Larangan Wisatawan Dekati Anak Krakatau Tak Dicabut

this formate

BANDARLAMPUNG, bisniswisata.co.id: Larangan wisatawan maupun masyarakat yang ingin mendekati Gunung Anak Krakatau, tidak dicabut. Pasalnya gunung berapi yang ada di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung hingga kini masih mengalami 348 kali kegempaan letusan sepanjang Jumat (5/10) hingga Sabtu dini hari.

“Aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan mengeluarkan sinar api dan lontaran material teramati berpijar setinggi 100-200 meter di atas puncaknya, masih berada di Level II (waspada),” demikian pernyataan Windi Cahya Untung, petugas Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau yang diterima di Bandarlampung, dikutip Antara, Ahad (07/10/2018).

Dilanjutkan, periode pengamatan 5 Oktober 2018 pukul 00.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB, menunjukkan visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Visual malam dari “CCTV” teramati sinar api dan lontaran material pijar dengan tinggi 100-200 meter di atas puncak.

Terdengar suara dentuman dan dirasakan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau. Getaran hingga membuat kaca dan pintu pos bergetar.

Kegempaan letusan 348 kali itu dengan amplitudo 35-50 mm, durasi 41-675 detik. Tremor Harmonik 26 kali, amplitudo 10-42 mm, durasi 30-130 detik. Vulkanik Dalam 2 kali, amplitudo 35-40 mm, S-P 1-1,5 detik, durasi 15-17 detik. Tremor menerus amplitudo 2-35 mm (dominan 15 mm).

Gunung api di dalam laut setinggi 338 MDPL ini, sepanjang pengamatan cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 23-32 serajat Celsius, kelembapan udara 65-97 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg. (EP)

Wanda Hamidah Jelajah Wisata Syariah di Turki

this formate

ISTANBUL, bisniswisata.co.id: Di Akun Instagramnya, Wanda Hamidah mengunduh foto-foto bersama ibu dan saudara-saudaranya tengah melakukan liburan dengan menjelajahi wisata syariah di Turki. Wanita kelahiran Jakarta, 21 September 1977 dan keluarga mengunjungi objek wisata populer di Cappadocia, Istanbul dan Pamukkale.

Juga satu kota kecil tak lupa disambanginya, yakni Konya. Konya dikenal sebagai kota sufi. Di sini jejak penyair sufi Jalaluddin Rumi bisa ditemukan. Tak ayal, selebritas yang kini berprofesi sebagai notaris ini memuat keterangan foto serba Rumi. Misal pemain film yang pernah membintangi Pengejar Angin (2011) dan Cahaya Dari Timur (2014) ini memuat ungkapan Rumi “Travel brings power and love back into your life”.

Seperti dilansir laman Tempo.co, Sabtu (06/10/2018), Konya merupakan kota kecil yang bisa dicapai dalam 4 jam dari Ankara, demikian juga dari Antalya. Di kota ini lah Rumi yang kelahiran Afganistan tutup usia. Jejak dan peninggalannya bisa dilihat di Museum Mevlana, objek wisata yang dikunjungi ibu empat anak.

Jalaluddin Rumi datang ke Konya atas undangan Sultan Seljuk yang berulangkali hingga akhirnya ia pindah ke sini. Di Konya, ia kemudian menyebarkan ajaran Sufi dan tentunya juga memperkenalkan tariannya. Hingga tari Sema atau dikenal juga sebagai tari Sufi pun dikenal berasal dari Konya.

Rumi dikenal juga sebagai Mevlana atau penganut sufi mistik dari Persia. Tak mengherankan jika yang ditemukan di sini adalah Museum Mevlana. Di bagian utama museum ini, terdapat makam dari keluarga Jalaluddin Rumi, dari ayahnya hingga cucunya. Pemakaman terlihat megah. Dulu museum digunakan sebagai tempat tinggal dari para Sufi.

