Tips Melancong dengan Dana Terbatas

this formate

Melancong dengan anggaran terbatas (foto: Peerless Money Mentor)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Setiap orang pasti mendambakan untuk bepergian, mengunjungi tempat-tempat menarik, makan di restoran dengan sajian lezat, berenang, atau sekadar menikmati keindahan bangunan megah. 

Hasrat melancong kini makin meningkat setelah banyak orang terkungkung selama empat bulan lebih akibat pandemi COVID-19. Masalahnya, bepergian kerap membutuhkan biaya besar. Tapi, bukan berarti hal itu tidak bisa diwujudkan. Jika dana Anda terbatas, ada beberapa tips untuk mensiasatinya, seperti dilansir dari traveldailynews.

Rencanakan perjalanan Anda

Dengan dana terbatas, satu hal yang harus Anda lakukan adalah membuat perencanaan yang baik. Buat daftar tempat-tempat yang hendak dikunjungi, catat aktivitas apa saja yang akan dilakukan di sana,.

Daftar keperluan lain yang kira-kira membutuhkan biaya, seperti sewa kendaraan atau asuransi. Tulis saja semua pos pengeluaran yang akan terjadi selama perjalanan, baru cocokkan dengan budget. Cara ini akan menentukan apakah rencana ini feasible.

Pesan tiket pesawat dimuka

Ongkos pesawat kerap memakan porsi paling besar anggaran untuk melancong. Ada cara untuk menghematnya. Biasanya, harga tiket yang dipesan jauh hari sebelum keberangkatan akan lebih murah.

Oleh sebab itu janganlah memesan tiket terlalu mepet dengan hari keberangkatan. Jika ingin lebih berhemat, sering-seringlah mengecek perkembangan harga tiket. Gunakakanlah perangkat flight cost trackers untuk mengetahui penawaran harga terkini. 

Satu lagi kiatnya adalah memilih maskapai penerbangan. Pilihlah perusahaan yang menawarkan harga paling murah, misalnya yang tidak ada fasilitas bagasi. 

Bijak Memilih Waktu Bepergian

Berlibur ketika musim liburan memang menyenangkan karena itulah sebenarnya waktu yang paling pas, umumnya jatuh saat musim panas. Tetapi dari segi biaya, itulah waktu termahal untuk melancong karena semua orang ingin melakukannya.

Saat cuaca panas dan musim liburan tiba, banyak orang keluar untuk plesiran. Jadi, jika memungkinkan rencanakan perjalanan Anda di luar musim ini. Keuntungan lain, saat musim libur usai tempat-tempat wisata pun tidak akan terlalu penuh, sehingga Anda lebih dapat menikmatinya.

Pinjam uang untuk jalan-jalan

Kadang hasrat untuk berlibur muncul tiba-tiba sebelum sempat direncanakan. Jika itu terjadi dan Anda tidak hendak menundanya karena menurut Anda berharga maka bolehlah mempertimbangkan untuk meminjam uang.

Bank tradisional biasanya tidak dapat memproses pinjaman dengan cepat. Itu sebabnya gunakanlah layanan bank untuk pinjaman jangka pendek yang dapat memproses dalam waktu kurang dari 24 jam, seperti LoanPig.  

Hematlah uang untuk akomodasi

Akomodasi adalah pengeluaran penting lainnya saat bepergian. Meski kadang kita tak ingin mengutak-atik pos ini, ada baiknya ‘ditengok’ kembali demi penghematan. 

Hostel atau pondokan bisa jadi pilihan. Kini sudah banyak pengelola yang menawarkan layanan menarik seperti kamar khusus perempuan atau kamar double bedroom dengan fasilitas kamar mandi bersama.

Sebaiknya tukarlah ongkos menginap di hotel mewah dengan hostel sehingga Anda masih punya cukup uang untuk bepergian lebih lama. Jangan lupa, periksalah ulasan tentang kondisi hostel yang hendak dituju untuk memastikan standarnya sudah sesuai kebutuhan Anda, dan pengalaman orang yang pernah menginap.

Rusia Buka Rute Internasional per 1 Agustus, Prioritasnya Inggris & Turki

this formate

Penerbangan internasional awal Agustus 2020 sudah dapat dilakukan dari bandara St. Petersburg, dan Rostov-on-Don, Moskow ( Foto: © Sputnik / Alexey Filippov)

MOSKOW, bisniswisata.co.id: Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin telah mengumumkan bahwa penerbangan internasional akan dimulai kembali Jumat depan. Dimungkinkan untuk terbang ke dan dari bandara di Moskow, St. Petersburg, dan Rostov-on-Don.

Namun, Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova menjelaskan bahwa hanya tiga negara yang telah disetujui sejauh ini: Inggris, Tanzania, dan Turki.  Yang terakhir adalah tujuan populer bagi wisatawan Rusia, sementara London adalah pusat transportasi global utama.

“Sebuah keputusan telah dibuat untuk melanjutkan penerbangan internasional, di mana kami dipandu oleh situasi epidemiologis, tingkat infeksi, dan prinsip timbal balik,” Mishustin mengatakan pada pertemuan pemerintah seperti dikutip dari situs RT International.

Penumpang akan diminta untuk mendapatkan sertifikat uji coronavirus negatif dengan 72 jam keberangkatan.Situasi yang sama berkaitan dengan pengunjung yang datang ke Rusia.  

