London Fashion Week Diwarnai Kampanye Selamatkan Lebah

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Lebah bukan cuma menjadi binatang penghasil madu, namun juga menjadi inspirasi dunia fashion. Desainer internasional maupun desainer lokal Indonesia tak hanya menjadikan lebah sebagai inspirasi karya namun juga untuk mengangkat isu lingkungan.

Menurut Kurzgesagt, pencipta video animasi, The Death Of Bees Explained-Parasites, Poison and Humans, secara tidak sadar, banyak manusia bergantung pada lebah untuk kelangsungan hidup. Karena pada dasarnya, lebah membantu proses penyerbukan tanaman yang pada akhirnya menghasilkan buah dan sayuran yang dikonsumsi manusia.

“Satu dari setiap tiga makanan dimungkinkan oleh lebah madu. Jika lebah madu menjadi punah, ribuan tanaman juga akan mati, yang dapat menyebabkan jutaan orang kelaparan pada tahun-tahun setelah kepunahan lebah madu,” ujar Kurzgesagt, seperti dilansir Dailymail.co.uk, Rabu (21/11/2018).

Kurzgesagt menambahkan, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, Colony Collapse Disorder (CCD) di Amerika Serikat jumlah populasi koloni lebah menurun drastis. Pada tahun 1998 jumlah koloni lebah sekitar 5 juta koloni, sementara pada 2015 jumlahnya menurun hingga 2,5 juta koloni.

“Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi terhadap menurunnya jumlah koloni lebah di antaranya pestisida pembunuh, stres yang disebabkan aktivitas manusia, dan tanaman monokultur,” ujar Kurzgesagt.

Banyak orang dan badan pelestarian lingkungan internasional sudah menyadari hal ini. Di industri fashion, keprihatinan terhadap populasi lebah yang kian menurun menjadi fokus desainer Ada Zanditon.

Pada koleksi busana Spring/Summer 2010, Zanditon terinpirasi dari buku serta kajian tentang CCD berjudul A World Without Bees. Buku yang ditulis oleh Alison Benjamin dan Brian McCallum ini menceritakan nasib bumi apabila lebah benar-benar punah.

“Saya ingin membangun koleksi busana dengan cara yang sama seperti lebah membangun koloni mereka. Koleksi ini untuk membawa kesadaran akan masalah koloni lebah saat ini dan dampaknya terhadap dunia,” ujar Zanditon.

Di peragaan busana London Fashion Week, Zanditon ingin menggunakan mode sebagai “senjata” untuk meningkatkan kesadaran tentang nasib buruk lebah. Dia pun menciptakan busana dan aksesori yang terinspirasi lebah.

Tak melalu menggunakan motif garis kuning dan hitam, Zanditon menghadirkan motif garis dengan warna pink dan biru. Dia juga mendekonstruksi bentuk-bentuk heksagonal dalam material seperti organza sutra dan kepar katun organik.

Zanditon juga mengekspresikan unsur lebah yang saling berhubungan, misalnya sarang lebah, melalui struktur kain origami, grafis cetak dan perhiasan yang unik. Di beberapa busananya, dia juga menghadirkan tulisan koloni.

Lebah tidak hanya menjadi inspirasi Zanditon dalam menciptakan koleksi fashion . Di Indonesia, lebah memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat di sebuah kepulauan. Hal inilah yang ditampilkan desainer bergaya eksentrik Lenny Agustin di Jakarta Fashion Week (JFW ) 2019 lalu.

Lenny menerangkan, lebah atau yang dikenal dengan sebutan wansosa merupakan salah satu kebanggaan orang-orang di Kepulauan Sula, Maluku Utara. Pulau ini terkenal dengan madu asli dari lebah liar di hutan.

Lenny bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Dengan memberdayakan sebanyak 23 orang perajin batik di Kabupaten Kepulauan Sula, Lenny menghasilkan 40 koleksi yang menggunakan kain-kain yang diberi nama Batik Xoela.

“Saya telah melakukan survei dan pelatihan untuk membantu perajin batik. Saya ingin menunjukkan bahwa batik tidak hanya identik dengan Pulau Jawa,” ujar Lenny di Senayan City beberapa waktu lalu. Meski menggunakan dominasi motif lebah, Lenny tidak lupa menggunakan motif lain yang terinspirasi dari alam Kepulauan Sula. Dia mengembangkan sekitar 20 motif, di antaranya motif bunga, kenari, burung, dan ikan.

Untuk pilihan warna, selain banyak menggunakan warna hitam dan kuning untuk mencerminkan lebah, Lenny menggunakan warna lain seperti oranye, biru, hijau, pink, cokelat, merah marun, dan ungu. “Penggunaan warna cerah menggambarkan lingkungan di sekitar lebah,” imbuh Lenny.

Dengan cerdik, Lenny mengaplikasikan banyak unsur yang berkaitan dengan kehidupan lebah, mulai dari wujud, sarang, serta lingkungan berkembang biak dalam koleksi busana berupa blus, rok, jaket, serta dress yang dibuat dengan detail unik, asimetris dan oversized.
(EP)

Pesona Kampung Terih Batam Jerat Hati Wisatawan

this formate

Pantai kampung Terih dengan pemandangan Batam Center di kejauhan. ( foto-foto: HSS).

BATAM, bisniswisata.co.id: Usai acara Kenduri Seni Melayu ( KSM), saya masih menyisakan waktu satu hari untuk bersantai dan menikmati wisata di Batam. Setelah menikmati wisata budaya, wisata belanja dan kuliner, jenis wisata apalagi yang bisa dilihat di kota yang menjadi tetangga Singapura ini.

