Iyeth Bustami Sukses Berdendang dan Gelorakan Pelestarian Budaya Melayu

this formate

Iyeth ( tengah) bersama Wali Kota Batam Mohammad Rudi dan istri serta Esthy Reko Astuti, Staf ahli Kemenpar bidang multikultural.( foto : GenPi).

BATAM, bisniswisata.co.id: Penyanyi Iyeth Bustami berhasil ‘menggoyang” acara Kenduri Seni Melayu ( KSM) 2018 di malam pertama yang dipusatkan di Taman Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), semalam.

Hari pertama event yang berlangsung 1-3 November 2018 ini mampu menjaring pengunjung 40% dari total target 15.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan. Pengunjung yang datang tidak mengindahkan hujan yang mengguyur Kota Batam.  Mereka tidak bergeming meski cuaca basah oleh hujan.

Iyeth Bustami yang lahir dengan nama Sri Barat di Bengkalis, Riau,  24 Agustus 1974 adalah seorang penyanyi Melayu dan dangdut yang kerap diundang Kementrian Pariwisata untuk menghibur masyarakat di berbagai daerah.

Dia bukan hanya menghibur namun dalam interaktifnya dengan penonton selalu menyelipkan nasihat bijak bagi kalangan milenial termasuk para orangtua yang hadir di acara pembukaan KSM itu.

“Saya prihatin anak-anak sekarang tergila-gila dengan budaya Korea, hafal dan luwes joget maupun menyanyi lagu-lagu yang dibawakan boyband Korea. Bahkan sekarang make up serta penampilan juga meniru artis-artis Korea,” kata Iyeth tegas.

Dia juga mengingatkan para orangtua agar peka dengan kondisi anak-anaknya yang meniru budaya barat bahkan ikut memfasilitasi gaya hudup ala artis Korea. Sementara budaya Melayu yang melekat dengan daerah kelahirannya malah dilupakan.

Iyeth menambahkan, KSM menjadi benteng budaya terbaik bagi generasi milenial. “Kenduri Seni Melayu ( KSM) ini luar biasa. Semua yang ditampilkan bernuansa Melayu. Budaya dan kuliner juga kuat bernuansa Melayu. Event ini telah memberi kesempatan budaya Melayu tumbuh besar dan lestari,” ungkap Iyeth dengan logat Melayunya yang kental.

Dia mengaku sempat  khawatir seiring turunnya hujan saat pembukaan acara. “Takutnya pengunjung pulang, tapi ternyata bertahan. Mereka luar biasa. Yang jelas, saya terkesan dengan event ini karena jadi media pelestari budaya Melayu. Kenduri Seni Melayu ini cara terbaik mendekatkan milenial dengan budaya leluhurnya,” jelas Iyeth lagi.

Aksi panggung Iyeth Bustami di Kenduri Seni Melayu ( KSM 2018 di Taman Engku Putri, Batam.

Aksi Iyeth memang paling banyak dinanti. Pengunjung langsung merangsek maju ketika Iyeth membawakan lagu Laksmana Raja di Laut. Lagu berikutnya Suamiku karya ciptanya sendiri sebagai kado ulangtahun suami tercinta.

Selanjutnya penonton makin bersorak saat Iyeth melanjutkan menyanyi lagu  Laela Canggung, Tanjung Katung, Yale Yale, Ijo, dan Sabda Cinta. Iyeth juga membawakan lagu Deen Assalam.

Di atas panggung, Iyeth mengundang Wali Kota Batam Mohammad Rudi dan istri, Wakil Wali Kota Amsakar Achmad dan istri serta Staf Ahli Menpar bidang multikultural Esthy Reko Astuti untuk berjoget bersama selama medley lagu-lagu Melayu itu.

Wali Kota menambahkan bahwa mengoptimalkan fungsi pariwisata dan melakukan berbagai perbaikan infrastruktur terus dilakukannya. Aksesibilitas pun disempurnakan karena pariwisata telah menjadi leading sector perekonomian Batam.

Pihaknya mengupayakan target kunjungan 2 juta wisman. Angka ini tumbuh signifikan, sebab realisasi kunjungan wisman 1,48 juta orang tercapai pada 2017.

“ Prioritas kami adalah perbaikan seluruh jalan utama. Targetnya tahun 2025 sudah selesai. Kami akan mendukung optimalisasi pertumbuhan pariwisata di 12 kecamatan untuk jalan akses kampung sehingga wisatawan tidak hanya datang ke kota tapi juga ke kampung-kampung,” jelasnya.

