Pengelolaan Desa Wisata Perlu Adil Dan Transparan

this formate

Doto Yogantoro ( kanan) bersama tim PT Shali Riau Lestari yang tengah studi banding di Desa Pentingsari, Jogjakarta.

JOGJAKARTA, bisniswisata.co.id: Pengelolaan desa wisata membutuhkan komitmen untuk memberikan keadilan, bersikap transparan dan seimbang pada masyarakat desa, kata Doto Yogantoro, Ketua Kelompok Sadar Wisata                       ( Pokdarwis) Desa Pentingsari, hari ini.

“Mengurus desa wisata harus adil, bersikap transparan dan merata (seimbang) karena melibatkan hampir seluruh warga desa. Oleh karena itu Pengurus dan warga setempat harus bisa saling bersinergi agar  dapat menggerakkan perekonomian desa dengan baik,” ujarnya.

Hal itu diungkapkannya ketika menerima kunjungan pimpinan PT Shali Riau Lestari, Marta Uli Emilia bersama Sahala Sitompul dan tim pada awal Januari lalu untuk melakukan studi banding untuk mengembangkan desa wisata di Provinsi, Riau

Menurut Doto Yogantoro, Desa Wisata Pentingsari ibaratnya adalah sebuah merek produk. Soalnya dusun yang berada di wilayah Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman ini tidak memiliki keunggulan destinasi.

“Kami menawarkan gaya hidup sehari-hari di desa, berinteraksi langsung dengan warga desa dengan beragam aktivitas. Desa yang jaraknya bisa ditempuh satu jam dari Jogjakarta dan berada di lereng kaki Gunung Merapi ini setiap bulan membatasi diri dengan 3500 tamu,”

Berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di Desa Pentingsari

Doto menambahkan bahwa Desa Pentingsari menawarkan gaya hidup di pedesaan yang melibatkan hampir seluruh warga desa. Oleh  karena itu dalam mengelola sebagai desa wisata , azas manfaat yang menjadi prioritas artinya melibatkan  sebanyak mungkin warga lokal.

“ Jika tamu datang maka, semua aktivitasnya akan dilayani oleh masyarakat setempat. Jadi warga desa selain profesinya bertani bisa menambah penghasilan dari kunjungan wisatawan,” kata Doto Yogantara

Insinyur Perikanan IPB yang memilih berkarya di kampung halamannya sendiri ini mengatakan merintis desa wisata ( dewi) Pentingsari 10 tahun lalu bukan hal mudah. Satu tahun pertama  belum ada tamu dan dua tahun pertama adalah masa merintis.

“ Setelah tamu datang maka transparansi sangat penting karena masalah lain yang muncul adalah ada masyarakat desa yang merasa rumahnya sebagai homestay tidak kunjung mendapat tamu. Begitu pula keluhan muncul karena merasa  tidak mendapatkan penghasilan yang sama dengan warga lainnya,”

Itulah sebabnya para pengurus Pokdarwis yang mengelola desa wisata harus adil, transparan dan seimbang membagi pekerjaan kesemua warga yang terlibat sehingga perekonomian desa benar-benar bergerak.

Desa wisata Pentingsari digerakkan oleh masyarakat, dirancang oleh masyarakat, dilaksanakan oleh masyarakat dan hasilnya juga dinikmati oleh masyarakat, tegasnya.

“ Bulan Desember 2017 lalu omzet desa kami mencapai Rp 350 juta padahal kami membatasi tamu dan harus reservasi dulu. Kuncinya adalah di keragaman aktivitas karena dengan banyaknya aktivitas pemasukan bukan hanya dari akomodasi dan kuliner,” jelasnya.

Tim Shali Riau Lestari keliling Desa Pentingsari, Jogja

Mendengar penjelasan Doto Yogantoro, Sahala Sihombing mengatakan optimistis jika ada sinergi yang kuat dari pemerintah, swasta dan masyarakat Riau maka pengembangan desa wisata akan tumbuh.

“Dinas Pariwisata Provinsi Riau misalnya dapat mengirimkan tokoh-tokoh desa yang punya minat dan komitmen mengembangkan desa wisata untuk studi banding ke Desa Pentingsari atau desa lainnya di Jogja, ” kata Sahala.

Sementara Marta Uli Emilia sebagai CEO PT Shali Riau Lestari mengatakan pihaknya sebagai  swasta telah membina kelompok tani ( poktan) budidaya lada di Desa Kota Baru, Kecamatan Tapung Hilir, sebagai bagian dari tangungjawab sosial perusahaan. Desa itu berpotensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata.

“Kalau semua pihak di Riau bersinergi mengembangkan desa binaan itu maka untuk week-end kita bisa menjaring wisatawan lokal maupun mancanegara terutama dari negri jiran untuk berakhir pekan di desa,” jelasnya.

Wanita pengusaha yang juga memiliki perhatian penuh pada masalah seni dan budaya Melayu Riau ini juga tengah giat merajut hubungan dengan tokoh Melayu di daerah Riau kepulauan, sebagian besar di Bengkalis, Indragiri Hulu, Gunung Sahilan, Kampar dan wilayah Pekanbaru yang merupakan kekuatan kerajaan Riau pada masa lampau.

“Tamu-tamu saya pribadi selalu saya bekali suvenir kaos yang didesain khusus menonjolkan budaya Riau. Saya berharap Gubernur Prov Riau mendatang juga memiliki visi wisata yang kuat sehingga kita tidak bergantung pada minyak dan mengekspor asap ke negara tetangga akibat kebakaran hutan,”

 

 

2 – 4 Februari 2018, Indonesia International Wedding Festival 2018

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.c.id: Weddingku menggandeng Dyandra Promosindo, kembali menggelar Indonesia International Wedding Festival (IIWF) 2018 di Jakarta Convention Center Jakarta, pada 2-4 Februari 2018. IIWF 2018 memfokuskan diri sebagai sebagai pameran perlengkapan pernikahan dan honeymoon terbesar di awal tahun.

#IIWF2018, demikian hashtag pameran pernikahan awal tahun ini, diadakan untuk menjadi barometer dan juga penentu tren pernikahan di tahun ini. Di samping itu, awal tahun merupakan momen terbaik bagi para pasangan untuk mempersiapkan pesta pernikahan mereka yang biasanya diselenggarakan di akhir tahun.

