Peduli Palu, Desainer Sumbar Galang Dana Lewat Pemotretan

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: Keprihatinan terhadap korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggerakan sejumlah pekerja seni tata busana di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mengumpulkan donasi untuk disumbangkan kepada para korban gempa bumi dan tsunami di Palu.

Penggalangan sumbangan dilakukan melalui sesi pemotretan yang digelar di Hotel Kryad Bumiminang Kota Padang menggunakan busana rancangan desainer asal Sumbar, Doni Rahman. “Alhamdulillah sesi pemotretan lancar dan didukung cuaca yang cerah,” kata Doni di Padang seperti dilansir laman Republika, Senin (22/10/2018).

Penggalangan dana ini, lanjutnya, diikuti sejumlah pekerja seni termasuk perias, model, dan fotografer di Kota Padang. Mereka yang terlibat dalam sesi pemotretan kali ini adalah Fahmi, Hafiz, Iping, Ari Wibowo, Miica, Aisyah Harpani, Afifah, Indah, Aprilia, Ai, Jeje, Kia, Caca Filza, Ayang, Alya, da Andin.

Dalam sesi pemotertan, para perias mendadani peraga busana yang menggunakan baju rancangan Doni Rahman. “Keuntungan dari sesi pemotretan ini disumbangkan untuk Palu,” kata Doni.

Sepanjang acara pemotretan, para pekerja seni juga menggalang dana melalui kotak yang tersedia. Doni juga melelang beberapa baju karyanya melalui media sosial. “Alhamdulillah sudah terjual dan segera diserahkan kepada mereka yang membutuhkan di Palu,” katanya.

Nama desainer Doni Rahman semakin diperhitungkan di ajang fashion nasional maupun internasional. Hasil rancangan anak muda dari Payakumbuh Sumbar semakin mendunia. Terakhir tampil di ajang Qatar Fashion International Festival.

Tak tanggung-tanggung, Doni yang sudah menjadi designer sejak tahun 2012 ini sudah satu panggung dengan designer kelas dunia yang biasa menangani artis-artis hollywood dan bollywood seperti Maria B, Emraan Rajput, Alejandro Resta dan Fouad Sarkis.

Butiknya di Jalan Gajah Mada, Simpang Tinju, Nanggalo No.27 Padang mengaku tidak menyangka dapat berkontribusi dan memamerkan karya di Qatar Fashion International Festival. Pasalnya, tahun lalu yang mengikuti iven ini adalah desainer atau perancang ternama seperti Dian Pelangi.

“Saya bersyukur dan bangga atas kesempatan ini dan sekaligus memotivasi saya untuk lebih baik lagi dalam menekuni dunia fashion ini dan menghasilkan karya-karya yang lebih baik. Sehingga dapat dinikmati oleh pecinta dunia mode baik itu lokal, nasional maupun Internasional,” ujar Doni. (EP)

Bulgaria Tawarkan Destinasi Musim Dingin Murah

this formate

SOFIA BULGARIA, bisniswisata.co.id: Menjelang akhir tahun destinasi wisata bersalju mulai dilirik untuk liburan musim dingin. Namun biaya tinggi kerap menjadi penghalang kesempatan menggeluti olahraga ski yang tak mungkin ditemui di Indonesia. Sejumlah negara seperti Swiss, Alaska dan Prancis yang kerap dijadikan tujuan berwisata salju dianggap mahal bagi kebanyakan orang.

Dan seolah menjawab perkara tersebut, sejumlah destinasi ski murah mulai bermunculan di penjuru dunia, khususnya di Eropa. Mengutip Lonely Planet, Senin (22/10/2018), sebuah laporan dari Post Office Travel Money mengungkapkan sejumlah destinasi wisata ski yang jauh dari kata mahal.

Setelah menengok ragam destinasi ski populer di Eropa dan menganalisa biaya wisata yang harus dikeluarkan, Post Office Travel Money menobatkan Bansko, Bulgaria sebagai resor ski termurah di Eropa. Dengan jalur ski dari ketinggian 900 meter hingga 2.600 meter, kegiatan ski di Bansko dibanderol mulai dari harga Rp8 juta per orang.

“Tak bisa dipungkiri Bulgaria memang destinasi yang tepat bagi penikmat ski yang ingin hemat biaya. Selain lebih hemat 10 persen biaya dibanding resor ski lain, Bansko juga ideal bagi pengunjung yang masih awam hingga sudah professional dalam ski,” ungkap Andrew Brown dari Post Office Travel Money.

Selain Bulgaria, Italia juga bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati ski tanpa harus menguras kantong. Setidaknya empat resor ski di Italia menempati 10 besar peringkat resor ski termurah di Eropa.

Resor Bardonecchia di Piedmont berada di peringkat ke-2, yang kemudian disusul oleh Kranjska Gora, Slovenia di posisi ke-3. Dan melengkapi posisi 10 besar, ada Resor Sestriere dan La Thuile, Vemdalen di Swedia, Rauris dan Ellmau di Austria.

Penelitian dilakukan berdasarkan ragam faktor, mulai dari biaya ski selama enam hari, sewa alat, kursus atau pelatihan, biaya makan hingga tambahan lain seperti kopi, bir dan wine.

Bulgaria, salah satu negara paling menarik di Eropa Timur memiliki peninggalan sejarah menarik. Negara yang memiliki penduduk sekitar 8 juta jiwa ini berada di wilayah tenggara Eropa dan dipenuhi dengan pegunungan, daerah dataran rendah dekat Sungai Danube, lahan pertanian yang kaya, dan pantai berpasir sepanjang pantai Laut Hitam.

