Desain Pusat Cenderamata Pariwisata Disayembarakan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kondisi desain pusat penjualan cenderamata di Indonesia, belum mencerminkan ciri khas budaya Indonesia. Lantaran dibangun dengan seadanya kayak toko umumnya, apalagi lahan parkirnya kurang, toilet tak layak dan tanpa daya tarik. Meski souvenir dikemas menarik, namun jika kondisi tempat penjualan tak layak membuat wisatawan tak menarik mengunjungi apalagi membeli.

Melihat kondisi itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), PT Propan Raya sebagai inisiator sayembara dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar sayembara Desain Pusat Cendera mata Pariwisata 2018. Sayembara bagi kalangan arsitek sunior maupun yunior bahkan mahasiswa ini dalam rangka pengembangan 10 Bali Baru atau Destinasi Pariwisata Prioritas.

“Sayembara desain ini sudah kelima kali kami gelar dengan tema yang berbeda. Kini tentang Pusat Cenderamata pariwisata, yang merupakan bagian penting dalam dunia pariwisata,” papar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang Rizki Ratman saat peluncuran Desain Pusat Cenderamata Pariwisata di Jakarta, Jumat (05/10/2019) siang.

Sayembara desain sebelumnya tentang Desain Rumah Budaya Nusantara (2013), Desain Desa Wisata Nusantara (2014), Desain Bandar Udara Nusantara (2015), Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara (2016) serta Desain Restoran Nusantara (2017). “Memang sambutannya sangat luar biasa dan kini kami mengambil tema tentang Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata,” lontar Dadang.

Salah satu syarat utama mengikuti sayembara ini, sambung Dadang, wajib mendesain sepuluh destinasi prioritas yakni Danau Toba (Sumut), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu – Kota Tua (Jakarta), Borobudur (Jateng), Bromo-Tengger-Semeru (Jatim), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sultra) dan Morotai (Maluku).

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari Bekraf menambahkan arsitektur merupakan salah satu dari 16 sub-sektor ekonomi kreatif. Pusat cenderamata sebagai salah satu infrastruktur pariwisata bisa mencerminkan kearifan lokal setempat. Di Indonesia, ekonomi kreatif memiliki lima nilai rantai yaitu kreasi, produksi, distribusi, konsumsi dan konservasi.

“Kami berharap sayembara ini dapat menghasilkan pusat cenderamata yang dapat mengangkat kekhasan arsitektur Indonesia. Semoga akan banyak pusat-pusat cenderamata yang akan menaikkan jumlah wisatawan serta bisa menaikkan penjualan produk-produk ekonomi kreatif Indonesia,” ungkapnya.

Direktur PT Propan Raya Yuwono Imanto menjelaskan hadiah senilai Rp 600 juta dalam bentuk tabungan BRI bagi para pemenang sayembara ini. Dengan rincian, 10 pemenang di masing-masing destinasi akan mendapatkan Rp 50 juta dan satu pemenang utama akan mendapatkan Rp 100 juta.

“Akan ada 10 pemenang untuk sepuluh destinasi pariwisata prioritas, masing-masing pemenang mendapat hadiah Rp 50 juta. Selain itu, dari 10 pemenang tersebut akan dipilih satu pemenang the best of the best yang akan mendapat hadiah uang Rp 100 juta. Sehingga total hadiah pemenangnya sebesar Rp 150 juta,” jelasnya.

Melalui sayembara ini, lanjut Yuwono ingin memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan budaya bangsa. Jangan sampai Arsitektur Nusantara kita diakui negara lain, bahkan hilang dengan sendirinya karena tak ada yang peduli. “Harapannya, ya masyarakat Indonesia semakin mencintai dan menghargai, serta menjadikan Arsitektur Nusantara sebagai tuan di rumah sendiri,” sambungnya.

Diceritakan tujuan dari sayembara kali ini adalah untuk membuat desain pada tingkat gagasan yang akan dijadikan rujukan desain Arsitektur Nusantara. Khususnya dalam membangun pusat cenderamata di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dengan pesertanya adalah sarjana arsitektur dan sarjana di bidang desain interior baik perorangan maupun kelompok atau tim.

Yori Antar, salah satu dewan juri sayembara mengemukakan sebuah pusat cenderamata selayaknya dapat memberikan kesan. Baik dari segi pelayanan maupun suasana ruangnya. “Untuk itu, desain harus mempunyai kesan tersendiri dari segi interiornya yang bisa didapat dari elemen-elemen pembentuknya dan pelengkap ruang yang merupakan unsur-unsur desain interior,” katanya.

