Gempa Guncang Kawasan Wisata Taiwan, 150 Wisatawan Hilang

this formate

HUALIEN, Bisniswisata.co.id: Setidaknya 150 orang wisatawan hilang setelah gempa berskala 6,4 skala Richter melanda kota populer yang merupakan kawasan wisata Hualien. Tim penyelamat tengah menyisir puing-puing bangunan yang roboh pada hari Rabu (7/2/2018), beberapa menggunakan tangan mereka saat mencari korban.

Sedikitnya dua orang tewas dan 219 terluka dalam gempa yang melanda dekat kota pesisir sesaat sebelum tengah malam pada hari Selasa, kata beberapa pejabat. Angka terbaru dari data pemerintah menunjukkan setidaknya 149 orang hilang.

Banyak dari mereka yang diyakini masih terjebak di dalam bangunan, termasuk sebuah rumah sakit militer, setelah gempa tersebut melanda sekitar 22 km timur laut Hualien di pantai timur Taiwan.

Warga menunggu dan menyaksikan dengan cemas saat petugas darurat mengenakan jas oranye dan merah neon serta mengenakan helm untuk mencari warga yang terjebak di blok apartemen.

Hualien adalah rumah bagi sekitar 100 ribu orang. Jalan-jalannya terkena dampak kekuatan gempa, dengan sekitar 40 ribu rumah ditinggalkan tanpa air dan lebih dari 600 tanpa listrik.

Petugas darurat mengepung sebuah rumah sakit militer yang rusak di daerah tersebut. Sejumlah jendela telah runtuh dan bangunan itu dalam kondisi miring pada sudut 40 derajat.

Tim penyelamat bekerja di sekitarnya dan melalui gedung, sementara penduduk melihat dari belakang jalan yang tertutup. “Kami masih buka saat gempa terjadi,” kata Lin Ching-wen, yang mengoperasikan sebuah restoran di dekat rumah sakit militer.

“Saya meraih istri dan anak-anak saya dan kami berlari keluar dan mencoba menyelamatkan orang-orang,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (07/02/2018).

Sebuah video yang diperoleh Reuters menunjukkan celah besar di jalan, sementara polisi dan petugas darurat mencoba membantu orang-orang yang cemas berkeliaran di jalanan.

Presiden Tsai Ing-wen telah mendatangi tempat kejadian pada Rabu pagi untuk membantu operasi penyelamatan. “Presiden telah meminta kabinet dan kementerian terkait untuk segera meluncurkan ‘mekanisme bencana’ dan bekerja pada tingkat tercepat untuk pekerjaan bantuan bencana,” kantor Kepresidenan Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, produsen chip kontrak terbesar di dunia dan pemasok utama Apple, mengatakan bahwa penilaian awal mengindikasikan tidak ada dampak dari gempa tersebut.

Taiwan, sebuah pulau yang diperintah sendiri yang dianggap China dari bagian wilayahnya, berada di dekat persimpangan dua lempeng tektonik dan rentan terhadap gempa bumi. Sebelumnya gempa berkekuatan 6,1 melanda wilayah itu pada hari Minggu.

Lebih dari 100 orang tewas dalam sebuah gempa di Taiwan selatan pada tahun 2016, dan beberapa terluka akibat gempa berkekuatan 7,6 SR yang dirasakan di seluruh pulau itu dan menewaskan lebih dari 2.000 orang pada tahun 1999. (NDHYK)

2018, Angkasa Pura I Alokasikan Belanja Modal Rp18,8 Triliun

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: PT Angkasa Pura I (Persero) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) hingga Rp18,8 triliun pada tahun 2018. Total belanja modal yang dipersiapkan terdiri Rp14,8 triliun untuk pengembangan bandara, sisanya Rp4 triliun dipergunakan untuk operasional rutin.

“Sebagian besar dana tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan seluruh bandara yang dioperasionalkan oleh perseroan,” kata
Corporate Secretary AP I, Israwadi seperti dilansir laman Bisnis.com, Selasa (6/2/2018).

Dilanjutkan, perusahaan juga berharap dapat segera mengelola enam bandara yang selama ini dikelola Kementerian Perhubungan (Unit Pelaksana Bandar Udara) yaitu Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara Sentani Jayapura, Bandara Juwata Tarakan, Bandara Syukuran Aminudin Amir Luwuk, Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, dan Bandara Samarinda Baru.

