OJK Dorong Perbankan Genjot Kredit Pariwisata

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan menggenjot kredit sektor pariwisata. Seiring rencana pemerintah meningkatkan kontribusi bisnis pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB). Juga pemerintah mengembangkan 10 destinasi pariwisata prioritas serta 88 kawasan strategis pariwisata nasional.

“Memang pengembangan pariwisata tak hanya mencakup proyek besar infrastruktur, promosi ke mata internasional, tapi juga pengembangan usaha kecil masyarakat di kawasan wisata yang butuh bantuan kredit dari perbankan,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan tertulis, Senin (13/08/2018).

Juga, lanjut dia, terkait strategi pemerintah yang akhirnya membuka peluang bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) bidang pariwisata. Tujuannya, mendapatkan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) lewat revisi peraturan tentang KUR.

Setidaknya ada 13 sektor UMKM bidang pariwisata yang berhak menerima fasilitas KUR dari pemerintah. Syaratnya: mereka harus ada di destinasi wisata. “Kredit bank ke sektor pariwisata terkait kredit UMKM untuk pedagang dan kredit properti untuk pengembangan kawasan wisata,” tambahnya.

Ekonom Indef (Institute For Development of Economics and Finance) Bhima Yudhistira menambahkan kebijakan pemerintah memberi fasilitas KUR pada UMKM pariwisata mampu mendorong pendapatan valuta asing di sektor pariwisata. “Ini merupakan kebijakan positif. Karena rata-rata UMKM bergerak di sektor makanan, minuman, akomodasi hotel serta travel agent butuh dana murah untuk meningkatkan usahanya,”.

Bahkan, sambung dia, semakin tinggi produktivitas yang akan dihasilkan, akan semakin banyak turis yang datang dan secara langsung akan mendorong pendapatan devisa pariwisata yang akan naik secara bertahap. “Sehingga berpengaruh positif terhadap spending atau jumlah uang yang dibelanjakan oleh turis. Ujungnya devisa pariwisata bisa naik bertahap,” ungkapnya

Menurut Bhima, tiap tahun pariwisata menyumbang US$ 16,8 miliar ke devisa negara sehingga dengan kebijakan KUR ini mampu mendorong pendapatan valas sekitar 5%-7% di sektor pariwisata.

Asnawi Bahar, Ketua Asosiasi Pariwisata (Asita) menyambut baik kebijakan pemerintah memberikan KUR buat UMKM sektor pariwisata. Namun dalam penerapannya, pemerintah harus berhati-hati. “Kebijakan ini memang bagus, tapi harus dibarengi dengan sosialisasi pemerintah, jangan sampai salah sasaran,” paparnya.

Seharusnya KUR diberikan kepada UMKM kecil seperti pekerja seni yang tak bisa membayar gedung untuk pentas, atau UMKM bergerak di bidang transportasi untuk peremajaan kendaraan seperti bus digunakan untuk mengangkut turis, ujar Asnawi

Diharapkan, pemerintah mengajak Asita untuk bekerjasama. Pasalnya dalam hal ini Asita bisa merekomendasikan UMKM mana saja yang memang perlu diberikan KUR, agar tidak salah sasaran.

“Dengan fasilitas KUR ini secara langsung akan berdampak positif pada penerimaan valuta asing. Namun dalam pelaksanaannya bunga yang diberikan harus lebih rendah dari 7% yaitu paling tidak 5%, karena menurutnya bunga tersebut tidak berbeda jauh dengan bunga yang diberikan oleh bank sebesar 9%,” tambahnya.

Sampai Juni 2018, Bank Central Asia (BCA) telah menyalurkan kredit ke sektor pariwisata sebesar Rp 15 triliun. Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA mengatakan, penyaluran kredit sektor pariwisata ini meningkat sebesar 6% secara year on year (yoy). “Penyaluran kredit pada sektor pariwisata terutama diberikan pada bisnis perhotelan,” kata Jan Hendra seperti dikutip laman Kontan, Senin (13/8/2018).

Bank BBNI menargetkan pertumbuhan kredit pariwisata bisa mencapai dua digit, yaitu antara 10% sampai 12% sampai akhir tahun. Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang, realisasi kredit ke sektor pariwisata sampai Juni 2018 sebesar Rp 13 triliun atau naik 17% secara yoy. “Jika dari awal tahun, pertumbuhan kredit pariwisata sebesar 4% year to date (ytd),” kata Herry.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengaku sampai Juni 2018 telah menyalurkan kredit ke sektor pariwisata senilai Rp 1,3 triliun. Mayoritas 80% kredit ke pariwisata ini disalurkan ke restoran dan rumah makan. Mahelan Prabantarikso Direktur Strategy, Compliance, & Risk BTN menargetkan sampai akhir 2018 akan ada kredit BTN senilai Rp 1,5 triliun yang mengucur untuk setor pariwisata.