Alhasil di acara pembukaan Kenduri Seni Melayu baik Iyeth Bustami dan Wali Kota saling mengingatkan peran penting melestarikan budaya Melayu dan menjadikan Batam kota tujuan wisata religi.

 

Senggigi Pulih, Kunjungan Wisatawan Diterima Tangan Terbuka

this formate

LOMBOK BARAT, bisniswisata.co.id: Gencana gempa yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akhir Juli hingga Agustus 2018, menghantam pariwisata Lombok. Destinasi wisata di Senggigi, Lombok Barat, tak luput dari dampak gempa dengan penurunan tingkat kunjungan wisatawan yang memprihatinkan.

General Manager Jayakarta Hotel, Cherry Hakim, mengatakan, pemulihan sektor pariwisata Lombok, terutama Senggigi berangsur pulih. Meski belum begitu signifikan. “(Okupansi hotel) Oktober sudah lebih baik dibandingkan Agustus dan September, tapi masih belum begitu signifikan,” ujar Cherry di Senggigi, Lombok Barat, NTB, Kamis (1/11).

Para pelaku industri wisata di Senggigi, dia katakan, terbantu dengan dorongan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata. Juga pemerintah daerah yang menggelar sejumlah kegiatan di Senggigi. “Kita bersyukur dibantu kegiatan kementerian (pariwisata) dan pemda, termasuk ajang Mekaki Marathon kemarin itu,” lanjutnya.

Dilanjutkan, seperti dilansir laman Republika.co.id, yang terpenting saat ini memberikan pemahaman kepada dunia luar bahwa Lombok, termasuk Senggigi, sudah aman untuk kembali dikunjungi. “Cukup banyak wisman yang memindahkan rencana liburannya dari Lombok ke daerah lain dan negara lain. Cherry menegaskan, hotel-hotel di Senggigi pada prinsipnya sudah sangat siap menerima wisatawan.

Dia memprediksi, tingkat kunjungan wisatawan pada akhir tahun nanti tidak akan setinggi pada Desember sebelumnya. “Desember biasanya ramai, tapi kita belum bisa prediksi begitu signifkan seperti tahun sebelumnya, karena biasanya sebelumnya yang pesan sudah penuh, sekarang masih kisaran 40-50 persen (pesan kamar),” katanya.

Cherry memperkirakan, angka kunjungan wisatawan ke Senggigi kembali normal pada Maret 2019. Dia menilai, pada Januari dan Februari dikenal sebagai periode low season dari kunjungan wisatawan mancanegara dan belum ramainya kegiatan dari pemerintah di hotel. “Kemungkinan Maret sudah mulai normal,” ucap dia.

Memang Upaya pemulihan pariwisata NTB pascagempa terus digencarkan. Bahkan berupaya terus melakukan pemulihan Pariwisata baik dari pemulihan infrastruktur, juga promosi destinasi wisata Lombok lainnya yang tidak terdampak gempa. Dengan sebuah harapan pariwisata Lombok NTB kembali normal dan wisatawan asing kembali berwisata ke Lombok. (EP)

Wall’s Raih Halal Award Keempat Kalinya

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co. id: Wall’s, brand es krim produksi PT Unilever Indonesia Tbk. kembali meraih penghargaan Halal Top Brand 2018 Kategori Es Krim di ajang Halal Award 2018. Penghargaan ini merupakan keempat kalinya yang diraihnya secara berturut-turut sejak tahun 2015. Penghargaan ini diberikan dalam pagelaran Indonesia International Halal Expo (INDHEX) 2018 di SMESCO Exhibition Hall, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

“Di usia Wall’s Indonesia ke-26 tahun, merupakan kebahagiaan luar biasa karena keempat kalinya dipercaya jadi pemenang kategori Halal Top Brand, untuk kategori Es Krim. Penghargaan ini terasa makin membanggakan, karena Wall’s merupakan satu-satunya brand es krim di Indonesia yang dapat Halal Top Brand Award 2018.” papar Head of Marketing Refreshment PT Unilever Indonesia Tbk, Amalia Sarah Santi

Penghargaan ini, lanjut Amalia, jadi penting bagi Wall’s karena kini industri makanan, termasuk es krim, produk bersertifikasi halal tak hanya menjadi konsumsi masyarakat muslim tetapi juga menjadi konsumsi penduduk dunia dengan tagline “Halal Food is Quality Food”. Artinya, kehalalan diposisikan konsumen sebagai indikator utama dari makanan atau minuman berkualitas.

