Tenun Sumba Timur Melenggang di Milan Fashion Week 2019

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kain tenun Sumba Timur melenggang apik pada acara Milan Fashion Week Spring/Summer 2019. Kain warisan leluhur masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, ditampilkan desainer berbakat Adinda Moeda. Tenun asal NTT ternyata banyak dilirik khalayak ramai karena memiliki beragam corak, bahan, dan ukuran.

Event tahunan Fashion show ini, digunakan sebagai ajang untuk mengangkat potensi kain NTT di kancah Internasional. Adinda Moeda ingin meningkatkan potensi kain warisan leluhur. Adinda menampilkan tenun Sumba Timur yang dikemas dengan bentuk ready to wear untuk Milan Fashion Week Spring/Summer 2019 pada Jumat, (21/9/2018), di Principe di savoia, Piazza Della Repubblica, Milan, Italia.

“Kali ini saya membawakan tenun Sumba Timur, yang saya kemas dalam bentuk ready to wear. Tujuan saya mengemas rancangan lebih sederhana dengan mempertimbangkan biaya produksi dan harga dari kain itu sendiri karena untuk masuk ke pasar kita harus bisa membandingan dengan pesaing – pesaing kita,” papar Adinda dalam keterangan resmi yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (4/10/2018).

Koleksi Adinda kali ini semakin menarik dengan menampilkan aneka motif tenun yang tidak terlalu ramai. Permainan warna yang digunakan pun bervariasi seperti kuning, jingga, merah, khaki, dan hitam. “Desain yang saya buat kali ini dengan look jumpsuit dan dua pieces produk yang dapat dijual terpisah,” tambahnya.

Harga produk yang dipamerkan Adinda di Milan Fashion Week Spring/Summer 2019 ini berkisar antara Rp500.000 sampai Rp2 juta. Model pakaiannya bisa dikenakan oleh para perempuan berusia 16 sampai 45 tahun.

Adinda mengatakan keikutsertaannya dalam ajang peragaan busana internasional sekelas Milan Fashion Week merupakan salah satu impian sebagai seorang desainer.

Pada ajang ini Adinda mendapatkan banyak pengalaman sekaligus pelajaran berharga tentang dunia mode. “Masuk ke Milan Fashion Week tidak hanya (karena faktor memiliki uang untuk] cukup mampu membayar, banyak juga hal yang mahal (yang bisa dipelajari) seperti persiapan yang harus matang dan konsep yang harus dapat di terima oleh penyelenggara,” tandasnya.

Sebelum tampil di Milan Fashion Week Spring/Summer 2019, Adinda Moeda memperkenalkan koleksi rancangan terbarunya pada show pertama di Indonesia Fashion Week 2018 bertajuk “Artistic Identity”. Memang rancangannya, bukan hanya unik, desain baju yang dipamerkan terlihat begitu cantik dengan ragam warna dan corak etnik yang begitu khas.

Kain tenun Sumba sendiri merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan budaya begitu tinggi. Proses pembuatannya yang panjang dan melibatkan banyak elemen menjadikan harga kain tenun Sumba ini sering disebut-sebut mahal. Selembar kain tenun Sumba bisa dijual dengan harga jutaan bahkan puluhan juta, tergantung kesulitan corak dan pilihan warna yang digunakan untuk membuat tenun tersebut.

Salah satu alasan mengapa kain tenun Sumba Timur ini dijual dengan harga cukup tinggi? karena dalam pembuatannya, para pengrajin menggunakan bahan-bahan alami terbaik yang diambil langsung dari alam. Seperti misalnya dalam proses pewarnaan, pengrajin pun menggunakan bahan alami. Biasanya warna merah didapatkan dari akar mengkudu, biru dari nila (warna bitru dari daun tarum), cokelat dari lumpur atau kuning dari kayu.

Namun biasanya masing-masing pengrajin memiliki resep rahasia yang saling berbeda, dan mereka pun saling merahasiakannya. Inilah yang membuat kain tenun Sumba begitu kaya, meski dibuat dalam satu lingkungan yang sama.

Pemilihan bahan alami bukan tanpa alasan. Jika bagi masyarakat umumkain tenun Sumba hanya dilihat sebagai sebuah kain yang cantik untuk dikenakan, maka berbeda dengan warga Sumba itu sendiri. Mereka menjadikan kain tenun sebagai kain penutup, pembungkus bahkan pengawet mayat atau jenazah.

Tak banyak yang tahu jika untuk membuat satu helai kain tenun Sumba, pengrajin butuh waktu setidaknya enam bulan bahkan lebih. Tergantung dari bentuk corak yang akan dibuat. Dalam proses pembuatannya, pengrajin harus melewati 42 langkah termasuk membuat pewarna secara alami dan mewarnainya secara manual.

