Jelang Asian Games, Palembang Luncurkan Obyek Wisata Baru

this formate

PALEMBANG, Bisniswisata.co.id: Jelang event sport tourism akbar Asian Games XVIII 2018, Palembang terus berbenah diri dengan menambah obyek wisata baru. Kini meluncurkan dua destinasi wisata baru yakni Tepian Sekanak Bersolek dan Kampung Mural Gudang Bonjiet.

“Dua destinasi baru ini masuk dalam 13 destinasi wisata unggulan Palembang,” papar Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Senin (05/02/2018).

Dilanjutkan, ada beragam corak dan lukisan yang memanjakan mata pengunjung di destinasi tersebut sehingga sangat mengakomodir kegemaran swafoto masyarakat. “Saat ini Palembang sedang gencar-gencarnya membangun destinasi wisata guna menyambut para turis lokal maupun internasional, tentunya kami berharap warga Palembang juga gencar memperkenalkannya,” kata dia.

Pembangunan dua destinasi wisata ini, menggunakan CSR dari pihak ketiga yakni PT ICI Paint Indonesia Area Sumbagsel. Demikian juga untuk pengerjaan proyek tersebut karena pemkot berkolaborasi dengan pihak terkait, sehingga tidak mengeluarkan biaya. “Yang mengecatnya itu dari pihak pekerja PU BM Kota Palembang dan volunteer dari kalangan mahasiswa,” kata dia.

Tepian Sekanak Bersolek ini akan menjadi proyek percontohan alias pilot project, sehingga bisa dianggarkan untuk mempercantik semua sungai yang ada di Kota Palembang. “Target kami, semua kawasan sungai menjadi lebih cantik, mengingat lokasi dan finansial saat ini jadi kita fokuskan ke Sungai Sekanak dulu,” kata dia.

Sebagai ibukota propinsi Sumatera Selatan, Palembang terus berbanah diri dalam pariwisatanya. Ada beberapa destinasi wisata di Kota Palembang yang kerap dikunjungi wisatawan lokal, nasional maupun internasional. Beberapa obyek wisata ynga ngehits dan menjadi trend kunjungan para pelancong antara lain:

#. Jembatan Ampera dan Sungai Musi

Tempat wisata pertama yang disambangi saat di Palembang: Jembatan Ampera dan Sungai Musi. Kedua lokasi ini ikon Palembang. Bahkan ada pameo tak lengkap ke Palembang sebelum mengunjungi tempat wisata ini. Waktu yang tepat datang ke jembatan yang dibuat rakyat pada malam hari, dikarenakan suasana malam sangat eksotik dipenuhi gemerlapan lampu. Tahun 1962 jembatan ini digunakan untuk penghubung dari Ulu dan juga Ilir. 50 meter dari Jembatan Ampera ini ada pusat souvenir dan kuliner sehingga memudahkan wisatawan.

# Masjid Cheng Hoo Palembang

Masjid bergaya Tionghoa ini bukti bangsa China memiliki hubungan dengan agama islam. Masjid ini berwarna merah, sesuai masyarakat China menyukai warna merah dan menganggap warna merah merupakan warna sakral. Semua ornamen masjid nuansanya China. Di dalam masjid ini ada bangunan mirip Kelenteng tempat peribadahan orang Khonghucu. Bangunan itu ada disamping dari masjid ini. Sehingga selain anda bisa beriwisata religi ke masjid juga bisa melihat lihat isi dari kelenteng di sebelah masjid.

#. Bukit Siguntang

Wisata dengan suasana pegunungan dan pemandangan hijau yang menakjubkan. Letak bukit ini ada di Bukit Lama, kecamatan Ilir Barat. Bukit setinggi 29 sampai dengan 30 meter di atas permukaan laut. Konon, bukit ini dulunya dijadikan tempat untuk persemedian. Jangan heran ada makam bangsawan jaman dahulu, yang bersemayam di bukit ini. Bangsawan itu merupakan pendiri Kota Palembang. Sehingga obyek wisata ini masih dianggap sakral dan suci. Nah, jika datang ke tempat ini Jangan berniat buruk dan berkata kotor.

#. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Palembang juga memiliki wisata sejarah, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II namanya. Museum ini untuk mengenang berbagai macam peninggalan kerajaan Palembang. Lokasi museum ini berada di Jembatan Ampera juga Benteng Kuto Besak. Museum ini sangat unik dan desain arsitekturnya pun unik dilihat dari kedua tangganya yang melingkar. Koleksi peninggalan Kerajaan Palembang menarik untuk dilihat, direnungi dan diresapi betap hebatnya zaman dulu.