“Kami memahami konsumen tak hanya mengharapkan produk-produk inovatif dan berkualitas, tetapi juga komitmen kuat dari pihak produsen untuk memastikan kehalalan produknya. Karena itu, tahun ini Wall’s meluncurkan begitu banyak inovasi produk baru sambil terus menjaga sistem jaminan halal seluruh produk kami dari hulu ke hilir,” lontarnya.

Secara global, industri halal diperkirakan tumbuh positif dan signifikan pada 2022. Potensinya diperkirakan senilai US$3,1 triliun seiring lonjakan pertumbuhan populasi muslim di dunia. Artinya, industri tersebut memiliki potensi pasar yang menjanjikan dan sangat besar.

Penghargaan Halal Top Brand melibatkan deretan dewan juri berkompeten, yaitu LPPOM MUI untuk mencermati sertifikasi halal yang dimiliki Perusahaan, MUI menelaah karakter brand dari sisi gaya hidup syariah, hingga sebuah survei untuk konsumen. Sebelumnya, LPPOM MUI melakukan survei khusus mengukur komitmen perusahaan atau brand dalam melakukan promosi dan sosialisasi halal.

Survei ini dilakukan di situs www.halalmui.org melibatkan 4.200 konsumen seluruh Indonesia. Artinya, dengan meraih penghargaan Halal Top Brand, Wall’s mendapatkan pengakuan dari lembaga sertifikasi halal terbaik di dunia, dan yang terpenting pengakuan dari masyarakat.

“Kemenangan di kategori es krim membuktikan posisi Wall’s tetap tak tergantikan dibenak konsumen. Penghargaan ini jadi suatu pencapaian yang luar biasa. Mengingat kian gencarnya persaingan di pasar es krim,” jelas Lukmanul Hakim, Direktur LPPOM MUI Pusat sekaligus Ketua Pelaksana INDHEX 2018. (EP)

Delay 6 Jam, Penumpang Lion Air JT 0130 Mengamuk

this formate


PADANG, bisniswisata.co.id:
Ratusan penumpang pesawat Lion Air JT 0130 jengkel, kesal dan mengamuk di Bandara Internasional Minangkabau Padang Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (01/11/2018). Luapan kekasalan penumpang Lion Air lantaran sudah lebih dari enam jam, penumpang terlantar karena pesawat delay dan tidak ada kepastian kapan akan diberangkatkan ke Bandara Kualanamu Medan.

Pesawat dengan rute Padang-Kualanamu itu dijadwalkan berangkat pada pukul 10.40 WIB. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, pesawat tak kunjung berangkat. Para penumpang semakin curiga karena pilot dan seluruh awak kabin tiba-tiba keluar dari pesawat.

Terkait dengan keterlambatan ini, manajemen Lion Air beralasan penundaan keberangkatan itu karena pesawat JT 0130 mengalami kerusakan.
Akibat kerusakan ini, seluruh penumpang akan dipindahkan ke pesawat lain. Namun hingga pukul 15.49 WIB, penumpang belum juga dipindahkan dan diberangkatkan. Sehingga muncul aksi protes.

“Penumpang sekarang lagi protes. Kita dijanjikan akan dipindahkan ke pesawat lain, tapi sampai sekarang belum juga. Kita cuma dikasih nasi bungkus tadi,” kata penumpang, Mardefni Zainir seperti dilansir laman Viva.co.id

Mardefni menjelaskan, atas keterlambatan dan ketidakpastian kapan akan diberangkatkan, kini seluruh penumpang menuntut kompensasi dari manajemen Lion Air sesuai ketentuan yang berlaku. Padahal Ketentuan yang dimaksud Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) Pada badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal Di Indonesia.