Sosok wanita-wanita tangguh di baliknya pun menyimpan perjuangan yang tak mudah untuk terus melestarikan peninggalan budaya dari masa sebelumnya. Sebut saja salah satunya Agustina Kahi Atanau atau lebih sering dikenal dengan nama Mama Dan. Dia adalah salah satu tokoh wanita pelestari tenun ikat Sumba dengan pewarna alami di Desa Lambanapu, Sumba Timur, NTT.

Setiap kain tenun Sumba memiliki makna yang berbeda di balik tiap coraknya. Misalnya, corak kuda dapat menggambarkan kepahlawanan, keagungan, dan kebangsawanan karena kuda adalah simbol harga diri bagi masyarakat Sumba.

Atau ada juga motif buaya atau naga yang mencerminkan kekuatan dan kekuasaan raja. Motif ayam menggambarkan tentang kehidupan wanita. Sedangkan motif burung yang biasanya menggunakan burung kakak tua melambangkan persatuan. Beberapa motif kuno bahkan juga menggunakan mahang atau singa, rusa, udang, kura-kura, dan hewan lain dengan corak yang khas.

Juga ada motif Ular Naga yang merupakan corak asli masyarakat China. Dikenal melalui guci-guci yang masuk ke wilayah Sumba. Corak ular naga merupakan bukti pada masa lampau telah ada interaksi dagang dengan masyarakat Tiongkok yang membawa keramik porselin berupa piring, guci, mangkok dan lain-lain untuk ditukarkan dengan kayu cendana.

Bahkan ada Corak Gajah. Memang Gajah tidak terdapat di Sumba dan dijadikan Corak. dalam Kain Tenun Ikat menunjukkan bukti bahwa pada masa lampau telah ada interaksi dagang dengan dunia luar yang mengekspor gading ke Sumba. Sampai sekarang raja-raja atau bangsawan tertentu di Sumba Timur memiliki gading batangan dan gelang gading masih merupakan bagian dari isi “mbola ngandi” (wadah terbuat dari daun siwalan yang berisi kain, sarung, gelang gading, muti salak atau manik-manik, pisau) yang harus dibawa oleh penganting perempuan dari rumah orang tuanya. Ungkapan sastra adat Sumba tentang Gajah tidak ditemukan.

Selain itu, Corak Singa atau Mahang. Corak ini merupakan pengaruh gaya Renaissance di Eropa dari masa Raja Hendry III pada pertengahan abad XVI, masuk ke Indonesia melalui kebudayaan Hindu. Ungkapan tentang Singa dalam bahasa sastra adat Sumba, tidak ditemukan, hal ini membuktikan di Sumba Timur, Sumba umumnya tidak terdapat Singa. Dijadikan corak dalam tenun ikat Sumba Timur, menunjukkan bahwa sekak dahulu masyarakat sumba telah mengenal hubungan dengan dunia luar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Merpati Airlines Dapat Suntikan Rp 6,4 Triliun

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kabar gembira bagi pecinta setia Merpati Airlines, yang lama vakum beroperasi akibat terbelit hutang, Kini kabarnya Merpati tak ingar janji akan terbang kembali, setelah mendapat suntikan dana segar dan menyelesaolam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang hampir rampung.

Maskapai plat merah yang berhenti beroperasi sejak Februari 2014 ini berharap suntikan dana dari investor bisa melepaskannya dari belenggu PKPU, agar Merpati bisa terbang lagi.

Dari proposal perdamaian terungkap, disebutkan investor Merpati siap menggelontorkan dana Rp6,4 triliun. Proposal ditandatangani oleh Direktur Utama Merpati Asep Ekanugraha, tertanggal 31 Agustus 2018.

“Melalui program pencarian mitra strategis April 2018-Juni 2018, Merpati berhasil memperoleh mitra strategis agar Merpati kembali beroperasi. Mitra strategis tersebut akan melakukan tambahan penyertaan modal ke perusahaan sekurang-kurangnya Rp 6,4 triliun,” tulis Asep dalam keteranga, Kamis (04/10/2018)

Dana ini kelak akan digunakan Merpati guna membeli armada baru, suku cadang, beserta infrastrukturnya. Jika kelak beroperasi kembali, Merpati akan menggelar penerbangan perintis dengan membeli pesawat berpenumpang 20, dan penerbangan domestik-internasional dengan membeli pesawat kapasitas 180 penumpang.

Kuasa Hukum Merpati Rizky Dwinanto dari Kantor Hukum ADCO Attorney at Law bilang, secara umum ada beberapa skema restrukturisasi yang akan dilakukan Merpati. “Ada beberapa skema, misalnya ada konversi utang ke saham (debt to equity swap), kita minta juga grace period (waktu tenggang), dan haircut (potongan) bunga dan pokok,” katanya seperti dilansir laman Industry, Kamis (04/10/2018).

