Batik Air Manjakan Penumpang dengan Premum Gate di Lombok

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Memanjakan penumpang demi pelayanan terbaik sekaligus kenyamanan selalu dipegang teguh Batik Air. Komitmen itu dituangkan dengan menyediakan ruang tunggu khusus Batik Premium Gate di Bandar Udara Internasional Lombok, Praya, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Batik Premium Gate di lantai 3 Bandar Udara Internasional Lombok ini, semakin menambah pengalaman pre-flight bagi pelanggan kelas ekonomi, kelas bisnis, dan pemegang kartu Batik Frequent Flyer. Batik Premium Gate ini mampu menampung lebih dari 256 orang pelanggan dan menyediakan berbagai fasilitas, antara lain wireless internet connection, ruang ibadah, informasi, dan entertainment.

“Ruang tunggu khusus keberangkatan di Bandar Udara Internasional Lombok Praya ini akan mengakomodir kenyamanan tersendiri bagi penumpang seluruh kelas dengan fasilitas yang tersedia. Layanan ini diharapkan semakin meningkatkan pengalaman sebelum terbang. Kami memiliki keseriusan dalam menyediakan service berkonsep pre-flight, in-flight serta post-flight,” ujar Capt. Achmad Lutfhie, CEO Batik Air dalam keterangan tertulis, Sabtu (07/04/2018).

Luthfie juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Angkasa Pura I dan pihak terkait. Baginya hal ini merupakan kesungguhan Batik Air dalam meningkatkan pangsa pasar di kelas premium. “Batik Air optimis, kehadiran di NTB ini akan memberikan dampak positif pada peningkatan arus kunjungan untuk berwisata atau melakukan bisnis.” papar Luthfie.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi peresmian ini merupakan bentuk komitmen Angkasa Pura I dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa bandara, baik maskapai penerbangan maupun calon penumpang pesawat. Dengan dioperasikannya Batik Premium Gate akan menambah kapasitas bandara sebanyak sekitar 500 penumpang dalam satu hari atau 182.500 penumpang per tahun.

“Dengan penambahan kapasitas ini, memberikan kontribusi positif terhadap potensi peningkatan jumlah wisatawan menuju Lombok-Sumbawa, diharapkan penumpang semakin aman, nyaman dan mendapat pelayanan lebih,” sambungnya.

Jumlah wisatawan Lombok-Sumbawa pada 2017 mencapai 3,5 juta wisatawan atau meningkat 14% dibandingkan pada 2016 yaitu 3 juta wisatawan. Sementara itu, pergerakan penumpang domestik dan internasional di Bandar Udara Lombok Praya pada 2017 tercatat 3,58 juta penumpang atau tumbuh 4,92% jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 3,42 juta penumpang. (redaksibisniswisata@gmail.com)

NTT Kembangkan Wisata Bahari Pulau-pulau Kecil

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Pulau-pulau kecil yang tersebar di Nusa Tenggara Timur (NTT), kini dikembangkan menjadi destinasi wisata bahari yang baru. Selama ini pulau-pulau kecil di NTT menjadi obyek wisata yang tersembunyi, dan kini mulai dimunculkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke NTT.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan pulau-pulau kecil itu memiliki panorama alam yang indah. “Pulau-pulau itu juga kelilingi laut yang biru dan bersih sehingga memiliki potensi wisata bahari,” kata Marius, di Kupang, Sabtu (7/4/2018).

Dia menjelaskan, NTT memiliki 1.192 buah pulau, dan sekitar 40 pulau di antaranya telah berpenghuni. Ribuan pulau-pulau kecil yang belum dimanfaatkan ini sangat cocok untuk pengembangan bisnis pariwisata. Misalnya, resort, penginapan, dan berbagai wahana pariwisata lainnya.

Marius mencontohkan pulau-pulau kecil yang bisa dikembangkan itu, antara lain, di sekitar wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores. Juga yang ada di Sumba, Timor, Alor, Rote, dan lainnya. “Pulau-pulau kecil tersebut sangat eksotis dan indah untuk disaksikan,” sambungnya.

Untuk mewujudkan hal itu Marius kerap mengajak para investor menjajaki potensi pulau-pulau kecil. Ajakan berinvestasi itu juga disampaikannya kepada Ketua PHRI-APINDO pusat Hariyadi Sukamdani saat hadir meresmikan Hotel Sahid T-more Kupang pada Jumat (6/4).

Pemerintah daerah sangat terbuka dan mendukung kehadiran investor untuk mengembangkan bisnis pariwisata. Marius mengatakan semua daerah di provinsi setempat saat ini sudah terkoneksi dengan jalur penerbangan melalui 14 bandara. (ANT)

Di Candi Borobudur, Mariah Carey Gelar Konser

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Terakhir kali sukses menggelar konser di Indonesia pada 14 tahun silam, kini diva musik pop dan R&B dunia, Mariah Carey kembali menyapa penggemarnya di tanah air. Pelantun Hero bakal menggelar konser di pelataran Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 6 November 2018.

Rajawali Indonesia selaku Event Consultant konser melalui akun twitter resminya membocorkan penyanyi seksi kelahiran Huntington, New York, 27 Maret 1970 ini akan menghibur penggemar di Indonesia, yang masuk dalam bagian tur internasionalnya.

“Confirmed!! Mariah Carey, Live In Concert Borobudur Symphony 2018. 6 November 2018, Taman Lumbini, Candi Borobudur, Jawa Tengah, Indonesia,” tulisnya.

Dalam situs resmi Mariah Carey, hal ini juga sudah dikonfirmasikan akan kehadirannya. Pelantun Vision of Love itu juga memastikan kehadirannya di bangunan warisan budaya bangsa Indonesia.

