Solo Siapkan Dua Nomor Hotline Posko Kesehatan COVID-19

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: PEMERINTAH  Kota (Pemkot) Solo menetapkan kasus Corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Keputusan itu diambil dalam rapat darurat di Rumah Dinas Walikota Loji Gandrung, Jumat (13/3) malam. Pemkot juga menetapkan dua nomor hotline Posko Kesehatan COVID-19 atas nama dr Tenny Setyoharini di nomor 08122612307, dan atas nama Moch Abdul Rochim di nomor 08156583296.

Berdasarkan hasil rakor, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyatakan Solo KLB virus Corona. Menyusul adanya dua pasien RSUD dr Moewardi yang positif Corona dan salah satunya meninggal dunia, Rabu (11/3). Selain itu, ada 62 orang yang pernah kontak dengan pasien positif korona dikarantina mandiri

Rapat juga menyepakati kegiatan-kegiatan yang ditiadakan maupun ditunda. Di antaranya meniadakan sementara acara car free day (CFD), kegiatan olahraga di Stadion Manahan, Stadion Sriwedari, ketoprak Gedung Wayang Orang (GWO), kegiatan kunjungan kerja (kunker), event-event dan kegiatan budaya lain. Seperti dikutip Radar Solo, tempat-tempat wisata, seperti Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Museum Keris ditutup, termasuk transportasi wisata tidak dioperasikan. . Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun, pemusnahan kelelawar, kalong dan codot di Pasar Depok.

Untuk kegiatan pemerintahan, seperti musrenbang, lomba kelurahan ditunda. Sementara, apel pagi dan upacara di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) ditiadakan.  Murid sekolah mulai TK sampai SMA baik negeri dan swasta belajar di rumah.

Kebijakan tersebut berlaku efektif untuk tingkat SD, SMP dan sederajat mulai Senin (16/3) pekan depan. Sementara untuk tingkat SMA, KBM di sekolah mulai dihentikan setelah ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Solo, Etty Retnowati menegaskan meski KBM di sekolah diberhentikan, guru-guru tetap diharuskan masuk seperti biasa. Penugasan diberikan kepada murid-murid melalui WhatsApp dengan pengawasan wali murid.

“Guru dan karyawan tetap masuk ke sekolah untuk menjaga kebersihan dan keamanan sekolah,” katanya.

Selain menghentikan sementara KBM, Pemkot juga menginstruksikan agar sekolah menunda semua kegiatan yang melibatkan banyak orang. Pentas seni, Pramuka, study tour, pokoknya yang menimbulkan kerumunan orang banyak kita minta ditunda dulu sambil melihat perkembangan, katanya.

Selain itu, ada 62 orang yang pernah kontak dengan pasien positif korona dikarantina mandiri. “Mereka yang dikarantina setelah hasil penelusuran atau tracking kami ketahui pernah kontak lansung dengan pasien positif Corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Sabtu (14/3).

Ning mengatakan, karantina sebanyak 62 orang ini sebagai tindakan cepat agar Virus Corona tidak menyebar luas. Tracking dilakukan mulai riwayat kontak fisik pasien positif Virus Corona pasca pulang dari acara seminar di Bogor, Jabar.

Sebanyak 62 orang tersebut, perinciannya, yakni tenaga kesehatannya ada 37 orang, kemudian keluarga ada 19 orang, dan karyawan pasien ada enam orang. Pasien yang masuk karantina mandiri, disepakati setiap jam 9 harus laporan ke DKK Solo.

Nyepi Caka 1942, Bromo, Tenger, Semeru Ditutup

this formate

MALANG, bisniswisata.co.id: BALAI  Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru (TNBTS) menutup kawasan wisata Gunung Bromo pada 25 Maret pukul 00.00 WIB sampai 26 Maret pukul 05.00 WIB. Penutupan ini untuk memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1942.

“Memperhatikan surat dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Probolinggo tanggal 28 Februari perihal Hari Raya Nyepi 2020, maka kawasan wisata Bromo ditutup total pada 25 Maret pukul 00.00 WIB hingga 26 Maret 05.00 WIB,” ujar Kepala TNBTS, John Kennedie, dalam pengumuman resmi yang diterima bisniswisata.co.id

Penutupan itu dibarengi dengan larangan wisatawan untuk masuk ke kawasan Gunung Bromo melalui tiga jalur yakni Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo; Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan; dan pintu masuk Jemplang. Kawasan wisata Bromo akan dibuka kembali pada 26 Maret pukul 05.01 WIB.

Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942 jatuh pada 25 Maret 2020, umat Hindu memperingati pergantian Tahun Baru Saka dengan meniadakan semua aktivitas. Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).

Dalam perayaan Nyepi, dikutip dari wikipwedia.org, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali. Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan Penyucian dengan melakukan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis. Pada hari tersebut, segala sarana persembahyangan yang ada di Pura (tempat suci) diarak ke pantai atau danau, karena laut atau danau adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa menyucikan segala leteh (kotor) di dalam diri manusia dan alam.

Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada tilem sasih kesanga (bulan mati yang ke-9), umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di segala tingkatan masyarakat, mulai dari masing-masing keluarga, banjar, desa, kecamatan, dan seterusnya, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak (sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat. Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Bali, pengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.

Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada pinanggal ping kalih (tanggal 2) sasih kedasa (bulan X). Pada hari ini Tahun Baru Saka tersebut memasuki hari ke dua. Umat Hindu melakukan Dharma Shanti dengan keluarga besar dan tetangga, mengucap syukur dan saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain, untuk memulai lembaran tahun baru yang bersih. Inti Dharma Santi adalah filsafat Tattwamasi yang memandang bahwa semua manusia di seluruh penjuru bumi sebagai ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa hendaknya saling menyayangi satu dengan yang lain, memaafkan segala kesalahan dan kekeliruan. Hidup di dalam kerukunan dan damai.

Batasi kegiatan Masyarakat di Ruang Terbuka, Pemprov DKI Tutup Sejumlah Obyek Wisatanya.

this formate

Kawasan Kota Tua Jakarta. (Foto: Nana Iyana)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan penutupan sementara selama dua minggu beberapa obyek wisata yang ada serta tempat hiburan milik Pemerintah DKI Jakarta. 

