada pusat kuliner bagi pengunjung. Khusus untuk acara pembukaan pada hari Kamis (5/4), Eks Vocalis Samsons Bams, akan siap menyapa milenial Samarinda. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Investor Perlu Cermati Likuiditas Saham Kuliner

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Tiga emiten kuliner sudah merilis laporan keuangan tahun 2017. Hasilnya, pendapatan ketiga emiten rata-rata tumbuh menykinkan. Laba bersih pun bervariasi. MAP Boga Adiperkasa (MAPB), misalnya, meraih laba 2017 senilai Rp 94,46 miliar. Realisasi ini menyusut 18,53% dibandingkan laba bersih 2016

Maklum, daya beli bukan menjadi satu-satunya sentimen yang mempengaruhi kinerja emiten kuliner. Persaingan ketat, preferensi dan selera masyarakat turut mempengaruhi bisnis kuliner.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyebutkan, persaingan bisnis yang cukup ketat membuat emiten kuliner tergencet. Apalagi, ayam goreng tepung yang menjadi andalan Fast Food Indonesia (FAST) dan Pioneerindo Gourmet International (PTSP) bisa diduplikasi pemain lain, baik perusahaan besar maupun kecil.

FAST mengusung brand Kentucky Fried Chicken (KFC) dan PTSP mengandalkan California Fried Chicken (CFC). “Meski daya beli masyarakat baik, persaingan ketat membuat laba menurun. Dalam hal ini, FAST harus mampu menjaring pelanggan dengan inovasi dan menerapkan discount price,” ujar Nafan seperti dilansi laman Kontan.co.id, Rabu (04/04/2018).

Begitu pula emiten pengelola franchise besar seperti MAPB, yang menyasar kelas menengah atas. Pemilik gerai kopi Starbucks ini hanya mampu berekspansi di beberapa lokasi strategis dan sesuai pangsa pasarnya. Apalagi kini banyak gerai kopi kelas UKM menawarkan harga lebih rendah.

Direktur MAPB Fetty Kwartati menyatakan, laba menyusut pada tahun lalu karena Starbucks ekspansi gerai. “Perlu waktu untuk normalisasi pencapaian sales yang optimal,” lontarnya.

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, peningkatan pendapatan sebenarnya menandakan konsumsi masyarakat baik. Namun laba bersih melorot lantaran disumbangkan faktor internal seperti beban usaha atau pembayaran lisensi franchise.

Dari tiga emiten kuliner, PTSP mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada tahun lalu, yakni 208% menjadi Rp 7,88 miliar. Walau pun laba bersihnya tumbuh, saham PTSP stagnan. “Likuiditas saham emiten kuliner memang rendah. Sebab, kapitalisasi pasarnya rendah, sehingga tak banyak trader memperdagangkan saham emiten kuliner,” ungkapnya.

Selain itu, valuasi emiten ini cukup tinggi. Misalnya PTSP punya price earning ratio (PER) 190,52 kali. Harga PTSP tak bergerak di Rp 7.300 per saham. Saham ini memang tidak likuid.

MAPB memiliki PER 42,38 kali, dengan harga Rp 1.855 per saham. Sedangkan FAST punya PER paling rendah, yaitu 17,37 kali di harga Rp 1.450 per saham. “Secara fundamental, PER FAST masih dikategorikan wajar,” ujar Nafan.

Dengan PER tinggi dan likuiditas rendah, sambung dia, PTSP belum layak koleksi. Sedangkan dua emiten kuliner lainnya masih bisa dikoleksi dalam jangka panjang atau sekitar satu tahun. (KCI)

Guruh Ingin Jokowi Kunjungi Museum Soekarno

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wasit orang tua memang harus dijalankan. Dan wasiat itu tetap dipegang teguh Putra Presiden pertama RI Sukarno, Guruh Soekarnoputra. Wasiat itu berupa Museum. Untuk mewujudkan wasiat itu, pria berkecimpung di dunia seni ini menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

“Persada Soekarno itu adalah rencana tempat merupakan museum juga perpustakaan. Di situ akan dinamakan Persada Soekarno, berisi barang-barang peninggalan Sang Proklamator seperti lukisan dan benda seni lainnya.” lontar Guruh di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Bung Karno berpesan waktu itu, sambung lelaki kelahiran Jakarta 13 Januari 1953, berwasiat benda-benda ini bukan aliran tapi dipersembahkan untuk rakyat Indonesia. “Untuk itu, Bung Karno menghendaki ingin suatu museum,” kata Guruh yang pernah main film
Sembilan Wali (Wali Sanga) tahun 1985 dan Misteri Hantu Seluler tahun 2011.