Ditambahkan, pendaftaran sayembara ini akan dimulai pada 5 – 31 Oktober 2018 dan pengumuman pemenang pada 30 November 2018. Untuk informasi lebih lengkap, bisa mengunjungi website arsitekturnusantara.propanraya.com sekaligus mendaftarkan diri sebagai peserta sayembara. (EP)

Yuk ke Blok M Square, Hadiri IB Vaganza dan Produk Umrohnya

this formate

Gerbang masuk IB Vaganza yang berlangsung 5-7 Oktober 2018 di Blok M Square

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ingin tahu serba-serbi bank syariah dan beragam produk turunannya termasuk paket seri umroh 1440 H, datanglah ke Blok M Square, Kebayoran Baru tepatnya di depan pintu Berlian, kata Ninik Murniwisata, eksekutif Patih Indo Tours & Haji Umroh, hari ini.

“ Mulai 5-7 Oktober dari jam 10.00 pagi hingga jam 10.00  malam Otoritas Jasa Keuangan ( OJK). menyelenggarakan IB Vaganza, salah satu upaya literasi keuangan syariah oleh perbankan syariah, Pasar Modal Syariah dan institusi Keuangan Non Non Bank ( IKNB) Syariah,” ungkapnya.

Kegiatan yang diikuti 22 perbankan syariah, 1 IKNB dan 6 Sponsor diantaranya Patih Indo Tours & Haji umroh diharapkan menjadi sosialisasi dan edukasi pada masyarakat luas atas manfaat yang ditawarkan perbankan syariah hingga menjadikan keuangan syariah sebagai gaya hidup ( Sharia Lifestyle), tambah Ninik Murniwisata.

“Kami menawarkan produk seri umroh 2018 yang mulai berangkat pada 23 Oktober mendatang. Paket yang kami tawarkan beragam ada tipe budget, bronze, silver, gold, platinum dan umroh plus wisata ke Turki dan umroh plus ke Uzbekistan” tuturnya.

Ninik Murniwisata ( kanan) bersama CEO Patih Indo, Tours & Haji umroh, DR N.Rusmiati Msi.

Paket 9 hari 7 malam mulai dari harga Rp 19, 3 juta hingga Rp 33, 8 juta/ orang tergantung dari jenis penerbangan, hotel dan jumlah orang dalam sekamar serta layanan lain yang dipilih konsumen.

“Yang jelas selama pameran hingga Minggu, 7 Oktober pengunjung bisa mendapat potongan harga diskon Rp 1 juta/orang sehingga sangat baik bagi rombongan keluarga, komunitas maupun organisasi yang sudah memiliki niat umroh untuk para anggitanya untuk memanfaatkan promosi dari Patih Indo Tours & Haji umroh,” tegasnya.

Untuk umroh plus wisata ke Turki selama 12 hari 9 malam harga mulai Rp 26,6 juta hingga Rp 31,4 juta dan untuk umroh plus  Uzbekistan selama 14 hari 12 malam harga mulai Rp 32,5 juta hingga Rp 34,5 juta/orang.

Keuntungan lainnya membeli paket umrohnya di arena IB Vaganza ini adalah konsumen aman dan pasti berangkat karena hanya perusahaan penyelenggara Haji umroh yang memiliki izin dari Depag boleh beroperasi.

“Trauma masyarakat atas ulah First Travel dan Abu Tours yang tidak bisa memberangkatkan ribuan jemaahnya masih ada. Oleh karena itu IB Vaganza menjaga keamanan dan kenyamanan calon jemaah bahkan bisa memberikan solusi pembayaran cicilan paket umroh kami,” kata Ninik.

Pihaknya menyiapkan 6000 flyer umroh dibagikan selama 3 hari bagi pengunjung Blok M Square dan pro-aktif menawarkan beragam kemudahan lainnya untuk umroh bersama dengan mitra usaha BMI Land Arrangement, Jeddah.

 

 

Patih Indo Haji Umroh Ajak Masyarakat Manfaatkan Produk Syariah di Arena iB Vaganza Blok M square

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Patih Indo Tours & Haji umroh berpartisipasi dalam IB Vaganza dan ajak masyarakat memanfaatkan produk syariah terutama dalam memilih penyelenggara paket umroh, kata  CEO Patih Indo Tours & Haji umroh, DR Rusmiati S si, Msi, hari ini.

