24 Februari – 2 Maret 2018, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2018

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepekan setelah Imlek, warga Tionghoa di Yogyakarta menggelar Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-13, yang digelar mulai dari Malioboro, Ketandan, hingga alun-alun utara Keraton Yogyakarta, pada 24 Februari hingga 2 Maret 2018.

Ada yang baru saat karnaval 2018 hingga akhir acara. Karnaval dimeriahkan gendawangan atau ondel-ondel yang selalu ditunggu setiap karnaval berlangsung. Namun, kemunculannya nanti adalah yang pertama kali di Yogyakarta. Gendawangan itu berasal dari Semarang dan Ungaran.

Hal baru lainnya adalah adanya taman lampion dengan tema Imlek Light Festival yang akan mewarnai PBTY tahun ini. Lokasinya ada di Jalan Ketandan yang akan dibuka selama penyelenggaraan PBTY bekerja sama dengan pihak ketiga. Taman lampion ada lahan yang belum dimanfaatkan bekas Hotel Ketandan yang mengisi halaman 2.000 meter persegi.

Berbeda dengan lokasi lain, untuk memasuki kawasan ini akan dikenai tarif masuk. Setiap pengunjung akan dikenai tarif Rp 20 ribu.
Pengunjung taman lampion nantinya bisa swafoto mulai senja hingga tengah malam di sana. Lokasi loket penjualan tiket berada di timur taman.

Selain taman lampion, panitia Festival Imlek menampilkan boneka Taiwan dan lomba Jian Zi alias permainan tendang kok. Ada pula Rumah Budaya yang akan menjadi lokasi acara PBTY ke-13 ini. Di rumah budaya diisi pameran mebel kuno dari berbagai daerah.

Kuliner yang menjadi perhatian utama pengunjung PBTY juga akan bertambah dari tahun lalu. Sebelumnya, ada 120 stan makanan tahun ini menjadi 149 gerai makanan. Untuk kuliner sudah diseleksi ketat agar makanan tidak hanya monoton. Beragam menu nusantara akan muncul di pesta tahunan ini, salah satunya lontong Cap Go Meh.

Selama PBTY, berbagai acara digelar untuk memeriahkan mulai dari kuliner hingga seni, budaya dan pameran Wayang Potehi di Rumah Budaya Ketandan, atau mengikuti pelatihan melukis kepala Wayang Potehi. Pengunjung juga bisa membawa pulang hasil karya mereka mengecat kepala wayang dengan mengganti ongkos Rp 20.000.

Mengawali acara PBTY 2018, panitia memulai dengan karnaval mulai dari Taman Parkir Abu Bakar Ali hingga alun-alun Utara Keraton Yogyakarta. Karnaval budaya tersebut akan diikuti 20 kelompok peserta, mulai dari naga barongsai, maskot shio anjing tanah, drum band dari Akademi Angkatan Udara, hingga naga raksasa. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wings Air Rute Lahat-Palembang Batal Terbang

this formate

PAGAR ALAM, bisniswisata.co.id: Kondisi cuaca yang tidak bersahabat menyebabkan Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1125 rute Bandar Udara Atung Bungsu, Pagar Alam, Lahat (PXA) menuju Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang (PLM), terpaksa dibatalkan.

Direktur Operasi Wings Air Redi Irawan mengatakan cuaca buruk menyebabkan jarak pandang (visibilitas) sangat terbatas, dengan demikian pesawat tidak dapat melakukan proses mendarat dan lepas landas.

“Kondisi tersebut merupakan force majeure, yaitu suatu kejadian terjadi di luar kemampuan dan tidak dapat dihindarkan, sehingga aktivitas penerbangan tidak dapat dilaksanakan,” kata Redi dalam siaran pers, Sabtu (24/2/2018).

Dia menjelaskan cuaca Sumatera Selatan, menurut data BMKG, 23 Februari 2018 pukul 13.00 WIB, masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat di wilayah Banyuasin (Muara Sugihan), Musi Banyuasin (Bayung Lencir), Muara Enim (Tanjung Agung, Muara Enim bagian Selatan), Lahat (Lahat, Muara Payang), Pagar Alam, OKU Selatan (Kisam Tinggi) dan sekitarnya. Kondisi ini masih berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.