Menurut laman resmi ibu dua anak itu, tiket akan resmi dijual pada Jumat, 20 April 2018 pukul 10.00 pagi. Sebelum mampir ke Magelang, Mariah Carey dijadwalkan konser di Tokyo pada 31 Oktober 2018. Indonesia sendiri merupakan negara Asia ke-3 yang akan dihadiri oleh Carey, setelah Filipina pada 26 Oktober, dan Jepang pada 29 dan 31 Oktober.

Mariah Carey pertama kali datang ke Jakarta, Indonesia pada 15 Februari 2004 dalam rangkaian tur Charmbracelet World Tour. Kala itu, pelantun Obsessed itu tampil di Jakarta Convention Center. Tur besar yang dijalani oleh Mariah Carey terakhir kali adalah All the Hits Tour pada 21 Juli hingga 26 November 2017 lalu. Dalam konser tersebut, ia berduet dengan Lionel Richie.

Tur tersebut dilakukan di tengah masa konser residensi yang dilakukan Carey di Las Vegas yang bertajuk #1 to Infinity. Sepanjang kariernya yang telah dimulai sejak akhir dekade 80-an, Mariah Carey tercatat telah menjual lebih dari 200 juta album, single, dan video klip di seluruh dunia. Pelantun Hero itu juga telah mengantongi lima Grammy Awards.

Rajawali Indonesia menambahkan jika penjualan tiket dimulai pada 20 April 2018, pukul 10.00 WIB. Sayangnya, belum diinformasikan mengenai harga tiket dan seat plan dari konser tersebut.

Kabar menggembirakan ini langsung disambut antusias penggemar Mariah Carey di Indonesia. Selain mengungkapkan kegembiraannya, fans meminta agar penyelenggara tidak menjual tiket terlalu mahal nantinya. “Jangan mahal2 tiketnya bang:( baru masuk kuliah itu november,”tulis pemilik akun @musuhwonho.

Kedatangan Mariah Carey itu menambah daftar musisi internasional yang akan menggelar konser di Indonesia. Di bulan ini saja, akan ada The Script dan Katy Perry tampil di hadapan penggemarnya di sini. (redaksibisniswisata@gmail.com)
`

8 April 2018, Festival Tahu Sejuta Rasa

this formate

SUMEDANG, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sumedang Jawa Barat, menggelar Festival Tahu Sejuta Rasa (FTSR) 2018 di Alun-alun Kota Sumedang, pada Ahad (08/04/2018). Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan ulang tahun Kabupaten Sumedang ke-440, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tahu Sumedang

Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (7/4/2018), kegiatan ini bakal memanjakan para pecinta kuliner. Pengunjung bakal diajak mencicipi beragam kuliner olahan tahu sumedang yang tersohor.

Ketua PHRI Sumedang Nana Suryana menyampaikan kegiatan ini untuk mengangkat kembali kuliner khas Sumedang yakni tahu. Kuliner khas daerah memiliki potensi yang sangat besar untuk menunjang kepariwisataan. Selain itu, penyelenggaraan festival ini untuk membantu para pelaku promosi UMKM khususnya pengusaha tahu.

Festival ini akan melibatkan ratusan pedagang tahu dan puluhan ribu masyarakat yang ada di Kabupaten Sumedang. Nantinya, mereka akan berjajar mulai dari Binokasih hingga halaman Lapas Sumedang kemudian makan tahu secara bersama-sama.

“Nanti dalam kegiatan ini ada sebagian yang menggoreng tahu. Mereka itu adalah para pedangan yang biasa menggoreng tahu. Mereka juga akan menjelaskan bagaimana cara menggoreng tahu agar rasanya enak,” imbuhnya.

FTSR juga bakal dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba makan tahu, lomba hiburan, lomba resep kuliner tahu Sumedang, dan lomba fotografi pesona kuliner Sumedang.

“Kegiatan festival tahun ini akan menjadi ajang promosi para pengusaha tahu yang ada di Sumedang, sehingga panitia mempersilahkan tiap pengusaha mempromosikan diri,” imbuhnya.

Kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari pariwisata. Apa lagi tahu Sumedang. Ini merupakan kuliner ikonik yang begitu terkenal. Ini tentu harus kita manfaatkan untuk mendongkrak pariwisata Sumedang, sambungnya.

Selain terkenal dengan tahunya, ternyata Sumedang memiliki sederet kuliner makanan khas yang mempunyai cita rasa yang sudah tidak diragukan lagi. Banyak sekali pilihan alternatif menu makanan yang bisa anda coba ketika berkunjung atau sekedar mampir

#. Ubi Cilembu

Ubi Cilembu berbeda dengan jenis ubi umumnya. Ubi Cilembu lebih mirip dengan ubi madu. Produk unggulan Sumedang ini memiliki satu keunikan berupa hasil getah yang meleleh dan mempunyai rasa manis nan lengket seperti madu ketika dipanggang di dalam oven. Ketika digigit pun rasanya sangat manis serta teksturnya pulen dan lembut. Ubi Cilembu sudah populer sejak tahun 1990-an dimana rasa manis alami dari ubi Cilembu ini terbukti dapat memberi tambahan tenaga bagi siapapun yang mengkonsumsinya. Berani membuktikan?

#. Soto Bongko

Sumedang juga punya kuliner soto. Namanya soto bongko yang berarti bungkusan besar. Soto bongko disajikan dengan lontong ditaruh dalam bungkusan besar. Selain menggunakan lontong, soto bongko juga disajikan bersama dengan potongan tahu kuning yang sudah digoreng, tauge, serta siraman kuah kari bersantan yang berisikan tubuh ayam seperti kepala, sayap atau pun ceker. Tidak lupa taburan bawang goreng sebelum soto bongko ini siap untuk disantap serta tambahan telur rebus dan satu sendok sambal agar cita rasanya lebih mantap dan lezat.