Sepanjang 2017, perusahaan pengelola 13 bandara di kawasan tengah hingga timur Indonesia ini telah menggelontorkan investasi sebesar Rp4,6 triliun yang terdiri dari Rp2,3 triliun untuk pengembangan bandara dan Rp2,3 triliun untuk investasi bidang keselamatan dan pelayanan.

Data yang dihumpun AP I mencatatkan kinerja cukup baik sepanjang 2017. Ini ditunjukkan dengan turunnya jumlah bandara merugi. Jumlah bandara yang masih merugi sebanyak lima bandara pada 2016. Namun pada kinerja 2017 menjadi hanya tiga bandara. Ketiga bandara tersebut yaitu bandara yang jumlah penumpangnya di bawah 2 juta orang per tahun. Seperti Bandara El Tari Kupang, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.

Tahun 2018, guna meningkatkan kinerja AP I akan fokus pada peningkatan kualitas layanan di 13 bandara yang dikelola perseroan, seperti inovasi pelayanan di terminal, penerapan smart airport dan digitalisasi proses bisnis perusahaan.

Selain itu, AP I melakukan percepatan pembangunan tiga bandara yang masuk dalam proyek strategis nasional, yakni Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Internasional Baru Yogyakarta. Karenanya, peseroan mematok target pendapatan di 2018 sebesar Rp 8,7 triliun atau meningkat 16 persen dari realisasi pendapatan Tahun 2017 (unaudited) sebanyak Rp 7,5 triliun.

Bahkan, kontribusi pendapatan juga dari peningkatan kapasitas dan utilisasi alat produksi sisi udara bandara-bandara, dan peningkatan pendapatan lima anak perusahaan yakni Angkasa Pura Suport, Angkasa Pura Logistik, Angkasa Pura Properti, Angkasa Pura Hotel, serta Angkasa Pura Retail.

Israwadi menuturkan, sepanjang 2017, AP I mampu meraup laba bersih (unaudited) sebesar Rp 1,4 triliun, atau tumbuh 23 persen jika dibanding 2016 sebesar Rp 1,1 triliun. Perusahaan pengelola 13 bandara di kawasan tengah hingga timur Indonesia ini membukukan pendapatan operasional sebesar Rp 7,1 triliun atau meningkat 17 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 6,1 triliun.

Dari pendapatan operasional tersebut, Rp 4,2 triliun berasal dari bisnis aeronautika yang me­liputi Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U), Pe­layanan Jasa Penumpang Pe­sawat Udara (PJP2U), layanan aviobridge, check-in counter, dan layanan baggage handling system. Sisanya Rp 2,9 triliun berasal dari bisnis non-aeronautika yang meliputi sewa ruang, konsesi, reklame, parkir, peron, lounge, event promotion, dan lainnya.

Menurutnya, peningkatan pendapatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan penumpang, pesawat, dan kargo. Ia menyebutkan, peningkatan trafik pesawat tercatat sebesar 3,5 persen dari 764.531 pergerakan pada 2016 menjadi 791.496 pergerakan pada 2017.

Sedangkan, trafik penumpang tumbuh 6 persen dari 84,7 juta orang pada 2016 menjadi 89,7 juta orang pada 2017. Begitu juga kargo tumbuh 11,4 persen dari 362 juta kilogram (kg) pada 2016 menjadi 403 juta kg pada 2017. “Dana investasi yang telah kami gelontorkan tahun lalu sebesar Rp 4,6 triliun, terbagi Rp 2,3 triliun untuk pengembangan bandara dan Rp 2,3 triliun untuk investasi bidang keselamatan dan pelayanan,” tandasnya. (NDHYK)

Cuaca Normal, Destinasi Wisata Danau Tiga Warna Dibuka

this formate

KUPANG, Bisniswisata.co.id: Sempat ditutup beberapa hari karena kondisi cuaca tak bersahabat, kini Otoritas Balai Kawasan Taman Nasional Kelimutu, membuka kembali Danau Tiga warna di wilayah Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) bagi pelancong yang suka petualangan serta mendaki gunung.

“Kami sudah membukanya kembali sejak tanggal 29 Januari 2018. Namun itu hanya setengah hari. Tetapi mulai tanggal 30 Januari sampai saat ini sudah dibuka mulai subuh hingga sore, silah datang berwisata menyaksikan langsung Danau Kelimutu yang punya keunikan ada tiga warna,” kata Kepala Balai Kawasan Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu, di Kupang, Selasa (6/2/2018).