2018, IIWF 2018 mengambil tema “A New Path of Love” yang terinspirasi dari pasangan pengantin yang penuh cinta dan inspirasi untuk memulai hidup baru mereka.

Selama pameran, pengunjung terutama pasangan calon pengantin beserta orang tua mereka dapat melihat, memilih, dan menentukan berbagai keperluan pesta pernikahan dari lebih 300 eksibitor terpercaya yang turut serta di pameran ini yang terdiri dari vendor bridal, wedding venue, fotografer, dekorasi, wedding cake, wedding organizer, MC & entertainment, souvenir, undangan, katering, cincin kawin, bulan madu dan lainnya.

Bahkan, Pengunjung berkesempatan untuk melihat dan mencoba desain-desain gaun pengantin terbaik, melihat dan booking wedding venue, berkonsultasi dengan para fotografer pernikahan terbaik, serta mencicipi berbagai kreasi menu industri katering yang kesemuanya menjadi bagian dari pameran IIWF 2018.

IIWF 2018 akan ditutup dengan acara yang spektakuler berupa pengundian berbagai macam hadiah-hadiah yang menarik. Dan, tentu saja, acara puncaknya yaitu pengundian grand prize berupa 1 (satu) unit mobil Volkswagen Golf dan 3 (tiga) unit motor Honda Scoopy bagi pasangan-pasangan yang beruntung.

Terdapat 2 pilihan paket untuk mengunjungi IIWF 2018, yaitu Paket 1 yang terdiri hanya 1 tiket masuk saja untuk 3 hari sebesar Rp25.000 dan Paket 2 yang terdiri 2 tiket masuk untuk 3 hari beserta 1 majalah Weddingku sebesar Rp60.000. Tiket dapat dibeli di www.indonesiainternationalweddingfestival.com dan on the spot.

Dengan infrastruktur yang semakin baik untuk menunjang event internasional di tahun 2018 ini, Indonesia International Wedding Festival 2018 tentunya akan menjadi pameran pernikahan dan bulan madu terbesar di awal tahun yang akan ditunggu-tunggu oleh pasangan calon pengantin di Tanah Air. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pegasus Airlines Terpelosok ke Lereng Curam

this formate

TRABZON, Bisniswisata.co.id: Pesawat jenis Boeing 737-800 milik Pegasus Airlines tergelincir di landasan pacu bandara Trabzon Turki. Pesawat yang mengangkut 168 penumpang kehilangan kendali dan jatuh menuruni lereng curam di tepi Laut Hitam, hanya beberapa meter dari tepi air laut.

Sebanyak 168 orang penumpang dan dua pilot serta empat kru kabin, dinyatakan selamat dan tidak ada yang terluka sama sekali, dalam insiden ini. Para penumpang hanya panik karena hidung pesawat mengarah ke arah laut, persisnya di tepi pantai.

Pesawat itu baru melakukan penerbangan dari Ankara dan mendarat di Kota Trabzon. Pendaratan tidak berjalan mulus karena pesawat tergelincir di landasan pacu bandara.

“Kami miring ke samping, sementara bagian depan pesawat turun dan bagian belakang naik. Ada kepanikan besar, orang-orang berteriak,” ujar salah seorang penumpang, Fatma Gordu, dikutip kantor berita Turki, Anadolu, Senin (15/01/2018).

Saat pesawat berhenti meluncur di atas lumpur tebal lereng, penumpang mencium bau bahan bakar. “Kami pikir akan ada kebakaran. Orang panik, ada ibu hamil dan anak-anak,” kata Gordu.

Video insiden yang diunggah di media sosial menunjukkan petugas pemadam kebakaran memompa air di atas pesawat pada Sabtu (13/1) malam. “Ini adalah keajaiban. Kita bisa saja terbakar, kita bisa saja meledak atau kita bisa terjun ke laut,” kata seorang penumpang lain, Yuksel Gordu.

Gubernur Trabzon, Yucel Yavuz, mengatakan semua penumpang selamat dari pesawat dan beberapa di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Semuanya baik-baik saja,” ungkapnya.

Pegasus Airlines telah memberikan pernyataan resmi terkait kecelakaan ini. Pesawat Boeing 737-800 mendapat masalah di landasan pacu saat mendarat, tetapi 162 penumpang, dua pilot, dan empat awak kabin dinyatakan tidak terluka.

Salah satu penumpang pesawat tersebut, Fatma Gordu, menceritakan kepanikan di dalam pesawat saat mendarat. “Bagian depan pesawat turun dan bagian belakang terangkat. Penumpang panik, mereka berteriak ketakutan,” kata Fatma. (AND)

Turis Australia ke Bali Merosot

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Wisatawan Australia yang berlibur ke Bali mencapai 1.015.752 orang selama sebelas bulan periode Januari-November 2017, menurun 31.644 orang atau 3,02 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 1.047.396 orang.

“Meskipun masyarakat negeri kangguru ke Bali berkurang, namun menempati peringkat kedua terbanyak memasok turis ke Bali setelah China,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Senin (15/1/2018).

Dilanjutkan, masyarakat Australia sangat bergairah untuk menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali yang diwarisi secara turun temurun. Bahkan mereka menganggap Bali sebagai “rumahnya yang kedua”, disamping perekonomian negeri tersebut semakin membaik serta didukung situasi keaman daerah ini semakin mantap.

Masyarakat Australia ke Bali sebagian besar melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya dan 11.517 orang yang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.

Australia yang menempati peringkat kedua terbanyak memasok turis ke Bali setelah China itu mampu memberikan kontribusi sebesar 18,87 persen dari total wisman berliburan ke Bali sebanyak 5,38 juta orang selama sebelas bulan periode Januari-November 2018.

Kunjungan wiman ke Bali itu meningkat sebanyak 896.691 orang atau 19,99 persen dibanding periode periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 4,48 juta orang.

Menurutnya, dari sepuluh negara terbanyak memasok wisatawan ke Bali, dua di antaranya mengalami penurunan, selain Austalia juga Malaysia 2,66 persen dari 159.101 orang pada sebelas bulan pertama 2016 menjadi 154.874 orang pada periode yang sama 2017.

Delapan negara yang masyarakatnya semakin banyak ke Bali meliputi China meningkat 51,52 persen, diikuti India 48,25 persen, Jepang 9,85 persen, Inggris 12,29 persen, Amerika Serikat 16 persen, Perancis 8,60 persen, Jerman 17,03 persen dan Korea Selatan 23,05 persen.