#. Benteng Kuto Besak

Letak benteng ini dekat dengan jembatan Ampera. Benteng Kuto Besak ini menjadi bukti bahwa kerajaan Palembang Darussalam pernah berjaya dan berkembang d Indonesia. Di dalam Benteng Kuto Besak terdapat kantor kesehatan Kodam Sriwijaya 2 juga rumah sakit. Bahkan benteng yang dibangun menggunakan dinding batu ini berfungsi benteng pada jaman dahulu adalah digunakan sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh.

#. Hutan Punti Kayu

Hutan ini dibangun 1998 dijadikan sebagai hutan lindung sebab fungsi ekologis adalah tata air juga kesuburan tanah. Panorama hutan ini sangat indah berupa hutan pinus yang hijau membentang bahkan didalamnya ada kebun binatang mini: kera ekor panjang, gajah dan masih banyak lagi satwa lainnya. Kegiatan di Hutan Punti Kayu adalah atraksi gajah, berenang, menunggang kuda dan masih banyak lagi lainnya.

#. Pulau Kemaro

Salah satu wisata bahari di Palembang adalah Pulau Kemaro. Pulau ini lokasinya di tengah perairan Sungai Musi. Selain bisa melihat keindahan dan keelokan Sungai Musi, wisatawan bisa melihat obyek wisata yang menarik adalah vihara kuno. Juga ada legenda kisah putri di Pulau ini. Kisah dari Putri itu adalah putri itu menikah dengan anak raja dari negara China, mas kawin yang diberikan adalah 9 guci emas. Namun untuk menghindari bajak laut, guci emas ditutupi dengan sayuran sebab dikirim melalui jalur perairan. Ketika anak raja melihat yang datang hanyalah sayuran, maka sayuran dibuangnya ke Sungai Musi. Ketika sang anak raja tahu bahwa guci tadi bersama sayuran yang telah dibuangnya ke sungai, anak raja itu pun menyesal dan menceburkan diri ke sungai. Setelah beberapa lama suaminya tidak muncul, puteri itu ikut menerjunkan diri ke sungai namun sang puteri dan suaminya tewas ke dalam sungai tersebut. Oleh sebab itu untuk mengenang mereka dibangunlah kuil kuil di Pulau Kemaro ini.

#. Wisata Air Terjun

Ada tiga wisata air terjun di Palembang. Air terjun Lematang Indah, Air Terjun Bidadari dan Air Terjun Maung. Destinasi wisata air terjun Lematang Indah ini ada di kota Pagar Alam. Tinggi dari air terjun sendiri adalah 40 meter. Memang air terjun tersebut tidak terlalu tinggi namun volume airnya banyak tidak seperti air terjun lainnya. Keindahan air terjun ini terletak pada pemandangan yang ada di sekitar air terjun tersebut. Tidak hanya pemandangan yang ada di air terjun saja yang indah namun sepanjang perjalanan menuju ke tempat wisata air terjun, pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang asri serta hawa yang sejuk.

#. Taman Kambang Iwak

Taman ini awalnya dibangun untuk para keturunan Belanda sebagai tempat olahraga. Taman Kambang Iwak juga memiliki danau di bagian tengahnya yang berfungsi sebagai penghias taman, juga untuk menampung air hujan, sehingga bisa menangkal banjir. Taman dengan luas 5 ha ini makin hari terus diperbaharui dengan berbagai fasilitas, yaitu taman bermain anak, fasilitas hotspot gratis bagi yang ingin mengakses internet, keran air yang bisa langsung diminum, dan tempat bersantai sambil menikmati keindahan taman.

#. Kampung Kapitan

Kampung Kapitan satu kawasan yang bernilai sejarah tinggi. Kampung ini tempat pertama kalinya warga Tionghoa menetap di Palembang saat kota tersebut masih dalam jajahan Belanda. Kini, Kampung Kapitan dijadikan sebagai obyek wisata. Nilai seni dan budaya di Kampung Kapitan terletak pada struktur bangunan rumah di sana. Rumah di kawasan Kampung Kapitan mengandung dua pengaruh budaya, yakni budaya Tionghoa dan budaya Palembang. Budaya Tionghoa bisa dilihat dari bagian dalam rumah dan bagian teras rumah. Sedangkan budaya Palembang terlihat dari bangunan rumah yang menyerupai limas dan ada tiang yang menopang berdirinya rumah

#. Museum Al Quran Raksasa
Kota yang pernah jadi pusat peradaban Kerajaan Sriwijaya juga banyak objek wisata bernilai tinggi. Salah satunya Museum Al Quran Raksasa di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus. Bukan tanpa alasan, objek wisata religi ini disebut Alquran Wisata religi muslim. Sebab, Al Quran ini dipahat di permukaan kayu tembesu berukuran panjang 177 centimeter dengan lebar 140 centimeter dan ketebalan 2,5 centimeter. Mahakarya asli Wong Kito itu, tak hanya jadi alternatif tujuan wisata warga lokal. Bahkan turis dari mancanegara, terutama dari Arab banyak yang sengaja berkunjung untuk membuktikan sendiri karya seni yang tiada duanya. . (redaksibisniswisata@gmail.com)