Dalam hal ini, tes harus dalam bahasa Inggris atau bahasa Rusia.  Bagi warga Rusia yang pulang, mereka harus memberikan hasil Covid-19 negatif selama tiga hari pertama kedatangan mereka, atau menghadapi isolasi diri.

“Ini menjadi mungkin karena tingkat pertumbuhan infeksi coronavirus telah menurun di Rusia selama beberapa waktu,” kata Golikova kepada saluran TV Rossiya 24.

Mulai 1 Agustus, penerbangan akan dibuka ke London, Turki (hanya Ankara dan Istanbul) dan Zanzibar di Tanzania.  Satu setengah minggu kemudian, pada 10 Agustus, rute ke kota-kota resor Turki, Antalya, Bodrum dan Dalaman akan dimulai kembali.

Langkah ini dilakukan sekitar empat bulan setelah koneksi ditutup pada 27 Maret untuk mencegah penyebaran COVID-19.  Pembatasan pertama dimulai pada awal Februari ketika penerbangan ke China – dan kemudian ke Korea Selatan, Iran, dan beberapa negara lainnya – ditangguhkan.  Pada bulan Maret, penerbangan ke negara-negara Eropa lainnya dibekukan ketika virus corona menyebar ke seluruh benua.

Menteri Transportasi Yevgeny Dietrich mengindikasikan bahwa lebih banyak tujuan akan segera menyusul diumumkan.  Dia mengatakan otoritas penerbangan Rusia saat ini sedang menegosiasikan dimulainya kembali penerbangan internasional dengan 30 negara.

Pada Jumat pagi, layanan pers Kementerian Luar Negeri China mengatakan kepada TASS bahwa Beijing tertarik untuk memulihkan rute dengan Rusia, jika Moskow membalasnya.

Belum ada kabar apakah tambahan 30 negara termasuk Indonesia karena minat wisatawan Rusia ke Indonesia tinggi, begitu juga sebaliknya. Warga Rusia kini semakin mudah untuk berwisata ke Indonesia, khususnya Bali. 

Banyak pilihan jalur penerbangan untuk mencapai Bali dan daerah lainnya di Indonesia. Dengan telah diluncurkan rute baru penerbangan Moskow-Istanbul-Denpasar sejak 17 Juli 2019 oleh maskapai penerbangan Turkish Arlines.

 

Pembukaan Hotel Baru Zentis Osaka Di Era COVID Bawa Angin Segar

this formate

Hotel baru Zentis Osaka dengan estetika tinggi untuk para pelancong. ( Foto: zentishotels.com( 

OSAKA, bisniswisata.co.id: Musim panas ini, Osaka menyambut konsep hotel baru yang merayakan warisan kuliner terkenal di kota pelabuhan, dan desain kontemporer.  Zentis Osaka — dari kelompok jaringan hotel  Palace Hotel Tokyo.

Sementara 2000 an hotel di Indonesia di tutup akibat dampak COVID-19 dan belum jelas kelangsungan hidupnya, berita pembukaan hotel baru di Osaka ini memberikan motivasi dan semangat baru selalu ada peluang ditengah krisis.

Di kutip dari situsnya, hotel ini dikerjakan oleh kantor arsitektur Toshiken dan Desain Kajima, dan didukung oleh interior dari perancang terkenal Inggris dan anak didik Philippe Starck, Tara Bernerd dari Tara Bernerd  & Mitra.  

Hasilnya adalah hotel yang pertama dari jenisnya di kota metropolis yang berkembang ini;  sebuah properti di mana interior kontemporer bertemu dengan ciri khas sebuah merek yang telah mendefinisikan kembali keramahan Jepang dan menempatkan keaslian budaya di depannya. 

Didorong oleh desain dan terinspirasi secara internasional, ruang publik dan 212 kamar mewujudkan konsep baru hotel butik sementara secara bersamaan memiliki keunggulan industri dan penghargaan pribadi Bernerd sendiri untuk desain modular Jepang. 

Semuanya memuncak dalam UPSTAIRZ yang luar biasa;  tempat makan sepanjang hari yang dipimpin oleh Chef Eksekutif Shinya Otsuchihashi yang bisa jadi tujuan tersendiri karena sangat cocok untuk lokasi hotel di distrik Kita-Shinchi yang dipenuhi kehidupan malam dan restoran.

Dari awal, setiap inci Zentis Osaka telah dibangun untuk memenuhi janji cetak biru yang menjanjikan kesederhanaan, kehangatan, dan desain kelas dunia.  Kesimpulannya adalah bangunan baru 16 lantai ini punya langit-langit yang menjulang tinggi dan jendela ganda.  

Keputusan arsitek untuk mengatur fasade bangunan kembali dari jalan telah memungkinkan ruang tambahan di pintu masuk dipenuhi dengan tanaman hijau untuk sambutan hijau yang menyatu dengan kelimpahan bahan-bahan alami di dalamnya.  

Komponen utama seperti kayu dan batu Ceppo duduk berdampingan dengan tembok bata halus dan pabrik besi struktural dalam cerminan lanskap kota Osaka dan warisan industri, sementara batu kapur biru, dibentuk menjadi tangga pusat patung yang memukau di aula masuk, memberikan sentuhan sentuhan luxe.  lanjutkan ke seluruh properti.  