Selain itu, ada benda-benda yang dipakai para sufi. Seperti terlihat dari foto-foto yang diunggah Wamda, terlihat turban yang pernah digunakan Rumi, demikian juga busana, Al Quran dan perlengkapan lainnya. Ada juga syair-syair para sufi yang dipajang. (EP)

Patih Indo Tours & Haji umroh Jalin Kerjasama Dengan Organisasi Profesi

this formate

Rusmiati ( kanan) bersama Nawang Wijayanti, Kepala Divisi Dana dan Jasa PT Bank DKI Syariah ( kiri) dan Sri Ratnawati mewakili Himpuan Keluarga Tani Indonesia yang bertekad memasarkan paket umroh yang amanah.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perjanjian Kerjasama Perbankan Syariah, organisasi profesi dan Patih Indo Tours & Haji umroh dalam menjaring calon jemaah umroh mendapat respon positif dari masyarakat, kata CEO Patih Indo Tours & Haji umroh, DR Rusmiati S si, Msi, hari ini.

“ Perjanjian Kerjasama ( PKS) dengan bank DKI Syariah misalnya, memungkinkan calon jemaah dari kalangan PNS di wilayah provinsi DKI Jakarta untuk menggunakan fasilitas kredit sehingga bisa langsung berangkat dan pulangnya mencicil sesuai pilihan bisa selama satu, dua atau tiga tahun lamanya,” jelas Rusmiati.

Pihaknya menggandeng PT Badir Matahari International ( BMI) Travel  sebagai land arrangement Haji & Umroh untuk menawarkan series program umroh selama 9 hari 7 malam dari Jakarta, tambahnya.

BMI yang membuka perwakilannya di Indonesia memudahkan para asosiasi penyelenggara umroh, beragam organisasi maupun  masyarakat luas untuk mengatur perjalanan para calon jemaah dengan mudah dan bisa terhubung dengan para staff yang berada di Indonesia tanpa harus ada kendala bahasa.

“Selama ini travel yang memiliki izin penyelenggaraan haji dan umroh menggandeng mitra kerja secara terpisah bahkan dengan perusahaan berbeda-beda mulai untuk hotel, transportasi, catering dan lainnya. Kini semua kebutuhan calon jemaah dilayani satu provider yaitu PT BMI,”jelasnya.

Kemampuan PT BMI memberikan one stop service bagi travel agent di Indonesia untuk mengurus jemaahnya beribadah selama di tanah suci inilah yang menjadi kunci bagi Bank DKI Syariah untuk keamanan dan kenyaman dalam memberikan produk syariah pada nasabahnya.

Nawang Wijayanti, Pemimpin Divisi Dana dan Jasa PT Bank DKI Grup Syariah mengatakan pihaknya kini dapat memberikan produk turunan haji dan umroh dengan aman melalui Perjanjian Kerjasama ( PKS) untuk mengatasi masalah pembiayaannya.

“ Kami menawarkan pembiayaan yang di bank konvensional namanya kredit multi guna untuk memenuhi berbagai kebutuhan termasuk ibadah haji dan umroh dan pembiayaan jenis ini plafondnya mencapai Rp 750 juta,’ kata Nawang Wijayanti.

Pihaknya sepakat bersama Patih Indo dan BMI memberikan pelayanan satu atap sehingga para PNS di DKI Jakarta dan sekitarnya terhindar dari penawaran paket yang tidak bertanggungjawab seperti First Travel lalu.

“Kami menghimbau agar lurah, camat, walikota dan seluruh jajaran Pemda DKI Jakarta beserta keluarga dan komunitas di lingkungannya dapat memilih travel resmi yang sudah melakukan PKS dengan kami seperti Patih Indo Tour & Haji umroh ini,” tambah Nawang.

Hal yang sama diungkapkan oleh Hasbi , pengurus dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia ( APPSINDO). Menurut dia kesungguhan PT Badir Matahari International ( BMI) Travel  sebagai land arrangement Haji & Umroh sudah dibuktikannya sendiri.

“Tim kami meninjau langsung semua fasilitas dari seri paket umroh yang ditawarkan langsung ke Mekkah. Jadi mulai tipe budget hingga platinum sudah kami cek langsung,” kata Hasbi.