Rizky juga menambahkan, proses agar Merpati kembali beroperasi sejatinya tak selesai dalam proses PKPU. Sebab, selain soal pengesahan perdamaian (homologasi) dalam proses PKPU. Merpati, juga butuh izin dari pemerintah, dan DPR. Terlebih untuk kembali terbang, ia butuh kembali mengurus izin ke Kementrian Perhubungan.

Direktur PT Perusahaan Pengelola Aset (persero) Henry Sihotang bilang, jika tak ada restu dari pemerintah maupun DPR, homologasi memang tak akan terimplementasi. “Iya betul, implementasinya setelah pemerintah dan DPR setuju. Kalau tidak dapat persetujuan maka, (perdamaian) tidak dilaksanakan. Maka akan pailit,” katanya, Rabu (3/10/2018).

Pengurus PKPU Merpati Alfin Sulaiman bilang, Merpati sendiri telah menandatangani perjanjian kesediaan investasi dengan investornya, PT Intra Asia Corpora pada 29 Agustus 2018.

Intra Asia merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia, dan PT Cipendawa yang sempat terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten CPDX. Pun pada 2005 Intra Asia sempat membeli maskapai Kartika Airlines dari PT Truba.

Meski demikian ketika dikonfirmasi kembali, Alfin bilang proposal yang telah diserahkan Merpati belumlah final. Sebab, proses PKPU memang nyatanya belum berakhir. “Debitur memang sudah memberikan proposal, tapi statusnya memang belum final, karena masih ada negosiasi lah antar debitur dengan kreditur. Kreditur masih banyak beri saran,” kata Alfin.

Sekadar diketahui, dalam proses PKPU ini, Merpati punya nilai tagihan jumbo, yaitu senilai Rp 10.95 triliun. Rinciannya terdiri dari kreditur preferen (prioritas) senilai Rp 1,09 triliun, kreditur separatis (dengan jaminan) senilai Rp 3,87 triliun, dan kreditur konkuren (tanpa jaminan) senilai Rp 5,99 triliun. (EP)

Pengelolaan Raja Ampat Diapresiasi Dunia Internasional

this formate

SORONG, bisniswisata.co.id: Negara-negara yang tergabung dalam keanggotaan kerja sama regional Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Secutity (CTI-CFF) mengapresiasi pengelolaan kawasan konservasi perairan Raja Ampat, Papua.

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Andi Rusandi mengatakan pemerintah Indonesia bersama negara anggota CTI-CFF usai membahas pengelolaan kawasan konservasi perairan di masing-masing, terutama kawasan bintang laut yang merpakan segitiga terumbu karang dunia.

Dalam lokakarya tersebut masing-masing negara menyampaikan konsep pengelolaan konservasi di negaranya. Lalu mereka menerima masukan dan saran agar pengelolaan lebih efektif.

Selesai lokakarya di Kota Sorong, seperti dilansir laman Antara, Kamis (04/10/2018) utusan negara-negara kelompok kerja konservasi kawasan perairan atau The Marine Protected Area Working Group (MPAWG) diajak berkunjung ke kawasan konservasi perairan Kabupaten Raja Ampat.

Di lokasi perwakilan anggota CTI-CFF diberikan pun diberi kesempatan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Di kawasan konservasi perairan Raja Ampat itu mereka menggali informasi tentang pengelolaan kawasan wisata tersebut.

Andi mengatakan perwakilan negara tetangga mengagumi dan memberikan apresiasi terhadap pengelolaan kawasan konservasi oleh pemerintah dan masyarakat adat. Bahkan, kata dia, beberapa negara tertarik mengadopsi sistem pengelolaan kawasan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Raja Ampat.

Pemerintah terus berupaya mencari konsep-konsep pengelolaan kawasan konservasi perairan yang baik, yang memberikan peningkatan ekonomi masyarakat namun di satu sisi alam tetap lestari. “Harapan kami kawasan konservasi perairan di Kabupaten Raja Ampat yang merupakan segitiga terumbu karang dunia, menjadi kawasan perairan percontohan bagi negara-negara lain di dunia,” ujar Andi. (EP)

Berpakaian Batik, Cinta Laura Tetap Cantik

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Lama tak pernah muncul, tiba-tiba artis dan penyanyi Cinta Laura mengunggah foto atau video singkat di akun media sosial. Sehingga membuat penggemarnya terpesona. Apalagi kini, foto Cinta Laura memakai kain batik yang bikin heboh bahkan selalu menjadi panutan karena karya serta prestasinya.

Cinta juga menjadi salah satu artis yang sering memberikan inspirasi untuk banyak orang. Salah satu yang bisa kamu tiru adalah gaya fashion Cinta Laura yang super modis.