Sebelumnya pada 28 Januari 2018, Balai Taman Nasional Kelimutu menutup sementara kawasan pariwisata unggulan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Pulau Flores, NTT.

Langkah itu menyusul cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda kawasan setempat dalam beberapa hari terakhir yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang pada beberapa titik yang mengganggu aktivitas pariwisata bahkan beberapa toilet serta shelter juga rusak.

“Tetapi sampai dengan saat ini aktivitas kunjungan ke kawasan wisata ini sudah dibuka kembali. Kali lalu ditutup karena ada pohon yang tumbang yang menutup jalan. Dan tentu saja berbahaya bagi wisatawan,” ujarnya.

Pengumuman soal pembukaan kembali kawasan wisata itu sudah disampaikan melalui suarat edaran dan beberapa media. “Bahkan, akibat angin kencang sejumlah fasilitas resort di puncak Gunung Kelimutu yang terkenal dengan Danau Tiga Warnanya, rusak berat dan hingga kini belum dalam perbaikan,” ungkapnya.

Bahkan listrik di kawasan wisata itu hingga saat ini belum kembali menyala akibat belum adanya perbaikan dari petugas PLN setempat. “Sudah sepekan ini listrik di kawasan Kelimutu belum menyala. Kalau soal kerusakan sudah kami data bersama petugas BPBD Ende untuk dilaporkan ke pusat,” ujarnya. (NDHYK)

Rakerda Asita DKI Jakarta Fokus Pada Pengembangan Wisata Bahari

this formate

Generasi milenial tengah bermain di pantai. Wisata bahari menjadi fokus bahasan Rakerda Asita DKI Jakarta.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata ( ASITA) DKI Jakarta segera melaksanakan Rapat Kerja ke dua dengan fokus pada pengembangan wisata bahari untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“ Saya teringat kata-kata Presiden Jokowi setelah dilantik yang mengatakan bahwa bangsa  kita sudah lama memunggungi laut,” kata Hasiyanna S . Ashadi, Ketua Asita DKI Jakarta.

Menurut dia ucapan tersebut maknanya mendalam karena Presiden Jokowi  mengingatkan betapa pembangunan Indonesia selama beberapa dekade terakhir terlalu bertumpu pada daratan. Padahal 70 persen wilayah Indonesia berupa perairan.

“Kita harus kreatif dan anggota Asita DKI Jakarta bisa berkontribusi  untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim karena samudra, laut, selat dan teluk beserta segala isinya adalah masa depan bisnis dari paket-paket wisata kita,” ungkapnya.

Apalagi 10 destinasi wisata baru di luar Bali juga menjual wisata bahari seperti Tanjung Lesung , Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Morotai di Maluku Utara dan Kepulauan Seribu di wilayah DKI Jakarta.

Poros maritim, ujarnya, merupakan sebuah gagasan strategis dari Presiden Jokowi untuk menjamin konektifitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim.

Rakerda yang akan berlangsung di Hotel Milenium, Jakarta pada 22 Febuari 2018 akan melibatkan sedikitnya 200 anggota. Asita DKI Jakarta, kata Hasiyanna fokus pada wisata bahari agar dapat berkontribusi mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Ketua Pelaksana Rakerda Asita DKI Jakarta, Anita Utami mengatakan dengan tema yang fokus pada wisata bahari ini anggota menghadiri Rakerda dan berperan aktif mensukseskan wisata bahari ini.

“Jadi kalau wisatawan mancanegara browsing di internet langsung banyak paket wisata bahari yang ditawarkan sehingga Indonesia identik dengan wisata bahari,” kata Anita Utami.

 

Melia Purosani Yogyakarta Raih Predikat Hotel Ramah Lingkungan

this formate

YOGYAKARTA, Bisniswisata.co.id: Komitmen perusahaan untuk menjadikan hotel yang ramah lingkungan, h membawa Melia Purosani Hotel Yogyakarta meraih Sertifikasi EarthCheck Gold 2018 dan dianugerahi ASEAN Green Hotel Standard oleh Asean National Tourism Organizations.

EarthCheck merupakan sertifikasi lingkungan kelas dunia yang menangani masalah pengelolaan lingkungan terbesar yang digunakan oleh industri pariwisata termasuk hotel untuk melakukan benchmark dan mengesahkan praktik operasional perusahaan.

Danang G Setyawan, Marketing Communications Melia Purosani Hotel Yogyakarta mengharapkan melalui tindakan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. “Diharapkan juga dapat menginspirasi orang lain untuk kegiatan penyadaran lingkungan dan kampanye sosial,” katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (6/2/2018).