“Selama penutupan, Pemprov DKI akan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh fasilitas di objek wisata agar terjamin kebersihannya,” ungkapnya, kemarin.

Sebagai Ibu Kota Negara, katanya, posisi Jakarta sangat sentral karena didatangi oleh tamu asing dari berbagai negara, sehingga risiko penyebaran wabah virus lebih tinggi.

Data terakhir per 13 Maret 2020 di Indonesia akibat  wabah ini 4 orang meninggal dan ada 69 kasus. Secara global jumlah kasus infeksi di seluruh dunia yang terdampak virus mencapai 139.619 dengan 70.733 pasien disembuhkan.

Menurut Anies, penutupan tersebut dilakukan untuk membatasi kegiatan di luar ruangan untuk mengurangi interaksi antar warga. Sehingga ke depan penyebaran virus corona dapat diminimalisir.

Meski tempat wisata ditutup untuk sementara waktu, tapi pelayanan jasa publik tetap dibuka seperti biasa. Transportasi umum tetap berjalan. Pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa, kelurahan, kecamatan, kemudian kantor wali kota, balai kota, puskesmas berjalan seperti biasa.

Anies menyatakan dari data yang dibuat pihaknya ini sebaran masyarakat yang terkait virus corona cukup luas terjadi di Jakarta. Ia khawatir penyebaran ini semakin meluas jika tak dilakukan pencegahan dengan cepat.

“Ini menyebar kesemua tempat, kami enggak punya cukup waktu menunggu. Kami memiliki kewajiban melindungi semua. Penting cepat gerak dan lebih cepat,” ujarnya di kutip dari berbagai sumber dan CNN Indonesia.

Anies belum melakukan isolasi terhadap kota Jakarta, namun ia meminta warganya untuk hanya keluar rumah untuk urusan yang penting, sehingga bisa mengurangi kekhawatiran pemaparan Covid-19.

Jadi bagi yang berencana pelesir atau piknik di sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta pada akhir pekan ini, maka berikut  daftar lengkap tempat wisata yang dikelola Pemprov DKI Jakarta yang tutup selama dua minggu demi mencegah penyebaran virus corona:

1.Kawasan Monumen Nasional (Monas)

2.Kawasan Kota Tua

3.Taman Impian Jaya Ancol

4.Kebun Binatang Ragunan

5.Anjungan DKI di TMII

6.Taman Ismail Marzuki

7.PBB Setu Babakan

8.Rumah Si Pitung

9.Pulau Onrust

10.Museum Sejarah Jakarta

11.Museum Prasasti

12 Museum Gedung Mohammad Hoesni Thamrin.

13.Museum Seni Rupa dan Keramik

14. Museum Tekstil.

15.Museum Wayang

16 Museum Bahari

17.Gedung Joang ’45

Gubernur  minta warga Jakarta tinggal di rumah demi cegah virus Corona ( Covid-19)  dan dia berharap Kementerian Kesehatan menjalankan arahan Presiden Jokowi, khususnya masalah kecepatan dan transparansi pengetesan kepada orang-orang yang diduga memiliki atau terjangkit Covid-19. 

Anies mengaku ingin tahu siapa saja pasien dan di mana saja mereka melakukan aktivitas sehingga bisa dilakukan tracing, beberapa hari sebelumnya, kegiatan di mana saja, kontak di mana saja.

Untuk Wilayah DKI Jakarta tracing telah   dikerjakan Dinas Kesehatan. Jadi Dinkes beberapa minggu ke depan terus melacak orang  yang interaksi dan punya potensi dipantau dan tes karena kalau tidak cepat penyebaran bisa lebih luas, kata Anies.

Dia mengaku akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengatasi penyebaran virus yang sudah berstatus pandemi ini. “Langkah yang dilakukan Jakarta di hari ke depan, ini semua dalam kerangka melakukan biasa dilakukan social distancing major,” tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta ini sebelumnya meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melibatkan Jakarta untuk melakukan uji spesimen pasien terkait virus corona (covid-19). Anies menyebut Jakarta memiliki fasilitas yang bisa digunakan untuk melakukan tes corona.

“Karena itu kami harapkan bapak Presiden koordinasikan daerah dilakukan dengan pengujian tidak dilakukan di pusat Balitbangkes tapi juga di Jakarta,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat 

Anies mengatakan Jakarta memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dengan status Bio Safety Level (BSL) atau Level Keselamatan Biologi 2 plus. Menurutnya, laboratorium milik DKI ini bisa menjadi pendamping untuk melakukan tes corona.

Pemprov DKI Jakarta juga telah  membuat website corona.jakarta.go.id, sebagai kanal informasi kepada masyarakat mengenai wabah virus corona. Dalam situs tersebut dijelaskan mekanisme pencegahan dan pelaporan virus corona yang mulai merebak di Indonesia, khususnya DKI Jakarta.

Situs pemantauan perkembangan informasi wabah virus corona milik Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, diserang hacker dan tidak bisa diakses pada Kamis (12/3/2020) pukul 18.03.

Akun Twitter @DKIJakarta pun menginformasikan serangan hacker itu. “Mohon maaf, situs http://corona.jakarta.go.id sedang sulit diakses karena mendapat serangan DDoS. Saat ini sedang ditangani tim Kominfotik DKI,” tulis akun tersebut.

Seperti diketahui DDos Attack atau Distributed-Denial-of-Service attack adalah sebuah usaha serangan untuk membuat komputer atau server tidak bisa bekerja dengan baik.DDoS adalah serangan yang sangat populer digunakan oleh hacker.

 

Eropa “a Tragic Milstone” COVID-19

this formate

GENEVA, bisniswisata.co.id:  EROPA kini menjadi pusat pandemi Coronavirus yang telah merenggut 5.000 nyawa di seluruh dunia. “ A tragic milestone (tonggak tragis) dengan lebih banyak kasus dan kematian yang dilaporkan daripada seluruh dunia yang digabungkan dengan China,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual di Jenewa.