Sebagai bank perumahan, Bank BTN akan tetap fokus membiayai kredit di sektor perumahan maupun kredit pendukung perumahan. Di sisi sektor pariwisata, pembiayaan Bank BTN akan lebih banyak mendukung usaha-usaha di sekitar wilayah perumahan, seperti usaha restoran dan rumah makan, yang dapat menjadi penunjang sektor pariwisata.

Meski komposisi penyaluran kredit ke sektor pariwisata masih kecil yaitu di bawah 5%, komposisinya meningkat dari 3,2% di tahun 2016 menjadi 3,6% dari total penyaluran kredit Bank BNI di sepanjang tahun 2017. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pasca Terbakar, Larangan Merokok pun Keluar

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Tak ingin kejadian lagi, pasca terbakarnya Pulau Gili Lawa di Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, kini Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan keras bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke obyek wisata di TN Komodo dilarang merokok.

“Saya minta otoritas TN Komodo untuk segera memberlakukan di seluruh kawasan TN Komodo sebagai kawasan no smoking area,” tegas Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Marius Jelamu seperti dilansir laman Liputan6, Ahad (12/08/2018).

Dilanjutkan, otoritas TNK perlu menerapkan sangsi tegas seperti denda yang tinggi bagi yang melanggar ataupun sanksi lain sesuai dengan mekanisme peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Saya juga minta kesadaran wisatawan untuk tidak merokok di seluruh kawasan TN Komodo, mengingat savana indah mempesona di pulau-pulau ini adalah rumput kering yang sangat sensitif dengan api,” tegasnya sambil menambahkan kepada wisatawan untuk tetap mengunjungi TN Komodo karena kejadian kebakaran tidak mengurangi keindahan Labuan Bajo.

Destinasi Pulau Gili Lawa, kata Marius, untuk sementara ditutup untuk wisatawan, bukan pulau komodo. Para wisatawan bisa berwisata ke pulau-pulau lain seperti pulau komodo, rinca, kawanua, padar dan lainya.

“Kejadian ini sama sekali tidak mengurangi minat wisatawan untuk datang ke TN Komodo. Semuanya aman, nyaman dan sangt indah dikunjungi. Bahkan saking indahnya pulau Gili Lawa itu, dilarang masuk pun wisatawan tetap nekad terobos masuk,” katanya.

Saat ini Polres Mangarai Barat (Mabar) sedang menginvestigasi penyebab kebakaran dengan menghadirkan tim laboratorium forensik dari Denpasar. “Terima kasih kepada Polres Mabar yang merespon cepat masalah ini. Saya minta kesabaran para wisatawan untuk mentaati aturan yang berlaku saat ini,” imbuh Marius.

Pulau Gili Lawa merupakan pulau tersendiri yg masuk dalam kawasan TN Komodo. Ada beberapa pulau sekitar pulau Gili Lawa yakni, pulau Komodo, pulau Rinca, pulau Padar, pulau Gili Lawa darat dan gili lawa laut. Semua gugusan pulau itu masuk dalam suatu kawasan yng disebut Taman Nasional Komodo.

Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah memeriksa 11 orang saksi terkait kebakaran di savana Gili Lawa, kawasan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK).

Sebelas saksi tersebut terdiri dari pemandu wisata, pemilik kapal wisata yang mengangkut tamu dan petugas Balai Taman Nasional komodo. Hingga saat ini, Polres Mabar belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Sementara, penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak Polres Manggarai Barat.

“Kita telah memeriksa 11 orang saksi, delapan di antaranya merupakan wisatawan kemudian kru kapal, sementara tiga lainnya dari petugas Balai Taman Nasional Komodo,” kata Kapolres Manggarai Barat Julisa Kusumowardhino.

Dijelaskan, tidak menutup kemungkinan adanya penambahan saksi yang akan diperiksa. Sementara itu, Gili Lawa ditutup sementara karena pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara. “Kami telah berkoordinasi dengan Balai TNK untuk menyisir lokasi tersebut. Jadi sementara untuk tidak dikunjungi terlebih dahulu karena kami akan melakukan olah TKP di sana,” katanya.