“ Ayo kita ke desa wisata Kampung Terih, kampung tua di pinggir pantai yang jadi destinasi digital, pokoknya keren deh untuk foto-foto,” kata Lusia Kiroyan, social entrepreneur di Batam, teman lama saya yang membina warga binaan wanita dalam penjara di Batam, Jakarta dan Bali dengan program Batik Girl.

Saya yang baru tiba di rumahnya di perumahan Taman Duta Mas, Batam langsung bergabung dengan Rosmini Manan, polwan dari Polda Kepri, salah satu sahabat Lusi yang menjemput kami untuk ke Kampung Terih.

Perjalanan kami pagi itu dimulai dengan sarapan bubur ayam Teteh dan minum teh manis di komplek perumahan tak jauh dari Duta Mas. Setelah itu perjalanan lanjut menuju Nongsa, kurang lebih perjalanan selama satu jam.

Nah untuk datang kesini juga tidaklah sulit,  tinggal mengikuti petunjuk jalan menuju Pantai Nongsa. lalu disebelah kiri jalan sebelum pantai Nongsa akan ada petunjuk ke kawasan Kampung Tua Terih, Nongsa.

Rupanya sempat tertidur di mobil, saya terbangun saat  Rosmini hendak memarkir kendaraannya. Seorang pria bergegas memandu sehingga kami langsung parkir di sebelah warung. Turun dari mobil baru saya menyadari tempat inilah yang sehari sebelumnya dikunjungi teman-teman pers dari GenPi.

Sebuah kampung tua sederhana dengan suguhan pemandangan aktivitas para nelayan hilir mudik dengan mengayuh perahu. Terlihat pula kapal ferry di kejauhan karena kampung seluas 12 hektar di Kelurahan Sambu, Kecamatan Nongsa ini posisinya berhadapan langsung dengan Batam Center di seberang lautnya.

            Bersama Halim dan aktivitas berfoto ria

Sebelumnya, saya dan teman pers dari GenPi meliput kegiatan Kenduri Seni Melayu ( KSM) yang dihadiri peserta dari negara-negara Asia, berlangsung 1-3 November 2018 yang dipusatkan di Taman Engku Putri, Batam Center. Usai tugas liputan baru kali inilah bisa mengunjungi obyek wisata baru di kawasan Nongsa, Batam.

Generasi Pesona Indonesia (GenPI), komunitas bentukan Kementrian Pariwisata dikenal dengan creative dan commercial value yang diciptakan dalam mengembangkan pasar destinasi digital yang dikelolanya termasuk di Kampung Terih ini yang dikenal dengan destinasi digital Pasar Mangrove.

Saat saya datang, event pasar Mangrove memang tidak ada karena sifatnya event berjadwal di akhir pekan. Saat event akan banyak kegiatan terutama wisata kuliner dan unggulannya masakan kepiting. Pengunjung juga bisa menonton pentas kesenian Melayu setiap hari Minggu oleh pemuda dan pemudi setempat.

Pasar  ini heboh di media sosial, khususnya instagram dan untuk Kampung Terih yang saya kunjungi ini memang menawarkan keindahan alam dari hutan mangrove. Kalau tak suka berfoto ria cobalah duduk di pantai  mangrove sambil mendengarkan desiran ombak menjadi satu.

Turun dari mobil langsung terlihat papan CSR perbankan yang mendukung kehadiran obyek wisata terbaru itu. Saya langsung berkenalan dengan Halim, warga kampung yang menjadi salah satu pengelola sambil menanyakan teman-teman pers lainnya yang sudah berkunjung sehari sebelumnya.

Cuaca panas dan matahari menyengat. Kami segera menyingkir dari pantai dan berlindung dikerimbunan dedaunan mangrove. Duduk dan berpose sambil mendengarkan desiran ombak, jadi pengalaman lumayan juga untuk sejenak berlibur keluar dari rutinitas.

Untuk nama kampung Terih sendiri ternyata diambil dari bebatuan yang mulanya banyak bertebaran di sekitar pantainya. Orang-orang Batam biasa menyebut batu pipih berwarna merah yang banyak ditemukan di sana dengan sebutan Terih.

Kami pun langsung berkeliling untuk menikmati segala fasilitas Kids Zaman Now dan foto-foto bersama Lusia Kiroyan dan Rosmini. Nah salah satu spot foto yang paling kece yaitu  jembatan hutan mangrove dari kayu tadi yang menjadi favorit dan tempat kami duduk-duduk diatas jembatan kayu.

Sayang payung warna-warni yang di gantung  diatas jembatan hanya tinggal dua sehingga tak seindah foto-foto di instagram meski berada di tempat yang sama. Nampaknya pengelola harus mengecat ulang spot-spot yang ada karena warnanya banyak yang sudah memudar.

Di sekitar area wisata ini banyak terdapat tulisan-tulisan lucu tentang hubungan percintaan. Anda akan banyak melihat tulisan seperti “Area khusus jomblo”, “Kutunggu jandamu”, atau bahkan pesan bermoral seperti “Cinta boleh mati, tapi hutan tidak”.

Salah satu spot yang saya sukai adalah bekas perahu yang dicat warna hijau peach dan ditutupi papan-papan kayu warna warni  sehingga pengunjung dapat duduk diatasnya. Sebagai latar belakang dibuatkan potongan kayu bersusun dengan nama pulau-pulau dan obyek wisata lainnya di kawasan Batam, Kepri.

Kendati baru diresmikan pada akhir tahun 2017, Kampung Terih nyatanya sudah bisa menyerap banyak wisatawan mancanegara. Seperti destinasi wisata Batam lainnya, Pantai Terih didominasi oleh wisatawan dari Singapura.