Umroh adalah urusan ibadah kepada sang Khalik dimana APPSINDO tidak akan menjerumuskan anggotanya kepada pelayanan buruk seperti yang terjadi pada waktu lalu oleh dua travel agent di Indonesia yang memakan korban puluhan ribu calon jemaah.

“Anggota kami diseluruh pasar di Indonesia jumlahnya ribuan sehingga kami juga sudah melakukan PKS bersama Patih Indo dan mitra kerjanya PT BMI pimpinan  M Saleh Afzal. Dengan demikian para anggota APPSINDO yang ingin segera berangkat untuk wilayah DKI Jakarta, Tangsel dan Tangerang kota sudah bisa difasilitasi keberangkatannya,” tambah Hasbi di sela-sela kegiatan iB Vaganza di Blok M Square.

Bagi organisasi profesi yang memiliki ribuan anggota, keinginan memberikan pelayanan yang terbaik termasuk dalam hal umroh juga menjadi prioritas utama bagi Sri Ratnawati yang menjadi pengurus dari Himpunan Keluarga Tani Indonesia dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia.

“PKS dengan Patih Indo akan menyelamatkan anggota kami terhindar dari travel-travel yang tidak amanah seperti First Travel dan Abu Tours yang lalu. Kami akan giring seluruh anggota untuk menggunakan jasa Patih Indo apalagi pembiayaannya juga sudah di dukung oleh perbankan syariah,” ungkap Sri Ratnawati.

DR Rusmiati Ssi, Msi menambahkan bahwa BMI adalah 10 besar perusahaan terbaik di Arab Saudi yang sudah berusia 125 tahun dan teruji dalam memberikan jasa land arrangement di tanah suci mulai dari jasa pengurusan visa, transportasi, hotel hingga catering yang dimiliki sendiri.

Bisnis hulu-hilirnya untuk melayani tamu-tamu Allah dilakukan sepenuh hati. Selama dua tahun merintis kerjasama di Indonesia, M.Saleh Afzal ingin menyelamatkan Muslim di Indonesia dari pelayanan haji & umroh yang tidak amanah, kata Rusmiati.

PT BMI, tambahnya, bukan sekedar membidik pasar umroh yang besar di Indonesia tetapi juga mendidik para pelaku seperti Patih Indo untuk terus memberikan yang terbaik.

“Pak Saleh pimpinan PT Badir Matahari International ( BMI)  sungguh-sungguh bekerja dengan hati untuk menyelamatkan kita semua dari praktek dagang ilegal dan tidak amanah. Semoga uang yang dikeluarkannya selama dua tahun terakhir ini di Indonesia mendapat pahala yang besar dari Allah SWT,” tegas Rusmiati.

 

 

 

Hotel Tugu Persembahkan Pentas Musik Tradisional Kalimantan

this formate

MALANG, bisniswisata.co.id: Melestarikan sekaligus mengenalkan kesenian tradisional kepada wisatawan yang menginap di Hotel Tugu Malang, kini mempersembahkan pentas musik tradisional Pulau Kalimantan dalam Indonesia Cultural Dining Series (ICDS) 35. Pentas digelar di area hotel bintang yang berada di Jalan Tugu No. 3, jantung kota Malang, pada Senin (15/10/2018).

“Pentas musik tradisional ini, sejalan dengan misi untuk menghidupkan kembali kesenian dan romansa Indonesia serta konsistensi dalam pelestarian ragam budaya Nusantara. Pentas musik itu kami beri title Nada Eksotis dari Borneo,” lontar Executive Assisatant Manager Hotel Tugu Malang Crescentia Harividyanti, Sabtu (06/10/2018).

Salah satu alat musik khas Kalimantan adalah Sape. Instrumen musik petik atau instrumen dawai dari suku Dayak di Pulau Kalimantan. Berbeda dengan gitar yang memiliki 6 senar, Sape yang asli hanya terdiri dari 3 senar.

