Paket Bundling Hotel & Tiket Air Asia Jadi Start Awal Pemulihan pariwisata 

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Maskapai AirAsia Indonesia dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menandatangani nota kesepahaman untuk mensinergikan promosi dan penjualan hotel dengan tiket penerbangan di situs maskapai itu, airasia.com.

Nota kesepahaman yang dilakukan oleh Veranita Yosephine Sinaga, Direktur Utama AirAsia Indonesia dan Hariyadi BS Sukamdani, Ketua Umum PHRI, dalam memulihkan pariwisata nasional ini disaksikan oleh Menparekraf Whisnutama Kusubandio.

Nota kesepahaman ini mengawali proses integrasi hotel-hotel yang tergabung di dalam PHRI ke dalam platform pemesanan tiket AirAsia serta membuka peluang penjajakan kerja sama promosi dan penjualan antara hotel dengan maskapai AirAsia untuk menyediakan paket bundling dengan harga menarik.

“Paket bundling ini akan memberikan keuntungan pada konsumen dan secara tidak langsung kami harapkan kolaborasi ini akan mendukung ekonomi masyarakat khususnya di wilayah destinasi yang saat ini masih menantikan pulihnya kunjungan wisata hingga tahun 2021 nanti,” kata VeranitaYosephine Sinaga

Menurut dia, kerjasama ini sama  dapat membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pengusaha hotel dan restoran di Indonesia karena hotel yang akan bermitra dengan AirAsia nantinya akan mendapatkan akses terhadap inventori tiket AirAsia dengan harga terbaik. 

“Dengan begitu dapat dikombinasikan dengan inventori kamar hotel yang ada untuk kemudian ditawarkan menjadi paket bundling dengan promosi harga menarik,” tegasnya.

Pemilik hotel dapat mengatur harganya sendiri sehingga nantinya promosi yang dihasilkan benar-benar akan menguntungkan pelanggan. Pelanggan masih tetap dapat memesan hotel secara independen di platform airasia.com tanpa harus memesan tiket, atau menambahkan pemesanan hotel di pemesanan tiket yang sudah ada.

Sementara itu, Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani menyampaikan, dengan distribution channel yang sudah siap serta kekuatan merek AirAsia jelas memberikan manfaat bagi PHRI. 

Apalagi pandemi berkepanjangan sepanjang 2020 menjadi tekanan yang kuat bagi usaha perhotelan dan penerbangan, sehingga upaya ini diharapkan dapat menjadi start awal pemulihan pariwisata nasional.

“Kami dari sektor hotel dan restoran telah siap untuk kembali menerima pelanggan dengan protokol kesehatan juga dengan promosi-promosi menarik dari anggota di banyak daerah di Indonesia,” tambah Haryadi Sukamdani.

Kerjasama ini secara umum berisi upaya peningkatan pergerakan wisatawan domestik melalui bundling package hotel dan tiket pesawat. 

PHRI akan menyertakan harga-harga terbaik dari anggotanya untuk di-bundling dengan harga tiket pesawat AirAsia. Paket-paket ini akan didistribusikan melalui jejaring masing-masing pihak agar dapat diakses oleh masyarakat yang ingin kembali traveling di Indonesia

“Langkah ini penting untuk yakinkan pasar dan memberikan pilihan-pilihan terbaik bagi pelanggan untuk melakukan perjalanan di Indonesia” ujar Wishnutama Kusubandio.

 

Eksotisme Gua Selomangleng di Kediri, Jawa Timur

this formate

Eksotisme Gua Selomangleng di Kediri

KEDIRI, bisniswisata.co.id: Peminat wisata gua dapat menambahkah Gua Selomangleng yang ada di Kota Kediri, Jawa Timur ke dalam daftar kunjungan. Gua peninggalan masa Kerajaan Kahuripan ini cukup eksotik. 

Berada jauh dari hiruk pikuk, pengunjung dapat menikmati suara serangga dan nyanyian burung yang bersahut-sahutan di sana. Selain itu, udara segar dari puncak Gunung Klotok membuat kawasan ini nyaman untuk ditinggali berlama-lama. Sebuah tempat yang pas untuk sekadar relaksasi menghilangkan penat setelah sibuk beraktivitas.

Gua Selomangleng tepatnya berada di Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Dari Kota Kediri jaraknya hanya sekitar enam kilometer ke sebelah barat dengan waktu tempuh kurang-lebih 20 menit saja. 

Lokasinya yang tak jauh dari pusat kota menjadikan Gua Selomangleng sebagai alternatif destinasi wisata bagi masyarakat Kediri maupun mereka yang berlibur ke Kediri.

Sayangnya, saat ini area wisata Gua Selomangleng masih tertutup bagi wisatawan. Meski demikian kawasan gua tetap ramai dikunjungi para penghayat. Mereka berdoa di tempat itu sesuai keyakinan masing-masing.

“Masyarakat penghayat yang datang dan melakukan ritual masih ada dan tetap kami persilakan. Tentunya dengan melakukan izin terlebih dahulu kepada juru pelihara yang akan mendampingi,” jelas Endah Rubihastuti, Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri seperti dilansir indonesia.go.id

Sebenarnya ada sejumlah situs wisata religi di kawasan Gua Selomangleng. Selain Gua Selomangleng sendiri, terdapat makam Eyang Boncolono, Sumber Tretes, Sumber LO, Gua Padedean, Gua Selobale, juga penemuan Candi Klotok 1 dan 2.

Menurut sejarahnya, Gua Selomangleng memang pernah menjadi tempat pertapaan Putri Sanggramawijaya Tunggadewi yang bergelar Dewi Kilisuci. Ia adalah putri Raja Airlangga yang memerintah Kerajaan Kahuripan. 

Hingga kinipun, wisatawan masih dapat melihat jejak pertapaan sang putri yang masih terawat baik. Di dalam gua tersebut, terdapat dua buah ruangan yang masing-masing berfungsi sebagai kamar tidur dan ruang tamu. 