Dipenuhi oleh budaya, sejarah, iklim, dan suasana kota, desainer Inggris Tara Bernerd telah menyusun serangkaian interior di mana palet kontemporer yang segar bersatu dengan campuran furnitur abad pertengahan dan Bernerd yang dirancang untuk interpretasi yang dilaksanakan dengan baik dari ini.  sudut Osaka.

Di tempat lain di ruang publik, estetika yang bersih dan hangat hadir, dengan palet warna alami taupe, krem ​​dan abu-abu diselingi dengan bidikan warna mustard, hijau zamrud dan aquamarine, menggemakan nada lembut, hangat dari kamar tamu.  

Sentuhan akhir yang mewah, seperti perapian dua sisi di lobi dengan keliling mengkilap dan karya seni yang dibuat pada kertas washi tradisional Jepang oleh seniman lokal kolektif Ubushina, melengkapi pelapisan artistik Zentis dengan serangkaian komponen yang pasti.

Ada UPSTAIRZ, tempat makan sepanjang hari di lantai dua hotel ini, menghadirkan daya tarik utama bagi para pecinta kuliner berkat suguhan Chef Shinya Otsuchihashi yang lezat paduan menu dari Perancis yang bertemu dengan Jepang.

Dengan ruang makan 116 kursi dilengkapi  dapur terbuka, lounge, teras luar ruangan tertutup, dan bar, gerai beraneka ragam untuk menu sarapan, makan siang dan makan malam yang menggunakan bahan-bahan terbaik.

Lokasinya bisa ditempuh  berjalan kaki dari kawasan Umeda Osaka, pusat bisnis dan komersial, Zentis berada di lokasi yang baik untuk menjelajahi berbagai atraksi kota yang paling menonjol, dengan serangkaian toko dan department store juga terletak di dekatnya.

Hotel ini juga dekat dengan distrik Kita-Shinchi, rumah bagi banyak restoran yang menawarkan berbagai masakan berkualitas yang membuat Osaka terkenal.  Selain berbagai kesempatan bersantap santai dan formal, daerah ini dikenal dengan kehidupan malamnya yang semarak.

Sementara di siang hari wisatawan bisa mengunjungi  Museum Sains Osaka, Museum Seni Nasional, Museum Keramik Oriental, dan Hutan Buku Anak-anak Nakanoshima yang  dirancang dan  dibangun oleh Tadao Ando, ​​menawarkan banyak kesempatan untuk acara budaya.

 

 

Berwisata dengan Aman Bersama Perangkat Baru Travelport COVID-19 Smartpoint

this formate

Perangkat baru Travelport menunjukkan dimana saja zona merah COVID-19 untuk dihindari. ( Foto: Safeture)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Travelport, perusahaan teknologi terkemuka yang melayani industri perjalanan global, meluncurkan Travelport COVID-19 Smartpoint Plugin yang memberikan informasi terbaru mengenai pembatasan yang diterapkan pemerintah, karantina wilayah, dan langkah-langkah keamanan di seluruh dunia kepada para agen perjalanan, yang memungkinkan semua informasi tersedia dalam alur kerja agen.

Plugin ini tersedia secara gratis untuk semua pelanggan Travelport di Indonesia dan seluruh dunia, yang menggunakan Travelport Smartpoint 8.2 atau versi di atasnya, dan dapat diunduh secara langsung dari Travelport Marketplace.

Perangkat baru ini memberikan informasi terperinci tentang berbagai topik dan Informasi tingkat negara secara mudah ditampilkan melalui pemilihan tombol, memungkinkan para agen untuk memberikan saran kepada pelanggan mereka dengan mudah dan instan.

Gary Harford, Direktur Regional Wilayah Operator Wilayah APAC, Travelport, mengatakan, “Ekosistem perjalanan saat ini sangat kompleks, karena kebijakan pemerintah, maskapai penerbangan, dan hotel di setiap negara yang terus berubah. Kami memahami bahwa mitra-mitra agen kami membutuhkan kemudahan akses terhadap informasi yang akurat dan terkini, yang tersedia sesuai dengan alur kerja mereka.”

Raymond Setokusumo, Presiden Direktur Galileo Indonesia menambahkann walaupun para wisatawan di Indonesia sudah mulai memasuki masa transisi menuju  New Normal, dia percaya bahwa upaya membantu pemulihan industri harus berlangsung dengan aman dan bertanggung jawab. 

“Plugin ini akan membantu para agen perjalanan menggunakan sistem kami dalam dalam memberikan saran yang tepat kepada pelanggan mereka dengan mudah dan akurat.” kata Raymond Setokusumo

Informasi pada Travelport COVID-19 Smartpoint Plugin disediakan oleh penyedia data keamanan perjalanan global, Safeture, yang diperbarui setiap hari. “Kerjasama kami dengan Travelport akan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh jutaan travelers dalam pengambilan keputusan,” ungkap Magnus Hultman, Chief Executive Officer Safeture.

Industri perjalanan telah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang telah lama ditunggu-tunggu, dan menciptakan rasa aman menjadi hal yang sangat penting bagi upaya pembukaan kembali ekonomi dan masyarakat.

“Travelport COVID-19 Smartpoint Plugin memungkinkan konsultan kami memberikan saran kepada pelanggan kami mengenai informasi terbaru mengenai kondisi pandemi dari suatu destinasi wisata  secara langsung dari desktop Smartpoint,” kata Colin Boddy, Direktur Komersial Grup, Meon Valley Travel Group

Travelport telah memberikan solusi dengan cepat. Sangat menyenangkan mengetahui bahwa Travelport mendengarkan kebutuhan industri dan siap untuk memasok perangkat canggih dan baru yang dapat membantu upaya pemulihan, tsmbah Collin.