Cara memainkannya juga berbeda. Jari-jari tangan hanya pada satu senar yang sama bergeser ke atas dan bawah mengikuti perasaan atau feeling saja. Irama dan bunyi dilantunkan terdengar bening, lembut dan mengalir indah, seolah membawa pendengar berada di awang-awang. “Alat musik sape ini biasa dimainkan saat acara pesta rakyat atau gawai padai yakni ritual syukuran atas hasil panen padi,” katanya.

Di Malang, Sape berkembang subur dengan lahirnya para pemain yang kemudian diikuti dengan tumbuhnya perajin yang memproduksi instrumen dawai ini. Perkembangan ini tak lepas dari pengaruh Festival Dawai Nusantara yang rutin dilaksanakan setiap tahun sejak 2015.

Dengan formasi tujuh pemain, yaitu Azis, Annisa, Alfian, Boni, Lopez, Niko, dan Yono, mereka membentuk group Ensemble M21 Sape. “Alunan nada eksotis sape terus bergema. Perkembangan zaman telah mengadopsinya menjadi inspirasi bagi pemusik modern,” ucap Crescentia.

Dijelaskan, seperti dilansir laman Bisnis.com, Pertunjukan akan diadakan di Tirtagangga Hotel Tugu Malang. Ruang perjamuan yang sangat elegan dan eksotis ini terinspirasi oleh sejarah dari India, Arab, Cina dan Mongolia Silk and Spice Roads.

Ruangan yang indah dihiasi dengan mawar merah, lampu gantung, dan menghadap ke area taman yang indah dikelilingi oleh suara air deras di atas kolam kecil yang mencerminkan ketenangan eksotis seperti sebuah istana di India.

Hotel Tugu Malang memang bukan sekadar penginapan. Hotel ini bak museum dengan berbagai barang antik tak ternilai harganya yang dipajang dengan apik, rapi, bersih dan menyimpan kisah menarik. Barang-barang antik tersebut merupakan barang-barang budaya ratusan tahun dari masyarakat Jawa babah Peranakan (campuran antara pendatang Cina di Jawa dan pribumi).

Setidaknya ada tujuh ruangan yang memamerkan barang antik dengan tema unik. Seperti Ruang Raja, Bangsal Merah, Ruang Baba, Tirta Gangga, dan Ruang Soekarno. Ruangan tersebut diisi oleh koleksi barang antik dari pendiri Tugu Group, Anhar Sejadibrata. Ia merupakan kerabat dekat dari Oey Tiong Ham, Raja Gula dari Semarang. Oey disebut sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara pada zamannya.

Istimewanya, setiap tamu yang berkunjung ke Hotel Tugu Malang akan dibawa berkeliling oleh staf hotel dan dijelaskan mengenai kisah dari setiap ruangan. Pengalaman Menginap di Hotel Tugu Malang Hanya ada 49 kamar hotel di Hotel Tugu Malang.

Kamar terdiri dari Superior Deluxe, Executive Suite, Zamrud Suite, Honeymoond Suite, Raden Saleh Suite, dan Apsara Suite. Setiap jenis kamar didekorasi berbeda dan memiliki perabot antik. Meski berdekorasi klasik sama sekali tidak ada nuansa suram apalagi seram di Hotel Tugu Malang.

Berbagai fasilitas bagi para tamu seperti kolam renang, sarapan ala carte, sesi minum teh sore setiap hari, kelas aktivitas seperti memasak, merangkai bunga, bersepeda di sudut Malang membuat tamu semakin kerasan menginap di hotel ini. Hotel Tugu Malang juga memiliki dua restoran yakni Restoran Melati dengan hidangan andalan kulier Nusantara, Barat, dan Asia dan SaigonSan dengan kuliner khas Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Ada juga Banlam Bar tempat menyesap anggur di lokasi yang santai.