Tedros mengumumkan bahwa WHO meluncurkan Dana Respons Solidaritas Coronavirus. Ini akan memungkinkan orang dan organisasi berkontribusi untuk membantu mendanai masker, sarung tangan, pakaian khusus dan kacamata untuk pekerja kesehatan, serta peralatan diagnostik dan investasi dalam penelitian dan pengembangan, termasuk untuk vaksin.

Facebook akan berdonasi hingga $ 10 juta, sementara Google Alphabet Inc menyumbangkan $ 5 juta, bersama WHO dan Yayasan dibawah PBB. Lebih dari 137.000 kasus virus telah dilaporkan di 117 negara sejak muncul pada bulan Desember di kota Wuhan di Cina Tengah.

Social distancing, di mana orang menghindari kedekatan atau sentuhan, adalah “metode yang dicoba dan diuji” untuk memperlambat penyebaran virus tetapi “bukan obat mujarab” yang akan menghentikan penularan, kata  emergency expert WHO, Dr. Mike Ryan.
Setiap negara harus memutuskan langkah-langkahnya sendiri untuk melindungi populasinya, katanya, menambahkan. Deteksi dan isolasi orang yang terinfeksi, serta melacak kontak mereka dan pengujian yang lebih luas, harus menjadi bagian dari strategi yang komprehensif, kata Ryan.

Sementara di Amerika, Presiden A.S. Donald Trump telah mengumumkan pembatasan perjalanan untuk mencegah orang dari 26 negara Eropa – kecuali Inggris dan Irlandia – dari bepergian ke Amerika Serikat dalam upaya untuk membatasi penyebaran virus.
Sejumlah negara lain dalam beberapa hari terakhir telah mengumumkan peningkatan pemeriksaan perbatasan, dan membatalkan penerbangan ke negara lain, dalam upaya untuk menahan penyebaran.

Trump pada hari Jumat mendeklarasikan keadaan darurat nasional terkait virus corona yang menyebar cepat, membuka donasi penyediaan bantuan pendanaan sekitar $ 50 miliar untuk memerangi penyakit tersebut.

“Pagebluk” COVID-19 dan Kecanggungan Kita Menjaga Diri

this formate

PAGEBLUK dengan nama awal 2019-nCoV dan sekarang disebut Coronavirus Disease 2019 dipendekkan menjadi  COVID-19. Secara historis kitamulai dengan Kota Wuhan dan belasan kota lainnya di Provinsi Hubei telah dikarantina sejak 23 Januari 2020 lalu. Kemudian karantina seluruh provinsi Hubei di negara Cina daratan yang berpopulasi hampir 60 juta. Popularitas kota Wuhan dalam sekejap mampu menggiring berbagai reaksi terhadap penanggulan wabah ini. Kemudian membuat dunia jungkir-balik dalam hitungan hari.

Berbagai negara salah satunya Indonesia mulai 5 Februari 2020 melakukan pelarangan pengunjung masuk dari Tiongkok. Selanjutnya diikuti pembatalan beberapa penerbangan internasional. Pastinya sebagian besar digerakkan secara komersial, karena rendahnya jumlah penumpang (load factor). Selanjutnya, beruntun dalam beberapa minggu terakhir ini kita mendapat pengumuman penundaan sampai ke pembatalan berbagai acara acara olahraga, misi dagang,  kongregasi religius, dan ziarah keagamaan di luar negeri.

Pada 11  Maret 2020 WHO – World Health Organization akhirnya mendeklarasikan pandemi global secara resmi disampaikan oleh Direktur Jendralnya Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus . Momentum yang tepat?  WHO mendesak negara-negara diseluruh dunia untuk menunjukkan solidaritas dan menghindari celaan/stigmatisasi. Organisasi Palang Merah dunia-pun turun tangan untuk mengajarkan kita di seluruh dunia cara mencuci tangan yang benar. Buat saya ini hal yang ironis di era semua industri saling kejar-kejaran meng-aplikasi-kan AI – Artificial Intellegence memberdayakan robot sebagai rekan kerja.

Menjelang tengah malam 13 Maret 2020,  Amerika Serikat menutup semua perbatasannya, memblokade, menghentikan semua perjalanan masuk dari Eropa  selama 30 hari untuk memerangi ‘virus asing’, (tetapi tidak dari Inggris). Italia sepenuhnya disegel, India telah membatalkan hampir semua visa masuk (termasuk untuk orang India yang berkewarganegaraan asing) dan menutup perbatasan Myanmar. Thailand  telah membatalkan visa kedatangan pada 18 negara dengan persyaratan karantina sendiri untuk beberapa warga negara.Thailand membutuhkan asuransi sebesar US $ 100.000 dari beberapa warga negara.

Ketika COVID-19 merebak di luar kendali di provinsi Hubei.  Cina mengambil tindakan karantina, melakukan intervensi militer, dan mengeluarkan instruksi larangan bepergian.

Pertanyaannya sekarang, untuk Indonesia dan Bali sebagai pintu masuk pariwisata internasional khususnya. Bagaimana cara menangkal masuk dan menyetop penyebaran COVID-19 yang kita sebut superspreaderini?

Yang saya mengerti, sosialisasi dan pemahaman perihal superspreader tidak merata. Tidak sampai ke masyarakat.

Baik, sekarang apa sebenarnya superspreader ini?

Begini yang seharusnya kita ketahui, pahami dan lakukan kemudian. “Setiap Orang Bisa Cegah Penularan Lebih Lanjut”. DanIndonesia “harus belajar” dari pola penyebaran COVID-19 di negara-negara lain yang “bermula dari satu orang saja.

Superspreader adalah sebutan bagi orang yang menyebabkan orang lain sakit dengan jumlah yang jauh lebih banyak dari biasanya (Stein, 2011). Data menyebutkan bahwa orang yang sakit COVID-19 dapat menyebabkan 2-3 orang lain sakit (WHO, 2020). Namun, seorang superspreader COVID-19 dapat menularkan 10 orang sampai puluhan kali lipat dibanding orang biasa.