Pulau Gili Lawa terbakar pada Rabu, 1 Agustus 2018, pada pukul 20.00 Wita dan baru berhasil dipadamkan oleh pihak BTNK pada pukul 03.00 Wita, Kamis, 2 Agustus 2018. Pulau Gili Lawa terletak di utara Pulau Komodo, Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Selama ini, tempat itu merupakan salah satu destinasi wisata bagi para wisatawan untuk berswafoto. (NDI)

Jaga Keindahan Alam, Dominika Larang Turis Bawa Plastik

this formate

DOMINIKA, bisniswisata.co.id: Larangan penggunaan plastik dan wadah styrofoam terus bergema. Kini Dominika, sebuah negara maritim di gugusan kepulauan Laut Karibia, Amerika Tengah mengibarkan bendera perang terhadap plastik. Secara terang-terangan negara ini telah mengumumkan terhadap wisatawan asing dilarang bawa plastik dan wadah styrofoam terhitung efektif mulai Januari 2019.

Perang terhadap plastik didengungkan pemerintah setempat untuk membantu melestarikan alam Dominika yang terkenal indah. Sehingga menjadi destinasi wisata yang kerap disambangi pelancong dari berbagai negara.

Pesona alam negara Dominika ini meliputi hutan hujan tropis, gunung, hutan bakau, air terjun, gurun, Taman Nasional dan mata air panas. Republik Dominika juga dikenal pantai pasir putihnya yang memesona. Penduduk di negara ini mayoritas campuran Eropa dan Afrika, sedangkan kelompok minoritas merupakan pendatang dari Haiti.

Sama halnya dengan Indonesia, negara yang terkenal sebagai penghasil kopi dan tembakau ini juga memiliki iklim tropis. Selain keindahan pantai yang dimilikinya, Barahona merupakan rumah bagi danau terbesar di kepualauan Karibia.

Destinasi wisata lainnya adalah Kemegahan Istana Presiden di Palacio Nacional, Gereja La Basilica de Higuey yang Jadi Simbol Negara, melompat Bebas di Air Terjun El Salto del Limon, Samana dan Kokohnya Museum Fortaleza Ozama

Sayangnya kini Republik Dominika berhadapan dengan sampah plastik dan styrofoam yang merusak keindahan alam, serta mengganggu pemandangan. Larangan pun dibuat dengan ancaman sanksi hukum denda yang berat. Tujuannya agar wisatawan jera dan tidak seenaknya membuang sampah plastik yang merusak lingkungan.

Sebelum Dominika, beberapa negara di Eropa juga telah lebih dulu mengampanyekan perang terhadap plastik. Di Inggris, sebuah penelitian mengungkap, ada penurunan jumlah sampah plastik yang sangat siginifikan di pantai, sejak kampanye anti-plastik didengungkan pada 2015.

Beberapa bulan terakhir, Australia dan Selandia Baru juga telah mengikuti rencana menghentikan penggunaan kantung plastik. Bahkan perusahaan-perusahaan besar, seperti Starbucks dan Disney juga telah mengumunkan rencana baru menyingkirkan sedotan plastik.

Namun demikian, di antara negara dan perusahaan yang telah lebih dulu mendengungkan perang terhadap platik, Dominika menjadi menarik, lantaran negara ini punya tujuan yang jauh lebih besar, yaitu menjadi negara pertama yang mengklaim bisa tahan terhadap perubahan iklim.

Tahun 2017, Dominika sebagai negara kepulauan ini hancur karena badai. Bencana alam ekstrem ini belakangan muncul lebih sering dan intens, yang disebabkan adanya perubahan iklim yang sangat nyata. Keputusan untuk melindungi lingkungan kini berjalan seiring dengan komitmen negara tersebut untuk melindungi diri dari bencana yang lebih besar di masa mendatang.

“Kita harus membangun kembali dan mengatur ulang masyarakat dan ekonomi kita dan melindungi lingkungan kita untuk mencapai Dominika yang baru dan lebih tangguh,” ungkap Perdana Menteri Dominika, Roosevelt Skerrit seperti dikutip dari laman CNN Travel, Ahad (12/8/2018).

Lalu bagaimana dengan Indonesia? (NDY)

Pasca Gempa Lombok, Turis Dilarang Dekati Tanah Lot

this formate

TABANAN, bisniswisata.co.id: Pengelola objek wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, melarang para wisatawan yang sedang menikmati masa liburan untuk mendekati pantai, guna mengantisipasi kenaikan air laut pasca gempa 7 SR di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami imbau wisatawan mancanegara dan domestik untuk tidak mendekati areal pantai di Tanah Lot. Larangan ini sifatnya sementara sambil menunggu kondisi normal lagi,” kata General Manajer Objek Wisata Tanah Lot, Toya Adnyana, di Tabanan, Ahad (12/8).