Langkah menciptakan COVID-19 Resource Hub pertama di industri teknologi perjalanan ini mengumpulkan informasi, yaitu pelacak kebijakan pemasok perjalanan, berita-berita yang relevan, dan panduan. Hingga saat ini, Travelport mencatat lebih dari 80.000 kunjungan ke hub.

Plugin ini berkontribusi terhadap pembentukan berbagai protokol World Travel and Tourism Council yang bertujuan untuk mendukung pemulihan industri travel & tourism secara kuat.

Membantu maskapai penerbangan untuk menggunakan solusi merchandising Rich Content and Branding Travelport untuk mengkomunikasikan informasi keselamatan kepada agen perjalanan. Bekerja dengan kelompok-kelompok hotel untuk memanfaatkan ruang deskriptif di layar GDS untuk mengkomunikasikan informasi keselamatan.

 

 

Kemenparekraf Ajak Warga Bunaken Selalu Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

this formate

Kemenparekraf gerakkan penanaman bibit bakau di Pulau  Bunaken, Manado. ( Foto: Kemenparekraf)

MENADO, bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak warga Kawasan Bunaken untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di masa pemberlakuan kebiasaan baru.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari dalam pelaksanaan Likupang Rebound hari ke-3 di Pulau Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, kemarin.

Dia mengatakan penerapan protokol kesehatan seperti physical distancing, mengenakan masker saat di luar rumah, dan selalu mencuci tangan. Sehingga, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara yakin dan percaya akan kebersihan dan keamanan Bunaken.

“Walaupun di sini (zona) hijau tolong tetap pakai masker kalau ada wisatawan, kalau kita pakai masker membuat mereka tenang walaupun hijau kalau kita tidak pakai masker mereka tidak tenang. Kedua kita tidak tahu jangan-jangan mereka menularkan (COVID-19) nanti jadi tetap pakai masker ya,” kata Hari.

Hari menuturkan di masa kebiasaan baru pascapandemi COVID-19, kebersihan suatu destinasi wisata menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Hal ini sesuai dengan pelaksanaan protokol CHSE (cleanliness, Healthy, Safety and Environmental Sustainability).

Tujuannya untuk mengoptimalkan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan masyarakat di destinasi dalam memasuki masa adaptasi kebiasaan baru.

“Bersih adalah rumus utama agar pariwisata itu datang dan tidak ada keindahan tanpa yang bersih dan agar wisatawan datang itu keamanan destinasi wisata juga penting,” katanya.

Pada saat bersamaan, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan menambahkan harus ada inovasi pada setiap destinasi wisata untuk menyesuaikan dan menerapkan protokol kesehatan.

“Dengan begitu, destinasi menjadi spot hijau COVID-19. Seiring naiknya kepercayaan, destinasi pasti akan ramai dikunjungi wisatawan,” ujar Wawan.

Selain itu, Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Utara, Hendry Katjily menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan pembukaan kembali destinasi wisata di Sulawesi Utara di era kebiasaan baru.

Hendry juga mengapresiasi keberhasilan warga Bunaken menjaga protokol kesehatan. Hal ini terbukti dengan belum adanya warga Pulau Bunaken yang terjangkit COVID-19.

“Sejauh ini di Bunaken belum ada warga yang terdekteksi positif COVID-19. Hebat orang-orang Bunaken,” ucap Hendry.

Dalam kegiatan ini, Kemenparekraf/Baparekraf mendedikasikan alat-alat kebersihan serta sarana yang dibutuhkan untuk menjalankan program ini. Di antaranya alat pendukung kebersihan, kesehatan, dan keamanan, fasilitas kebersihan seperti wastafel dan tempat sampah, thermo gun, P3K dan disinfektan, papan signage sapta pesona, dan papan protokol kesehatan.

Selain memberikan alat-alat kebersihan dan alat penunjang, Kemenparekraf/Baparekraf juga melakukan pembersihan lokasi pantai. Kemenparekraf/Baparekraf juga melakukan penanaman bibit bakau di Pulau  Bunaken.

Kegiatan lainnya penanaman dan bibit terumbu karang di titik diving Alban Point serta melepas tukik atau anak-anak penyu ke laut lepas. Hal tersebut merupakan implementasi dari pelaksanaan protokol Environmental dari CHSE tersebut.

“Kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian kekayaan alam dan biota laut yang ada di Kawasan Bunaken,” tutur Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Farianna Prabandari.

 

Yuk Memahami Lebih Jauh Muslim Milenial Travelers ( MMT)

this formate

Muslim Milenial Travelers ( MMT) umumnya dari generasi Gen Z ( foto: crescentrating.com )

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wisatawan Muslim dari kalangan milenial  atau di dunia disebut Muslim Milenial Travelers ( MMT) dan  kerap disebut sebagai  Generasi Z adalah generasi pelancong yang akan menggerakkan kebangkitan pariwisata dunia.

Dikutip dari riset crescentrating.com yang lalu, mereka yang lahir setelah 1994 ini diyakini akan menjadi generasi pelancong yang akan mendefinisikan ulang perjalanan Muslim. Didorong oleh teknologi, gen Z menghargai waktu, informasi serta solusi nyaman dari layanan perjalanan digital yang dipilihnya.