Waspada Berwisata di Puncak Bogor, Longsor Menghantui

this formate

PUNCAK BOGOR, Bisniswisata.co.id: Hujan deras berkepanjangan masih menerjang kawasan wisata Puncak. Bogor, Jawa Barat. Cuaca tak bersabahat itu, menyebabkan terjadinya longsor pada Senin (5/2/2018) pagi. Data sementara, terdapat 4 titik longsor di sekitar Attaawun, Widuri, Grand Hill, dan Riung Gunung. Karenanya wisatawan yang berada atau menuju Puncak harus meningkatkan kewaspadaannya.

Longsor menutup jalan dan terdapat beberapa tiang listrik roboh serta pohon tumbang. Belum ada laporan resmi korban dari longsor di Puncak. BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan verifikasi terkait adanya informasi korban longsor.

“Untuk sementara jalur jalan dari Jakarta menuju Puncak, Bogor ditutup total karena jalan tertimbun longsor. Mulai pukul 09.15 Wib, jalur Puncak ditutup mulai Polingga demi memudahkan evakuasi dan penanganan longsor di 4 titik longsor,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran pers diterima Bisniswisata.co.id.

Jalur dari Jakarta menuju Puncak dialihkan lewat Sukabumi. Sedangkan dari Cianjur menuju Jakarta dialihkan lewat Jonggol. Saat ini hujan masih terus turun, BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat dari TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan longsor. BMKG memprediksi hujan akan masih terus berlangsung hingga siang nanti.

Potensi hujan di wilayah Jabodetabek masih tetap tinggi. BMKG mencatat hujan yang berlangsung selama 4 Januari kemarin tercatat 152 milimeter per hari. “Ini tergolong curah hujan ekstrem yang menyebabkan longsor dan naiknya debit Sungai Ciliwung,” sahut Sutopo.

Naiknya debit Sungai Ciliwung telah menyebabkan banjir di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Jakarta. Level Siaga I dengan ketinggian muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mencapai 220 sentimeter pukul 08.30 Wib.

Pada pukul 09.00 Wib, naik menjadi 230 centimeter, kemudian pada pukul 09.05 Wib menjadi 240 centimeter. “Debit sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai Jakarta pada sekitar pukul 17.30 Wib,” tambahnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Delegasi IMF ke Lombok, 2.000 Kamar Hotel Disiapkan

this formate

MATARAM, Bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Nusa Tenggara Barat (PHRI NTB) ikut menyiapkan 2.000 dari sekitar 8.000 kamar yang ada di NTB menjelang kehadiran 18.000 anggota delegasi Anual Meeting International Monetary Fund – World Bank Group (AM IMF – WBG) 2018 dari 189 negara di Bali. Mereka diantaranya 20 orang kepala negara dan 189 Menteri Keuangan bersama para Gubernur Bank Sentral masing-masing.

PHRI NTB bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendahaan (Kanwil DJPB) Provinsi NTB dan juga Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB menyiapkan diri sebagai salah satu daerah terdekat dari Bali. Menurut Wakil Ketua PHRI NTB Ernanda Dewobroto Agung, setidaknya menjadi destinasi alternatif anggota delegasi yang akan mengikuti sekitar 2.000 meeting selain tiga meeting besar.

“Kami pro aktif menawarkan diri menerima kedatangan mereka ke Lombok,” kata Ernanda Dewobroto Agung yang sehari-hari General Manager Golden Palace Hotel Lombok seperti dilansir laman Tempo.co, Senin (05/02/2018).

AM IMF – WBG akan berlangsung 11 – 14 Oktober 2018. Kegiatan ini sangat penting dan strategis. Banyak isu yang akan dibahas antara lain outlook ekonomi global, stabilitas sistem keuangan, kemiskinan, lapangan kerja, pembangunan dan isu lainnya. Selain anggota delegasi, juga terdapat keluarga mereka.

“Kami siap melayani perjalanan mereka ke destinasi di NTB,” sambung Ernanda Dewobroto Agung. NTB sudah menyiapkan peningkatan fasilitas transportasi Bali – Lombok baik melalui laut maupun udara.

Sehari sebelumnya, Sabtu 3 Februari 2018, Ketua PHRI NTB Lalu Abdul Hadi Faishal, Ernanda Dewobroto Agung yang juga ketua Asosiasi Hotel Mataram, dan Kepala Kanwil DJPB NTB Taukhid sudah bertemu Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Organisasi, Birokrasi dan Teknologi Informasi selaku ketua pelaksana harian Panitia Nasional AM IMF – WBG 2018 Susiwijono di Nusa Dua Bali.