#. Oncom

Oncom sebagai makanan yang populer di seantero Jawa Barat ini juga sudah go international. Jika oncom biasanya dibuat dari ampas tahu, oncom Pasireungrit dibuat dengan ampas ketela yang dicampur olahan kacang tanah atau disebut sebagai bungkil. Semakin banyak bungkil yang dicampurkan, maka rasanya akan semakin lezat dan kualitas oncomnya akan semakin baik. Oncom biasanya diolah menjadi dua jenis masakan yakni Tutug Oncom dan Sambal Oncom

#. Tape Singkong

Tape singkong dikenal dengan nama peyeum sampeu merupakan makanan asli Sumedang yang terbuat dari ketela pohon atau singkong pilihan. Makanan ini populer di tanah Priangan, namun banyak dihasilkan oleh para pengusaha yang berada di daerah Cigandel. Singkong yang dijadikan bahan dasar membuat tape singkong biasanya adalah jenis singkong mangu atau singkong mentega sehingga cita rasanya menjadi khas tidak tertandingi lagi. Cara membuat makanan khas Sumedang bernama tape singkong atau peyeum sampeu ini cukup mudah. Anda bisa langsung menanyakannya kepada pengusaha tape singkong saat membeli panganan khas Sumedang ini. Yang menarik lagi, tape singkong saat ini sudah diinovasikan menjadi berbagai varian rasa dan dikemas dalam kemasan yang menarik.

#. Opak Ketan

Opak ketan, makanan khas Sumedang yang dikenal di tanah Priangan. Ragam pilihan olahan opak sangat banyak tersaji di seantero Sumedang. Paling terkenal akan kelezatannya adalah opak ketan Sumedang. Juga ada opak Conggeang dan opak Cimanggung. Opak Conggeang mempunyai keunggulan terbuat dari sari kelapa khas dicampur dengan beras ketan pilihan dan melalui proses pembuatan yang sempurna sehingga memberikan cita rasa khas yang tidak terlupakan di lidah. Sebagai sentra pembuatan opak, daerah Conggeang sampai mendirikan tugu opak yang berada di pertigaan Jalan Conggeang, Buah Dua, dan Ujungjaya, Sumedang. Sedangkan opak Cimanggung juga mempunyai rasa yang sama lezatnya dengan opak Conggeang. Bahkan opak Cimanggung konon katanya dulu merupakan makanan favorit dari raja dan bangsawan yang bermukim di wilayah Kerajaan Sumedang Larang. Opak ini mempunyai ciri khas menggunakan air dari santan kelapa dan diolah dengan cara yang khusus sehingga menghasilkan opak berkualitas tinggi. Kedua jenis opak ini sama enaknya, bisa menjadi rekomendasi bagi anda yang sedang bingung memilih varian opak mana yang akan dijadikan oleh oleh.

#. Sale dan Keripik Pisang

Sale dan keripik pisang sama sama terbuat dari bahan dasar berupa buah pisang yang mempunyai ciri khas tekstur yang lembut, rasanya legit nan gurih, renyah, serta lezat. Pisang yang banyak tumbuh di tanah Sumedang dan dijadikan olahan sale dan keripik ini memang mempunyai rasa khas tersendiri yang berbeda dengan buah pisang yang tumbuh di daerah lainnya. Makanya tidak heran jika olahan pisang asli Sumedang bisa menciptakan kudapan dengan cita rasa terbaik dan lain daripada sale dan keripik pisang dari daerah luar Sumedang.

#. Asinan Sukasari

Makanan khas Sumedang selanjutnya adalah asinan Sukasari. Asinan Sukasari terbagi menjadi 2 jenis sajian khas, yaitu asinan sayur dan asinan buah. Asinan buah terdiri dari potongan berbagai macam buah buahan yang direndam dalam air gula selama beberapa jam. Buah yang dipakai untuk diolah menjadi asinan ini biasanya buah kedondong, pepaya, jambu, bengkoang, salak, dan beberapa jenis buah lainnya. Sementara, untuk asinan sayur memakai sayur berupa timun, kol, wortel ataupun tauge yang dicuci bersih kemudian disajikan bersama dengan kuah asinan. Asinan sayur ini lebih terasa segar jika dibandingkan dengan asinan buah. Kedua jenis asinan tersebut lebih dikenal dengan sebutan asinan Sukasari.

#. Emplod

Jajanan yang dibuat dari resep emplod khas Sumedang yang sepintas mirip dengan endog lowo khas Garut. Sama sama berbahan dasar singkong yang dihaluskan kemudian dicampur dengan parutan kelapa membuat kedua jenis olahan singkong ini dikatakan mirip. Berikut kami berikan ulasan mengenai resep makanan khas Sumedang berupa emplod yang bisa anda praktikkan di rumah. Bahan yang dibutuhkan adalah singkong, kelapa, garam, dan minyak goreng. Pertama tama, siapkan bumbu dan bahan sesuai dengan takaran. Kedua, kupas singkong hingga bersih dan cuci lalu tiriskan. Ketiga, parut kelapa dan campur bersama singkong yang telah bersih tadi untuk dikukus sampai matang. Kemudian angkat rebusan dan tumbuk bersama sama dengan ditambah garam hingga teksturnya benar benar halus. Ratakan campuran singkong yang sudah halus diatas tampah dan potong berbentuk belah ketupat atau sesuai keinginan. Setelah itu, goreng adonan yang telah dipotong potong sesuai selera di atas minyak panas sampai warnanya berubah kuning kecoklatan. Terakhir, angkat dan tiriskan serta tata di piring saji untuk disajikan.

#. Kadedemes

Kadedemes merupakan makanan khas Sumedang Jawa Barat yang berupa oseng oseng kulit singkong. Seperti namanya, sudah jelas bahwa makanan ini dibuat dari olahan kulit singkong yang dicampur dengan bumbu dan dijadikan bahan utama dalam suatu hidangan. Jenis singkong yang dipakai untuk membuat kadedemes adalah ubi kayu atau ketela pohon. Biasanya, orang akan membuang kulit singkong setelah dikupas. Namun, di Sumedang kulit singkong dapat diolah menjadi masakan yang bercita rasa enak. Jangan salah ya, yang diolah menjadi kadedemes ini adalah bagian dalam singkong yang berwarna putih atau merah muda, bukan kulit bagian luarnya.