Wings Air bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan AirNav sebagai pengatur lalu lintas udara setempat. Wings Air akan menerbangkan kembali sesuai jadwal terbaru pada hari ini pukul 11.00 WIB menggunakan pesawat ATR 72-500/ 600 setelah mendapatkan izin terbang dan Pagar Alam dinyatakan aman (safety) guna menjalankan proses penerbangan.

Sehubungan pembatalan penerbangan hari ini, Wings Air berkoordinasi dengan seluruh 57 penumpang dewasa yang terkena dampak, dengan menawarkan solusi kepada penumpang yaitu penjadwalan ulang keberangkatan (reschedule) dan melakukan pengembalian dana tiket ke agen (refund back to agent). Wings Air meminimalisir dampak yang timbul dari kondisi penerbangan ini, agar operasional lain tidak terganggu. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Sayang, Pariwisata Asmat Terkendala Transportasi

this formate

JAYAPURA, bisniswisata.co.id: Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Provinsi Papua mengakui pengembangan pariwisata di Kabupaten Asmat Papua, hingga kini terkendala transportasi udara karena belum ada jadwal penerbangan rutin. Sehingga kunjungan wisatawan ke Asmat amat rendah.

“Masalah utama ke Asmat adalah transportasi udara yang kurang mendukung. Kalau mau carter pesawat harganya mencapai Rp 38 juta (kapasitas maksimal tujuh orang) untuk satu arah, tidak pulang-pergi,” ujar Ketua Asita Papua Iwanta Parangin-Angin.

Era tahun 90-an, lanjut dia seperti dilansir laman Antara, Sabtu (24/02/2018), pariwisata Asmat cukup berkembang bagus karena banyak didatangi wisatawan nusatara dan manacenagara. Pasalnya, saat itu masih ada layanan penerbangan perintis yang dirintis maskapai Merpati Airlines.

“Sayangnya kini sudah tidak ada Merpati lagi. Padahal kalau masih berjalan masyarakat dapat pendapatan, mulai dari penyewaan perahu hingga turis yang membeli kerajinan,” kata dia.

Selain masalah transportasi, sambung dia, pengelolaan kegiatan pariwisata pun menjadi salah satu penyebab lemahnya kemajuan pariwisata di daerah tersebut. “Pariwisata di Asmat turun sejak ada pemekaran kabupaten. Dan sebelum pemekaran kegiatan dikelola oleh keuskupan, sekarang pemerintah,” kata dia.

Iwanta menilai potensi pariwisata di Kabupaten Asmat masih bisa ditingkatkan kembali karena masih banyak wisatawan yang menanyakan rute perjalanan ke wilayah tersebut.

“Untuk ke Asmat banyak yang tanya, tetapi ketika dikasih tahu mengenai biaya, mereka biasanya mundur. Biasanya kami tawarkan paket wisata senilai 3.000 dolar AS. Umumnya yang datang ke Asmat adalah “spesical interest”, biasanya pecinta barang antik,” kata Iwanta.

Kabupaten Asmat memiliki kekayaan alam yang sungguh luar biasa, alami dan menakjubkan. Selain alamnya, juga memiliki banyak potensi wisata lainnya, baik itu dari sisi budaya hingga sosial. Tercatat ada 12 obyek wisata yang bisa kamu kunjungi bila berkunjung ke sana. Namun ada beberapa destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan, antara lain:

#. Taman Nasional Lorenz

Taman nasional Lorensz merupakan salah satu taman nasional terluas yang ada di asia tenggara. Selain itu ekosistem taman nasional ini juga merupakan ekosistem dengan keanekaragaman hayati paling lengkap yang ada di asia pasifik.

#. Pesta budaya Asmat

Pesta budaya asmat merupakan salah perayaan di kabupaten asmat yang menampilkan banyak budaya masyarakat asmat. Pesta ini juga salah satu cara kabupaten asmat untuk melestarikan banyak budaya disana. Biasanya dalam pesta ini akan banyak ditampilkan hasil karya baik tarian, lagu hingga karya seni ukiran khas suku asmat. Pesta budaya asmat juga sudah menjadi andalah kabupaten asal timur. Jadi jika kamu berkunjung kesan kamu bisa menikmati festival yang biasanya dilakukan setahun ini.