Dijelaskan, proses menuju sertifikasi ini diawali dengan komitmen hotel untuk menciptakan dan menerapkan kebijakan berkelanjutan (sustainable policy) menjadi hotel yang ramah lingkungan dan terus memantau pelaksanaan program ini.

Hotel bintang 5 yang memiliki 280 kamar dengan 399 tempat tidur ini, menerapkan berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan berkelanjutan / pengelolaan perusahaan yang berkelanjutan melalui berbagai program; penghematan energi, konservasi energi serta sumber daya dan juga pelestarian lingkungan.

Terinspirasi akan keagungan tradisi dan budaya Jawa, Melia Purosani merupakan sebuah hotel megah berada tepat di jantung kota Yogyakarta. Dapat ditempuh hanya dengan 20 menit berkendara dari bandara dan hanya beberapa menit dari beragam tujuan wisata utama, termasuk surga belanja – Malioboro, Kraton Yogyakarta, serta peninggalan Hindu yang termasyur, Candi Prambanan.

Selain menawarkan pemandangan alam, hotel ini juga dilengkapi kebun tropis berkonsep oasis juga nuansa Jawa sangat kentak dalam konsepnya. Nuansa tradisi Jawa ditemukan sewaktu memasuki lobi di hotel. Doorman atau petugas pintunya mengenakan seragam prajurit Keraton Jogja berwarna merah dan abu-abu.

Sementara konsep oasisnya, baru nampak terasa bila mengunjungi area kolam renangnya yang dilengkapi air terjun dan seluncur air. Kolam renang berlantai keramik biru ini berada di kebun tropis yang subur dan ijo royo-royo oleh pohon kelapa dan palem. Bak sebuah oasis di tengah padang pasir

Masih di seputar kebun tropisnya terdapat spa, pusat kebugaran yang menawarkan pijat dan sauna. Fasilitas lainnya beberapa konter untuk belanja, klinik di dalam hotel, salon kecantikan, ruang main anak, dan permainan billiard.

Juga bisa menggelar meeting di hotel mewah ini. Ada lima ruang pertemuannya dan sebuah ballroom utama yang dapat dipisah menjadi dua ruangan sehingga dapat dipakai secara terpisah, yakni Amarta Ballroom. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Luwuk Jadi Kota Wisata Tanpa Rokok

this formate

LUWUK SULTENG, Bisniswisata.co.id: Warrior FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) mendukung Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, yang bertekad mewujudkan Luwuk sebagai Kota Wisata Layak Anak yang bersih dari iklan, promosi dan sponsor rokok.

“Dukungan ini diberikan melalui berbagai aktivitas kampanye yang disponsori FCTC Banggai, seperti pergelaran Wayang FCTC, Warrior di area CFD Teluk Lalong, Luwuk, Kabupaten, Minggu (04/02),” papar Rama Tantra Solikin, pengurus Warrior FCTC Banggai dalam keterangan tertulis, Selasa (06/02/2018).

Dukungan tersebut akan disuarakan bersama oleh komunitas anak muda Banggai yang bernaung di?Banggai Generation on Tobacco Control (BGTC), sebuah gerakan anak muda yang mengampanyekan `Generasi Tanpa Asap Rokok`.

Dukungan itu didorong oleh keprihatinan terhadap situasi di Kota Luwuk yang dipenuhi iklan rokok. “Kota Luwuk adalah kota yang cantik menawan. Selain memiliki pemandangan laut dan pantai yang indah, udara di sini sejuk karena dekat perbukitan. Tapi miris, kota kami yang indah ini dipenuhi iklan rokok di setiap sudut jalan,” ucap alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk.

Lebih menyedihkan lagi, iklan rokok banyak bertebaran di sepanjang jalan menuju tempat wisata, seperti di Jalan Pantai Kilo 5, sebuah obyek wisata pantai yang sangat terkenal di Luwuk, dengan hamparan pasir putih, air yang jernih dan beraneka ragam jenis karang yang memukau.

Iklan rokok juga banyak ditemukan di jalan-jalan strategis di dalam Kota Luwuk seperti di Jalan Trans kota Luwuk dan Jalan Ahmad Yani. Paparan iklan rokok yang terus menerus, kata Rama, adalah suatu ancaman serius karena berpotensi mengajak anak merokok.