Bertepatan dengan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober, Pelantun lagu Oh Baby ini membagikan gaya kecenya mengenakan outfit batik dengan tema bohemian yang chic. “Yesterday’s National Batik Day look. ????: @gheafashionstudio.” tulis Cinta di kolom caption. Kamis (4/10/2018).

Baju yang terdiri dari atasan lengan panjang dengan kerah v ini berpadu manis dengan celana batik model cutbray yang stylish. Busana cantik ini merupakan rancangan dari salah satu brand fashion Indonesia, Ghea Fashion Studio. Tak lupa Cinta juga menambahkan aksesoris hoop ring yang kian mempermanis penampilannya.

Foto yang diunggahnya lainnya, memperlihatkan Cinta Laura memakai kemben dari bahan brukat. Warnanya merah, kontras dengan kulit Cinta Laura yang putih. Sebagai padanannya, ia melilitkan kain batik.

Rambut Pemain film The Philosophers ini dibiarkan tergerai. Dengan tata rias yang sedikit berat di bagian mata, membuat tatapan pesinetron ini tampak tajam. Cinta Laura terlihat anggun dengan penampilannya yang unik ini. Modern bercampur tradisional.

Outfit yang dikenakan Cinta ini terlihat manis di tubuhnya. Ditambah detail floral pada bagian pinggang turut membuat outfit bertema tradisional ini jadi lebih terlihat kece dan lebih modern.

Warganet pun berboncong-boncong memuji penampilan Cinta Laura. Ada dari mereka yang menyebut Cinta Laura tampak seksi hanya dengan kain wiron itu.

Pengguna @meinggi menuliskan, “Fix ini cantik.” Akun @nency.hatarso berkomentar, “Menakjubkan.”. Bahkan, penampilan Cinta Laura ini juga mendapatkan pujian dari warganet dari luar Indonesia. Pengguna @jeice41 menuliskan, “Hi Claura, you look so sexy and attractive in that outfit.”

Dara kelahiran Quakenbrück, Jerman pada 17 Agustus 1993 dikenal sebagai salah satu artis asal Indonesia yang memiliki keunikan. Logat bicara Cinta Laura yang `kebarat-baratan` membuat dirinya terkenal di dunia hiburan. Cinta Laura melejit sejak bermain sinteron yang ditayangkan SCTV berjudul Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?).

Wajahnya yang unik juga membuat penggemar jatuh hati pada sosoknya. Hingga kini, Cinta Laura pun terus kebanjiran bermain sinetron, film atau membintangi produk ternama. Wajar, Cinta Laura memiliki fans yang mendukungnya.

Artis blasteran Jerman-Indonesia yang sukses berkarir di kancah hiburan tanah air. Tak hanya itu, aktris cantik lulusan Columbia Univeristy di Amerika Serikat ini juga mulai melebarkan sayap ke dunia perfilman Hollywood. (EP)

Kampung Budaya Langenastran Sajikan Batik & Batok Night

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Sukses gelaran pertama bahkan mendapat sambutan melimpah dari pengunjung, Kampung Wisata Budaya Langenastran, kembali menggelar “Batik & Batok Night #2” (BBN), yang berlangsung pada 6—7 Oktober 2018. Perhelatan wisata itu merupakan yang kedua setelah tahun 2016 yang meraup sukses.

Kegiatan budaya ini dipersembahkan Kampung Langenastran, dulu merupakan kompleks “Paspamres” Sri Sultan Hamengkubuwono II. Kegiatan ini meliputi budaya berupa Lomba Membuat Batik Shibori-Jumputan, Pameran Batik Kraton dan warga, bazar, kuliner, batik & kerajinan, Bergada Prajuirt Langenastro serta Festival Keroncong.

“Bahkan kali ini, untuk Lomba Membuat Batik Shibori – Jumputan, akan diperebutkan Trophy dari GKBRAA Paku Alam X dan Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Anna Haryadi,“ ujar Radya Wisraya Sumartoyo, sesepuh Kampung Langenastran dalam keterangan tertulis, Kamis (04/10/2018).

Shibori adalah sebuah kesenian di Jepang dalam hal pewarnaan kain. Teknik pewarnaan dilakukan dengan mencelupkan kain pada zat pewarna alami dan memberikan perlindungan pada bagian kain tertentu yang tidak ingin diwarnai.

Pada teknik shibori, perlindungan pada bagian kain tertentu dilakukan dengan melilit, melipat, atau mengikatnya dengan benang. Jadi ketika dicelupkan pada cairan pewarna, bagian yang terlindungi tidak ikut terwarnai. Ketika pelindung dilepas dan kain dibentangkan, akan tercipta motif-motif indah yang menarik dengan kesan etnik.