Saat kami datang jelang tengah hari yang nampak hanya wisatawan lokal. Tanpa segan -segan wisatawan yang datang juga langsung berfoto ria. Rekan saya Lusia Kiroyan yang sudah biasa tampil di berbagai media nasional maupun internasional tahu pasti spot yang bagus untuk bergaya.

Puas berfoto ria, kami bergegas menuju mobil dan langkah terhenti karena ada dinding warna-warni dengan motif seperti potongan puzzle yang membuat kami kembali narsis di tempat itu.

Keluar dari Kampung Terih, di mobil kami bertiga sempat membahas beberapa hiasan yang memang terlihat sudah usang dan tidak terawat di Pasar Mangrove Kampung Terih. Tampilannya tidak sekinclong saat pertama kali ditetapkan sebagai kampung wisata yang kami lihat di medsos tahun lalu.

Dalam perjalanan pulang kami masih sempat menikmati minum kelapa hijau di pinggir jalan dan berpose lagi dengan pemandangan jalan yang dipenuhi pohon pinus menjulang tinggi mirip spot foto di Nami Island, salah satu pulau kecil favorit wisatawan di Korea Selatan.

Seperti biasa Lusia tidak ragu untuk berpose meski sesekali ada mobil lewat dengan penumpang yang terheran-heran melihat kami di tepi jalan. Namun akhirnya mereka mungkin maklum dengan gaya narsis kami. Lambaian tangan saya akhirnya membuat mobil itu melintas dengan cepat. Yuk ah foto lagi di lain tempat…

 

Follow the Ship, Strategi Hotel Indonesia Natour di Tahun Politik

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menghadapi tahun politik (pemilu) pada semester pertama 2019. PT Hotel Indonesia Natour (Persero) menerapakan strategi “follow the ship”, yang bersifat terbuka terhadap “pasar” maupun customers dari berbagai unsur baik pemerintah, kegiatan atau partai politik, maupun turis dari dalam maupun luar negeri.

“Hotel Indonesia Natour memaksimalkan potensi besar MICE selama periode 2019. Juga menerapkan strategi dynamic pricing, dimana rate akan bersifat dinamis sesuai demand atau permintaan yang ada,” lontar Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said seperti dilansir laman Kontan.co.id, Rabu (21/11/2018).

Iswandi menambahkan HIN tidak secara khusus melakukan lobi-lobi ke partai politik untuk bisa memakai tempat pertemuan di hotel bersangkutan. Namun, dengan aktivitas berbagai kegiatan dan pertemuan yang tentu akan meningkat sejalan dengan intensitas kegiatan politik yang terjadi, HIN akan memaksimalkan permintaan pasar yang ada.

Mengenai ekspansi usaha dengan membangun hotel baru lagi, Iswandi mengatakan, “PT Hotel Indonesia Natour dalam waktu dekat ini tidak akan melakukan pembangunan hotel baru, namun kami akan melanjutkan program renovasi yang dilaksanakan di seluruh hotel-hotel kami. Secara khusus kami akan melaksanakan revitalisasi hotel kami, Grand Inna Bali Beach menjadi Hotel Indonesia Bali,” ujar Iswandi.

Hotel Indonesia Bal yang dimaksudkan Iswandi akan meliputi area seluas 42 ha yang terdiri dari convention centre dengan fasilitas akomodasi, art centre serta eco-park. Program revitalisasi ini akan dilaksanakan melalui “Sinergi BUMN” Karya, yaitu PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan, yang akan memakan biaya kira-kira Rp 2,8 Trilliun.

“Disamping itu, dalam pipeline kami ada 3 hotel milik BUMN yang akan segera beroperasi, masing-masing di Labuan Bajo, Sawahlunto dan daerah Bogor. Dalam kaitan aspek operasional. HIN bertindak sebagai hotel operator yang akan mengelola hotel-hotel tersebut,” ujar Iswandi.

Selanjutnya, Iswandi menjelaskan, dalam upaya meningkatkan engagement para customers, pada tahun 2019 HIN akan memperkenalkan “loyalty programme” dimana pelanggan yang melakukan “rooms booking” dengan nilai tertentu akan mendapatkan point yang akan di redeem untuk layanan atau fasilitas hotel atau bahkan dapat dimanfaatkan untuk kamar.

“Untuk proyeksi bisnis hotel di akhir tahun dan tahun depan, dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup stabil bahkan terus menunjukkan tren positif (tahun depan ditargetkan sebesar 5,2%) dan dengan semakin besarnya pasar generasi milenial yang sangat menyukai kegiatan leisure dan travelling, maka bisnis hotel dinilai akan tetap prospektif ke depan,” ujar Iswandi.

Terakhir, Iswandi mengatakan di samping akan meningkatkan occupancy rate menjadi 75% dari saat ini yang rata-rata sebesar 72%, sejalan dengan berbagai perbaikan dan peningkatan fasilitas dan layanan yang dilaksanakan oleh HIN, HIN juga akan meningkatkan “average room rate” di tahun 2019 yang akan datang. (EP)

Investor Tiongkok Tertarik Investasi di Wisata Lombok

this formate

SHANGHAI, bisniswisata.co.id: Investor asal Provinsi Anhui, Tiongkok menyampaikan minatnya berinvestasi di bidang pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketertarikan lantaran pemandangannya snagat menakjubkan bahkan investor wilayah timur daratan Tiongkok itu sudah memiliki pengalaman mengantarkan wisman Tiongkok ke Lombok.