Mohon ijin, saya mengambil contoh kasus ITALIA

Pasien #1 (pertama) di wilayah Lombardia

Pasien pertama di wilayah  Lombardia ini bertemu dengan temannya yang baru pulang dari Tiongkok pada tanggal 21 Januari.

Pada tanggal 14 Februari, pasien ini mulai sakit dan pergi ke dokter umum.

Pada tanggal 16 Februari, kondisinya memburuk dan ia pergi ke rumah sakit (RS). Namun tidak ada perlakuan khusus bagi pasien ini, ia dirawat layaknya pasien biasa. Baru beberapa hari kemudian ia terkonfirmasi positif COVID-19.

Namun sebenarnya saat itu sudah terlambat.

Karena pasien ini tidak diisolasi sejak awal, pasien-pasien dan staf di RS tempat ia dirawat juga terinfeksi. Pasien ini juga dilaporkan memiliki kehidupan sosial yang aktif dan berinteraksi dengan banyak orang sebelum dirawat di RS.

Akhirnya, puluhan orang sakit karena kontak dengannya, yang kemudian menularkan ke orang-orang lainnya selama berminggu-minggu. Sampai sekarang, wabah di Italia masih belum terkendali, dan sudah menyebar ke seluruh Eropa. Pasien pertama di Lombardia terkonfirmasi tanggal 21 Februari. Perhatikan bagaimana jumlahnya melonjak tajam sesudah itu.

Efek domino Italia di Eropa:

Bagaimana wabah di Italia diikuti oleh wabah di berbagai negara di Eropa beberapa hari sesudahnya.

Kasus superspreader di Italia terjadi karena kegagalan sistem kesehatan dalam melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kemungkinan masuknya COVID-19 dan ketidaktahuan pasien #1 di Lombardia bahwa kontak dengan orang yang pernah melakukan perjalanan dari Tiongkok merupakan faktor risiko seseorang untuk terkena COVID-19.

Lalu untuk Indonesia!

Bagaimana cara penanganan kita terhadap Covid-19 ini telah disorot dunia.

Dapatkah kita membangun kembali kepercayaan dunia terhadap industri pariwisata yang kita unggulkan dengan menyebut pariwisata budaya?

Apakah social media influencer dan blogger mampu merubah cara pandang traveler dunia terhadap Indonesia dan Bali pada khususnya?

Dan bagaimana penduduk lokat, hotel, maskapai penerbangan dan sarana transportasi di Indonesia yang dinilai lamban merespon tantangan ini?

Sehingga kalau saya menggunakan Pitutur Jawa bisa saya ambil dari Serat Kalatidha karya Raden Ngabehi Ronggowarsito yang mengatakan Ewuh Aya Ing Pambudi yang bahasa Indonesia-nya “serba ribet dalam bertindak”. Informasi yang tidak tepat, cerita tentang COVID-19 yang menjadi bahan olok-olok-an dan berpikiran bahwa COVID-19 ini didramatisir. Bahkan individu-individu yang secara terang-terangan seolah memproklamirkan dirinya “COVID-19, please challenge me!”.

Namun demikian, mari kita simak pula kutipan pesan moral dari wolak-walik-e jaman pada bait yang lain, seperti yang tertulis sebagai berikut ini :

Ikhtiyar iku yekti

Pamilihing reh rahayu

Sinambi budidaya

Kanthi awas lawan eling

Kanthi kaesthi antuka parmaning”

Berikhtiar itu Wajib

untuk memilih jalan yang baik

Sembari berusaha

Juga Harus berhati-hati dan waspada

Agar mendapat rahmat-Nya

Satu pesan ajaran yang sangat baik bagi kita. Bahwa untuk menuju dan mendapatkan jalan atau tujuan yang baik kita wajib untuk berusaha. Bukan hanya dalam lamunan. Sebaliknya pula, segala apa yang kita usahakan juga selayaknya ditujukan untuk tujuan yang baik, dibarengi dengan kewaspadaan dalam menjalaninya. Sehingga segala apa yang kita upayakan dan kerjakan senantiasa mendapat rahmat dan keberkahan dari Yang Maha Kuasa.

Saya rasa dan saya pikir ini juga salah satu inti dari ajaran tentang makna hidup dalam kita menyikapi COVID-19 ini.

Introfeksi Diri

Kontemplasi saya untuk mengambil hikmah dari perlambatan bisnis dan matapencaharian kali ini adalah menjadi sadar diri. Kita diajak untuk duduk diam, berpikir dan instrospeksi.

Ada ajakan untuk kembali ke keluarga, diam di rumah, berinteraksi dilingkungan kecil dan saling menjaga.  Saatnya sinkronisasi dan harmonisasi.

Untuk pekerja di perusahaan-perusahaan maju, diminta WFH – Work From Home. Disini pemberdayaan kecanggihan peralatan elektronik dan digital dimaksimumkan. Sehingga untuk pertemuan perusahaan cukup dengan sarana video-call.

Bagaimana dengan transaksi perdagangan domestik? Pastinya virtual mobile payment sangat membantu untuk membatasibersentuhan dengan mata uang fisik yang bisa kita curigai sebagai vector dan carrier COVID-19.

Hari ini, mari kita tunggu keputusan pemerintah Indonesia selanjutnya. Pada dasarnya masyarakat diminta untuk tetap tenang.

Tetapi “Kita harus jujur dan berani seperti Duterte, Presiden Philipina yang mengakui bahwa Rumah Sakit  di negaranya belum siap menampung korban yang melonjak. Sehingga ia mengambil langkah pencegahan yang maksimal,” kata Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra di akun Twitternya, Kamis (12/3).

Manila dikabarkan akan dinyatakan sebagai kota tertutup atau lockdown oleh Presiden Filipina, Duterte untuk menyelamatkan warganya dari ancaman virus corona baru atau Covid-19. Karena fasilitas RS di Manila tidak siap menampung lonjakan penderita Covid-19.

