Turis China Diusir Picu Pertikaian Diplomatik

this formate

STOCKHOLM, bisniswisata.co.id: Hubungan Swedia dan China tengah terlibat pertikaian diplomatik yang belum pernah terjadi dalam sejarah. Ketegangan itu dipicu setelah tiga turis China diusir dari sebuah hostel di Stockholm, karena terlibat adu argumen mengenai waktu check-in.

Sebuah video beredar viral di China menunjukkan seorang pria Tiongkok bersama kedua oang tuanya dipaksa keluar oleh polisi Swedia, ketika mendesak untuk check-in dini di sebuah hostel di pinggiran Stockholm.

Dikutip laman Independent.co.uk pada Selasa (18/9/2018), insiden yang ditonton lebih dari 100 juta kali di jagat media sosial China, membuat Beijing berang, dan menganggapnya sebagai “penganiayaan brutal”. China pun protes keras ke Swedia, yang warganya diperlakukan tidak adil.

Insiden itu terjadi pada 2 September 2018, ketika sebuah keluarga China yang diidentifikasi bermaga Zheng, berwisata di Swedia dan menginap di Generator Hostels di Stockholm, satu malam sebelum tanggal pemesanan mereka.

Keluarga Zheng meminta untuk menunggu sisa malam di sofa lobi hostel, tetapi ditolak oleh pengelola Hostel dan meminta mereka pergi hingga tiba waktu menginap yang telah dipesan.

Ketika mereka keberatan, staf hostel memanggil polisi, yang di dalam rekaman video menunjukkan keluarga Zheng ditarik keluar oleh dua petugas kepolisian bersenjata. Mereka berteriak dalam bahasa Inggris dengan aksen China: “Ini membunuh, ini pembunuhan.”

Reaksi di media sosial terbagi antara mereka yang mempertanyakan penanganan situasi oleh polisi Swedia, dan mereka yang mengkritik perilaku keluarga Zheng.

Pada satu titik dalam video –direkam oleh pejalan kaki yang lewat– ketiganya berbaring di trotoar seraya menangis, dan terus menerus berseru minta tolong. Sementara polisi yang berada di sekitarnya tampak kebingungan, tidak tau harus berbuat apa.

Pemerintah China dikabarkan menganggap serius masalah ini. Dua pernyataan dikeluarkan Kedutaan Besar China di Stockholm, yang pertama tentang peringatan keselamatan untuk berkunjung wisata ke Swedia, yakni risiko menghadapi insiden yang melibatkan pencurian, perampokan dan perlakuan buruk di tangan polisi Swedia.

Pernyataan kedua menjelaskan bahwa China “sangat terkejut dan marah dengan apa yang terjadi, serta sangat mengutuk perilaku polisi Swedia”. Bahkan, Beijing mengklaim: “Apa yang telah dilakukan polisi (Swedia) telah membahayakan kehidupan dan melanggar hak asasi manusia warga negara China.”

Protes resmi dibuat kepada pemerintah Swedia, baik di Stockholm maupun di Beijing, dan pemerintah China mengaku “tidak dapat mengerti mengapa pihak Swedia tidak memberi kami penjelasan dengan segera,”.

Swedia akhirnya mengeluarkan tanggapan resmi, dua hari setelah pernyataan kedutaan besar China dikeluarkan. Stockholm mengatakan mereka mengetahui insiden itu, dan seorang jaksa khusus akan ditunjuk “untuk menentukan apakah polisi benar-benar melakukan kelalaian atau tindakan ilegal dalam kasus ini,”. (EP)

Dispar Tangerang Selatan Sosialisasi Zonasi Wisata & Andalkan Event

this formate

SERPONG, bisniswisata.co.id: Dinas Pariwisata Pemkot Tangerang Selatan sosialisasikan zonasi pengembangan pariwisata pada para lurah dan jajaran terkait untuk menyukseskan 18 event dari 24 event sepanjang tahun 2018.

“ Masih ada 18 event dari 24 event yang kami selenggarakan di wilayah Tangerang Selatan sepanjang tahun ini. Sisa kurang dari 4 bulan akan kami adakan 18 event menyambut ulang tahun Tangsel ke 9 pada 26 November 2018 mendatang, kata Effy Karinawaty, Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik, hari ini.

“ Dispar Tangsel membagi dua zonasi wilayah pengembangan pariwisata. Peternakan terpadu tempat berlangsungnya acara sosialisasi ini berada di zona dua. Untuk pengembangan pariwisata kami mengandalkan kegiatan event seperti beragam festival dan juga obyek wisata buatan ( Man Made),” ujarnya.

Didampingi Seketaris Camat Serpong, M Supriyadi, Sekjen ASITA, DR Rusmiati, H. Chevi Rasyid R. SH, Dewan Pembina DPP APPSINDO serta Ali Sadar, pemilik peternakan terpadu Amanah, Effy mengatakan sosialisasi zonasi ini untuk memudahkan masyarakat termasuk para lurah untuk mendukung program wisata yang ada di wilayahnya.

“Jadi dalam kesempatan ini kami informasikan bahwa Peternakan Amanah di Kampung Rawamacek, Kelurahan Ciater, Serpong ini masuk zona dua, sementara Sekolah Alam Kandank Jurank Doank di Ciputat, Bintaro, Tangerang Selatan masuk zonasi satu “ kata Effy Karinawaty.