“Mereka menyampaikan minatnya dengan mendatangi booth (stan) kami di CITM (ajang pemasaran pariwisata internasional di Shanghai, China),” kata Konsul Jenderal RI untuk Shanghai Siti Nugraha Mauludiah di Shanghai, seperti dilansir laman Antara, Rabu (21/11/2018)

Investor China ini, lanjut dia, punya pasar wisatawan tersendiri di Anhui. Targetnya turis negeri Panda ini akan disarankan untuk berwisata di Lombok yang memiliki pemandangan menarik, budayanya sangat bagus, pantainya sangat indah dan karakteriktik alam budaya sesuai dengan keinginan wisatawan China.

Di ajang CITM yang digelar pada 16-19 November 2018 tersebut, Indonesia turut berpartisipasi dengan mendirikan Paviliun Indonesia.
Acara yang dibuka oleh pejabat setingkat Wakil Menteri Pariwisata China dihadiri Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun.

“Pameran wisata terbesar ini digelar di Shanghai juga karena kontribusi Shanghai sangat besar dalam hal kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia,” ungkapnya sambil menambahkan tahun 2018 Kemenpar menargetkan 2,7 juta kunjungan wisatawan asal Tiongkok. Sebelumnya pemerintah menargetkan 3 juta kunjungan wisman Tiongkok, namun direvisi menjadi 2,7 juta setelah terjadi gempa bumi di Lombok dan Sulawesi Tengah.

Hingga saat ini baru terealisasi sekitar 2 juta kunjungan wisatawan dari Tiongkok ke sejumlah objek wisata, seperti Bali dan Manado, Sulawesi Utara. “Kami tidak mematok target khusus dari ajang CITM. Secara umum, kami menginginkan agar target tersebut tercapai,” kata Konjen.

Dalam pameran pariwisata di kota terkaya di Tiongkok itu, Indonesia memasarkan paket wisata minat khusus, seperti menyelam dan golf. “Selain itu, pameran ini difokuskan untuk meyakinkan para wisatawan Tiongkok setelah beberapa wilayah di Indonesia dilanda bencana,” ujarnya. (EP)

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Bangkitkan Ekosistem Pariwisata di Lombok Tengah (Loteng) NTB, mulai 20 November 2018 Jalur pendakian ke Gunung Rinjani melewati Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara Loteng secara resmi dibuka bagi wisatawan yang suka dengan wisata mendaki gunung.

Salah satu dari empat jalur pendakian resmi tersebut dibuka untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan taman nasional yang sempat lumpuh akibat gempa bumi Agustus 2018 silam.

Pembukaan jalur pendakian sekaligus dirangkai dengan peluncuran program e-Rinjani itu dilakukan Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT, bersama Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, di Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (19/11).

“Atas ijin Pemerintah pusat jalur pendakian Gunung Rinjani wilayah Lombok Tengah ini resmi dibuka,” ujar Bupati Loteng, H Moh Suhaili dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id di Jakarta, Selasa (20/11/2018).

Pembukaan jalur pendakian Aik Berik merupakan satu dari empat jalur pendakian resmi. Tiga lainnya yakni jalur pendakian Timbanuh, dan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian di Senaru, Kabupaten Lombok Utara. Jalur pendakian di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, masih ditutup karena kondisinya rusak berat akibat gempa bumi sehingga membahayakan keselamatan jiwa.

Dilanjutkan, dibukanya jalur pendakian Gunung Rinjani melalui wilayah Loteng, untuk ke depan pihaknya melakukan penataan sehingga bisa membawa manfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah Utara Lombok Tengah. Diharapkan dukungan semua lapisan masyarakat agar apa yang diikhtiarkan bisa terwujud. “Peluang ini bisa menciptakan lapangan kerja masyarakat, sehingga bisa dijadikan tempat untuk mencari rizki,” jelasnya.

Ke depannya, jalur pendakian di wilayah Loteng ada 5 titik yaitu Desa Karangsidmen, Desa Lantan, Desa Seteling, dan Desa Aik Bual. Jalur ini nantinya bertemu di satu titik batas wilayah Gunung Rinjani yang dikelola oleh TNGR. “Jalur pendakian ini yang terindah, ternyaman, dan termodern sedunia. Juga bisa jadi penyeimbang antara pengembangan pariwisata di selatan dengan utara,” pungkasnya

Kepala TNGR Provinsi NTB, Sudiyono mengatakan, pembukaan jalur ini sudah melalui persyaratan dan melibatkan semua pihak, karena hanya jalur ini yang layak, baik dari segi keamanan dan kebutuhan air bagi para pendaki. “Jalur pendakian di Aik Berik dibuka resmi hari ini dalam rangka menghilangkan dahaga pendaki pecinta Rinjani,” lontarnya.

Melalui jalur pendakian ini, sambung dia, para pendaki dapat menikmati obyek wisata seperti air terjun, padang sapan, dan keindahan alam lainya. Sehingga para pendaki bisa lebih nyaman.

Saat ini pihaknya juga sudah melengkapi fasilitas pendukung lainya seperti penunjuk arah, serta para petugas porter atau guide. Sementara Jalur Senaru dan Sembalun masih ditutup, karena kondisi belum aman pasca gempa. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Belajar Manajemen Kematian Di Mesjid Raya Pondok Indah Jakarta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Membangun kesadaran akan pentingnya mengingat kematian dan kepedulian terhadap Jenazah menjadi kuliah umum yang banyak mendapat perhatian masyarakat di Mesjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, bertepatan dengan hari besar memperingati Maulid Nabi Muhammad. SAW.