Gua ini tidaklah dalam dan lebar. Hanya ada dua ruangan yang memiliki dua pintu masuk yang besar, sementara di dalam ada satu pintu masuk berukuran kecil. Terdapat pula relief di dinding gua.

Jadi, selain untuk wisata, Gua Selomangleng masih digunakan untuk tempat ritual atau tirakat orang-orang tertentu. Bau dupa dan kemenyan pun begitu kuat, meski baru sampai di pintu masuk gua. 

Bagi wisatawan yang kurang tertari

k pada hal-hal berbau mistik, masih ada tempat-tempat menarik lain di kawasan ini. Terdapat jalan ke atas bukit. Sesampainya di atas, panorama Kota Kediri akan cukup terlihat jelas dari ketinggian. 

Ada juga spot menarik untuk mengabadikan pengalaman Anda di sana. Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang pohon besar yang usianya cukup tua. Ada pula akar pohon yang cukup kokoh untuk diduduki sehingga menjadi tempat yang pas untuk berfoto.

Anda juga dapat mengunjungi Museum Airlangga yang ada di sana. Ada bermacam koleksi peninggalan kerajaan masa lalu di museum yang hanya berjarak beberapa meter dari titik gua. 

Fasilitas wisata di Gua Selomangleng sudah cukup lengkap. Tersedia area parkir luas, warung makan, toilet, toko suvenir, museum, pura, hingga mushalla. Tarif masuk juga bersahabat, yakni Rp 5.000.

 

ASITA71- dwi-BW

Putu Winastra Pande, S.Sos Pimpin DPD ASITA 1971 Bali

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: Dihadiri Ketua DPP ASITA 1971 Ir Artha Hanif, peserta Musyawarah Daerah ke XIV DPD ASITA 1971 Bali menetapkan Ketut Jaman dari Melali MICE selaku Ketua DEPETA  dan Pt Winastra Pande dari KBA Tour sebagai Ketua DPD ASITA 1971 Bali periode 2020- 2024.

MUSDA ke XIV DPDASITA 1971 Bali diselenggarakan Rabu, 16 Desember di hotel Hilton Nusa Dua dan sebagai pertanggungjawaban selaku penyelenggara acara dalam situasi pandemi.  MUSDA dilaksanakan secara online dan offline, diikuti 179 full member dan 13 associate member secara offline.

“Pertama membenahi keanggotaan ASITA Bali, karena kita tidak bisa memaksakan aturan organisasi terhadap mereka yang tidak berkenan. Selain melanjutkan beberapa program kerja yang belum terselesaikan. Dan membuka komunikasi lebih luas dengan organisasi kekinian di dunia kepariwisataan,” jelas Ketua DPD ASITA 1971 Bali terpilih.

Seperti diketahui agenda  empat tahunan ASITA Bali membuka ruang bagi anggota untuk mendapat laporan dan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Daerah, menyusunan rencana kerja dan anggaran serta memilih Ketua DPD dan Ketua Dewan Pengawas Tata Krama (DEPETA).

Sidang dalam MUSDA ke XIV yang di pimpin Ketua DPP IINTOA ( Indonesia Inbound Tour Operator) Paul E Talo mengingatkan anggota bahwa kewenangan Musda dalam kinerja ASITA adalah menilai, mensyahkan dan atau menolak laporan pertanggung jawaban DPD. Mengadakan Pemilihan Ketua DPD dan Ketua Dewan Pengawas Tata Krama (DEPETA). Menyusun Program Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Organisasi Daerah.

Musda ke XIV DPD ASITA Bali mengambil tema “ Menghadapi Tantangan Tatanan Kehidupan Era Baru, ASITA Bali Wujudkan Pariwisata Maju dan Cemerlang”. DPD ASITA Bali terbentuk sejak tahun 1974 dan sampai saat ini tercatat 404 anggota aktif dengan spesialisasi inbound tour.

Dua Organisasi Berbeda

Kepengurusan DPD ASITA BALI 2016- 2020 dalam laporan yang disampaikan Ketut Ardana — selaku Ketua DPD ASITA Bali– mengakui akhir- akhir ini terjadi polemik dalam kedudukan organisasi bernama ASITA (Association of the Indonesian Tour and Tavel Agencies). DPD ASITA Bali menyadari beberapa pihak menyatakan diri berhak menjalankan organisasi ASITA tanpa melihat kedudukan ASITA dalam perspektif hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

DPD ASITA Bali dengan tegas menyatakan bahwa ASITA didirikan pada tanggal 7 Januari 1971 dan telah dibuat Akta Pendirian No. 170 tanggal 15 Maret 1975, tentang Pendirian Himpunan Perusahaan Perjalanan Indonesia disingkat “ASITA” di Kantor Notaris RADEN SOERATMAN di Jakarta, yang telah didaftarkan dan diregister di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Februari 1982 dan organisasi masih aktif sampai saat ini.

ASITA didirikan dengan tujuan sebagai wadah tempat berkumpulnya para pengusaha travel agent di bidang pariwisata,hingga saat ini telah terbentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di 33 Provinsi di seluruh Indonesia. Berdasarkan akta pendirian tersebut, sampai saat ini belum pernah menyatakan diri dibubarkan atau belum pernah dibubarkan oleh negara sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.

Permasalahan dimulai pada awal tahun 2019 dengan adanya masalah yang menimpa Ketua Umum ASITA Asnawi Bahar, maka seluruh anggota melalui DPD ASITA seluruh Indonesia menyampaikan mosi tidak pecaya pada pengurus DPP ASITA dan meminta penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (MUNASLUB). Tanggal 26 –28 Februari2019 dilakukan MUNASLUB ASITA di Jakarta dan dalam MUNASLUB tersebut DR. Nunung Rusmiati, S.Si., M.Si terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASITA periode 2019 –2024.