Pemkot Tangsel yang baru berusia 9 tahun pada November mendatang belum mengandalkan sektor pariwisata meskipun Penghasilan Asli Daerah ( PAD)  terbesarnya dari pajak yang dikeluarkan industri pariwisata dimana ada ratusan hotel, restoran, mall. Sayangnya kebijakan Pemkot adalah memanfaatkan hasil  dari PAD tersebut pada sektor infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan sehingga budget untuk pembinaan dan pengembangan pariwisata sangat minim.

Para lurah di wilayah Tangerang Selatan berpartisipasi dalam sosialisasi zonasi wisata

Seketaris Camat, M.Supriyadi menambahkan bahwa pemanfaatan dana PAD untuk sektor prioritas itu tidak memadamkan semangat para muspida untuk menggali potensi pariwisata yang ada seperti membuat berbagai kegiatan di peternakan terpadu Amanah yang lokasinya berada di antara Bintaro dan BSD.

“Kampung Rawamencek tempat peternakan terpadu ini kalau orangtua dulu bilang tempat jin buang anak. Namun kini oleh pak Sadar Ali dan keluarganya menjadi tujuan wisata dan kami sering mengadakan rapat-rapat di sini,” kata M. Supriyadi.

Peternakan Amanah seluas 1ha ini selain peternakan kambing juga menjadi mini zoo ( kebun binatang) disamping menjadi tempat sekolah PAUD, TK Quran Permata dan aktivitas Dapoer Nasi Kebuli serta sate kambing berdasarkan pesanan.

Effy menambahkan untuk menyelenggarakan 24 event sepanjang tahun ini pihaknta mengandalkan sponsor dan peran aktif Event Organizer ( EO) karena pendampingan biaya yang bisa diberikan untuk satu event hanya Rp30 juta.

“Biaya satu event saja bisa mencapai Rp 2 miliar lebih karena itu peran serta para sponsor untuk membuat Tangsel penuh dengan atraksi dan festival sangat besar,” tambahnya.

Sekjen ASITA, DR N.Rusmiati S.Si, M.Si pada kesempatan itu menyatakan dukungannya yang kuat untuk membantu mempromosikan pariwisata Tangsel dan salut pada konsep kemandirian dalam menyelenggarakan event.

“Banyak kampung maupun desa wisata di seluruh tanah air yang ingin menjaring kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal selalu mengeluhkan minimnya kucuran dana pemerintah daerahnya maupun dari Pusat. Tapi Dinas Pariwisata Tangsel dapat mandiri dan konsep Kabid Effy harus menjadi teladan nasional,” tegas Rusmiati.

Menurut dia, sebagai organisasi perusahaan perjalanan wisata dengan 7000 anggota di seluruh Indonesia maka beragam festival dan event yang diselenggarakan Tangsel dapat dikemas menjadi paket wisata dan dipromosikan bersama.

Rusmiati yang juga Presdir PT Patih Indo Tours & Travel mengatakan pihaknya juga melalui PatihGo Online, salah satu anak perusahaannya juga dapat membagikan informasi 24 event Tangsel.

“Alhamdulillah saya dukung sesama srikandi pariwisata dimanapun berada karena pariwisatalah yang menjadi motor penggerak ekonomi dan memberikan dampak berganda yang luas,” kata Rusmiati.

Chevi Rasyid R. SH, Dewan Pembina DPP APPSINDO mengatakan bahwa masyarakat Indonesia terutama generasi milenial telah memiliki lifestyle wisata. Sebagai Dewan Pembina Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia ( APPSINDO) pihaknya juga melihat kebutuhan wisata religi dikalangan pedagang pasar terutama untuk umroh.

“Tak heran kini umroh plus ke destinasi wisata banyak diminati. Ada umroh plus Turki, Uzbekistan, Marocco dan lainnya,” tambah Chevi Rasyid.

Acara sosialisasi zonasi wisata  yang diakhiri dengan makan siang nasi kebuli dan sate dari hasil peternakan Amanah menjadi wisata kuliner yang mengasyikkan. Sebelum ditutup, Effy Karinawaty, Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik, Dispar Tangsel mengatakan pihaknya juga akan mewujudkan kampung wisata.

“Di wilayah kami ada Kampung Jawa di Pondok Betung, Kampung Cina di Kampung Lenggang,Kampung Sunda di Kranggan atau Kampung Betawi di Bintaro dan Kampung Batak,”

Keberadaan mastarakat yang ada menjadi Komunitas suku yang kuat dan pihaknya mendorong penyelenggarkan festival untuk komunitas masyarakat dari daerahnya masing-masing. Festival Batak tahun lalu dikunjungi 6000 orang” jelasnya.

Sebanyak 24 Agenda dijadwalkan selama tahun 2018 ini. Beberapa di antaranya sudah berjalan sejak Januari lalu. “Tahun ini kita ada 24 festival, sebagian sudah terlaksana. Nanti ada Tangsel Jazz Festival, nanti ada Melukis Batik Terbesar, ada Festival Lenong, dan Art Carnival.

Jadi di Tangsel arah kebijakan pariwisata lebih mendorong ke arah Meeting, Exhibition, Conference and Exhibition, (MICE), ada konser dan segala macam, itu salah satu strategi memperbanyak event festival di Tangsel,” ungkap Effi.