Hotel ini juga memiliki toko kue dan roti dengan resep kuno dari zaman Belanda yaitu Und Croner dan butik untuk berbelanja batik dan perhiasan etnik, Shanghai Noon Boutique. Harga menginap di Hotel Tugu Malang mulai dari Rp 1.488.000 untuk di kamar Superior Deluxe per malam. Sedangkan untuk menginap di kamar terbaik Apsara Suite dihargai Rp 15 juta per malam. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Agenda Akhir Pekan Awal Oktober 2018 di Bandung

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Bandung punya sederet acara menarik, malah menghadirkan aneka suguhan gratis akhir pekan pada 6-7 Oktober 2018. Komunitas film menghelat pemutaran film-film pendek dan sederet aktivitas lain, juga pameran seni Ikebana yang semuanya berpusat di Lawangwangi Creative Space. Jangan lewatkan pula icip-icip kuliner Kreatifood, musik jazz, dan pertunjukan seni terkait 80 Tahun Saini KM.

Berikut daftar acaranya seperti diunduh laman Tempo.co:

#. Festival Film Pendek

Di Lawangwangi Creative Space, Jalan Dago Giri No. 99 Bandung, ada Festival Film Pendek yang berlangsung sejak 4 hingga 6 Oktober 2018. Selain ada kelas latihan menulis naskah, diskusi dan seminar, setiap hari ada pemutaran film-film pendek yang akan dipuncaki oleh Gala Award, di mana pengunjung tidak dipungut biaya.

#. Pameran Sen Rupa Ikebana

Pameran seni rupa bertema Ikebana atau seni merangkai bunga khas Jepang, di Lawangwangi Creative Space, Jalan Dago Giri No. 99 Bandung,. Sederet seniman luar dan dalam negeri mengolah gagasan personal dengan beragam media yang digelutinya dalam wacana seni rupa kontemporer. Pameran [not]ARTofficial[?]: Out of Track ini akan berlangsung mulai tanggal 5 Oktober – 5 November 2018.

#. Gelar Kesenian Karya Saini KM

Ragam pertunjukan seni lain digelar di kampus Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Jalan Buah Batu 212 Bandung sebagai penghormatan bagi Saini KM yang kini berusia 80 tahun. Saini KM merupakan budayawan yang telah menjadi guru, motivator, dan menginspirasi banyak orang lewat karya naskah drama, puisi, cerita rakyat, novel, juga esai. Gelar kesenian karya Saini KM dan karya seniman lainnya melibatkan antara lain Teater Awal Bandung, Lena Guslina, Japa Ethnic Art, pertunjukan pantomim, jaipongan monolog, longser, teater. Gong kegiatan yang melibatkan sekitar 250 orang dilaksanakan tanggal 7 Oktober 2018 di Gedung Sunan Ambu ISBI, Jalan Buah Batu 212 Bandung sekaligus pemberian penganugerahan kepada Saini KM dari ISBI Bandung dan Ikatan Alum ISBI Bandung.

#. Kreatifood

Pecinta kuliner di Bandung bisa icip-icip aneka makanan dan minuman olahan mitra FoodStartup Indonesia. Acara kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu bertempat di Main Atrium Festival Citylink Jalan Peta No.241 Bandung. Kreatifood berlangsung sejak 5-7 Oktober 2018 dari pukul 10.00-22.00.

#. Papandayan Jazz Fest

Bagi penggemar musik jazz, di The Papandayan Hotel, Jalan Gatot Subroto nomor 83, Bandung, masih berlangsung Papandayan Jazz Fest 2018 yang dihelat sejak 4-6 Oktober 2018. Musisi yang akan tampil di hari pemuncak ini adalah Isyana Sarasvati, Yuri Mahatma, Elfa’s Singers, Sri Hanuraga Trio, Agis Kania, Prass, Dhira Bongs dan Curly & Me. (EP)

Bandara Ngurah Rai Dihiasi Aksara Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini dihiasi aksara Bali melalui pemasangan signage di sejumlah area. Hal ini menindaklanjuti Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 79/ 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali dan Pergub Nomor 80/ 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali Serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali Secara Serentak di Seluruh Bali.

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga hasil peleburan antara nilai-nilai modern dan tradisional Bali. Kami menyambut baik dan mendukung penggunaan aksara bali di sini,” kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, dalam keterangan seperti dilansir Republika, Sabtu (06/10/2018).

