8 April 2018, Festival Tahu Sejuta Rasa

0
619
Tahu Sumedang

SUMEDANG, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sumedang Jawa Barat, menggelar Festival Tahu Sejuta Rasa (FTSR) 2018 di Alun-alun Kota Sumedang, pada Ahad (08/04/2018). Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan ulang tahun Kabupaten Sumedang ke-440, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tahu Sumedang

Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (7/4/2018), kegiatan ini bakal memanjakan para pecinta kuliner. Pengunjung bakal diajak mencicipi beragam kuliner olahan tahu sumedang yang tersohor.

Ketua PHRI Sumedang Nana Suryana menyampaikan kegiatan ini untuk mengangkat kembali kuliner khas Sumedang yakni tahu. Kuliner khas daerah memiliki potensi yang sangat besar untuk menunjang kepariwisataan. Selain itu, penyelenggaraan festival ini untuk membantu para pelaku promosi UMKM khususnya pengusaha tahu.

Festival ini akan melibatkan ratusan pedagang tahu dan puluhan ribu masyarakat yang ada di Kabupaten Sumedang. Nantinya, mereka akan berjajar mulai dari Binokasih hingga halaman Lapas Sumedang kemudian makan tahu secara bersama-sama.

“Nanti dalam kegiatan ini ada sebagian yang menggoreng tahu. Mereka itu adalah para pedangan yang biasa menggoreng tahu. Mereka juga akan menjelaskan bagaimana cara menggoreng tahu agar rasanya enak,” imbuhnya.

FTSR juga bakal dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba makan tahu, lomba hiburan, lomba resep kuliner tahu Sumedang, dan lomba fotografi pesona kuliner Sumedang.

“Kegiatan festival tahun ini akan menjadi ajang promosi para pengusaha tahu yang ada di Sumedang, sehingga panitia mempersilahkan tiap pengusaha mempromosikan diri,” imbuhnya.

Kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari pariwisata. Apa lagi tahu Sumedang. Ini merupakan kuliner ikonik yang begitu terkenal. Ini tentu harus kita manfaatkan untuk mendongkrak pariwisata Sumedang, sambungnya.

Selain terkenal dengan tahunya, ternyata Sumedang memiliki sederet kuliner makanan khas yang mempunyai cita rasa yang sudah tidak diragukan lagi. Banyak sekali pilihan alternatif menu makanan yang bisa anda coba ketika berkunjung atau sekedar mampir

#. Ubi Cilembu

Ubi Cilembu berbeda dengan jenis ubi umumnya. Ubi Cilembu lebih mirip dengan ubi madu. Produk unggulan Sumedang ini memiliki satu keunikan berupa hasil getah yang meleleh dan mempunyai rasa manis nan lengket seperti madu ketika dipanggang di dalam oven. Ketika digigit pun rasanya sangat manis serta teksturnya pulen dan lembut. Ubi Cilembu sudah populer sejak tahun 1990-an dimana rasa manis alami dari ubi Cilembu ini terbukti dapat memberi tambahan tenaga bagi siapapun yang mengkonsumsinya. Berani membuktikan?

#. Soto Bongko

Sumedang juga punya kuliner soto. Namanya soto bongko yang berarti bungkusan besar. Soto bongko disajikan dengan lontong ditaruh dalam bungkusan besar. Selain menggunakan lontong, soto bongko juga disajikan bersama dengan potongan tahu kuning yang sudah digoreng, tauge, serta siraman kuah kari bersantan yang berisikan tubuh ayam seperti kepala, sayap atau pun ceker. Tidak lupa taburan bawang goreng sebelum soto bongko ini siap untuk disantap serta tambahan telur rebus dan satu sendok sambal agar cita rasanya lebih mantap dan lezat.