Kecakapan dalam hal menggunakan tekhnologi digital, keinginan untuk melengkapi perjalanannya dengan pilihan destinasi yang dikelola secara berkelanjutan ( sustainable) bahkan berkontribusi bagi pengembangan SDM menyarakat lokal yang dikunjungi juga menjadi ciri-ciri yang ada pada mereka.

Menyadari sepenuhnya akan  keterbatasan pengeluaran mereka, oleh karena itu mereka lebih fleksibel dan bisa beradaptasi dengan baik. Berusaha untuk berinteraksi dan terbuka guna memahami budaya  baru karena berwisata akan mengubah rutinitas sehari-hari.

Selama perjalanan tetap mengutamakan kepatuhan iman seperti shalat dan makanan halal, menghargai cerita otentik dan jujur serta mau mengurangi pengeluaran untuk akomodasi dan transportasi supaya bisa mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin.

Kaum Muslim Milenial Travelers ( MMT) ini motivasi perjalanannya adalah menemukan produk dan layanan yang otentik, terjangkau & dapat diakses termasuk daya tarik wisatanya serta kenyamanan yang kerap disebut Akses, Atraksi dan Amenitas ( 3 A).

Pola perjalanan bisa diamati pada tahap perencanaan, selama perjalanan itu sendiri, dan kapan berbagi pengalaman dengan milenial lainnya. Jadi polanya adalah dapat inspirasi, pergi lalu fase menginspirasi orang lain.

Melayani mereka dalam setiap fase membuat perjalanan mereka menjadi lebih baik, lalu membagikan kisah perjalanannya pada komunitas bahkan termasuk menyebutkan layanan merek yang membantu mereka memberikan perjalanan berkesan.

Bagaimana dengan kiprah generasi Z di Indonesia ? Bukan hanya berwisata, sekelompok artis muda bahkan mampu menjaring wisatawan domestik dan jiran dengan gelaran mereka sejak tahun 2018 lalu yaitu Hijrahfest.

Acara  ini  diprakarsai Arie Untung bersama teman-temannya sesama artis yang tergabung di dalam Kajian Musawarah. Di sana ada sejumlah sosok kondang, termasuk Tengku Wisnu, Dude Herlino, Mario, Irwinsyah, Ricky Harun dan Dimas Seto beserta istri mereka.

Gelarannya beragam seperti kajian Islam yang terdiri dari Muslim Expo, Lecture, Talkshow, Meet and Greet Hijrah, Festival sampai ceramah dari ustad kondang Tanah Air. Tahun lalu bertajuk Unforgettable Hijrah dan Hijrahfest 2019 menghadirkan 30 komunitas muslim, 270 tennant produk muslim, 50 tennant kuliner, dan Nussa Land yang diselenggarakan pada 24-26 Mei di Jakarta Convention Center ( JCC) 

Belum ada pengumuman kapan pelaksanaan Hijrahfest 2020 karena adanya pandemi global COVID-19. Tapi yang jelas seiring dengan berkembangnya trend hijrah dan meningkatnya jumlah komunitas muslim di Indonesia, meningkat pula kebutuhan akan wadah berkumpulnya umat untuk mencari jalan menuju kebaikan. 

Tiga hari perhelatan dikunjungi 12 ribu orang dan seperti ciri-ciri yang disebutkan crescentrating.com, karena penyelengara dan target pengunjung adalah sesama milenial maka mulai pemesanan tiket masukpun hanya bisa dilakukan lewat aplikasi T-Cash atau uang digital Telkomsel. 

Informasi acara Hijrah Festival ini juga  lebih masif disebarkan lewat media sosial yang pengguna terbesarnya adalah kelompok muda kelas menengah perkotaan yang akrab dengan dunia digital tentunya.

Hijrah, yang secara bahasa berarti berpindah, digunakan sebagai sebutan untuk menamai sebuah gerakan yang mengajak kaum muslim, khususnya anak muda, untuk “berpindah” menjadi pribadi yang lebih baik dengan cara meningkatkan ketaatan dalam menjalankan syariat agama.

Niken, 26, warga Pondok Gede yang datang sendiri, nampak antusias. “Saya janjian ketemu dua teman lain di sini. Mereka kan masih di kantor,” katanya. Niken sendiri mengaku telah ber-hijrah secara ekonomi. 

Dia telah meninggalkan pekerjaan di sebuah bank konvensional yang dipercayainya melakukan praktek riba yang bertentangangan dengan ajaran Islam. “Sekarang sedang mencoba berbisnis,” imbuhnya sambil tersenyum saat berjumpa di acara ini tahun lalu.

Sekelompok perempuan muda yang bisniswisata  temui juga tengah berdiskusi soal bagaimana menjalankan ta’aruf, model pacaran dalam Islam. Salah seorang di antara mereka mengatakan jika hendak ta’aruf, “saya mau memastikan sang calon itu kaya,” yang disambut gerai tawa teman lainnya.

Pengunjung lain, Nona, 24, warga Bintaro, yang juga mantan gadis sampul Femina 2010, mengaku dirinya tengah menjalankan ta’aruf serius. “Insya Allah, bulan depan kami menikah,” katanya tersenyum.Merujuk kisah Nona, dia mengatakan berkenalan dengan calon suami lewat seorang perantara. 

“Perantara itu harus dari orang yang dipercaya seperti ustadz. Dia itu orang yang bertanggung jawab pada komunikasi kita selama proses ta’aruf. Simple kok tidak ada yang memberatkan.” 