Siapkah kita melakukan langkah darurat untuk mencegah penularan lantaran setiap hari pasien positif corona terus bertambah? Mari kita monitor dari

https://www.worldometers.info/coronavirus/#countries

Apakah kita harus menunggu sampai kita “tidak mampu lagi melakukan penanggulangan?”

Saya hanya selalu memohon dan berdoa yang terbaik. Semoga pagebluk pandemi COVID-19 ini segera berlalu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pernah berucap, bahwa bulan April 2020, COVID-19 akan berakhir dengan sendirinya. *Jeffrey Wibisono V.

Raja dan Ratu Belanda Menikmati Wisata Alam & Budaya di Danau Toba

this formate

Suguhan Tari Tor-Tor sambut Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerrutidi Dusun Siambat Dalan.

PARAPAT, Sumut, bisniswisata.co.id:  Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti menikmati keindahan alam dan budaya Danau Toba di hari terakhir lawatan kenegaraannya di Indonesia, hari ini.

Di kesempatan itu Raja dan Ratu Belanda beserta rombongan juga singgah ke sejumlah destinasi, setelah kemarin sempat mengunjungi Keraton Yogyakarta dan Candi Prambanan.

“Mereka kagum dan sangat menikmati kebudayaan yang ada serta keindahan alam Indonesia. Di Danau Toba tadi bahkan sempat menyeberang ke Samosir,” kata Wishnutama usai mendampingi lawatan Raja  Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti di Danau Toba, Kamis (12/3/2020). 

Kunjungan ini diharapkan semakin meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara, termasuk di bidang ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam menunjang perekonomian Indonesia ke depan. 

“Kemitraan Indonesia dengan Belanda ke depan, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, diharapkan terjalin dengan semakin kuat,” kata Wishnutama. 

Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti tiba di Bandar Udara Internasional Silangit, Sumatera Utara, pada Kamis pagi. Didampingi Menko Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi dan Dirut BPODT Arie Prasetyo.

Rombongan langsung bertolak ke Bukit Singgolom di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba. Di lokasi ini rombongan Raja dan Ratu Belanda menikmati lansekap berlatar belakang Danau Toba dengan Pulau Samosir terlihat di kejauhan. 

Di kesempatan ini keduanya juga mendapat penjelasan tentang asal-usul dan sejarah Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia dan danau terbesar di Indonesia. Danau Toba juga telah didaftarkan sebagai warisan dunia dari UNESCO.

Setelah itu keduanya melanjutkan kunjungan ke Dusun Siambat Dalan, Kecamatan Tampahan. Di sana, mereka melihat rumah adat Batak yang sudah berdiri sejak 310 tahun lalu. Keduanya disambut dengan suguhan Tari Tor-Tor serta disematkan kain ulos yang kemudian dikenakan keduanya secara bersama. Mereka juga berinteraksi dengan tokoh masyarakat Desa Siambat Dalan. 

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pulau Samosir melalui Pelabuhan Balige, Raja dan Ratu Belanda menyempatkan diri mendatangi Institut Teknologi DEL. 

Di Pulau Samosir, Raja dan Ratu Belanda mengunjungi Eco Village Samosir dan singgah di Hotel Inna Parapat, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Belanda melalui Bandara Internasional Kualanamu. 

Lawatan kenegaraan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti dan kunjungan ke sejumlah destinasi juga mereka unggah ke akun resmi instagram Kerajaan Belanda @koninklijkhuis. 

 

Berbagai Negara Terapkan Cek Suhu Tubuh Sebelum Naik MRT

this formate

Cek suhu tubuh secara mandiri di Singapura ( foto: The Strait Time) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Berbagai macam tindakan pencegahan mulai dilakukan perusahaan moda transportasi di dunia. Singapura di stasiun MRT-nya sudah memiliki kios pengecekan suhu tubuh mandiri. Selain itu juga menghadirkan hand sanitaizer bagi para pengemudi taksi, bus maupun masinis kereta.

Tak hanya Singapura, beberapa negara lain juga melakukan hal tersebut seperti di Indonesia yang menghadirkan hand sanitaizer di seluruh halte TransJakarta dan stasiun MRT Jakarta. Bahkan kereta maupun bus juga disemprotkan cairan desinfektan ke seluruh sudutnya seperti kursi, lantai, sela-sela hingga pegangan gantung.

Sedangkan di Taipei, MRT-nya memasang sistem inframerah di satu pintu masuk Stasiun Utama Taipei. Sistem ini akan membantu mengukur suhu penumpang yang akan naik kereta MRT. Dilansir kabarpenumpang.com dari laman taiwannews.com.tw , MRT Taipei tidak akan mengizinkan penumpang yang memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat Celcius untuk naik kereta.

Jika sistem inframerah tersebut mencatat suhu 37,5 derajat Celcius dan 38 derajat Celcius maka penumpang akan menggunakan termometer manual untuk pengecekan ulang. Nantinya bila hasil terkonfirmasi maka penumpang akan diizinkan masuk. Tetapi petugas MRT akan menyarankan penumpang dengan suhu tubuh 37,5 dan 38 derajat Celcius untuk berobat ke dokter atau ke perawatan medis sesegera mungkin.

Hal terparahnya adalah ketika suhu tubuh terdeteksi inframerah di atas 38 derajat Celcius maka penumpang akan ditolak masuk ke stasiun MRT dan akses kereta pun tertutup untuk mereka. Pejabat MRT Taipei mengatakan, sistem inframerah ini juga akan dipasang di stasiun tersibuk bila memang diharuskan.

Pelarangan naik kereta MRT pun juga dilakukan oleh pihak MRT Jakarta yang mengatakan jika penumpang memiliki suhu tubuh diatas 38,5 derajat Celcius tidak diperkenankan naik kereta. Tetapi penumpang akan disarankan untuk berobat ke dokter atau ke rumah sakit terdekat.

Sekarang pihak MRT Jakarta memberlakukan cek temperatur di setiap gate masuk di 13 stasiun MRT, dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI. Setiap penumpang yang suhunya lebih dari 37, artinya sudah mengalami demam dan tak diperbolehkan masuk menaiki MRT.