Kepala Kanwil DPJB NTB Taukhid menjelaskan bahwa Kanwil DPJB NTB siap untuk sepenuhnya mendukung koordinasi para pihak antara lain BI, PHRI, pelaku wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di NTB dengan panitia nasional.

Kepala Perwakilan BI NTB Achris Sarwani menyebutkan selain ikut terlibat dalam pelaksanaan di Nusa Dua Bali, juga memiliki tugas membantu mereka travelling baik sebelum maupun sesudah AM IMF – WBG. BI NTBmembantu memasarkan destinasi agar sektor pariwisata ikut berkembang dan semakin menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah. ”NTB kan sejengkal saja dari Bali,” ucapnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI NTB Wahyu Yuwana mengatakan NTB bisa menangkap peluang ini dgn mensupport beberapa hal: ”Juga back up terkait disaster recovery plan. Selain pemenuhan kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari logistik sampai dengan handycraft,” katanya. (NDHYK)

1 April 2018, Jelajahi Bromo Pakai Tiket Gelang

this formate

PROBOLINGGO, Bisniswisata.co.id: Gunung Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berencana memberlakukan tiket masuk berupa gelang per 1 April 2018. Selain untuk mencegah praktik korupsi tiket, kebijakan ini juga dilakukan untuk menjaga kawasan konservasi dari sampah tiket yang kerap dibuang sembarang oleh para pengunjung.

Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie mengatakan, rencana tersebut sesuai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaku Jasa Wisata Alam yang dilakukan di Bromo Permai Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, pada akhir Januari lalu.

Rakor itu menyetujui kesepakatan bersama untuk pengembangan Gunung Bromo berdasar pada prinsip konservasi. Hal itu sekaligus menghormati adat istiadat dan kearifan lokal di kawasan lautan pasir dan pemahaman bersama bahwa Bromo bukan warisan tetapi pinjaman dari anak cucu.

Dalam rapat koordinasi itu pula disepakati adanya pembatasan jumlah pengunjung pada spot-spot wisata di kawasan TNBTS. Penerapan pembatasan pengunjung berdasarkan kuota sesuai hasil kajian daya dukung tahun 2017.

Rencananya, pembatasan itu akan dimulai pada 1 April 2018 mendatang. Untuk Bukit Teletabies pengunjung dibatasi sebanyak 3.199 orang per hari, Bromo-Laut Pasir 5.806 orang per hari. Kemudian untuk View Point Pananjakan 892 orang per hari, Bukit Kedaluh (Bukit Kingkong) 434 orang per hari, serta Bukit Cinta 141 orang per hari.

“Kalau sudah diberlakukan tiket gelang ini maka pengunjung yang masuk menggunakan warna karcis yang berbeda atau karcis gelang sesuai lokasi kunjungan. Selain itu, juga direncanakan penerapan booking online secara bertahap, di mana booking online sebesar 50 persen,” kata John Kenedie seperti diunduh laman Liputan6.com, Senin (05/02/2018).

Pembatasan itu bertujuan agar melindungi, memelihara dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Alam (SDA) secara lestari. Serta mengandung unsur pendidikan untuk mengubah perilaku yang akan membentuk sikap memiliki kepedulian, tanggung jawab dan komitmen terhadap pelestarian (prinsip kesakralan).

Selain itu, mampu memberikan kepuasan kepada pengunjung melalui standar pelayanan kegiatan rekreasi–wisata yang memadai. “Berbagai permasalahan yang dihadapi akan diselesaikan bersama dengan membangun komitmen. Serta mentaatinya dalam rangka mewujudkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa penyangga sekitar kawasan konservasi Gunung Bromo,” ujar kepala Balai Besar TNBTS. (LEO)

Bandara Beijing Diprediksi Tersibuk di Dunia

this formate

BEIJING, Bisniswisata.co.id: Beijing Capital International Airport diprediksi segera menjadi bandara tersibuk di dunia setelah trafik pengunjungnya mencapai 95,8 juta orang pada 2017.

Hal ini didorong oleh pertumbuhan kelas menengah China dan lebih banyak orang yang terbang secara internasional. Bloomberg melansir Senin (5/2/2018), besarnya trafik yang terjadi membuat posisi bandara ini semakin dekat dengan Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport di AS yang selama ini menjadi bandara tersibuk.

Pada tahun lalu, bandara di Atlanta itu mengalami penurunan trafik dan angkanya tidak sampai 105 juta penumpang. China diperkirakan menyusul AS sebagai pasar penerbangan terbesar dunia pada 2020. Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang, Beijing membangun bandara berkapasitas 100 juta orang dengan nilai investasi US$12,9 miliar.

Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Pada 2025, bandara baru tersebut dan bandara eksisting diproyeksi akan menampung 170 juta penumpang. Bandara baru ini ditujukan sebagai hub bagi anggota Sky Team, sebuah aliansi maskapai dari berbagai negara termasuk Indonesia melalui Garuda Indonesia.

Kehadiran bandara tersebut akan membuat Beijing bergabung dengan kota-kota besar lainnya yang menjadi rumah bagi lebih dari dua bandara, seperti Tokyo, London, New York, dan Paris. (Bloo)

3 Februari-3 Maret 2018, Pameran Lukisan Perjalanan Antonius Kho

this formate

SURABAYA, Bisniswisata.co.id: Sebuah perjalanan tentu meninggalkan kenangan membekas dan tak terlupakan. Hal ini juga dirasakan pelukis Antonius Kho. Pengalamannya ke berbagai kota di Indonesia dan negara lain jadi penyemangat untuk aktif berkarya. Pengalaman itu dituangkan dalam karya lukis digelar dalam pameran bertajuk Remembering di Galeri House of Sampoerna (HoS) Surabaya, mulai 3 Februari-3 Maret 2018.

Remembering merupakan bentuk refleksi dari renungan serta kenangan mengenai catatan perjalanan Antonius Kho selama setahun terakhir. Kesan mendalam yang ditangkap lalu dituangkannya ke dalam 25 karya lukis dengan berbagai tema. Misalnya pada karya berjudul Cambodia Young Girl yang merupakan visualisasi wajah-wajah gadis Kamboja yang dijumpainya selama menyelenggarakan pameran disana.

Tak hanya berupa goresan, karyanya juga bercerita tentang suasana hatinya seperti yang tampak pada karya berjudul Melancholy. Disamping itu, ingatan masa kecil pada tanah kelahirannya di Klaten dan tempat-tempat yang biasa dia kunjungi seperti candi Prambanan dan Borobudur juga menginspirasinya untuk menghasilkan karya. Kekagumannya pada keindahan relief-relief yang dijumpainya telah membawanya melahirkan karya berjudul Daydreaming.

Bagi Antonius Kho, kekuatan karyanya bertumpu pada penggunaan warna yang lembut seperti jingga, putih, coklat atau hijau muda yang dihasilkan dari kombinasi pewarna akrilik, pastel dan pensil warna.

Dipika Rai, seorang kritikus seni dari India, juga mengakui hal tersebut. Kombinasi warna hasil goresan tangan Anthonious Kho adalah asli, beragam dan mampu menghipnotis setiap mata yang melihatnya. Selain itu, karakter kuat pada setiap karyanya dari dulu hingga kini adalah memunculkan beragam bentuk wajah dengan mimik dan karakter yang unik.

Wajah-wajah tersebut baginya merupakan wujud dari beragamnya karakter orang-orang yang dia jumpai di setiap perjalanan seni dan budayanya ke berbagai negara termasuk di Indonesia.

Antonius Kho adalah sosok pelukis kontemporer berbakat yang lahir di Klaten pada 1958. Ia menyelesaikan pendidikan seni di Academy of Fine Art Bandung dan FH Cologne, Jerman. Ia kini lebih banyak berkarya dari studio miliknya di Ubud yang telah mengantarnya mengikuti berbagai pameran seni dan budaya di berbagai negara dari Asia hingga Afrika.

Perjalanan panjangnya dalam berkesenian turut melambungkan namanya hingga meraih penghargaan seperti 1st prize di Mask in Venice Itallia dan Malen auf Liegestuehien Jerman. Namun itu semua tak lantas mengikis ciri khasnya dalam berkarya. Beragam pengalaman dan perjalanan tersebut justru turut memperkaya hasil goresan tangannya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Asian Delight, Beragam Kuliner Asia di Verwood Hotel

this formate

SURABAYA, Bisniswisata.co.id: Tak perlu jauh-jauh untuk menikmati kuliner dari beberapa negara Asia, terutama Indonesia. Cukup ke resto Terakota di Hotel Verwood and Serviced Residence di Surabaya, yang menyajikan kuliner bertema Asia Delight secara buffet untuk lunch maupun dinner. Sesuai namanya, di tempat ini tamu bisa memilih beragam menu dari Asia seperti Cina, Thailand dan Jepang.

Kuliner Cina diantaranya kwetiau, sapo tahu, ayam kanton dan ca sayur. Kuliner Jepang diantaranya ayam katsu, ayam karage, teriyaki dan sushi. Sedangkan kuliner Thailand antara lain ikan panggang saus Thailand yang bisa diolah dengan bumbu balado atau rica-rica.