“Setiap tahun sedikitnya satu juta Muslim Indonesia berangkat umroh mengingat daftar tunggu untuk ibadah haji sampai belasan tahun sehingga calon jemaah memilih ibadah umroh terlebih dulu,” ungkapnya di arena pameran produk perbankan syariah itu yang dibuka oleh Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali.

Karena  itulah di arena iB Vaganza yang berlangsung tiga hari ( 5-7 Oktober 2018) di Blok M Square dan diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  pihaknya berpartisipasi agar dapat meningkatkan inklusi masyarakat terhadap penggunaan jasa perbankan syariah serta produk turunannya seperti haji dan umroh.

“Pasar umroh memang besar dan akibat kasus-kasus yang dilakukan oleh First Travel dan Abu Tours yang tak mampu memberangkatkan calon jemaah maka kini Departemen Agama sudah mengedukasi masyarakat agar membeli paket umroh hanya yang berizin seperti Patih Indo,” kata Rusmiati.

Masyarakat kini menyadari tawaran harga murah justru harus diwaspadai sehingga setiap penyelenggara harus memberikan pelayanan prima bukan bersaing untuk memberikan harga murah.

“Dulu dalam kasus-kasus penipuan umroh, korbannya banyak dari kalangan masyarakat biasa. Sekarang alhamdulilah dengan pengawalan pemerintah hanya yang berijin dapat menjadi pelaksana umroh,”

OJK dan perbankan syariah juga terus menekankan pentlngnya sosialisasi dan edukasi kepada publik mengenai produk dan jasa layanan keuangan syariah yang semakin beragam dan bermanfaat besar bagi masyarakat sekaligus meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan syariah sesuai dengan program literasi pemerintah.

Rusmiati ( kiri) memberikan literasi produk turunan syariah.

“Kami satu-satunya perusahaan penyelenggara Haji umroh yang membuka peluang bayar paket umroh dengan cicilan dari bank syariah. Para pegawai Negri Sipil di Jakarta misalnya dapat memafaatkan semacam kredit multiguna untuk pembiayaan umroh dari Bank DKI Syariah, “ ungkapnya.

Menurut Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan, dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman, DKI Jakarta sebagai ibukota negara dengan penduduk mayoritas muslim menjadi salah satu daya tarik yang potensial untuk mengembangkan ekonomi syariah.

“Banyaknya sektor usaha menjadi peluang untuk penerapan ekonomi berbasis syariah di Provinsi DKI Jakarta, seperti pariwisata halal, kuliner halal, busana muslim, serta industri kreatif halal,” kata Deden

Harapannya perkembangan ekonomi berbasis syariah di DKI Jakarta dapat menciptakan banyak peluang usaha dan lapangan kerja. Hal ini tentunya menjadi salah satu upaya untuk mencukupi lapangan pekerjaan dengan jumlah penduduk usia produktif relatif besar di DKI Jakarta yang saat ini mencapai 75% dari total jumlah penduduk, katanya saat pembukaan iB Vaganza.

Seiring dengan tumbuhnya minat dan kesadaran masyarakat terhadap ekonomi syariah, OJK terus mendorong keuangan syariah khususnya perbankan syariah untuk dapat mengambil peran baik dari sisi pembiayaan maupun dana pihak ketiga.

Berdasarkan data OJK, tingkat literasi keuangan syariah DKI Jakarta sebesar 16,36% dan tingkat inklusi sebesar 17,4596. Bila dilihat dari data OJK Juli 2018, jumlah total aset gross BUS dan UUS Provinsi DKI Jakarta mencapai Rp. 324 Triiiun mendominasi total aset perbankan syariah nasional.

“Perbankan syariah menawarkan solusi bagi kebutuhan nasabah untuk menabung, bertransaksi, berinvestasi, mengembangkan usaha maupun untuk mewujudkan impian seperti Haji dan umroh maupun kebutuhan primer lainnya seperti halnya perbankan konvensional,”

Dia berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat atas jasa perbankan dan pembiayaan lainnya dengan konsep syariah maka kontribusi untuk meningkatkan perekonomian akan meningkat.

 

Kopi Indonesia Diacungi Jempol di Jepang

this formate

TOKYO, bisniswisata.co.id: Kopi specialty Indonesia diacungi jempol pada pameran The Specialty Coffee Association of Japan (SCAJ) World Specialty Coffee Conference and Exhibition 2018 ke-15 yang diselenggarakan pada 26-28 September di Tokyo Big Sight, Jepang.