Selain wisata musim dingin, juga ada beberapa tempat tujuan yang indah di negara Bulgaria. Namun hanya lima destinasi paling banyak dikunjungi wisatawan antara lain:

1. Taman Nasional Rila

Ini adalah tempat suci yang menakjubkan di pegunungan taman ini diisi dengan berbagai hewan dan tanamana yang menarik. Anda akan menemukan elang, rusa, kambing, kelelawar, dan burung hantu serta spesies lain dari satwa liar. Ada juga 282 jenis lumut di taman serta 233 jenis jamur. Gunung musala yang berada di taman nasional ini merupakan gunung tertinggi di Bulgaria yang memiliki ketinggian mencapai 9.500 kaki di udara. Taman nasional Rila Merupakan tempat paling populer bagi pejalan kaki karena sebagian dari jejak E4 Eropamelewati jalur ini.

2. Sofia
Sofia merupakan ibukota negara Bulgaria. Di sinilah banyak kebohongan sejarah dan budaya dan itu bisa dialami melalui museum setempat, di kota ini juga banyak sekali bangunan gereja dengan arsitektur yang sangat indah. Jiaka kamu ke kota ini sebaiknya kamu mengunjungi musuim nasional bulgaria untuk melihat sejarah negara ini. Kehidupan malam yang cukup aktif dan bila Anda ingin bersantai Anda akan menemukan banyak taman. Pasar musim panas yang populer di sepanjang jalan akan kamu temui berbagai hasil panen para petani.

3. Shiroka Laka

Desa indah Shiroka laka terletak di wilayah selatan negara Bulgaria di desa ini kamua akan merasa berjalan ke masa waktu dahulu. Arsitektur rumah di desa ini sangat indah tradisi abad ke-17 masih bisa disaksikan di sini. desa ini adalah tempat yang ideal untuk berjalan-jalan dan mengeksplorasi. Jika Anda menuju ke utara 10 mil dari kota Anda akan menemukan sumber air panas dekat kota Beden.

4. Melnik

Ini merupakan desa kecil terletak di bawah bukit pasir dan merupakan rumah bagi sekitar 400 orang. Desa ini dapat di tempuh selama dua jam dari ibukota Sofia. Pemandangan di sini sangat indah banyak pohong angur tumbuh di desa ini bahkan hampir si setiap rumah di desa ini memiliki gudang angur sendiri Salah satu tempat paling populer adalah Winery Damianitza yang terletak hanya bebrapa mil dari desa, kamu juga dapat mengunjungi Biara Rozhen mana Anda akan menemukan beberapa ukiran indah, ikon, dan kaca patri.

5. Belogradchik

Kota kecil Belogradchik terletak dekat perbatasan Serbia di kawasan kaki pegunungan Balkan barat laut Bulgaria. Disini memiliki beberapa formasi batuan yang luar biasa kamu dapat meikmati indahnya matahari tengelam di atas batuan selain itu kamu juga akan menemukan Benteng Kaleto yang menyatu megah dengan batuan kuno. (EP)

Wirausahawan UKM Binaan Sampoerna Tembus Pasar Ekspor

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sejak 2007 Sampoerna memberikan pelatihan kewirausahaan kepada sekitar 40 ribu Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui program Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK). Fasilitas pelatihan terpadu di Pasuruan, Jawa Timur menerapkan 90 riset terapan yang teruji di bidang pertanian terpadu.

“Kami benahi produk misalnya bagaimana agar bisa tahan lama, label dibenahi, kemasan dan sebagainya. Kami lakukan juga sinergi dengan Pemda agar bisa masuk ke pasar modern. Kami bersyukur Produk binaan kami ada yang tembus masuk ekspor,” papar Direktur Hubungan Eksternal dan Fiskal PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita dalam keterangan resmi diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (21/10/2018).

Memang, sambung dia, pendampingan itu jauh lebih powerfull, semangat dan kemampuan itu juga lebih penting. “Kami punya motode pengolahan yang benar dan menjadi konsultan untuk pengembangan UKM berkelanjutan,” ujar Elvira

Juga kerja sama dengan pemerintah daerah jadi penting untuk pengembangan UKM berkelanjutan. Pelaku usaha yang baru mengeluarkan produk perlu dapat dukungan terutama distribusi dan pemasaran. “Seperti di Surabaya, Bu Risma (Wali Kota Surabaya) sangat peduli UKM dengan memberikan akses, mencarikan channel sehingga bisa tumbuh kembang. Peran pemerintah sangat strategis, dari sisi regulasi dan integrasikan dengan pihak lain, semua harus sinergi,” kata dia.

Elvira mengakui PT HM Sampoerna Tbk. memiliki komitmen kepedulian yang tinggi dalam mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UKM di Indonesia. Sehingga berdaya saing, mandiri, berkualitas serta mampu mendorong perekonomian baik nasional maupun daerah. “Kami berharap, upaya ini akan mampu meningkatkan jumlah pelaku UKM yang berdaya saing tinggi serta turut memutar roda perekonomian di daerahnya masing-masing,” kata Elvira.

Data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) tahun 2016 menunjukkan dalam lima tahun terakhir, kontribusi sektor UKM terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat dari 57,84% menjadi 60,34%, sedangkan penyerapan tenaga kerja dari sektor tersebut juga tumbuh dari 96,99% menjadi 97,22%. Hal ini menunjukkan bahwa peran UKM semakin strategis dalam mendukung perekonomian Indonesia.

Bagi Sampoerna, lanjut dia, dukungan terhadap UKM adalah komitmen dan investasi jangka panjang. Sebagai bukti konkret, Sampoerna melalui Sampoerna Retail Community (SRC) telah mengembangkan 57 peritel di tahun 2008 hingga menjadi lebih dari 60.000 peritel di tahun 2018 dan tersebar di 408 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

Karenanya tak diragukan lagi, SRC dan Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna (PPK Sampoerna) tumbuh menjadi ekosistem UKM yang secara nyata mampu memperkuat ekonomi kerakyatan Indonesia. Keduanya mampu menggerakkan roda perekonomian lokal serta memberdayakan masyarakat sekitar.

“Ke depannya, Sampoerna ingin merangkul lebih banyak lagi pemangku kepentingan agar cakupan manfaat dari program pemberdayaan yang kami inisiasi bisa merata di seluruh Indonesia,” lontar Elvira.