“Materi yang di pelajari di kuliah umum Manajemen Kematian antara lain adalah manajemen saat sakit, manajemen saat sakaratul maut dan manajemen pemuliaan jenazah,” kata Ustad Rusmono Hy, S.Pd.I.

Sebagai pendiri Komunitas Peduli Jenazah ( KPJ) Institut Manajemen Kematian, Rusmono yang sering di sapa dengan panggilan akrab UJE alias Ustadz Jenazah mengatakan kuliah umum Manajamen Kematian kali ini  di hadiri sekitar 700 peserta.

“Biasanya diadakan di ruang pendidikan yang kapasitas 70 peserta dan sekarang tidak muat lagi. Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap Jenazah,” ungkapnya.

KPJ kali ini merupakan angkatan ke-46 dengan jumlah peserta terbanyak dan diharapkan terjalin silaturahim bagi semua peserta KPJ Institute. Rusmono berharap bila para jamaah pulang ke rumah masing-masing lebih memahami dan merubah mindset. Jika awalnya takut menjadi berani mengurusi jenazah.

Ustad Rusmono ( kanan) bersama jemaah Mesjid Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Setiap umat manusia adalah Camat (Calon Mati) dan orang yang paling cerdas menurut Rasullullah adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik mempersiapkan untuk kematiannya,” tambahnya.

Oleh karena itu pihaknya setiap bulan mengajak jamaah dari kalangan anak muda, kaum ibu, para bapak dan  keluarga untuk mengikuti Komunitas Peduli Jenazah agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT mengingat pentingnya kehidupan setelah kematian dan kepedulian terhadap pemuliaan Jenazah.

Dalam Kuliah ini Rusmono menjelaskan bagaimana menangani orang yang sakit, menghadapi sakaratul maut, saat baru saja wafat (pertolongan pertama pada Jenazah) maupun tahapan memuliakan jenazah mulai dari memandikan, mengkafankan, menshalatkan dan menguburkan jenazah.

Turut hadir dan membantu hingga selesainya acara adalah H. Yasril dari Ikatan Persaudaraan Pemulian Jenazah Indonesia  (IPPJI) dan para anggotanya.

Ustad Rusmono optimistis dengan banyaknya kader-kader muda yang mau menjadi pemulia jenazah dari lingkungan di masjid-masjid maupun dari lingkungan rumah maka mereka makin peduli dan mempersiapkan bekal untuk kematiannya.

“Rasulullah bersabda bahwa barang siapa menshalati  jenazah, maka dia mendapatkan satu qirath dan jika dia juga menghadiri penguburannya maka mendapatkan dua qirath. Untuk satu qirath  sama dengan Gunung Uhud,” tegasnya.

Lili, peserta kuliah umum Manajemen Kematian ini mengatakan Kuliah Umum yang berlangsung setelah sholat dzuhur hingga sore itu sangat bermanfaat untuk menolong diri sendiri maupun orang lain saat mendapat musibah.

“Saya menangis karena menyadari kebesaran Allah SWT yang mengurus umat mulai dari lahir hingga kematiannya,” ujarnya.

 

Danau Toba Rusak Parah, Pariwisata Terancam

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Danau Toba kini mengalami kerusakan sangat parah. Kerusakan ini berdasarkan hasil audit Bank Dunia. Penyebabnya beragam mulai banyaknya kerambah, penebangan pohon hingga berbagai persoalan lain menyelimuti. Kerusakan danau terbesar di Asia Tenggara, menjadi perhatian dunia. Jika perhatian ini tidak diantisipasi dengan cepat, masyarakat yang menderita dan pariwisata pun terancam.

“Jadi saya meminta Bank Dunia untuk mengaudit kondisi Danau Toba. Audit itu diperlukan untuk pengembangan Danau Toba sebagai tempat pariwisata. Hasil audit itu, Danau Toba mengalami kerusakan terlampau parah,” lontar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan usai menggelar rapat dengan Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Rodrigo A Chaves di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Senin, 19 November 2018.

Hasil audit penyebab rusaknya Danau Toba salah satunya adalah banyaknya keramba di Danau Toba yang mengganggu kualitas air. Selain itu, adanya peternakan babi yang membuang limbah di Danau Toba ditambah lagi limbah rumah tangga juga dibuang seenaknya di danau vulkanik juga menjadi faktor yang merusak ekosistem danau.

Juga Keramba itu harus dibuang, dibersihkan. Saat ini terlalu banyak keramba yang mengakibatkan kerusakan lingkungan. Pembuangan limbah itu mmembuat kadar oksigen di danau Toba hanya mencapai kedalaman 50 meter dari permukaan airnya yang punya oksigen, ternyata di bawahnya itu sudah tidak ada oksigen.

“Selebihnya, sampai dasar danau tak ada oksigen, itu tidak sehat. Ini kan Tidak sehat, jadi itu harus dibersihkan demi keberlangsungan ekosistem di Danau Toba,” ungkapnya.

Menteri Luhut juga mengkritik banyak rumah hotel yang dibangun di sekitar Danau Toba. “Rumah-rumah hotel itu juga ndak bisa di situ. Karena kalau nggak, danau itu bisa habis dan tujuan wisata tidak tercapai,” lontarnya.

Selain itu, yang menjadi perhatian Luhut yaitu terkait perhutanan. Penebangan pohon di hutan-hutan harus segera ditanam kembali. Secara khusus, Presiden Jokowi minta agar dirinya mengambil langkah untuk mengurangi penebangan pohon di hutan. “Kan menjadi tujuan wisata, kalau tujuan wisata lingkungannya nggak bagus siapa yang mau datang,” tandasnya serius.