Pada bulan Mei 2020, anggota ASITA Bali, baru mengetahui jika DR. Nunung Rusmiati, S.Si., M.Si bersama tiga (3) orang lainya telah mendirikan organisasi baru dengan membuat akta pendirian dihadapan Notaris KHANIEF, SH., M.Kn dengan Akta No. 30 tanggal 28 Desember 2016 tentang Pendirian Perkumpulan Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia yang disingkat “Perkumpulan” dan mendapat pengesahan yang dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0081650.AH.01.07. Tahun 2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesiayang disingkat “Perkumpulan”, dan menyatakan diri bernama ASITA.

Dan DR. Nunung Rusmiati, S.Si., M.Si terpilih sebagai Ketua Umum ASITA priode 2019 –2024 menyatakan diri secara tidak langsung melalui surat bahwa ASITA yang dipimpinya adalah ASITA baru yang didirikan tahun 2016 berdasarkan Akta Pendirian Perkumpulan Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia disingkat “Perkumpulan” dihadapan Notaris KHANIEF, SH., M.Kndengan Akta No. 30 tanggal 28 Desember 2016.

Sedangkan ASITA (Association of the Indonesian Tour and Tavel Agencies ) adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 170 tanggal 15 Maret 1975, tentang Pendirian Himpunan Perusahaan Perjalanan Indonesia disingkat “ASITA” yang dibuat di Kantor Notaris RADEN SOERATMAN di Jakarta, yang telah didaftarkan dan diregister di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Februari 1982. ASITA belum pernah sekali pun mengamanatkan baik melalui rapat-rapat, MUNAS atau AD/ART untuk dibuatkan akta pendirian baru kepada DR. Nunung Rusmiati, S.Si., M.Si dkk.

Sehingga tindakan yang dilakukan oleh DR. Nunung Rusmiati, S.Si., M.Si dan kawan-kawan adalah langkah pribadi tanpa melalui proses secara organisatoris sesuai kedudukan ASITA yang selama ini berjalan berdasarkan Akta Pendirian No. 170 tanggal 15 Maret 1975, tentang Pendirian Himpunan Perusahaan Perjalanan Indonesia disingkat “ASITA” yang dibuat di Kantor Notaris RADEN SOERATMAN di Jakarta, yang telah didaftarkan dan diregister di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Februari 1982.

Dengan adanya permasalahan tersebut diatas maka sangatlah beralasan hukum jika ASITA pimpinan DR. NUNUNG RUSMIATI, S.Si., M.Si beserta DPD se Indonesia yang mengakuinya —  berpedoman pada Akta pendirian dibuat dihadapan Notaris KHANIEF, SH., M.Kn.No. 30 tanggal 28 Desember 2016 — tidak berhak mengelola, mengendalikan, mengintervensi ASITA beserta DPD se Indonesia yang mengakui Akta Pendirian No. 170 tanggal 15 Maret 1975, tentang Pendirian Himpunan Perusahaan Perjalanan Indonesia disingkat “ASITA” yang dibuat di Kantor Notaris RADEN SOERATMAN di Jakarta, yang telah didaftarkan dan diregister di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Februari 1982.

Pasalnya, hal tersebut sangat berbeda landasan hukumnya, oleh karena itu DPP ASITA berdasarkan Akta Pendirian No. 170 tanggal 15 Maret 1975, sudah tidak memiliki Ketua Umum maka pada tanggal 26 Oktober 2020 dilakukan MUNASLUB di Banten. Terpilih Ketua Umum DPP ASITA adalah Artha Hanif dan merubah AD/ART.

MUNASLUB  merubah nama ASITA menjadi ASITA 1971 untuk membedakan secara nama organisasi yang berbeda dengan ASITA Akta pendirian Notaris KHANIEF, SH., M.Kn.No. 30 tanggal 28 Desember 2016, yang tertuang dalam AD/ART organisasi. Hadirlah 2 (dua) organisasi yang berbeda yakni sebut saja ASITA 2016 dan ASITA 1971 dengan dasar pendirian yang berbeda dan masing masing telah mendaftarkan diri pada Kementrian hukum dan HAM Republik Indonesia, sewajarnya jika kedua organisasi baik DPP mau pun DPD tersebut tidak saling mengakui karena kedudukannya berbeda dasar hukumnya.

ASITA baik DPP mau pun DPD berdasarkan Akta Pendirian No. 170 tanggal 15 Maret 1975, tentang Pendirian Himpunan Perusahaan Perjalanan Indonesia disingkat “ASITA” yang dibuat di Kantor Notaris RADEN SOERATMAN  saat ini telah berubah nama menjadi ASITA 1971 DPP dipimpin oleh ketua umumnya Artha Hanif. Dan sangat relevan jika semua pihak untuk tidak menggunakan lagi nama ASITA sebelum perkara Nomor : 830/Pdt.G/2020/PN.JKT.SEL tanggal 2 Oktober 2020 diputus oleh Pengadilan dan mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht). *

BA Eksplorasi Pesawat Bertenaga Listrik Hidrogen

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: British Airways ( BA) sedang menjajaki kemungkinan perpindahan dari bahan bakar fosil ke hidrogen tanpa emisi untuk menggerakkan armada masa depannya.

Dilansir dari Travelweekly.co.uk, maskapai ini telah setuju untuk berkolaborasi dalam sebuah proyek untuk mengeksplorasi bagaimana pesawat bertenaga hidrogen dapat memainkan peran utama dalam masa depan penerbangan yang berkelanjutan.

Perusahaan penerbangan tanpa emisi ZeroAvia akan bekerja dengan BA untuk mempercepat peralihan dari bahan bakar jet tradisional.

Inovator keberlanjutan awalnya menargetkan jarak 500 mil dengan pesawat 10-20 kursi yang digunakan untuk transportasi penumpang komersial, pengiriman paket, dan pertanian.

ZeroAvia mencapai terobosan teknologi besar pada bulan September dengan menyelesaikan penerbangan pesawat ukuran komersial bertenaga sel bahan bakar hidrogen pertama di dunia.

