Daya Tarik Wisata Papua, Sayang Perawatan Mumi Tak Terawat

this formate

JAYAWIJAYA, bisniswisata.co.id: Papua memiliki objek wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya mumi yang merupakan tradisi kematian masa prasejarah dari Suku Dani di Lembah Baliem. Meskipun menarik perhatian wisatawan bahkan selalu menjadi perhatian turis asing, sayangnya ada beberapa mumi yang belum dikonservasi dan perawatannya kurang mendapat perhatian.

“Suku Dani di Lembah Baliem, Papua, memiliki dua tradisi kematian pada masa prasejarah, pertama jenazah dibakar, kedua jenazah disimpan dalam bentuk mumi. Mumi itu pada umumnya ditempatkan di honai dan jadi tontotan wisatawan,” ujar peneliti Balai Arkeolohi Papua, Hari Suroto.

Dari sejumlah mumi yang sudah dikonservasi, ternyata masih ada satu mumi di Baliem yang belum dikonservasi, yaitu mumi Yamen Silok atau mumi angguruk. Mumi ini merupakan satu-satunya mumi perempuan di Baliem, saat ini disimpan oleh masyarakat di Kurima, Yahukimo.

Kondisi terkini mumi Yamen Silok butuh perawatan. Mumi Yamen Silok hanya disimpan sekedarnya di dalam honai. Mumi ini perlu dikonservasi dan dibuatkan kotak penyimpan agar lebih terawat dan terbebas dari gangguan serangga atau binatang pengerat.

“Untuk itu pemerintah daerah Yahukimo perlu belajar dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya yang sukses mengkonservasi empat mumi dengan melibatkan arkeolog Balai Arkeologi Papua dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan,” katanya seperti diunduh laman Tempo, Sabtu (28/12/2019).

Berdasarkan data di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya terdapat empat mumi yang sudah dikonservasi, yaitu mumi Araboda, Aikima, Pumo, Yiwika. Keempat mumi ini telah dikonservasi pada Oktober-November 2017, menghabiskan dana Rp 900 juta. Kondisi keempat mumi saat ini terawat baik dalam kotak penyimpan.

Permasalahan konservasi mumi di Lembah Baliem adalah kondisi suhu yang dingin dan lembab. Mumi yang selesai dikonservasi diserahkan kembali ke masyarakat adat pemilik. Masyarakat adat juga belum mengerti cara perawatan yang sesuai kaidah konservasi. “Selama ini mereka belum pernah diberi pelatihan merawat mumi yang sesuai dengan standar. Perawatan mumi harus mengikuti kaidah ilmiah, dengan menjaga suhu udara yang sesuai, misalnya,” tutur Hari.

Selain itu, mumi juga harus ditempatkan di tempat kering, atau kotak penyimpan mumi harus diletakkan tidak boleh langsung menyentuh tanah. Kotak penyimpan mumi perlu dijaga dari gangguan serangga dan tikus maupun binatang peliharaan seperti anjing.

“Secara tradisional, masyarakat adat merawat mumi tersebut dengan cara diasapi dan dilumuri lemak babi saja,” kata Arekeolog lulusan Udayana University itu. “Hingga saat ini mumi hanya dijaga oleh anggota keluarga yang dipilih, belum ada juru pelihara yang ditunjuk oleh instansi resmi pemerintah untuk menjaga dan merawat mumi.”

Keempat mumi yang dikonservasi telah menjadi atraksi wisata. Biasanya turis yang datang diperbolehkan foto di dekat mumi. “Jadi sangat rawan jika honai terbakar, untuk itu perlu dibuatkan honai khusus,” ujarnya.

Mumi di Lembah Baliem perlu dijaga keberadaannya karena mumi ini rata-rata sudah berusia ratusan tahun. Mumi telah menjadi ikon Lembah Baliem dan mampu menyejahterakan keluarga pewarisnya. “Untuk itu, harus terus dijaga kelestariannya, serta dalam hal pemanfaatannya harus mengikuti regulasi yang ada dan sesuai dengan kaidah konservasi,” sambungnya. (*)

Mahasiswa Papua di Los Angeles

this formate

LOS ANGELES, bisniswisata.co.id: PERAYAAN Natal bersama digelar mahasiswa Papua se-AS di Los Angeles, Selasa (24/12/2019). Perayaan Natal berjalan khidmat dan sukacita. Dihadiri lebih dari 300 mahasiswa, mahasiswi Papua dan Papua Barat yang saat ini sedang menempuh pendidikan tinggi dari tingkat sarjana hingga doktoral di AS, Kanada, Inggris Raya, dan Filipina.