Cek suhu tubuh ini bisa jadi pengingat dan indikator setiap hari, apakah suhu tubuh kita normal atau sudah demam, sehingga bisa jadi acuan apakah perlu periksa ke klinik kesehatan atau tidak.

Langkah lainnya ialah dengan rajin mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, sebelum dan sesudah naik MRT  menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) gratis, yang disediakan untuk para penumpang.

Pembersih ditempatkan di titik-titik ramai penumpang, pada 13 stasiun MRT Jakarta. Pihak MRT Jakarta juga memberlakukan pembersihan secara intensif dan berkala, pada stasiun dan kereta dengan metode khusus.

 

Kemenparekraf Dorong Lahirnya Regulasi Untuk Lindungi Ekonomi Kreatif Domestik

this formate

Keris  bisa diusung menjadi produk industri kreatif, seperti batik. Keris adalah intangible heritage asli Indonesia yang telah diakui UNESCO. ( foto : Kemenparekraf) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan pihaknya tengah mendorong lahirnya peraturan/regulasi yang melindungi perkembangan ekonomi kreatif domestik.

“Hal ini untuk menciptakan ekosistem yang kondusif agar produk lokal dapat menjadi pemimpin di pasar negri  sendiri. Aektor ekonomi kreatif bisa menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia ke depan, sehingga dibutuhkan peran semua pihak dalam menciptakan ekosistem yang menunjang,” ujarnya, hari ini.

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang punya potensi besar dalam bisnis ekonomi kreatif. Untuk itu Indonesia harus mengambil peran, terlebih PBB telah menyetujui tahun 2021 sebagai “International Year of Creative Economy for Sustainable Development” dimana Indonesia menjadi inisiator dalam resolusi tersebut. 

Tidak kalah penting adalah transfer pengetahuan dan kemampuan untuk pelaku kreatif di Indonesia. Saat ini pelaku industri ekonomi kreatif di dunia sudah banyak yang memanfaatkan analisis big data serta _artificial intelligence_ sehingga bisa memprediksi selera dan kemauan pasar. Juga melakukan produksi secara presisi dari sisi jumlah dan waktu.

Whisnutama juga menekankan pentingnya mengembangkan bibit unggul entrepreneur ekonomi digital di kalangan milenial dalam menciptakan karya kreatif. Sebagai tahap awal, ke depan akan dibangun _creative hub_ di 5 destinasi super prioritas; Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. 

Creative hub sebagai ruang berkreasi bagi masyarakat lokal setempat itu sekaligus akan menjadi media dalam menciptakan kemandirian ekonomi daerah.  “Lokasi ini akan digunakan untuk memaksimalkan potensi masyarakat seperti workshop, showcase, weekly creative event, dan sebagainya,”

Tempat itu untuk menghadirkan program mentoring dan  business matching berkelanjutan untuk wirausaha muda ekonomi kreatif. Dengan program- program inkubasi terpadu, ditargetkan akan lahir banyak karya-karya ekonomi kreatif terobosan untuk kebutuhan pasar yang kekinian. 

Sebanyak 17 subsektor ekonomi kreatif yang dimiliki Indonesia yakni; arsitektur, desain interior, desain-komunikasi-visual (DKV), desain produk, fashion, film-animasi-video, fotografi periklanan, kerajinan (kriya), kuliner, musik, aplikasi, pengembangan permainan, penerbitan, periklanan, tv dan radio, seni pertunjukkan, dan seni rupa. 

“Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang diperhitungkan dalam bisnis ekonomi kreatif di tingkat dunia,” kata Wishnutama. 

Di tahun 2019, 17 subsektor ekonomi kreatif memberi kontribusi besar dalam perekonomian tanah air. Berdasarkan data yang dihimpun dalam OPUS Ekonomi Kreatif tahun 2019, kontribusinya sebesar Rp 1105 triliun terhadap PDB nasional, yang membuat Indonesia berada di posisi ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam jumlah kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB negara. 

Diperkirakan kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional di tahun ini meningkat 7.44 persen. Tidak sampai di situ, produk ekonomi kreatif nasional juga memiliki jumlah ekspor yang tinggi. 

Di tahun 2017 jumlahnya mencapai angka 20.50 miliar dolar AS. Sektor ekonomi kreatif juga memiliki serapan tenaga kerja yang tinggi, mencapai angka 17 juta orang di tahun 2019. 

“Jumlah tenaga kerja kita sangat banyak dibandingkan dengan tenaga kerja di regional yang lain. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat dengan 4,7 juta pekerja mampu menghasilkan 20 miliar dolar AS. Sudah sepatutnya kita bisa mengambil potensi ini dengan baik,” kata Wishnutama.  

Meski berkembang signifikan, Wishnutama mengakui ada ‘pekerjaan rumah’ dalam mengembangkan ekonomi kreatif tanah air.  Oleh karena itu dia mendorongnya regulasi maupun ekosistem dalam menghadapi persaingan global di era Revolusi Industri 4.0. 

Saat ini perbandingan jumlah produk kreatif lokal dengan impor di market place masih tidak seimbang. Di layanan e-commerce Indonesia saat ini, 70 persen diisi produk ekonomi kreatif dari luar negeri sedangkan ekonomi kreatif lokal hanya mengisi tidak lebih dari 10 persen. Hal serupa juga terjadi untuk pasar offline.

 

WHO: Pembatalan, Pembatasan Perjalanan Bukan Solusi Penahanan Virus Covid-19

this formate

SPANYOL, bisniswisata.co.id: Wabah penyakit Coronavirus (COVID-19) saat ini terus berkembang dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta  Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) berkomitmen untuk bekerja bersama dalam memandu sektor pariwisata menghadapi wabah global ini.

“WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan atau aktivitas perdagangan berdasarkan informasi terkini yang tersedia. Kerjasama adalah kuncinya dan mempersiapkan pemulihan,” kata Zurab Pololikashvili, Seketaris Jendral UNWTO yang bermarkas di Spanyol hari ini.

Pada berbagai pernyataan dalam rilis yang dikeluarkan UNWTO di situs resminya, Zurab Pololikashvili menjelaskan bahwa WHO bekerja sama dengan para ahli global, pemerintah dan mitra untuk secara cepat memperluas pengetahuan ilmiah tentang virus baru ini.