Pada kategori lima disebutkan, jika keterlambatan lebih dari 240 menit, kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp300 ribu wajib diberikan kepada penumpang. “Kita sekarang menuntut untuk segera diberangkatkan dan juga meminta kompensasi sesuai aturan yang berlaku. Keterlambatan ini membuat rugi kita semua,” kata Mardefni. (EP)

Qatar Airways Ditabrak Truk Air, 101 Penumpang Terlantar

this formate

NEW DELHI, bisniswisata.co.id: Sebanyak 101 orang penumpang Qatar Airways telantar di bandara Kolkata, India, Kamis (1/11/2018) pagi setelah mobil pengangkut air milik maskapai Air India menabrak sebuah pesawat Qatar Airways.

Pesawat dengan nomor penerbangan QR 540 dari Kolkata menuju Doha itu sudah siap untuk lepas landas sesuai jadwal pada pukul 03.15 dini hari saat insiden itu terjadi. Alhasil, pesawat mengalami kerusakan yang memaksa kru Qatar Airways menurunkan penumpang dan menginapkan mereka di hotel.

Meski tak ada korban luka, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) memerintahkan penyelidikan penyebab terjadinya insiden tersebut. Sejauh ini, dugaan utama adalah tak berfungsinya sistem pengereman truk pengangkut air itu.

Sedangkan, pesawat terbang yag terhantam bagian perutnya langsung dikandangkan. “Semua penumpang diberi penginapan karena penerbangan selanjutnya dijadwalkan pada Kamis malam,” kata Priti Tiwari, manajer komunikasi Bandara Kolkata.

Selain menginapkan semua penumpang dan kru, pihak pengelola bandara sudah dinonaktifkan dari pekerjaannya. Sejauh ini belum diperoleh pernyataan resmi dari manajemen Qatar Airways.

Bulan lalu, sebuah pesarat milik Air India jurusan Trichi ke Dubai menabrak dinding pembatas saat hendak lepas landas. Pesawat itu sempat terbang selama tiga jam sebelum dikabari soal kerusakan yang dialaminya dan akhirnya melakukan pendaratan darurat di Mumbai.

Sejumlah pejabat menyatakan pesawat itu kelebihan muatan saat lepas landas yang memicu masalah agar pekerjaan. Meskipun pesawat Air India itu sehingga kesulitan lepas landas dan mencapai ketinggian tertentu. (EP)

Januari – September 2018, Kunjungan Wisman Tembus 11,93 Juta Orang

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara kumulatif periode Januari-September 2018 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 11,93 juta orang. Jumlah ini naik 11,81% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 hanya 10,67 juta orang. Sayangnya, khusus pada September 2018 justru merosot sebesar 10,56 persen dibandingkan dengan Agustus 2018 atau turun sebesar 1,51 juta.

“Secara kumulatif turis asing yang datang dari wilayah ASEAN memiliki persentase kenaikan paling tinggi yakni 22,56% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

Dijelaskan untuk periode Januari hingga September 2018 turis asing asal Malaysia masih menduduki posisi pertama yakni di angka 1,89 juta orang, turis China 1,69 juta, Timor Leste 1,32 juta kunjungan, Singapura 1,22 juta kunjungan dan Australia 972,6 ribu kunjungan.

Selain data kumulatif Januari-September 2018. Suhariyanto juga menjelaskan jumlah turis asing yang berwisata ke Indonesia periode September 2018. Jumlah kunjungan ke Indonesia pada September tercatat 1,35 juta mengalami kenaikan 8,11% dibanding periode yang sama tahun 2017 mencapai 1,25 juta kunjungan.

“Berdasarkan pintu masuk, turis asing paling banyak melalui pintu udara yakni 911,2 ribu kunjungan, pintu laut 245,38 ribu kunjungan dan pintu masuk darat 195,10 ribu kunjungan,” lontarnya sambil menambahkan jumlah turis asing ke Indonesia masuk lewat pintu udara naik 3,10% dibanding kunjungan bulan yang sama 2017.

Kenikan terjadi di Bandara Sam Ratulangi Sulawesi Utara yang mencapai 100,95%. Diikuti Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh 20,13% dan Bandara Minangkabau, Sumatera Barat 15,85%. Sedangkan kenaikan terendah terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali sebesar 0,71%

Diakui, pada September 2018 mengalami penurunan sebesar 10,56 persen dibandingkan dengan Agustus 2018 atau turun sebesar 1,51 juta.
Penurunan terbesar pertama terjadi di Tanjung Benoa Bali. Urutan Kedua, penurunan terjadi di Palembang. Karena sebelumnya ada Asian Games sehingga wisman melonjak dan sekarang kembali normal sehingga terjadi grafik penurunan,” jelasnya.

Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada September 2018 mengalami kenaikan sebesar 3,10 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan kunjungan wisman teradi di sebagian pintu masuk udara dengan persentase kenaikan tertinggi tercatat di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara mencapai 100,95 persen, kenaikan terendah terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali sebesar 0,71 persen.

Sementara itu, penurunan jumlah kunjungan wisman September 2018 terjadi di enam pintu masuk udara dengan persentase penurunan paling besar terjadi di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat sebesar 61,46 persen, dan penurunan paling kecil terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat sebesar 4,60 persen.

Jumlah kunjungan wisman yang datang melalui pintu masuk laut pada September 2018 mengalami kenaikan sebesar 6,81 persen dibanding September 2017, yaitu dari 229,74 ribu kunjungan menjadi 245,38 ribu kunjungan. Persentase kenaikan tertinggi tercatat di pintu masuk Batam, Kepulauan Riau sebesar 25,33 persen, sedangkan persentase penurunan terjadi di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali sebesar 91,98 persen.

Selain itu, wisman berkunjung melalui pintu masuk darat pada September 2018 mengalami kenaikan 42,77 persen dibanding bulan yang sama 2017, yaitu dari 136,65 ribu kunjungan menjadi 195,10 ribu kunjungan. Persentase kenaikan tertinggi tercatat di pintu masuk Nanga Badau, Kalimantan Barat 63,00 persen, dan penurunan terjadi di pintu masuk Entikong, Kalimantan Barat sebesar 21,25 persen.

Semenatar jumlah pelancong asing yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 911,20 ribu kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 245,38 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 195,10 ribu kunjungan. (EP)

Komunitas Vegetarian Gelar Vegan Festival 2018

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Komunitas vegetarian tergabung dalam Indonesia Vegetarian Society (IVS) menggelar Vegan Festival di Malioboro Mall dan dan Ballroom Hotel Ibis Malioboro Yogyakarta pada 2-4 November 2018. Festival ini bertujuan mengenalkan kuliner berbasis nabati ke masyarakat luas.

Ada beberapa kegiatan selama festival. Selain aneka kuliner berbasis nabati juga diselenggarakan berbagai lomba dan seminar dengan beragam topik mulai dari gaya hidup dan pendidikan anak.

Kami ingin mengenalkan gaya hidup mereka ke masyarakat luas, karena diyakini cara hidup itu membuat hidup lebih sehat. Juga memberikan dampak positif kepada lingkungan. “Seperti penurunan potensi polusi udara.” papar Sekretaris Jenderal IVS Cabang Yogyakarta Jefri Candra dalam keterangan tertulis, Kamis (01/11/2018),

Menurut Jefri jumlah orang yang menerapkan pola makan vegetarian semakin tumbuh di Indonesia. Saat ini diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar dua juta orang. Tingkat pertumbuhan vegetarian diperkirakan 5-10 persen setiap tahun. “Hal ini bisa terlihat dari pertumbuhan restoran yang menyajikan menu-menu vegetarian di Indonesia. Jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu,” kata Jefri.

Disisi lain, lanjut dia, pola makan dengan mengonsumsi sayur buah dan protein nabati diyakini mampu mencegah timbulnya berbagai penyakit degeneratif yang menyebabkan kematian cukup tinggi. “Dari data, 77 persen kematian di negara maju disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler yang erat hubungannya dengan pola makan tidak sehat,” katanya.

Selain itu, dengan mengonsumsi sayur dan buah maka potensi kerusakan lingkungan bisa dicegah karena selama ini industri peternakan merupakan penyumbang terbesar terjadinya efek gas rumah kaca, sambungnya.

Sebagian besar warga yang kini menjalani pola makan vegetarian lebih didominasi oleh kelompok usia produktif karena mereka lebih mudah terpapar informasi mengenai berbagai kelebihan pola makan tersebut. “Berbagai zat gizi yang ada di daging, bisa diperoleh di bahan-bahan makanan nabati. Sehingga tidak ada gizi yang hilang dan tidak bisa dipenuhi,” katanya.

Memang, kata Jefri mengubah pola makan menjadi vegetarian bukan hal yang sulit karena tinggal mengganti bahan makanan semula andalkan protein hewani menjadi protein nabati. “Ada banyak bahan pengganti yang bisa digunakan, misalnya burger daging menjadi tempe, atau pizza yang diberi isian jamur. Tinggal mengganti bahannya saja. Aneka kuliner vegetarian pun semakin berkembang dengan menu-menu yang variatif,” katanya.