Ketua Asita Bali Ketut Ardana dalam kesempatan terpisah mengatakan, pascaerupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem destinasi wisata di Bali umumnya masih aman untuk dikunjungi, kecuali dalam radius enam kilometer dari gunung tertinggi di Pulau Dewata yang berjarak sekitar 95 km timur kota Denpasar.

Hingga saat ini pelayanan pariwisata masih berlangsung normal apalagi sebagian besar objek wisata hingga akomodasi wisata berada di Kabupaten Badung, Gianyar dan Denpasar yang jauh dari kawasan rawan bencana itu, ucapnya seperti diunduh laman Wartaekonomi.co.id. (WEO)

Tari Pendet Disabilitas Massal Raih Muri

this formate

SINGARAJA BALI, Bisniswisata.com: Sebanyak 130 penari Bali tampil sangat memukau, mengharukan. Mereka adalah penari disabilitas merupakan binaan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Kampus ternama ini menggandeng beberapa pelatih tari Bali.

Hasilnya, tari pendet disabilitas massal ini encatat rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk tari pendet disabilitas massal terbanyak yang baru pertama kali dilaksanakan.

“Ini pertama kali Undiksha mengelar tari massal dengan menggerakkan kaum disabilitas. Dan pari penari tampil dengan sangat memukau, menyentuh hati dan ini bagian dari pelestraian tari Bali sekaligus menunjukkan penari disabilitas bisa tampil menari yang luar biasa,” lontar Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, di Singaraja, Ahad (14/01/2018).

Jampel mengatakan anak berkebutuhan khusus adalah aset yang sama nilainya dengan anak-anak pada umumnya. Menurut dia, anak berkebutuhan khusus harus diberikan kedudukan yang sama. Dalam bidang pendidikan pun harus dilibatkan dalam berbagai jenis program, baik seni maupun pendidikan.

“Dengan berkesenian, anak berkebutuhan khusus merasakan nilai positif yang tertinggi, yaitu kebahagiaan. Mereka akan merasakan hidupnya tetap berarti dan diperlukan sehingga semangat menjalani kehidupan dapat terus dilalui meskipun dengan berbagai keterbatasan,” kata Jampal.

Koordinator Muri Tari Pendet massal, Made Agus Dharmadi mengatakan para penari disabilitas dilatih secara intensif bersama sejumlah instruktur yang berpengalaman.

Para penari ketika melakukan gerakan dituntun oleh satu orang derigen yang memperagakan beberapa jenis gerakan sebagai simbol beberapa bagian tari. “Kami lumayan bekerja keras agar mereka paham beberapa gerakan tari pendet. Selain untuk Muri, kami juga meneliti dalam hal pendidikan disabilitasnya,” kata dia.

Tari pendet pernah diklaim sebagai milik Malaysia yang tayangkan pada sebuah stasiun televisi sebagai upaya promosi pariwisata bagi negara tetangga. Padahal yang sesungguhnya, tari pendet terlahir dan berkembang di Bali.

Tari ini tercatat telah cukup memasyarakat sejak lebih dari setengah abad silam. Tari ini diciptakan dua seniman Bali pada tahun 1950, tari pendet langsung memasyarakat sehubungan kerap dipakai menyambut kehadiran tamu-tamu penting yang datang ke Pulau Dewata.

Dari catatan yang ada, tari pendek digagas dua seniman kelahiran Desa Sumertha, Kota Denpasar, yakni I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng. Kedua seniman itu yang pertama kali mencetuskan tari pendet dengan menampilkan empat orang penari wanita. (TMP)

2017, Turis Prancis ke Bali Meningkat

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Strategi pemasaran dan promosi ke negara Eropa, sukses besar. Sebut saja, turis Prancis yang jumlahnya terus meningkat. Data Visit Indonesia Tourism Office (VITO) Prancis menyebutkan, tingkat kunjungan wisman Prancis ke Bali menempati peringkat ke tujuh dari sejumlah negara.

Selama tahun 2017, jumlah kunjungan wisman Prancis mencapai 162.288 wisman. Lebih besar dari tahun 2016 yang berjumlah 147,413 wisman. “Peningkatanya sebesar 10,09 persen,” ujar Eka Moncare selaku perwakilan VITO Prancis dalam keterangannya yang diterima Redaksi Bisniswisata.co.id, Ahad (14/01/2018).

Faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan kunjungan wisman Prancis ke Bali? Soal ini Eka punya jawaban. Pertama adalah popularitas Bali yang memang menjadi favorit wisatawan Prancis. Masyarakat Prancis dikatakanya sangat menyukai kultur dan budaya. Dan Bali memiliki semua itu dan menawarkannya kepada wisman Prancis secara lengkap.

Bali, menurut Eka, sangatlah unik. Bahwa meskipun menjadi tujuan wisatawan dunia, namun kekuatan tradisionalnya masih sangat terjaga. “Dan hal tersebut ditunjang dengan penerbangan langsung (Direct Flight) dari Paris ke Bali yang menjadi salah satu faktor sukses kunjungan wisman Prancis,”  kata Eka.

Selain itu “hospitality” masyarakat dan industri di Bali sudah sangat baik. Masyarakat Bali mampu berbicara bahasa Inggris bahkan Prancis dengan baik dan semakin baik. Bali sangat menyambut wisatawan dan telah memiliki pengalaman yang baik dalam hospitality.

“Dan banyak sekali pilihan hotel di Bali yang harganya kompetitif. Sehingga membuat Tour Operator semakin mudah membuat paket untuk dijual,” ujarnya.

Bali memiliki amenitas dari kelas guest house hingga hotel kelas bintang tujuh yang semuanya memiliki standar yang baik. Bali dipromosikan sejak awal dan sampai sekarang. Mereka selalu siap untuk promosi dibandingkan daerah lain. Banyak brosur dan artikel tentang Bali. “Semua itu membuat Bali semakin mudah dijual dan menarik wisatawan,” kata Eka.

Belum lagi strategi promosi yang dijalankan Kementerian Pariwisata dan VITO Prancis sendiri. Bahwa setiap saat sepanjang 2017, VITO Prancis bekerja kers memberikan presentasi dan training ke Tour Operator (TO)/Travel Agent (TA) tentang Indonesia.