Ajang tersebut merupakan pameran kopi terbesar se-Asia. Keikutsertaan Indonesia pada acara ini tentu menjadi langkah bagus dalam upaya penetrasi pasar kopi ke dunia internasional. Apalagi kopi Indonesia berhasil meraup transaksi potensial sebesar US$5,5 juta

“Indonesia punya keberagaman kopi yang luar biasa dan itu harus diperlihatkan kepada dunia,” ujar Atase Perdagangan Tokyo Faried Rachman melalui keterangan resmi, Jumat (5/10/2018).

Selama ini, lanjut Faried, sebagian besar kopi Tanah Air yang dikenal di pasar Jepang hanya berpusat pada kopi Mandailing, Toraja, dan Kintamani. Sehingga, pada kali ini, Indonesia memiliki kesempatan menampilkan varian lainnya seperti kopi Arabika Ijen-Raung, Kerinci, Aceh Gayo, Bali Kintamani, Java Preanger, Toraja Salengke, Mandailing, dan Lintong.

“Paviliun Indonesia mendapatkan respons yang sangat positif. Dengan cita rasa yang unik dan khas, keharuman dan kenikmatan kopi Indonesia berhasil menghipnotis para pengunjung pameran dan buyer potensial,” jelas Faried.

Bertemakan Home of World’s Finest Coffee, Paviliun Indonesia diwakili sembilan pelaku usaha dan asosiasi kopi Indonesia yakni Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), PT Sulotco Jaya Abadi, Bella Komoditi, PT Desi Perdagangan Internasional, Pipiltin, Balistar, PT Dua Harimau Sumatera, dan PT Kaboa Wild Coffee.

Di sana, mereka tidak hanya menjual produk. Para pelaku usaha memanfaatkan momen itu untuk melihat perkembangan tren pasar kopi dunia. Misalnya, teknologi dan mesin-mesin yang digunakan pada proses penanaman, pengolahan pascapanen, sangrai, hingga pameran kopi premium.

Setiap hari selama pameran, Paviliun Indonesia mengadakan sesi mencicipi kopi (cupping) untuk menarik minat para pengunjung dan buyer potensial yang hadir. “Pengunjung dan buyer potensial sangat antusias menunggu sesi mencicipi kopi. Banyak di antara mereka yang melakukan penjajakan pemesanan setelah sesi itu,” ujar Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka Ichwan Joesoef.

SCAJ World Specialty Coffee Conference and Exhibition dihadiri sebanyak 30.000 pengunjung yang terdiri atas importir, penjual grosir, penyangrai hingga para pemilik kedai kopi. Pengunjung yang hadir berasal dari Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, Brasil, Yaman, Honduras, dan Italia.

“Melalui pameran ini diharapkan ekspor kopi Indonesia dapat meningkat. Selain itu, dengan keberagaman dan kualitas yang dimiliki, kopi Indonesia akan semakin dikenal dan banyak dikonsumsi masyarakat Jepang,” pungkas Ichwan. (EP)

Seniman Indonesia Ramaikan Venice Art Biennale 2019

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) menggandeng Yayasan Design+Art Indonesia (YDAI), mengumumkan seniman Indonesia terpilih yang tampil dalam Venice Art Biennale 2019 di Venesia, Italia pada 11 Mei- 24 November 2019.

“Akal Tak Sekali Datang, Runding Tak Sekali Tiba” adalah proyek karya seni yang ditampilkan dalam ajang dua tahunan dunia paling bergengsi di dunia. Karya ini merupakan kolaborasi dari sejumlah kurator dan seniman tanah air, antara lain Asmudjo Jono Irianto, Yacobus Ari Respati, Handiwirman Saputra, dan Syagini Ratna Wulan.

Ketua Juri Dolorosa Sinaga mengatakan, kekuatan proposal ini terletak pada gagasan untuk melakukan refleksi kritis atas seni rupa kontemporer global. “Permainan kepentingan para pelakunya yang mencakup politik dan sosial, ekonomi, serta persepsi publik umum terhadapnya,” ujar pematung ulung unu dalam keterangan tertulis, Jumat (05/10/2018).

Sebagai tim terpilih, mereka akan memamerkan karya seninya pada area booth “Indonesia Pavilion” berukuran 340 m² di Kawasan Arsenale, Venice. Area booth tersebut jauh lebih besar empat kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya seluas 70 m².