Guruh memastikan bakal mengundang Presiden Jokowi untuk berkunjung ke museum Soekarno. Tak hanya membahas pendirian Persada Sukarno, Guruh Soekarnoputra juga menyinggung soal Yayasan Bung Karno dan Rumah Sakit Fatmawati saat bertemu Jokowi. Sayangnya, Guruh tidak menjelaskan detail apa yang disoroti terkait yayasan dan rumah sakit itu. (NDIK)

Tak Beri Kompensasi, Garuda Indonesia Digugat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT. Garuda Indonesia Tbk digugat oleh Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI), David Tobing. Gugatan perbuatan melawan hukum diserahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, lantaran tidak memberikan makanan ringan.

Gugatan dengan nomor 198/Pdt.G/2018/PN.JKT.PST telah terdaftar Selasa (03/04/2018), karena David merasa dirugikan setelah Garuda tidak memberikan kompensasi berupa makanan ringan atas keterlambatan keberangkatan penerbangan (flight delayed) selama 70 menit, kata David Tobing di Jakarta, Selasa (3/4).

Dijelaskan mengacu Peraturan Menteri Perhubungan Indonesia No. 89 Tahun 2015 Tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management). Pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal di Indonesia, seharusnya dirinya mendapatkan kompensasi berupa makanan ringan karena pesawat Garuda Indonesia yang ditumpanginya mengalami keterlambatan penerbangan selama lebih dari 60 menit.

Gugatan bermula pada Selasa 27 Maret 2018, penerbangan Garuda Indonesia GA152 dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Hang Nadim, Batam seharusnya lepas landas pukul 09.10 WIB mengalami beberapa kali keterlambatan penerbangan hingga baru melakukan block off meninggalkan tempat parkir pesawat (apron) pada pukul 10.20 WIB dan lepas landas (take-off) pada pukul 10.45 WIB.

David selaku salah satu penumpang pesawat menyayangkan sikap pihak Garuda sebagai maskapai penerbangan terbesar di Indonesia, yang mengabaikan kewajibannya serta hak-hak penumpang selaku konsumen untuk mendapatkan kompensasi akibat keterlambatan penerbangan yang dilakukan oleh pihak Garuda Indonesia.

“Garuda Indonesia seharusnya menjadi contoh bagi maskapai penerbangan lainnya, untuk taat hukum dengan melaksanakan kewajibannya memenuhi hak-hak penumpang selaku konsumen ketika terjadi keterlambatan penerbangan (flight delayed) sesuai ketentuan dalam Permenhub 89 Tahun 2015 yang dalam kasus ini adalah memberikan makanan ringan akibat keterlambatan penerbangan selama 70 menit” ujar David.

Garuda juga telah lalai memberikan informasi yang benar dan jelas tentang alasan keterlambatan penerbangan dan kepastian keberangkatan yang seharusnya diberitahukan kepada penumpang selambat-lambatnya 45 menit sebelum jadwal keberangkatan sehingga karenanya Garuda telah nyata-nyata melakukan perbuatan melawan hukum.

Menurut David, penumpang sering dipermainkan dalam hal informasi tentang keterlambatan dan hal ini sudah dianggap “biasa” oleh Maskapai. “Modusnya bermacam macam, ada yang memberikan informasi sepenggal-penggal, misal disampaikan pertama akan terlambat 25 menit namun setelah 25 menit berlalu disampaikan lagi akan terlambat 25 menit lagi atau ada yang menaikan penumpang ke pesawat agar “ditenangkan” terlebih dulu tetapi di dalam pesawat masih menunggu puluhan menit baru berangkat.

“Perlu diingat definisi keterlambatan adalah perbedaan waktu antara waktu keberangkatan atau kedatangan yang dijadwalkan dengan realisasi waktu keberangkatan atau kedatangan yaitu pada saat pesawat block off meninggalkan tempat parkir pesawat (apron) atau block on dan parkir di apron bandara tujuan sehingga Konsumen berhak atas informasi yang jelas dan jujur tentang jadwal keberangkatan dan jadual ketibaan di tempat tujuan” tambahnya.

“Jadi kalau ada keterlambatan keberangkatan maupun keterlambatan ketibaan di tempat tujuan, penumpang harus diberikan kompensasi baik waktu sebelum berangkat ataupun setelah tiba di tempat tujuan,” katanya seperti dilansir Antara. (NDY)

Locavore Bali Masuk The World’s 50 Best Restaurant Asia

this formate

MAKAU, bisniswisata.co.id: Gelaran “oscar” dari dunia gastronomi Asia kembali digelar beberapa waktu lalu. Pemberian penghargaan bagi 50 restoran terbaik di Asia atau “The World’s 50 Best Restaurant”, yang menyatukan koki terbaik dari seluruh dunia ini, berlangsung minggu lalu di Grand Theatre Wynn Palace di Makau.