VITO Prancis memiliki office open to public yang buka setiap Senin hingga Jumat. Dimana orang bisa datang untuk bertanya dan berdiskusi langsung untuk mempersipakan trip mereka ke Indonesia. “Dan orang Prancis senang jika ada assistant tourism office yang membuat mereka penuh confidence untuk travelling ke Indonesia,” jelasnya.

Pertanyaan-pertanyaan melalui email atau sosial media juga direspons secara cepat dan lengkap mengenai destinasi di Indonesia. Vito Perancis mengeluarkan newsletter setiap bulan dikirim ke media dan partner agents untuk update informasi apa saja hal yang baru dari Indonesia. Mulai dari destinasi, pembukaan airport, rute penerbangan, sistem transportasi, hotel, dan lain-lain.

Bicara soal Bali, sebagai destinasi wisata memang tidak perlu diragukan. Popularitas dan keindahannya sudah tersohor ke berbagai belahan dunia. Pesona dan eksotisme Bali tidak akan pernah luntur.

Coba saja sebut Pantai Kuta. Bayangan akan keindahan, suasana yang nyaman sudah langsung membuai. Maka jangan heran jika banyak pesohor dunia sudah menginjakkan kakinya disini.

Deretan nama dunia seperti Christina Aguilera, Katy Perry, Paris Hilton, David Beckham, Jorge Lorenzo, Ashton Kutcher, Mila Kuni, Justin Bieber dan Selena Gomez, tak ragu memposting momen keseruan liburan mereka di akun media sosial masing-masing.

Dilanjutkan, depannya VITO Prancis akan semakin kuat dalam mempromosikan Bali. Berbagai langkah akan dilakukan. Mulai dari memperbanyak event-event Busines to Costumer (BtoC). Dikatakan Eka, B to C sangat baik untuk menciptakan demand.

“Jika B to C naik, B to B pasti akan mengikuti,” ujarnya.Selain itu juga memperkuat hubungan dengan partner di Prancis dan melakukan media famtrip. Juga yang tak kalah penting, mempromosikan Indonesia lewat gastronomi, massage dan spa.

Event-event gastronomi dan massage akan sangat efektif untuk memperkenalkan Indonesia di publik Prancis. “Dan Prancis adalah pasar potensial. Pengeluaran wisman Prancis rata-rata mencapai 110 dolar AS per hari dengan lama tinggal rata-rata 15 hari,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik meningkatnya kunjungan wisman Prancis ke Indonesia. Prancis salah satu negara penyumbang wisatawan terbesar dari Eropa ke Indonesia. Bahkan kunjungan wisman Prancis ke Indonesia mengalahkan Thailand.

“Rata-rata kunjungan mereka itu ke Bali 40 persen, Jakarta 30 persen, Kepulauan Riau 20 persen dan 10 persen sisanya di wilayah lain,” lontarnya.

Indonesia, papar Menpar, memiliki banyak tujuan wisata yang sesuai dengan wisatawan Prancis. Indonesia punya banyak destinasi wisata luxury kelas dunia. “Jadi silakan ke Indonesia. Kami siap menyambut traveller Prancis dengan layanan kelas dunia,” tutur Menpar. (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Penyanyi Ed Sheeran Digugat

this formate

SYDNEY, Bisniswisata.co.id: Dua musisi Australia mengajukan pengaduan pelanggaran hak cipta terhadap Ed Sheeran dan penyanyi musik country Tim McGraw serta Faith Hill, di antara sejumlah lainnya, menuduh bintang-bintang itu meniru salah satu lagu mereka.

Sean Carey, mantan gitaris band Thirsty Merc, dan pemain keyboard serta penulis lagu ‘Beau Golden’ mengatakan, lagu berjudul ‘The Rest Of Our Life’ dari Tim McGraw dan Faith Hill serta ditulis oleh Sheeran, secara substansial serupa dengan lagu mereka yang berjudul ‘When I Found You’.

Penyanyi Australia, Jasmine Rae, merilis lagu ‘When I Found You’ atas namanya pada tahun 2015, dan ini adalah lagu yang paling banyak dimainkan di radio musik country Australia, menurut pengaduan, yang diajukan di Pengadilan Distrik AS di New York, tersebut. Rae tidak terdaftar sebagai penggugat.

“Peniruannya, dalam banyak hal, secara verbal, kata demi kata menyalin elemen penting dan asli lagu tersebut, dan begitu jelas untuk pengamat biasa,” kata Richard Busch, pengacara untuk kedua musisi Australia tersebut, dalam berkas pengaduan seperti dilansir laman www.australiaplus.com, Ahad (14/01/2018)

Busch berhasil mewakili keluarga Marvin Gaye pada tahun 2015 dalam gugatan hak cipta atas lagu dari penyanyi Robin Thicke dan Pharrell Williams berjudul ‘Blurred Lines’.

Ia juga pernah menggugat Sheeran sebelumnya, saat bintang pop Inggris tersebut dituduh melakukan penggunan tanpa izin atas lagu berjudul ‘Photograph’. Kasus itu diselesaikan di luar pengadilan.

Ketiga musisi Australia menemukan kesamaan di antara lagu-lagu itu di bulan Desember, ketika seorang penggemar menyapa Rae di Twitter menanyakan apakah ia telah mendengar lagu baru McGraw and Hill “karena itu terdengar seperti When I Found You’.”

Para musisi itu mendengarnya, dan merasa tak senang. Mereka membicarakan langkah-langkah apa yang harus mereka ambil. Pada titik ini, menurut pengaduan tersebut, situasinya semakin rumit.

Gugatan tersebut menuduh Tim Holland, pacar Rae, tahu tentang kesamaan lagu itu sebelum lagu McGraw/Hill merilisnya karena pekerjaannya dengan Sony Music Australia.

“Penggugat menjadi curiga bahwa bukan hanya Holland yang mengetahui peniruan lagu When I Found You oleh Tergugat Penulis jauh-jauh hari sebelum rilis Rekaman Lagu itu, tapi juga bahwa ia berperan penting dalam membawa pekerjaan Penggugat ke perhatian Tergugat dan kemungkinan menyediakan akses terhadapnya,” begitu tulis gugatan tersebut.