#. Museum Budaya Asmat

Museum ini terletak di kota Agats, disini kamu bisa melihat banyak hasil karya suku asmat. Mulai dari ukiran hingga baju perang dizaman dahulu. di museum ini terdapat sekitar 1.200 item hasil karya dari kebudayaan dan kerajinan masyarakat asmat.

#. Rawa Baki

Rawa baki daan hutannya bisa dijadikan tempat wisata alam yang cukup menangtang. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai kawasan lindung, disini setidaknya disini ada 123 hektar wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati yang dilindungi karena mulai punah.

#. Wisata Pantai

Ada tiga wisata pantai yang indah di Asmat yakni Pantai Pek dan Pantai Bokap, keduanya berada di distrik Agat. Satu lagi pantai Bayun yang masik distrik Pantai Kasuari.

#. Wisata Pulau

Ada tiga pulau yang wajib didatangi. Selain menawarkan keindahan alam, juga pulaunya sangat menawan. Ketiga pulau itu, Pulau Sengsara/Fumaripits yang ada di Distrik Akat. Pulau Tiga/Somel di Distrik Joerat dan Pulau Lak/Mamats yang terdapat di Distrik Sawa Erma.

#. Rumah di Atas Pohon

Kedigdayaannya warga Asmat membangun rumah tinggal diatas pohon raksasa, dengan tingkat ketinggian yang tidak pernah terbayangkan oleh siapapun juga merupakan obyek wisata yang menarik. Menyaksikan pembangunan rumah pohon di distrik Suator menjadi sebuah wisata petualang yang membutuhkan nyali besar. Hebatnya, rumah pohon dibangun secara manual dengan alat-alat tradisional, dengan bahan ranting-ranting pohon dan papankayu tipis. Tinggi rumah bisa mencapai 10 hingga 25 meter di atas permukaan tanah. Dan ini bisa dijadikan wisata Petualangan yang ekstrem. (NDHYK)

Bebas Visa, Turis Indonesia ke Uzbekistan

this formate

UZBEKISTAN, bisniswisata.co.id: Turis Indonesia yang berwisata ke Uzbekistan, kini mendapat fasilitas bebas visa. Fasilitas itu diberlakukan mulai 10 Februari 2018. Dengan pemberian bebas visa ini diharapkan wisatawan bisa berkunjung ke negara pecahan Rusia.

Berdasarkan rilis resmi KBRI Tashkent, Uzbekistan, pada Jumat, 23 Ferbruari 2018, bebas visa kunjungan itu berlaku selama 30 hari dan tidak dapat diperpanjang.

Kebijakan ini sesuai dengan Keputusan Presiden Uzbekistan yang berjudul “Langkah Lanjutan Pemerintah Untuk Menciptakan Suasana Kondusif bagi Pengembangan Turisme Potensial Republik Uzbekistan”.

Selain Indonesia, Uzbekistan juga memberi fasilitas bebas visa bagi turis dari 6 negara lainnya, yaitu Israel, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Turki, dan Jepang.

Negara ini telah memberlakukan peraturan bebas deklarasi bagi turis yang membawa uang kurang dari US$2000. Turis dimaksud dapat keluar di jalur bertanda hijau di Bandara Internasional Islam Karimov Tashkent.

Sebelumnya, Sharapov Anvar Kurbanovich, Ketua Komite Pengembangan Pariwisata Uzbekistan mengungkapkan Uzbekistan juga menginginkan adanya penerbangan langsung dari ibu kotanya, Tashkent ke Bali. Pihak Uzbekistan mengusulkan adanya paket umrah plus bagi turis ke Uzbekistan yang kaya akan sejarah Islam.

Uzbekistan di kawasan Asia Tengah memiliki tempat-tempat tujuan wisata religi yang menarik bagi para peziarah dari Indonesia. Tempat-tempat tujuan wisata religi di Uzbekistan terutama terletak di Tashkent, Samarkand, Bukhara, dan Khiva.