Nona yang kini berhijab telah sepenuhnya meninggalkan dunia entertainment. “Saya merasa tidak nyaman aja dengan lingkungan pada waktu itu. Saya ingin mempertahankan keimanan. Lingkungan menurut saya sangat berpengaruh membentuk akhlak perilaku kita, karena itu saya berusaha banget jaga lingkungan pergaulan,” tegasnya.

Salah seorang ustadz yang gencar mendorong umat islam berhijrah adalah Bachtiar Nasir, koordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI ini mengingatkan pentingnya kaum muslimin berhijrah di enam bidang, yakni: fashion, food, film, fun, friend dan finance

Hijrah Fest ini hanya sebuah bentuk konkrit kecil dari sebuah gerakan besar dari kaum milenial  yang sedang berhijrah. Kalau terus bersatu bersama-sama maka akan lahir produksi makanan sendiri, pakaian, kosmetik, dan aktivitas jual beli sendiri sesama muslim.

Bukan tidak mungkin ke depan pelaksana, Arie Untung, akan menambahkan mata acara di Hijrahfest ke depan dengan mempertemukan kalangan industri wisata yang mampu menggarap pasar Muslim Milenial Traveller ( MMT) bukan mengingat potensinya di negara Muslim terbesar di dunia ini. Semoga !.

 

Kemudahan Layanan Rapid Test, Pacu Pemulihan Perekonomian

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Lion Air Group menyediakan fasilitas Rapid Test COVID-19 berdasarkan rekomendasi yang diberikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Surat Menteri Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI Nomor AJ.001/1/12 PHB 2020 tentang Peningkatan Pelayanan Perjalanan Orang.

 “Fasilitas rapid test, memudahkan bagi penumpang angkutan udara mengelola waktu, budget dalam melakukan perjalanan udara,” jelas Danang Mandala Prihantoro Corporate Communications Strategic Lion Group.

Untuk dapat menggunakan fasilitas tersebut manajemen Lion Group menetapkan SOP fasilitas disediakan khusus penumpang pemegang tiket penerbangan Lion Air Group, voucher rapid test dapat diperoleh secara langsung pada saat melakukan pembelian tiket (issued ticket), “ jelas Danang Mandala Prihantoro Corporate Communications Strategic Lion Group

Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan rapid test, maka dapat membeli voucher dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code) melalui sales channel seperti call center, kantor penjualan Lion Air Group,  agen perjalanan. Tarif tes terjangkau hanya Rp 95 ribu, dengan masa berlaku selama 14 hari.

Setiap penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan rapid sebagai salah satu kelengkapan dokumen penerbangan sesuai ketentuan. Ketersediaan fasilitas tersebut sebagai upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara.

Selain juga mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan.

Layanan rapid test hingga 22 Juli tersedia di 57 jaringan yang menjangkau wilayah Banda Aceh, Medan, Gunung Sitoli, Padang, Pekanbaru, Batam, Bengkulu, Palembang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta, Bogor, Cikarang, Bandung, Kendal, Ciamis,Semarang, Bantul, Sleman, Boyolali.

Begitu pula dengan Solo, Sidoarjo, Surabaya, Denpasar, Kupang, Maros, Makassar, Kendari, Manado, Banjarmasin, Bima, Mataram, Tarakan, Jambi, Balikpapan, Pontianak, Palangkaraya, serta mempersiapkan di Malang, Pangkalpinang, Ambon, Kulonprogo dan kota atau daerah lainnya.

Lion Air mewajibkan bagi calon penumpang agar mematuhi ketentuan penerbangan, yakni: tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni 3-4 jam sebelum keberangkatan. Menunjukkan persyaratan dokumen perjalanan udara sebagaimana yang ditentukan serta kartu identitas diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya), mengenakan masker sebelum penerbangan.

Saat di dalam pesawat hingga mendarat dan saat kedatangan serta keluar dari bandar udara, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembunuh kuman (hand sanitizer) dan mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) selama di terminal bandar udara.

Calo. penumpang juga menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat, mengikuti petunjuk awak pesawat, mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC).

Lebih lanjut dijelaskan Danang, Lion Air saat ini mengoperasikan 141 armada, yang terdiri dari Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900NEO. Dalam kondisi masa waspada pandemi COVID-19, Lion Air secara konsisten menjalankan semua perawatan pesawat sesuai program perawatan (approved maintenance program) secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unscheduled maintenance).

Hal ini merupakan kesungguhan dalam setiap pelaksanaan operasional penerbangan, memastikan bahwa pesawat kondisi aman dan laik terbang (airworthy for flight) sertasejalan untuk merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan (preparation ready for flight).

Kumpulan Aplikasi Smartphone Untuk Turis Muslim

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sekarang, traveler muslim ngggak perlu bingung menemukan restoran halal saat jalan-jalan di negara non muslim. Ada sejumlah aplikasi traveling muslim yang menjadi  solusinya

Dikutip dari Phimemo.com, bagi umat muslim, traveling keliling Indonesia tentu tidak menjadi kendala. Hal itu karena mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Para traveler muslim bisa dengan mudah menemukan masjid dan makanan halal.