“Tentu saja, ini menantang kredibilitas untuk percaya bahwa kebetulan saja Rekaman Suara Yang Melanggar, tiruan kata demi kata dalam lagu, ini dibuat tanpa akses yang diberikan oleh Holland, ketika Holland adalah pacar dari salah satu penulis lagu tersebut. ”

Pengaduan tersebut juga menunjukkan bahwa Ed Sheeran mungkin pernah mendengar lagu itu di radio saat ia sedang tur ke Australia. “Ada sejumlah cara tambahan yang membuat Tergugat Penulis bisa mendengar lagu ‘When I Found You’, paling tidak itu karena popularitas Lagu itu di Spotify dan YouTube,” sebutnya.

Lagu McGraw/Hill itu begitu populer, dengan lebih dari 8 juta pendengar di Spotify. Album dengan nama yang sama masuk ke nomor dua di tangga lagu Billboard. Gugatan tersebut terjadi beberapa hari setelah perselisihan terkait hak cipta antara grup musik Radiohead dan penyanyi Lana Del Ray. (NDHIK)

Kuliner Paling Populer & Ngetrend Selama 2017

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017 ternyata ada kuliner makanan maupun minuman yang menjadi tren hingga viral. Berbagai macam kuliner itu ada yang hasil inovasi pecinta kuliner di Indonesia, bahkan ada kuliner yang diimpor dari negara lain dan dipasarkan di tanah air.

Berikut ini makanan dan minuman paling populer di tahun 2017 yang dihimpun KompasTravel.

# Kue Kekinian ala Artis

Di tahun 2017, mulai berjamur gerai oleh-oleh kekinian milik sederet artis. Gerai oleh-oleh tersebut ada di berbagai kota di Indonesia. Beberapa gerai oleh-oleh tersebut bernaung di bawah satu manajemen. Kue kekinian tersebut hadir di kota Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Lalu juga di Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Pontianak, Palembang, Jambi, Lampung, dan Kendari. Kue kekinian rata-rata merupakan kue lapis pastry, bolu gulung, atau pie yang dilengkapi dengan topping krim, juga rasa yang beragam dari masing-masing gerai.

# Ayam Geprek

Hidangan ayam geprek sempat menjadi tren di kalangan pecinta kuliner di Jakarta. Terbukti dari menjamurnya kedai ayam geprek di berbagai sudut ibu kota. Menu makanan ini terdiri dari ayam goreng tepung, kemudian digeprek, dan dilumuri dengan sambal. Alhasil menghasilkan rasa pedas yang menggiurkan. Tidak hanya sebatas ayam, para penjual ayam geprek ini juga menawarkan berbagai topping mulai keju mozzarella, cabai hijau, telur, kulit ayam, kol goreng, hingga mie goreng atau Samyang. Lebih pas lagi, jika ayam geprek disantap bersama nasi putih. Beberapa kedai ayam geprek yang ada di Jakarta, antara lain Iam Geprek Bensu, Ayam Keprabon Express, Ayam Blenger PSP, dan Ayam Geprek Mas Eko. Ayam geprek dibanderol mulai dari harga Rp 11.000.

# Cheesetart

Cheesetart asal Jepang pun menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat di Jakarta hingga tahun 2017. Cheesetart ini memiliki perbedaan dengan cheesecake, sebab adonan kejunya sengaja dibuat setengah matang sehingga lebih creamy. Di Jakarta sendiri ada gerai cheesetart asal Jepang yang banyak diminati warga Jakarta, di antaranya Pablo, Hokkaido, BreadLife, dan Uncle Tetsu. Beberapa gerai menjual cheesetart dengan harga satu potongnya mulai dari Rp 15.000. Sementara, untuk Japanese Cotton Cheese Cake dari Uncle Tetsu dihargai Rp 80.000 per loyang.

# Pisang Nugget

Pisang nugget merupakan pisang yang dibalut dengan telur, tepung terigu dan tepung panir/tepung roti. Pisang goreng biasanya hanya menggunakan tepung terigu yang dicampur dengan telur. Olahan pisang ini pun menjadi populer, sebab dihidangkan dengan berbagai topping. Mulai dari selai roti nutela hingga potongan biskuit pun bisa menjadi variasi rasa untuk pisang nugget ini. Kepopuleranya kian melonjak, hingga anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep pun membuka bisnis ini.

# Minuman Mangga

Olahan mangga yang dibuat menjadi dessert menjadi favorit di masyarakat. Minuman mangga pun menjadi hits di tahun 2017. Terdiri dari jus mangga, es serut mangga, whipped cream, dan diberi topping potongan buah mangga. Rasanya sendiri manis dan segar, timbul dari mangga matang kualitas baik yang dijus. Kemunculan minuman mangga ini dipelopori King Mango Thai yang mengolah jus mangga dengan wipe cream, susu, dan potongan buah segarnya.

# Kopi Susu Kekinian

Tren minuman lainnya adalah kopi susu. Mungkin dalam benak Anda kopi susu adalah minuman yang sederhana. Ya, pada dasarnya bahan yang dibutuhkan untuk membuat kopi susu tersebut sederhana, yakni kopi hitam, susu, dan gula aren. Namun, kopi susu yang dianggap sederhana ternyata disukai banyak orang. Tren es kopi susu disinyalir dimulai dari sebuah toko mungil di bilangan Cipete, Jakarta Selatan. Tuku, begitu nama toko tersebut, ketika sudah booming bahkan sempat disambangi Presiden Joko Widodo.

# Thai Tea

Minuman teh asal Thailand belakangan tengah digemari, terutama oleh kaum milenial di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari gerai-gerai kecil yang ada di pusat perbelanjaan. Tidak hanya makin menjamur, antrean pembeli pun kerap kali terlihat panjang. Diantaranya adalah gerai minuman Dum-dum, chapayom, dan think thai. Tak kehabisan ide, para penjual minuman thai tea pun terus berkreasi. Salah satu minuman terkenal asal Thailand berlabel Kamu Tea banyak diposting pecinta kuliner. Kamu Tea menyuguhkan aneka minuman antara lain Milk Tea, Thai Tea, Matcha, Fruit Tea atau Fresh Tea, Coffee, Cocoa & Milk, juga Cheese Tea. Matcha Cheese Tea yang disebut-sebut paling banyak dipesan pembeli. Minuman matcha ini dilapisi dengan cream cheese, kemudian di atasnya ditaburi bubuk matcha. Di atas tutup minuman juga diberikan potongan jeruk lemon. (*)

Infrastruktur Buruk, Biaya ke Destinasi Pinogu Setara Harga Tiket Pesawat

this formate

GORONTALO, Bisniswisata.co.id: Wilayah Kecamatan Pinogu merupakan kecamatan terpencil di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Selain perkebunan dan hamparan swah menghijau, Pinogu juga memiliki destnasi wisata alam yang luar biasa. Sayangnya selama bertahun-tahun, keterbatasan infrastruktur menjadi kendala dalam kemajuannya. Mengingat, jalan yang tersedia tak layak dan sangat berbahaya untuk dilalui.