Dalam sejarah, sejumlah tokoh terkenal di Uzbekistan, antara lain Imam Bukhari, Khwaja Bahauddin Naqsabandi, Abu Iso Muhammad at-Termiziy, Muhammad Abu Mansur al-Maturidhy, Amir Temur, dan Abu Ali Ibn Sina. (NDHYK)

5000 Pertunjukan Hiburan Digelar, Saudi Gelontor Rp 875 Triliun

this formate

RIYADH, bisniswisata.co.id: Arab Saudi kini berubah total. Meski dikenal dengan adat istiadat ultra konservatif, kerajaan Saudi memulai program reformasi sosial dan ekonomi luas, yang digerakkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Untuk itu digelar 5000 pertunjukan hiburan bahkan membangun tempat hiburan baru seperti yang ada di dunia Barat.

“Kerajaan menginvestasikan US$ 64 miliar atau Rp 875 triliun untuk pengembangan infrstruktur di sektor hiburannya dalam 10 tahun ke depan. Kami sudah membangun infrastruktur. Insya Allah, Anda akan melihat perubahan yang nyata pada tahun 2020,” kata Kepala Otoritas Hiburan Umum atau GEA, Ahmad bin Aqeel al-Khatib seperti dilansir Channel News Asia juga dilansir Arab News dan Economic Times.

Khatib juga menambahkan ada lebih dari 5.000 pertunjukan hiburan dan budaya, yang beragam dan dirancang untuk menarik semua bagian masyarakat Arab Saudi, telah direncanakan akan digelar pada tahun ini. Pertunjukan hiburan itu termasuk konser musik oleh musisi internasional, seperti Maroon 5, Andrea Bocelli dan Cirque du Soleil.

Rincian bagaimana uang itu akan dikeluarkan atau jadwal untuk program budaya juga diumumkan. Namun, serangkaian acara dalam beberapa bulan terakhir termasuk konser musik, festival Comic-Con dan perayaan nasional yang akan memberikan warga dari berbagai gender menari di jalanan secara bersama serta pertunjukan musik elektronik untuk pertama kalinya belum dijadwalkan.

Pihak berwenang juga telah mengumumkan rencana untuk mencabut larangan menonton film di bioskop yang telah berlaku berpuluh tahun tahun ini. Ada sekitar 300 gedung bioskop diperkirakan akan dibuka secara bertahap hingga tahun 2030.

Keterbukaan baru diumumkan, yang mencakup rencana untuk mengizinkan perempuan mengemudi dari bulan Juni tahun ini, telah dipuji beberapa orang sebagai liberalisasi penting masyarakat Arab Saudi.

Reformasi ini merupakan bagian dari program ambisi “Visi 2030” Pangeran Mohammed, yang berusaha mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi karena bangkit dari kemerosotan harga sumber daya energi. Sektor hiburan dipandang sebagai sumber potensial pertumbuhan utama.

Selama ini warga negara itu kerap berbelanja, menonton film dan liburan ke taman hiburan di pusat wisata negara tetangga sperti Dubai dan Bahrain, yang dapat diakses melalui jalan lintas darat.

Khatib bersumpah akan membalikkan tren itu. Dimana kini mulai terlihat dengan adanya peningkatan sekitar 10 persen warga Bahrain yang datang ke Arab Saudi untuk menghadiri acara dalam beberapa bulan terakhir.

Arab Saudi, yang merupakan eksportir minyak utama dunia, telah berjuang untuk mengatasi defisit anggaran yang terus berlanjut yang dimulai pada tahun 2014 ketika harga minyak mentah anjlok. Kerajaan telah menggunakan sekitar US $ 250 miliar dari cadangan keuangannya dalam empat tahun terakhir.

Pihak berwenang juga menaikkan harga bahan bakar, memperkenalkan pajak pertambahan nilai dan mengurangi subsidi dalam upaya mengurangi biaya dan meningkatkan pendapatan non-minyak. Pergeseran ini sangat menyulitkan bagi banyak orang Arab Saudi yang terbiasa dengan sistem kesejahteraan yang dermawan. (BBC)

Waspada, Inilah Penyebab Koper Hilang di Bandara

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ketinggalan pesawat atau kehilangan koper adalah dua mimpi buruk yang bisa saja terjadi dengan kita. Datang terlambat menjadi alasan utama ketinggalan pesawat. Namun, apa saja yang bisa menyebabkan koper hilang?