Konsul Jenderal RI di San Fransisco, Simon DI Soekarno,mewakili Kepala Perwakilan RI se-AS, berharap perayaan Natal dapat menjadi momentum bagi generasi emas Papua untuk berkontribusi bagi pembangunan Tanah Papua dan kemajuan Indonesia. Konjen Simon Soekarno menekankan perlunya para mahasiswa Papua untuk semakin memperkuat solidaritas dan persaudaraan.

“Hidup di perantauan, jauh dari rumah, untuk menuntut ilmu adalah tugas mulia. Para mahasiswa menjadi duta bangsa mewakili Indonesia dan diharapkan berprestasi serta menciptakan inovasi di lingkungan kalian,” tegas Konjen RI.

Perayaan Natal, sekaligus menutup kegiatan konferensi mahasiswa Papua se-AS. Konferensi menghasilkan Deklarasi Los Angeles sebagai seruan untuk membangun Tanah Papua dan Indonesia. Sebagai rangkaian kegiatan, juga telah dilakukan pemilihan kepengurusan Ikatan Mahasiswa Papua se-AS (IMAPA) periode 2019-2021. Sementara itu, Konjen RI di Los Angeles, Saud P Krisnawan, mengatakan tujuan utama kegiatan konferensi adalah untuk memfasilitasi ide-ide inovatif para generasi muda Papua yang saat ini sedang melanjutkan pendidikan di AS.*

Tahun Baru, Wisatawan Dilarang Mendaki Gunung Rinjani

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Para pendaki dan wisatawan nampaknya harus bersabar karena seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditutup hingga Maret 2020. Penuntupan itu diumumkan melalui pengumuman resmi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) yang menyebutkan, seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup 1 Januari 2020 dan dibuka pada 31 Maret 2020.

Empat jalur pendakian Rinjani yang ditutup diantaranya jalur Senaru, jalur Sembalun, jalur Timbanuh dan jalur Aik Berik. “Jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup karena saat ini sudah memasuki musim hujan dan cenderung terjadi cuaca ekstrem,” papar Kepala Balai TNGR, Dedy Asriady, dalam keterangan resminya, Sabtu (28/12/2019).

Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Klimatologi Kelas 1 Lombok Barat, bahwa saat ini memasuki musim hujan dengan kecenderungan terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan penggunjung. ” Penutupan pendakian saat musim hujan dilakukan demi keselamatan pendaki sekaligus pemulihan ekosistem,” sambungnya,

Dilanjutkan, jika terjadi perubahan situasi di jalur pendakian, Balai TNGR akan menginformasikan pada pelaku wisata dan masyarakat. “Tentu setelah dilakukan survei kondisi jalur pendakian oleh tim,” katanya.

Gunung Rinjani yang merupakan salah satu gunung dengan destinasi wisata alam terbaik di Indonesia dan merupakan gunung yang menjadi tujuan pendakian bagi pendaki pemula maupun profesional di Indonesia. Bahkan karena pesona gunung Rinjani Lombok yang menakjubkan, gunung ini juga menjadi tujuan wisata petualangan turis mancanegara.

Pada waktu-waktu tertentu seperti pada bulan-bulan yang penuh dengan hari libur, terkadang pendakian di gunung Rinjani didominasi oleh pendaki mancanegara. Faktor utama yang menjadikan gunung Rinjani menjadi tujuan pendakian adalah karena di sepanjang pendakian gunung Rinjani terdapat spot-spot yang sangat indah.

Selain karena adanya spot yang indah, pada pendakian gunung Rinjani jakur yang dilalui tidak berbahaya dan juga suhu yang tidak terlalu dingin sehingga aman bagi pendakian. Mungkin ada beberapa gunung di Indonesia yang memiliki trek berbahaya untuk pendakian akan tetapi untuk gunung Rinjani semua jalur pendakian cukup aman bagi para pendaki.

Meskipun memiliki jalur pendakian yang aman, akan tetapi ada beberapa jaliur pendakian yang memiliki kategori berat karena terjal. Sehingga meskipun aman, para pendaki diwajibkan memiliki stamina yang cukup kuat untuk melewati beberapa trek yang masuk kategori berat tersebut.