Pesawat kursi enam kelas Piper M menyelesaikan taksi, lepas landas, sirkuit penerbangan penuh, dan mendarat di lapangan terbang Cranfield di Bedfordshire.

ZeroAvia berharap untuk lebih menunjukkan kredibilitas teknologinya pada jarak yang lebih jauh dan menggunakan pesawat yang lebih besar pada tahun 2021.

Perusahaan mengharapkan untuk mencapai komersialisasi tenaga listrik hidrogen untuk pesawat pada awal 2023 dengan penerbangan hingga 500-mil dengan pesawat berkapasitas hingga 20 kursi.

Ia berencana untuk memiliki pembangkit listrik dalam pelayanan pada tahun 2027 yang mampu menggerakkan penerbangan komersial lebih dari 500 mil di pesawat dengan hingga 100 kursi dan pada tahun 2030 lebih dari 1.000 mil di pesawat dengan lebih dari 100 kursi.

Kemitraan ini merupakan bagian dari program akselerator Hangar 51 pemilik BA, yang bekerja sama dengan perusahaan rintisan untuk mengembangkan dan menguji produk mereka pada tantangan bisnis dunia nyata dalam skala global.

Di akhir program, penelitian dan pembelajaran dari proses tersebut akan dibagikan dan tim ZeroAvia serta Hangar 51 akan mempertimbangkan bagaimana kemitraan akan berkembang dalam jangka panjang.

Langkah itu dilakukan pada minggu, maskapai tersebut menghentikan jet jumbo Boeing 747 terakhirnya, empat tahun lebih awal dari yang direncanakan untuk memberi jalan bagi jenis yang lebih hemat bahan bakar.

Kepala eksekutif BA Sean Doyle berkata: “British Airways berkomitmen untuk masa depan yang berkelanjutan dan mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050.

“Dalam jangka pendek ini berarti meningkatkan efisiensi operasional kami dan memperkenalkan proyek penggantian kerugian dan penghilangan karbon,” kata Sean Doyle.

Sementara dalam jangka menengah hingga panjang kami berinvestasi dalam pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan dan melihat bagaimana kami dapat membantu mempercepat pertumbuhan bahan bakar baru teknologi seperti pesawat bertenaga hidrogen tanpa emisi ” tambahnya.

Direktur komunikasi dan keberlanjutan eksternal Louise Evans menambahkan: “Kami sangat senang bermitra dengan ZeroAvia dan melihat sekilas masa depan tanpa emisi menggunakan pesawat bertenaga hidrogen.

“Selama kemitraan, serta menilai keunggulan lingkungan dari teknologi, kami juga akan mengeksplorasi peningkatan pengalaman operasional, komersial, dan pelanggan yang dapat dicapai.”

Sergey Kiselev, kepala ZeroAvia Eropa, mengatakan awal tahun ini, kami membuktikan bahwa penumpang akan segera dapat naik pesawat bertenaga hidrogen bebas emisi untuk layanan komersial.

Di tahun-tahun mendatang, kami akan meningkatkan teknologi tersebut untuk memberi daya pada pesawat yang lebih besar dalam jarak yang lebih jauh.

“Kami telah menemukan bahwa selain meningkatkan keberlanjutan penerbangan, yang sangat penting, teknologi hidrogen-listrik berpotensi menurunkan biaya pengoperasian dan meningkatkan pengalaman penumpang dalam penerbangan,” kata Sean Doyle.

BA dan ZeroAvia adalah bagian dari Jet Zero Council, kemitraan antara pemerintah dan industri untuk memajukan ambisi nol emisi bersih pemerintah untuk sektor penerbangan dan kedirgantaraan.

sumber: https://www.travelweekly.co.uk/articles/395499/ba-to-explore-hydrogen-electric-powered-aircraft

AirPods Max hadir Ingatkan kita Bahwa Apple Membuat Teknologi Mewah

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemanfaatan teknologi wireless pada perangkat teknologi mendukung pengguna untuk dapat lebih produktif dalam beraktivitas dan disukai oleh traveler,  terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi di kesehariannya.

Headphone nirkabel Apple seharga £ 550 mungkin tidak biasa dengan harga itu – tetapi Apple mungkin tidak peduli. Kami telah menunggu headphone nirkabel Apple sepanjang tahun dan, sekarang AirPods Max over-ear telah hadir, kami menemukan bahwa harganya cukup mahal dengan Apple premium: £ 549.

Dilansir dari Wired.uk, dengan kesuksesan besar AirPods asli seharga £ 159, HomePod Mini seharga £ 99 yang baru dan iPhone SE tahun ini dijual dengan harga di bawah £ 400, fakta bahwa AirPods Max tidak dengan harga bersaing dibandingkan dengan headphone top Sony, Bose dan Sennheiser.

Sedikit mengejutkan tapi seharusnya tidak. Dari apa yang telah kita lihat sejauh ini, dalam desain, spesifikasi, detail pengembangan dan juga ya, harganya, AirPods Max adalah kembalinya Apple tanpa kompromi, Apple yang unggul dalam membangun produk berkualitas tinggi untuk orang-orang berduit.

AirPods Max tiba dengan kerangka baja tahan karat, ikat kepala rajutan dan cups – di sisi spesifikasi, banyak fitur yang sudah dikenal dari AirPods Pro. Headphone over-ear dilengkapi dengan peredam kebisingan aktif, Adaptive EQ, Mode Transparansi (melalui tiga mikrofon di setiap sisi) dan Audio Spasial, menggunakan pelacak untuk menyediakan audio 5.1, 7.1, dan Dolby Atmos yang menyesuaikan dengan gerakan kepala Anda.

Mereka didukung oleh driver dinamis 40mm rancangan Apple dan chip H1-nya dengan masa pakai baterai hingga 20 jam. (Tidak seperti beberapa headphone, headphone tidak dapat dilipat menjadi bentuk yang lebih kompak, meskipun cupsnya dapat diputar dan ada Smart Case yang sangat aneh untuk perlindungan.)

