Liburan di Bandung, Jangan Lupa Ada Agenda Acara Menarik

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Beragam acara seni dan budaya menghidupkan akhir pekan ini di Bandung, 22-23 September 2018. Di kawasan Dago berlangsung tiga pameran karya seni rupa. Sementara Bandung Philharmonic menyiapkan konser orkestra. Mengarah ke selatan di Jalan Kopo, ada festival makanan dan musik tiap pekan. Demikian dilansir laman Tempo, Sabtu (22/09/2018):

1. Konser Orkestra Philharmonic, Hilton Hotel

Kelompok orkestra dari Bandung ini akan mempersembahkan konser bertajuk Legenda di Hilton Hotel Bandung, Minggu, 23 September 2018 mulai pukul 19.00 WIB. Bersama konduktor Robert Nordling dan pemain biola Michael Hall, mereka akan memainkan repertoar Overtur Tragis, Op.81 (Johannes Brahms), kemudian Totentanz, Puisi Simfonik untuk Solo Piano dan Orkestra (Franz Liszt) bersama pianis Aryo Wicaksono. Lalu ada komposisi lagu Ngasirah (Marisa Sharon Hartanto) serta Simfoni no. 5 dalam C minor (Beethoven).

2. Pameran tunggal perupa Sunaryo, Selasar Sunaryo
Pameran tunggal berjudul Lawangkala ini diglear terkait 20 Tahun Selasar Sunaryo Art Space. Pameran berlangsung 16 September – 23 December 2018 dikuratori oleh Agung Hujatnikajennong. Selain instalasi lorong bambu dan lukisan karya Sunaryo, tampil juga karya 20 seniman di Bale Tonggoh Selasar Sunaryo Art Space mulai 16 September – 4 November 2018.

3. Pameran Tunggal Septian Harriyoga, Wot Batu

Pameran berjudul Circle ini dikurasi oleh Asmudjo J. Irianto, berlangsung 7 September-7 Oktober 2018. Bertempat di Wot Batu Jalan Bukit Pakar Timur No. 98 #1, Ciburial, Bandung, pameran dibuka Selasa – Minggu dari pukul 10.00 – 18.00 WIB. Tur karya bersama seniman dan kurator pada Sabtu, 22 September 2018.

4. Pameran Shifting oleh 3 Seniman, Galeri Orbital

Di Galeri Orbital Dago Jalan Rancakendal Luhur Nomor 7, Bandung, ada pameran bersama dengan judul Shifting. Berlangsung sejak 14 September hingga 12 Oktober 2018, pameran dibuka Selasa-Minggu mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam. Menghadirkan karya tiga seniman yaitu Andy Dewantoro, Erik Pauhrizi, dan Joko Avianto, mereka menampilkan karya-karya dalam fase pencarian untuk membuka dan menemukan hal baru di masa depan.

5. Bamboo Festival, Main Atrium

Festival Citylink mengelar Bamboo Festival di Main Atrium, Jalan Peta nomor 241. Beberapa progam acaranya seperti edukasi bambu, festival musik bambu, dan workshop bambu. Acara berlangsung 10 hingga 30 September 2018 dengan beragam acara setiap hari.

6. Kopo Culinary & Music Festival

Setiap akhir pekan di Miko Mall Jalan Kopo dihelat acara Kopo Culinary & Music Festival yang berlangsung sejak Februari hingga Desember 2018. Beragam kegiatan mengiringi suasana santai berkuliner di tempat itu pentas musik, sulap, disc jockey, kelas memasak, fotografi makanan, bazar makanan, festival kopi, hingga pameran produk halal. (EP)

Batik Indonesia Tembus Yunani

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id: Produk batik Indonesia mulai menembus pasar Yunani melalui keikutsertaan dalam The 83rd Thessaloniki International Fair (TIF) di Helexpo Thessaloniki, Athena, yang berlangsung pertengahan September 2018. TIF merupakan pameran terbesar di Yunani dan paling penting di Eropa Tenggara untuk semua bidang bisnis.

Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam pameran internasioan tersebut menjadi ajang untuk memperkenalkan produk nusantara, khususnya batik yang telah diakui UNESCO pada 2009 sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity.

“Perkenalan produk Indonesia tidak hanya untuk kalangan pebisnis atau masyarakat Yunani, namun juga kepada warga negara asing yang mengikuti pameran tersebut,” kata Ferry dalam keterangan resminya, Jumat (21/9/2018).

TIF 2018 diikuti beberapa negara, seperti Siprus, India, Portugal, Bulgaria, Polandia, Luksemburg, Iran, Rumania, Rusia, Taiwan, Vietnam, Uzbekistan, Turki, Former Yugoslav Republic of Macedonia (FYROM), Bangladesh, Indonesia, Tiongkok, Mesir, Italia, dan Bulgaria. Portugal, Uzbekistan, dan Bangladesh menjadi negara yang berpartisipasi pertama kalinya dalam pameran tersebut.