 

CNCO Hibur Pelajar Bekasi

this formate

BEKASI, bisniswisata.co.id: CNCO, boyband asal Amerika Serikat tampil perdana di Indonesia. Bukan manggung dalam konser akbar, namun menghibur pelajar SMA Ananda Bekasi. Sedikitnya 300 pelajar memadati lapangan basket SMA Ananda dalam ajang Fruit Tea School Sensation 2018, yang digagas brand Fruit Tea Sosro.

Ajang Fruit Tea School Sensation ini, merupakan wadah berekspresi sesuai minat dan pengembangan bakat di bidang seni bagi para pelajar SMP/SMA atau sederajat di seluruh Indonesia. Hadirnya CNCO hasil kerjasama bagus PT Sinar Sosro dengan label Sony Music.

“Kami menghadirkan CNCO karena boyband ini sudah sangat familiar di telinga pecinta musik dunia, begitu juga di Indonesia dengan hits Reggaeton Lento yang video klipnya di youtube sudah ditonton sekitar 1,3 milyar penonton,” papar Norma Sari Dewi selaku General Manager Marketing PT. Sinar Sosro saat menggelar acara Fruit Tea School Sensation 2018 di SMA Ananda Bekasi, Selasa (18/09/2018)

Label Sony Music Indonesia mengatakan kehadiran salah satu artis Internasionalnya, CNCO ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promosi yang dijalankan untuk memperkenalkan boyband asal Amerika Serikat ini kepada pecinta musik Indonesia.

“Indonesia merasa bangga dapat menghadirkan boyband CNCO yang saat ini sangat di gandrungi oleh anak muda dengan musik latin yang kekinian,” papar Imam Pratomo, International Marketing, Sony Music

Diharapkan, kehadiran CNCO di Indonesia khususnya di ajang Fruit Tea School Sensation ini dapat memberikan kesempatan bagi pecinta musik Indonesia khususnya para penggemar CNCO untuk melihat secara langsung atraksi panggung mereka.

“Dengan suara bagus, wajah menawan, postur tubuh ideal dan atraksi panggung yang sensasional, kami percaya kehadiran CNCO dapat menghibur fans mereka. Ini menjadi kesempatan langka, boyband sekelas CNCO dapat tampil di sekolah dan kami gembira dapat bekerjasama dengan brand Fruit Tea Sosro untuk mewujudkan keinginan para fans untuk mendatangkan CNCO ke Indonesia,” papar Imam.

Boyband bergenre Pop Latin, Reggaeton, Kontemporer urban terdiri Joel Pimentel, Richard Camacho, Erick Brian Colón, Christopher Vélez dan Zabdiel De Jesús ini, berhasil memenangkan kontrak rekaman lima tahun dengan Sony Music Latin, setelah menjadi pesaing pemenang musim pertama La Banda.

Lima pria Amerika latin ini membentuk CNCO tahun 2015 di Miami Florida, grup yang lagunya kebanyakan berbahasa Spanyol itu mencoba untuk menggebrak dominasi dari boyband-boyband asal Korea yang merajai hati dari banyak pecinta musik.

CNCO tak dibentuk secara asal-asalan. Joel CS merupakan jebolan ajang pencarian bakat bernama La Banda, tepatnya season pertama. Bahkan, boyband ini diciptakan oleh Simon Cowell dan diproduser langsung penyanyi latin terkenal, Ricky Martin.

29 Januari 2016, CNCO merilis single debut berbahasa Spanyol yang bertajuk Tan Facil. Hebatnya, single ini langsung sukses menempati urutan 23 di chart Billboard untuk kategori Hot Latin Songs. Sehari setelah perilisan single debut, CNCO langsung menggelar konser pertamanya, yakni di The Filmore Miami Beach. Meraih sukses dan sambutan luar biasa.

Sejauh ini, CNCO sudah merilis 2 buah album, yakni PRIMERA CITA (2016) dan yang terbaru CNCO (2018). Popularitas mereka semakin melebar luas, dan nama Joel CS pun mulai dielu-elukan oleh para pecinta musik dari seluruh dunia. Bahkan berhasil meraih Penghargaan Musik iHeartRadio untuk Best New Latin Artist

Boyband selalu lekat dengan cowok-cowok yang ganteng, jago ngedance dan juga nyanyi. Dan jangan salah, para personel CNCO juga nggak kalah oke dari boyband-boyband Korea dari segala aspek loh! Yuk kenalan sama anggotanya..

Lalu, siapa saja anggota lima cowok tampan CNCO ini:

1. Christopher Vélez

Christopher Vélez adalah cowok kelahiran New Jersey, Amerika Serikat. Ia sempat pindah ke Ekuador bersama orang tuanya. Namun, dia kembali ke New Jersey saat usianya 18 tahun. Vélez adalah pemenang pertama La Banda dan anggota pertama CNCO. Ia lahir pada 23 November 1995.

2. Richard Camacho

Camacho berasal dari Republik Dominika. Ia mewarisi darah ayah dan ibunya yang juga berkecimpung di dunia musik. Ayahnya adalah seorang musisi sekaligus cameraman, sedangkan ibundanya merupakan seorang penari. Cowok macho yang satu ini sudah punya anak, lho. Dia dikaruniai seorang putri bernama Aaliyah Sofia Camacho dari pasangannya, Yocelyn Mirella Alexander, yang merupakan seorang selebgram, pada 2016. Jangan patah hati, ya.