Dalam jangka panjang, headphone over-ear, peredam kebisingan sangat masuk akal, mewakili kesenjangan yang jelas dalam jajaran produk Apple – kesuksesan AirPods pasca-pelarian – dan yang terkait dengan pertumbuhan berkelanjutan dari bisnis layanannya – termasuk Apple Music.

Di sini, bagaimanapun, tampaknya mengambil pendekatan HomePod daripada strategi AirPods in-ear: dimulai dengan produk kelas atas untuk mendapatkan audio dan pengalaman saat itu juga kemudian merilis model yang lebih terjangkau, mainstream, dengan teknologi yang mengalir turun.

Sudah ada desas-desus yang menunjukkan bahwa kita akan melihat varian Sport dari AirPods Max, yang harganya mendekati £ 350.Dengan harga £ 550, Apple memiliki persaingan yang sangat ketat.

Headphone terbaik WIRED Recommends kami adalah Sony WH-1000XM4, sepasang peredam bising nirkabel yang luar biasa dengan harga £ 200 lebih murah daripada AirPods Max. Konon, Sony sangatlah nyaman digunakan tetapi diakui cukup besar dan sangat tradisional dalam desain di samping simbol status estetika dan tampilan serta nuansa mewah AirPods Max.

Apple juga memiliki pasar headphone premium untuk dipuaskan, berhadapan langsung dengan opsi kelas atas seperti B&O H95 seharga £ 700, dengan driver full-range titanium 40mm dan peredam bising yang mengesankan.

Dan Beats? Mungkin ada ruang untuk kedua jalur dengan Beats menjadi pilihan audio Apple yang terjangkau; headphone Beats paling premium mencapai £ 270 dan line-up sekarang termasuk Beats Flex £ 50.

Sekarang juga tampaknya Beats telah berfungsi sebagai tempat pengujian untuk teknologi di balik AirPods Max. Headphone Beats baru-baru ini semakin terasa seperti headphone Apple, dengan fitur utama Apple seperti AirPlay dan memungkinkan Apple menguji kemampuan peredam bising aktifnya dalam desain over-ear.

Headphone Max baru berfungsi mirip dengan AirPods in-ear di mana Anda dapat dengan cepat terhubung dari iPhone ke Mac ke Apple TV, dll. Prospek tindak lanjut cepat dalam seri AirPods over-ear mungkin membantu menjelaskan kejutan pengumuman pertengahan Desember.

Ternyata ‘satu hal lagi’ sebenarnya adalah ‘dua hal lagi’. Pada tahun 2020, banyak perusahaan telah mengadopsi jadwal rilis yang disesuaikan sehubungan dengan penundaan produksi terkait pandemi, tetapi Apple sendiri telah mengadakan tiga acara peluncuran yang belum pernah terjadi sebelumnya selama paruh kedua tahun pergolakan ekonomi.

Seperti yang dilaporkan Mark Gurman dari Bloomberg, Apple tampaknya telah membuat keputusan untuk membuang beberapa fitur, seperti band yang dapat ditukar dan memilih Digital Crown daripada panel sentuh, untuk mengeluarkan AirPods Max tahun ini.

AirPods Max tentu saja menawarkan build premium dan kredensial mode Apple, tetapi dengan sedikit fitur yang melampaui AirPods Pro, semuanya akan tergantung pada bunyinya. Dengan harga £ 550, mereka tidak dapat bertahan dengan kualitas audio dan peredam bising yang cukup bagus untuk bersaing dengan perusahaan seperti Sony dan Bose, sesuai dengan AirPods Pro.

Antara headphone mainstream dan opsi mewah, harga yang sedikit mahal menempatkan AirPods Max di kategori lain sepenuhnya. Namun, bagi Apple, itu sebenarnya tidak biasa, bukan?

Taco Bell Indonesia Umumkan Tanggal Pembukaan 18 Desember di Senopati

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Warga Jakartasemakin dekat untuk menikmati Taco Tuesday bersama Taco Bell, karena jaringan fast food Amerika baru saja mengumumkan tanggal pembukaan toko pertamanya di Jakarta.

Dikutip dari Coconuts, dalam Instagram story oleh aktor Indonesia Gading Marten kemarin, Taco Bell Indonesia memastikan restoran pertamanya di Tanah Air akan dibuka untuk umum pada Jumat ini.

Sejak seminggu yang lalu, rantai yang terinspirasi dari Meksiko ini telah menggoda menunya di @tacobellid, mulai dari Crunchwrap Supreme yang terkenal – yang tampaknya merupakan campuran taco dan burrito yang dipanggang hingga renyah di bagian luar, burrito, dan taco yang renyah.

Selain itu, akun tersebut juga telah diverifikasi oleh Instagram (tidak seperti akun palsu tertentu untuk rantai makanan cepat saji lainnya).

Lokasi restoran Taco Bell pertama di Indonesia ini dipastikan berada di kawasan Jalan Senopati di Jakarta Selatan, yang dipilih karena kredibilitasnya.

Kembali di bulan Januari (atau era pra-pandemi di Indonesia), PT Fast Food Indonesia ⁠ — pemegang waralaba Yum! Merek-merek di negara ini termasuk KFC dan Pizza Hut ⁠ — mengumumkan bahwa mereka akan membuka setidaknya lima restoran Taco Bell di Jakarta mulai awal April.

Meskipun rencana tersebut secara nyata tidak membuahkan hasil. Belum jelas apakah Taco Bell akan membuka lebih banyak toko di tempat lain dalam waktu dekat.

Taco Bell, yang menyajikan hidangan seperti taco, burrito, quesadilla, dan nachos, juga merupakan anak perusahaan dari perusahaan fast food.

Pantai Pandawa- BWcocid

Pandemi, “Batu Uji” Strategi Sales Marketing Hotel

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: Kita, hampir memasuki tahun ke-2, berkompromi hidup berdampingan bersama virus COVID-19. Dan sudah banyak upaya yang dilakukan dalam dinamika industri pariwisata. Dari bentukan “pay now, stay later, day pass sampai staycation”. Sudah saatnya kita bersegera, meningkatkan produktifitas penjualan dimasa  pandemi, — walau pasar diperhitungkan masih lesu–.