Penggunaan aksara bali, sambung dia, akan menambah aura kebudayaan dan aura positif Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Peresmian ini digelar di parking stand delapan, apron utara bandara.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sejak lama sudah menggunakan bahasa Bali sebagai salah satu bahasa untuk mengumumkan status penerbangan (flight status announcement) di terminal keberangkatan.

Wujud pelestarian budaya lainnya terlihat dari penempatan ornamen dan benda-benda seni Bali, penggunaan busana adat oleh customer service officer, dan pengaplikasian arsitektur khas Bali di bangunan terminal bandara. “Penggunaan aksara Bali ini juga sebagai ikon promosi pariwisata yang memiliki taksi berbeda dari negara lain,” kata Koster.

Peresmian aksara Bali dilakukan serentak di tingkat provinsi, kabupaten, kota, kecamatan dan kelurahan. Kantor Gubernur Bali, kantor DPRD Provinsi Bali, kantor Parisada Provinsi Bali, Jalan Nasional I Gusti Ngurah Rai, Simpang Dewa Ruci, dan Rumah Sakit Bali Mandara juga meresmikan. Ini wujud pelaksanaan pembangunan Bali dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola. (EP)

Malang Ancang-ancang Jadi Destinasi Wisata Halal

this formate

MALANG, bisniswisata.co.id: Pariwisata kota Malang Jawa Timur (Jatim) tak hanya menjual panorama alam, atraksi wisata dan wisata buatan, namun kini berusaha keras menjadi salah satu destinasi wisata halal di Indonesia. Dengan lebel wisata halal diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Saat ini untuk menuju destinasi wisata halal masuk tahap persiapan akhir untuk beberapa sektor antara lain kuliner dan perhotelan. Setelah itu siap mendeklarasikan Kota Malang sebagai destinasi wisata halal,” lontar Wali Kota Malang Sutiaji dalam keterangan tertulis, Sabtu (06/10/2018).

Pada 10 Oktober 2018, lanjut dia, Kota Malang akan mendeklarasikan bahwa Malang menjadi destinasi wisata halal. “Keinginan untuk mendeklarasikan Kota Malang sebagai salah satu destinasi wisata halal sesungguhnya sudah digagas sejak dua tahun lalu. Namun, saat itu, Kota Malang kalah bersaing dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),” paparnya polos.

Menurut Walikota Malang, untuk sektor kuliner halal, pengembangan yang akan dilakukan Pemerintah Kota Malang adalah kuliner vegetarian. Pemilihan menu vegetarian atau tanpa daging tersebut, menjamin halalnya produk yang akan dijual untuk wisatawan yang mencari produk halal.

“Untuk hotel halal, bukan syar’i. Hotel halal itu ada arah Kiblat di setiap kamar, tersedia Al-Quran. Sementara untuk kuliner, nanti vegetarian yang halal, aman, dan sehat,” ujar Sutiaji.

Selain itu, pengembangan wisata halal di Kota Malang juga akan dilakukan untuk pasar tradisional, dan mal. Berdasar catatan, sejumlah daerah wisata halal di Indonesia adalah Nusa Tenggara Barat, Aceh, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan. (EP)

Jelang Akhir Voting API 2018, Persaingan Perolehan Suara Makin Ketat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menjelang akhir masa periode voting Anugerah Pesona Indonesia 2018 (API 2018) pada tanggal 31 Oktober 2018, persaingan perolehan suara semakin ketat. Ini menunjukkan dukungan masyarakat terhadap API sangat bagus, sekaligus mendukung daerahnya agar lolos sebagai pemenang juga semakin tinggi dan diapresiasi secara luar biasa.

“Dari data tahun-tahun sebelumnya memang hal ini umumnya terjadi karena seluruh daerah menyadari bahwa bulan Oktober inilah kesempatan terakhir dalam mempopulerkan pariwisata kebanggaanya agar mendapat dukungan dari para wisatawan dan masyarakat umumnya,” papar Ketua Panitya Penyelenggara Anugerah Pesona Indonesia 2018, Hiro Kristianto dalam keterangan kepada BISNISWISATA.CO.ID, di Jakarta, Sabtu (06/10/2018).