#. Oncom

Oncom sebagai makanan yang populer di seantero Jawa Barat ini juga sudah go international. Jika oncom biasanya dibuat dari ampas tahu, oncom Pasireungrit dibuat dengan ampas ketela yang dicampur olahan kacang tanah atau disebut sebagai bungkil. Semakin banyak bungkil yang dicampurkan, maka rasanya akan semakin lezat dan kualitas oncomnya akan semakin baik. Oncom biasanya diolah menjadi dua jenis masakan yakni Tutug Oncom dan Sambal Oncom

#. Tape Singkong

Tape singkong dikenal dengan nama peyeum sampeu merupakan makanan asli Sumedang yang terbuat dari ketela pohon atau singkong pilihan. Makanan ini populer di tanah Priangan, namun banyak dihasilkan oleh para pengusaha yang berada di daerah Cigandel. Singkong yang dijadikan bahan dasar membuat tape singkong biasanya adalah jenis singkong mangu atau singkong mentega sehingga cita rasanya menjadi khas tidak tertandingi lagi. Cara membuat makanan khas Sumedang bernama tape singkong atau peyeum sampeu ini cukup mudah. Anda bisa langsung menanyakannya kepada pengusaha tape singkong saat membeli panganan khas Sumedang ini. Yang menarik lagi, tape singkong saat ini sudah diinovasikan menjadi berbagai varian rasa dan dikemas dalam kemasan yang menarik.

#. Opak Ketan

Opak ketan, makanan khas Sumedang yang dikenal di tanah Priangan. Ragam pilihan olahan opak sangat banyak tersaji di seantero Sumedang. Paling terkenal akan kelezatannya adalah opak ketan Sumedang. Juga ada opak Conggeang dan opak Cimanggung. Opak Conggeang mempunyai keunggulan terbuat dari sari kelapa khas dicampur dengan beras ketan pilihan dan melalui proses pembuatan yang sempurna sehingga memberikan cita rasa khas yang tidak terlupakan di lidah. Sebagai sentra pembuatan opak, daerah Conggeang sampai mendirikan tugu opak yang berada di pertigaan Jalan Conggeang, Buah Dua, dan Ujungjaya, Sumedang. Sedangkan opak Cimanggung juga mempunyai rasa yang sama lezatnya dengan opak Conggeang. Bahkan opak Cimanggung konon katanya dulu merupakan makanan favorit dari raja dan bangsawan yang bermukim di wilayah Kerajaan Sumedang Larang. Opak ini mempunyai ciri khas menggunakan air dari santan kelapa dan diolah dengan cara yang khusus sehingga menghasilkan opak berkualitas tinggi. Kedua jenis opak ini sama enaknya, bisa menjadi rekomendasi bagi anda yang sedang bingung memilih varian opak mana yang akan dijadikan oleh oleh.

#. Sale dan Keripik Pisang

Sale dan keripik pisang sama sama terbuat dari bahan dasar berupa buah pisang yang mempunyai ciri khas tekstur yang lembut, rasanya legit nan gurih, renyah, serta lezat. Pisang yang banyak tumbuh di tanah Sumedang dan dijadikan olahan sale dan keripik ini memang mempunyai rasa khas tersendiri yang berbeda dengan buah pisang yang tumbuh di daerah lainnya. Makanya tidak heran jika olahan pisang asli Sumedang bisa menciptakan kudapan dengan cita rasa terbaik dan lain daripada sale dan keripik pisang dari daerah luar Sumedang.

#. Asinan Sukasari

Makanan khas Sumedang selanjutnya adalah asinan Sukasari. Asinan Sukasari terbagi menjadi 2 jenis sajian khas, yaitu asinan sayur dan asinan buah. Asinan buah terdiri dari potongan berbagai macam buah buahan yang direndam dalam air gula selama beberapa jam. Buah yang dipakai untuk diolah menjadi asinan ini biasanya buah kedondong, pepaya, jambu, bengkoang, salak, dan beberapa jenis buah lainnya. Sementara, untuk asinan sayur memakai sayur berupa timun, kol, wortel ataupun tauge yang dicuci bersih kemudian disajikan bersama dengan kuah asinan. Asinan sayur ini lebih terasa segar jika dibandingkan dengan asinan buah. Kedua jenis asinan tersebut lebih dikenal dengan sebutan asinan Sukasari.

