Arif Yahya: Program Pesona Mudik 2019 Dorong Masyarakat Mudik Sekaligus Berwisata

0
140

Menpar Arif Yahya saat buka bersama dan peluncuran Program Pesona Mudik 2019

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kegiatan Mudik Lebaran wujudkan penerapan prinsip Industry Lead, Government Support  di mana pemerintah mendukung dan memfasilitasi bisnis di sektor pariwisata Indonesia saat 30 juta pemudik berwisata sekaligus pulang kampung, kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, hari ini.

Libur Ramadhan dan Lebaran menjadi momentum bagi upaya pemerataan ekonomi masyarakat di daerah yang dilewati oleh para pemudik. Untuk itu Kemenpar menyiapkan Program Pesona Mudik 2019 untuk mendukung kalangan industri optimalkan pelayanan jasanya disamping juga mendorong minat masyarakat berwisata sekaligus pulang kampung berkumpul dengan keluarga.

“Memasuki liburan Idul Fitri jumlah pemudik diperkirakan mencapai 20 juta sehingga periode Ramadhan-Lebaran bisa terjadi pegerakan 30 juta wisnus atau naik 150 persen,” jelasnya.

Selain itu dampak ekonominya tinggi dan langsung dinikmati  masyarakat juga terjadi pergerakan uang selama Ramadhan-Lebaran diperkirakan Rp800 ribu perorang untuk sekali visit atau diperkirakan ada Rp200 triliun dari 20 juta pergerakan wisatawan, tegas Menpar.

Teuku Wisnu, artis entrepneur Malang Strudel

“Sebagian besar dampaknya ke sektor pariwisata. Karena saat mudik orang-orang pasti berburu kuliner. Tempat wisata penuh. Saya prediksi 60-70 persen ke pariwisata,” kata Arief Yahya di dampingi para pelaku usaha dari kalangan artis seperti Teuku Wisnu dengan Malang Strudelnya dan Savana Cake punya pedangdut Fitri Carlina.

Ada empat kegiatan dalam Program Pesona Mudik 2019 yaitu Lomba Foto Instagram #PesonaMudik2019, Info 10 Top Kuliner, Info 10 Top Destinasi Mudik, dan Pesona Mudik 2019 Co Branding yang informasinya bisa dilihat di instagram Kemenpar.

“Untuk Lomba Foto Instagram#PesonaMudik2019, agar kaum milenial dapat mengabadikan momen seru selama perjalanan mudik dan libur Lebaran,” jelas Arief Yahya.

Mengenai Info 10 Top Kuliner dan Destinasi Mudik, lanjut Arief Yahya itu dipilih berdasarkan kombinasi nilai dari aplikasi TripAdvisor, Google Maps, dan Google Local Guide. “Daftar tempat tersebut juga sudah melalui proses verifikasi oleh Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar,” terangnya.

Melalui gerakan #PesonaMudik2019 ini, para pemudik  bisa dengan mudah mendapatkan informasi tentang tempat wisata dan kuliner  di daerahnya melalui media digital. “Lewat gerakan ini, kegiatan mudik juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi daerah melalui berbagai aktivitas wisata,” jelas Arief Yahya.

“Program Pesona Mudik Lebaran ini merupakan bentuk co-creation dalam kerja sama co-branding_ khususnya brand oleh-oleh artis entrepreneur. Beberapa program di antaranya adalah aktivasi kampanye di media sosial, bazar pesona mudik, dan program promo hot deals, produk oleh-oleh artis yang didukung mitra co-branding lainnya,” jelas Ketua Tim co-branding Kemenpar Priyantono Rudito pada kesempatan yang sama.

Sedangkan sepuluh brand lainnya terdiri dari mitra _co-branding_ Kemenpar seperti, BRI, Grab, Bluebird, Telkomsel, Traveloka, Tiket.com, Hydro Coco, Rumah Zakat, Gofress, dan Batik Trusmi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here