Namun, ini tidak berlaku jika traveler muslim sedang jalan-jalan di negara yang mayoritas penduduknya non muslim. Mereka kerap menemukan masalah saat harus sholat. Tentu tidak mudah menemukan masjid di antara banyaknya kuil. Meski ibadah sholat bisa dilakukan dimana saja, tetap saja mereka membutuhkan petunjuk arah kiblat.

Masalah perut juga sedikit merepotkan. Traveler muslim harus menilik menu yang terpampang dari satu restoran ke restoran lainnya untuk memastikan bahwa restoran tersebut menyajikan makanan halal.

Permasalahan-permasalahan itulah yang terkadang membuat traveler muslim galau saat jalan-jalan ke luar negeri seperti Jepang, Korea Selatan, Laos, Thailand, dan lainnya. Tenang, sekarang traveler muslim nggak perlu galau lagi. Karena sekarang terdapat aplikasi traveling yang akan memudahkan perjalanan kamu.

Muslim Pro

Cari tahu lokasi masjid terdekat dengan aplikasi traveling Muslim Pro. Dengan menggunakan aplikasi ini bisa menemukan lokasi masjid di sekitar Anda dengan mudah. Selain itu, salah satu fitur di aplikasi Muslim Pro juga membantu menentukan arah sholat dengan akurat.

Kelebihan lain dari aplikasi ini adalah fitur pelacak restoran halal. Jadi Anda tak perlu lagi datang dari pintu ke pintu restoran untuk menemukan makanan halal. Cukup membuka dan melacak keberadaan restoran halal dengan Muslim Pro.

Aplikasi traveling juga semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, karena kamu bisa membaca Al-Quran dan doa-doa. Mulai dari doa naik pesawat, doa masuk toilet, hingga doa berpergian. Lebih lengkap lagi, Muslim pro juga menampilkan Asmaul Husna dan tasbih.

Aplikasi traveling Muslim Pro tidak hanya memudahkan perjalanan umat muslim, tapi juga meningkatkan keimanan traveler muslim.

Halal Trip

Aplikasi traveling Halal Trip membantu Anda menemukan restoran halal. Hampir sama seperti aplikasi Muslim Pro, Halal Trip juga bisa membantu kamu menemukan lokasi restoran halal di sekitar. Namun, Halal Trip mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki aplikasi Muslim Pro.

Aplikasi traveling Halal Trip menampilkan menu paket perjalanan halal. Kamu bisa memilih paket perjalanan halal ke negara-negara non muslim seperti Korea Selatan, Jepang, dan Yordania. Tentu, semua makanan dan fasilitas yang ditawarkan dijamin kehalalannya.

Semua keberangkatan paket perjalanan halal ini dimulai di dari Singapura. Harga yang ditawarkan mulai $ 223 Singapura.

Lebih suka backpacking ?, bisa memanfaatkan fitur panduan traveling Muslim. Informasi-informasi seputar lokasi makanan halal dan wisata sekitar lokasi kamu berada bisa diakses dengan mudah.

Muslim Mate

Aplikasi traveling Muslim Mate akan selalu mengingatkan kamu untuk sholat meski kamu berada pada zona waktu yang berbeda.

Aplikasi Muslim Mate sebenarnya dikhususkan untuk traveling saat bulan Ramadhan. Namun, bukan berarti Muslim Mate tida bisa digunakan dalam perjalanan hari-hari biasa. Anda tetap bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk menentukan waktu sholat dengan detail. Muslim mate sangat berguna saat yang berada di negara dengan zona waktu yang berbeda.

Kelebihan lainnya, Muslim Mate menampilkan peristiwa besar dalam Islam. Cukup bermanfaat untuk menentukan itinerary perjalananjikaa ingin berwisata religi. Nah mana aplikasi smartphone yang jadi pilihan Anda ?

Mahasiswa STP Bandung Paparkan Rencana Pariwisata Berkelanjutan di UNWTO Students’ League

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Lima mahasiwa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia dengan memaparkan rencana pariwisata berkelanjutan dalam ajang UNWTO Students’ League.

Dalam Lomba Final4 Competition of the 1st Global UNWTO (United Nations of World Tourism Organization) Students’ League yang digelar pada Kamis (23/7/2020) secara daring.

Lima mahasiwa STP Bandung yang menamakan timnya sebagai Pandawa Indonesia memaparkan konsep Pariwisata Berkelanjutan. Mereka bersaing melawan tiga tim yang berasal tiga universitas terkemuka di dunia.

Keempat tim diberikan studi kasus memasarkan jaringan hotel dari Melia Hotel International (MHI). Salah seorang perwakilan Tim Pandawa, Stevanus Christa Nugraha, mengatakan media sosial bisa menjadi media promosi yang tepat untuk menyasar pasar generasi muda atau yang dikenal dengan istilah generasi Z yaitu generasi yang paling unggul dalam hal teknologi namun kurang memadai dari sisi finansial.

                       Lima mahasiswa STP Bandung peserta lomba

“Generasi Z punya keunggulan sebagai generasi yang melek teknologi namun kemampuan mereka untuk dalam hal pengeluaran cukup rendah. Sehingga mereka memanfaatkan pengalaman virtual di media sosial untuk menikmati keindahan suatu destinasi wisata,” ujar Stevanus.

Stevanus juga mengatakan, ada tiga hal utama yang menjadi tiang utama pelaksanaan pariwisata berkelanjutan. Yaitu pengembangan di sisi kuliner, kesehatan, dan pandangan wisata berkelanjutan sebagai kesempatan bisnis. Meski demikian, lanjut Stevanus, promosi pariwisata berkelanjutan dapat dilakukan melalui media sosial misalnya melalui aplikasi TikTok.