“Sudah banyak studi menunjukkan ada pengaruh dari paparan iklan rokok yang terus menerus terhadap keinginan merokok. Di antaranya studi Komnas Anak dan Uhamka tahun 2007 yang menyebutkan sebanyak 46 persen remaja berpendapat iklan rokok memengaruhi mereka untuk mulai merokok,” kata alumnus FCTC Youth Summit 2017 ini.

Menurutnya, ditemukannya banyak iklan rokok di Banggai, dan khususnya di Kota Luwuk, menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan warga belum peduli pada upaya perlindungan anak dari dampak rokok dan dari paparan iklan rokok

Karena itu, sebagai pendiri BGTC, ia dan rekan-rekannya akan terus aktif mengampanyekan bahaya merokok dan dampak iklan rokok kepada pelajar dan mahasiswa. “Ini kami lakukan untuk mencegah semakin bertambahnya perokok anak di Banggai, sebab tren prevalensi perokok anak terus meningkat setiap tahun,? katanya.

Data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014 mencatat ada 20,3 persen remaja usia 13-15 tahun yang merokok, dan menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, dalam 10 tahun terakhir perokok pemula remaja usia 10-14 tahun naik 2 kali lipat, dari 9,5 persen pada 2001 menjadi 18 persen pada 2013.

Dukungan menjadikan Banggai Kota Wisata Layak Anak tanpa iklan rokok disampaikan Bupati Banggai, Herwin Yatim, pada talkshow Rokok dan Generasi Kita. “Alhamdulillah, Bapak Bupati sangat mendukung. Beliau berkomitmen siap menjadikan Banggai sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak dan minta agar sejumlah poin persyaratan KLA diseriusi, termasuk penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan tidak adanya iklan rokok di Banggai,” lanjutnya.

Pementasan Wayang FCTC Warrior di Luwuk bagian aksi warrior Banggai menyambut kedatangan Wayang FCTC. Kabupaten Banggai menjadi kota ke-13 didatangi Wayang FCTC dalam rangkaian `Petualangan 365 Hari FCTC Warrior di 25 Kota`. Sebelumnya Wayang FCTC melalui kota Tangerang Selatan, Bogor, Bandung, Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, Jember, Tabanan, Badung Bali, Mataram, Sumbawa dan Makassar.

Warrior FCTC adalah kolaborasi 40 anak muda dari 25 kota di Indonesia aktif menolak hegemoni industri rokok dan menolak menjadi target pemasaran industri rokok. Mereka telah mengikuti Konferensi Youth Summit di Bogor pada Mei 2017 dan mendeklarasikan Suara Anak Muda untuk FCTC di Jakarta.

Sejak Agustus 2017, Wayang FCTC yang menjadi simbol FCTC Warrior, dipentaskan ke 25 kota untuk mengajak lebih banyak anak muda bersuara menolak menjadi target pemasaran industri rokok. Desember 2017, BTGC bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, mereka mengampanyekan gerakan `Matikan Rokokmu Sekarang Juga` di acara CFD dan peringatan Hari Ibu. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Singapura, Ternyata Kota Paling Tak Menarik bagi Wisatawan

this formate

SINGAPURA, Bisniswisata.co.id: Majalah gaya hidup Time Out memposisikan Singapura sebagai kota paling tidak menarik bagi wisatawan di penjuru dunia. Dalam Indeks City Life 2018 yang dirilis majalah Time Out pekan lalu, Singapura berada di posisi 31 dari 32 kota, satu ranking di atas Istanbul, berdasarkan survei atas 15.000 responden, demikian tulis VOA, Senin (5/2).

Chicago berada di posisi punyak, diikuti dengan kota Porto di Portugal dan New York. Kota-kota ini menuai penilaian tinggi untuk beberapa faktor, antara lain makanan, minuman, kebudayaan, keramahan, biaya hidup, kebahagiaan dan kenyamanan.

Singapura dipuji karena keamanan dan transportasi publik, tapi mendapat penilaian paling rendah untuk kegiatan seni dan budaya. Hanya 17 persen responden mengatakan “Selalu ada hal baru untuk dilihat dan dilakukan””

Sebagai balasan, Badan Pariwisata Singapura mengunggah video berdurasi 56 detik di Facebook, yang dibuka dengan pernyataan humoris, “Singapura memang membosankan..tidak ada hal-hal seru untuk dilakukan di sini.”