Kurator Asmudjo Jono menyatakan, dalam biennale ini, akan menampilkan 400 loker interaktif, yang masing-masing menceritakan sejarah dan budaya lokal Indonesia. “Ini merupakan cara kami menginterpretasi adegan seni dalam geliat permainan politik dan sosial ekonomi yang terjadi terus menerus,” terangnya.

Jim Supangkat, kurator senior juga berperan sebagai juri mengungkapkan, Indonesia tidak lagi menampilkan satu seniman untuk mempromosikan karyanya di biennale. Karenanya, tidak seperti tahun sebelumnya, setiap finalis akan hadir dalam bentuk tim untuk berdiskusi dan mengelaborasikan citra Indonesia secara utuh dalam rana seni kontemporer.

“Dengan cara ini, kami harap bisa mempromosikan Indonesia secara menyeluruh, dengan potensinya yang terus berkembang di era seni kontomporer yang terus bertumbuh,” tutur dia.

Bekraf dan YDAI mengajukan 60 nama kurator dan seniman Indonesia untuk selanjutnya diseleksi menjadi 23 kandidat. Dari 23 kandidat ini, terpilih dua finalis, satu di antaranya akan disertakan dalam ajang seni internasional lainnya dalam waktu dekat.

Selain “Akal Tak Sekali Datang, Runding Tak Sekali Tiba,” kelima juri memilih proposal instalasi “Synthetic Estate,” sebuah proyek seni interaktif bertajuk teknologi, hasil inisiatif kelompok seniman Tromarama, seniman Riar Rizaldi dan Natasha Gabriella Tontey, serta kurator Bob Edrian Triadi.

Venice Art Biennale (VAB) merupakan ajang seni tertua dan paling bergengsi di dunia. Selama lebih dari seabad VAB sudah memainkan peranan penting dalam kancah seni dan budaya internasional.

Sejak tahun 2017, Bekraf dan YDAI telah menunjukkan dukungan besarnya, dengan membawa seni Indonesia ke ajang biennale paling bergengsi di dunia ini selama dua tahun berturut-turut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Gurami Terbang Sajian Spesial Ibis Surabaya City

this formate

SURABAYA, bisniswisata.co.id: Bagi penggemar kuliner sea food, perlu mencoba menu spesial Gurami Terbang. Memang gurami bisa terbang? jangan kaget dulu, itu hanya kreatifitas Chef Rio Budi Cahyono, Executive Chef Ibis Surabaya City Center yang mengolah ikan Gurami dibentuk seperti memiliki sayap. Bentuk sayap ini sebenarnya adalah daging dari Ikan Gurami yang disayat terpisah dari tulang tengahnya.

”Gurami Terbang diolah dengan cara digoreng hingga renyah, setelah sebelumnya direndam bumbu selama beberapa saat. Sensasi gurih dan cocolan sambal serta nasi hangat, pasti akan membuat anda sanggup menghabiskan lebih dari satu porsi,” jelas Chef Rio Budi Cahyono, Executive Chef Ibis Surabaya City Center dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (05/10/2018).

Kuliner sea food olahan Chef Rio Budi Cahyono ini, disajikan di Taste Restaurant di hotel yang berlokasi di tengah kota Surabaya ini. Hasil kreatifitasnya ini, bagi Chef Rio bukan cuma Gurami Terbang namun sudah memiliki daftar panjang olahan makanan yang telah disajikan ke penggemar kuliner yang suka dengan kuliner hasil kreatifitasnya.

Chef Rio menuturkan, cara mengolah menu Gurami Terbang. Ikan direndam bumbu selama beberapa saat, kemudian digoreng hingga renyah. Rasanya gurih dan sedap. Lebih mantap disantap dengan nasi hangat dan sambal. Hmm…bakal membuat anda sanggup menghabiskan lebih dari satu porsi.

Selain Gurami Terbang, ada lagi menu berbahan utama ikan yaitu Fish and Chips. Menu ini memadukan ikan dori dengan daging lembut dan kerenyahan bagian kulit yang berbalut tepung plus kentang goreng, chips dan saus mayonnaise. “Gurami Terbang dan Fish and Chips dapat menikmati hingga akhir November,” ujar Diar Lystia, Humas Ibis Surabaya City Center.

Anda dapat menikmati Gurami Terbang hanya seharga Rp 65.000,-nett. Menu ini menjadi menu promo pilihan untuk Bulan Oktober – November 2018. Selain Gurami Terbang, ada satu lagi menu berbahan utama ikan yang juga menjadi menu promo yaitu Fish and Chips.