Humas Vegan Festival Jogja 2018, Made Adi Kurniawan menjelaskan pada acara tersebut akan disajikan berbagai kuliner berbasis nabati yang juga menjadi ajang edukasi warga Kota Yogyakarta tentang vegan dan vegetarian. “Kalau vegetarian itu mereka yang mengonsumsi sayur namun juga mengonsumsi telur dan susu. Kalau Vegan mereka yang murni mengonsumsi nabati saja,” ucap Made.

Made menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk mengenalkan dan mengajak masyarakat luas untuk mengenal lebih jauh pola makan dan pola hidup sehat melalui makanan yang diolah secara nabati

Beberapa tokoh di Indonesia yang juga menerapkan pola makan vegetarian di antaranya, Seto Mulyadi. Pakar pendidikan anak tersebut didaulat menjadi Ketua World Vegan Society Indonesia. Seto atau lebih dikenal Kak Seto juga akan menjadi pengisi kegiatan seminar dalam Vegan Festival. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wulan Guritno Habiskan waktu di Gili Layar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Aktris Wulan Guritno ambil bagian dalam perlombaan Mekaki Marathon 2018 pada 28 Oktober 2018 di Teluk Mekaki, Lombok Barat. Wanita berusia 38 tahun ini pun menuliskan dalam Instagramnya bagaimana perjuangannya. Hampir menyerah pada di posisi 9K, ia mengaku benar-benar merasa sudah tidak kuat.

“Medannya sangat challenging, kalau boleh dibilang ini bukan event lari, tapi hiking. Dari total 10K, 8K jalanan lebih ke tanjakan tinggi, hanya 2K kira-kira yang datar,” tulisnya seperti dilansir laman Tempo.co, Kamis (01/11/2018).

Wanita kelahiran London Britania Raya, 14 April 1980 juga menyebutkan lari maraton di Mekaki Marathon hitungan jaraknya harus dikali dua, jika tertera 10K, akan terasa 20K karena medan yang begitu berat. “But I did it”. Wulan tampak kegirangan bisa melampaui tantangan berat itu.

Selepas berlari, ia pun melanjutkan liburan menyusuri pulau-pulau kecil di Lombok Barat, dimulai dari Gili Layar, Gili Nanggu, hingga Gili Sudak. Teluk Mekaki yang menjadi ajang lomba lari tersebut memang berada di Lombok Barat, dan pulau-pulau yang disinggahi Wulan Guritno bisa dicapai dari Pantai Sekotong. Wulan Guritno menyinggahi Gili Sudak dan Gili Nanggu sebagai persinggahan kedua dan ketiga.

Gili Nanggu, Sudak dan Kedis yang dinikmati Wulan merupakan rangkaian tiga pulau yang berdekatan. Biasanya wisatawan memilih tiga hingga empat pulau di sekitar Nanggu untuk perjalanan satu hari. Kadang ditambah dengan Gili Tongkang yang jaraknya terdekat dengan Pantai Sekotog.

Sedangkan Gili Layar, yang menjadi pulau pertama yang didatanginya biasanya perjalanannya digabung dengan Gili Asahan, Gede, Rengit dan Anyaran. Berbeda lokasi, meski sama-sama merupakan pulau-pulau yang berada di garis Pantai Sekotong di Lombok Barat. Sedikitnya ada 12 pulau kecil yang berada di depan pantai ini.

Biasanya Gili Layar dan lain-lain dicapai dari Desa Pelangan, di mana ada penyeberangan khusus untuk ke pulau-pulau kecil tersebut. Awalnya memang merupakan pelabuhan nelayan untuk penyeberangan ke Gili Gede. Namun, banyak wisatawan juga memulai trip menyusuri pulau dari sini.

Nah, Gili Layar dan Gili Rengit berada di dekat Gili Gede. Dua pulau ini tidak berpenghuni, tapi diburu wisatawan karena menawarkan spot snorkeling dan menyelam yang menarik.

Gili Layar memiliki pantai berpasir putih seperti gili di sekitar Sekotong. Dengan air laut yang jernih terumbu karang dan ikan pun terlihat dengan jelas. Gili Layar terkenal dengan hamparan terumbu karangnya. Tak mengherankan bermain di pantai dan snorkeling akan menyita waktu selama berada di sini.