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini ialah alasan-alasan yang menyebabkan koper hilang di bandara:

#. Check-in terburu-buru

Taati peraturan batas maksimal check-in dari maskapai yang ditumpangi. Selain mengamankan “absen” kita sebagai penumpang, check-in lebih awal juga membuat tugas petugas maskapai dan bagasi yang mendata barang bawaan penumpang jadi lebih mudah. Dari pengalaman beberapa turis, check-in lebih awal juga memberi sedikit kelonggaran aturan berat barang bawaan yang bakal dimasukkan ke bagasi, karena belum ada penumpukan barang milik penumpang lain.

#. Jadwal penerbangan berubah

Banyak faktor yang menyebabkan jadwal penerbangan berubah, mulai dari kondisi cuaca yang tidak bersahabat sampai masalah teknis pesawat. Biasanya situasi ini membuat penumpang panik lalu lupa dengan barang bawaannya. Satu hal yang harus diingat, usahakan tetap fokus untuk menjaga barang bawaan apapun yang terjadi. Maksimal, bawa satu koper, satu tas tangan, dan satu tas punggung. Kalau lebih dari itu, siap-siap saja lupa meletakkannya.

#. Berat berlebih

Pastikan ukuran dan berat barang bawaan yang bakal di bawa dalam penerbangan sesuai dengan aturan maskapai. Karena ukuran dan berat barang bawaan yang berlebihan bisa mendatangkan masalah, salah satunya tak diikutsertakan dalam penerbangan yang ditumpangi.

#. Tertukar

Semakin banyak koper atau tas bepergian yang berdesain minimalis. Untuk menghindari tertukar, sebaiknya memberi tanda khusus pada barang yang dibawa.

#. Terlalu banyak stiker

Dalam setiap penerbangan, koper atau tas yang dibawa pasti diberi stiker penanda rute. Jadi sebaiknya segera copot stiker yang sudah kadaluwarsa, untuk memudahkan petugas bandara mendapat informasi tentang barang yang dibawa.

#. Lupa mengambil koper

Penerbangan tentu saja membuat lelah, apalagi penerbangan jarak jauh yang membutuhkan transit. Sebelum transit, biasanya petugas maskapai akan memberikan informasi mengenai pengambilan barang bawaan yang masuk bagasi pesawat. Perhatikan dengan cermat arahan mereka, karena terkadang ada penerbangan transit yang tak menyediakan layanan transfer bagasi. (CNN)

Sensasi Baru, Sup Berkuah Biru

this formate

TOKYO, bisniswisata.co.id: Siapa yang tak kenal sup. Berbagai negara memiliki aneka sup dengan kuah berwarna bening, juga ada yang warna cokelat jernih karena penambahan kaldu. Atau sup warna putih karena diberi santan atau susu. Namun di Jepang ada sensasi sekaligus inovasi baru Sup berwarna biru.

Sup biru itu disajikan Restoran Kipposhi di Tokyo, Jepang. Kini, Restoran ini menjadi populer setelah foto sup ramen dengan kuah bewarna biru cerah beredar di media sosial. Restoran ramen yang terletak di jantung kota Tokyo itu menyuguhkan menu Clear Chicken Soup Blue. Makanan tersebut pertama kali diunggah oleh Kozuimi, pemilik restoran di akun instagramnya tahun 2017.

Sup biru itu berdampak positif, karena banyak orang berdatangan ke Kipposhi. Untuk mencoba Sup Ayam Biru Jernih yang terkenal itu atau sekurang-kurangnya mengambil gambar untuk dimuat naik di media sosial. Laporan dari Matcha Magazine mengungkapkan bahwa sup biru ini terinspirasi dari keindahan laut Hawaii.

Pada dasarnya, sup biru ini adalah sup kaldu ayam. Kozuimi mengunakan kaldu ayam untuk supnya dengan mengandalkan teknik China kuno yang disebut Chintan. Teknik tersebut dilakukan untuk mendapatkan kuah sup yang jernih.

Namun untuk mendapatkan warna birunya, Kazuimi enggan membagi-bagikan resepnya. Hanya saja dia mengklaim bahwa sup dibuat dengan bahan alami tanpa pewarna makanan atau bahan kimia lainnya.

Sebagian orang menduga warna biru dari sup tersebut merupakan warna pigmen alami dari ganggang spirulina. Di Jepang, hal tersebut dikenal dengan Lina Blue yang banya digunakan sebagai pewarna permen, es krim, dan minuman.