3. Zabdiel de Jesús

Cowok yang satu ini dari Puerto Rico. Dia mulai menyanyi saat usianya 12 tahun. Kala itu, De Jesús sering bernyanyi dengan grup hip hop gerejanya. Dia juga bergabung dengan grup salsa. De Jesús lahir pada 13 Desember 1997. Ya, dia masih berusia 20 tahun saat ini, .

4. Joel Pimentel

Pimentel adalah cowok kelahiran California, Amerika Serikat. Dia memiliki darah Meksiko yang mengalir dalam tubuhnya.
Cowok berumur 19 tahun ini terinspirasi kakeknya untuk terjun ke dunia hiburan. Karena kakeknya itu, dia belajar bermain teater dan menyanyi.

5. Erick Brian Colón

Colón pindah dari Kuba ke Amerika Serikat pada tahun 2012 bersama ibu dan saudara perempuannya. Di Negeri Paman Sam, dia belajar bermain gitar dan menyanyi. Kala itu, usianya masih 14 tahun. Colón adalah anggota termuda CNCO. Usianya saat ini adalah 17 tahun. Dia lahir pada 3 Januari 2001. (EN)

Menpar Sayangkan Indonesia Belum Punya Destinasi Wisata Kuliner

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyayangkan hingga kini Indonesia belum memiliki destinasi wisata kuliner. Hal ini dikarenakan sangat beragamnya kuliner di Indonesia, sehingga bingung sendiri untuk menetapkan kuliner unggulan yang tepat buat Indonesia.

“Semula kami menetapkan sepuluh destinasi wisata kuliner Indonesia. Karena kalau tidak ditetapkan mulai sekarang ini, kondisinya akan lebih buruk lagi,” papar Menpar Arief Yahya dalam jumpa pers Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICSF) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (18/09/2018).

Diakui penetapan 10 destinasi wisata kuliner itu ternyata banyak yang protes karena banyak daerah yang merasa belum dimasukkan ke daftar. Bahkan penetapan sebanyak itu, memang pertaruhannya Menpar semakin tidak populer. “Tapi mending saya tidak populer dari pada kehilangan identitas bangsa kalau kamu inginkan semua daerah, ya akan kehilangan semua,” lontar Menpar.

Setelah melalui pertimbangan yang sangat matang, lanjut dia, akhirnya diseleksi lagi menjadi tiga destinasi kuliner utama yaitu Bali, Bandung, dan Yogyakarta. “Alasan pemilihan tiga kota itu karena pertimbangan budaya dan komersial,” ungkapnya sambil menambahkan tahun 2018 Bali sudah jalan dan jika sukses akan dikembangkan di Bandung dan Yogyakarta.

Ditambahkan destinasi wisata kuliner yang ditetapkan tidak hanya sekedar karena mereka suka ke Bali, Yogyakarta dan Bandung. Namun karena memang ada tim yang dibentuk tahun 2015. Tim bekerja selama setahun untuk menilai destinasi kulinernya yang cukup didengar orang.

“Kami bicara produk, pelaku dan pemda penting. Tiga penting punya makanan top populer. Punya pelaku tentu ada bisnis. Lokusnya. Mau makan tempat ada. Kami lakukan kurasi pelaku termasuk kebersihannya” jelasnya sambil menambahkan komitmen pemda juga penting.

Dilanjutkan selain belum ada destinasi wisata kuliner, juga hingga kini Indonesia belum memiliki kuliner unggulan yang dikenal secara internasional. Padahal negara lain sudah punya. Thailand misalnya terkenal dengan Tomyam, Malaysia punya Nasi Lemak, Jepang ada Sushi dan Ramen, Korea Kimbab.

“Lalu Indonesia belum ada yang dijagokan, karena saking banyak kuliner kita. Bahkan menjadi perdebatan panjang. Masalah ini pun pernah dibahas secara khusus oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Akhirnya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ditunjuk Presiden untuk menentukan nasional food Indonesia. Bekraf pun memilih Soto sebagai nasional food,” ungkap Menteri AY – panggilan Arief Yahya.

Meski demikian, Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan sendiri. Ada lima kuliner yakni Soto, Rendang, Nasi Goreng, Sate dan Gado-gado. “Saya minta Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, segera mensertifikasi kuliner kita ke Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), agar jangan sampai nanti diakui negara lain,” tandasnya.

Masalah lain kuliner Indonesia belum mendunia, menurut menteri pariwisata, karena hingga kini belum restoran Indonesia yang didukun pemerintah. “Kenapa restoran Thailand, Korea dan Jepang bisa mendunia karena pemerintahnya care dan ikut mendukung. Thailand saat ini punya 16.000 restoran di luar negeri. Kenapa banyak? ya karena pemerintah Thailand memberi kemudahan solf loan sebesar 100.000 dolar AS atau sekitar Rp1,4 Miliar. Kita belum beri solf loan, saya sudah ajukan tapi selalu gagal,” katanya.

Namun demkian, tambah dia, Kemenpar punya strategi dengan menggandeng restoran Indonesia di luar negeri dengan melakukan co branding Wonderful Indonesia. “Ada 10 restoran Indonesia di beberapa negara akan kita rangkul,” jelasnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan kuliner masih menempati urutan momor satu sebagai pemberi kontribusi sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Mengingat, wisatawan mengeluarkan 30-40% dari total pengeluaran mereka untuk wisata kuliner dan belanja.