#. Opak Oded

Makanan ringan khas Sumedang yang satu ini sudah terkenal sampai mancanegara. Bentuknya bulat dan warnanya kecoklatan sudah menjadi ciri khas dari opak oded ini. Jangan dinilai dari tampilannya ya, karena rasa dari opak oded ini berbeda dari jenis opak pada umumnya. Opak oded terbuat dari beras ketan yang bertekstur renyah dan empuk saat digigit. Opak oded banyak dihasilkan oleh penduduk yang berdomisili di Conggeang.

#. Bandrek

Minuman tradisional khas Sumedang ini sudah dimodifikasi oleh salah seorang Dosen dari PTM STKIP Sebelas April Sumedang menjadi minuman modern yang diberi label Elida Hot Bandrek. Pembuatan minuman bandrek modern ini berada di Dusun Mareleng, Desa Cipelang, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang. Melalui inovasi salah satu warga lokal Sumedang ini, minuman bandrek yang keberadaannya mulai dipandang sebelah mata oleh masyarakat, menjadi lebih dikenal lagi dan membuat penasaran siapapun yang mendengar namanya. Bahkan bandrek hot ini sudah merambah pasar mancanegara seperti Australia dan Eropa.

#. Lahang

Di Sumedang ada minuman isotonik yang dibuat dari bahan alami dan tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh, dikenal dengan sebutan lahang. Lahang merupakan minuman tradisional khas tanah Pasundan yang banyak dijual di Sumedang dengan rasa manis nan menyegarkan. Harga satu gelas lahang sangatlah murah yaitu 2 ribu rupiah saja. Lahang beraroma khas dan nikmat diminum saat matahari sedang bersinar dengan terik. Meminum satu gelas lahang mampu mengembalikan tenaga dan kebugaran tubuh anda yang mulai lelah di siang hari.

#. Jeruk Jahe

Minuman khas jeruk jahe disajikan oleh pelayan yang bekerja di Kampung Toga Leisure & Resort, Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kabupaten Sumedang. Minuman ini disajikan setelah pengunjungnya melakukan serangkaian aktifitas outdoor yang cukup menguras tenaga. Jeruk jahe yang mempunyai banyak khasiat untuk tubuh juga terasa segar saat diminum. Minuman ini patut anda coba saat mampir ke resort tersebut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wisata Jelajah Perut Bumi Payakumbuh

this formate

PAYAKUMBUH, bisniswisata.co.id: Setiap daerah di Indonesia, pasti memiliki daya tarik wisata bahkan memiliki ciri khas tersendiri dibandikan derah lainnya. Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar) misalnya. Ternyata memiliki obyek wisata alam Ngalau Indah. Sebuah pemandangan gua alami yang memiliki stalaktit dan stalagmit mempesona.

Wisata jejalah perut bumi ini, lokasinya sekitar empat jam perjalanan darat dari ibukota provinsi, Kota Padang. Ngalau Indah terletak di ketinggian 640 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan luas areal 10 hektare, wisatawan disuguhkan pemandangan serta suasana asri ditumbuhi pepohonan dan udara sejuk, terutama saat pagi hari.

Selain menikmati keindahan stalaktit dan stalagmit alami, wisatawan menyaksikan berbagai bentuk bebatuan yang menyerupai beberapa bentuk. Salah satunya berbentuk gong. Batu Gong adalah sebuah batu berlubang yang memiliki bentuk menyerupai kerucut berongga atau mirip dengan lonceng. Batu tersebut berada tepat di sisi kiri dari pintu masuk gua. Batu Gong ini dapat menghasilkan pantulan suara yang nyaring karena keunikan bentuknya.

Selain itu, ada yang berbentuk mirip gajah, kelambu pengantin, payung, dan yang paling unik adalah batu yang meneteskan air. Dikenal dengan sebutan Batu Ibu Menangis lantaran bentuknya yang mirip dengan ibu menangis.

Saat berada di dalam goa paling dalam, pelancong juga dihibur nyanyian suara burung layang-layang dan kelelawar yang bergema di dalam gua. Bahkan, diantara celah-celah langitnya bersarang puluhan burung walet.

Bukan hanya itu, di kawasan wisata Ngalau Indah bisa menikmati objek lainnya. Sebut saja, Puncak Marajo, kolam renang, rest area, restoran, dan pondok promosi yang menyediakan aneka kerajinan dan makanan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Puncak Marajo merupakan salah satu bagian tinggi di kawasan Ngalau Indah yang bisa ditempuh melalui dua jalur. Pertama, melalui mulut Gua Ngalau Indah. Sementara yang kedua melalui sisi kiri kawasan wisata Ngalau Indah. Untuk jalur sisi kiri ini, melalui ratusan tangga dan juga akan disuguhkan pemandangan indah Payakumbuh dengan hamparan Gunung Sago dan Gunung Marapi saat cuaca cerah.

Setelah menikmati keindahan alam Kawasan Ngalau Indah ini, wisatawan yang merasa lapar dapat bersantap kuliner di Restoran Ngalau Indah atau mencicipi makanan khas dari UMKM Payakumbuh yang terletak di Pondok Promosi Payakumbuh.

Aneka jenis makanan seperti batiah, galamai, bareh randang, keripik balado, randang, dan berbagai jenis kerajinan. Salah satunya tenun Balai Panjang yang menjadi produk unggulan di Payakumbuh.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Elfriza Zaharman melalui Kabid Destinasi, Budhi Permana, mengatakan kawasan wisata Ngalau Indah adalah unggulan wisata Kota Payakumbuh.

Tak hanya pemandangan alam, pengunjung juga dapat menikmati kuliner dan kesenian atau atraksi seni budaya yang ada di Payakumbuh. Misalnya, Pacu Terbang Itik saat Tour de Singkarak dan penampilan alat musik Si Katuntuang yang menjadi khas Payakumbuh. “Semua ini dapat kita tampilkan khususnya di acara-acara yang dihelat di kawasan Ngalau Indah ini,” ujarnya seperti diunduh laman Liputan6.com, Sabtu (07/2018).