BTNGR mencatat Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dihimpun dari pembayaran tiket masuk para wisatawan ke kawasan Gunung Rinjani mencapai Rp 3,3 miliar. Angka itu diperoleh selama Januari hingga pertengahan November 2019. “Realisasi PNBP baru mencapai 77,93 persen dari target yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada BTNGR sebesar Rp 4,3 miliar pada 2019,” kata Kepala BTNGR Dedy Asriady

Penarikan biaya tiket masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani didasarkan atas Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas PNBP yang berlaku di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah tersebut, tarif tiket masuk bagi wisatawan asing sebesar Rp 150 ribu per hari. Sedangkan bagi wisatawan nusantara hanya Rp 5 ribu per hari.

Meskipun baru mencapai 77,93 persen, Dedy optimistis target PNBP pada 2019 akan tercapai. Sebab, kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani diperkirakan akan ramai. Terutama turis asing yang akan melakukan pendakian gunung pada Desember 2019, atau menjelang perayaan Tahun Baru 2020. “Target PNBP pada 2019 Insya Allah tercapai sebelum aktivitas pendakian Gunung Rinjani ditutup seperti biasa pada awal tahun nanti,” ucapnya.

Angka kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani mencapai 14.256 orang. Mereka terdiri atas wisatawan asing sebanyak 11.414 orang dan wisatawan domestik sebanyak 2.842 orang. Angka kunjungan tersebut dicatat sejak jalur pendakian dibuka pada 14 Juni hingga 21 November 2019. (end)

Kafe Indomie dari Malaysia Merambah Singapura

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Indomie memang menjadi andalan pengganjal disaat perut keroncongan. Bahkan Indomie menjadi comfort food bagi mayoritas masyarakat Indonesia. Menu spesial Indomie yang menggugah selera menyajikan berbagai cita rasa yang menggiurkan, Indomie mampu bertahan sekian lama di industri makanan cepat saji.

Makanan instan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia ini, ternyata laris juga di negara lainnya, termasuk di Malaysia dan Singapura. Hal ini terbukti dengan adanya Kafe IndoBowl yang menyajikan menu Indomie dan menjadi favorit masyarakat sana.

Setelah memiliki tiga kedai di Negeri Jiran, dan mengalami sukses luar biasa. Kini IndoBowl mengepakkan sayap bisnisnya hingga merambah Singapura. Kafe yang diresmikan pada 25 Oktober 2019 di Sultan Gate, Singapura menyuguhkan menu-menu Indomie dengan topping beraneka ragam di atasnya.

Beberapa menu yang ditawarkan oleh kafe tersebut di antaranya Indomie Dendeng Balado, Indomie Ayam Telur Asin, Indomie Iga Bakar dan Indomie Mumbo Jumbo. Selain olahan berbahan dasar Indomie, ada pula menu lainnya, seperti Nasi Campur Dendeng, Nasi Dendeng Balado, Nasi Iga Balado, dan Nasi Goreng Seafood Balado.

Dilansir dari situs resmi Indobowl, Jumat, 27 Desember 2019, menu yang menjadi favorit bagi pelanggan ialah Indomie Mumbo Jumbo dan Indomie Ayam Telur Asin. Indomie Mumbo Jumbo merupakan sajian mi goreng yang dibubuhi aneka topping seperti ayam, telur, mentimun, dan taburan cabai serta daun bawang. Sesuai namanya, hidangan ini berukuran jumbo, sangat cocok untuk disantap bersama teman atau keluarga.

Sama halnya dengan menu mi lainnya, Indomie Ayam Telur Asin pun berbahan dasar mi yang diberi telur ceplok dan telur asin. Sajian ini semakin sedap dengan adanya sambal dan beberapa potongan mentimun. Untuk menghilangkan dahaga, IndoBowl menyediakan beberapa minuman seperti, Mango Smoothies, Coconut Shake, dan Pink Guava with Sour Plum Smoothies. Semua olahan tersebut berasal dari buah-buahan asli. (*)

Pergantian Tahun, di Jakarta atau ke Hongkong?

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: AKHIR tahun membuka kesempatan menikmati libur panjang. Pilihan paket berlibur di dalam negeri atau ke luar negeri  sejak November telah berseliweran di dunia maya, di media sosial, whatsApp group. Flyer- flyer promosi bertengger di pusat- pusat belanja di outlet- outlet tourism information centre. Tinggal pilih sesuai kemampuan, pasalnya berwisata dalam negeri kudu merogoh kocek dalam- dalam akibat tarif jasa angkutan dalam negeri yang masih tinggi. Pilihan open trip pun bertebaran, tinggal pilih.