Jika kita perhatikan dari sisi ekonomi dan bisnis, periode 2020 ini menjadi masalah besar bagi banyak pengusaha, pekerja dan ekosistem ikutannya. Semua dari sisi penawaran (supply) pihak perusahaan mandeg secara signifikan. Karena tingkat permintaan (demand)  dari masyarakat anjlog juga secara tajam sehingga keseimbangan pasar (equilibrium) goyah.

Hotel, restoran dan unit bisnis yang terkait, kita harapkan mulai menggeliat untuk menutup tahun 2020. Kita melihat sebagian secara berkala membuka kembali usahanya dengan skala yang lebih kecil. Sangat kita pahami, untuk menggerakkan perekonomian rakyat kita perlu volume, belum bisa “mematok” kembali ke harga ideal. Praktis kita mempunyai kesamaan pola keputusan “yang penting jalan dulu”.

Bagaimana terobosannya di saat kondisi pasar menuntut kita untuk menjaga jarak aman?

Pandemi mengharuskan customer dan contact persons berada Di-Rumah-Aja, Work from Home dan menjadi digital nomad. Lantas, siapa yang harus menjadi narahubung untuk melakukan penjualan? Bagaimana cara presentasi sampai close deal-nya, dimana dan kapan harus menemui langganan dan prospek kita?

Walau dalam kondisi dimana masyarakat – kita semua – diminta untuk mengikuti rekomendasi dan keputusan pemerintah daerah setempat. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan penjualan dalam situasi COVID-19 yang dinamis buka tutup ini.

Menurut pemikiran saya, —berdasarkan pengalaman menjalani beberapa krisis selama bekerja di beberapa hotel jaringan internasional di Bali–; nomer satu adalah pentingnya engagement atau selalu terhubung dengan relasi bisnis, customer juga supplier.

Kemudian dengan perhitungan minimnya pemasukan untuk mampu membayar biaya operasional — meski pun telah melakukan penciutan jumlah tenaga kerja–, maka tiga (3) ujung tombak untuk menjalankan strategi Sales & Marketing hotel adalah

  1. General Manager adalah image perusahaan ke publik. Tugas selama masa krisis adalah memegang kendali strategi marketing. Semacam jabatan ad interim director of sales, marketing & communication. Di posisi ini seorang general manager termasuk dituntut segala kemampuannya untuk mengkomunikasikan dan membuat berbagai keputusan darurat disaat yang tepat.
  2. Public Relations Manager adalah jurubicara perusahaan yang mewakili citra manajemen di dalam situasi apa pun. Di janatan ini, seorang public relations manager juga harus mampu membawahi dan mengontrol  pekerja customer service dan guest relations.

Mengapa demikian? Karena harus ada kendali mengeluarkan statement, informasi  yang seragam mulai dari first touch point karyawan dimana tamu,  supplier, partner bisnis mulai mengajukan pertanyaan.

 Dimana first touch point itu? Di banyak perusahaan juga hotel tentunya dimulai  dari personil security yang bertugas di Pos 1 – Pintu Gerbang Masuk–.

3. Sales Manager adalah narahubung dan sekaligus pembuat keputusan sewa kamar hotel dan transaksi jual beli fasilitas lain-lain yang tersedia di hotel tempat kerjanya sesuai arahan strategi general manager.

Panduan kerja untuk ke-3 jabatan penting di atas bisa kita sederhanakan menjadi

  1. Tetap tenang, logis dan terus-menerus menjual.
  2. Memperkuat hubungan dengan pelanggan yang telah ada di data-base.
  3. Mempergunakan dan memaksimalkan fasilitas pemasaran online.
  4. Membuat promosi penjualan yang tepat.
  5. Membuat strategi penjualan yang kreatif
  6. Membangun kolaborasi yang saling menguntungkan dengan akselerator dan agregator.

Sekali lagi,— menurut pemikiran saya untuk hidup–, bekerja berdampingan dengan COVID-19 supaya efektif dan tetap produktif adalah dengan kembali ke dasar-dasar ilmu hospitality yang ber-etika. Ada Code of Conduct dan selalu mengabaikan The Do and The Don’t termasuk tambahan menjalankan CHSE (Clealiness, Healthy, Safety, and Environtment Sustainability).

Sebagai catatan, semua generasi produktif masa kini sudah malas berbicara di telepon. Salah satu alasannya adalah, kalau sedang menerima dan berbicara ditelepon tidak bisa mengerjakan hal-hal lain yang perlu diselesaikan. Terlebih, ketika harus berbicara dengan seseorang yang jika sedang berbicara tidak bisa diputus begitu saja, –pertimbangan etika–. Sehingga di masa kini diperlukan tatacara dan tatakrama lain kalau memang sangat perlu berbicara di telepon dengan partner bisnis, customer juga supplier.

Kreatif dan Inovatif

Akhirnya perlu saya angkat sekali lagi, bahwa masyarakat dan kita semua tetap dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhan (needs), mempertimbangkan keinginan (wants), dan harapan (expectations).

Staycation, menginap dan tinggal di hotel, liburan sambil bekerja ini tentunya bisa dipaketkan kategori needs, expectations dan wants. Bisa disingkat NEW dan ditambahkan nama hotelnya, maka jadilah nama paket misalnya “NEW at my hotel

Solusi efektif dari banyak permasalahan bisnis termasuk  sales & marketing yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang selama ini sudah kita miliki dan nikmati.

Ya, hotel pun sudah sah bisa berinteraksi jual-beli secara digital melalui smartphone dan beragam apps pendukung strategi penjualan online tanpa meninggalkan “nyawa” dari hospitality yang bertopang pada human interactions. Formalitas mengirim fax dan atau email dinilai sangat memperlambat respon para pelakunya. Sssttt ….. emang ada ya di 2020 ini yang masih menggunakan fax?   

