SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Makanan halal adalah makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi menurut ajaran Islam Makanan ini tidak mengandung bahan haram seperti babi atau alkohol dan dagingnya harus berasal dari hewan yang disembelih sesuai syariat Islam.
Dilansir dari id.trip.com, selain itu, makanan halal juga harus bersih, aman dan baik untuk kesehatan. Umat Muslim mengonsumsi makanan halal sebagai bagian dari kepatuhan terhadap agama. Kini, makanan halal bisa ditemukan di seluruh dunia, sering ditandai dengan label halal dari lembaga sertifikasi resmi
Hidangan Halal Lokal yang Wajib Dicoba
Suapan Pertama Nasi Padang yang Bikin Kangen Rumah
Saat sepiring Nasi Padang tiba, kombinasi warnanya langsung membuat perut keroncongan: rendang cokelat pekat, gulai ayam kegelapan, sambal hijau, dan tumis kacang panjang.
Saat suapan pertama masuk ke mulut, rasa gurih dan pedas langsung meledak. Rendangnya lembut dan kaya rempah, gulainya creamy, dan sambalnya segar.
Saya menyantapnya di Warong Jawa, tempat kecil yang hangat, dengan pelayanan ramah dan rasa yang sulit dilupakan.
Pilih lauk berkuah dan kering untuk keseimbangan rasa. Jangan lewatkan paru goreng dan sambal hijaunya. Disarankan datang lebih awal karena tempat ini selalu ramai saat makan siang.
Cocok untuk pencinta makanan rumahan, pelancong Muslim, dan siapa saja yang mencari rasa autentik. Nasi Padang adalah masakan khas Minangkabau yang populer di Singapura, terutama di komunitas Melayu-Muslim.
Hidangan ini terkenal karena variasi lauknya yang kaya rempah dan bisa disesuaikan dengan selera, mulai dari rendang hingga sambal ijo.
Restoran Warung Jawa lokasinya di1 Bussorah St dengan harga berkisar SGD 6 – 10. Tempat makan lainnya adalah Warung Maimunah di Jalan Pisang 11 & 15 harganya berkisar SGD 8 – 15
Laksa Halal yang Menyentuh Jiwa
Saat semangkuk laksa disajikan, kuah santan merah-oranye langsung menguar aroma daun kesum dan udang. Suapan pertama begitu creamy dan gurih, dengan sensasi pedas lembut.
Mi-nya kenyal, tofu puff-nya menyerap kuah dengan sempurna, dan potongan telur serta udang membuatnya makin lengkap. Hangat, lezat, dan menenangkan.
Laksa adalah sup mi khas Peranakan yang sangat populer di Singapura. Kuahnya berbasis santan dan rempah, menjadikan laksa sebagai comfort food favorit banyak orang, termasuk versi halalnya yang mudah ditemukan di kawasan Melayu-Muslim.
Restaurant berlokadi di Geylang Serai Market, 1 Geylang Serai dengan harga sekitar SGD 4 – 6 berupa pedagang kaki lima. Tempat lainnya ada di Bedok Corner Food Centre seharga SGD 5
Untuk mencicipinya coba dengan sambal belacan untuk rasa yang lebih dalam. Minta bihun kalau kamu suka mi yang lebih ringan. Sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin dan cocok untuk pencinta makanan berkuah dan pelancong yang suka comfort food.
Aroma Sate Halal yang Menggoda dari Jauh.
Aku memesan kombinasi sate ayam dan kambing. Dagingnya empuk, juicy, dan smoky, dengan saus kacang yang gurih dan sedikit manis. Ditambah ketupat hangat dan sedikit irisan timun.
Hidangan ini benar-benar memuaskan. Suasananya ramai tapi menyenangkan, dengan aroma arang yang menambah selera makan. Sate adalah makanan panggang khas Melayu yang disukai karena rasanya yang sederhana namun kaya.
Di Singapura, sate halal mudah ditemukan di hawker center yang populer di malam hari.Campur sate ayam dan kambing untuk kombinasi rasa. Nikmati dengan tangan agar lebih nikmat. Datang setelah jam 7 malam untuk suasana paling seru.
Pencinta street food dan wisatawan yang ingin merasakan sisi malam Singapura bisa menikmati sate di Satay by the bay yang lokasinya di Gardens by the Bay seharga SGD 7-10, lokasi lainnya di Lau Pa Sat Satay Street.Boon Tat Street harganya SGD 6-12. ( Evana).