Bagaimana ke luar negeri, Singapura atau Hongkong yang aksesnya relatif mudah? Hongkong? Yes, A Symphony of Lights .  Edisi lanjutan pertunjukan cahaya dan musik terbesar di dunia ini akan menghiasi langit Hong Kong pada malam pergantian tahun  dengan efek cahaya kaledoskop yang menakjubkan. Victoria Harbour yang ikonik kembali menjadi pusat perhatian selama penyambutan tahun baru 2020 di Hong Kong!

Memeriahkan acara pergantian tahun di Hongkong, penyelenggara pesta Hongkong Tourism Board berbagai hadiah bagi pengunjung baik wisatawan mau pun penduduk lokal, undian diselenggarakan di seluruh wilayah Hongkong. Sepuluh pemenang beruntung,  masing-masing mendapatkan empat tiket pergi-pulang kelas ekonomi dari Cathay Pacific Airways. Pemenang dapat menggunakan dua dari empat tiket yang didapatkannya untuk mengajak kerabat dan keluarganya yang tinggal di luar negeri untuk mengunjungi Hong Kong. Asyik kan?

Wah, sudah punya agenda lain libur pergantian tahun, tapi tak mau ketinggalan serunya A Symphony of Lights di Victoria Harbour. Jangan berkecil hati, tayangan langsung pertunjukan selama 10 menit ini tersedia diberbagi media di seluruh dunia, agar penonton internasional dapat menyaksikan kemeriahan perayaan tahun baru di Hong Kong. Nantikan juga visual menakjubkan dengan memanfaatkan eksistensi Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) \ menjadi jam raksasa yang menghitung mundur ke tahun baru.

Di Jakarta

“Terpaksa” bermalam pergantian tahun di Jakarta? Boleh juga menjawab tawaran manajemen  Holiday Inn Express Jakarta Matraman. Hotel berlokasi strategis dari pusat hiburan kota Jakarta dengan Halte Transjakarta berlokasi tepat di depan gerbang hotel, memberi peluang para tamu mengakses dengan mudah kawasan Monas, Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah. Mereka manawarkan paket meginap harga khusus periode 30 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Selain promo menginap, di malam tahun baru juga menghidangkan Nusantara Buffet di Great Room, lantai dasar dengan pilihan makan malam spesial dari pukul 17.30 hingga 21.00. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau. Para tamu dapat menikmati hidangan favorit nan lezat dengan cita rasa Indonesia yang khas.

Hotel yang memiliki total 179 kamar Standard dengan berbagai fasilitas mencakup: Wi-Fi cepat dan gratis yang tersedia di seluruh penjuru hotel agar tamu tetap terkoneksi selama menginap.

Gratis Express Start™ Breakfast atau Grab & Go untuk memulai hari dengan baik. Perlengkapan tidur yang nyaman dan berkualitas dengan dua pilihan bantal soft atau firm untuk membuat tamu beristirahat dengan nyaman pada malam hari. Power showers yang menyegarkan tubuh dengan 3 fungsi pijatan pada kepala dan handuk yang halus. Gym Center untuk menambah energi dan menjaga rutinitas kebugaran meski pun jauh dari rumah. Self-service pusat bisnis dan binatu. Ada 3 ruang pertemuan yang dapat menampung tamu hingga 140 orang. *

Cuaca Tak Bersahabat, Wisata Pantai Dijaga Ketat

this formate

SUKABUMI, bisniswisata.co.id: Momen liburan tahun baru diwarnai kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Angin kencang, deburan ombak tinggi dan serangan ubur-ubur mengancam wisatawan yang berwisata di sejumlah destinasi wisata pantai. Untuk menghndari hal-hal yang tidak diinginkan terutama para wisatawan lokal maupun nasional yang berwisata pantai, sehingga diantisipasi dengan mengerahkan petugas penjaga pantai di sejumlah titik ramai wisatawan dengan penjagaan ketat.

Antisipasi itu dilakukan di objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diperkirakan dipadati pengunjung. “Petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) berada di sepanjang pantai di kecamatan pesisir pantai,” ujar Kepala Divisi Operasional dan SDM Balawista Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Asep Edom seperti dilansir laman Republika, Sabtu (28/12/2019).

Petugas Balawista terbagi 16 pos dengan jumlah personel sebanyak 104 orang. Jumlah petugas penjaga pantai lebih banyak dibandingkan hari biasa. Di hari-hari biasa petugas aktif hanya sebanyak 87 orang. Kebijakan ini diambil karena jumlah wisatawan pada libur tahun baru akan meningkat. Dengan demikian diperlukan penambahan jumlah petugas penjaga pantai.