Pihak perusahaan melalui sales & marketing teamnya juga diuntungkan karena memberdayakan pemasaran online sebagai salah satu solusi berbiaya rendah. Parameter keberhasilannya bisa diakses melalui pengumpulan dan analisa data yang akurasinya bisa dipercaya.

Akhir kata, jangan lagi ada diantara kita yang bangga dengan menyampaikan kalimat “saya gaptek”. Karena untuk keluar dari permasalahan pandemi COVID-19 kita memerlukan team sales & marketing yang mampu membuat dan meningkatkan penghasilan bagi banyak orang yang kehidupannya bergantung pada masing-masing hotel tempat kerja kita.

Salah satu cara supaya bisa memasang strategi sales marketing hotel yang efektif adalah berkolaborasi dengan piranti digital yang dinamis. Mari kita maksimalkan kinerja dengan beragam inovasi baik mulai dari cara manual sampai ke penggunaan teknologi inovatif terbaru.

Happy selling

Penulis adalah: Hospitality Consultant Indonesia in Bali –  Telu Learning Consulting – Digimakz – Commercial Writer – Copywriter – Jasa Konsultan Hotel

Kemenparekraf Gelar “ULIK 2020” untuk Promosikan Travelling di Era Pandemi

this formate

JAKARTA,bisniswisata.co.id:  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan acara “ULIK 2020” (Ulas Balik) bersama _key opinion leader_ secara daring ( _LIVE_), melalui akun resmi Instagram Kemenparekraf dan @pesonaid_travel, pada 13 Desember 2020.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf /Baparekraf, Nia Niscaya, dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (15/12/2020), menjelaskan tujuan dari kegiatan ULIK 2020 ini dimaksudkan untuk mengulas kembali pengalaman key opinion leader dalam melakukan perjalanan wisata di masa pandemi.

Travelling di masa pandemi ini cukup memberikan banyak pengalaman baru yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Karena, sebagai wisatawan, saat ini sangat mengedepankan destinasi wisata yang telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” kata Nia Niscaya.

Selain itu, kegiatan Ulas Balik ini juga dimaksud untuk mengingatkan serta memberikan edukasi kepada seluruh _stakeholder_ dan wisatawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan lestari (CHSE) sesuai dengan kampanye Indonesia CARE yang digaungkan oleh Kemenparekraf.

Nia Niscaya berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan serta meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan di destinasi wisata yang ada di Indonesia.

Key opinion leader Febrian menceritakan saat pertama kali ketika melakukan travelling ke Bali di masa pandemi, yang memberikan pengalaman baru bagi dirinya. Ia mengungkapkan sebelum dan setelah pergi wisatawan wajib melakukan tes PCR atau swab dan rapid.

Ini demi memastikan kesehatan diri sendiri dan keselamatan orang lain, khususnya yang tinggal bersama dengan anggota keluarga lain di rumah. Kemudian, wisatawan juga perlu mengisi form di aplikasi eHAC Indonesia.

Ia juga menjelaskan penerapan protokol kesehatan yang berlaku di bandara, pesawat, restoran, hotel, maupun destinasi pariwisata di Bali ternyata sudah sangat baik dan sesuai dengan standar adaptasi kebiasaan baru, seperti mencuci tangan atau tersedianya hand sanitizer cek suhu tubuh sebelum masuk destinasi, antre berjarak sesuai dengan signage yang telah dibuat, serta wisatawan wajib memakai masker.

Ia juga memberikan rekomendasi tempat wisata yang telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik, seperti tempat wisata yang bertema advanture yaitu Bali, Labuan Bajo, Gunung Bromo, Banyuwangi, dan Lombok. Sedangkan, untuk destinasi yang cocok dikunjungi bersama dengan keluarga antara lain Bintan, Danau Toba, dan Joglosemar.

“Dengan tempat dan fasilitas yang sudah siap seperti ini, traveler atau wisatawan juga diharapkan bisa menjadi traveler yang bijak dan bertanggung jawab, dengan menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jara,” ungkapnya

“Wisatawan  juga perlu menghindari kerumunan, agar tidak terjadi kluster baru penyebaran COVID-19. Jangan sampai tempat dan fasilitasnya sudah baik menerapkan protokol, tapi kita sebagai wisatawan malah tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jadi, memang harus bersinergi satu sama lain,” ujar Febrian.

 

Festival Unik dan Menarik yang Bisa Kamu Kunjungi Setelah Pandemi Berakhir

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Festival adalah acara yang diadakan untuk memperingati suatu acara dan diadakan pada waktu tertentu. Setiap negara di dunia memiliki festival yang berbeda-beda, mulai dari festival perang tomat unik di Spanyol, karnaval busana di Jember Indonesia, festival balon udara di New Mexico hingga festival orang mati di Meksiko.

Keunikan sebuah festival bisa dilihat dari cara perayaannya, jumlah orang yang terlibat di dalamnya, kostum yang digunakan, dan sejarah festival itu sendiri. Berikut beberapa daftar festival yang dapat anda kunjungi setelah pandemi dilansir dari Seasia.co:

1. Dia De Muertos Festival – Meksiko
The Dia de Muertos Festival atau yang juga dikenal dengan Day of the Dead Festival merupakan festival unik dan menyeramkan yang dirayakan di Meksiko sekitar tanggal 31 Oktober dan 2 November setiap tahunnya.

Festival yang berlangsung selama 2 hari ini mengusung tema kematian, ya Dia De Los Muertos merupakan festival untuk mengenang dan menunjukkan rasa cinta dan hormat kepada keluarga almarhum.

Hal yang membuat festival Dia De Los Muertos menjadi unik dan meriah adalah pawai menggunakan kostum yang didesain menyerupai tengkorak.

Perlu Anda ketahui juga bahwa festival Dia De Los Muertos dimasukkan oleh UNESCO sebagai cagar budaya, yang meliputi budaya dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

2. Tomorrowland – Belgia
Festival Tomorrowland adalah festival musik EDM terbesar dan termegah di dunia yang diadakan di Boom, Belgium. Festival musik EDM Tomorrowland pertama kali diadakan pada tahun 2005 yang berlanjut hingga hari ini.