“Kita mengenal shibori dengan teknik jumputan. Belum lama ini di Jogya diselenggarakan kursus shibori yang dimaksud untuk menambah wawasan teknik pewarnaan untuk meningkatkan nilai jual batik. Lomba shibori-jumputan ini akan berlangsung selama 5 jam dan seluruh peserta harus menggunaan teknik remasol dalam pewarnaan,” sambung Radya.

Humas Kampung Wisaya Budaya Langenastran, Y. Sri Susilo menjelaskan festival budaya merupakan konsekuensi dari Langenastran yang mengukuhkan diri sebagai Kampung Wisata Budaya Yogyakarta pada 3 September 2016. Kegiatan dan budaya tradisional dipersembahkan Langenastran antara lain, Lomba Jemparingan (Panahan), Ruwah Gumregah yakni tradisi buat apem menjelang bulan puasa (Ramadhan), Macapatan dan lainnya.

“Ini merupakan kerja budaya swadaya masyarakat Langenastran, sejak September 2016 kami buat kalender wisata. Sebagai kampung dipenuhi outlet Batik milik warga dan merupakan wilayah yang tak terpisahkan dengan Alun-Alun Selatan, kegiatan budaya tradisional akan terus digalakkan. Kami memiliki target, setiap bulan sekali ada event budaya di kampung ini,” ungkap Sri Susilo.

Langenastran Sebagai Kampung Wisata Budaya Yogyakarta digagas para pengamat wisata dan budaya, tokoh masyarakat kampung Langenastran termasuk di dalamnya Suharyanto, Y Sri Susilo, Hermunanto, Much Dwi Pramono , AM Putut Prabantoro Kamashakti Wondo Amiseno, Radya Wisroyo Sumartoyo, Febrian Wisnu Adi, Noor Harsya Aryosamodro, dan Rianto Hernadi. (EP)

Eksotika Wisata Vietnam Tawarkan Kota Tua Romantis

this formate

HANOI, bisniswisata.co.id: Pariwisata Vietnam terus digenjot menjaring kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman). Memang, Vietnam salah satu negara favorit para turis mancanegara di Asia Tenggara dalam mengisi waktu liburannya. Bukan hanya karena lokasi yang dekat, Vietnam akan memberikan banyak keindahan alam yang luar biasa.

Sepanjang Tahun 2018, Vietnam memasang target kunjungan 17 juta wisman. Guna merealisasikan hal itu, Vietnam telah memangkas sejumlah aturan atau deregulasi secara besar-besaran. Dengan deregulasi itu, Vietnam percaya diri untuk bisa menargetkan wisman sebanyak 17 juta di 2018.

Bangunan-bangunan masa lampau masih berdiri tegak menambah eksotika Vietnam. Terletak di sisi Timur Semenanjung Indochina, Vietnam tak hanya menawarkan wisata kuliner tetapi juga wisata seni budaya khas Timur dan Selatan.

Badan pariwisata Vietnam menawarkan kepada wisatawan Indonesia agar berwisata ke negeri yang aman, ramah dan penuh eksotika. Enam destinasi wajib bagi Anda yang ingin berkunjung ke Vietnam:

#. Halong Bay

Halong Bay adalah salah satu destinasi pertama kali yang wajib Anda kunjungi. Dekat dengan perbatasan Cina, pada 1994 Halong Bay dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Pesona air laut berwarna hijau toska, pulau-pulau berbatu kapur menjulang tinggi, dan gelombang yang besar ditawarkan oleh Halong Bay yang dikenal sebagai tempat negeri dongeng. Lokasi tiap pulau tempat ini sebagian tertutup oleh hutan, sehingga membawa kesan sejuk bagi pengunjungnya.

#. Da Nang

Kota ke empat terbesar di Vietnam. Selain tempat belanja dan wisata bersejarah, Da Nang menawarkan pesisir pantai yang membentang sejauh 30 kilometer dengan perairan yang tenang dan sejuk. Anda yang suka memancing, ski air, menyelam dan berperahu pesiar dapat langsung mengunjungi Da Nang sebagai salah satu destinasi Anda.

#. Hoi An

Dulunya, Hoi An adalah tempat pelabuhan perdagangan yang menghubungkan Asia dan Eropa. Meski pusat pelayaran sudah dipindahkan, keindahannya sebagai kota tua yang menawan masih lestari sampai sekarang. Jalanan kecil serta bangunan klasik yang berdiri kokoh ini ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Kota tua yang menawan dengan bangunan kuno khas Jepang, Cina, dan Prancis akan menemani Anda di sepanjang malam yang indah.

#. Nha Trang

Kerap disapa dengan Rivera Laut Cina Selatan, Nha Trang menawarkan bentangan pesisir pantai sepanjang enam kilometer dengan pasir putih, perairan yang jernih, limpahan kehidupan laut, dan terumbu karang. Tempat ini cocok bagi Anda yang gemar menyelam.