Merespons kondisi demikian, Luhut menegaskan pemerintah akan mengambil kebijakan dalam waktu dekat. Salah satu yang juga menjadi perhatian, yakni perihal perhutanan. Masalah hutan-hutan di danau Toba arus ditanami kembali. “Saya akan ambil langkah untuk mengurangi. Itu kan tujuan wisata, kalau tujuan wisata environment nggak bagus siapa yang mau datang,” pungkasnya.

Dilanjutkan, audit World Bank itu sebagai pijakan untuk pengembangan pariwisata agar pariwisata Danau Toba lebih maju dan berkembang. “Ingat ya audit tak menyangkut soal pinjaman. Nggak ada urusan itu, kita minta studi, karena World Bank itu yang punya kredibilitas itu. Dia studi. Studi itulah dasar kita kerja,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) sebelumnya menandatangani perjanjian kerja sama dengan tujuh investor untuk pengembangan industri pariwisata di Danau Toba senilai US$ 400 juta atau setara Rp 6,07 triliun. Perjanjian investasi itu diteken di sela-sela pertemuan IMF – World Bank 2018 di Bali hari ini.

Ketujuh investor yang siap membenamkan modal di Danau Toba yaitu PT Gaia Toba Mas, PT Agung Concern, PT Alas Rimbawan Lestari, PT Gamaland Toba Properti, PT Crystal Land Development, PT Asset Pacific, dan PT Arcs House – Jambuluwuk.

Arie Prasetyo, Direktur Utama BPODT, mengatakan pihaknya bakal memastikan pengembangan pariwisata di Danau Toba akan menggunakan pendekatan eco-tourism. Pendekatan yakni menjaga pengembangan dengan menjaga kelestarian lingkungan, melibatkan masyarakat, dan menjaga tradisi budaya setempat. (EP)

Obat Resep Bantu Penumpang Pesawat Atasi Aerophobia

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Terbang dengan pesawat bukan hal mudah bagi sebagian orang. Meski tak ubahnya naik moda transportasi lain, di beberapa orang ada ketakutan besar yang membuat mereka resah saat harus terbang. Upaya mengonsumsi obat yang telah diresepkan oleh dokter spesialis dan terapi psikis akan dapat membantu seseorang yang mengalami aerophobia (takut naik pesawat).

“Pada era modern seperti saat ini, bepergian keluar kota atau ke negara lain dengan menggunakan trasportasi pesawat untuk urusan pekerjaan maupun liburan tidak dapat dihindari,” kata psikolog Klinis RSUD Wangaya Denpasar, Nena Mawar Sari seperti dilansir Antara, Selasa (20/11/2018)

Dilanjutkan, kebutuhan agar cepat sampai di tempat tujuan, kenyamanan selama perjalanan merupakan pertimbangan seseorang memilih pesawat sebagai pilihan transportasi, tambah dia. Namun, tidak semua orang nyaman secara mental untuk naik pesawat.

Merasa cemas berlebih, berpikir negatif serta reaksi panik merupakan ciri-ciri hambatan secara psikis. Sedangkan berkeringat dingin, mual muntah, pusing, keluar keringat dingin dan sesak napas merupakan ciri-ciri gangguan fisik yang dialami seseorang dengan aerophobia.

Aerophobia merupakan ketakutan untuk naik transportasi udara, baik dengan pesawat, helikopter, balon udara atau transportasi udara lainnya. Bahkan pada beberapa orang, aerophobia disertai juga dengan phobia lain, misal claustrophobia (ketakutan pada ruang sempit dan tertutup) atau acrophobia (ketakutan pada ruang lapang dan terbuka), katanya.

Menurut Psikolog Klinis yang juga praktek di RS Balimed Denpasar itu, setiap orang memiliki tingkat ketakutan naik pesawat yang berbeda. Ada yang sekadar takut dan cemas saja, ada juga yang menjadi masalah serius sampai menimbulkan kepanikan dan trauma, bahkan menghindari keharusan terbang dengan pesawat.

“Aerophobia memiliki beberapa gejala yang dapat dikenali. Gejala tersebut antara lain berkeringat, gelisah, meningkatnya denyut jantung, mual, muntah serta mengalami gangguan pencernaan seperti mulas. Untuk gejala psikis yang dapat muncul, seperti takut mati, tidak dapat berpikir jernih, dis-orientasi, linglung dan gugup,” katanya.

Tentang penyebab seseorang dapat mengalami aerophobia, ia mengatakan seseorang yang mengalami aerophobia biasanya mengalami trauma mendalam yang terjadi sebelumnya. Turbulensi (guncangan) yang cukup keras sehingga menimbulkan ketakutan juga dapat menjadi sebab seseorang menjadi trauma.

Bahkan dengan menyimak berita tentang kecelakaan pesawat atau menonton adegan film yang menayangkan pesawat jatuh dapat menjadi salah satu penyebab seseorang menjadi aerophobia jika seseorang tersebut memiliki perasaan yang sangat sensitif. “Untuk mengurangi aerophobia, bila sudah taraf yang berat, maka upaya mengonsumsi obat yang telah diresepkan oleh dokter spesialis kesehatan jiwa dapat membantu seseorang yang mengalami aerophobia,” katanya.

Selain itu membicarakan ketakutan dan menjalani sesi terapi kepada seorang psikolog klinis juga dapat mengurangi ketakutan akan terbang dengan pesawat. Biasanya, seorang psikolog klinis akan melakukan sesi terapi, konseling dan hipnoterapi jika dibutuhkan.