Pada tahun 2018 jumlah pengunjung festival Tomorrowland mencapai 400 ribu orang dari seluruh negara di dunia, jumlah ini meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan jumlah pengunjung pada tahun 2016 yang berjumlah 160 ribu orang.

Jumlah pengunjung yang banyak ini tidak aneh karena festival Tomorrowland akan diisi oleh DJ kelas dunia seperti Armin van Buuren, Avicii, Tiesto, dan lainnya.

3. Jember Fashion Carnival – Indonesia
Jember Fashion Carnaval atau disingkat JFC merupakan salah satu festival unik yang berasal dariJember Indonesia. Fashion karnaval terbesar di Indonesia ini diadakan setahun sekali dan diprakarsai oleh Dynand Fariz yang juga merupakan pendiri JFC Center.

Ide dari festival ini sendiri berawal dari banyaknya group reog ponorogo yang memadati jalan pada saat parade HUT Kota Jember, yang kemudian tercipta ide untuk membuat parade dengan menggunakan berbagai kostum yang unik dan menarik.

Sebanyak ribuan peserta mengikuti festival ini dengan menampilkan berbagai macam desain kostum yang mewakili berbagai daerah serta adat istiadat dan budaya di Indonesia.

Pengunjung yang datang juga tidak hanya berasal dari penduduk tetapi juga dari berbagai penjuru Indonesia dan juga dari luar negeri yang jumlahnya mencapai ratusan ribu pengunjung.

Dan yang menarik, festival Jember Fashion Carnaval menampilkan tema yang berbeda setiap tahunnya sehingga festival ini semakin menarik dan bisa menarik lebih banyak pengunjung.

4. The Internasional High Meeting Festival – Italia
Buat kamu yang takut ketinggian, festival International Highline Meeting bisa jadi mimpi buruk di malam hari, karena festival ekstrim ini dirayakan bukan di atas tanah, melainkan ratusan meter di atas tanah.

Festival yang digandrungi pecinta ketinggian ini digelar di Monte Piana Italia, dengan ketinggian 2.350 mdpl. Monte Piana biasa digunakan sebagai tempat pertemuan Highline tahunan sejak 2012.

Dalam festival International Highline Meeting, Anda akan merasakan sensasi tidur bergelantungan di hammock di antara perbukitan. Dengan total 17 hammock yang merupakan simbol perdamaian dan kehormatan bagi prajurit yang tewas dalam perang dunia pertama.

Ide merayakan festival ini lahir saat The International Highline Meeting pertama dirayakan pada tahun 2012 dan dipelopori oleh Armin Holzer, Alex D’emilia, dan Igor Scotland yang berlanjut hingga saat ini.

 

Restoran Sumber Asli Luncurkan Promo-promo Keren.  

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Suka masakan tradisional warisan leluhur yang dulu kerap ibunda siapkan untuk keluarga di rumah. Nah bagi pencinta kuliner lawas, Restoran Sumber Aseli di kawasan Jl Cipete, Jakarta Selatan keluarkan jurus-jurus promo yang keren.

Adalah Roro, pemilik resto  yang memberikan promo khusus untuk merayakan HUT ke-125 Bank BRI, nikmati promo harga spesial di hari Rabu, 16 Desember 2020, jam 07.00 – 21.00. Untuk mendapatkan promo ini pengunjung harus membeli masakan senilai minimal Rp125.000 dan cukup membayarnya sejumlah Rp25.000 saja. 

Tentu saja maksimum diskon Rp 100.000, bisa makan di tempat, di bawa atau kirim tapi syaratnya untuk Dine in dan take away hanya pakai kartu debit/kredit Bank BRI & Brizzi.

“Kalau kirim bisa transfer dari bank apapun dan biaya belum termasuk biaya packaging dan delivery,” jelas Roro.

Jurus promo lainnya telah dilakukann pula ketika belanja online heboh dengan promo Hari Belanja Online ( Harbolnas), Sumber Asli juga keluarkan promo 12-12 pada 12 Desember lalu dimana pengunjung cukup bayar Rp 12.000 dari menu yang dipilihnya.

Nuansa Restoran Sumber Aseli, Cipete, dengan menu tradisional resep para leluhur ( Foto: foto ; Yeffi Rachmawati)

Sedikitnya ada 100 jenis kuliner  yang tersaji dalam menu ataupun satuan dari mulai telor ceplok sampai daging  empak tempo dulu yang ditawarkan dan bukan hanya dari Pulau Jawa tetapi juga dari berbagai daerah lainnya.

Sesuai nama restorannya, Sumber Asli, maka Roro yang sehari-hari seorang ekonom dan suka berkeliling daerah maupun mancanegara menyajikan  menu Ayam Tangkap Aceh, ayam Sasando, Nusa Tenggara Timur ( NTT) , Ayam Cincane Samarinda, Ayam Paniki Ternate, Ayam Malbi Palembang maupun Ayam Arohu Maluku.

Menu yang ditawarkan juga ada nasi lengkap seperti nasi krawu, nasi jamblang, nasi gudeg, aneka macam soto,  aneka sambal, aneka minuman yang anak milenial arau Gen Y dan Gen Z  mungkin jarang mendengar seperti Wedang Secang, Wedang Uwuh, Wedang Ronde Malioboro, Wedang Herbal Jaherona, Wedang Serbat.

Datang hanya untuk ngopi, minum teh dan aneka wedang ssmbil menikmati jajanan juga oke misalnya bitterballen, dimsum, pisang goreng, roti kukus, rujak Aceh, prol tape, dan aneka jajanan lainnya.

Harga yang ditawarkanpun cukup terjangkau. Untuk makanan dibanderol mulai dari Rp13.000 hingga Rp54.000, sedangkan untuk minuman dari Rp18.000 hingga Rp36.000.