Head of Commercial Business Development Sampoerna Henny Susanto menambahkan SRC merupakan program pembinaan Sampoerna terhadap peritel tradisional melalui edukasi penataan toko, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan.

“Selain best practice dari internal perusahaan, banyak pula terapan ilmu pemasaran yang dibagikan kepada para mitra anggota SRC termasuk sharing session bersama pakar ternama di bidang pemasaran. Dukungan yang kami berikan dapat menumbuhkan kesadaran dan semangat para peritel tradisional untuk terus mengembangkan bisnis yang mereka miliki,” kata Henny.

Sementara wirausaha binaan PPK Sampoerna, Karyani, mengatakan produk minuman herbalnya saat ini kian diminati konsumen. Produk UKM dengan merk jual Kesiman Jaya itu tela telah memiliki 17 varian.

“Saya mulai dengan modal Rp50 ribu dan keinginan kuat untuk mengolah hasil bumi yang sangat bermanfaat. Usaha ini akhirnya semakin berkembang ketika saya mendapatkan pelatihan menyeluruh untuk lebih memahami pasar, pentingnya pengemasan, hingga penggunaan alat agar lebih efisien,” ujarnya.

Produk minuman kesehatan ini kini tak hanya diminati pasar nasional. Karyani mengaku kini telah mengandalkan 39 pegawainya untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke Korea Selatan. “Dulu saya produksi minuman herbal main 1 kilo sehari, sekarang sudah 100 kilo dan sudah ke toko ritel. Ekspor juga sekarang sudah banyak, per tahun hampir dua kuintal ke Korea Selatan,” tandasnya.

UKM binaan Sampoerna lainnya, Ketut Suarjana asal Bali pun menambahkan pengalamannya selama bergabung dengan SRC. “Berkat SRC, usaha saya menjadi berkembang dan mandiri. Kini saya sudah bisa menggerakkan komunitas sekitar untuk memajukan wirausaha mereka dan maju bersama-sama. Saya berharap kerja sama ini akan terus terjalin dengan baik, dan ke depannya akan lebih banyak peluang yang bisa diraih bersama SRC.” lontar Ketut

Tak hanya itu, sejak 2007 Sampoerna juga memberikan pelatihan kewirausahaan kepada sekitar 40.000 orang melalui program Pusat Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna (PPK Sampoerna). Saat ini, PPK Sampoerna yang terletak di Pasuruan, Jawa Timur, telah menjangkau 79 kota/kabupaten di Indonesia, serta menerapkan 90 riset terapan yang teruji di bidang pertanian terpadu. (END)

Aurora, Daya Magis bagi Turis Pecinta Lukisan Langit

this formate

FINLANDIA, bisniswisata.co.id: Cahaya kombinasi warna kuning, pink, biru, hijau kekuningan, atau merah keunguan disebut Aurora, menjadi daya magis bagi wisata pecinta lukisan langit. Tercatat ada lima negara sebagai destinasi wisata Aurora yang menjadi sasaran wisatawan untuk menyaksikan keindahan alam Citaan Tuhan Yang Maha Esa.

Fenomena alam terjadi di bagian kutub Utara dan juga kutub selatan. Secara ilmiah, aurora terjadi saat medan magnet bumi bertabrakkan dengan udara yang mengalir dari matahari. Gesekan itu menyebabkan perpindahan energi yang menghasilkan belahan bumi utara bersinar, tepatnya di sekitar kutub

Aurora bisa dilihat di Kutub Utara dan Selatan. Aurora yang dilihat di Kutub Utara disebut Cahaya Utara (Northern Lights) atau dikenal Aurora Borealis. Cahaya Selatan (Southern Lights) yang dapat disaksikan di Kutub Selatan bernama Aurora Australis.

Jika angin matahari sedang aktif, denyutan Cahaya Utara (Aurora Borealis) terlihat sangat bagus di daerah Arktika. Swedia, Islandia, Norwegia, dan Finlandia adalah negara-negara yang membuktikan tentang wilayah mana yang menawarkan pertunjukan cahaya terbaik, berkembang menjadi salah satu ibu kota cahaya kutub, sebagaimana dilaporkan DPA, Ahad (21/10/2018).

Kota pelabuhan di sebelah utara lingkar Arktika memiliki bandara, banyak hotel dalam varian harga, dan penawaran tempat-tempat wisata, dari museum kutub hingga Artic Sea Cathedral yang terkenal.

Selama berbulan-bulan, musim dingin yang gelap adalah saat Cahaya Utara (Aurora Borealis) terjadi secara teratur. Para pakar travel menyarankan agar wisatawan menuju ke Tromso antara Oktober sampai Maret, meski cahaya-cahaya tersebut terjadi di waktu lain.

Kemungkinan selalu tinggi selama “periode gelap” tahun ini, tetapi bukan jaminan pasti. Faktor penting adalah cuaca. Jika langit mendung, sering tidak ada pertunjukan cahaya. Itu sebabnya disarankan menginap setidaknya tiga atau empat hari di lokasi berpotensi tinggi terjadi Aurora Borealis.

Juga, aplikasi seperti “My Aurora Forecast – Aurora Alerts Northern Lights,” “Norway Lights” dan “Northern Lights Aurora Alerts” dapat membantu wisatawan untuk memilih waktu yang tepat.

Di Indonesia, aurora memang gak ada tapi kalau kamu ngebet banget pengen menikmati keindahan aurora maka bisa mengunjungi kelima negara ini.

1. Northern Lights, Juneau, Alaska

Tempat yang paling menarik untuk menikmati Aurora di belahan Amerika Utara adalah Alaska. Wilayah ini terletak 32 km dari Fairbanks, dimana pegunungan Alaska menawarkan tempat yang indah dan memanjakan untuk menangkap Aurora Borealis. Waktu terbaik untuk mengunjungi Alaska adalah bulan Maret, dimana langit biasanya cerah pada bulan tersebut. Pada bulan Agustus sampai pertengahan April juga menjadi waktu yang tepat untuk menonton aurora.