#. Mui Ne

Mui Ne adalah salah satu kota resor pantai sepanjang Laut Cina Selatan yang terletak di Vietnam Tenggara. Angin yang stabil membuat kota ini menjadi lokasi olahraga air yang strategis. Anda dapat berselancar angin dan juga selancar layang. Transportasi yang efisien dan sangat dianjurkan untuk Anda gunakan saat di Mui Ne adalah sepeda motor.

#. Hanoi

Sebagai ibu kota dari Vietnam, Hanoi menawarkan sejumlah museum seperti Museum Ho Chi Minh dan Museum Penjara Hao Lao sehingga pengunjung yang datang berkesempatan untuk lebih memahami sejarah revolusi, perang, dan seni Vietnam. Kawasan tua yang dianggap bersejarah ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Selain itu, tempat berbelanja barang sampai jajanan lokal pun tersedia. (EP)

Gongso, Menu Legendaris Hadir di Assalamam Syariah Hotel

this formate

SUKOHARJO, bisniswisata.co.id: Gongso, menu legendaris dari Jawa Tengah (Jateng). Gongso dalam bahasa Jawa artinya ditumis dalam waktu agak lama. Gongso semula hanya khusus untuk babat saja, namun kini mengalami evolusi sehingga ada gongso ayam, gongso ati ampela, gongso telur dan menu lainnya sesuai dengan selera. Selama ini kuliner khas banyak dijumpai di pinggir jalan, warung hingga restoran.

Namun kini gongso masuk hotel. Assalaam Syariah Hotel di Sukoharjo Jateng, memilih menu gongso untuk mengakhiri tahun 2018. Ada berbagai jenis menu gongso yang siap menyambut penunjung selama tiga bulan kedepan.

Beberapa menu gongso yang ditawarkan di antaranya ada kikil gongso, paru gongso, iso gongso, ceker gongso dan ayam gongso. Harga yang ditawarkan mulai Rp10.000 per porsi. Pemilihan menu gongso untuk menyesuaikan selera mahasiswa. Mengingat lokasi hotel ini berada di kawasan kampus, yang mayoritas kuliner gongso sudah menjadi tren bahkan ngetop dibanding menu lainnya.

Manager Assalaam Syariah Hotel, Erna Herdina mengatakan selama ini hotel selalu menghadirkan menu baru setiap tiga bulan sekali. Kini mengangkat menu gongso yang memiliki cita rasa khas karena diproses melalui perebusan (ungkep) dalam jangka waktu yang lama dengan bumbu spesial.

“Sehingga olahan gongso memiliki tekstur empuk, bumbunya sangat terasa merasuk sampai ke dalam, gurih dan sedikit pedas sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat. Terdapat tambahan acar mentimun dan kubis membuat hidangan ini semakin segar” jelas Erna seperti dilansir laman JIBI/Solopost, Kamis (04/10/2018).

Setelah melalui proses ungkep, lanjut dia, olahan menu kemudian digongso dengan bawang putih, cabai dan kecap sehingga memunculkan aroma harum khas gongso. Menu gongso diasajikan bersama lalapan seperti daun kemangi, timun dan tomat segar.

Untuk melengkapi menu terasebut, didiapkan pula menu minuman spesial, yaitu Ice Matcha latte. Selain menyegarkan, Ice Matcha Latte disebut memiliki khasiat untuk menangkal radikal bebas karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

“Ice Matca Latte Assalaam Syariah Hotel di buat dari bubuk matcha atau teh hijau pilihan sehingga rasa dan aroma teh hijau langsung tercium saat di sajikan,” kata Public Relation Assalaam Syariah Hotel, Ryan Prihtani. Minuman hijau tersebut bisa dinikmati dengan harga Rp12.000. (EP)

Dibawah Ekspektasi, Target Devisa Pariwisata Sulit Tercapai

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Target perolehan devisa pariwisata senilai US$17 miliar sepanjang 2018, diperkirakan gagal tercapai, lantaran laju pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari—Agustus 2018 masih di bawah ekspektasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Januari—Agustus hanya ada 10,58 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Angka itu naik 12,3% dari realiasi pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 9,42 juta kunjungan wisman.

Namun, pertumbuhan sebesar 12,3% sepanjang tahun berjalan mengalami perlambatan bila dibandingkan dengan kunjungan wisman dari Januari hingga Agustus 2017 yang tumbuh sebesar 25,68% dari periode yang sama 2016.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, untuk mencapai target 17 juta kunjungan wisman dan perolehan devisa pariwisata senilai US$17 miliar dibutuhkan pertumbuhan kunjungan wisman setidaknya 20% setiap bulannya.