WHO  melacak penyebaran dan virulensi virus, memberikan saran kepada negara-negara dan komunitas global tentang langkah-langkah untuk melindungi kesehatan dan mencegah penyebaran  wabah ini.

“Pembatasan dan pembatalan perjalanan dapat menyebabkan gangguan yang tidak perlu dengan lalu lintas internasional, termasuk akan berdampak negatif pada sektor pariwisata,” ujarnya.

Pengalaman membuktikan sektor pariwisata hanya mengalami penurunan pada tahun 2003 setelah SARS dan perang Irak  tahun 2009 di tengah krisis ekonomi dan keuangan, dengan pemulihan yang kuat dan cepat pada tahun-tahun berikutnya.

Pariwisata internasional cenderung pulih dengan kuat dari guncangan eksternal dan krisis. Sektor pariwisata telah mengalami ekspansi yang terus-menerus, menunjukkan kekuatan dan ketahanan sektor ini dalam memberi manfaat bagi kawasan dunia.

Pembatasan perjalanan dan pembatalan penerbangan serta  pengurangan frekuensi penerbangan kini terbukti telah secara signifikan mengurangi pasokan paket-paket wisata serta perjalanan baik domestik maupun internasional ditengah permintaan yang terus menurun.

“Oleh karena itu kerja sama sektor pariwisata akan sangat penting dalam menghentikan penyebaran virus dan membatasi dampaknya pada masyarakat. Begitu pula kerjasama internasional sangat penting untuk memastikan sektor ini dapat secara efektif berkontribusi pada penahanan COVID-19,” kata Zurab Pololikashvili

UNWTO sebagai badan khusus PBB untuk pariwisata akan terus mendukung WHO, badan utama PBB untuk pengelolaan wabah ini dengan memberikan saran dan memberikan panduan khusus pariwisata

Sejak awal wabah, UNWTO telah bekerja erat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan memastikan bahwa kesehatan masyarakat sangat penting sehingga perlu meminimalkan  gangguan yang tidak perlu untuk aktivitas perjalanan dan perdagangan.  

Selama masa krisis, pariwisata harus memenuhi tanggung jawabnya sebagai bagian integral dari masyarakat luas.  Sektor ini harus mengutamakan manusia dan kesejahteraannya,” 

Dia juga mengingatkan bahwa turis ( wisarawan)  juga memiliki tanggung jawab untuk menginformasikan diri mereka sebelum mereka bepergian agar bisa  membatasi ancaman penularan. Mereka juga harus mengikuti rekomendasi WHO dan otoritas kesehatan nasional mereka sendiri.

Sampai hari ini, dengan mempertimbangkan skenario SARS, ukuran dan dinamika pasar perjalanan global, gangguan perjalanan saat ini, penyebaran geografis COVID-19 dan potensi dampak ekonominya, maka UNWTO memperkirakan kedatangan wisatawan internasional dapat menurun sebesar 1% hingga 3%.  

Hal ini akan mengakibatkan kerugian sekitar US$ 30- 50 miliar dalam pengeluaran wisatawan internasional. Sementara saat ini, Asia dan Pasifik menjadi wilayah yang paling terkena dampak dengan penurunan kedatangan wisatawan internasional yang diprediksi mencapai  9% – 12% pada tahun 2020.

“UNWTO menyerukan kepada pemerintah, organisasi internasional dan lembaga donor untuk me,jadikan sektor pariwisata sebagai prioritas dalam rencana dan tindakan pemulihan,” 

Usaha kecil dan menengah berkontribusi sekitar 80% pada sektor pariwisata dengan dampak berganda  pada jutaan mata pencaharian di seluruh dunia. Jika terus terjadi pembatalan kunjungan wisatawan dari dan ke luar negri maka berakibat pada perekonomian global.

“Itulah sebabnya karena semua lini pariwisata terkena dampak wabah virus Corona Covid-19 ini maka UNWTO menyerukan dukungan keuangan dan politik untuk langkah-langkah pemulihan  pariwisata dan memprioritaskan pemulihan yang lebih luas dan tindakan-tindakan ekonomi bagi negara-negara yang terkena dampak,” 

UNWTO akan terus memantau dampak COVID-19 terhadap pariwisata internasional dan menyediakan data dan analisis terbaru, tambahnya.

 

Jenasah Pasien COVID-19 No. 25 Dikremasi, 21 Orang Diisolasi

this formate

BALI, bisniswisata.co.id; WNA perempuan berusia 53 tahun yang dinyatakan positif COVID-19 kasus No. 25, didiagnosa juga menderita penyakit bawaan menderita diabetes, hipertensi, hiperteroid, dan penyakit paru menahun. Pada tanggal 11 Maret dini hari pukul 02.45 WITA pasien tersebut meninggal dunia dan pukul 12.30 WITA dikremasi di pemakaman Mumbul. Pasien masuk ke Bali melalui bandara Ngurah Rai, 29 Februari, sejak tgl 3 Maret pasien mulai mengalami demam dan dirawat di rumah sakit swasta. Pada tanggal 9 Maret dirujuk ke RS Sanglah.

“Perawatan, dilakukan sesuai protap atau prosedur penanganan pasien pengawasan COVID-19 karena menunjukan gejala COVID-19,” jelas Sekda Prov Bali, Dewa Indra selaku Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Corona Virus Desease(Covid- 19) Provinsi Bali.

Sampai saat ini (11/3) jumlah komulatif pasien dalam pengawasan di RS yang ada di Bali sebanyak 48 orang. Dari hasil dari tes swap di Jakarta, dinyatakan 38 orang negatif COVID-19. Sedangkan 9 orang masih menunggu hasil lab, dan satu orang positif COVID-19, kasus nomor 25. Sesuai protokol penanganan COVID-19, telah melakukan penyusuran terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien. Diperoleh 21 orang yang melakukan kontak dengan pasien dari turun di bandara sampai pasien tiba di Rumah Sakit.