“Exposure therapy juga dianjurkan untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan dengan jalan membiasakan atau menciptakan suasana terbang naik pesawat sesering mungkin. Mengatur napas dan mengarahkan pikiran agar relaks serta mengalihkan pikiran negatif dengan membaca buku, mengobrol topik yang ringan serta mendengarkan musik favorit adalah hal hal yang dapat dilakukan selama perjalanan,” katanya.

Ia menambahkan jangan menjadikan ketakutan yang mendalam sebagai penghambat dalam melakukan perjalanan dengan pesawat. Apalagi, pesawat merupakan moda transportasi dengan tingkat keamanan paling tinggi dibandingkan dengan moda transportasi lain, karena di udara sudah nihil alternatif. (EP)

Makanan Tradisional Hadir Setiap Perayaan Maulid Nabi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirayakan setiap tahun disambut suka cita oleh umat Islam di penjuru dunia, termasuk Indonesia. Hari Lahir Rasulullah tahun ini dilaksanakan Selasa (20/11/2018). Sambutan baik itu pun diwujudkan dalam makanan tradisional yang berbeda-beda di setiap daerah di penjuru nusantara.

Perbedaan jenis makanan pun disebabkan oleh perbedaan tradisi dan budaya dari masing-masing daerah, yang unik dan variatif. Kehadiran makanan tradisional ini lahir secara turun-temurun. Sebuah tradisi yang melekat hingga kini

Beberapa makanan tradisional ini memang spesial hadir bertepatan dengan Perayaan Maulid Nabi yang ada di berbagai daerah Indonesia, seperti dikutip dari berbagai sumber. Antara lain:

#. Sumpil khas Kaliwungu

Bagi masyarakat daerah Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah memiliki makanan tradisi bernama sumpil. Menu sumpil dibuat setiap menjelang peringatan Maulid Nabi saja. Sumpil merupakan makanan khas tradisi weh-wehan atau hantaran pada saat peringatan Maulid Nabi. Sumpil ini terbuat dari bahan dasar beras sejenis ketupat tetapi dibungkus daun bambu dan dibentuk limas segitiga. Sumpil biasanya nikmat jika dimakan dengan sambal kelapa.

#. Ampyang Maulid dari Kudus

Tradisi ampyang biasa dikenal warga Kudus, Jawa Tengah sebagai tradisi yang memperingati hari kelahiran Rasul utusan Allah dengan menyajikan makanan yang dihiasi dengan ampyang merupakan camilan ringan terbuat dari kacang yang dimasak dengan gula Jawa. Ampyang ini bersama kerupuk warna warni melengkapi isi gunungan nasi kepal, yang juga berisi lauk dan sayuran yang dibungkus daun jati. Gunungan nasi itu diarak keliling desa. Ini dilakukan agar warga introspeksi diri dan berperilaku sesuai dengan sifat nabi. Arak biasanya akan disertai dengan drum band, musik rebana, bedug raksasa dan miniatur Menara Kudus. Setelah sampai dipemberhentian terakhir atau masjid terdekat, makanan yang diarak akan didoakan oleh ulama setempat sebelum dibagikan kepada warga dengan tujuan berkah.

#. Gunungan, Jawa Tengah

Gunungan merupakan salah satu tradisi khas yang ada setiap peringatan Maulid Nabi. Biasanya terdapat aneka buah dan sayur yang dibentuk layaknya gunung dan diarak lalu kemudian dibagi-bagikan. Tak hanya buah dan sayur, kue tradisional hingga nasi kepal biasanya juga ada pada gunungan.

#. Nasi Tumpeng

Nasi tumpeng juga menjadi tradisi yang biasa ada pada peringatan Maulid Nabi. Di Indonesia terdapat banyak jenis tumpeng salah satunya adalah tumpeng rasulan. Tumpeng rasulan dibuat untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Isi tumpeng ini banyak diadopsi menjadi “sega gurih” yang banyak dijual saat Sekaten. Nasinya dibumbu gurih, ditambah ayam ingkung bumbu areh, lapapan, rambak, dan kedelai hitam goreng.

#. Nasi Kebuli Betawi

Nasi Kebuli biasa dapat dijumpai dalam hidangan perayaan keagamaan dan perayaan maulid nabi. Masyarakat Betawi menyajikan Nasi Kebuli dalam perayaan Maulid nabi di masjid-masjid. Nasi Kebuli dihidangkan dalam nampan besar dan dimakan secara bersama-sama. Nasi ini kuat dengan cita rasa rempah-rempah. Nasi ini dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, dan minyak samin, disajikan dengan daging kambing goreng dan ditaburi dengan irisan kurma atau kismis. Hidangan ini populer di kalangan warga Betawi di Jakarta dan warga keturunan Arab di Indonesia. Tak hanya di di Indonesia, di negara Malaysia dan beberapa kampung distrik Pahang dan Kuala Lipis juga sering menjadi menjadikan nasi kebuli sebagai makanan tradisi Maulid Nabi

#. Endog-endogan Banyuwangi

Di Banyuwangi terdapat makanan khas tradisi Maulid Nabi yaitu Endog-endogan. Tradisi Endog-endogan merupakan acara mengarak bunga telur. Telur itik rebus dihias dengan bunga kertas dan ornamen menarik lainnya, lalu ditancapkan di batang pisang. Tradisi endog-endogan memiliki filosofi yang tinggi dari adanya lapisan pada telur. Endog atau telur memiliki tiga lapisan, kulit telur, putih telur dan kuning telur. Kulit telur diibaratkan sebagai lambang keislaman sebagai identitas seorang muslim. Putih telur, melambangkan keimanan, yang berarti seorang yang beragama Islam harus memiliki keimanan yakni mempercayai dan melaksanakan perintah Allah SWT. Lalu kuning telur melambangkan keihsanan, dimana seorang Islam yang beriman akan memasrahkan diri dan ikhlas dengan semua ketentuan Allah SWT.