“Kalau melihat pertumbuhan kunjungan wisman yang melambat, saya perkiraan jumlah wisman hingga akhir tahun hanya mencapai 15 juta saja. Tahun lalu, jumlah wisman mencapai 14 juta. Tahun-tahun sebelumnya memang pertumbuhannya relatif cukup tinggi,” ujar Faisal seperti dilansir laman Bisnis.com, Rabu (03/10/2018).

Tidak hanya itu, sepanjang Januari—Agustus 2018, kunjungan wisman dari negara-negara utama mengalami penurunan signifikan secara year on year (yoy). Kunjungan wisman asal China hanya 1,48 juta orang (-1,47%), Thailand 82.300 orang (-9,23%), Jepang 346.500 orang (-10,21%), Korea Selatan 241.900 orang (-17,83%), Taiwan 144.800 orang (-24,02%), Arab Saudi 126.200 orang (-10,22%), dan Filipina 142.600 orang (-29,93%).

Faisal menuturkan, penurunan kunjungan wisman dari negara-negara penghasil turis utama tersebut dikarenakan adanya bencana alam yang terjadi di Indonesia, yakni erupsi Gunung Agung Bali dan gempa di Lombok, sehingga wisman tak banyak melancong ke Tanah Air

Dia juga menilai kemampuan Indonesia untuk bersaing dengan negara lain dalam sektor pariwisata masih kurang. Sebagai perbandingan, pariwisata di Thailand memuat semua aspek mulai dari wisata alam, budaya, belanja, hingga kuliner. Hal inilah yang membuat banyak wisatawan ingin ke Thailand, sehingga realisasi devisa pariwisatanya mencapai US$40 miliar.

“Tentu berbeda ketika berwisata ke Raja Ampat Papua, di mana hanya dapat beberapa destinasi saja seperti alam dan budaya. Outbound warga China ini besar, tetapi mereka tidak semuanya ke Indonesia. Ini yang perlu dicari tahu, apa yang diinginkan turis asal China ini,” katanya.

Faisal meminta agar pemerintah tak hanya fokus pada angka jumlah kunjungan wisman ke Indonesia saja, tetapi juga peningkatan nilai belanja (spending) wisman yang menjadi sumber perolehan devisa di sektor pariwisata.

Menurutnya, diperlukan evaluasi program pariwisata untuk dapat menarik lebih banyak lagi minat berwisata ke Indonesia dan mendorong spending wisman yang lebih besar.

“Jadi buat yang lebih menarik, mulai dari paket perjalanan yang tak hanya 1—2 destinasi yang dituju, lalu tiket pesawat yang terjangkau dan akses wisata yang memadai,” tutur Faisal.

KURANG PROMOSI

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azahari menuturkan, penurunan kunjungan wisman terutama dari Asia disebabkan karena promosi Kementerian Pariwisata hanya sebatas pada branding Wonderful Indonesia.

“Mereka datang karena penasaran seperti apa Indonesia. Lalu setelah itu jarang lagi yang mau datang ke Indonesia. Memang daya tariknya enggak begitu ada. Contoh Thailand, meski tidak berbahasa Inggris, banyak yang datang ke sana karena pengemasannya bagus,” ujarnya.

Kendala lainnya adalah mahalnya harga tiket pesawat yang menuju ke destinasi pariwisata tertentu. Sehingga, para wisman lebih memilih berpelesir ke negara lain yang lebih menawarkan pengalaman maksimal dengan pengeluaran minimal.

Azril pun pesimistis target 17 juta kunjungan wisman dan devisa pariwisata US$17 miliar pada tahun ini dapat tercapai. Dia memperkirakan wisman hingga akhir tahun ini berada dikisaran 15 juta hingga 16 juta kunjungan.

Di sisi lain, Ketua Umum Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Asnawi Bahar berpendapat, munculnya destinasi wisata baru seperti Hainan di China yang meniru Bali membuat wisman yang tadinya ke Indonesia lebih memilih berwisata ke sana.

“Ini yang harus bener-bener diperhatikan pemerintah. Hainan China seperti Bali di sana, banyak yang datang ke sana. Ini jadi peringatan bagi pemerintah agar kunjungan wisman tak turun,” ucapnya.

Secara terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya masih berpandangan penurunan kunjungan wisman ke Indonesia semata-mata disebabkan oleh bencana yang terjadi yakni Gunung Agung di Bali dan gempa di Lombok. “Lombok kehilangan 300.000 kunjungan wisman dalam waktu 3 bulan. Kami berharap Asian Paragames dan rapat tahunan IMF/World Bank mampu mendatangkan wisman,” ujarnya.