SoraNews24 melaporkan Clear Chicken Soup Blue ini, bukanlah yang pertama di Jepang. Empat tahun lalu, toko ramen Nipponbashi, Tokyo juga menyajikan ramen dengan kuah biru cerah yang diberi nama Lina Blue Cooled Ramen. Sayangnya ketika itu media sosial instagram belum sepopuler sekarang. (NDHYQ)

Pantai Bali & Lombok Lolos Terbaik Dunia

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Pengakuan internasional terhadap keindahan alam di Indonesia kembali membuat bangga publik. Dua pantai di tanah air masuk ke dalam 25 besar pantai-pantai terbaik dunia melalui penghargaan Best Beaches 2018, alias Pantai Terbaik 2018, versi Trip Advisor.

Pantai Nusa Dua di Bali dan Pantai Selong Belanak di Lombok masuk dalam deretan 25 pantai terbaik di Asia. Meski Pantai Nusa Dua sudah cukup ramai dikunjungi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara (wisman), tapi ternyata pesonanya tidak luntur.

Adapun Pantai Selong Belanak berada di selatan Lombok dan masih relatif sepi dibandingkan pantai lainnya di pulau itu yang sudah lebih dulu dikenal luas, seperti Pantai Kuta atau Pantai Senggigi.

“Pasir yang lembut, air yang jernih, dan suhu yang nyaman adalah benang merah di antara pantai-pantai yang telah memuaskan para pejalan serta pengulas Trip Advisor di seluruh dunia,” ujar Senior Director of Communications Trip Advisor, Brooke Ferencsik, dalam pernyataan di laman resmi Trip Advisor, Jumat (23/02/2018).

Grace Bay di Kepulauan Turks dan Caicos, Karibia dinobatkan sebagai pantai di urutan pertama secara internasional. Pantai ini pernah menyabet predikat yang sama pada 2016, tapi turun ke posisi ke-2 pada tahun lalu.

Seluruh pemenang penghargaan ditentukan berdasarkan jumlah dan kualitas ulasan serta penilaian yang masuk ke situs tersebut dalam 12 bulan terakhir.

Jadi, jangan lupa masukkan Pantai Nusa Dua dan Pantai Selong Belanak dalam daftar destinasi liburan Anda berikutnya! Berikut 25 pantai terbaik Asia menurut Trip Advisor:

1. Agonda Beach – Agonda, India
2. White Beach – Boracay, Filipina
3. Ngapali Beach – Ngapali, Myanmar
4. Radhanagar Beach – Pulau Havelock, Kepulauan Andaman dan Nicobar, India
5. PhraNang Cave Beach – Ao Nang, Thailand

6. Bentota Beach – Bentota, Sri Lanka
7. Nai Harn Beach – Nai Harn, Thailand
8. Nacpan Beach – El Nido, Filipina
9. Nusa Dua Beach – Nusa Dua, Indonesia
10. Veligandu Island Beach – Veligandu, Maladewa

11. Karon Beach – Karon, Thailand
12. Thong Nai Pan Noi – Ko Pha Ngan, Thailand
13. Kata Noi Beach – Karon, Thailand
14. Mirissa Beach – Mirissa, Sri Lanka
15. Benaulim Beach – Benaulim, India

16. Yapak Beach (Puka Shell Beach) – Boracay, Filipina
17. Selong Belanak Beach – Lombok, Indonesia
18. Mandrem Beach – Mandrem, India
19. Haeundae Beach – Busan, Korea Selatan
20. Palolem Beach – Canacona, India

21. Turtle Sanctuary Beach – Terengganu, Malaysia
22. An Bang Beach – Hoi An, Vietnam
23. Las Cabanas Beach – El Nido, Filipina
24. Hikkaduwa Beach – Hikkaduwa, Sri Lanka
25. Otres Beach – Sihanoukville, Kamboja
(NDHYK)

Rupa Rupi, Destinasi Wisata Baru bagi Wisatawan Pecinta Kerajinan

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Kota Bandung memiliki destinasi wisata baru untuk pecinta kerajinan, yakni Pasar Kerajinan berkonsep mal bernama Rupa Rupi Handycraft Market di Jalan Ahmad Yani Bandung. Destinasi ini memiliki etalase khusus bagi produk kerajian industri kecil menengah (IKM).