Saat ini, lanjut Hiro, beberapa daerah sudah mulai lagi melakukan sosialisasi melalui media sosial maupun pemberitaan di media online secara masif. Bahkan, ada juga yang melakukannya dengan pembuatan video singkat mengenai pariwisata di daerahnya yang menjadi nominasi di ajang API 2018.

Panitya Penyelenggara API 2018 juga menyampaikan sebagai upaya untuk terus mendorong pengembangan Pariwisata Indonesia juga untuk melengkapi kegiatan API 2018, bukan hanya sebagai ajang promosi namun juga ajang transaksi antara para pelaku usaha pariwisata.
“Karena itu untuk penyelenggaraan API tahun ini juga digelar API Travel Mart 2018. Ajang pertemuan B2B antara buyer dan seller, yang merupakan para pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia dan regional sekitarnya,” lontar Hiro

Dilanjutkan, rencananya kegiatan API Travel Mart 2018 dihadiri oleh 100 hosted buyer dan 200 invitation buyer dari seluruh Indonesia dan luar negeri yang digelar pada 22 November 2018 pada pagi hari di Grand Sahid Hotel Jakarta dan dilanjutkan malam harinya dengan Malam Penganugrahan API 2018.

“Dan sampai saat ini sudah tercatat banyak seller dari seluruh Indonesia dan regional sekitarnya yang mendaftar untuk kegiatan tersebut. Panitya memberi kesempatan kepada Pemerintah Daerah dan Pelaku Pariwisata dari seluruh Indonesia untuk turut berpartisipasi mempromosikan serta menjual berbagai produk wisatanya dalam kegiatan API Travel Mart tahun 2018 ini,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Panitya Penyelenggara Anugerah Pesona Indonesia 2018 (API 2018) juga mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi di wilayah Lombok-Sumbawa serta gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala Sulawesi Tengah. (EP)

Survei Membuktikan: Biaya Melancong Sendirian Lebih Mahal Lho…

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebagian orang suka berlibur sendirian karena menawarkan petualangan yang lebih menantang daripada bersama teman atau pasangan. Ternyata, survei terbaru membuktikan bahwa liburan sendirian menghabiskan anggaran lebih banyak, boros dan tak efisien.

Survei yang digagas Good Housekeeping, para penyuka solo traveling rata-rata menghabiskan uang 2.660 dolar AS lebih banyak daripada pelancong berpasangan dalam setahun. Dengan catatan, pelancong solo itu tidak mengikuti rombongan open trip.

Dana sekitar 80 persen lebih banyak daripada pelancong berpasangan itu juga bergantung dari destinasi wisata yang disasar. Sumber tambahan biaya di antaranya karena uang transportasi, kamar hotel, biaya makan, dan lainnya yang lebih mahal karena pergi sendirian.

Sementara, pelancong yang berpasangan bisa berbagi taksi atau kamar sehingga lebih hemat. ‘Kerugian’ terbesar ada pada biaya akomodasi karena kamar penginapan seperti hotel atau motel hanya digunakan sendirian selama waktu liburan.

Bukan berarti perjalanan ala tokoh di novel dan film “Eat Pray Love” itu sama sekali tidak disarankan. Penyuka perjalanan solo yang benar-benar lebih suka berwisata sendirian bisa merencanakan liburan setahun sebelumnya.

“Dengan begitu, penyuka perjalanan solo bisa memiliki lebih banyak opsi dan harga yang jauh lebih kompetitif,” ujar agen perjalanan dari Ovation Vacations, Julie Banning.

Calon wisatawan juga dapat mencari operator tur yang mengkhususkan diri mengatur perjalanan solo. Beberapa agen yang menawarkan layanan tersebut termasuk “Friendship Travel” dan “Travel One”, dikutip dari laman Fox News, Sabtu (06/10/2018). (EP)

Lagu Suwe Ora Jamu Berkumandang di London

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Festival seni dan budaya Indonesia Kontemporer atau dikenal IKON, kembali digelar di kampus School of Oriental and African Studies (SOAS) di pusat kota London, Jumat (5/10). Festival dengan tema “Musik Indonesia di mata dunia”, mendapat simpatik warga setempat.