Balawista juga minta agar pengunjung mematuhi imbauan dari petugas dan menaati rambu peringatan di tepian pantai. Hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut seperti kasus tenggelam. “Upaya ini untuk mendukung wisata aman pada momen natal dan tahun baru. Juga meminta pengunjung berhati-hati dari potensi sengatan ubur-ubur. Dalam beberapa hari ada sebanyak 10 pengunjung yang disengat ubur-ubur di Pantai Citepus.

Di Pantai Lampung Selatan disiagakan Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan SAR dengan personil serta peralatan pendukung penyelematan di beberapa Posko pengamanan (Pospam). “Ada sekitar 51 personil SAR disiagakan di sejumlah objek wisata bahari dan objek vital lainnya di Lampung Selatan. Tugas ini mulai dilaksanakan tanggal 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020,”kata Kepala Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan SAR Lampung Selatan, Feriansyah.

Disiagakannya personil SAR di objek wisata agar dapat bergerak cepat melakukan antisipasi jika terjadi bencana atau kecelakaan di perairan ataupun didarat. Selain penempatan personil, sejumlah alat pendukung penyelematan juga disiagakan. “Peralatan yang disiagakan seperti perahu karet, dua set peralatan selam, kapal penyelamat KN SAR Basudewa RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 Lampung, Helikopter Basarnas dan peralatan siaga lainnya,”ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah tempat objek wisata di Lampung Selatan, mulai ramai dikunjungi masyarakat dan sejauh ini kondisinya masih terpantau aman tidak ada informasi kecelakaan di perairan. Pihaknya terus memantau sejumlah objek wisata bahari di Lampung Selatan tersebut.

Di Bantul, sejumlah destinasi wisata mulai dipadati wisatawan dari luar kota. Umumnya wisatawan menyerbu destinasi wisata Kawasan Pantai Paragtritis.
Komandan Sarlinmas Pantai Parangtritis Ali Jaka Sutanto mengatakan saat ini pengunjung di Kawasan Parangtritis mencapai 10.000 orang. Untuk mengamnakan dikerahkan 62 personel untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Terlebih di kawasan dua palung yang membahayakan pengunjung.

Menurutnya palung tersebut terdapat di depan Posko SAR daerah Parangtritis dan juga di kawasan Pantai Watu Bolong dan sudah dua minggu tidak pindah titik.
“Sudah dua minggu ini palungnya tidak pindah, kemungkinan pindah kalau cuaca juga berubah, kalau tidak berubah posisinya akan tetap di situ. Kalau untuk cuaca sendiri di kawasan Parangtritis dan sekitarnya memang masih aman untuk dikunjungi, pengunjung pun diperbolehkan untuk berenang,” tambahnya.

Agar menghindari kejadian tidak diinginian, Balawisata berjaga di setiap titik palung. Dihimbau para pengunjung tidak terlalu berenang ke tengah pantai dan tetap waspada terhadap keselamatannya. “Untuk imbauan kami berharap para pengunjung tetap mengindahkan para personel SAR yang berjga, jika ingatkan jangan ke tengah ya tolong diindahkan. Karena hal tersebut juga demi keselamatan para pengunjung,” tegasnya.

Di Gunungkidul, kini kondisi gelombang di Pantai Selatan diprediksi landai selama libur akhir tahun. Meski demikian, para pengunjung diimbau tetap berhati-hati dan waspada sehingga tidak menjadi korban kecelakaan laut (laka laut). Diperkirakan hingga awal Januari 2020 kondisi gelombang landai dengan ketinggian di bawah 10 feet atau di bawah tiga meter.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono, mengatakan memasuki libur Natal lonjakan pengunjung sudah terlihat. Dihrapkan wisatawan tetap berhati-hati saat bermain di pantai sehingga terhindar dari kejadian laka laut. “Hingga Rabu siang [25/12/2019] masih aman terkendali. Sempat ada seorang wisatawan yang terpeleset di pantai dan luka ringan di bagian kaki, tapi kondisinya tetap baik,” katanya.

Dilanjutkan, selain gelombang laut yang diprediksi landai, selama liburan juga dipastikan aman dari serangan ubur-ubur. Hasil pengamatan di laut tidak ditemukan tanda-tanda kemunculan ubur-ubur. Meski demikian, kondisi di kawasan pantai yang terlihat bersahabat harus tetap diwaspadai. Pasalnya, keadaan gelombang yang landai tak serta merta wisatawan bisa bermain seenaknya.