Pesan ditampilkan dengan cuplikan gambar-gambar Universal Studios, balapan Formula Satu dan Museum Artscience, dan juga AJ Hacket, wahana bungy jumping yang baru di Pulau Sentosa.

Video dengan pesan, “Yeah, Time Out London, kami memang tidak seru,” lalu berlanjut menyoroti berbagai jajanan khas Singapura, termasuk masakan nasi ayam seharga 2 dolar Singapura yang mendapatkan bintang Michelin, di kawasan pecinan Chinatown. Bagian tersebut diberi judul “Semuanya mahal.”

Terrence Voon, direktur digital dan konten Badan Pariwisata Singapura, mengatakan, “Kami menciptakan tanggapan ringan ini agar para pemirsa bisa melihat sekilas apa yang ditawarkan Singapura.” Ini bukan pertama kalinya badan itu menolak pandangan salah terhadap pulau tersebut. (VOA/NDHYK)

Cuplikan Mission: Impossible VI Tampilkan Destinasi Eksotis & Ikonis

this formate

HOLLYWOOD, Bisniswisata.co.id: Paramount Pictures dan Skydance merilis cuplikan perdana Mission: Impossible 6. Klip tersebut menampilkan berbagai aksi nekat Tom Cruise dalam sekuel salah satu film yang paling dinantikan tahun ini.

Versi pendek cuplikan Mission: Impossible – Fallout telah ditampilkan selama Super Bowl LII pada Minggu (4/2) lalu, namun Paramount Pictures dan Skydance kemudian merilis versi panjang 2,5 menit secara langsung.

Sutradara sekaligus penulis Christopher McQuarrie menjadi pengarah film pertama yang menggarap film waralaba itu dua kali, setelah mengerjakan Mission: Impossible – Rogue Nation.

Mission: Impossible – Fallout berkisah tentang Ethan Hunt (Tom Cruise) yang kepayahan karena “perbuatan baik” Impossible Mission Force (IMF) di masa lalu datang kembali untuk menghantuinya dengan cara paling buruk. Hunt bakal beraksi melawan Solomon Lane (Sean Harris) dari Syndicate.

Film ini dipenuhi adegan menentang kematian dan aksi nekat lainnya. Selain itu, Mission: Impossible – Fallout juga menampilkan sejumlah lokasi eksotis dan ikonis di dunia, seperti The Avenue des Champs-Élysées di Paris, Perancis.

Cuplikan ini dibuka dengan Solomon yang berkata kepada Ethan, “Misimu… harus kau terima… Saya bertanya-tanya, apakah kau pernah memilih untuk tidak (menerimanya)?”

Menjadi tawanan otoritas, Solomon mengatakan kepada agen IMF itu bahwa, “Akhir yang selalu kau takutkan akan datang… dan darah akan ada di tanganmu. Keruntuhan dari semua perbuatan baikmu.”

Cuplikan ini juga memperlihatkan kembalinya Ving Rhames sebagai Luther Stickell bersama bintang Rogue Nation lainnya, seperti Alec Baldwin sebagai Sekretaris Alan Hunley, Simon Pegg sebagai Benji Dunn, dan Rebecca Ferguson (II) sebagai Ilsa Faust.

Michelle Monaghan, yang tampil di Mission: Impossible 3 sebagai istri Hunt, Julia Meade, juga kembali di sekuel terbaru ini. Cuplikan anyar ini juga menampilkan Henry Cavill dan Angela Bassett, meski belum diketahui karakter keduanya.

Sementara tidak banyak terkuak mengenai karakter Cavill, dia nampaknya akan berada di sisi Hunt karena selalu terlihat bersama karakter Angela, seorang direktur CIA. “Berapa kali pemerintah Hunt mengkhianatinya, mengingkarinya, dan mengenyampingkannya? Berapa lama sebelum seorang pria sepertinya merasa cukup?” tanya direktur CIA itu.

Cuplikan ini menampilkan sejumlah adegan menantang maut yang dilakoni Cruise. Ia bahkan sempat mengalami cedera pergelangan kaki saat mencoba untuk melompat di antara dua gedung di London, Inggris. Melansir AceShowbiz, Selasa (06/02/2018) Mission: Impossible – Fallout dijadwalkan masuk ke bioskop-bioskop di seluruh Amerika Serikat pada 27 Juli tahun ini. (NDHYK)

Komunitas H3 & KPPS HKGB Diminta Suarakan Pariwisata Danau Toba

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan mengimbau kepada komunitas Horas Halak Hita (H3) dan Komite Pelaksana Pelayanan Strategis Huria Kristen Batak Protestan (KPPS HKBP) yang ada Sumatera Utara, utamanya kawasan wisata Danau Toba, agar berkhutbah di gereja mengenai kebersihan, ketauladanan, team work, kebersamaan, keramahtamahan yang dikaitkan dengan ayat-ayat Alkitab.