“Asian Delight disajikan hingga April. Tak menutup kemungkinan bisa diperpanjang hingga bulan berikutnya. Ini karena menu-menu yang disajikan ternyata disukai tamu lokal maupun asing, termasuk makanan tradisional dari Indonesia, khususnya Jatim,” lontar Executive Chef Verwood, Agus Pitoyo dalam keterangan tertulis, Ahad (04/02/2018).

Selama ini, lanjut Chef Pitoyo, kuliner Indonesia tetap digemari, karena banyak tamu Verwood dari lokal. Misalnya ada balado, rica-rica, ayam taliwang, gule kambing, opor, ayam goreng, ayam bakar, gado-gado, sayur lodeh, sayur gambas.

Agar ikan bisa dipesmol, dibakar atau dibikin asam manis. Sedangkan untuk iga bisa dimasak asem-asem atau ala barbeque. Minumannya bisa memilih yang hangat seperti ronde atau yang dingin seperti es kopyor, es cao, es mega mendung, es Manado dan es Papua.

“Untuk kuliner Indonesia selalu disajikan bermacam menu. Masakan Jatim juga pasti ada, karena hotel ini berada di Surabaya. Salah satunya kikil yang banyak diminati,” ujarnya.

Kuliner dari Jatim diantaranya pecel, rujak cingur, tahu campur dan tahu tek. Yang paling disukai adalah kikil, masakan dari bahan kaki sapi yang diolah hingga empuk. Kikil menjadi menu favorit sehingga selalu tersedia, meskipun menu-menu lainnya diganti secara bergilir setiap hari.

Dijelaskan, kikil menggunakan bahan kaki sapi lokal yang direbus 4 jam sampai empuk. Airnya lalu dibuang untuk menghilangkan kotoran dan mengurangi lemak, kemudian dibumbui dan dimasak selama 2 jam agar bumbunya meresap. Bumbunya adalah sereh, jahe, kunyit, kemiri, bawang merah dan putih, lada sedikit dan garam secukupnya.

Bagi yang suka pedas, bisa menyantapnya dengan sambal yang diracik seperti sambal untuk soto. “Kami menyajikan beragam menu untuk memanjakan tamu agar mereka betah menginap di Verwood dan selalu kembali ke sini jika ke Surabaya. Juga tak perlu repot ke luar hotel untuk mencari makanan dan minuman yang disukai, termasuk menu-menu tradisional,” ujar Chef Pitoyo. (redaksibisniswisata@gmail.com)

2018, Fesyen Jadul Bakal Ngetrend Lhoo…

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Pakaian lama, jadul sering kali tak tersentuh lagi, sehingga sering berpikir untuk menyumbangkan, atau membuangnya. Tapi, sebelum menyingkirkan pakaian-pakaian lama, perlu tahu bahwa ada beberapa tren lama yang kembali menjadi tren di 2018.

Disisi lain, pakaian jadul biar dianggap fashionable dan model kekinian, biasanya selalu dituntut mengikuti gaya busana jaman now. Apalagi kalau gaya busana lama itu sudah dicoba sama selebriti maupun selebgram. Kayaknya nggak afdol, jika nggak ikutan mencoba juga. Ntar dianggap ga fashionable.

Busana jadul itu entah modelnya celana cingkrang, baju panjang sebelah, motif bolong-bolong, sampai baju atau celana yang sobek. Kalau pakai gaya baju begitu, dijamin dianggap anak yang nggak ketinggalan jaman.

Busana yang kayaknya kelihatan trend kekinian itu. ternyata nggak semunya beneran baru. Soalnya, dari beberapa busana yang dipakai, ada loh sebagian yang aslinya busana jadul. Tapi, dengan sedikit sentuhan dan modifikasi, busana jadul itu malah jadi trend baru. Bahkan, nggak jarang jadi rujukan banyak orang. Jadi, jangan kamu kira baju model jadul ketinggalan jaman.

Seperti dilansir laman Kompas.com, Ahad (04/02/2018) apa saja pakaian lama itu?

#. Polkadot

Beberapa retail terlihat mulai sering menawarkan pakaian motif polkadot dengan berbagai warna, potongan, dan gaya. Sebab, desain klasik kembali menjadi gairah para penikmat fesyen. Tidak hanya polkadot berwarna hitam atau putih, tapi juga warna cerah. Ini menandakan tren lama bisa kembali menjadi tren. Padukanlah dengan motif lainnya, seperti strip (garis) atau floral untuk memberikan tampilan memukau. Memang, gaya pakaian jenis ini mudah ditemukan di drama korea. Wanita yang pakai baju kayak gini terlihat santai, anggun, tapi juga stylish.