Selain sebagai marketplace, juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandung, sekaligus laboratorium bisnis, “Rupa Rupi Handycraft Market diharapkan menjadi daya tarik wisata baru di Bandung. Kami juga membidiknya sebagai marketplace dan Mal pertama menjual berbagai macam aneka kerajinan khas,” papar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung, Eric M Atthauriq dalam keterangan tertulis, Jumat (23/02/2018).

Destinasi ini, hasil kolaborasi swasta dan asosiasi. Mal kerajinan ini sejalan program Pemkot Bandung mengembangkan pasar tematik. Apalagi, selama ini penjualan handycraft Kota Bandung belum terpusat, masih menyebar secara sporadis di sejumlah titik. “Dengan pusat penjualan produk handycraft ini diharapkan bisa mempermudah konsumen dan wisatawan mendapatkan produk kerajinan Bandung,” ucapnya.

Bagi pelaku IKM, pusat penjualan terpusat memudahkan mereka menjangkau target pasar. Apalagi, difasilitasi untuk memiliki gerai online di marketplace. “Dengan kolaborasi pemasaran offline dan online, diharapkan IKM bisa mendongkrak pemasaran produk, baik di pasar lokal, regional, maupun global. Keberadaan gerai offline ini juga akan mempermudah buyer untuk menemukan IKM tersebut,” lanjutnya.

Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Jawa Barat (Jabar), Hedy Yamasari, rencananya pusat perbelanjaan pertama khusus produk kerajinan di Kota Bandung tersebut akan diluncurkan pada awal Mei. Selain perajin, tempat tersebut akan diisi tenant pemasok bahan baku.

“Bukan hanya perajin dari Bandung, tempat ini juga diproyeksikan untuk menaungi IKM dan perajin Jabar pada umumnya. Begitu juga dengan supplier bahan baku kerajinan. Ke depan mal ini juga akan diisi oleh para tenant yang mendukung bahan baku kerajinan, tak hanya Bandung namun juga menaungi para UKM di Jabar. Rencananya grand opening pada Mei mendatang,” katanya.

Dibangunnya pusat perbelanjaan khusus keraninan ini, juga lebih gencar menggelar workshop berkaitan skill membuat karya handycraft. Di samping itu, akan membekalinya pemasaran bisnis. “Harapannya kami produk mereka bisa naik daya saingnya. Karena dengan terpusatnya segala kegiatan, termasuk pengadaan bahan baku, otomatis rantai distribusi menjadi lebih terpangkas,” sambungnya.

Sejauh ini ia memaparkan, ekspor handycraft asal Jabar masih positif kendati terjadi penurunan nilai. Namun ia tetap optimistis, produk kerajinan Jabar masih mendapatkan tempat di mancanegara, khususnya untuk ekspor kawasan Eropa.

Direktur Utama (Dirut) PT Gita Adithya Graha, Henry Purwantoro mengemukakan, sudah saatnya Bandung memiliki pusat perbelanjaan yang secara tematik menjual kerajinan. Ia menyebutkan, mal handycraft ininakan diisi 369 tenant berbagai jenis kerajinan asal Bandung dan luasnya Jabar.

“Sebagai mal khusus kerajinan, kami membidik pembeli tak hanya dari sekup lokal namun juga konsumen dari luar Bandung bahkan hingga mancanegara. Bandung memang sudah saatnya memiliki mal etnik handycraft yang tematik, karena Yogya dan Bali sudah lebih dulu memilikinya,” pungkasnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pentingnya Sarapan Guna Menambah Konsentrasi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sarapan penting bagi setiap orang. Kenapa? Karena setiap hari kita sebenarnya berpuasa. Ketika tidur malam sekitar 8-10 jam lamanya, kita tidak mengkonsumsi apapun, sementara organ tubuh tetap bekerja.

Sewaktu kita tidur, energi yang dipakai oleh tubuh untuk menjalankan fungsi metabolisme dan fisiologis itu didapat dari glukosa dalam darah, glikogen liver, dan asam lemak bebas.

“Akibatnya, di pagi hari, kadar gula dalam darah, glikogen dan insulin berkurang drastis. Itu sebabnya kita merasa lemas di pagi hari. Tubuh membutuhkan asupan makanan yang bernutrisi di pagi hari,” kata Dr. Ulul Albab SpOG dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Jakarta, belum lama ini dalam rangkaian acara Pekan Sarapan Nasional 2018.