Ombak di pulau kecil ini juga tergolong tenang karena lokasinya diapit dua pulau, yakni Gili Gede dan Gili Rengit. Suasana pulau juga tenang, bak seperti pulau pribadi. Paling ada orang yang memancing di dekat pantai atau sapi-sapi yang memang disimpan di pulau ini, sementara pemiliknya ada di Gili Gede. Jangan lewatkan juga menikmati ketenangan di Gili Rengit.

Dari kejauhan, bisa terlihat juga keindahan Gunung Rinjani, dan karena mentari tenggelam ada di balik bukit, tak ada salahnya sedikit mendaki bukit kecil di pulau ini untuk mengagumi warna warni langit saat surya beranjak ke peraduan.

Dalam foto-foto liburan di Gili Layar, tak hanya foto sendiri yang dimunculkan dalam Instagram, tapi juga semua anggota keluarga, termasuk putrinya, London Abigail Dimitri saat asyik bermain di pantai pasir putih. (EP)

Mendiang Michael Jackson, Dinobatkan Berpenghasilan Selangit

this formate

LOS ANGELES, bisniswisata.co.id: Mendiang Michael Jackson kembali dinobatkan sebagai selebriti yang paling banyak meraih penghasilan. Raja Pop itu meraup 313 juta pound atau sekitar lebih dari Rp 6 triliun (1 pound=Rp 19.430) selama setahun terakhir.

Dilansir Irish Examiner, Kamis (1/11), ini adalah tahun keenam berturut-turut mendiang MJ menempati puncak daftar selebriti yang sudah meninggal dengan berpenghasilan tinggi menurut Forbes. Penyanyi dengan tarian khas moonwalk-nya itu meninggal pada 2009 setelah overdosis propofol anestetik.

Pendapatan tahun ini sebagian berasal dari penjualan saham EMI Music Publishing-nya. Proyek-proyek menguntungkan lainnya termasuk televisi khusus, Michael Jackson’s Halloween, dan kontrak rekaman baru Sony.

Penyanyi yang genap berusia 50 tahun ketika dia meninggal, kini telah menghasilkan 1,8 miliar pound. Jumlah itu merupakan pendapatan MJ dalam satu dekade sejak kematiannya.

Sesama legenda musik, Elvis Presley, berada di urutan kedua dalam daftar. Almarhum penyanyi yang meninggal berusia 42 tahun pada 1977 menghasilkan 31 juta pound selama tahun lalu dari penjualan musik. Selain itu, penghasilannya dari tiket ke Graceland dan kompleks hiburan baru yang disebut Elvis Presley’s Memphis.

Di posisi ketiga diduduki Golfer Arnold Palmer dengan 27 juta pound. Kartunis Charles Schulz menempati posisi keempat dengan 26 juta pound. Kemudian, penyanyi Bob Marley yang meninggal pada 1981 berada di tempat kelima dengan 18 juta pound.

Selanjutnya, penulis Dr Seuss berada di urutan keenam dengan 12 juta pound. Sedikit berada di bawahnya posisi ketujuh yakni pendiri Playboy, Hugh Hefner dengan 11,7 juta pound. Hefner meninggal pada tahun 2017 di usianya yang ke 91 tahun.

Marilyn Monroe berada di urutan kedelapan, 56 tahun setelah kematiannya pada tahun 1962. Aktris ini memiliki penghasilan sebesar 11 juta pound sebagai hasil dari kesepakatan baru, termasuk satu dengan pena Montblanc.

Bintang musik Prince dan The Beatles serta John Lennon berada di urutan berikutnya dalam daftar Forbes, dengan penghasilan masing-masing sebesar 10 juta pound dan 9 juta pound. Sementara XXXTentacion adalah selebriti baru yang masuk dalam daftar dengan menempati posisi ke-11. Rapper yang ditembak mati di Florida pada Juni 20 berpenghasilan 8,5 juta pound pada tahun lalu.