Dia mengaku larangan itu disampaikan mengingat gempa Lombok yang berdampak pada guncangan di Pulau Dewata telah mengakibatkan beberapa bangunan runtuh sesuai laporan BMKG terkait kemungkinan terjadi air laut naik saat gempa.

“Meski demikian, gempa Lombok yang mengguncang Bali itu tidak menyebabkan jumlah kunjungan wisata ke Tanah Lot mengalami penurunan, namun justru meningkat, karena itu kami imbau agar para pelancong tetap hati-hati,” katanya.

Peningkatan tersebut terbukti dari data jumlah kunjungan di objek wisata Tanah Lot pada hari Jumat (10/8) yang mencapai 9.173 pengunjung yakni 1.924 wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara? sebanyak 7.249 pengunjung.

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, menyatakan pihaknya akan membantu para korban gempa dengan membuat beberapa posko di wilayah Tabanan. “Pihak Tanah Lot sendiri akan menyumbang sebagian hasil dari penjualan tiket untuk korban gempa di Lombok tersebut,” kata Bupati Eka Wiryastuti.

Objek wisata Tanah Lot itu berupa sebuah pura kuno di Kabupaten Tabanan yang berjarak sekitar 15 kilometer arah barat daya dari Kota Denpasar dan puranya “bertengger” di atas batu karang Pantai Beraban, Bali Selatan, yang berada di dekat samudera Indonesia, jelasnys seperti dilansir laman Antara.

Selama ini, tempat suci umat Hindu dan sekaligus objek wisata andalan itu menyimpan misteri dan keunikan yang membuat pelancong mengunjunginya. Itulah daya tarik yang dimiliki pura kuno peninggalan abad XVI itu. Kini, penataan kawasan objek wisata Tanah Lot lebih mengedepankan nuansa religius yang dipadukan dengan panorama dan keindahan alam. (NDY)

17 – 19 Agustus 2018, Prambanan Jazz Festival 2018

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Festival musik terbesar di Indonesia kembali memguncang. Music, Experience, dan Masterpiece, menjadi tagline yang diusung dalam Prambanan Jazz Festival 2018. Festival ini digelar di Komplek Wisata Candi Prambananan, Yogyakarta, pada 17 hingga 19 Agustus 2018.

Festival ini bakal berlangsung secara megah. Pasalnya, festival ini dipromotori oleh Rajawali Indonesia Communication akan menyiapkan 18 ribu tiket yang dapat dibeli di platform online BLANJA.com.

Konser musik Prambanan Jazz yang tidak hanya baik untuk industri musik tanah air namun juga wisata di Indonesia. Prambanan Jazz 2018 juga menampilkan banyak line up penyanyi terbaik Indonesia seperti Yura Yunita, Monita Tahalea, Rendy Pandugo, Barasuara hingga penyanyi luar negeri seperti Boyzone dan Diana Krall.

Pada tahun keempatnya ini, Boyzone akan menjadi salah satu line up spesial Prambanan Jazz, pelantun lagu No Matter What ini hadir dalam rangka anniversary ke-25 setelah berhasil memasuki tangga lagu baik di Inggris maupun Australia. Selain itu Boyzone yang menjadi idola kaum muda pada tahun 2000an juga akan hadir dengan formasi lengkap tanpa Stephen Gately yang telah meninggal dunia.

Lebih istimewa lagi, Prambanan Jazz Festival akan menyuguhkan kolaborasi antar musisi seperti Indra Lesmana feat Eva Celia, Tompi feat Nadya Fatira, Idang Rasidi feat Syaharani, Tohpati feat Sheila Majid, Marcell, dan Rio Febrian.

Ada juga kolaborasi musisi KAHITRAN (Kahitna feat RAN), Father and Son (Yovie x Arsy) yang juga akan berkolaborasi dengan penyanyi muda pendatang baru, yaitu Brisia Jodi.

Panitia rencananya menggunakan 2 panggung utama di Kompleks Candi Prambanan Sleman. Yaitu Rorojonggrang sebagai panggung special show yang berada di area Lapangan Brahma dan Hanoman untuk panggung festival show yang berada di area Lapangan Wisnu.

Setiap panggung setidaknya ada 9 musisi yang akan tampil setiap harinya di panggung festival show. Setiap musisi akan diberikan waktu 45 menit sampai 1 jam dalam penampilannya. Setelah selesai, kemudian pada malamnya ditutup dengan penampilan musisi inti di panggung spesial show.

Pada hari pertama, di festival show akan diisi HIVI, Letto, The Rain, Java Jive, Rendy Pandugo, Iwa K, kemudian beberapa musisi lainnya. Malamnya di spesial show menyajikan kolaborasi Kahitna dengan RAN.