Menurut dia, ancaman rip current atau arus balik air laut bisa sangat berbahaya apabila pengunjung tidak mengetahui keberadaan titik-titik ini. “Salah-salah bisa terseret di area rip current. Jadi, agar lebih aman pengunjung harus bertanya kepada petugas SAR wilayah mana saja yang aman untuk bermain,” katanya. (ndy)

Ridwan Kamil Ajak Keluarga Jelajahi Ijen

this formate

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id: Liburan Akhir Tahun, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (48) bersama keluarga menghabiskan liburannya di Banyuwangi, Jawa Timur. Mantan wali kota Bandung itu mengunjungi sejumlah destinasi, mulai dari Taman Gandrung Terakota, menyantap kuliner lokal, hingga Kawah Ijen. Bersama seluruh keluarganya, Ridwan Kamil mendaki Gunung Ijen pada Kamis kemarin. Gunung Ijen memiliki kawah yang terletak di ketinggian 2.443 meter di atas permukaan laut di puncak gunung.

Ini adalah danau kawah asam terbesar di dunia dengan kedalaman sekitar 200 meter yang diisi enam juta liter larutan asam, dan lebarnya mencapai 5.466 hektar. Dari sana memancar fenomena api biru (blue flame) yang telah mendunia. “Bisa lihat blue flame rasanya terpuaskan. Alhamdulillah, senang banget bisa lihat blue flame,” ujar Kang Emil, sapaan akrabnya.

Kang Emil menilai Kawah Ijen sebagai salah satu destinasi dengan panorama alam sangat indah. Pendakiannya pun relatif mudah. Meski tetap menguras tenaga, rasa lelah itu terbayarkan dengan keindahan panorama di puncak gunung serta fenomena blue flame yang memukau.

Mengenakan kaus warna biru dan bertopi warna kuning, Ridwan Kamil tampak asyik berfoto di puncak Gunung Ijen, baik berlatar sunrise maupun api biru. Sesekali duduk di antara bebatuan dan berpose dengan merentangkan tangan bersama seluruh anggota keluarga, termasuk dua anaknya yang masih remaja.

Menurut Kang Emil, mendaki Gunung Ijen untuk melihat api biru juga merupakan perjalanan yang layak dicoba oleh keluarga Indonesia, karena bisa memperkuat kebersamaan di antara anggota keluarga. “Kan butuh waktu itu mendaki. Dalam perjalanan, ada quality time dengan keluarga. Anak-anak bisa saling curhat dengan orang tua. Ini perjalanan yang berharga buat saya,” ujar Kang Emil seperti diunduh laman Liputan6, Sabtu (28/12/2019).

Terkait rute, sembari berseloroh, dia menyebut pendakian ke Gunung Ijen membuatnya berani melahap tangga-tangga tinggi. “Lihat tangga jadi biasa, sudah kuat,” kata Kang Emil sambil melihat susunan tangga yang lumayan tinggi di Taman Gandrung Terakota, destinasi di Banyuwangi dengan ratusan patung penari gandrung di lansekap persawahan.

Gunung Ijen sendiri memang selalu dijubeli wisatawan. Tiap tahun, hampir 200.000 wisatawan mendaki menyaksikan api biru Kawah Ijen yang terletak di ujung Jawa Timur. Kawah Ijen salah satu destinasi dengan panorama alam yang sangat indah. Juga mendaki Gunung Ijen untuk melihat api biru jugamerupakan perjalanan yang layak dicoba keluarga Indonesia. (*)

2020, Empat Pesawat Baru Perkuat Garuda

this formate

TANGERANG, bisniswisata.co.id: Tahun 2020, PT Garuda Indonesia (Pesero) menambah lagi empat armada baru. Penambahan pesawat baru untuk memperkuat maskapai plat merah setelah beberapa waktu lalu telah menambah 3 pesawat wide body bertipe A330-900 NEO.

“Sekarang ini new normal yang harusnya terjadi di industri airline. Jumlah pesawat akan bertambah. Akan ada 4 lagi pesawat baru,” kata Plt. Dirut Garuda Fuad Rizal dalam keterangan resminya di Komplek Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/12/2019).

Penambahan empat pesawat baru pada 2020 nanti, lanjut Fuad, merupakan pesawat bertipe wide body. Pemesanannya sendiri merupakan bagian dari order yang telah dilakukan sebelum tahun 2015. “Saya klarifikasi tidak ada pemesanan pesawat baru sejak 2015. Itu ke depannya merupakan order yang telah dipesan pada periode sebelumnya,” imbuhnya.