Kondisi fisik jalan yang rusak parah. Jalan Tanah becek, licin, bergelombang besar, dan ambradul sehingga membuat para wisatawan, pendatang yang datang apalagi masyarakat ke kawasab kecamatan ini kesulitan dan harus merogoh kantong yang dalam. Para pendatang harus menyewa sepeda motor atau menggunakan jasa ojek dengan tarif sangat mahal hampir setara dengan harga tiket pesawat Gorontalo-Jakarta.

“Jika sedang kemarau, sewa ojek Rp800 ribu, sedangkan saat hujan tarifnya menjadi Rp1 juta karena jalanan becek dan semakin sulit dilewati,” kata salah satu tukang ojek setempat, Rahman.

Jika tak menggunakan sepeda motor, pilihan lainnya dengan berjalan kaki. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Pinogu pun mencapai sembilan jam.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengaku telah berusaha untuk membuat jalan rabat beton untuk memudahkan perjalanan ke Pinogu. Namun, akibat minimnya anggaran, membuat pembangunan jalan tak kunjung selesai.

“Terlebih tak ada bantuan baik dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, maupun Pemerintah Pusat dalam menyelesaikan jalan ke kecamatan tersebut,” kata Bupati Kabupaten Gorontalo, Hamim Pou seperti dilansir laman Metrotvnews.com, Ahad (14/01/2018).

Pinogu merupakan daerah terpencil di Kabupaten Bone Bolango yang memiliki beragam potensi alam. Menuju Pinogu membutuhkan satu hari dengan jalan kaki, karena belum ada jalur transportasi, dengan melewati hutan taman nasional yang memiliki beragam kekayaan alam, baik flora dan fauna serta pemandangan alam.

Geliat Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mempromosikan sumber daya alam sebagai objek wisata unggulan terus dilakukan, seiring dengan upaya menjadikan Gorontalo salah satu calon destinasi wisata di Indonesia timur. Bone Bolango Pesona Legenda Pariwisata Alam di Gorontalo, itulah `tagline` yang dipopulerkan sebab objek wisatanya lebih banyak berupa petualangan dengan tantangan alam.

Bupati Hamim Pou mengatakan daerah itu menjadi tujuan wisata alam penuh petualangan, karena alamnya sangat mendukung, baik itu pegunungan, hutan lebat, hingga banyaknya sungai yang menjadi ciri khas tersendiri. Agar pengunjung dapat lebih mengetahui dan mengingat perjalanan wisata ke Bone Bolango, seluruh pariwisata alam di daerah itu akan dibuatkan narasi, cerita, bahkan dongengnya.

Dicontohkan petualangan alam di Taludaa dengan air terjun Tilohua dan air terjun di Bulango Ulu. Pihaknya berencana mengubah nama air terjun di Bulango Ulu menjadi Air Terjun Tiga Bidadari dan di Mongiilo menjadi Air Terjun Empat Bidadari. “Penamaan itu harus ada narasinya, oleh karena itu akan dibuat ceritanya,” katanya.

Begitu juga tentang pembuatan cerita untuk Suku Polahi, Taman Laut Olele, wisata alam Lombongo di pintu masuk Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, dan tempat lainnya. Untuk objek wisata petualangan alam terbaru di daerah itu, seperti “Longalo River Tubing”, selain dapat menikmati petualangan menyusuri sungai dan menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat berenang dan mandi di sungai yang memiliki air bersih dan jernih.

“Keberadaan `Longalo River Tubing` atau meluncur bebas menyusuri sungai menggunakan ban dalam mobil mempertegas posisi Bone Bolango sebagai lokasi wisata alam penuh petualangan,” katanya.

Selain itu, wisata ini juga termasuk murah dan tidak terlalu jauh dari Kota Gorontalo sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pusat pemerintahan, yakni hanya sekitar 25 km sampai ke tujuan. Ke depan, pihaknya akan terus mengemas dan mengelola secara bersungguh-sungguh objek wisata berbasis masyarakat di daerah itu.

Objek wisata alam “Longalo River Tubing” merupakan lokasi wisata alam yang baru dibuka pada 28 Maret 2017 yang merupakan hasil karya masyarakat sekitar. Air yang mengalir dari Pegunungan Dulamayo itu sangat jernih serta banyak bebatuan yang menjadi ciri khas untuk kegiatan arum jeram.

“Longalo River Tubing” berjarak 2,6 kilometer dan memiliki enam titik jeram dan tiga titik ekstrem, serta lokasi terjun bebas dengan kedalaman air 2 meter yang akan dilewati oleh pengunjung.

Warga Desa Longalo juga memopulerkan menyusuri sungai menggunakan ban dalam mobil. Ide dari objek wisata alam tersebut muncul saat pihaknya melakukan inventarisasi potensi wisata di sungai.

Penjabat Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh yang sempat mencoba petualangan alam “Longalo iver Tubing”, mengatakan tempat tersebut menyenangkan dan kegiatan tersebut patut dicoba lagi.

“Bagi masyarakat Gorontalo yang belum datang ke Longalo, luangkan waktu pada pagi hari, airnya bersih, sejuk, dan mampu memacu adrenalin,” kata Zudan yang juga Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri ini seperti dilansir laman Antara.

Zudan yang dua kali sempat terbalik dari ban dan tercebur ke sungai menjelaskan “river tubing” merupakan hal yang menyenangkan. “Untuk sisi keamanan butuh panduan dan pendampingan dari petugas di sini dan kebetulan hari ini airnya sedang surut sehingga kita sedikit `enjoy`, namun jika arus lebih deras mungkin akan lebih menantang lagi,” kata dia.

Zudan optimistis objek wisata alam itu dapat dipasarkan hingga luar Gorontalo, namun harus dikelola lebih baik lagi. Selain itu, perlunya fasilitas lebih dilengkapi lagi karena tempat itu sudah bisa dijual kepada publik sebagai objek wisata baru di Kabupaten Bone Bolango.