Menurut Budhi, perjalanan menuju kawasan wisata Ngalau Indah dapat ditempuh dengan mudah, baik dari arah Padang dan Bukittinggi maupun arah Pekanbaru, Riau. Jika dari Padang, tentunya akan melewati Kota Bukittinggi dan jarak antara Bukittinggi, yaitu lebih kurang 33 kilometer yang dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, mobil, maupun bus.

Saat memasuki batas Kota Payakumbuh, pengunjung akan langsung bertemu dengan Balai Kota Payakumbuh di sisi kanan dan kawasan wisata Ngalau Indah di sisi kiri setelah Simpang Balaipanjang. Namun, untuk menuju Gua Ngalau Indah, pelancong harus melalui jalan mendaki yang dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat atau minibus.

Payakumbuh terletak di daerah dataran tinggi bagian dari Bukit Barisan. Berada pada hamparan kaki Gunung Sago, bentang alam kota ini memiliki ketinggian yang bervariasi. Topografi daerah kota ini terdiri dari perbukitan dengan rata-rata ketinggian memiliki ketinggian 514 meter di atas permukaan laut. Suhu udaranya rata-rata berkisar antara 26 °C dengan kelembapan udara antara 45–50%.

Meski bukan kota terbesar di Sumbar, namun Payakumbuh bisa jadi merupakan salah satu kota yang indah di Ranah Minang. Banyak potensi wisata di Payakumbuh, tercatat lebih dari 27 obyek wisata di daerah ini. Dari jumlah itu ada 10 Tempat Wisata yang kerap dikunjungi wisatawan, antara lain:

#. Jembatan Kelok Sembilan

Sebuah ruas jalan penghubung provinsi Riau dengan Sumbar yang berkelok, terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Jalan kelok 9 ini memiliki tikungan cukup tajam dengan lebar sekitar 5 meter, berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua cagar alam yaitu Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Pemandangan di kawasan ini sangat indah dan mempesona.

#. Lembah Harau

Sebuah lembah diapit dua bukit yang terjal dan indah dengan ketinggian tebing mencapai hingga 150 meter. Lembah Harau, dilingkungi oleh batu pasir yang terjal berwarna-warni ke orengean, dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Lembah harau terletak di ketinggian dari permukaan laut adalah 500 sampai 850 meter, Berjalan menuju Lembah Harau sangat menyenangkan. Dengan udara yang masih segar, bersih dan Anda bisa melihat keindahan alam sekitarnya yang memiliki pemandangan yang ciamik dan menakjubkan.

#. Rumah Gadang di Sungai Beringin

Sebuah rumah khas masyarakat Payakumbuh. Rumah ini salah satu bukti kemegahan rumah adat, yang dimiliki masyarakat minang sejak jaman dahulu. Rumah gadang ini diresmikan keberadaannya oleh Menteri Pariwisata yang saat itu di pimpin oleh bapak Joop Ave pada tanggal 9 Januari 1994. Bangunan ini dipersembahkan untuk Bundo Kanduang dan Anak Cucu masayarakat Minangkabau, yang hingga kini rumah gadang ini diperuntukkan sebagai objek wisata untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya minangkabau kepada masayarakat luar. Rumah gadang sungai beringin saat ini di kelola oleh PT.Pusako Rumah Gadang yang sangat terawat sangat baik.

#. Bukik Bulek Taram

Objek wisata yang terletak di Kenagarian Taram Kabupaten Lima Puluah Kota, Sumatera barat. Bukik Bulek ini merupakan sebuah batu yang berbentuk bundar, puncaknya menonjol dan sangat terjal. Di kaki bukit ini terdapat hamparan tanah dengan rerumputan yang datar. Lokasi ini belum terkelola dengan baik seutuhnya, belum memiliki fasilitas wisata yang ada di objek wisata ini, sehingga masih merupakan potensi wisata alam yang bisa dikembangkan sebagai asset wisata daerah sekitar. Bukit Bulek Taram dikelilingi oleh rawa-rawa yang banyak ikannya dan pada hari libur sering dijadikan tempat memancing. Bukik Bulek berjarak 11,5 km dari kota Payakumbuh.

#. Rumah Tan Malaka

Tahukah kamu kalau sosok Tan Malaka yang mempunyai peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia berasal dari Sumatera Barat? Dan terdapat Rumah Tan Malaka yang kini jadi daya tarik wisatawan di kota Payakumbuh. Dibangun pada tahun 1936, Rumah Tan Malaka ini pun banyak dikunjungi wisatawan.

#. Kapalo Banda Taram

Objek wisata alam dengan pemandangan indah, banyak pohon hijau serta segarnya air yang ada di objek wisata ini. Apalagi dipadu dengan bentangan sawah yang luas serta lokasinya tak jauh dari hutan, menjadikan suasana di sekitar Kapalo Banda Taram terasa sangat nyaman dan menyegarkan serta membuat pengunjung betah untuk bersantai berlama-lama disini. Dulu kawasan ini hanya saluran irigasi, kini menjadi objek wisata yang mampu menyedot wisatawan dengan tampilan panorama alam menakjubkan.

#. Air terjun lubuak bulan

Air Terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 50 meter. Para penjelelajah tidak bisa menghabiskan waktunya untuk berendam air ataupun berenang. kebanyakan yang datang ke sini hanya bisa menggunakan air dari air terjun untuk membasuh muka ataupun sekadar menampung sedikit air untuk minum. Air Terjun di Jorong Koto Tinggi Kubang Balambak, Kanagarian Simpang Kapuak, kec. Mungka, lokasi air terjun ini berjarak sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan dari kota Payakumbuh. Perjalanan menuju ke air terjun ini hanya bisa dilakukan menggunakan sepeda motor.