Bagi anak, lanjutnya, sarapan berperan sangat penting untuk mendapatkan asupan makanan agar membentuk energi yang diperlukan untuk beraktifitas sepanjang hari, dan membantu anak lebih berkonsentrasi dalam belajar. Apalagi, sarapan idealnya memenuhi 10-15% kebutuhan gizi harian.

“Anak yang terbiasa sarapan pagi, akan memiliki kemampuan berkonsentrasi yang lebih baik dari pada anak yang tidak terbiasa sarapan, sehingga prestasinya pun akan lebih baik,” ungkapnya.”

Ulul Albab menambahkan jika anak tidak sarapan, biasanya mereka akan merasa lemas atau lesu sebelum tengah hari. Hal ini akan menyebabkan anak sulit berkonsentrasi dan berpikir di dalam kelas. Tubuh dan otak manusia membutuhkan asupan makanan yang bernutrisi di pagi hari.

Menurut data, sebanyak 66% anak Indonesia sarapan dengan gizi yang kurang, dan sebanyak 76,1% anak di Indonesia mempunyai nilai Mutu Gizi Pangan (MGP) yang sangat kurang. Data ini merupakan hasil survei yang telah dilakukan oleh Pergizi Pangan.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, membuat Mayora Nutrition (Energen) tergerak dan berkomitmen untuk melakukan edukasi, sekaligus berbagi sarapan sehat dan bergizi bagi 2,2 juta anak-anak di Indonesia dalam rangka Pekan Sarapan Nasional 2018.

Anak-anak di Indonesia harus menyadari pentingnya mengkonsumsi sarapan sehat di pagi hari. Sarapan sehat yang penuh nutrisi akan membuat anak dapat berkonsentrasi di dalam kelas, sehingga hal ini mendukung prestasi akademisnya di sekolah.

“Melalui sarapan yang bergizi, maka perut terisi dan anak lebih siap konsentrasi untuk berprestasi dalam menjalankan kegiatan sekolah,” kata Goesnawan, Sales and Marketing Director dari Mayora Healthy Food Division, produsen Energen.

Ia menambahkan Energen ingin berperan serta secara aktif dalam membentuk generasi penerus bangsa yang aktif dan berprestasi, melalui kegiatan berbagi sarapan sehat.

Prof. dr. Ir. Hardinsyah, MS dari Pergizi Pangan menuturkan produk Energen mengandung susu, sereal, telur, sigmavit (vitamin A, B1, B2, B6, B12, D, E, kalsium), dan mineral. Asupan yang terkandung di dalam Energen lebih dari susu, lebih padat karena juga mengandung sereal, serta lebih bernutrisi dari telur dan multivitamin. “Produk ini memenuhi syarat komposisi dari sebuah sarapan sehat yang diperlukan oleh tubuh kita,” ujarnya.

Mengingat pentingnya arti sarapan sehat bagi kemajuan prestasi anak-anak di Indonesia, Mayora Nutrition melalui Energen berkomitmen melakukan edukasi tentang hal ini bagi seluruh masyarakat di Indonesia, terutama anak-anak usia sekolah dasar.

Program edukasi tentang sarapan sehat ini dilakukan melalui berbagai rangkaian kegiatan, termasuk berbagi sarapan sehat untuk 2,2 juta anak sekolah di Indonesia. Lebih dari 3.000 SD akan dilibatkan dalam program edukasi yang pelaksanaannya dilakukan bersama Ikatan Dokter Indonesia di sepanjang 2018.

Selain itu, Energen bekerja sama dengan Pergizi Pangan juga mengadakan kegiatan cek gizi pada anak-anak di sekolah masing-masing. Hal ini juga tak kalah pentingnya agar anak mengetahui kondisi gizi tubuhnya, dan menjadi sadar untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi setiap hari, terutama saat sarapan di pagi hari.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membawa perubahan positif di dalam keluarga Indonesia. Kebiasaan mengonsumsi sarapan yang sehat, akan mendukung terciptanya generasi berprestasi bagi negara ini,” tambah Jonathan Setiadi, Senior Marketing Manager Mayora Nutrition. (Rahmayulis Saleh)
i