Wisata petualangan alam di Kabupaten Bone Bolango lainnya yang diperkenalkan kepada wisatawan, yaitu “Jungle Tracking Competition” Tulabolo-Pinogu, yang merupakan rangkaian dari “Pesona Pinogu 2017”.

Pinogu merupakan salah satu desa terpencil dan sulit diakses dengan kendaraan, karena lokasinya berada di hutan lebat, tepatnya di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Warga Desa Pinogu hanya memanfaatkan akses jalan kaki yang memakan waktu selama sembilan jam atau bisa menggunakan motor jenis trail dengan medan yang berat dan memakan waktu selama empat jam.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Bolango Soegondo Makmur mengatakan untuk lebih memperkenalkan destinasi dan atraksi wisata ke wisatawan nasional maupun mancanegara, kerja sama dengan pihak hotel perlu dijalin. Promosi pariwisata butuh peran dari berbagai pihak, antara lain komunitas, masyarakat, dan pihak perhotelan. Usaha promosi itu tidak cukup hanya oleh pemerintah.

Pada petualangan itu juga, selain berjalan dari titik awal hingga Desa Pinogu yang berjarak kurang lebih 37 kilometer, pernah diadakan lomba lintas alam. “Kegiatan ini akan menjadi awal dari petualangan wisata ke Desa Pinogu, dan akan menjadi agenda tahunan Kabupaten Bone Bolango dengan `tagline` Pesona Pinogu, dengan berbagai potensi wisata, alam, budaya, serta kuliner yang ada di Pinogu,” katanya.

Pinogu banyak menghasilkan kopi. Budi daya itu hingga sekarang terus dikembangkan pemkab setempat menjadi komoditas unggulan dan bisa bersaing dengan kopi dari berbagai daerah. Salah satu harapan dari pemerintah setempat, berpetualangan alam di daerah itu sangat terbuka oleh siapapun, namun tetap menjaga kelestarian alam dengan tidak melakukan perusakan dan pembabatan pohon, merusak margasatwa, serta memicu kembakaran lahan dan hutan.

Salah satu objek wisata yang menyimpan keindahan di Kabupaten Bone Bolango, yakni pemandian air panas Lombongo, keindahan air terjun, dan kolam renangnya. Lokasi ini berada jauh dari pemukiman warga. Akan tetapi, karena keindahan lokasinya sehingga pemerintah mengubah menjadi tempat yang layak untuk berkumpul, baik bersama keluarga maupun berkelompok.

Untuk itulah, Pemkab Bone Bolango akan menambah sejumlah peralatan yang menunjang kegiatan “outbound” atau kegiatan permainan di alam luar, di objek wisata pemandian air panas Lombongo itu. Penambahan alat-alat untuk “outbound” itu, guna menarik kunjungan wisatawan di Lombongo, karena banyaknya permainan yang bisa memacu andrenalin pengunjung.

Peralatan yang rencana diadakan pemkab setempat adalah “flying fox” atau tali/tambang yang dipakai untuk meluncur dari arah ketinggian. Tambahan peralatan atau sarana itu merupakan inisiatif dari Dinas Pariwisata setempat, karena melihat beberapa objek wisata di Indonesia banyak menggunakan alat-alat itu.

Saat lelah bermain “flying fox”, pengunjung bisa langsung mandi dengan air jernih yang langsung mengalir dari sumber air di hutan setempat. Lombongo sudah banyak fasilitas wisata yang tersedia. Bahkan, para wisatawan bisa menikmati berbagai macam kuliner yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. (BBS)

Manjakan Wisatawan, Wisata Bahari Bokori Ada Bus Wisata

this formate

KENDARI, Bisniswisata.co.id: Wisata bahari Pulau Bokori di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memanjakan wisatawan. Kini, Dinas Perhubungan Sultra, berperan aktif memajukan pariwisata melalui dukungan pengembangan wisata di daerah Sultra itu dengan menyiapkan akokodasi menuju objek wisata Pulau Bokori.

Salah satu dukungan terhadap pengembangan wisata, menyiapkan bus dari bandara langsung menuju pelabuhan khusus wisata untuk menyeberang ke Pulau Bokori. “Bus yang di bandara bisa langsung datang ke pelabuhan wisata, dan tidak perlu bermalam di Bokori karena jarak waktu penyeberangan hanya 3 sampai 5 menit saja,” papa Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina seperti dilansir laman Inilah.com, Ahad (14/1/2018).

Dilanjutkan, peran Dishub sangat penting dalam penyediaan akomodasi, termasuk pelabuhan wisata. Dan membangun pelabuhan wisata menuju Pulau Bokori dipusatkan di Desa Bajoe Kecamatan Soropia, Konawe. “Dengan fasilitas halte di pelabuhan wisata tersebut, akan menjadi tempat persinggahan bus dan mobil, dan penumpanganya dapat istirahat terlebih dahulu sebelum menyebrang ke Pulau Bokori,” katanya.

Bokori adalah sebuah pulau eksotik di ambang masuk Teluk Kendari, kemolekan pulau tersebut akan segera terlihat saat kita mulai keluar dari mulut teluk. “Sekujur pantai Pulau Bokori berhiaskan sabuk pasir putih. Sabuk ini tampak berkilauan diterpa sinar mentari. Dari Desa Bajoe, pelabuhan khusus wisata, Pulau Bokori dapat dicapai hanya sekitar tujuh menit dengan perahu motor bermesin 30 PK,” katanya.

Pantai pasir putih do pulau Bokori sangat indah dan bersih, bisa dijangkau dengan perahu dengan tarif Rp35.000 hingga Rp50.000 perorang PP Jarak tempuh sekitar 15 menit Dari dermaga penyebrangan. Kota bisa menikmati suasana pantai yang cantik Dan jernih. Di pulau ini Juga tersedia cottage yang bisa disewa, jika pengunjung ingin bermalam dipulau.

Masuk kepulau ini tidak dikenakan biaya. Sudah termasuk dengan transportasi. Lokasi sangat fotogenik jadi bisa dijadikan later prawedding. Juga ada perkampungan nelayan yang didirikan di atas air, sehingga membentuk sebuah pemandangan yang begitu memesona jika dilihat dari sebuah bukit yang ada di sini.