Perpaduan ikan dori dengan daging lembut dan kerenyahan bagian kulit yang berbalut tepung, dilengkapi dengan kentang goreng, chips dan saus mayonnaise sangat direkomendasikan untuk Anda coba. Nikmati Fish & Chips hanya dengan Rp 60.000,-nett. Menu-menu tersebut dapat dinikmati setiap hari mulai pukul 11.00 – 22.00 hingga 30 November 2018. Berminat? (redaksibisniswisata@gmail.com)

Komunitas Biker Honda CB Taklukan Trek Gunungkidul

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Komunitas pecinta motor Honda CB150 Verza di Yogyakarta menggelar touring bersama melintasi jalur panjang di kawasan pesisir pantai Kabupaten Gunungkidul pada 3 Oktober 2018. Touring ini diikuti 65 biker

Touring para bikers dari komunitas seperti Verza Riders Community Indonesia (VRCI), Verza Owner Independent Djogjakarta (VOID), Jogja GTR Owner Community (JGOC), dan Variant Sunday Morning (VSM) itu guna menjajal kenyamanan dan ketangguhan Honda CB150 Verza yang sejak pertengahan tahun ini mengaspal di Yogya.

Dalam event touring yang diselenggarakan Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas itu para bikers melakukan perjalanan menuju Pantai Sundak Gunungkidul.

“Dalam touring ini bikers kami ajak tidak melalui jalur utama Yogyakarta – Gunungkidul, tapi jalur alternative yang medannya lebih berat untuk membuktikan langsung ketangguhan Honda CB150 Verza,” ujar Safety Riding & Community Development Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal seperti dilansir laman Tempo.co, Jumat (5/10/2018).

Jalur alternatif pesisisr yang dimaksud lebih berat medannya yakni melalui jalan lintas selatan atau arah Parangtritis menuju Kecamatan Panggang Gunungkidul yang dikenal curam dan banyak tikungan. “Jalur alternative pesisir selatan ini selain tidak terlalu padat oleh kendaraan besar, juga relatif menantang karena konturnya naik turun dan mampu memacu adrenalin peserta touring,” ujarnya.

Dari touring di jalur alternative pesisir itu, tiap bikers pun berhasil melewati medan yang dihadapi dengan lancar tanpa kendala berarti. “Honda CB150 Verza telah dibuktikan sendiri kenyamanannya untuk berkendara menuju tempat wisata, piknik, dan beraktivitas bersama,” ujarnya.

Iqbal menuturkan, Honda CB150 Verza selain terbukti bisa member kenyamanan dalam rute-rute panjang, juga tangguh untuk melakukan berbagai manuver di medan cukup sulit.

Honda CB150 Verza sendiri merupakan generasi kedua Honda Verza yang dibekali dengan mesin 150cc SOHC berpendingin udara yang tangguh. Motor ini diklaim lebih responsif, efisien, serta ramah lingkungan untuk operasional sehari-hari baik untuk berkendara jarak dekat maupun jarak jauh.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Honda CB150 Verza kini dilengkapi dengan lampu depan berbentuk bulat yang modern. Lampu belakang dengan smoke, cover knalpot baru serta shroud yang kekar.

Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta Budi Hartanto menuturkan, target pasar dari produk ini adalah anak muda yang sebelumnya pengguna matik dan bebek di segmen premium. Ditargetkan mereka yang ingin naik kelas, larinya dapat di produk ini.

“Saat ini tingkat ekonomi masyarakat dalam kategori baik dan terus meningkat. Untuk itu kami optimis target 300 unit perbulan per bulan akan bisa tercapai,” ujarnya.

All New Honda CB150 Verza tersedia dalam dua tipe. Cast Wheel dipasarkan dengan harga OTR Rp 19,7 juta untuk DIY dan Rp 20 juta di wilayah Kedu dan Banyumas. Sedangkan tipe Spoke Wheel dipasarkan harga Rp 19 juta di DIY dan Rp 19,6 di wilayah Kedu dan Banyumas. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pekan Depan, Bandara Palu Didarati Jet

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perhubungan menargetkan pekan depan tepatnya 6 hari ke depan, Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu bisa didarati pesawat jet sekelas Boeing-737 atau Airbus seiring upaya perbaikan runway 15 sepanjang 250 meter yang mengalami kerusakan pascagempa Palu, Sulawesi Tengah. Runway yang dapat dipergunakan bertambah menjadi 2250 meter sehingga dapat melayani pesawat berbadan besar.