Amerika Serikat sebagai negara kehormatan 2018 membawa 60 perusahaan besar, di antaranya Facebook, Google, Intel, HP, Oracle, Microsoft, Lockheed Martin, serta menjadi negara dengan pavilion terbesar di the 83rd TIF, disusul dengan India (negara kehormatan 2019), dilanjutkan dengan Tiongkok, negara kehormatan tahun lalu.

“Kehadiran Indonesia dalam setiap pameran bertujuan memberi kesempatan kepada pengusaha kita untuk memperkenalkan produknya dan mencari peluang bisnis di luar negeri yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia,” lontar seperti dilansir laman Wartaekonomi.com

Dalam pameran ini, Indonesia diwakili Batik Dara Baro dan PT Tunas Baru Lampung Tbk pada pameran tersebut. “Di tengah kondisi perekonomian global yang kurang baik, keduanya berani mengambil tantangan dan tetap optimistis untuk dapat menembus pasar Yunani,” ujar dia.

Pemilik Batik Dara Baro, Dimita Agustin Jacob mengatakan, keikutsertaan dalam pameran TIF 2018 menjadi kesempatan yang baik untuk bertemu mitra bisnis dengan harapan dapat menembus pasar Yunani. Sementara Tunas Baru Lampung mengirimkan contoh palm oil untuk dipamerkan pada kegiatan tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai perdagangan Indonesia dan Yunani pada 2017 mencapai US$280,93 juta, dengan ekspor US$181,48 juta, dan impor US$ 99,45 juta. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Yunani adalah kelapa sawit, kertas, alas kaki, palm kernel, dan cerutu. Sementara produk yang paling banyak diimpor dari Yunani ke Indonesia ialah kapas, kertas bekas, tinta cetak, tembakau, dan teropong. (EP)

Ditargetkan 200.000 Turis, Sulut Benahi Pariwisata

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: Pariwisata menjadi sektor primadona di Sulawesi Utara (Sulut). Terbukti dengan target kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2019 ditetapkan sebesar 200.000 turis asing. Untuk mencapai target itu, Sulut semakin serius membenahi pariwisata. Ada empat hal yang harus dibenahi yakni infrastruktur, siapkan Sumber Daya Manusia (SDM) hadapi revolusi industri 4.0, keamanan dan perbanyak event.

“Gubernur Sulut memberikan perhatian dalam dunia pariwisata lewat anggaran di tahun 2019 sebesar 200 miliar untuk pembangunan infrastrukur pariwisata dan semua akan optimal bila sinergitas dengan kabupaten/ kota dilakukan,” ungkap Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw seperti dikutip Bisnis.wom, Jumat (21/9/2018).

Kedua, lanjut dia, menyiapkan revolusi industri generasi 4.0. Karenanya diharapkan para pelaku pariwisata di Sulut dapat memanfaatkan media sosial dan teknologi dalam mempromosikan produk dan destinasi pariwisata. Pasalnya, saat ini mayoritas para pelancongmelakukan pemesanan paket wisata melalui dunia maya.

Ketiga, terkait masalah keamanan di desa-desa wisata. Hal ini mencakup ketersediaan lahan parkir, alat kebakaran di hotel, higienitas makanan, kebersihan, serta keamanan transportasi laut. “Kapal-kapal wisata kita harus pakai live jaket, kapalnya harus bermesin ganda serta alat komunikasi kalau tidak memenuhi standar keamanan izinnya harus dicabut karena ini menyangkut nyawa manusia,” ujarnya.

Keempat, memperbanyak acara atau adanya kalender tahunanan yang harus dipersiapkan dari sekarang oleh pemerintah kabupaten/kota. Pasalnya, kalender acara menjadi salah satu daya tarik wisatawan mancanegara untuk berwisata ke Sulut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi bulan Juli 2018 sebanyak 11.875 orang atau meningkat sebesar 17,49% dibanding bulan Juni 2018 yang mencapai 10.107 orang.

Jumlah tersebut meningkat 62,56% bila dibandingkan dengan kunjungan wisman pada periode yang sama tahun lalu, atau sebanyak 7.305 orang. Wisman di Sulut didominasi oleh warga China sebanyak 10.324 orang (86,94%), diikuti oleh Jerman 200 orang (1,68%), Hongkong 191 orang (1,61%).

Secara kumulatif, jumlah wisman yang berkunjung ke Sulut hingga Juli 2018 mencapai 71.000 orang. Angka ini meningkat dibandingkan jumlah wisatawan mancanegara pada bulan yang sama di Tahun 2017 yaitu 41.478 orang.

Sulut memiliki panjang garis pantai kurang lebih 1.837 Km, memiliki tempat yang terkenal, di antaranya Bunaken merupakan kawasan yang meliputi lima pulau dan daratan pesisir utara dan selatan yang memiliki beragam keunikan, seperti lokasi selam, hutan bakau, dugong, burung, pulau ular, pendakian gunung, dan pantai pasir putih serta kuliner.

Selain itu, Lembeh berada di lokasi selam dan pantai serta pelabuhan samudera, Mahangetang yakni gunung api bawah laut dan lokasi selam serta pantai. Sepanjang pantai utara dan selatan daratan Sulut memiliki pantai indah, baik pasir putih maupun hitam.