#. Kuah Beulangong Aceh

Kuah beulangong merupakan makanan berkuah sejenis kari dengan bahan utama daging sapi atau kambing dicampur dengan nangka muda yang diolah dengan bumbu rempah-rempah dimasak dalam belanga berukuran besar alias beulangong. Para tokoh masyarakat di Aceh akan memasak kuah beulangong untuk dibagikan kepada warga pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain pada perayaan Maulid Nabi, tradisi memasak kuah belangong lazim dilaksanakan pada kenduri sawah (pesta panen), kenduri bulan Ramadan, pesta perkawinan, menjamu tamu agung serta hari besar Islam lainnya.

#. Kue Walima Gorontalo

Saat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, rakyat Gorontalo biasanya berbondong-bondong untuk menyaksikan parade kue walima. Ini merupakan susunan kue tradisional khas Gorontalo yang terdiri dari kolombengi, wapili, tutulu, telor ayam rebus dan ayam panggang. Biasanya, setelah diarak, warga akan saling berebutan untuk mendapatkan bagian. Konon bagi masyarakat Gorontalo, kue walima dipercaya dapat memberikan berkah karena terlebih dahulu didoakan semalam suntuk oleh para imam dan tokoh adat di masjid setempat.

#. Telur Male Kendari

Telur male memang layaknya telur rebus pada umumnya. Namun, ia biasanya digantung di batang pisang dan dihiasi dengan aksesoris berwarna-warni yang bernuansa Islam. Selain sebagai pajangan wajib saat perayaan Maulid Nabi, male juga diperlombakan. Menurut masyarakat Kendari, telur menggambarkan Nabi sebagai individu yang mandiri. Layaknya telur yang jika menetas menjadi ayam, ia akan mencari makan sendiri. Telur male juga menjadi rebutan di kalangan masyarakat oleh karena kepercayaan atas berkah dari telur yang menggambarkan Nabi tersebut.

#. Nasi Suci Ulam Sari Pacitan

Makanan khas maulid nabi di Pacitan Jawa Timur yaitu Nasi Ulam Sari dalam makna jawa merupakan simbol permohonan masyarakat supaya dijauhkan dari mara bahaya dan diberkahi Tuhan dan disajikan pada malam 12 Rabiul Awal yang dibawa setiap kepala keluarga ke rumah toko masyarakat atau masjid kampung. Nasi yang digunakan berupa nasi uduk yang di bentuk tumpeng dengan berbagai bentuk dan ukuran. Diatasnya di beri lauk ayam utuh yang telah di rebus yang di namakan Ingkung dengan ditambah pelengkap lainya seperti sayuran. (EP)

Natal, Bandara Changi Hadirkan A Wizarding World Holiday

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Bandara Udara Changi Singapura menyambut Hari Raya Natal 2018 menghadirkan suasana berbeda dengan mengusung tema “A Wizarding World Holiday”. Para pengunjung bisa melakukan perjalanan dunia sihir yang terinspirasi dari seri novel Harry Potter dan Fantastic Beasts karangan JK Rowling mulai 16 November 2018 hingga pertengahan Februari 2019.

Beberapa lokasi di bandara pun akan dihiasi menyerupai beberapa lokasi ikonik yang terdapat di film-film Harry Potter dan Fantastic Beasts. Seperti Hogsmeade Village, Diagon Alley, The Whomping Willow in Hogwarts School of Witchcraft and Wizardy, dan Newt Scamandar’s Menagerie yang juga bisa dilihat di film seri Harry Potter yang terbaru, Fantastic Beasts: The Crime of Grinderwald.

Nah, di lokasi tersebut pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas menarik bertemakan dunia sihir. Mulai dari menggunakan kostum seperti penyihir, berlatih membaca mantra, hingga menunggangi sapu terbang.

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di Bandara Changi Singapura sambil melakukan perjalanan sihir.

#. Nikmati Salju di Hogsmeade Village di Terminal 3

Terdapat set berukuran besar di T3 terminal keberangkatan, gambaran kota yang dipenuhi oleh salju yang terinspirasi dari Hogsmeade Village di seri dan film Harry Potter. Pengunjung dapat melihat dengan jelas secara lebih dekat kereta merah ikonik Hogwarts Express, salju buatan hingga hiasan lampu di area ini.

#. Memasuki Dunia Sihir di Diagon Alley

Masih di Terminal 3, pengunjung bisa berkunjung Diagon Alley dengan mencoba pakaian karakter favorit, seperti sekolah Hogwarts. Di area ini juga bisa melihat beberapa toko-toko ikonik seperti Madam Malkins Robes for all Occasions, Weasleys Wizard Wheezes, dan the Quality Quidditch Supplies. Pengunjung juga bisa berlatih mantra di area Wand Challenge, permainan sapu terbang, hingga melempar bola Quaffle.

#. Berfoto di Spot Instagramable

Di Terminal 2 terdapat set mobil terbang Harry Potter dan Ron Wesley menabrak The Whomping Willow. Nah, di sana Anda bisa menjadikan area tersebut menjadi spot foto instagramable. Lalu juga bisa berfoto dengan berbagai makhluk ajaib di seri Fantastic Beasts.

#. Berbelanja Suvenir Eksklusif

Selain berkeliling ke area di seputaran Bandara Changi, jangan lupa untuk membeli suvenir eksklusif seri Harry Potter. Anda bisa membeli mulai dari boneka, bantal, syal dan lainnya. Menarik Bukan? (EP)