 “21 orang ini sudah dilakukan pengecekan oleh dinas kesehatan dan sampai saat ini mereka semua dalam keadaan sehat, dan mereka diisolasi dirumah masing- masing”, jelas Dewa Indra.

Terkait dengan hal tersebut, Sekda Dewa Indra menghimbau masyarakat Bali tetap tenang, waspada dan selalu menerapkan pola hidup sehat sehingga dapat terhindar dari paparan virus COVID-19 tersebut.

ASEAN

Perkembangan kasus virus corona di negara-negara ASEAN per Rabu (10/3/2020):

1. Brunei Darussalam

Pengunjung dari provinsi China, Zhejiang dan Jiansu, dilarang untuk masuk ke Brunei dengan pengecualian warga negara Brunei dan penduduk tetap. Hingga kini, belum ada kasus yang dilaporkan terjadi di negara ini. Akan tetapi, ada 158 orang yang menjalani karantina pribadi. Kementerian Kesehatan Brunei juga telah menyiapkan empat lokasi yang dapat diubah menjadi tempat karantina sementara apabila ada kasus yang nantinya dikonfirmasi.

2. Kamboja

Jumlah kasus virus corona yang dilaporkan di Kamboja hingga kini adalah sebanyak 2 kasus. Sementara, seorang pria China yang disebut terinfeksi virus saat berlibur ke Kamboja telah dikeluarkan rumah sakit. Negara ini juga telah menangguhkan semua perdagangan hewan-hewan liar. Sebelumnya, Perdana Menteri Kamboja sempat meminta untuk mengunjungi Wuhan dan berbicara dengan warga negara Kamboja dalam kunjungan ke Beijing. Namun, permintaan ini ditolak oleh China.

3. Indonesia

Pengumuman terbaru dari pemerintah Indonesia menyatakan bahwa jumlah kasus virus corona telah mencapai 19 kasus. Sebelumnya, kasus pertama disampaikan pada Senin (2/3/2020) lalu. Kasus pertama diketahui melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang positif terinfeksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia. Indonesia sendiri telah melarang pengunjung dari kota-kota tertentu di Iran, Italia, dan Korea Selatan.

4. Laos

Hingga kini, belum ada satupun kasus yang dilaporkan di Laos. Namun, dua suspect dilaporkan sempat diinvestigasi. Teraru, pemerintah Laos dikabarkan akan menunda pelaksanaan acara National Sport Games yang ke-11. Pemerintah AS juga telah menyediakan alat-alat pelindung untuk Laos yang terdiri atas 440 kacamata pelindung, 1.500 baju pelindung, dan 220 pelindung wajah.

5. Malaysia

Kementerian Kesehatan Malaysia mengonfirmasi adanya 18 infeksi baru. Kasus-kasus baru membuat jumlah kasus virus corona di Italia telah mencapai 117 kasus. Negara ini pun melarang kapal pesiar Costa Fortuna untuk berlabuh. Pasalnya, kapal ini berisi sekitar 2.000 orang termasuk puluhan warga Italia. Sebagai informasi, Italia merupakan negara di luar daratan China dengan jumlah infeksi corona terbanyak, yaitu 9.172 kasus per Selasa (10/3/2020).

6. Myanmar

Pasukan bersenjata Myanmar mengumumkan bahwa mereka akan menunda parade militer tahunan untuk mencegah penyebaran virus. Hingga kini, belum ada satupun kasus infeksi virus corona yang dilaporkan di negara ini. Namun demikian, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan dana sebesar 200.000 dollar AS untuk membeli peralatan laboratorium, obat-obatan, dan peralatan proteksi dalam menghadapi virus ini. Mereka juga telah melakukan pembatasan perjalanan dan peningkatan pemeriksaan kesehatan sepanjang perbatasannya dengan China.

7. Filipina

Hingga kini, total kasus infeksi virus corona yang terjadi di Filipina adalah sebanyak 20 kasus. Filipina juga telah mengeluarkan larangan bagi pengunjung dari sejumlah wilayah seperti Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Sealtan. Sebelumnya, kematian pertama akibat virus corona yang terjadi di luar China dilaporkan terjadi di Filipina, yaitu pada seorang laki-laki berkebangsaan China berusia 44 tahun dari Wuhan. Ia meninggal di sebuah rumah sakit di Manila dan dilaporkan terinfeksi sebelum memasuki Filipina.

8. Singapura

Jumlah kasus virus corona di Singapura saat ini adalah sebanyak 160. Dari jumlah tersebut, 93 kasus di antaranya telah pulih sepenuhnya dari infeksi dan telah keluar dari rumah sakit. Sementara, 67 kasus yang terkonfirmasi lainnya masih berada di rumah-sakit. Sebagian besar dilaporkan dalam kondisi yang stabil atau membaik. 10 di antaranya berada dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang perawatan intensif. Singapura juga telah melarang pendatang yang melakukan transit melalui Iran, Italia bagian utara, dan Korea dalam 14 hari terakhir.

9. Thailand

Jumlah kasus virus corona yang telah terkonfirmasi di Thailand berjumlah sebanyak 51 kasus. Selain Malaysia, Thailand juga turut melarang kapal pesiar Costa Fortuna untuk berlabuh di pelabuhan wilayahnya. Sebelumnya, pemerintah Thailand juga telah berusaha untuk memulangkan dan mengidentifikasi ribuan pekerja ilegal Thailand di Korea Sealtan. Jumlah dari pekerja ilegal ini tidak diketahui, tetapi diperkirakan mencapai 150.000 orang.

10. Vietnam

Terbaru, jumlah kasus virus corona di Vietnam telah mencapai 31 kasus. Sebelumnya, 16 kasus yang terkonfirmasi telah dinyatakan sembuh sepenuhnya. Vietnam pun memberlakukan beberapa pembatasan perjalanan saat ini seperti mewajibkan pengunjung untuk menyerahkan deklarasi keterangan kesehatan saat kedatangan. Selain itu, diberlakukan larangan sementara bagi pengunjung dengan riwayat perjalanan ke China, kecuali bagi pejabat atau misi diplomatik.