“Wisata kuliner memberikan kontribusi tertinggi bagi PDB (Pajak Domestik Bruto), yaitu 42%. Kedua, fashion 18% dan ketiga kriya 15% yang masuk dalam kategori Belanja,” kata Menpar Arief Yahya.

Dilanjutkan, wisata kuliner memiliki portofolio produk sempurna, karena Size-nya besar, Sustainability tinggi, dan Spread-nya besar. Namun untuk menarik wisman agar berwisata kuliner dan belanja di Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperbaiki. “Wisata kuliner dan belanja untuk wisatawan nusantara (wisnus) tidak ada isu, sedangkan bagi wisman banyak isu yang harus diperbaiki,” ucapnya. (EP)

Pemprov DKI Jakarta Gelar Jamuan Makan Malam Bagi Peserta AJTM 2018

this formate

Agus Suradika ( tengah) meresmikan Asita Jakata Travel Mart bersama pengurus lainnya.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan jamuan makan malam bagi peserta Asita Jakarta Travel Mart ( AJTM) 2018 dari berbagai daerah di Balaikota,

“Jakarta sebagai ibukota merupakan salah satu kota utama sumber wisatawan nusantara dan mancanegara. Oleh karena itu kegiatan ini memberikan peluang bagi pelaku industri pariwisata di daerah untuk meperkenalkan produk-produk wisatanya,” kata Agus Suradika.

Plt Gubernur DKI Jakarta bidang Budaya dan Pariwisata ini menambahkan bahwa AJTM juga bisa meningkatkan citra kota Jakarta sebagai kota jasa dan jadi momentum bagi kalangan industri untuk mempererat kerjasama di sektor pariwisata.

“AJTM memiliki arti penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian, buka peluang kerja yang luas dan pastinya kunjungan wisatawan ke suatu kota/daerah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat lokalnya, kata Agus Suradika.

Peserta AJTM dari berbagai daerah                                              berfoto bersama

Ketua Asita DKI Jakarta Hasiyanna S. Ashadi  mengatakan kegiatan diselenggarakan di Hotel Holiday Inn Jakarta Kemayoran pada 18-20 September 2018 dan merupakan ajang terciptanya pasar jual beli di ibukota negara bagi para pelaku industri pariwisata, khususnya pasar domestik yang dikemas secara Business to Business (B2B).

“AJTM tidak hanya memfasilitasi terjadinya transaksi jual beli paket destinasi wisata, tetapi sekaligus mengenalkan dan menyosialisasikan ikon-ikon kebudayaan Betawi secara merata yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Betawi DKI Jakarta,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Panitia AJTM 2018, Jongki Adiyasa mengatakan AJTM sejak awal diselenggarakan mempertemukan seller dan buyer yaitu pelaku pariwisata dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

Mereka adalah  Biro Perjalanan Wisata (BPW), destinasi wisata, Dinas Pariwisata serta industri pendukung lainnya seperti asuransi perjalanan, perbankan, transportasi.

Dengan kuota meja sebanyak 100, untuk tahun 2018 ini dialokasikan juga Seller untuk Biro Perjalanan Wisata dan juga Tourism Board atau National Tourism Office dari negara lain.

Sedangkan buyer adalah pemilik atau pimpinan perusahaan Biro Perjalanan Wisata (BPW) dan Agen Perjalanan Wisata (APW) yang bernaung dalam wadah ASITA Jakarta.

Dengan mengusung tema “#BiggerBetterBolder” dan lahan yang lebih luas panitia mengalokasikan 100 meja yang diperuntukan 50% Biro Perjalalan Wisata se-Indonesia, 20% Fasilitas Akomodasi, 10% Instansi pendukung, 15% Biro Perjalanan Wisata dan Tourism Board atau NTO dari luar negeri, 5% Perusahaan Penerbangan.

NTB Tawarkan Wisata Rekreasi Saksikan Hiu Paus

this formate

SUMBAWA, bisniswisata.co.id: Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melakukan inovasi untuk menarik kunjungan wisatawan. Kini, NTB manawarkan wisata hiu paus, yakni destinasi wisata rekreasi menyaksikan hiu paus di habitatnya dengan variasi kegiatan pengamatan dari kapal, berenang atau snorkeling, dan menyelam bersama hiu paus.

“Wisata hiu paus ini, merupakan wisata minat khusus bermuatan bahari, edukasi tentang konservasi biota laut juga budaya masyarakat terkait hiu paus dan bagan,” papar Kepala Desa Labuhan Jambu Musykil Hartsah dalam keterangan yang dilansir laman Bisnis, Selasa (18/09/2018).

Wisata hiu paus berbasis masyarakat di Desa Labuhan Jambu, Kabupaten Sumbawa diupayakan mendorong NTB sebagai salah satu destinasi wisata prioritas nasional. Dan wisata hiu paus yang dikelola masyarakat di daerah Labuhan Jambu diharapkan bisa mandiri agar keuntungan yang didapat langsung dirasakan oleh warga.

“Kami bersama dengan Conservation International (CI) Indonesia mengidentifikasi, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kapasitas masyarakat yang dimiliki oleh desa untuk mengelola wisata hiu paus,” paparnya.