2. Sturgeon Falls, Ontario, Kanada

Di Ontario kamu akan diajak tenggelam dalam cahaya mistik di langit utara menjauh dari hingar bingar ibu kota Kanada. Selain Ontario, Yukon yang terdapat di paling barat Kanada merupakan tempat yang juga menyajikan pemandangan aurora terbaik, tepatnya di sekitar Danau Laberge. Di tempat ini kamu bisa menyewa kabin kayu yang terletak di dekat danau dan nikmati pemandangan Aurora Borealis tanpa batas. Agustus hingga akhir April adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini. Kamu bisa memancing, menaiki kereta salju, ski, naik mobil salju dan berperahu dengan bingkai aurora di atas kepalamu.

3. Saariselkae, Finlandia

Saariselkae terletak di Lapland, bagian utara Finlandia adalah tempat yang tak kalah indah untuk menikmati aurora. Negara ini adalah negara dengan angka polusi yang kecil. Dengan keadaan ini, langit utara Finlandia bisa mempesona para turis dengan menyajikan aurora yang luar biasa selama sekitar 200 malam dalam setahun. Selain menikmati aurora, kamu juga bisa menaiki kereta salju yang ditarik rusa, mengemudikan mobil salju atau menonton kawanan anjing husky. Bulan-bulan terbaik mengunjungi Saariselkae adalah sekitar November sampai Maret. Khususnya pada saat udara bersahabat dan langit cukup bersih.

4. Tromso, Norwegia

Ada beberapa kota di Norwegia yang menawarkan pemandangan aurora, tapi yang terbaik adalah Tromso. Di kota ini menyajikan festival yang ditujukan untuk menghormati dewa fajar. Saat fajar pertama menyentuh tanah Tromso, festival cahaya utara dimulai. Festival ini dirayakan di seluruh wilayah Tromso dan diisi dengan musik, makanan dan cemilan. Tromso terletak 571 km dari lingkaran Artik. Aurora Borealis bisa dilihat sekitar pukul 18.00 sore sampai pukul 1.00 malam setiap dua kali sehari. Januari adalah bulan terbaik untuk berkunjung. Perlu diingat , udara Tromso benar-benar dingin, pastikan kamu membawa persediaan baju dingin yang cukup ya .

5. Reykjavik, Islandia
Bertempat di Kota Reykjavik, daerah ini menyediakan beberapa tur yang membawa kamu menjauh dari kota menikmati Aurora terbaik. Tempat ini tepat untuk menikmati cahaya aurora dengan intim. Untuk mendapatkan Aurora yang indah kalian dapat berkunjung ke Reykjavik pada bulan September sampai Maret merupakan waktu yang tepat untuk menjadwalkan perjalanan kamu ke sini. (EP)

Agen Perjalanan Jerman Belajar Masak Masakan Indonesia

this formate

BERLIN, bisniswisata.co.id: Kuliner Indonesia ternyata sudah menjadi perhatian penduduk dunia. Buktinya, sebanyak 43 agen biro perjalanan dan operator tur Jerman tertarik belajar memasak masakan Indonesia. Mereka mengikuti program Kelas Masak Wisma Indonesia untuk menyajikan makanan ringan khas Jawa Tengah semar mendem dan khas Manado bakwan jagung.

Duta Besar Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno mengatakan para pemilik biro perjalanan dan operator tur tersebut dipilih agar mereka memiliki pengalaman yang lebih menyakinkan saat menceritakan keunikan cita rasa Indonesia kepada para calon wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia.

“Kita terus berupaya melakukan diversifikasi kegiatan promosi Indonesia di Jerman. Targetnya jelas, yaitu agar hubungan Indonesia dan Jerman lebih erat. Kita ingin masyarakat Jerman lebih mengenal Indonesia dengan berbagai keunikan yang dimilikinya. Dengan demikian Indonesia dapat menjadi pilihan berlibur utama bagi masyarakat Jerman,” kata Dubes Oegroseno dalam rilis pers Kedutaan Besar Indonesia di Berlin Jerman, Ahad (21/10/2018).

Dubes Oegroeseno berencana menjadikan acara belajar masak makanan Indonesia yang diselenggarakan Kedutaan Besar Indonesia di Wisma Indonesia Berlin untuk memperkenalkan ragam kuliner Nusantara ini, sebagai kegiatan rutin di Berlin dan 15 negara bagian lainnya di Jerman.

Selain menjajal membuat kuliner Semar Mendem dan Bakwan Jagung, istri Duta Besar Indonesia untuk Jerman Sartika Oegroseno juga memperagakan cara memasak selada Padang kepada para peserta kelas masak. “Pembuatan makanan ini sangat menarik. Kami tidak pernah melakukan hal seperti ini,” kata Simone Veres, salah satu peserta kelas masak dan pemilik biro perjalanan Veres Reisen yang berkantor di Frankfurt.

Keseruan memasak makanan Indonesia tersebut semakin lengkap karena para peserta juga berkesempatan mencicipi hidangan makan malam menu Indonesia, seperti nasi timbel Sunda, empal gepuk, karedok, sate ayam, dan soto Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Visit Indonesia Tourism Office, Inga-Lena Koerner, meyakinkan para tamu bahwa Indonesia tetap aman sebagai destinasi wisata sepanjang tahun. Hal itu diungkapkannya untuk menepis keraguan calon wisatawan terkait sejumlah musibah yang menimpa Indonesia baru-baru ini.

Berdasarkan laporan Asosiasi Biro Perjalanan Jerman menyebutkan, biro perjalanan dan operator tur berhasil mendapatkan pangsa pasar 52,1 persen atau senilai 33.7 miliar euro yang didominasi penjulan langsung paket pariwisata dari total pengeluaran wisatawan Jerman sebesar 65 miliar euro pada 2017.