Memang, banyak sekali tempat wisata bahari pulau di Provinsi ini. Selain sederet wisata Pulau, Sultra juga memiliki destinasi wisata lainnya yang unik dan menarik. Ada beberapa destinasi wisata seperti:

# Wisata Pulau

Obyek wisata pulau yang kerap didatangi wisatawan antara lain Pulau Labengki, Pulau Hari, Pulau Senja, Pulau Tomia, Pulau Kaledupa, Pulau Binongko, Pulau Wangi-wangi, Pulau Hoga, Pulau Muna, dan Pulau Kapota. Pulau-pulau wisata itu punya kelebihan tersendiri. Menawarkan keindahan bawah laut, gugusan pulau karang, pasir pantai yang enak dipandang

Pulau Labengki, misalnya terdapat banyak titik penyelaman yang bisa dimanfaatkan untuk bersnorkeling. Pemandangan bawah airnya pun begitu cantik dan luar biasa untuk diving. Ditambah lagi dengan beberapa pantai di pulau ini yang memiliki hamparan pasir berwarna putih, sehingga membuat siapapun yang datang ke sini menjadi betah. Di Pulau Hari bisa menyaksikan hutan-hutan kecil yang masih alami. Pulau Senja bisa menyusuri jalan setapak bebatuan untuk sampai ke Bukit Pulau Senja untuk menyaksikan eksotisnya Pulau Senja.

# Taman Nasional Wakatobi
.
Taman nasional ini merupakan salah satu dari 50 taman nasoinal di Indonesia. Memiliki luas wilayah sekitar 13.900 km persegi. Taman ini menjadi salah satu tempat wisata yang sangat menarik di Indonesia. Daerah ini terkenal dengan indah pemandangan bawah laut, seperti terumbu karang dengan ikan yang cantik menghiasi laut yang biru. Ekosistem terumbu karang dinilai sebagai ekosistem laut pantai yang sangat produktif yang dapat ditemui di perairan tropis.

# Benteng keraton Buton

Obyek wisata ini merupakan benteng terluas di dunia. terletak di ketinggian, dapat melihat seluruh kota Baubau. Berperan penting dalam perkembangan sejarah kerajaan dan kesultanan Buton (Wolio). Keraton ini menyajikan benteng terpanjang di dunia ini terbuat dari batu dan mengelilingi kompleks perumahan yang dulunya adalah kerajaan buton. Juga terdapat beberapa gua yang pada jaman dahulu dijadikan tempat persembunyian Aru Palaka. Benteng ini terletak di atas bukit namun tidak jauh dari pusat kota Bau-bau.

# Danau Biru

Danau Biru ada di Kecamatan Wolu, Kabupaten Kolaka Utara memiliki luas diameter sekitar 164 meter persegi. Uniknya lagi, air Danau Biru terdiri campuran antara air asin dan air tawar, atau sering disebut sebagai air payau. Untuk kedalamannya pun cukup bervariasi, mulai dari 1 meter, hingga yang terdalam mencapai 7 meter. Wisatawan bisa snorkeling dengan mengamati berbagai spesies ikan dan tumbuhan air.

# Hutan Suaka Tanjung Paropa

Hutan Suaka ini ditetapkan sebagai kawasan suaka margastwa, karena di dalam hutan ini terdapat berbagai ekosistem butam tropis, hutan bakau, hutan belukar, dan hutan pantai. Jika Ada berkunjung ke hutan ini, maka Anda akan menemui tumbuhan liar dan satwa liar seperti anoa, rusa, kuskus, monyet hitam, dan bermacam-macam burung. Hutan ini memiliki fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan, selain itu kawasan ini di fungsikan sebagai pengatur tata air untuk daerah Tanjung Peropa dan sekitarnya.

# Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai ini terletak di Kec. Tinanggea Kab. Konawe Selatan memiliki luas 105.194 Ha meliputi 4 kabupaten di Sulawesi Tenggara yaitu Konawe, Konawe Selatan, Bombana dan Kolaka Timur. Terdiri 4 ekosistem yang terbentang berurutan dari pinggir laut sampai daratan meliputi ekosistem mangrove, savana, hutan pegunungan dataran rendah dan ekosistem rawa membuat TNRAW memiliki potensi keanekaragaman flora & fauna khas Sulawesi yang layak untuk dinikmati.

# Air Terjun Moramo

Kelebihan Air Terjun Moramo merupakan air terjun bertingkat – tingkat yang masih asri. Lama perjalanan dari kota Kendari 1 – 2 jam. Jalan masuk menuju Air terjun moramo ada yang masih belum di aspal sekitar 20 menit hampir mencapai lokasi. Berada di daerah desa transmigrasi. Dari tempat parkir mobil/motor menuju lokasi air terjun utama harus berjalan kaki mengikuti jalan setapak sekitar 20 – 30 menit. Cocok bagi yang senang berpertualang.

# Permandian Tamborasi

Permandian Tamborasi angat unik dan menarik karena mempunyai sungai yang keluar dari batu pegunungan tetapi sangat pendek hanya sepanjang kurang lebih 100m sudah mencapai laut. Sungai yang konon terpendek didunia ini terletak di ujung kabupaten Kolaka berbatasan dengan kabupaten Kolaka Utara. Dari kota kendari dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi kurang lebih 4 jam. Orang sering menyebutnya dengan sebutan sungai terpendek didunia lantaran sungai ini panjangnya hanya beberapa meter saja dari laut. Airnya disungai ini jernih dan segar.

# Wisata Pantai

Sultra tercatat ada tiga pantai yang menjadi trend kunjungan wisatawan. Pantai Taipa, Pantai Toronipa, Pantai Nirwana, Pantai Katembe. Pantai Liwutongkidi dan Pantai Nambo. Seperti destinasi wisata pantai lainnya di penjuru nusantara, pantai di Sultra juga dapat memiliki pasir putoh yang bersih, indah dan menawan. Juga untuk beraktifitas seperti main pasir, menyaksikan matahari, pemandangan laut yang luas, dan ada wahana banana boat.

# Pemandian Air Panas Wawolesea

Terletak di Desa Wawolesea Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, pemandian ini memiliki ratusan mata air panas dari perut bumi. Perbedaan dengan air panas tempat lain yakni air panas rasanya asin dan beraroma belerang. Kolam pemandian di tempat ini memiliki pola bertangga yang tersusun dari bebatuan kapur. Jika dilihat dari kejauhan terlihat seperti gradasi air yang membiru. Di sekeliling pemandian ditumbuhi pohon pinus yang membuat tempat ini semakin asri dan nyaman. (INI)