Wisata hiu paus pertama di Indonesia ini diluncurkan untuk mendukung acara Sail Moyo-Tambora 2018 yang digelar pada 9-23 September 2018, sekaligus sebagai promosi pariwisata Sumbawa.

Berdasarkan data yang dihimpun CI Indonesia, Teluk Saleh kerap didatangi hiu paus karena berasosiasi dengan bagan untuk mendapatkan masin atau ikan puri sebagai makanannya.

Pada September 2017-Agustus 2018, teridentifikasi 49 individu hiu paus. Berdasarkan temuan ilmiah ini, CI Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Desa Labuhan Jambu dan masyarakat setempat dalam mempersiapkan dan merencanakan pengembangan potensi wisata hiu paus yang berkelanjutan.

Melalui survei persepsi masyarakat, pemetaan partisipatif dan forum diskusi terpadu, proses persiapan menghasilkan wisata pengelolaan berbasis masyarakat yang dimulai dengan kegiatan perencanaan untuk pengelolaan dan penyedia jasa penginapan, pemandu wisata, transportasi darat, laut, kuliner, dan produk lokal.

Wakil Bupati Sumbawa H. Mahmud Abdullah menyambut baik inisiatif ini yang diyakini akan membawa manfaat positif bagi kabupaten tersebut. Potensi ekowisata dari kekayaan alam Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora) ditegaskan harus terus dilindungi untuk generasi mendatang.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mendukung inisitif masyarakat agar tujuan konservasi yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan akan tercapai,” ujarnya.

Senior Marine Program Director International (CI) Indonesia Victor Nikijuluw menerangkan dukungan penguatan pengelolaan wisata hiu paus berbasis masyarakat merupakan bagian dari strategi besar program konservasi kelautan di bentang laut Sunda hingga Banda.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan bukti manfaat nyata konservasi bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah,” jelasnya.

Terkait pelestarian hiu paus dan pengembangan wisata hiu paus yang berkelanjutan di Desa Labuhan Jambu, CI Indonesia melakukan pendampingan masyarakat dalam mewujudkan keuntungan ekonomi dan konservasi yang berjalan secara sinergis untuk jangka panjang. (EP)

Fruit Tea School Sensation 2018 Gemparkan SMA Ananda Bekasi

this formate

BEKASI, bisniswisata.co.id: Fruit Tea School Sensation 2018, kembali dihelat. Perhelatan musik tahunan persembahan Fruit Tea Sosro, brand minuman teh rasa buah pertama di Indonesia ini, giliran kota Bekasi, Jawa Barat sebagai tuan rumahnya. Dan SMA-SMK Ananda Bekasi, Selasa (18/09/2018) menjadi lokasi penyelenggaran yang paling tepat.

Tepat karena areanya luas, pelajarnya cukup melimpah, juga banyak yang gemar dengan dunia musik. Apalagi Fruit Tea School Sensation 2018 menyajikan musisi dalam dan luar negeri. Juga berkolaborasi dengan line up artis atau musisi sensasional yang sangat hits di kalangan anak muda seperti Pee Wee Gaskin, Marion Jola, Gloria Jessica, Gheisa, Arsi Widianto, Sunset dan lainnya.

Bahkan menghadirkan grup band yang tengah naik daun asal Amerika Latin, CNCO yang khusus berkunjung ke Indonesia untuk tampil di ajang Fruit Tea School Sensation di SMA Ananda Bekasi. “Kami bekerjasama dengan label Sony Music untuk menghadirkan CNCO, yang kini tengah ngetrend di generasi milenial,” lontar General Manager Marketing PT. Sinar Sosro, Norma Sari Dewi dalam keterangannya.

Ratusan siswa SMA-SMK yang masih mengenakan seragam sekolah sangat antusias mengikuti rangkaian acara Fruit Tea School Sensation yang sudah dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Menjelang siang, acara makin meriah ketika tiga lagu hits yaitu Syantik dari Siti Badriah, Uptown Funk dari Bruno Mars dan Meraih Bintang dari Via Vallen diputar lewat pengeras suara.

Saat lagu diputar, tiba-tiba seluruh siswa ramai-ramai masuk ke area lapangan basket dan melakukan flashmob dengan koreografi yang senada. Suasana semakin bergemuruh kala musisi Latin, CNCO, naik ke atas panggung tepat pukul 12.50 WIB dan membawa tiga lagu hits mereka. Single debut berbahasa Spanyol bertajuk Tan Facil, Quisiera dan Reggaetón Lento (Bailemos) merupakan lagu hitsnya.

Norma Sari Dewi melanjutkan School Sensation di Bekasi ini sangat spesial, karena mengundang artis luar negeri yaitu CNCO. “Kita menyebutnya Fruit Tea School Sensation Ultimate,” jelasnya.

Dilanjutkan, Fruit Tea School Sensation merupakan sebuah kegiatan positif yang diselenggarakan Fruit Tea Sosro bertujuan memberikan wadah berekspresi sesuai minat dan pengembangan bakat di bidang seni bagi para pelajar SMP/SMA atau sederajat seluruh Indonesia.

Ajang ini juga diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi para pelajar agar terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka seperti narkoba, tawuran, bullying dan lainnya. “Selain itu dapat memberikan pengalaman dan kepercayaan diri bagi generasi muda untuk berkolaborasi satu sama lain dan menjadi sarana berkreasi melalui pentas seni,” papar Norma.