#. Denim “rusak”

Jika Kamu memiliki jaket denim yang kancingnya sudah lepas atau celana jins yang sudah sobek-sobek, jangan dibuang. Denim-denim “rusak” memiliki nilai fesyen tersendiri. Detail-detail seperti robekan, tambalan atau renda pada denim tersebut justru memberi kesan kehidupan dan karakter.

#. Button through skirt

Rok jeans dengan deretan kancing di depannya memang keren ketimbang yang polos. Apalagi kalau dipakai bareng baju atasan putih bersih dan sneakers putih atau hitam.

#. Mom jeans
Jeans satu ini sebenarnya hampir sama dengan jeans biasa. Perbedannya terletak di ukuran dan model yang terlihat lebih besar dari tubuhmu. Biarpun gombrong, kamu tetap bisa kelihatan keren, lho! Jadi, sekarang sudah tahu kan kalau kalau baju jadul juga bisa bikin kamu kelihatan kekinian. Atau, jangan-jangan kamu nggak sadar kalau baju lagi trend sebenarnya tergolong busana jadul. Nah, kalau kalau punya baju lawas, boleh tuh dimodifikasi sedikit biar bisa jadi trend dan contoh teman-teman.

#. Kitten heels

Kitten heals atau sepatu dengan hak tipis dan kecil kembali banyak ditemukan pada gaya-gaya musim dingin hingga musim semi. Di samping ketinggian haknya yang nyaman, detail kecil tersebut memberikan sentuhan lebih pada kaki kita. Meski mengadopsi gaya dekade 80-an tapi sama sekali tidak terlihat ketinggalan.

#. Tas pinggang

Kendall Jenner biasa mengalungkannya seperti tas selempang. Kamu juga bisa secara sederhana mengenakannya di pinggang. Tas pinggang memiliki variasi warna dan ukuran yang bisa menjadi tren ke depan. Jadi, jika Kamu belum punya mungkin Kamu bisa mencari yang paling cocok denganmu.

#. Perhiasan vintage

Tren mode akan kembali menonjolkan fesyen era 80an. Ini bisa dirasakan dari jenis-jenis pakaian yang dipamerkan dalam berbagai gelaran fesyen. Jika Kamu punya baju kebesaran atau perhiasan vintage, pertahankan. Kamu juga bisa memakai mereka untuk sehari-hari. Untuk kesan yang lebih tegas, hindari memakai perhiasan yang terkesan halus. Sebab, perhiasan vintage akan hits kembali.

#. Warna lavender

Jika Kamu memerhatikan tren busana, lavender menjadi salah satu yang akan besar pada musim semi 2018. Coba cek lemari bajumu, apakah Kamu punya pakaian bernada lavender? Warna-warna pastel nantinya akan ditemukan pada berbagai jenis benda fesyen. Mulai dari sweter, jas, tas, hingga sendal. Jadi, tidak heran jika mulai saat ini banyak orang mulai mencari warna-warna lavender. Bahkan, warna ultra violet dinobatkan sebagai “color of the year” oleh Pantone Colour Institut, wow!

#. Asesoris dan pakaian plastik transparan

Disebut juga dengen tren PVC (diambil dari polimer plastik). Salah satunya dipopulerkan Bella Hadid dengan sepatu hak tingginya atau Kaia Gerber dengan boot-nya yang menunjukkan bahwa tren PVC bisa kembali “in” di 2018. Jika kurang yakin bagaimana memadupadankannya, Kamu bisa melihat referensinya di internet. (NDHYK)

Segera Cair, Bank Dunia Pinjami US$300 Juta untuk Pariwisata

this formate

JAKARTA. Bisniswisata.co.id: Pengembangan 10 destinasi wisata baru, memang serius dikerjakan sekaligus mengejar target kunjungan wisatawan sebesar 20 juta turis pada tahun 2019. Keseriusan itu dengan meminjam dana ke Bank Dunia sebesar US$300 Juta atau sekitar Rp3,9 triliun untuk membangun infrastruktur dan akses menuju destinasi wisata.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui dana pinjaman dari World Bank US$300 juta disepakati pada akhir 2017, segera cair satu dua bulan ke depan. Sepertiga dari nilai utang itu, dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur bandara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir, untuk menunjang destinasi Danau Toba, Sumatera Utara.

“Sekarang lagi proses pencairan pinjaman itu. Bu Ani (Menteri Keuangan) cerita sama saya bahwa mungkin dalam satu-dua bulan ini segera cair. Nah, itu nanti sekitar US$100 juta atau Rp1,3 triliun akan masuk pengembangan area Bandara Sibisa,” ungkap Menko Kemaritiman dalam keterangan tertulis, Ahad (4/2/2018).