Kemudian pada hari kedua, di festival show akan ada Tompi, Father and Song (Yovie Widianto and Arsy), Fariz RM, Abdul & The Coffee Theory, Monita Tahale. Diana Krall kemudian akan menutupnya di panggung spesial show.

Untuk hari ketiga ada Jikustik, Barasuara, GIGI, Yura Yunita, Sierra Soetedjo, Stars and Rabbit. Lalu Boyzone dan sebuah band di Indonesia yang sudah legend akan tampil.

Untuk tiket pada Prambanan Jazz Festival, iket reguler Daily Pass Festival Show Prambanan Jazz 2018 dijual dengan harga Rp 300 ribu dan tiket 3 Days Pass seharga Rp 750 ribu.

Tiket Special Show hari pertama akan dijual mulai dari Rp 400 ribu hingga 1,25 juta. Hari kedua tiket Special Show mulai dari harga Rp 750 ribu hingga 5 juta , dan tiket Special Show hari ketiga dijual mulai harga Rp 600 ribu hingga 2,5 juta. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Curi Pasir Sardinia, Turis Inggris Didenda

this formate

ROMA, bisniswisata.co.id: Seorang turis yang menyambangai Pantai Sardinia Italia diringkus polisi setempat akibat mencuri pasir dari pantai yang masuk wilayah pulau Italia. Wisatawan itu wajib membayar denda sebesar Rp17 juta.

Turis Inggris itu kedapatan membawa pasir pantai dalam sebuah botol plastik dari pantai dekat Olbia, yang terletak di sisi timur laut pulau itu. Meskipun harus membayar denda yang cukup besar, turis itu bisa saja dikenakan denda tiga kali lipat.

Seperti dikutip Newsweek dari Telegraph, Ahad (12/8/2018), denda karena mencuri pasir, kerikil, dan cangkang dari pulau wisata populer itu dapat di denda hingga Rp49,5 juta.

Terkait denda sebesar itu, pejabat setempat mengakui mencuri pasir berwarna menjadi ikon pulau Sardina menjadi begitu umum, sehingga menimbulkan ancaman lingkungan. Pencurian pasar biasanya untuk souvenir yang menunjukkan bahwa wisatawan pernah mengunjungi pantai yang terkenal di dunia.

Pemerintah Sardinia, Italia sudah menerapkan hukuman tegas bagi para wisatawan yang mencuri pasir dari pantai-pantai pulau itu. Dalam aturan ditetapkan barang siapa ketahuan mencuri pasir pantai pulau Sardinia dijatuhi hukuman denda maksimal 3.000 euro atau sekitar Rp 50 juta.

Sejumlah tanda peringatan bagi wisatawan dipasang di sekitar pantai. Bahkan warga setempat mulai berpatroli sebagai upaya hentikan para pencuri dan melindungi kekayaan alam yang dimiliknya. “Sardinia dicuri dan dijarah. Dengan alasan untuk suvenir, para turis membawa pulang sesuatu dari pulau ini yang butuh jutaan tahun untuk terbentuk,” demikian komentar warga sekitar.

Penduduk pulau juga membuat halaman Facebook yang mengutuk pencurian semacam itu. “Dengan alasan membeli cenderamata, setiap tahun para wisatawan mengambil dari pulau apa yang dibutuhkan alam jutaan tahun untuk dibuat,” halaman itu menunjukkan.

Bahkan, Kedutaan Jerman di Roma juga mengeluarkan peringatan kepada para wisatawan, menyoroti hukuman yang dijatuhkan atas kasus pencurian pasir. Sardinia memiliki beberapa pantai terindah di Italia, tetapi mengambil pasir, kerikil dan kerang merupakan masalah lingkungan yang serius.

“Padahal Itu dilarang oleh hukum. Anda dapat didenda dari Rp8 juta hingga Rp49 juta,” bunyi peringatan Kedutaan Jerman di halaman Facebooknya. “Tinggalkan pasir di mana seharusnya,” tambah pemberitahuan itu.

Meski berbagai peringatan dipasang, pelaku pencurian pasir dijatuhi hukuman denda. Sayangnya wisatawan tak pernah jera, bahkan aksi pencurian terus terjadi. Tahun lalu, pihak berwenang berhasil menggagalkan pencurian 5 ton pasin setelah wisatawan mencoba mengambilnya dalam botol dan tas.

Beberapa pencuri pasir memang menyadari kesalahan yang mereka lakukan. Pada 2016, seorang perempuan yang mengambil pasir dari Budelli, sebuah pulau di lepas pantai Sardinia yang terkenal dengan pasirnya yang berwarna merah muda, mengembalikan pasir itu setelah 29 tahun.