Sayang tidak ada pemain baru dalam 50 restoran terbaik Asia ini, buktinya Restoran Gaggan di Bangkok untuk keempat kalinya secara berturut-turut kembali meraih penghargaan sebagai restoran terbaik di Asia. Penilaian ini berdasarkan suara ratusan orang yang terlibat dalam dunia gastronomi di Asia.

Gaggan Anand, sang pemiliki restoran, seperti dikutip dari laman CNN Travel, Senin (2/4/2018) mengatakan, kemenangan ini bukan tentang resep atau hidangan, tapi ini tentang bagaimana Anda berinovasi di dapur Anda. “Tiap empat bulan kami memilih untuk mengubah 80 persen menu, dan itu kami buang ke tong sampah. Banyak yang dikorbankan untuk jadi pemenang,” ungkap Anand.

Sementara itu di bawah Restoran Gaggan Bangkok, ada dominasi restoran Tokyo di tempat kedua dan ketiga, yaitu Den dan Florilege. Di posisi empat restoran terbaik di Asia kembali diraih Thailand, dengan Restoran Suhring.

Dalam kategori regional ini, ada delapan restoran baru yang masuk dalam daftar dan dua restoran lama yang kembali masuk dalam daftar tersebut. Berbanggalah Indonesia karena menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar restoran terbaik di Asia tersebut.

Restoran Locavore di Bali menjadi satu-satunya restoran terbaik Asia dari Indonesia dan menempati posisi ke 21. Naik satu peringkat dari tahun sebelumnya, di mana tahun 2017 lalu restoran ini berada di posisi 22

Restoran Locavore yang berlokasi di Ubud, Bali ini, berkonsep masakan Eropa modern dikelola Ray Adriansyah and Eelke Plasmeijer. Meski berbau Eropa namun ternyata mereka menggunakan bahan-bahan lokal, mulai dari daging sapi Malang hingga tiram dari Sumbawa. Melengkapi sajian bahan lokal, peralatan makan seperti piring dan gelas juga diambil dari produk lokal.

Restoran Locavore juga mendapat gelar sebagai “The Best Restaurant in Indonesia” untuk kategori “Individual Country Winner”. Sebelumnya Locavore juga telah mengantongi berbagai penghargaan misalnya The Best Rest Restaurant in Indonesia tahun 2017 dan Highest Climber Award setelah sukses memanjat 27 peringkat dalam ajang Asia’s 50 Best Restaurants 2016.

Penentuan urutan restoran terbaik di Asia ini dilakukan melalui pemungutan suara oleh Asia’s 50 Best Restaurants Academy. Kelompok ini merupakan sebuah kelompok berpengaruh yang terdiri atas 300 tokoh industri restoran di seluruh Asia. Untuk penyelenggaraan 2018 ini, ajang Asia’s 50 Best Restaurants kembali bekerja dengan konsultan layanan profesional Deloitte sebagai mitra kerja independen pada bidang penjurian. (NDY)

Daftar 50 Restoran Terbaik Asia

1. Gaggan, Bangkok
2. Den, Tokyo
3. Florilege, Tokyo
4. Suhring, Bangkok
5. Odette, Singapura

6. Narisawa, Tokyo
7. Amber, Hong Kong
8. Ultraviolet by Paul Pairet, Shanghai
9. Nihonryori Ryugin, Tokyo
10. Nahm, Bangkok

11. Mingles, Seoul
12. Burnt Ends, Singapore
13. 8 1/2 Otto e Mezzo, Hong Kong
14. Le Du, Bangkok
15. RAW, Taipei

16. Ta Vie, Hong Kong
17. La Cime, Osaka, Jeoang
18. Mume, Taipei
19. Indian Accent, India
20. L’Effervescence, Tokyo

21. Locavore, Bali
22. The Chairman, Hong Kong
23. Waku Ghin, Singapore
24. Lung King Heen, Hong Kong
25. Ministry of Crab, Sri Lanka

26. Jungsik, Seoul
27. Sushi Saito, Tokyo
28. Il Ristorante, Luca Fantin, Tokyo
29. Les Amis, Singapura
30. Fu He Hui, Shanghai

31. Paste, Bangkok
32. Neighborhood, Hong Kong
33. Eat Me, Bangkok
34. Hajime, Osaka
35. Jade Dragon, Macau

36. Corner House, Singapore
37. Bo.lan, Bangkok
38. Quintessence, Tokyo
39. Issaya Siamese Club, Bangkok
40. Belon, Hong Kong

41. Ronin, Hong Kong
42. TocToc, Seoul (new entry)
43. The Dining Room at the House on Sathorn, Bangkok
44. Jaan, Singapura
45. Nihonbashi, Sri Lanka

46. Caprice, Hong Kong
47. Shoun Ryugin, Taipei (new entry)
48. La Maison de La Nature Goh, Jepang
49. Wasabi By Morimoto, Mumbai, India
50. Whitegrass, Singapura