Dalam festival tersebut sejumlah lagu tradisional Indonesia seperti Suwe Ora Jamu dikumandangkan oleh Kelompok gamelan Jagat Gamelan. Kelompok tersebut merupakan gabungan dari berbagai warga negara yang tinggal di London.

“Tahun ini begitu banyak pemusik yang menampilkan jenis musik berbeda dengan alat musik yang begitu bervariasi,” kata Koordinator IKON 2018, Lenah Susianty dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/10/2018).

Ini menunjukkan musik Indonesia sangat memengaruhi khazanah musik dunia dan memberi inspirasi pada para pemusik internasional. “Indonesia mesti bangga dan juga sekaligus harus lebih berinvestasi agar musik Indonesia lebih dikenal di dunia ,” kata Susianty.

Berbeda dengan festival Indonesia lainnya, IKON yang ke-8 kali ini ingin mengedepankan dialog antar bangsa. “Sesuai tema musik tahun ini, IKON mengundang artis, seniman, dan musisi untuk bermain musik tradisional Indonesia, dan mereka datang dari Indonesia, dan juga dari Inggris, Polandia, dan lainnya,” jelasnya.

Bintang tamu IKON 2018 diantaranya Ghost Gamelan, kelompok gamelan yang dibentuk setelah Susheela Raman dan Sam Mills datang ke Indonesia dan bertemu dengan komposer gamelan Jawa asal Surakarta, Gondrong Gunarto, pada tahun 2015.

Selain itu, IKON 2018 juga akan menampilkan Aga Ujma, artis kelahiran Polandia, yang akan memainkan alat musik Sasando yang berasal dari pulau Rote. Ujma adalah penyanyi, pemain musik, dan komposer yang sempat ke Jawa Tengah untuk belajar menyanyi dan menulis musik tradisional Jawa.

Perempuan Polandia ini saat ini sedang fokus menulis lagu yang mengawinkan musik rakyat Polandia dan alat musik Indonesia, khususnya Sasando, Siter Jawa, dan Gender Barung,

Seniman lain yang akan tampil lainnya, adalah Nick Gray, dosen senior yang mengajar musik Asia Tenggara di SOAS, dan Paula Friar. Keduanya tergabung dalam kelompok gender wayang “Segara Madu” akan memainkan alunan musik gender wayang Bali.

Kemudian kelompok musisi dari London, “Sekar Enggal”, yang digawangi Simon Cook yang mempelajari musik Sunda selama lebih dari satu dekade di Indonesia. Dia akan menyuguhkan musik asli Jawa Barat dengan memainkan Kacapi Suling.

Tak hanya musik tradisional ini, dua pemusik dan penyanyi muda berbakat Indonesia, pianis Stephanie Onggowinoto dan mezzosoprano Yasashi I Evelyn, juga akan memainkan “Bumi Hijau” yang digubah Mochtar Embut berdasarkan syair-syair W.S. Rendra.

“Acara musik di IKON tahun ini akan ditutup dengan joget bersama ala Indonesia diiringi musik dangdut yang dimainkan band orang-orang Indonesia yang tinggal di London, Bandana group,” kata Susianty.

Susianty mengatakan tujuan festival ini yaitu dialog antar bangsa lewat berbagai tema. Para pengunjung dapat berpartisipasi langsung, termasuk untuk belajar main angklung, gamelan bali dan Bahasa Indonesia.

“Ajang ini ramai dikunjungi karena banyak warga London yang ingin tahu lebih jauh mengenai seni dan budaya Indonesia,” katanya, “Tahun ini usia Ikon menginjak 8 tahun, ini sebuah prestasi. Semoga IKON bisa terus berkibar sebagai ajang dialog budaya.” sambungnya. (EP)