Acara ini dihadiri perwakilan dari Turkish Airlines, Atlihan Atilla Ersöz, yang menyampaikan maskapai Turki itu akan membuka rute baru Istanbul-Bali pada Juni 2019. Kabar itu sekaligus menegaskan tingginya potensi wisatawan berminat ke Indonesia. Di akhir sesi acara, Turkish Airlines mengundi hadiah untuk 1 orang peserta yang beruntung mendapatkan 2 tiket pulang pergi Berlin-Jakarta-Berlin. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Komunitas Luar Kotak Ajak Milenial Cintai Cagar Budaya Via Lomba Tulis

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Memaknai HUT Purbakala Ke 105 Tahun 2018, Komunitas Luar Kotak bersama Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman dan Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) mengajak generasi Milenial mencintai cagar budaya purbakala melalui lomba karya tulis bertajuk “Aku Dan Purbakala” dan Lomba Toponimi.

Hasilnya sungguh diluar dugaan. Tercatat 1.177 tulisan yang masuk, dengan rentang usia penulis mulai 15 tahun hingga 24 tahun yang sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa. Setelah melalui penjurian terpilih 5 pemenang penulis “Aku dan Purbakala” serta 5 pemenang penulis Topomini yang menceritakan Asal Usul Daerahmu.

Untuk pemenang karya tulis “Aku Dan Purbakala”, juara 1 diraih Aisya Auliya Sudrajat dari Pacitan Jawa Timur dengan judul “Ucap Bohong Dirinya Sendiri”. Juara 2 disabet Rosmedia Tiurmaida Hasugian dari Jatinangor Sumedang Jawa Barat dengan karya “Waruga, Riwatarmua Kini”, juara 3 dimenangkan Rizky Clarinta Putri dai Jambi dengan tulisan “Kongkow Asyik di Candi Terluas se Asia Tenggara”. Favorite 1 diraih M. Satrio asal Tegal Jawa Tengah dengan karyanya “Purbakala Cermin Pengingat” dan Favorite 2 diraih Reza Ramadhan asal Dharmasraya Sumatera Barat yang menulis “Karakter Warisan Purbakala”.

Dan Untuk pemenang karya tulis Toponimi diraih M Yousril Mirza asal Kendal Jawa Tengah dengan karyanya berjudul “Sejarah Topomini Patebon” sebagai juara pertama. Juara kedua dimenangkan Muhammad Masrudin Firdiyansah dari Gresik Jawa Timur yang menulis “Asal Usul Nama Gresik”. Juara ketiga disabet Khaolil Mudiaafa dari Rembang Jawa Tengah dengan karya “Topomini Desa Tuyuhan”. Untuk Favorite 1 diraih Muhammad Ikhasan Zulkarnain dari Bekasi yang menulis “Bekasi Kota Bulan Hingga Kota Patriot”. Juara Favorite 2 dimenangkan Eko Prasetyo dari Lamongan Jawa Timur yang menulis “Topomini Desa Rejo Kendal”.

“Lomba karya tulis tentang cagar budaya purbakala ini untuk meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap warisan budaya berupa peninggalan purbakala. Kesadaran pelajar dan mahasiswa akan memorikolektif bangsanya diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat sekaligus menjadi inspirasi dalam meraih prestasi,” lontar Andre Donas, Founder Komunitas Luar Kotak kepada Bisniswisata.co.id disela-sela acara penyerahan hadiah lomba tulis HUT Purbakala di gedung Kemendikbud Jakarta, Sabtu (20/10).

Andre menilai saat ini kecintaan, kesadaran generasi muda terhadap cagar budaya serta sejarah kepurbakalaan mulai menunjukkan hal yang positif. Terbukti milenial mau mengunjungi museum maupun mendatangi cagar budaya untuk mempelajari, mengenal serta memahami keberadaanya. “Bahkan dilakukan diskusi untuk mencari informasi yang lebih banyak,” papar Andre yang juga arkeolog.

Karena itu, Komunitas Luar Kotak atau Out of Box,s mencari program untuk mendekatkan generasi milenial dengan cagar budaya melalui berbagai aktifitas yang setiap tahunnya digelar. Seperti tahun 2017 menggelar Kultur trip dengan mengunjungi Situs Megalitik Gunung Padang di Cianjur Jawa Barat yang merupakan Cagar Budaya Dunia.

“Di Situs Megalitik Gunung Padang ini kami mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk mengenal lebih mendalam tentang cagar budaya ini. Jadi kami tak mau datang melihat langsung pulang, namun kami beri program yang lebih mendalam tentang Situs Megalitik Gunung Padang ini,” ungkapnya.

Program yang diberikan bagaimana melihat kondisi masyarakat sekitar, mengenal alam, menyaksikan sunrise, melihat gemerlapan bintang di malam hari, mediasi, diskusi, serta berbagai kegiatan lainnya yang positif sekaligus mengena sasaran tentang keberadaan Situs Megalitik Gunung Padang maupun cagar budaya lainnya yang ada di tanah air.

Tahun sebelumnya 2016, sambung dia, Komunitas Luar Kotak juga menggelar acara “Love or Lost” terkait cagar budaya. “Kami ajak generasi muda untuk membikin acara yang kreatif dengan kemampuannya melalui teknologi digital. Mereka bisa bikin tentang cagar budaya yang kemudian difoto dan disebarkan melalui media sosial,” paparnya.

Selain itu, ada yang bikin Stand Up Comedy tentang cagar budaya. Juga bikin film dokumenter atau film pendek juga terkait dengan cagar budaya yang dikunjungi. “Bahkan mereka ada yang membuat meme tentang cagar budaya. Nah semua ini bertujuan untuk mencintai, mengenal bahkan melestarikan cagar budaya melalui era teknologi saat ini. Jika tidak diterapkan dengan era teknologi, cagar budaya kita akan tertinggal bahkan disepelekan ole generasi muda kita,” sambung Andre.