Daftar ini dilengkapi petinju Muhammad Ali dengan penghasilan 6 juta pound dan model Bettie Page sebanyak 5 juta pound. Forbes mengukur laba sebelum pajak mulai 1 Oktober 2017 hingga 1 Oktober 2018. Sebelum dikurangi biaya untuk agen, manajer, pengacara, dan eksekutor properti. (EP)

Tenun Gorontalo Terkubur Gegap Gempitanya Dunia Mode

this formate

GORONTALO, bisniswisata.co,id: Bak mutiara tersembunyi, eksistensi cantiknya tenun Gorontalo terkubur gegap gempitanya industri dunia mode nasional maupun global. Sayang, cuma sedikit masyarakat Gorontalo yang tahu dan ingat bahwa daerahnya pernah memiliki tenun khas yang kini terancam sirna. Menyedihkan memang.

Yacob Payu mengenang sang ibu, Saidah Puluhulawa, sang penenun terakhir di Desa Barakati, Kabupaten Gorontalo, yang telah pergi meninggalkannya sejak 2013 lalu. “Bahkan mungkin (penenun terakhir) di Gorontalo,” Lontar Yacob di Kota Gorontalo, seperti dilansir Antara, Kamis (01/11/2018).

Beberapa lembar kain tua terpampang di hadapan Yacob. Kain itu adalah hasil tenun Saidah yang tersisa, berikut alat titinggola (sebutan alat pemintal bagi masyarakat Gorontalo).

Saat Jepang masih menjajah Indonesia, rata-rata perempuan di Gorontalo menenun sendiri kain untuk pelindung tubuhnya. Satu lembar kain bisa memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan, mulai dari proses memintal kapas, membuat benang, mewarnai, hingga menenun.”Kata ibu, siapa yang tidak menenun pada masa itu, pasti dia telanjang. Jadi, mau tidak mau, harus menenun,” kata Yacob.

Tenun yang dibuat umumnya berupa pakaian, sarung, sajadah, taplak meja, dan kain untuk menyelimuti bayi. Bahan pewarna yang digunakan juga berasal dari alam. Jingga adalah warna yang paling kentara dalam sentuhan tenun Gorontalo.

Warna jingga itu berasal dari walude, serupa tanaman liar yang ditumbuk lalu direbus. Sementara warna cokelat diambil dari kulit pohon bakau, sedangkan kuning menggunakan kunyit.

I Wayan Sudana dan Ulan Naini adalah dua tenaga pengajar di Universitas Negeri Gorontalo yang pernah meneliti karakteristik tenun tradisional Gorontalo pada 2011. Mereka mencari jawaban mengapa tenun Gorontalo tidak berkembang. Saidah, kata Ulan, adalah satu-satunya narasumber yang dimilikinya.

Permasalahan terletak pada bahan baku kapas. Populasi tanaman kapas yang terus berkurang membuat perempuan Gorontalo tak lagi menenun. “Bahkan, satu-satunya pohon kapas di Desa Barakati itu ada di halaman rumah Ibu Saidah,” kata Ulan.

Kurangnya bahan baku kapas ini sesungguhnya bisa diatasi dengan upaya menyediakan pasokan dari daerah lain. Selain itu, penggalakkan kembali penanaman kapas juga harus dilakukan.

Tenun Gorontalo adalah salah satu warisan yang patut dipertahankan dan digali potensinya. “Maksud dari pertemuan ini adalah menggali lebih dalam dan kiat-kiat untuk menghidupkan tenun Gorontalo kembali,” ujar Ketua Omar Niode Foundation, Amanda Katili, sebagai penggagas diskusi.

Industri mode global kini bernilai ekonomi US$ 2,5 triliun atau 2,5 kali Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia). Sementara jumlah pekerjanya di seluruh dunia mencapai 75 juta orang.

Dua kain tradisional Gorontalo masuk ke dalam industri mode. Mereka adalah karawo dan tenun. Namun, sementara karawo berkembang dan mendunia, tenun malah hampir punah. Karawo sendiri merupakan kain tradisional Gorontalo yang dibuat dengan proses penyulaman.

Wastra Indonesia, sebuah organisasi yang fokus pada wastra fine textile yang dibuat dengan kearifan lokal, pernah menekankan bahwa karya tenun sebagai simbol tradisi keluarga ada di berbagai penjuru Indonesia. Artinya, dunia mode harus mempertimbangkan perempuan sebagai artisan dan kearifan lokal yang hidup di dalamnya. Padahal, salah satu cara merawat Bumi adalah dengan menggalakkan busana ramah lingkungan yang sarat dengan kearifan lokal. (EP)