Pasir berwarna merah muda itu terbentuk akibat percampuran karang, granit, dan cangkang kerang. Saat mengembalikan pasir yang dicurinya dari pantai itu, perempuan tersebut menyertakan sebuah catatan berisi permintaan maaf.

“Saya membaca di koran dan melihat di televisi tentang bagaimana pasir ini tercipta. Saya tahu pasir ini adalah hal unik bagi Sardinia. Saya merasa bersalah.”

Ternyata awal pekan ini, seorang pria Italia berusia 40 tahun asal kota Napoli, dijatuhi denda 1.000 euro atau hampir Rp 17 juta juga mencuri pasir yang sama. (NDY)

Komunitas Peduli Laut Kampanyekan Berwisata Cerdas

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Komunitas peduli laut menggandeng WWF-Indonesia dan Marine Debris Guard Udayana melakukan kampanye “Berkunjung dengan Cerdas” ke Pulau Menjangan, Taman Nasional (TN) Bali Barat.

Kampanye yang dikemas dalam funtastrip merupakan kelanjutan dari talkshow “Berkunjung dengan Cerdas” yang diselenggarakan Marine Buddies Denpasar sebelumnya bersama TN Bali Barat, Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Nusa Penida, dan WWF-Indonesia di Taman Baca Kesiman, Denpasar, Bali.

Dalam Funtastrip, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, mengunjungi kawasan konservasi TN Bali Barat berlokasi di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali. Lokasi pertama yang disinggahi Pulau Menjangan, yang selama ini dijadikan lokasi berenang dan snorkeling bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Pulau Menjangan memang terkenal sebagai destinasi wisata bahari yang indah, dengan karang yang masih rapat dan ikan yang bervariasi. Dari pulau Menjangan akan menikmati lautan putih terang hingga biru gelap menghiasi lautan TN Bali Barat. Ini merupakan sisi indah namun sebaliknya ada sampah melimpah ikut menghiasinya. Ini adalah tamparan keras bagi siapapun yang melihatnya.

“Banyak sampah bawaan yang terbawa arus hingga pantai di sekitar taman nasional. Masih sedikitnya masyarakat yang ikut berkontribusi dalam pembersihan sampah di Pulau Menjangan, satu kesulitan yang kami hadapi,” ucap Wayan Katun, Polisi Hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (BTNBB).

“5 tahun terakhir ini, baru ada gerakan masyarakat yang ikut membantu untuk membersihkan sampah, tetapi jumlahnya masih relatif sedikit dengan jumlah sampah yang terus bertambah,” lanjut Wayan

Dari hasil membersihkan sampah pesisir Pulau Menjangan, terkumpul 19 karung sampah dengan berat 192 kilogram. Tak bisa dipungkiri, Sampah berserakan di tengah laut menimbulkan masalah secara efek domino.

Seperti biota laut penyu tidak sengaja memakan sampah plastik dikira ubur – ubur, plastik – plastik kecil yang dikira ikan kecil dan dikonsumsi oleh predator laut. Sehingga konsumsi biota laut tidak sehat. Itupun berdampak juga pada manusia yang mengkonsumsi biota laut, yang mengadung plastik.

Permasalahan sampah menjadi tantangan berbagai pihak untuk segera mencari solusi dalam mengurangi ancaman ini. Oleh karena itu, penting untuk berkomitmen dan melakukan tindakan untuk mengurangi dan mengelola sampah secara maksimal, dimulai dari sumber sampah itu sendiri – salah satunya kita.

Dalam Funtastrip, Komunitas Marine Debris Guard (MDG) Udayana berbagi cara bagaimana metode pendataan sampah yang mempermudah masyarakat untuk mendata sampah yang ada di pesisir.

“Dalam metode dari The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), lembaga penelitian Australia, kita memetakan distribusi sampah pesisir dengan random sampling. Di tiap titik pengamatan, kita catat jumlah dan jenis sampah yang ditemukan tiap 100 meter,” terang DeIndra Pratama, ketua MDG.

Misalnya, sambung dia, apakah kemasan makanan atau minuman, teks yang tertera, dan jumlahnya. “Sampah yang kami kumpulkan terdiri dari berbagai macam sampah, namun didominasi oleh sampah plastik, dan ini sangat menyayat hati,” paparnya sedih.

Fauntastrip juga melihat kondisi Mangrove, Meningat tanaman ini sangat berguna untuk mencegah abrasi. Di Pejarakan, Gerokgak, Buleleng Bali, juga dilakukan penanaman mangrove. Di pantai ini, per tahunnya terjadi abrasi sekitar 7 meter yang menggerus pantai. Hal tersebut membangkitkan rasa peduli dari masyarakat di sekitar pantai tersebut sehingga masyarakat berbondong untuk membudidayakan mangrove.