#. Panorama Ampangan

Objek wisata Ampangan merupakan tempat favorit bagi masyarakat sekitar kota Payakumbuh. Tidaklah heran jika tempat ini menjadi tempat yang favorit, karena memang lokasinya yang berada di perbukitan menghadirkan pemandangan yang sangat indah dan lebih luas. Lokasi Panorama Ampangan ini berada di kaki gunung Sago, perbukitan Kenagaraian Aur Kuning, Kelurahan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Ditempuh sekitar 6 Km dari pusat kota Payakumbuh.

#. Panorama Padang Mengatas

Sebuah Padang rumput hijau yang luas dan indah ini terletak di pinggang Gunung Sago dan membentang luas dari Padang Mengatas hingga ke Tapak Gajah kurang lebih 1,5 Km. Akses menuju ke sana cukup bagus. Pastikan Anda membawa kamera memasukkan Padang Mengatas sebagai destinasi liburan terbaik. Padang Mengatas terletak di Jl. Padang Mangatas, Mungo, Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia

#. Paralayang di Taeh Bukik

Setelah diresmikannya Kejuaraan Nasional Paralayang di Taeh Bukik Kabupaten Limapuluh Kota pada 9 – 14 Juni 2015 yang lalu banyak atlet olahraga nasional menampilkan kebolehan di ajang bergengsi ini. Tempat ini menjadi favorit untuk menyaksikan paralayang sedang berlatih. Diatas Merupakan 10 Tempat Wisata di Payakumbuh. Kota yang berdekatan dengan Kota Payakumbuh adalah Kota Bukittinggi, Maka dari itu kami memasukan 13 Tempat wisata di Bukit tinggi. (NDY)

Berwisata di Teluk Balikpapan Tinggal Kenangan

this formate

BALIKPAPAN, bisniswisata.co.id: Teluk Balikpapan, kawasan padat objek wisata di Provinsi Kalimatan Timur, tepatnya sebelah utara Kota Balikpapan dan sebelah barat Kabupaten Penajam Paser Utara, selalu dikunjungi wisatawan untuk berwisata bahari, menikmati deburan ombal hilir mudik kapal, menikmati udara pantai.

Sayangnya kini tinggal kenangan, lantaran kelestarian alam terancam sirna akibat insiden tumpahan minyak yang terjadi sejak Sabtu (31/3) hingga kini Sabtu (07/04/2018) masih ada sisa tumpahan.

Salah seorang warga Kota Balikpapan, Lucia Dian Wulandari, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai dampak tumpahan minyak tersebut terhadap sektor pariwisata di Teluk Balikpapan. Pasalnya, selama ini di sekitar Teluk Balikpapan memang sering dijadikan lokasi wisata bahari.

Beberapa yang ramai dikunjungi adalah Banua Patra, Pantai Melawai, Pantai Kemala, Pantai Monumen, Pantai Manggar, sampai Pantai Lamaru. Ada juga dua taman bakau di sana, yaitu Taman Mangrove Margomulyo dan Taman Mangrove Kariangau.

Taman Mangrove Karingau bisa dibilang paling ramai dikunjungi, karena menawarkan paket wisata wisata keliling hutan mangrove dengan perahu kecil atau yang disebut kelotok.

“Sebelum tercemar saya sering mengunjungi Taman Mangrove Karingau untuk melihat bekantan dan lumba-lumba. Setelah terjadi tumpahan minyak saya menyempatkan diri ke sana dan melihat kondisinya yang ternyata sudah tercemar dan sepi pengunjung. Duduk sebentar saja saya sudah mual karena bau minyak, apalagi duduk lama untuk bersantai sambil pesan makanan,” kata Lucia.

Lucia kebetulan tinggal sekitar lima kilometer dari lokasi tumpahan minyak. Walau cukup jauh, namun ia mengeluhkan bahwa bau minyak yang membuat mual juga terasa sampai ke kawasan pemukimannya.

“Yang paling kasihan adalah penduduk yang tinggal di pesisir pantai. Karena memang ada beberapa perkampungan atas air di Balikpapan, seperti Kampung Margasari yang jaraknya hanya sekitar 300 meter dengan lokasi kejadian,” ujar Lucia seperti dilansir laman CNNIndonesia.com, Sabtu (07/04/2018).

Lucia berharap pemerintah dan instansi terkait segera menanggulangi tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, sehingga kelestarian alam di daerahnya bisa kembali pulih. Ditambah saat ini Kalimatan Timur juga sedang mengembangkan potensi pariwisatanya.

Berdasarkan data milik Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), tumpahan minyak tersebut mengakibatkan 10,4 hektare kawasan terumbu karang di Teluk Balikpapan rusak. Sementara itu 17 ribu hektare tanaman bakau terancam mati.

Tak hanya itu, sekitar 80 kilometer garis pantai Balikpapan dan Penajam Paser Utara sudah dinyatakan terpapar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Sekitar empat jenis mamalia dilindungi, seperti pesut, lumba-lumba hidung botol, lumba-lumba tanpa sirip, dan dugong, dipastikan menjauh di kawasan perairan tersebut.

Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), luas daerah terdampak mencapai hampir 13.000 hektare. Pohon-pohon di hutan mangrove di utara di Kariangau menjadi pekat oleh minyak. Penyebab tumpahan kemudian diketahui ada pipa bawah laut Pertamina yang menghubungkan Terminal Crude Lawe-lawe dengan Kilang Balikpapan mengalami kerusakan.

Pipa baja berdiameter 20 inci dan ketebalan 12 milimeter di kedalaman 25 meter itu dilaporkan patah dan bergeser hingga 120 meter dari posisi awalnya. (NDYK)

Cruise Bawa 4.000 Turis Singgahi Surabaya & Jakarta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia dan Singapura sepakat meningkatkan kerjasama bidang wisata, khususnya wisata kapal pesiar dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/Event). Hasilnya untuk kunjungan kapal pesiar ke Indonesia grafiknya mengalami kenaikan yang menggembiarakan.