“Tolong ayat-ayat dalam Alkitab, dikaitkan dengan praktik pengembangan pariwisata dan pertanian di Danau Toba. Tolong supaya HKBP bisa mendesainnya dari sekarang, agar pariwisata Danau Toba semakin berkembang, semakin maju dan dampak ekonominya juga pasti kemasyarakat jika wisatawan datang ke Danau Toba,” lontarnya dalam keterangan resminya diterima Bisniswisata.co.id, Senin (05/02/2018).

Menurut Menko Luhut, HKBP atau gereja dapat memainkan peran lebih penting untuk membawa spirit kebersamaan, memberikan ketauladanan serta mendidik masyarakat Batak agar tidak tersingkir di tengah pengembangan Danau Toba. Terutama, pengembangan wilayah terpadu dan pembangunan infrastruktur di Sumatera yang membuka peluang investasi yang makin meluas.

“Kita tidak hanya bicara Toba saja, ini menyangkut semua sampai nanti ke Dumai, Kuala Tanjung, kuala Kualanamu dan segala macam. Dan ini hebat, dampaknya sampai kepada orang Batak, kalau orang Batak tidak menyiapkan dirinya maka mereka akan bisa menjadi terpinggirkan,” jelasnya.

Purnawirawan Jenderal itu menambahkan, yang tak kalah penting untuk membawa kemajuan bagi masyarakat Batak adalah meningkatkan kualitas pendidikan. “Karena itu kita orang batak punya peran penting bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas pendidikan kita disana supaya orang batak itu bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri,” sambungnya.

Selain itu, Menko Luhut juga meminta agar gereja juga berperan dalam mengembangkan pertanian. “Di bidang pertanian, itukan herbal kita banyak, herbal itu kita kembangkan sekarang, gereja harus berperan, gereja harus turun berkhotbah ke sawah tidak hanya di dalam gereja saja,” tegasnya.

Menteri mengisahkan tentang perkembangan ekonomi dunia yang dia ketahui ketika menghadiri World Economic Forum di Davos, Swiss minggu lalu. “Nah disitu disebutkan bahwa pertumbuhan ekomoni dunia itu sangat bagus sekali selama satu dekade belakangan ini,” kata Luhut.

Menko Kemaritiman sempat menyinggung pinjaman USD 300 juta yang diberikan oleh World Bank pada akhir tahun 2017. “Sekarang proses pencairannya, Bu Ani (Menkeu -red) cerita sama saya bahwa mungkin dalam satu-dua bulan ini. Itu nanti sekitar USD 100 Juta atau Rp 1.3 triliun akan masuk di Sibisa Area,” tuturnya.

Menko Luhut meminta kepada Bupati Tapanuli Utara agar menata Bandara Silangit karena kawasan itu akan menjadi pusat wisata dari Asia Selatan ke Asia Tenggara. “Saya udah bilang ke pak bupati tatalah itu Silangit dengan bagus. Jangan pula sembarangan tatanya, tatalah dengan arsitektur Toba, arsitektur batak yang modern, itu pesan dari pak presiden,” pungkasnya.

Karenanya, sambung dia, Pemerintah meminta komunitas masyarakat dan gereja di Sumut ikut terlibat secara aktif dalam pengembangan potensi wisata serta pertanian di sekitar kawasan Danau Toba. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Atasi Tingginya Kepadatan, Tiga Bandara Ditingkatkan

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengakui tiga bandara di Indonesia memiliki tingkat kepadatan lalu lintas penerbangan yang sangat tinggi. Untuk mengatasi masalah itu pemerintah akan meningkatkan serta mengembangkan pembangunan tiga bandara yaitu Jakarta, Bali, dan Papua.

“Khusus bandara Jakarta, ternyata banyak hal yang harus dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan pergerakan pesawat. Salah satu pengembangan yang akan dilakukan yaitu pembangunan landasan pacu (runway) ketiga di Bandara Soekarno-Hatta,” papar Menhub Budi dalam keterangannya seperti dilansir laman setkab.go.id, Senin (05/02/2018).