“Anda Berada di dalam Kawasan Konservasi Bahari,” notifikasi dari aplikasi Marine Buddies inilah yang akan muncul di layar smartphone ketika kita memasuki salah satu dari 165 kawasan konservasi bahari di Indonesia.

Melalui aplikasi yang dirilis WWF-Indonesia ini, wisatawan dapat mengenali dan mengawasi sebuah kawasan konservasi dengan melaporkan hal yang ia amati dan memberi penilaian terhadap kawasan.

“Bagi kami, secara keseluruhan, Pulau Menjangan sudah dikelola cukup baik oleh Balai Taman Nasional Bali Barat, melihat banyaknya papan penanda kawasan konservasi, upaya penanganan sampah yang dilakukan, dan keadaan terumbu karang yang masih relatif bagus,” sambungnya.

Diingatkan, jika ingin berwisata ke sebuah kawasan konservasi bahari, jangan lupa berikan penilaian dan ikuti tips-tips berwisata bahari yang ramah lingkungan dalam aplikasi Marine Buddies. “Kawasan konservasi juga perlu kita jaga, agar kelestarian alam dan keindahannya masih dapat kita nikmati di kemudian hari dilansir dari laman wwf Indonesia,” tandasnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Terbentuk IPBKI, Wadah Pengusaha Bunda Kanduang Indonesia Yang Berakhlakul Karimah

this formate

Pelantikan pengurus Ikatan Pengusaha Bundo Kanduang Indonedia ( IPBKI) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Untuk mewadahi para pengusaha perempuan yang berasal dari Minang, Sumatera Barat, kini telah terbentuk organisasi masyarakat baru, yaitu Ikatan Pengusaha Bundo Kanduang Indonesia (IPBKI).

Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat IPBKI Periode 2018-2023 dilakukan oleh Ketua Yayasan Bundo Kandung H.M. Uncu Natsir, di Aula Masjid Agung Harakatul Jannah, Puncak, Gadog, Bogor, kemarin.

IPBKI dikomandani oleh Hj. Nuraini Zaini SE sebagai Ketua Umum, dan didampingi Dra. Hj. Rahmayulis Saleh, MM sebagai Sekretaris Umum. Terbentuknya Ormas baru ini untuk menjawab kebutuhan akan perlunya wadah organisasi bagi para pengusaha bundo kanduang yang banyak tersebar Indonesia dan mancanegara.

“Semoga kami dapat mengemban dan menjalankan amanah yang telah diberikan dalam menjalankan organisasi IPBKI. Tujuannya antara lain mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran, khususnya bagi Bundo Kanduang dan umumnya masyarakat Indonesia,” kata Nuraini dalam sambutannya seusai pengukuhan.

Dia menuturkan dalam menyusun pengurus sangat hati hati dan selektif, sesuai dengan minat dan kompetensinya. “Mencari dan memilih personil yang kuat dan tangguh, yang dilandasi spirit mengabdi kepada organisasi adalah sangat sulit, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa organisasi IPBKI ini adalah organisasi nirlaba,” ungkapnya.

Pengurus tidak digaji, lanjutnya. Namun sebaliknya, pengurus dituntut tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi oleh organisasi. “Pengurus dituntut siap mengorbankan waktu, tenaga, dan pikirannya. Bahkan lebih dari itu, pengurus harus siap menerima caci maki, cemoohan, hujatan, dan lainnya,” tambahnya.

Dalam Struktur Organisasi DPP IPBKI ini tercatat sekitar 80 nama pengurus mulai dari Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Ketua I-III, dan sembilan Ketua Bidang bersama anggotanya, serta perwakilan di sejumlah daerah di Indonesia dan luar negeri.

Lambang IPBKI, kata Nuraini, menggambarkan kemandirian pengusaha Bunda Kanduang Indonesia yang berakhlakul karimah, cerdas, dan berkepribadian. “Semoga IPBKI sesuai dengan Visinya menjadi organisasi pengusaha bundo kanduang terbesar di Indonesia, yang bermanfaat dan mandiri, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi”.

Dia berharap melalui IPBKI ini, antara lain dapat membuka peluang usaha dan mengembangkan usaha, serta mencetak pengusaha bundo kanduang yang baru.

Dapat membangun jaringan pemasaran nasional dan internasional, untuk meningkatkan penjualan produk-produk yang dihasilkan oleh pengusaha bundo kanduang.