Kini, Kapal pesiar (cruise) ukuran besar Genting Dream setelah membuka rute pelayanan Singapura-Surabaya-Bali Utara-Singapura pada Desember 2017, kini 4 April 2018 masuk pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Genting Dream Cruises bersandar ke Jakarta setelah sebelumnya singgah di Surabaya  membawa sekitar 4.000 wisman dari 11 negara.

“Wisman kapal pesiar turun hanya beberapa jam di Jakarta, mereka ingin melakukan aktivitas wisata belanja dan kuliner, yang membawa dampak ekonomi langsung terhadap masyarakat yang disinggahi,” kata Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata Indroyono Soesilo.

Menurut Indroyono Soesilo, Singapura sungguh cepat merealisasikan program kapal pesiar (cruises tourism) yang dikembangkan oleh Indonesia. Apalagi dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang ditargetkan sebesar 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019.

“Potensi pengunjung atau wisatawan dari kapal pesiar itu ada sekitar 3 juta penumpang yang bepergian di region dan kepulauan Indonesia, namun kurang dari 10%  yang mengunjungi Indonesia,” ungkapnya.

Data yang diterima Kemenpar dari laporan kunjungan kapal pesiar pada 2017 tercatat sebanyak 200.000 wisatawan kapal pesiar, dan tahun 2018 diperkirakan ada 320.000 wisman, sedangkan target hingga akhir 2019 sebanyak 500.000 wisman kapal pesiar.

“Dengan mulai dioperasikan pelabuhan kapal pesiar Benoa Bali pada September 2018 mendatang, target 500 ribu wisman cruises akan terlampaui,” kata Indroyono Soesilo.

Perusahaan kapal pesiar Dream Cruises yang bermarkas di Hongkong mengoperasikan dua kapal pesiar terbesar di Asia Pasifik yakni Genting Dream dan World Dream.

Genting Dream melayani palayaran antara lain dari Singapura ke Surabaya lanjut ke Celukan Bawang (Bali Utara) lalu kembali ke Singapura yang dikemas dalam paket 5 malam pelayaran. Sedangkan World Dream melayani Naha- Miyakojima (Jepang), dan Da Nang (Vietnam) dalam paket lima malam pelayaran. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Telaga Warna Puncak, Wisatawan Dilarang Bawa Kantong Plastik

this formate

BOGOR, bisniswisata.co.id: Wisatawan yang akan berwisata ke Telaga Warna di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diminta tidak membawa bungkusan berbahan plastik karena akan menjadi incaran para monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang mendiami kawasan destinasi wisata alam.

“Monyet-monyet di sini tidak menyerang, tapi kalau ada yang bawa plastik pasti didatangi. Mereka seakan tahu di dalam kantong plastik pasti ada makanan,” kata salah satu petugas penjaga Telaga Warna, seperti yang dilansir dari Antara pada Jumat (6/4).

Selama ini kawanan monyet memang terbiasa diberi makanan oleh pengunjung yang datang. Biasanya pengunjung memberikan makanan yang dibungkus dalam kantong plastik. “Kawanan monyet bisa saja membuka kantong plastik yang dibawa. Tapi jika makanan disimpan di dalam tas, mereka enggan membukanya,” ujar sang penjaga.

Selain bisa menghalau kawanan monyet, tak membawa kantong plastik ke kawasan hutan juga bisa mengurangi jumlah sampah yang menumpuk di sana. Jika terpaksa membanya, pengunjung wajib membawa pulang sampah kantong plastik karena sampah jenis tersebut lebih lama terurai sehingga mengancam kelestarian flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

Telaga Warna merupakan kawasan konservasi berfungsi sebagai daerah resapan air hulu di Puncak. Selain monyet ekor panjang, kawasan hijau ini juga dihuni oleh kawanan lutung. Monyet dan lutung berhabitat di dalam kawasan yang dikelilingi hutan alam yang ditumbuhi tanaman endemis seperti Puspa, Rasamala, Kibangkong, dan Saninten.

Telaga Warna yang tak benar-benar berwarna ini berada di kawasan wisata seluas 5 hektare. Khusus telaga luasnya mencapai 3/4 hektare.
Telaga ini menjadi tujuan wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan.

Kepala Resort Telaga Warna Oyong Herlan menyebutkan setiap harinya Telaga Warna dikunjungi oleh 100 sampai 200 orang. Dalam setahun, total kunjungan bisa mencapai 10 ribu orang. Pengunjung yang datang ke Telaga Warna juga beragam, mulai dari turis dalam negeri sampai luar negeri.

“Kalau wisatawan mancanegaranya bukan bule, tapi wisatawan Arab Timur Tengah. Bule bisa dibilang jarang,” ujar Oyong yang mendefinisikan bule sebagai wisatawan Eropa.

Telaga Warna buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. “Kalau cuaca hujan tetap buka, tetapi tak ada yang datang,” kata Oyong.

Jika mengunjungi objek wisata ini di hari kerja, pengunjung domestik dikenai tiket masuk Rp5.000, sedangkan di akhir pekan Rp7.500. Untuk turis luar negeri tiket masuknya di hari kerja seharga Rp100 ribu, dan di akhir pekan Rp150 ribu. (NDY)

Presiden Jokowi Pahami Kritik Para Budayawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar perbincangan budaya dengan dengan para budayawan di Istana Negara Jakarta, Jumat (06/04/2018) sore. Sedikitnya ada 31 budayawan berpendapat masih banyak hal yang harus dilakukan Presiden Jokowi dalam periode akhir kepemimpinannya.

Silahturahmi dengan budayawan ini diawali Presiden menyempatkan diri melukis di sebuah kain kanvas. Namun bukan gambar yang ia lukis, melainkan menulis Indonesia Maju menggunakan cat berwarna merah dengan sebuah lingkaran. Lukisan itu kemudian disempurnakan lagi oleh pelukis Nasirun.

