Kawisata Hadirkan Tur Virtual Ke Palembang

0
15

Keraton Benteng Kuto Besak ( Foto: wisatasumatra.com). 

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) kali ini menghadirkan tur virtual ke kota Palembang yang terkenal dengan julukan Bumi Sriwijaya dalam program “Virtual Tours Goes To Palembang”. Kegiatan tur ini dilakukan secara virtual sehingga para peserta tetap aman berada di rumah sambil mengikuti tur secara online atau streaming ke Kota Palembang.

Totok Suryono Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) menyampaikan bahwa kegiatan tur ini di selenggarakan untuk yang keempat kali di mana sebelumnya Kawisata telah menyelenggarakan “Virtual Tour de Lawang Sewu dua kali kegiatan dan Virtual Tour The Legend Jogja” yang berjalan lancar, sukses dan disambut sangat positif oleh masyarakat dengan respon yang sangat antusias.

“Kegiatan ini akan memberikan pengalaman berpetualang yang menarik ke kota Palembang dengan suasana kotanya yang sangat khas dan menginformasikan sejarah Kota Palembang yang merupakan kota tertua di Indonesia,” jelas Totok Suryono.

Dahulu kala kota Palembang menjadi kota Kerajaan Bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara. Pada masanya, Kerajaan Sriwijaya mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abab ke-9 sehingga membuat kota ini dikenal dengan sebutan Bumi Sriwijaya.

Bahkan Palembang juga disebut-sebut menjadi salah satu kota tertua yang ada di Dunia. Kota Palembang disebut juga sebagai ‘Bumi Sriwijaya’ yang lahir pada 17 Bumi 683 atau 1336 tahun yang lalu. Palembang tentu tidak bisa lepas dari Jembatan Ampera yang merupakan ikon kota Palembang dengan panjang total 1.117 meter.

Selain di Yogya dan Solo, Palembang juga punya bangunan peninggalan masa kerajaan. Salah satu nya adalah Keraton Benteng Kuto Besak yang bersejarah. Mempunyai ukuran panjang 288,75 meter dan tinggi 9,99 meter (30 kaki) serta tebal 1,99 meter (60 kaki), benteng ini di setiap sudut terdapat bastion yang terletak di sudut barat laut bentuknya berbeda dengan tiga bastion lainnya.

Tiga bastion yang sama tersebut merupakan ciri khas bastion Benteng Kuto Besak. Di sisi timur dan selatan dan barat terdapat pintu masuk benteng, pintu masuk gerbang utama yang menghadap ke sungai Musi disebut lawang Kuto dan pintu masuk lainnya disebut lawang buritan.

Kawasan pelataran di depan Benteng Kuto Besak ditata sedemikian rupa oleh pemerintah kota Palembang, menjadi sebuah plaza alias alun-alun yang bisa digunakan wisatawan untuk beraktivitas. Terkadang obyek wisata iini juga menjadi lokasi penyelenggaraan acara atau festival dengan panggung hiburan dengan latar belakang Sungai Musi dan Jembatan Ampera.

Humas Kawisata M.Ilud.Siregar menambahkan pada kegiatan kali ini, peserta akan diajak jalan-jalan keliling kota Palembang, berkunjung ke beberapa spot wisata menarik, seperti Sungai Musi, Jembatan Ampera, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, Benteng Kuto Besak, Patung Ikan Belido dan lain-lain serta akan diajak langsung untuk melihat proses pembuatan pempek Palembang.

Ayo ikutan #Virtual Tour Goes To Palembang yang akan diselenggarakan pada hari Jumat,29 Mei 2020,pukul 16.00 WIB dengan biaya tiket tur virtual Rp35.000/orang (normal) dan Rp 198.000 (bundling dengan 1 (satu) paket Pempek Saga).

Dengan mengikuti kegiatan tur virtual ini, para peserta juga akan turut berpartisipasi berdonasi membantu masyarakat yang terkena dampak virus corona COVID -19. Sebesar 10 persen dari hasil penjualan tiket akan didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.