Menurutnya, Komunitas Luar Kotak akan terus melahirkan konsep-konsep baru untuk melestarikan cagar budaya Indonesia. “Nah tahun ini kami mensosialisasikan lewar lomba karya tulis, ternyata responnya sangat luar biasa. kami tidak menyangka naskah yang masuk bisa mencapai 1177 naskah, ini menujukkan respon terhadap cagar budaya kita semakin bagus,” jelasnya.

Komunitas Luar kotak yang didirikan Andre Donas, Endah Sulistyowati, Nanang Dwi P dan Sri Cendrawati yang merupakan lulusan arkeologi dan memiliki kepedulian dunia arkeologi yang berada di luar pemerintahan. Mayoritas pendiri komunitas ini ada yang terjun di dunia komunikasi, periklanan, jurnalistik televisi, marketing dan hubungan masyarakat, yang tidak mau berkutat pada urusan gali menggali atau ekskavasi. (END)

Indonesia Menari Demi Lestarikan Tarian Tradisional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia Menari kembali hadir. Kehadirannya selalu dinanti-nanti para penari, komunitas tari hingga pecinta tari. Tahun ini, Indonesia Menari tampil beda. Perbedaannya mengajak generasi milenial untuk berpartisipasi menari sekaligus melestarikan tari tradisional apalagi digabungkan dengan tari modern.

Perbedaan lainnya kota penyelenggaran Indonesia Menari bertambah satu kota yakni Semarang. Jadi ada empat kota yakni Jakarta, Solo, Semarang dan Bandung yang digelar secara serentak pada 11 November 2018. Untuk Jakarta di Grand Indonesia Jakarta, juga 23 Paskal Bandung, Mall The Park Solo, dan Taman Indonesia Kaya Semarang. Koreografer Ufa Sofura Maulida dipercaya menciptakan koreografinya.

Setiap tahunnya, Indonesia Menari selalu menarik perhatian. Kegiatan yang rutin dilakukan sejak tahun 2012,menargetkan sekitar 4.500 peserta di 4 kota di Indonesia. Para peserta terdiri perorangan, berbagai komunitas generasi muda, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah dan universitas di Indonesia ini akan bersama-sama menari dan menunjukkan kemampuan mereka untuk memperebutkan total hadiah Rp 300 juta.

“Memang ada banyak permintaan dari para pecinta seni untuk menyelenggarakan Indonesia Menari di daerahnya dan itu merupakan suatu penghargaan bagi kami karena ternyata apa yang sudah kami lakukan di Jakarta juga menarik minat teman-teman dari daerah lain,” papar Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian seperti dilansir laman indonesiakaya, Ahad (21/10/2018).

Tahun ke-7 penyelenggaraan Indonesia Menari ini, ditambah satu kota lagi: Semarang di Taman Indonesia Kaya yang baru diresmikan pada 10 Oktober 2018. Sejak pendaftaran Indonesia Menari 2018 dibuka, antusiasme masyarakat kian meningkat. “Kami harap Indonesia Menari 2018, semakin banyak menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda untuk mencintai ragam musik dan tarian daerah,” lontarnya.

Pendaftaran Indonesia Menari 2018 dibuka sejak 25 September 2018 di website www.indonesiakaya.com hingga 26 Oktober 2018 atau hingga target kuota terpenuhi. Pendaftaran ini gratis tanpa pungutan biaya dan terbuka untuk umum, baik bagi para peserta yang ingin mendaftarkan komunitasnya, maupun para peserta yang ingin mendaftar secara perorangan. Untuk pendaftar atas nama komunitas minimal membawa 5 orang peserta dan maksimal membawa 7 orang peserta.

Tidak ada rentang umur bagi peserta, selama masih bisa mengikuti koreografi Indonesia Menari 2018 dengan sempurna. Namun, bagi peserta anak-anak wajib ditemani oleh pendamping. Sedangkan untuk kostum tahun ini, seluruh peserta diwajibkan menggunakan tema etnik modern yang memberikan kebebasan bagi para peserta untuk menggunakan kreatifitas masing-masing selama tidak akan mengganggu peserta lainnya.

Indonesia Menari 2018 dilangsungkan dengan bentuk tarian massal koreografi yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern dengan durasi 4 menit yang diiringi musik aransemen Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu daerah dari Riau (Soleram), Kalimantan Selatan (Ampar-Ampar Pisang), Jawa Tengah (Cublak-Cublak Suweng), dan Papua (Yamko Rambe Yamko).

Tahun ini, Indonesia Menari 2018 dikonsep oleh Ufa Sofura yang telah menggeluti dunia tari sejak usia 17 tahun. Kecintaannya pada dunia tari membawanya mengikuti beberapa kursus tari singkat di luar negeri, seperti di Singapura, Jepang, Amerika Serikat, dan Jerman.

Ketekunannya pada dunia tari juga mengantarkannya meraih beragam prestasi dan memberikannya kesempatan untuk ikut serta dalam berbagai pentas tari, baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga terpilih menjadi koreografer acara resepsi host country pertemuan tahunan 2018 International Monetary Fund (IMF) dan Kelompok Bank Dunia (World Bank) di Bali.

Penari yang memiliki nama lengkap Sofura Maulida ini memadukan gerakan tari tradisional dan mengemasnya secara modern. Para peserta dapat menyaksikan tutorial gerakan Indonesia Menari 2018 melalui www.indonesiakaya.com/indonesiamenari/2018/tutorial.

Tahun 2017, koreografer Rosmala Sari Dewi menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern seperti hip-hop, menghasilkan koreografi dengan durasi 4 menit. (EP)

25-28 Oktober 2018, Festival Danau Sentarum

this formate

KAPUAS HULU, bisniswisata.co.id: Festival Danau Sentarum (FDS) kembali dihelat keempat kalinya. Tahun ini, festival bakal digelar lebih semarak, lebih atraktif dan lebih inovatif. Tujuannya untuk menjadi festival yang menarik sehingga diminati wisatawan untuk datang. Dengan mengangkat tema “Memacu Ekowisata Lintas Batas di Jantung Borneo”, festival di Batang Lupar, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, berlangsung mulai 25 hingga 28 Oktober 2018

Tahun 2017, Wisatawan yang datang ke festival mencapai 7.865 orang, dengan 7.000 orangnya dari Malaysia. Mayoritas turis itu merupakan lintas batas di Kabupaten Kapuas Hulu dengan Serawak Malaysia. Event tahunan ini memperkenalkan daya tarik pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kapuas Hulu melalui beberapa pintu masuk (entry point), baik Pontianak maupun Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) yang ada di wilayah Kapuas Hulu.