Semula Presiden Jokowi dan para budayawan serta seniman beramah tamah di beranda Istana Merdeka. Mereka melanjutkan ramah tamah dan diskusi di bawah pohon besar di halaman belakang Istana Merdeka. Sejumlah budayawan memberikan pendapat dalam diskusi itu antara lain Putu Wijaya dan Mohammad Sobary.

Sobary menilai kecuali program pembangunan infrastruktur yang massif sebagai pondasi yang akan menjadi warisan di masa mendatang, pemerintah juga telah menguatkan suprastruktur ideologi Pancasila dan revolusi mental. “Presiden telah memerintahkan penguatan Pancasila dengan lembaga baru dengan fungsi eksplisit menangkal ideologi lain,” kata Sobary.

Sementara untuk revolusi mental, menurut Sobary jika dilaksanakan di tingkat bawah akan menjadi jawaban atas tuntutan rakyat. Sobary juga menilai Jokowi memiliki gaya komunikasi politik yang berbeda dengan lainnya. “Komunikasi politik seperti ini tidak ada gurunya, dan ternyata efektif tanpa harus ngeden-ngeden dan teriak-teriak,” kata Sobary.

Budayawan Radhar Panca Dahana menyoroti mengenai ketertinggalan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tengah upaya pemerintah yang menggenjot pembangunan infrastruktur. “Pembangunan materialnya luar biasa terutama di bidang infrastruktur. Sebaliknya pembangunan immaterialnya, pembangunan kemanusiaannya memang tertinggal dan itu sangat disadari oleh Presiden,” ungkap Radhar.

Radhar melanjutkan mengemukakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengejar ketertinggalan tersebut adalah meningkatkan fondasi kebudayaan. Lemahnya fondasi kebudayaan juga menjadi pangkal dari kesenjangan kebudayaan hingga persoalan kedangkalan dalam beragama.

Butet Kertaradjasa, budayawan lainnya yang juga bertemu dengan Jokowi, memberikan masukan kepada Presiden mengenai pentingnya peran pendidikan kebudayaan dan seni di tingkat menengah ke atas. “(Presiden) baru tersadar bahwa itu satu hal penting untuk pembangunan dasar yakni penanaman nilai kemanusian,” ucapnya.

Saat ini, sambung Butet, pendidikan seni justru lebih banyak diarahkan kepada hal pragmatis dan bersifat vokasional. Padahal pendidikan seni seharusnya memiliki tujuan untuk menciptakan manusia yang kreatif.

Dialog yang mengemuka pun cukup beragam mulai dari pengakuan Putu Wijaya yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, revolusi mental, hingga keluhan budayawan asal Aceh mengenai mahalnya penerjemahan literatur budaya.

Dengan sabar, Jokowi meladeni keluhan demi keluhan dan apresiasi para budayawan. Yang tak kalah penting, dia menjanjikan agar pertemuan santai semacam ini bisa dilakukan secara reguler.

“Memang dalam 3, 5 tahun ini saya dan kabinet selalu bicara masalah hal yang fisik yaitu infrastruktur. Dan kenapa kita memulai dengan investasi bidang di infrastruktur karena kita sebagai negara besar terlalu jauh ditinggal oleh kanan kiri kita,” katanya.

Kemudian, dia menambahkan tahapan kedua adalah investasi di bidang sumber daya manusia yang nantinya menjadi fondasi atau nilai-nilai. Nilai-nilai tersebut dipandang Jokowi sebagai modal dasar untuk bersaing dan berkompetisi dengan negara lain.

“Dan perlu saya sampaikan memang revolusi mental bukan jargon. Saya kira itu tidak perlu diteriakan terus. Memberikan contoh adalah lebih baik dari pada berteriak,” ungkapnya.

Tampak sejumlah budayawan yang hadir, di antaranya yakni Butet Kertaradjasa, Nasirun, Olga Lidya, Putu Wijaya, Nasirun, Olivia Zalianty, Toety Herati Rooseno, dan lainnya. Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Mendikbud Muhadjir Effendy. (NDY)

Safe Travel, Aplikasi Bantu WNI Pelesiran Ke Luar Negeri

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyediakan aplikasi Safe Travel, yang fitur-fiturnya ditujukan untuk membantu warga negara Indonesia (WNI) dalam mengenal negara tujuan secara lebih baik.

Fitur-fitur Safe Travel yang dapat WNI manfaatkan antara lain informasi lengkap negara-negara di dunia yang meliputi status negara (tingkat keamanan dan kerawanan yang ditandai dengan indikator warna), akses pelayanan perwakilan RI, daftar 130 perwakilan RI, serta informasi hukum dan kebiasaan setempat.

Tak hanya itu, informasi mengenai negara juga memuat mata uang setempat, jnformasi tempat ibadah, informasi wisata, knformasi kuliner halal, hingga informasi lain yang dibutuhkan para traveller, seperti jenis steker listrik maupun voltase yang dipergunakan di negara tujuan.

Satu fitur yang sangat krusial adalah adanya tombol darurat, dimana dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur tombol darurat untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian.

Aplikasi Safe Travel Kemlu juga akan membuat perjalanan WNI menyenangkan dengan fitur-fitur yang khas seperti di media sosial, antara lain:

Indonesian Nearby – Fitur ini menyediakan informasi mengenai WNI yang berada dekat lokasi anda saat berada di luar negeri. Melalui fitur ini, para WNI dapat berkenalan, mengobrol dan mengembangkan jaringan pertemanan untuk memperkuat komunitas WNI di luar negeri

Points dan Badges – Pengguna aplikasi dapat memperoleh points dan badges (lencana) sejak melakukan check in. Akan ada reward bagi pengguna yang mendapat poin dan lencana tertentu. Demikian dikutip dari situs resmi Kemenlu, Jumat (6/4/2018). (NDY)