Selain menambah pesawat baru, perseroan juga melakukan perpanjangan kontrak untuk sewa pesawat yang akan jatuh tempo. Hal itu guna meningkatkan efisiensi keuangan ketimbang harus melakukan kontrak baru setelah jatuh tempo. “Ke depan kita akan perpanjang program sewa pesawat. Yang kita lakukan setiap tahunnya ada pesawat atau lesor yang jatuh tempo lebih besar lagi,” kata dia.

Tahun 2020, sambung dia, juga memperbaiki rute penerbangan internasional. Pasalnya, hingga kini rute internasional masih menderita kerugian. “Jadi in general untuk memperbaiki rute internasional masih mengalami kerugian lumayan besar. Kita akan membuka network seluas-luasnya sehingga kita bisa membawa penumpang dari lain-lain,” lontarnya.

Berdasarkan catatannya, hingga kuartal III 2019, penumpang internasional turun 4 % atau menjadi 3,2 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 3,5 juta penumpang. Sementara penumpang domestik turun 20,6 % menjadi 11,2 juta dibanding periode yang sama 2018 mencapai 14,3 juta penumpang. “Kita akan memperbaiki rute internasional yang harus back bone (itu) kargo dan logistik,” sambungnya.

Menurutnya, penurunan penumpang dipengaruhi adanya peralihan (shifting) pengguna pesawat sejak diberlakukannya penyesuaian tarif pesawat. Dengan kata lain terjadi kenaikan harga tiket pada level Tarif Batas Atas (TBA). Begitu juga dengan adanya peningkatan infrastruktur transpirtasi darat dan laut yang kemudian memberi opsi lain bagi masyarakat.

Meski terjadi penurunan penumpang, lanjut dia, manajemen Garuda mengklaim tetap memeperoleh profit dengan memperlebar margin sales cost juga efisiensi flight-nya. “Jadi tak terjadi penurunan pendapatan karena meski jumlah penumpang turun sebab penyesuaian harga tiket pesawat dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan memaksimalkan tarif batas atas (TBA) yang diberikan pemerintah,” paparnya.

Dijelaskan, sejak 2018, Garuda Indonesia melakukan penyesuaian tarif sebesar 25% dari TBA. Sedangkan untuk maskapai Citilink, yang merupakan anak usaha GIAA, terjadi penyesuaian tarif sebesar 40% dari tarif sebelumnya. Jika sebelumnya tarif Garuda Indonesia sebesar 60% dari TBA, saat ini tarif mencapai 85% dari TBA. Untuk Citilink, sebelumnya tarif yang dikenakan kepada penumpang sebesar 30% dari TBA, ketika dilakukan penyesuaian menjadi 70% dari TBA.

“Sejak beberapa bulan lalu kita sudah memberikan fleksibilitas untuk rute tidak sibuk dan jam yang tidak sibuk diberikan diskon TBA sampai 40%. Menurut kita itu penting diketahui, jadi kita tidak gelap mata semuanya ditetapkan TBA,” jelas Fuad yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan Garuda ini.

Untuk mencapai target 2020, kata Fuad, ada beberapa tantangan dalam mengembangkan rute internasional khususnya untuk kargo adalah kompetitor yang lebih besar. “Sayangnya kargo ini pemain besar seperti Amazon, ebay sudah punya armada sendiri,” jelasnya sambil menambahkan dari sisi kargo Garuda Indonesia juga mengalami penurunan 43,6 persen menjadi sekitar 256 ribu ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sekitar 453 ribu ton. (end)

Hantam Gedung, Bek Air Jatuh di Kazakhstan

this formate

ALMATY, bisniswisata.co.id: Pesawat Bek Air yang mengangkut 100 orang dilaporkan jatuh setelah lepas landas dari Bandara Bandara Internasional Almaty Kazakhstan, Jumat (27/12/2019). Jatuhnya pesawat dari maskapai penerbangan di Kazakhstan ini, diduga kuat menghantam pembatas dan gedung berlantai dua di area perumahan yang ada di kawasan bandara Almaty

BBC dan Al Jazeera memberitakan, Bek Air tengah melaju dari Almaty, kota terbesar Kazakhstan, menuju ibu kota Nursultan. Berdasarkan situs pelacak penerbangan Flightview.com, pesawat jenis Fokker 100 itu dijadwalkan terbang pukul 07.05, dan sampai ke Nursultan pukul 08.40. Namun pesawat awalnya dilaporkan hilang kontak dari radar.