Menurut perhitungannya, hingga akhir tahun ini akan ada 16,5 juta wisman dari target 17 juta sehingga masih ada kekurangan 500.000 wisatawan. Angka tersebut berasal dari realisasi kedatangan wisatawan mancanegara sebanyak 9 juta pada periode Januari—Juli ditambah dengan asumsi kedatangan wisman sebanyak 7,5 juta hingga lima bulan terakhir 2018

Untuk memenuhi target itu, Kemenpar akan melakukan roadshow menarik kunjungan wisman di Singapura, China, dan India. Terkait dengan devisa pariwisata, hingga Juli 2018 telah tercapai US$9 miliar.

“Kami yakin dapat tercapai karena sampai dengan Juli kami peroleh US$9 miliar, sisa waktu ini bisa kami capai. Dari IMF/World Bank kami perkirakan bisa capai Rp1 triliun dari spending peserta rapat,” kata Arief. (EP)

Oktober Festive, Suguhan Menarik Labersa Grand Hotel

this formate

PEKANBARU, bisniswisata.co.id: Selama Oktober 2018, Labersa Grand Hotel & Convention Center Pekanbaru Riau, kembali menawarkan suguhan menarik berupa promo bertajuk Oktober Festive. Program ini bisa dinikmati oleh pelannggan Labersa Grand Hotel and Convention Center sampai 31 Oktober 2018.

“Promo yang ditawarkan yaitu tarif Rp 600.000 untuk menginap di kamar deluxe room dan Rp700.000 untuk deluxe elite,” papar Marketing Comunication Labersa Grand Hotel & Convention, Renta Pakpahan dalam keterangan persnya Rabu (3/10/2018)

Tarif yang ditawarkan sudah nett, tidak ada penambahan biaya lagi kecuali para tamu melakukan pemesanan di luar paket menginap. Dengan harga itu, hotel bintang lima ini sudah memberikan fasilitas istimewa bagi para tamu, di antaranya sarapan pagi untuk 2 orang.

“Para tamu yang ingin menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta atau orang-orang yang disayangi juga dapat menikmati fasilitas wahana bermain di Labersa Riau Fantasi (Labersa Water & Theme Park). Karena dalam promo ini para tamu sudah mendapatkan 2 voucher gratis untuk masuk ke wahana bermain ini,” kata Renta.

Selain itu, dalam promo ini para tamu akan mendapatkan discount 10% untuk menikmati menu-menu di Croquette Restaurant yang berada di lantai Lobby dan Orient Restaurant. “Ada juga diskon lainnya seperti diskon 30% untuk laundry, diskon 15% untuk candle light dinner dan diskon 15% untuk couple barbeque,” katanya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Dihantam Gempa, Perbaikan Bandara Mutiara Palu Rp 60 Miliar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kondisi Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah rusak parah akibat diguncang gempa magnitudo 7,4 pada Jumat, 28 September 2018. Kaca-kaca pecah dimana-mana, tembok retak, dan plafon ambruk. Kondisi terparah terlihat di lantai dua bandara. Reruntuhan tembok dan plafon berjatuhan memenuhi anak tangga gedung.

Meski mengalami kerusakan parah, bandara ini masih difungsikan, khususnya di lantai satu. Selain kerumunan penumpang, di bandara juga terlihat tumpukan logistik sembako yang akan dibagukan untuk korban gempa dan tsunami Palu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggatakan runway (landasan pacu pesawat) mengalami kerusakan besar akibat gempa Palu Donggala. Kerusakan itu terletak di runway sektor 33 yang membutuhkan waktu perbaikan sekitar tiga bulan.

“Biaya perbaikan runway 33 juga tak murah. Diperkirakan jumlahnya sekitar Rp 60 miliar karena kerusakan yang cukup parah,” ujar Budi Karya di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Rabu (03/10/2018).

Kerusakan runway di sektor 33 terjadi sepanjang 300 meter. Sedangkan di runway sektor 15 kerusakannya sepanjang 250 meter, namun tidak parah. Waktu perbaikan di sektor 15 diperkirakan sekitar waktu dua minggu. Dua minggu ke depan, runway sektor 15 dapat digunakan untuk berbagai pesawat. “Sehingga pesawat 737 bisa mendarat termasuk pesawat Aairbus dan penerbangan lebih leluasa,” tutur Budi Karya.

Untuk perbaikan konstruksi bandara, Budi Karya berujar menghabiskan biaya hingga Rp 20 miliar. Pembenahan pun diperkirakan selama tiga sampai empat bulan, tambahnya seperti dilansir laman Tempo.co

Direktur Bandar Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Polana Pramesti mengatakan gempa masih kerap dirasakan di sana. Namun, tidak ada penambahan kerusakan akibat gempa susulan. Pembenahan menara ACT yang hancur, kata Polana, akan memakan waktu tiga hingga empat bulan untuk pembangunannya. “Yang lebih utama (untuk perbaikan) teriminal dan landasan di Bandara Mutiara Palu,” kata Polana. (EP)