“Saat ini efektif bisa digunakan paling tidak 40 take off-landing dan ATC, runway 2000 meter sudah bisa digunakan dan bahkan listrik sudah mulai masuk. Untuk kegiatan konstruksi, kami koordinasikan dalam waktu 6 hari ke depan runway itu sudah berfungsi seluruhnya. Artinya ada pesawat sekelas Boeing-737 atau Airbus sudah bisa mendarat disana,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan pers, Jumat (05/10/2018).

Selain perbaikan runway, lanjut Menhub, juga mendorong penyelesaian perbaikan gedung terminal penumpang Bandara Mutiara Sis Al-Jufri juga dapat diselesaikan pada pekan depan. Selain perbaikan, Menhub juga berharap maskapai dapat segera aktif melakukan penerbangan ke Palu.

Sementara sektor transportasi laut, Menhub mengungkapkan pengiriman logistik bantuan korban bencana di Palu sudah sangat intensif dilakukan. Menhub menyebut pada Rabu kemarin (3/10) setidaknya terdapat 5 kapal yang telah mengirimkan logistik bantun melalui Pelabuhan Pantoloan dan Pelabuhan Taifa.

“Pelabuhan Pantoloan dan Pelabuhan Taifa sudah berfungsi efektif. Proses pengiriman logistik sudah intensif sekali, kemarin tercatat sudah 5 kapal mengangkut lebih dari 100 ton logistik. Sementara, hari ini sudah ada 2 kapal,” katanya.

Dengan upaya memaksimalkan pengoperasian pelabuhan-pelabuhan ini Menhub berharap selain dapat menunjang pengiriman logistik bantuan korban bencana, pelabuhan ini juga dapat menjadi aternatif pengangkutan penumpang maupun alat-alat konstruksi yang akan dikirim ke kota Palu dan sekitarnya dalam upaya pemulihan pascabencana alam. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Festival Seni Pertunjukan Digelar Sepanjang Oktober 2018

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan menggelar Festival Seni Pertunjukan 2018 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta yang akan berlangsung selama bulan Oktober 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberi ruang pada keragaman (kebhinekaan) melalui penyelenggaraan festival, konser atau pekan seni yang bersifat selebrasi dari kesenian yang sudah dibina oleh pemerintah daerah.

“Harapannya atas strategi kebudayaan pada bidang kesenian ini, minimal memberikan ruang kreativitas seni untuk terus tumbuh dan berkembang,” kata Direktur Kesenian, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud, Restu Gunawan seperti dalam keterangan resmi Kemendikbud, Jumat (5/10/2018).

Dilanjutkan, kegiatan seni budaya ini, merupakan bagian dari program penguatan pendidikan karakter berbasis seni musik, tari, dan teater. Kegiatan budaya Kemendikbud ini terdiri atas beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari penelitian, kurasi karya, lokakarya, hingga pelaksanaan Festival Seni Pertunjukan seperti musik, tari, dan teater.

Minggu pertama Oktober 2018, digelar seni tari anak Indonesia di Istana Anak-anak Indonesia TMII, diikuti 27 komunitas dari berbagai provinsi. Minggu kedua, digelar Pekan Teater Nasional, berlangsung pada 6-15 Oktober 2018, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), diikuti oleh 16 komunitas teater dengan berbasis penelitan.

Pada 25-27 Oktober, digelar Konser Karawitan Anak Indonesia di Graha Bhakti Budaya TIM, diikuti 31 komunitas karawitan atau musik tradisional. “Festival Seni ini dengan ide, kreativitas, aktivitas seni terus berkembang. Seluruh ekosistem kesenian terutama para pelaku, peneliti, kurator, akademisi, pembina kesenian, pemerintah daerah secara aktif dan efektif mendorong perkembangan strategi seni-budaya yang berkesinambungan,” ungkapnya

Acara ini juga menerapkan sistem open call, di mana sistem tersebut adalah sebuah sistem kurasi yang meminimalkan subyektivitas kedekatan pertemanan atau nepotisme.

Tak lupa, Restu juga menyampaikan bahwa ekspresi seni, baik sebagai manifestasi personal maupun realisasi nilai kolektif adalah bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat kesenian untuk menunjukkan bahwa kreasi seni secara dinamis selalu melakukan penyesuaian dan transformasi pengalaman individu di tengah perubahan sosial.