Festival Danau Sentarum 2018, diwarnai berbagai perlombaan tingkat internasional seperti lomba gasing dan sumpit serta pameran seni dan budaya. Tidak kalah serunya adalah berbagai pertunjukan atraksi dan penelusuran Danau Sentarum diiringi perahu hias Suku Dayak daerah setempat. Selain perahu hias, pada festival tahun lalu juga digelar lomba speedboat di danau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Danau Sentarum Betung Kerihun tersebut.

Rangkaian acara FDS 2018 terdiri dari Danau Sentarum Cruise, Parade Perahu Tradisional, Sentarum Ethnic Music Festival, Kontes Arwana Super Red, Karnaval Budaya dan Festival Minum Madu. Tidak ketinggalan juga pagelaran Seni Budaya dan Hiburan Masyarakat.

Rangkaian FDS 2018 akan dipusatkan di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum, tetapi akan dilaksanakan di empat tempat berbeda yaitu Putussibau sebagai kota kabupaten Kapuas Hulu, Lanjak sebagai kecamatan yang berada dalam Kawasan Danau Sentarum, Badau sebagai kota perbatasan dengan Malaysia, serta Sriaman untuk start bersepeda.

Berikut beberapa rangkaian acara di FDS 2018. Danau Setarum Cruise Kegiatan tersebut merupakan aktivitas yang dilakukan sepanjang pelaksanaan rangkaian acara FDS 2018 dengan menyusuri Danau Sentarum menggunakan kapal-kapal motor khas Kapuas Hulu yang disebut Kapal Bandong. Acara ini akan diselenggarakan 25-28 Oktober 2018.

Parade Perahu Tradisional Parade perahu ini merupakan kegiatan penyusuran Danau Sentarum menggunakan perahu hias Khas masyarakat Dayak yang disebut Parau Tambe. Acara inti ini akan diselenggarakan 27 Oktober 2018. Sentarum Ethnic Music Festival Sentarum Ethnic Music Festival adalah pagelaran seni dan tradisi masyarakat Kapuas Hulu, mulai dari seni tari, musik, dan kesenian.

Acara inti ini akan diselenggarakan 26 Oktober 2018. Karnaval Budaya dan Festival Minum Madu Tidak kalah unik juga ialah parade minum madu organik yang dihasilkan dari Danau Sentarum. Parade ini akan diikuti oleh ribuan orang termasuk masyarakat lokal dengan menggunakan pakaian adat masing-masing.

Acara ini akan diselenggarakan 25 Oktober 2018,di Lanjak. Pengunjung saat menikmati panorama Taman Nasional Danau Sentarum dari puncak Bukit Tekenang. Danau Sentarum berada di Kecamatan Selimbau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kontes Arwana Super Red Kegiatan ini merupakan kontes ikan khas Kapuas Hulu yang merupakan salah satu ikan termahal dunia, harga ikan ini di 2017 mencapai Rp 500 juta satu ekor indukan. Kontes ini akan digelar di Kota Putussibau, 25-27 Oktober 2018.

Selama penyelenggaraan acara, wisatawan juga dapat menyaksikan Danau Sentarum Expo serta berbagai lomba juga diselenggarakan untuk memeriahkan FDS 2018. Lomba-lomba yang diselenggarakan di antaranya Lomba dan expedisi masakan tradisional Kapuas Hulu, Lomba Olahraga Tradisional, Bersepeda di Jantung Borneo, Pemilihan Duta Danau Sentarum, dan Lomba Foto. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Travelling Bersama Keluarga, Hobi Baru Dwi Sasono

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Aktor Dwi Sasono punya hobi baru. Bukan olahraga seperti banyak aktor lainnya, tapi melakukan road trip atau travelling bersama keluarga mengunjungi berbagai daerah menggunakan mobil, misalnya berkeliling Pulau Jawa. Seperti yang dilakukan belum lama ini, ia mengajak keluarganya berlibur ke Pelabuhan Ratu melalui jalur darat dengan menggunakan mobil.

“Kemarin, terakhir habis dari Pelabuhan Ratu ‘road trip’ dari Jakarta. Kita berangkat jam setengah enam pagi sampai sana setengah 12. Itu karena berhenti beberapa kali dan macet,” ucap Dwi Sasono seperti dilansir laman Tempo, Ahad (21/10/2018).

Suami Widi Mulia ini mengaku sejak kecil sering diajak ayahnya jalan-jalan menggunakan mobil ke berbagai daerah. Momen itu juga yang ingin diteruskannya kepada anak-anaknya saat ini. Anak-anak Widi Mulia dan Dwi Sasono, Dru Prawiro Sasono, Widuri Putri Sasono, dan Den Bagus Satrio Sasono bernyanyi dan bermain musik.

“Saya senang aja (road trip) karena dulu waktu kecil sama orangtua saya sering diajak jalan. Jadi momen itu yang membuat saya enggak bisa lupa. Saya juga ingin anak saya merasakan hal itu,” kata pria kelahiran Surabaya, 30 Maret 1980.

Melakukan perjalanan ke luar daerah menggunakan mobil diakuinya bisa mengenalkan anak-anaknya dengan hal-hal baru, sekaligus melihat keindahan alam Indonesia mengagumkan.