“Ada beberapa cara promosi yang bisa dilakukan Melia HoteI International ( MHI) untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan misalnya lewat TikTok. Yaitu melalui penggunaan hashtag terkait paket wisata yang ditawarkan oleh hotel, menggunakan peran influencer, dan memberikan challenge bulanan dengan hadiah yang menarik,” katanya.

Stevanus menilai, promosi wisata berkelanjutan dapat menyampaikan pesan secara menarik tidak hanya pada generasi Z, tapi juga pada generasi-generasi di atasnya. Selain itu, promosi pariwisata berkelanjutan lewat TikTok juga bisa mempromosikan kebersihan hotel dan destinasi wisata serta memviralkan kuliner lokal.

“Kita bisa memviralkan kuliner dan kebersihan dari hotel dan destinasi wisata. Mengingat pascapandemi COVID-19 faktor kebersihan menjadi elemen penting bagi wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata,” ucap Stevanus.

Hal ini disambut baik oleh dewan juri dari UNWTO dan MHI. Sekjen UNWTO, Zurab Pololikashvili mewakili dewan juri menuturkan lomba ini bertujuan untuk menemukan berbagai ide baru untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dunia yang terpuruk akibat pandemi COVID-19.

“Kami melaksanakan lomba ini dengan tujuan untuk menampung berbagai ide dari para peserta serta memberikan pengetahuan bagi wisatawan dan pelaku wisata. Kami yakin, masa depan pariwisata dunia ada di tangan generasi muda dan kita butuh banyak sumber daya manusia untuk membangkitkan sektor ini,” ungkap Zurab.

Namun sayang, Tim Pandawa Indonesia dari STP Bandung gagal menjadi pemenang. Lomba ini dimenangkan oleh tim dari University of Applied Sciences of Grisons.

 

Ingin Staycation ? Ikuti Protokol Menginap di Hotel Saat Pendemi

this formate

Pastikan kamar hotel sering dibersihkan ( Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bagi yang sudah kangen travelling, pasti ingin mencoba kembali pengalaman menginap di hotel atau staycation yang sudah lama tidak dirasakan. Apalagi dengan adanya pelonggaran atau yang biasa kita sebut masa New Normal.

Sebagian besar hotel saat ini sudah mulai menerapkan protokol kesehatan. Untuk memastikannya, Anda bisa mengecek lewat fitur-fitur baru yang diterapkan berbagai biro perjalanan daring, termasuk Pegipegi yang punya filter “Clean and Safe Stay”.

Lalu, bagaimana memastikan kebersihan dan keamanannya?. Ketika menginap di hotel, pertama yang harus Anda lalukan untuk mengetahui apakah hotel tersebut telah dibersihkan dan di- disinfektan secara benar adalah dengan memeriksa kamar mandi dan melihat apakah kamarnya bebas debu.

Kamar mandi merupakan area utama untuk diperiksa terlebih dahulu, yang juga akan menjadi indikator utama apakah hotel ini bersih dan aman.

Selain itu, Anda juga bisa mengecek apakah hotel telah menempatkan hand sanitizer di tempat-tempat umum. Biasanya, area yang “wajib” ada hand sanitizer adalah di pintu masuk dan area lift, serta area umum lainnya.

Selama menginap di hotel, sebaiknya Anda menyadari bahwa di sana pasti akan bersinggungan dengan orang yang tidak dikenal, demikian seperti dilansir dari siaran resmi Pegipegi

Jadi, berhati-hatilah dan sebisanya menghindari demi menjaga jarak sosial. Selain itu, perlu menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker setiap saat berada di area umum hotel, serta menjaga jarak 1-2 meter.

Jika Anda hendak ke kolam renang, perhatikan satu hal: seberapa banyak orang disana. Jika terlalu ramai, sebaiknya urungkan niat untuk berenang. Karena yang patut diperhatikan bukanlah pada aktivitas berenangnya, melainkan banyaknya orang yang ada di area tersebut.

Tetap menjaga jarak adalah hal yang terbaik. Risiko tertular virus di kolam atau taman air sebenarnya lebih berasal dari orang-orang yang ada di sana. Para ahli sepakat bahwa klorin dan bromin yang ada di kolam air dapat membunuh virus.

Selanjutnya saat makan di hotel. Pilihan terbaik adalah memanfaatkan room service. Jika pun hendak makan di area restoran, pastikan hotel telah menerapkan kebersihan tinggi untuk peralatan makan.

Perhatikan juga apakah staf yang bertugas sigap membantu mengambil makanan. Ini penting untuk menurunkan risiko interaksi di area tersebut.

Hotel yang telah menerapkan protokol kesehatan akan fokus pada empat hal utama, yakni memastikan lingkungan higienis, memastikan kebersihan kamar maksimal, memastikan staf terlatih untuk menerapkan protokol kesehatan, dan menerapkan kebersihan restoran dan laundry.

Pada saat check-in, Anda dapat bertanya tentang seberapa sering kamar hotel dibersihkan, supaya tahu seberapa aman menginap di hotel.

Tanyakan juga mengenai produk kebersihan apa yang digunakan oleh hotel. Sebelum menanyakan ini, Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu produk mana yang aman yang digunakan dan memenuhi standar kesehatan juga keselamatan yang tinggi.