Bahkan event ini menjadi ajang kolaborasi antara Fruit Tea Sosro dengan pelajar sekolah di tingkat SMP/SMA atau sederajat untuk menyelenggarakan pentas seni di sekolah, yang dikemas secara menarik dengan memberikan beragam sensasi mulai dari Sensasi Games, Sensasi Bazaar, Sensasi Ekskul yang menampilkan berbagai jenis kesenian mulai dari seni tari, seni pencak silat, seni teater dan lainnya serta Sensasi Musik, sambungnya.

“Ajang ini juga menawarkan beragam sensasi segar yang dibutuhkan oleh para pelajar setiap hari sudah penat dengan rutinitas belajar di sekolahnya dalam kemasan kegiatan yang fun yang dapat merangsang kreativitas mereka sebagai generasi muda harapan Bangsa sekaligus meningkatkan produktivitas belajar mengajar di sekolah,” kata Norma.

Ketua Pancaran Tridharma Bekasi, Ronny Hermawan, mengatakan bahwa ajang Fruit Tea School Sensation berhasil menjadi wadah positif bagi siswa-siswi SMA Ananda Bekasi. Dan ajang pentas seni ini memberikan kemasan hiburan yang sempurna bahkan menjadi kenangan terindah bagi seluruh siswa maupun pengunjung.

“Anak-anak senang sekali. Mereka ikut dari proses perencanaan awal. Kepanitian melibatkan anak-anak mulai dari SMP, SMA dan SMK yang terlibat langsung. Saya ucapkan terimakasih kepada PT. Sosro yang luar biasa. Ini bentuk perhatian kepada generasi muda anak-anak sekolah untuk berkreasi dan berekspresi,” kata Ronny.

Fruit Tea School Sensation telah berjalan sejak tahun 2016 yang melibatkan sekitar 250 sekolah seluruh Indonesia. Tahun ini Fruit Tea School Sensation dimulai sejak Juli dan akan berakhir pada November 2018.

Target tahun ini digelar di 75 sekolah seluruh Indonesia. Bagi sekolah yang ingin mengikuti ajang ini harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diberikan, yaitu memiliki tempat yang dapat mencukupi untuk ajang ini, ada siswa yang mau menjalankan dan antusiasme dari siswa di masing-masing sekolah itu sendiri. Pendaftaran pun cukup mudah, hanya tinggal mengunjungi website Fruit Tea Sosro di www.fruitteasosro.com dan akun social media @fruitteasosroid. (EN)

BKPM: Pariwisata Berpotensi Tingkatkan Investasi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebut ada dua sektor yang berpotensi untuk mendorong investasi dan menjaga neraca perdagangan Indonesia. Kedua sektor itu pariwisata dan energi.

“Memang konsisten tiga tahun terakhir itu, pariwisata. Jadi ekonomi kita sangat terbantu. Devisa kita terbantu karena pariwisata internasional. Ini momentum yang harus kita genjot,” kata Thomas saat ditemui di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Thomas Lembong melanjutkan, pariwisata kini menjadi perhatian banyak investor asing maupun domestik yang ingin menanamkan uangnya ke Indonesia. Hal iIni sangat dipengaruhi oleh jutaan orang di dunia yang naik kelas menjadi kelas menengah, sehingga mempengaruhi pola konsumsi dari belanja barang-barang menjadi belanja hiburan.

Ketertarikan agar berinvestasi di sektor pariwisata itu, sambung Kepala BKPM, sudah disampaikan para investor asing dari berbagai negara maupun domestik. Investor asing dari Korea Selatan, Timur Tengah, Jepang, Singapura, Taiwan, Malaysia, Australia, Tiongkok, Inggris, India, Rusia dan Amerika Serikat.

Mengingat potensi investasi di sektor pariwisata terbuka kian besar, seiring perubahan gaya hidup seperti kegiatan berbelanja barang bermerek yang biasa dilakukan kelas menengah kini mulai digantikan dengan aksi berswa foto atau vlog dengan latar belakang obyek pariwisata.

Fenomena ini dibuktikan dengan performa industri pariwisata di Indonesia tiap tahun terus meningkat bila dibandingkan kinerja industri berhasis komoditas seperti minyak, gas, batu bara serta kelapa sawit, lontarnya.

Berdasarkan data World Bank kini setidaknya 52 juta orang di Indonesia masuk dalam kelas menengah, berkontribusi pada 43 persen dari total PDB Indonesia. “BKPM mencatat realisasi investasi industri pariwisata selama 5 tahun tahun terakhir (2013-2017) rata-rata tumbuh sebesar 20 % per tahun, dan khusus 2017 tercatat peningkatannya mencapai 31 % mencapai angka USD 1,7 miliar,” katanya.

Diketahui, Pemerintah melalui BKPM menargetkan realisasi investasi pada 2018 sebesar Rp 765 triliun. Sementara, realisasi capaian investasi per kuartal II 2018 tercatat baru sebesar Rp 176,3 triliun.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, ‎realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal II (April-Juni) 2018 mencapai angka sebesar Rp 176,3 triliun. Angka ini turun 4,9 persen dibandingkan kuartal I 2018 yang sebesar Rp 185,3 triliun.

Namun jika dibandingkan kuartal II 2018, realisasi investasi di kuartal II mengalami peningkatan sebesar 3,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang sebesar Rp 170,9 triliun.