“Ekspresi seni itu harus diinkulturasikan sejak dini, sejak masa anak-anak. Maka untuk itulah dua dari tiga Festival Seni Pertunjukan ini yaitu Gelar Tari Anak Indonesia dan Konser Karawitan Anak Indonesia, dikhususkan sebagai usaha membangun jatidiri dan karakter bangsa sejak masa anak anak,” tandasnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

IIHLCB Ajang Belajar Wujudkan Industri Halal di Tanah Air

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia International Halal Lifestyle Conference & Business Forum ( IIHLCB) berlangsung di JCC 3-4 Oktober 2018. Kegiatan ini memberikan wawasan dan bimbingan bagi semua sektor halal industry di Indonesia  untuk berkontribusi yang lebih besar bagi perekonomian negara.

Halal industry adalah bisnis besar yang harus ditangkap baik oleh masyarakat, pemerintah dan dunia usaha. Kalau selama ini Indonesia hanya jadi pasar bagi industri halal dari negara-negara lain maka kini kita harus menjadi pelaku industri halal,” kata Sapta Nirwandar, pendiri dan CEO  Indonesia Halal Center ( Inhalec).

Bekerjasama dengan Bank Indonesia dan mengangkat tema Halal Lifestyle Goes Global: Trend, Technology & Hospitality Industry, pihaknya mengundang sejumlah nara sumber mancanegara a.l Dubai, Thailand, Turki, UAE dan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang lebih dulu sukses dengan pengembangan industri halal.

 

Sapta Nirwandar, CEO Halal Lifestyle Center

Konferensi membahas topik-topik seperti Gaya hidup halal global dan kekuatan pasar yang berkembang, teknologi dan industri perhotelan dan layanan digital dan konsumen generasi Y. Selain itu juga ada pameran produk-produk halal mulai dari makanan, fashion, kosmetik hingga perbankan syariah serta produk jaringan pertanian pondok pesantren.

“Inhalec sendiri sebelumnya sudah menyelenggarakan kegiatan ini selama dua tahun berturut-turut tapi baru yang ketiga kalinya ini menggandeng BI. Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian kegiatan menuju Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 dan Indonesia Sharia Economic Festival 2018, ” kata Sapta Nirwandar.

Sebuah forum bisnis juga dilakukan untuk memfasilitasi kecocokan bisnis dalam industri halal dimana para buyer bertemu denga seller untuk produk-produk halal bidang food, fashion, tourism, education, cosmetic and transaction.

“Ini momen yang tepat untuk tidak lagi sekedar menjadi pasar produk halal tapi menjadi produsen untuk konsumsi nasional maupun internasional apalagi tingkat kesadaran masyarakat dunia untuk menggunakan produk halal sudah meningkat,” kata Sapta Nirwandar.

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor industri halal. Hal ini tercermin dari persentase penduduk Indonesia yang merupakan 12,7 persen dari populasi penduduk muslim dunia dengan didukung peningkatan kesadaran akan pentingnya konsumsi sektor industri halal.

Di sisi lain, laju pertumbuhan industri halal global meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Industri halal global meningkat dari 7,5 persen pada 2015 menjadi lebih dari 8 pesen pada 2016 dan diperkirakan akan terus meningkat pada 2017 dan tahun-tahun seterusnya, ungkap Sapta.

Mohammad Anwar Bashori, Direktur Ekonomi Syariah Bank Indonesia mengatakan pihaknya menggandeng Indonesia Lifestyle Center ( Inhalec) untuk membangun jaringan halal industry mulai dari hulu hingga hilir sehingga ekonomi syariah juga berkembang.

“Indonesia negara Muslim terbesar di dunia yang selama ini hanya menjadi pasar. Bank Indonesia akan terus mendorong agar halal value chain dapat terbangun di Indonesia. Jadi bukan hanya sebatas potensi tapi kita mengimplementasikannya,” kata Anwar Bashori.

Di sektor pariwisata,  Bali atau destinasi Danau Toba membutuhkan fasilitas restoran dan sertifikasi halal sehingga wisatawan Muslim dari mancanegara seperti dari kawasan Timur Tengah bisa mendapatkan restoran halal dan produk lainnya yang dibutuhkan,” tambahnya.

Selama ini wisatawan Muslim dunia lebih memilih ke Malaysia dan Thailand karena kesiapan halal industry setempat yang mampu memenuhi kebutuhan mereka, kata Anwar Bashori.

“Melayani turis jangan pakai barang impor tapi dari dari lokal sehingga dampaknya besar untuk penggerak perekonomian. Kesadaran bersama untuk membangun halal industry itulah yang kini dibutuhkan di semua lapisan masyarakat,” tegasnya.