Karena itu, Menteri Luhut juga meminta kepada Bupati Tapanuli Utara agar menata Bandara Silangit. Mengingat, kawasan itu akan menjadi hub wisata dari Asia Selatan ke Asia Tenggara. “Saya sudah bilang ke Pak Bupati tatalah itu Silangit dengan bagus. Jangan pula sembarangan penatataannya. Tatalah dengan arsitektur Toba, arsitektur batak modern, itu juga pesan dari Pak Presiden,” ujarnya.

Dalam memajukan pariwisata Danau Toba, sambung dia, telah bertemu dengan CEO AirAsia Tony Fernandes didampingi Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Arif Havas Oegroseno di sela-sela even World Economic Forum di Davos beberapa waktu lalu. “Saya sudah ketemu Tony Fernandes, dia janji akan bawa turis dari India, Tiongkok, dan Filipina ke Danau Toba,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rido Matari Ichwan, mengungkapkan ada tiga tujuan wisata yang segera dikembangkan lebih dulu oleh pemerintah, yang membutuhkan dana US$300 juta atau sekitar Rp3,9 triliun dari pinjaman Bank Dunia

Tiga Destinasi wisata itu adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Candi Borobudur (Jawa Tengah) dan kawasan Mandalika (Nusa Tenggara Barat), yang pengembangan infrastrukturnya mendapat bantuan pinjaman dari Bank Dunia.

Kementerian PUPR diakuinya sudah menganggarkan Rp766 miliar untuk pengembangan tiga destinasi tersebut pada tahun anggaran 2017. Namun, karena masih membutuhkan tambahan anggaran, sokongan dana dari Bank Dunia sangat dibutuhkan, terutama untuk membangun akses jalan menuju tempat-tempat wisata. “Misalnya kami bantu dari jalan nasional, provinsi, sampai ke lingkungan pariwisata,” ujarnya.

Selain itu, sebanyak US$ 6 juta diantaranya digunakan untuk pembuatan rencana induk terintegrasi yang melibatkan konsultan internasional. Pasalnya, pembanguna obyek wisata harus menyesuaikan dengan standar turis mancanegara yang menjadi target kita, salah satu fasilitas yang akan menggunakan standar internasional antara lain toilet-toilet yang berada di kawasan pariwisata. Meski demikian, dia memastikan penataan kawasan pariwisata tetap akan mempertahakan tradisi setempat.

“Arahan Pak Wapres, kita membangun bukan berdasarkan kesukaan kita, tetapi menyesuaikan dengan kesukaan mancanegara. 60% turis yang ke Indonesia kan untuk wisata budaya termasuk kuliner, kita mencoba mengadaptasi terhadap itu,” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

6,5 Juta Turis China Rayakan Imlek di Luar Negeri, Indonesia Tak Dianggap?

this formate

SHANGHAI, Bisniswisata.co.id: Cina Tourism Academy dan Ctrip melaporkan sedikitnya 6,5 juta warga China akan mengisi waktu liburan selama perayaan tahun baru Imlek dengan berwisata ke luar negeri (LN). Dari jumlah sebanyak itu, sayangnya belum diketahui secara pasti berapa turis China mampir berwisata ke Indonesia.

Dilaporkan, warga dari 200 kota di China itu sudah memesan paket perjalanan wisata lebih dulu sebelum datangnya musim liburan tahunan. CTrip mencatat lebih dari 700 kota wisata di 68 negara yang akan dikunjungi pelancong negeri tirai bambu. Mereka memesan tiket perjalan melalui agen perjalanan wisata daring yang berkantor pusat di Shanghai.

Dikutip laman Antara, Ahad (04/02/2018) setiap turis tersebut diperkirakan akan menghabiskan uang rata-rata sebesar 9.500 RMB atau sekitar Rp19,95 juta untuk perjalanan wisata selama liburan Imlek.

Kedua lembaga tersebut menunjukkan, hasil survei bahwa tujuan utama para wisatawan asal Cina adalah Thailand, Jepang, Singapura, dan Vietnam. Negara-negara di Eropa Utara dan Atlantik Utara serta Uni Emirat Arab juga menjadi tujuan wisatawan Cina.

Mereka juga akan berwisata ke Antartika. Sayangnya, Cina Tourism Academy dan Ctrip tidak menyebutkan Bali maupun tempat lain di Indonesia dalam survei yang dilakukan Cina Tourism Academy dan Ctrip.

Menurut sistem penanggalan tradisional Tiongkok, Tahun Anjing akan dimulai pada tanggal 16 Februari 2018. Sekolah dan perkantoran, termasuk kedutaan asing di Cina, diperkirakan mulai tutup pada tanggal 14 Februari 2018 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 25 Februari 2018. (NDHYK)