Selama kuartal II 2018, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 80,6 triliun, naik 32,1 persen dari Rp 61,0 triliun pada periode yang sama 2017. Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 95,7 triliun, turun 12,9 persen dari Rp 109,9 ‎triliun pada periode yang sama 2017.

BKPM juga mencatat realisasi investasi lima besar lokasi proyek adalah DKI Jakarta sebesar Rp 29,9 triliun (16,9 persen), Jawa Barat Rp 22,2 triliun (12,6 persen), Jawa Timur Rp 16 triliun (‎9,1 persen), Banten Rp 14,4 triliun (8,2 persen) dan Kalimantan Timur Rp 13,8 triliun (7,8 persen).

Sedangkan realisasi investasi berdasarkan sektor usaha dalam lima besar adalah Pertambangan sebesar Rp 28,2 triliun (16 persen), Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi Rp 25,6 triliun, (14,6 persen), Listrik, Gas, dan Air Rp 20,8 triliun, (11,8 persen); Industri Makanan Rp 17,2 triliun (9,8 persen); dan ‎Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran Rp 15,8 triliun (8,9 persen).

Lima besar negara asal PMA antara lain, Singapura sebesar USD 2,4 miliar (33,5 persen), Jepang USD 1 miliar (14,4 persen), Tiongkok USD 0,7 miliar (9,4 persen); Hong Kong, RRT USD 0,6 miliar, (8,2persen) dan Malaysia USD 0,4 miliar (5,3 persen). (EP)

Aura Kasih Kebayang Peristiwa Mistis

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pasca melakoni berbagai karakter dalam layar lebar, kini Aura Kasih jajal peran psikolog anak. Demi totalitas aktingnya, mantan kekasih Glenn Fredly ini melakukan observasi karakternya secara serius, dan dihayati dengan betul.

“Sejak dikontrak, aku langsung belajar dan observasi gimana prilaku umum seorang guru psikolog. Aku mencari tahu gimana juga karakter pesulap The Sacred Riana, karena film ini berdasar dari sana. Ternyata menarik juga, sih. Jadi tahu,” ujar aktris sexy bernama asli Sanny Aura Syahrini, kelahiran Bandung, 23 Februari 1988 ini.

Aura Kasih pun tidak lepas dari boneka sesuai perannya. Dia mengaku agak susah memahami karakter seorang guru psikolog, yang dapat menaungi dan memahami anak-anak indigo. “Termasuk paling sulit dan menguras pikiran, karakternya harus bener-bener dipahami, ternyata sangat sulit. Salut deh bagi mereka yang mau ambil fakultas psikologi dan mau jadi psikolog, ” beber penyanyi asal Bandung.

Meski syuting film bergenre psikologi-horor besutan sutradara Billy Christian ini sudah rampung, namun Aura mengaku masih kebayang beberapa peristiwa mistis yang dialaminya saat syuting di sebuah rumah di Tegal, Jawa Tengah.

“Situasi rumahnya sangat mistis gitu, aku ngga tahu kok merinding terus selama take. Billy juga bilang ada yang membayang-bayangi aku, bahkan ada dalam kamera, ” ungkap pemain film Keluarga Tak Kasat Mata. (PK)

Bandara Ngurah Rai Raih Penghargaan Terbaik Dunia

this formate

KUTA, bisniswisata.co.id: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali meraih penghargaan terbaik dunia yang diberikan organisasi kebandarudaraan global (ACI) yang bermarkas di Montreal, Kanada, untuk kategori bandar udara berkapasitas 15-25 juta penumpang per tahun.

“Penghargaan itu diberikan berdasarkan survei kepuasan konsumen terhadap layanan bandara,” kata Co-General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Sigit Herdiyanto di Kantor Cabang PT Angkasa Pura I di kawasan Tuban, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (18/9/2018).

Menurut dia, Bandara Bali keluar sebagai juara terbaik 2017 setelah bersaing dengan 340 bandara di 85 negara yang melibatkan sekitar 600 ribu orang pengguna jasa bandara. Selain menyabet bandara terbaik dunia, salah satu bandara tersibuk di Tanah Air itu juga meraih dua penghargaan lain, yakni peringkat kedua bandara terbaik di kawasan Asia Pasifik untuk penumpang di atas dua juta orang per tahun.

Penghargaan ketiga, sebagai bandara terbaik berdasarkan ukuran dan wilayah di Asia Pasifik dengan kapasitas penumpang 15-25 juta per tahun. Penganugerahan penghargaan itu diterima langsung Sigit di Halifax, Kanada pada Rabu (12/9) yang diserahkan oleh Direktur Jenderal ACI World Angela Gittens.

Berdasarkan penjelasan dari ACI, katanya seperti dilansir laman Antara, metodologi ilmiah yang digunakan dalam survei, diantaranya prosedur kontrol kualitas yang ketat dan komitmen netralitas menjadi survei kualitas layanan bandara untuk mengukur kepuasan pengguna jasa.

Sigit menegaskan beberapa keunggulan dalam penilaian itu, diantaranya kenyamanan ruang tunggu, petugas pelayanan, keamanan, dan parkir mobil seperti parkir bertingkat serta lingkungan bandara.

Sejumlah kegiatan hiburan juga kerap dilakukan sesuai tema, misalnya saat peringatan hari besar keagamaan atau disesuaikan dengan karakteristik khas musim liburan. (EP)