#. Emplod

Jajanan yang dibuat dari resep emplod khas Sumedang yang sepintas mirip dengan endog lowo khas Garut. Sama sama berbahan dasar singkong yang dihaluskan kemudian dicampur dengan parutan kelapa membuat kedua jenis olahan singkong ini dikatakan mirip. Berikut kami berikan ulasan mengenai resep makanan khas Sumedang berupa emplod yang bisa anda praktikkan di rumah. Bahan yang dibutuhkan adalah singkong, kelapa, garam, dan minyak goreng. Pertama tama, siapkan bumbu dan bahan sesuai dengan takaran. Kedua, kupas singkong hingga bersih dan cuci lalu tiriskan. Ketiga, parut kelapa dan campur bersama singkong yang telah bersih tadi untuk dikukus sampai matang. Kemudian angkat rebusan dan tumbuk bersama sama dengan ditambah garam hingga teksturnya benar benar halus. Ratakan campuran singkong yang sudah halus diatas tampah dan potong berbentuk belah ketupat atau sesuai keinginan. Setelah itu, goreng adonan yang telah dipotong potong sesuai selera di atas minyak panas sampai warnanya berubah kuning kecoklatan. Terakhir, angkat dan tiriskan serta tata di piring saji untuk disajikan.

#. Kadedemes

Kadedemes merupakan makanan khas Sumedang Jawa Barat yang berupa oseng oseng kulit singkong. Seperti namanya, sudah jelas bahwa makanan ini dibuat dari olahan kulit singkong yang dicampur dengan bumbu dan dijadikan bahan utama dalam suatu hidangan. Jenis singkong yang dipakai untuk membuat kadedemes adalah ubi kayu atau ketela pohon. Biasanya, orang akan membuang kulit singkong setelah dikupas. Namun, di Sumedang kulit singkong dapat diolah menjadi masakan yang bercita rasa enak. Jangan salah ya, yang diolah menjadi kadedemes ini adalah bagian dalam singkong yang berwarna putih atau merah muda, bukan kulit bagian luarnya.

#. Opak Oded

Makanan ringan khas Sumedang yang satu ini sudah terkenal sampai mancanegara. Bentuknya bulat dan warnanya kecoklatan sudah menjadi ciri khas dari opak oded ini. Jangan dinilai dari tampilannya ya, karena rasa dari opak oded ini berbeda dari jenis opak pada umumnya. Opak oded terbuat dari beras ketan yang bertekstur renyah dan empuk saat digigit. Opak oded banyak dihasilkan oleh penduduk yang berdomisili di Conggeang.

#. Bandrek

Minuman tradisional khas Sumedang ini sudah dimodifikasi oleh salah seorang Dosen dari PTM STKIP Sebelas April Sumedang menjadi minuman modern yang diberi label Elida Hot Bandrek. Pembuatan minuman bandrek modern ini berada di Dusun Mareleng, Desa Cipelang, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang. Melalui inovasi salah satu warga lokal Sumedang ini, minuman bandrek yang keberadaannya mulai dipandang sebelah mata oleh masyarakat, menjadi lebih dikenal lagi dan membuat penasaran siapapun yang mendengar namanya. Bahkan bandrek hot ini sudah merambah pasar mancanegara seperti Australia dan Eropa.

#. Lahang

Di Sumedang ada minuman isotonik yang dibuat dari bahan alami dan tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh, dikenal dengan sebutan lahang. Lahang merupakan minuman tradisional khas tanah Pasundan yang banyak dijual di Sumedang dengan rasa manis nan menyegarkan. Harga satu gelas lahang sangatlah murah yaitu 2 ribu rupiah saja. Lahang beraroma khas dan nikmat diminum saat matahari sedang bersinar dengan terik. Meminum satu gelas lahang mampu mengembalikan tenaga dan kebugaran tubuh anda yang mulai lelah di siang hari.

#. Jeruk Jahe

Minuman khas jeruk jahe disajikan oleh pelayan yang bekerja di Kampung Toga Leisure & Resort, Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kabupaten Sumedang. Minuman ini disajikan setelah pengunjungnya melakukan serangkaian aktifitas outdoor yang cukup menguras tenaga. Jeruk jahe yang mempunyai banyak khasiat untuk tubuh juga terasa segar saat diminum. Minuman ini patut anda coba saat mampir ke resort tersebut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.