Pemain Mendadak Dangdut juga berencana mengajak keluarganya berpergian keliling pulau Jawa dengan mobil. “Rencana kita masih mau menelusuri ke daerah Jawa Barat. Pulau Jawa dulu lah, tapi nanti kapan-kapan kayak pas lebaran pulang kampung lah,” lontar peraih penghargaan: Festival Film Bandung untuk Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop. (EP)

Fesysen Denim Tak Pernah Lekang Oleh Zaman

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Meski tren selalu berputar, namun fesyen denim tak pernah lekang oleh zaman. Denim selalu dikreasikan dalam desain kekinian. Tak hanya jaket, berbagai variasi model pakaian berbahan denim dihadirkan guna menyesuaikan tren.

Terinspirasi gaya 1980-an dan 1990-an, Project x Rigio menyajikan 15 looks berbahan dasar denim yang disulap ke berbagai gaya yang unik dan nyentrik dalam pagelaran busana Plaza Indonesia Men’s Fashion Week. Pada rancangan busana siap pakai kali ini, mereka ingin menampilkan mode yang mewakili beberapa profesi dengan tajuk Hustler.

Creative Director Rigio Sergio Berlino mengatakan Hustler tersebut merepresentasikan 15 orang yang tinggal di metropolitan dengan beragam profesi seperti baju montir, homeless, musisi, model, artis hingga pengusaha. “Walaupun latar belakang beda tapi objeknya sama. Sesimpel itu,” ucap Sergio.

Untuk menggambarkan busana lintas profesi agar tetap modis, dia merancang busana dengan berbagai siluet dari potongan kasual ukuran besar seperti kemeja, jaket, mantel, hingga celana gombrong.

Selain itu, pihaknya juga melakukan perpaduan warna yang tampak harmonis. Kombinasi warna tersebut seperti biru dongker dan putih, serta warna ceria abstrak yang dilukis di atas material denim. “Fashion it’s about perspective and identity. Menurut saya kalau kita bisa menghadirkan mode dengan kepribadian secara baik, buat saya itu sukses,” lanjut Sergio.

Menurutnya gaya fesyen kasual dan sportif menjadi garis desainnya, untuk mengutamakan kenyaman dalam berbagai kegiatan. Guna memberikan kesan mewah balutan busana tersebut, dia mengkombinasikan denim dengan kain tule dan linen.

Tak hanya itu, beberapa aksesori juga disematkan seperti sepatu kets, kaos kaki olahraga, dan kacamata. Tak lupa penggunan ornamen seperti karung goni dan tongkat baseball semakin mencuri perhatian. Rancangan Rigio tersebut juga menampilkan empat koleksi baju perempuan dengan potongan seksi crop-top.

Lewat koleksi teranyarnya, Rama Dauhan juga menampilkan rangkaian denim yang diolah dengan beragam teknik pencucian seperti ice wash, enzyme wash, garment wash, bleaching, spray PK, splatter PK, dan destroy. Lalu bordir, sablon, serta beragam tambahan bahan seperti katun dril yang menambah spirit tren mode dunia 2019.

#. Maitreya

Bertajuk Maitreya yang artinya “Ramah dan Bersahabat”, Rama terinspirasi dari kedai pinggir jalan yang memberikan kesan sederhana dan dekat dengan keseharian memberikan pilihan kepada pecinta mode untuk mengeksplorasi gaya street fashion, muda, unik tetapi tetap terasa dekat.

“Bahan denim yang dipadu dengan motif garis dan warna khaki serta coklat menambah kaya koleksi. Sentuhan warna dari hasil sablon pada t-shirt putih dengan konsep white on white membuat tampilan koleksi jalanan ini terlihat modern,” kata Rama.

Beragam volume nyaman khas Rama Dauhan mendominasi koleksi ini. Siluet yang ditampilkan seperti jaket dengan bermacam ukuran volume, celana dengan volume besar dan detail kantong cargo hingga kantong yang dibuat menjadi timbul, kemeja, dan juga kaos oblong. “Sentuhan detail pada koleksi ini membuat kesan muda yang dikemas secara intricate yet sophisticated,” tambahnya.

Danjyo Hiyoji adalah salah satu label fesyen Indonesia yang terkurasi untuk mengolah denim ke dalam koleksi busana teranyarnya. Desainer Danjyo Hiyoji Liza Mashita mengatakan kali ini merupakan pertama kalinya Danjyo mengolah bahan denim.

Liza mengatakan untuk memberikan sentuhan yang berbeda Danjyo mengaplikasikan ‘culture denim’ dari segi jahitan dan juga treatmen. Selain itu, dia juga banyak menambahkan detail pop color atau warna-warna cerah. Bahkan terrdorong mengembangkan busana berbahan dasar denim menjadi lebih kekinian.

“Sekarang perkembangannya semakin bagus, apalagi merek-merek high end fesyen juga mulai mengeluarkan denim sekarang. Jadi semakin luas perkembangannya,” ujar Liza sambil menambahkan mengolah bahan denim memang tidak mudah, apalagi untuk pertama kali. Dia mengatakan banyak perlakuan yang harus dilakukan.

Kendati begitu, dia mengaku ketagihan untuk terus mengolah denim di proyek-proyek selanjutnya. “Mungkin selanjutnya mau lagi pakai denim, karena banyak sekali treatment denim yang belum kami coba,” katanya seperti diunduh laman Bisnis, Ahad (21/10/2018).

#. Meliorism

Tak kalah, label fesyen lokal Ray Alan juga menampilkan denim dengan tajuk Meliorism, yang dimaksudkan sebagai “The belief that the world gets better, the belief that humans can improve the world.” Koleksi Ray Alan Spring Summer 2019 ini menampilkan koleksi denim dari Lee Cooper.

Creative Director Ray Alan Ray Anjas Maulana mengatakan nafas Spring Summer tersebut ditunjukan melalui motif bunga-bunga yang tertuang dalam bahan denim tersebut. “Pembuatan motif kami menggunakan teknik cuci laser dan print,” kata Alan.

Semua motif yang dituangkan dibuat dengan proses laser wash untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sehingga menampilkan denim yang ramah lingkungan. Selain itu, ia ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa denim semakin gaya dengan motif dibuat dengan kemajuan teknologi. (EP)