Harapannya, lanjut Menhub, dengan adanya runway 3 ini akan didapatkan pergerakan pesawat (movement) yang semakin tinggi yakni di atas 100 pergerakan pesawat per jam. Panjang runway 3 rencananya, menurut Menhub, adalah 3.000 meter yang nantinya tidak akan independen, karena jarak dengan runway 2 hanyalah sekitar 550 meter.

Soal pembebasan lahannya, Menhub menyebut akan diselesaikan bulan April, sedangkan proses pembangunan sendiri telah dimulai dengan membangun taxi way yang akan menghubungkan runway 3. Runway 3 itu memang tidak independen dengan jarak dari runway 2 tidak lebih dari 550 meter. Tapi pada saat itu Bandara Soekarno-Hatta akan jauh lebih baik, lebih safety terutama dari segi maintenance.

“Kalau sekarang maintenance, sambil dipergunakan sehingga dilakukan dengan window time yang pendek. Kalau nanti ada runway 3 begitu ada suatu maintenance dapat dipakai 2 runway sedangkan yang satu di maintenance. Karena Jakarta adalah ibu kota kita harus pastikan proses maintenance itu harus berlangsung dengan baik,” sambung Menhub.

Dilanjutkan, untuk Bandara di Bali, guna persiapan menghadapi IMF Meeting bulan Oktober, juga ada beberapa perbaikan yang dilakukan oleh Angkasa Pura I seperti perbaikan parking stand dan pengaturan pergerakan pesawat yang lebih baik sehingga diharapkan pergerakan pesawat di Bandara Ngurah Rai yang tadinya 28 menjadi 35 pergerakan.

“Diperkirakan untuk acara meting Bank Duni itu sampai akan ada pergerakan pada satu hari di hari H sebanyak 100 movement. Dari perhitungan kita, kita ada ruang sampai 300 movement jadi sebenarnya tidak ada masalah mengenai movement itu sendiri, tapi kita memang akan mendayagunakan untuk pesawat-pesawat yang round atau menginap, tidak mungkin kita memarkir pesawat,” jelasnya

Karenanya ada beberapa bandara di sekitar Bali yang kita pergunakan. Ini memang suatu hal yang penting karena hari-hari itu adalah hari yang penting untuk promosi pariwisata khususnya di Bali, tambah Menhub.

Dalam kesempatan itu Menhub juga menginstruksikan semua penerbangan dalam negeri yang ke Bali pada acara tersebut, apabila memungkinkan untuk dilakukan dengan pesawat berbadan lebar (wide body). “Kita lakukan dengan wide body. Sehingga, ruang-ruang itu bisa dipakai. Pada acara tersebut pesawat-pesawat kecil mungkin jangan ke Bali dulu, gunakan pesawat yang lebih besar,” ujar Menhub.

Jika di Jakarta dan Bali ini berkaitan dengan level of service, menurut Menhub, yang ada di Papua adalah level of safety. Menhub berujar bahwa untuk masalah safety di Papua belum maksimal. “Di Papua selain meningkatkan alat-alat, membuat rute dan lain sebagainya, maka juga harus menggunakan dua bandara lain yakni Timika dan Dekai sebagai titik berangkat ke bandara-bandara lainnya,” katanya.

Karena di Papua dengan kepadatan yang tinggi, lanjut dia, window time cuma dua jam di pagi hari itu padat sekali dan kalau mereka berangkat dari tiga titik berarti probability-nya menjadi lebih banyak. Kualitasnya ditingkatkan peralatannya, jalur lalu lintasnya menjadi tiga kali lipat.

“Dengan adanya banyak lalu lintas, pesawat itu tidak overload, karena dengan overload itu membuat pesawat-pesawat itu kadang-kadang overshoot, bablas. Ini yang kita bicarakan, kita memang akan improve lagi yang di Papua,” terang Menhub.

Berkaitan dengan alat-alat pengukur cuaca dan lain sebagainya, Menhub sudah menugaskan Ditjen Perhubungan Udara dan Airnav untuk membantu BMKG untuk melengkapi alat-alat itu.

“Papua memiliki Bandara lebih dari lima ratus, tetapi yang besar kira-kira dua ratus, dan banyak yang diketinggian. Selama ini di Papua penerbangan dilakukan dengan visual. Beberapa saat yang lalu kita sudah menambah ADSB, dan itu sudah meng-improve mereka tidak terbang dengan visual lagi,” tutup Menhub. (NDHYK)