Tim penyelamat bergegas ke lokasi, dengan komite penerbangan sipil menyatakan baru tujuh orang yang dipastikan tewas. Sementara petugas juga melakukan evakuasi terhadap korban selamat di pesawat yang mengangkut 95 penumpang dan lima awak kabin.

Dikatakan bahwa Bek Air kehilangan ketinggian pukul 07.22, sebelum menabrak pembatas kokoh dan menghantam bangunan dua lantai. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terdapat tayangan seorang perempuan yang terdengar berusaha memanggil ambulans.

Tidak ada kebarakan di tempat kejadian. Operasi penyelamatan sedang berlangsung. Komisi terkait pemerintah Kazakhstan telah menuju ke lokasi kejadian untuk menentukan penyebab kecelakaan itu. Pemerintah menyatakan, sebuah komite khusus bakal dibentuk untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Bek Air adalah maskapai penerbangan di Kazakhstan. Bek Air didirikan pada tahun 1999 sebagai operator jet bisnis. Pada tahun 2008, Bek Air membeli saham di Bandara Oral Ak Zhol yang saat ini merupakan bandara pangkalan bagi perusahaan penerbangan ini. (ndy/BBC/Al Jazeera)

Sarabba, Minuman Khas Bugis Penghangat Saat Gerimis

this formate

MAKASSAR, bisniswisata.co.id: Memasuki musim penghujan memang paling nikmat, enak bahkan menyegarkan jika minum-minuman yang bisa menghangatkan tubuh juga stamina. Sarabba bisa menjadi salah satu alternatif selain teh hangat, kopi, atau bajigur yang biasa kita jumpai. Sarabba adalah minuman khas Suku Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan.

Minuman berwarna kecokelatan ini merupakan hasil campuran beberapa bahan alami. Di dalamnya terdapat jahe, gula aren, santan, merica bubuk, dan kuning telur. Rempah seperti cengkeh dan kayu manis juga biasanya ditambahkan untuk memperkaya cita rasa. Ada yang bilang rasa sarabba mirip wedang jahe ala Jawa karena rasa hangat dan sedikit pedas. Bedanya, minuman ini lebih kental karena santan dan gula aren.

Kombinasi rempah dan jahe di dalam secangkir Sarabba membuatnya kerap dijadikan penawar saat badan kurang bugar. Pilek, masuk angin, perut kembung, dapat diusir dengan minuman ini. Sarabba juga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Bahkan Cita rasa bisa menghangatkan di tenggorokan.

Minuman hangat ini sangat cocok dinikmati dengan penganan khas Makassar. Misalnya kue apem atau pisang epe dengan berbagai saus, gula merah, cokelat, keju, hingga durian. Juga pisang goreng atau sanggara unti, sukun atau bakara, dan ubi goreng atau sanggara lame.

Salah seorang penjual sarabba di Kota Makassar berada di Jalan Sungai Cerekang. Letaknya di tengah kota atau 2,9 kilometer dari Pantai Losari. Penjual sarabba, Halijah mengatakan minuman ini menjadi favorit pengunjung saat musim hujan. Di warungnya, Halijah menyediakan tiga jenis sarabba. “Sarabba komplet campur telur dan susu Ro 15 ribu, sarabba original Rp 10 ribu, ada sarabba campur susu Rp 12 ribu,” kata dia seperti diunduh laman Teras.id, Jumat (27/12/2019).

Sarabba dibuat dari air dan campuran rempah-rempah, di antaranya jahe, gula merah, merica dan santan. Menurut Halijah, sarabba cocok untuk menghangatkan badan, meringankan masuk angin, meredakan sakit tenggorokan, sampai menambah stamina.

Proses pembuatan sarabba. Pertama rebus air hingga mendidih kemudian masukkan gula merah, jahe, dan merica dan biarkan selama 20 menit. Ketika aroma jahe mulai tercium, kecilkan api dan masukkan santan kental sambil terus diaduk. Sarabba original ini bisa langsung disajikan atau ditambah susu atau telur sesuai selera.

Dari berjualan sarabba dan kudapan pendampingnya, Halijah bisa mendapatkan Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta setiap hari. Sarabba juga tersedia dalam bentuk bubuk dan siap minum. Beberapa hotel di Makassar juga menyajikan sarabba sebagai minuman khasnya. Mau coba? ya saat berwisata ke Kota Makassar hendaknya jangan melupakan kuliner penghangat tubuh, apalagi kini musim hujan. (*)