Melakukan edukasi dan pelatihan, serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi maupun manajemen usaha modern, dalam mengelola usaha. Serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan organisasi komunitas minang lainnya.

Gempa Lombok, Mercure Surabaya Ajak Veteran & Siswa SD Berbagi

this formate

SURABAYA, bisniswisata.co.id: Gempa melanda Lombok NTB, mendapat perhatian kepedulian dari Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Untuk itu, hotel di pusat kota Suarabaya ini mengajak beberapa veteran perang dan para siswa SD Muhammadiyah 8 Surabaya untuk berkumpul, berbagi cerita dan berdonasi bagi para korban gempa di Lombok.

Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Veteran Nasional 10 Agustus sekaligus merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-73.
“Kami ingin merangkul para veteran bersama para siswa. Para veteran bisa berbagi cerita kepada generasi milenial tentang perjuangan mereka dulu dalam mewujudkan kemerdekaan. Para siswa juga kami ajak berdonasi bagi para korban gempa Lombok,” ungkap Humas Mercure Grand Mirama Surabaya Maya Puspita dalam keterangan tertulis diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (12/08/2018).

Sugito Adhi, General Manager Mercure Grand Mirama Surabaya, menambahkan pihaknya senang bisa mengadakan kegiatan tersebut dan berkumpul bersama mereka. Pihaknya ingin menularkan semangat juang para veteran serta cinta tanah air, lingkungan dan sesama kepada para siswa.

Tiga veteran perang, Koepiyono, Wasito dan Drajat, bercerita tentang perjuangan mereka selama masa penjajahan. Anak-anak mendengarkan dengan antusias. “Dulu semasa kecil, kami sudah dilibatkan untuk berperang. Waktu itu kami masih di Sekolah Rakyat, kalau sekarang sebutannya SD. Dulu itu peluru disebut mimis. Jadi kalau ada yang teriak mimis!, kami harus siap,” tutur Koepiyono.

Para siswa juga diajak untuk mengumpulkan botol plastik air mineral yang hasil penjualannya akan didonasikan kepada korban gempa di Lombok. Pada kesempatan tersebut juga dibagikan 500 bibit tanaman kepada siswa untuk ditanam kembali.

Seorang siswi, Aliya, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Kita bisa mendengarkan cerita dari eyang-eyang pejuang. Juga diajak menanam kembali bibit tanaman. Kita tidak bisa berjuang seperti eyang-eyang dulu, tapi bisa berjuang untuk lingkungan dan turut membangun negara,” ujarnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Musim Kampanye, Bisnis Penerbangan Carter Panen

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Musim kampanye Pemilihan Presiden 2019 tinggal menghitung hari. Musim ini membuat penerbangan carter atau sewa mulai panen. Diprediksi grafiknya mengalami kenaikan berdasarkan pengalaman tahun tahun lalu saat musim kampanye Pemilihan Presiden.

“Di musim kampanye Pileg dan Pilpres 2019, kemungkinan ada kenaikan permintaan carter dari partai-partai atau tim sukses masing-masing capres dan cawapres,” lontar Ketua Bidang Penerbangan Berjadwal Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Inaca), Bayu Sutanto seperti dilansir laman Antara, Ahad (12/08/2018).

Dilanjutkan, besaran kenaikan tersebut sulit diprediksi karena masing-masing musim kampanye dari tahun ke tahun berbeda. Dan untuk penerbangan berjadwal tidak terlalu berdampak signifikan. “Ya hanya maskapai carter yang ada tambahan pendapatan karena selama ini untuk mobilisasi kampanye banyak pakai pesawat carter,” katanya.

Diharapkan, siapapun yang menang dalam Pilpres 2019, tetap berkomitmen atas capaian keselamatan penerbangan dan terus membangun infrastruktur bandara-bandara baru dan pengembangan kapasitas bandara-bandara yang ada.

Saat ini, Indonesia sudah meraih pencapaian sangat baik dalam keselamatan penerbangan, seperti naiknya peringkat standar keselamatan penerbangan berdasarkan Otoritas Penerbangan Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration (FAA) dari Peringkat 2 menjadi Peringkat 1.

Dengan diraihnya Peringkat 1 FAA, maka maskapai nasional Indonesia bisa kembali terbang ke Amerika Serikat. Selain itu, saat ini juga sudah dicabut larangan terbang ke Eropa (EU Ban). Dengan demikian maskapai nasinal Indonesia bisa terbang bebas ke benua biru itu.

“Kita berharap tetap berkomitmen atas capaian safety level dan terus membangun infrastruktur bandara-bandara baru dan pengembangan kapasitas bandara-bandara yang ada,” katanya. (NDY)