Hingga kini masih menyimpan banyak potensi Tempat Wisata bahari tersembunyi. Selain beragam Tempat Wisata budaya yang sudah tidak diragukan lagi keaneka ragamannya, Sulawesi Utara juga memiliki Tempat Wisata alam berupa Pulau yang keindahannya tak bisa ditemukan di tempat lain. Wisata bahari pulau antara lain:

#. Pulau Lembeh

Pulau Lembeh, destinasi Wisata yang dicari pecinta diving dan snorkling karena keindahan wisata bawah lautnya. Pulau terletak di Kota Bitung ini dipisahkan daratan utama Pulau Sulawesi oleh Selat Lembeh. Pesona Pulau Lembeh diberi nama Bastianos Diving Resort, karena keindahan pesona alam bawah laut yang mengagumkan yang tak kalah dari Raja Ampat. Diving Resort di Pulau Lembeh sejak 2006, yang miliki sepuluh cottage yang disuguhkan untuk dapat dinikmati pengunjung dengan nyaman. Informasi lengkap tentang Pulau Lembeh.

#. Pulau Mahoro

Pulau Mahoro di wilayah Kabupaten Sitaro dan masih berada ruang lingkup Nusa Utara. Pulau ini terkenal keindahan dan keunikan alamnya yang memukau. Gugusan Pulau Mahoro dan pulau-pulau kecil diantaranya sering disebut Cluster Buhias. Gugusan pulau-pulau kecil ada sebagian pulau yang tidak berpenghuni, termasuk Pulau Mahoro dan berada di paling ujung gugusan Cluster buhias. Pulau Mahoro merupakan titik paling timur dari cluster Buhias, sehingga menjadikan pulau ini semacam benteng bagi pulau-pulau lainnya. Salah satu sisinya langsung berhadapan dengan lautan bebas yang membuat dinding-dinding batunya terhantam ombak.

#. Pulau Lihaga

Pulau ini terletak di daerah di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Lihaga, sebuah pulau hanya memiliki luas 8 ha. Untuk mempermudah imajinasi tentang posisi pulau ini, bayangkan saja peta Sulawesi Utara yang berbentuk mirip huruf K. Nah, posisi Pulau Lihaga persis di ujung atas huruf k itu. Pulau Lihaga punya keistimewaan tersendiri dibanding dengan pulau-pulau lainnya di Sulawesi Utara. Pasir putihnya sehalus tepung membuat pulau ini sangat menggoda untuk didatangi. Pulau Lihaga juga tanpa penduduk.

#. Pulau Gangga

Pulau Gangga ibaratnya surga tersembunyi belum banyak orang tahu akan keberadaannya. Kealamian Pulau ini sangat terjaga. Hampir 80 persen alam yang ada di daerah ini belum terjamah sedikitpun. Sebagian besar nelayan yang turut menjaga pulau tersebut. Keindahan Pulau Gangga menjanjikan pengalaman diving yang tidak akan terlupakan. Kekayaan biota laut yang bervariasi dari terumbu karang warna-warni sampai berbagai jenis ikan khas Samudera Indonesia dan Pasifik juga menjadi favorit untuk fotografi bawah laut.

#. Pulau Nain

Taman Laut Bunaken jadi destinasi paling populer. Bukan hanya punya Pulau Bunaken saja. Ada empat pulau lainnya yang punya keindahan sendiri, Salah satunya Pulau Nain yang terletak di Kecamatan Wori, Minahasa, Sulawesi Utara. Pulau Nain kini menjadi salah satu destinasi Tempat Wisata yang sering dikunjungi karena keunikan pasir timbulnya. Keindahan pasir putih yang berkilau saat air laut surut, juga disebut pasir timbul. Jika kondisinya surut, pasirnya bisa tampak menyembul ke permukaan yang seolah membentuk pulau tersendiri. Sebuah hamparan pasir putih, dikelilingi karang dan berada di tengah laut, melengkapi keindahan pasir timbul. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Kandas, Asa Pemain Wayang Orang Sriwedari Jadi PNS

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: Harapan para pemain wayang orang Sriwedari Solo untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali kandas pada tahun 2018. Pasalnya, Pemkot Solo sudah sejak lama memperjuangkan para pemain wayang orang itu agar diangkat menjadi CPNS untuk mengapresiasi kerja mereka sebagai pelestari budaya. Namun, pada perekrutan CPNS tahun ini tak ada kuota untuk mereka.

Kuota penerimaan CPNS 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tidak mengakomodasi pemain wayang orang. Kuota CPNS Solo hanya diperuntukkan tiga bidang, yakni tenaga kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis.

Padahal Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mengusulkan kuota khusus CPNS bagi 85 pemain wayang orang yang selama ini menghidupkan Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari. “Surat usulan pengangkatan CPNS bagi pemain wayang orang kami ajukan lagi ke Kementerian PAN dan RB. Hari ini surat kami kirimkan ke sana,” kata Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo, Solopos.com, Jumat (21/09/2018).

Kementerian PAN dan RB diminta memprioritaskan pemain wayang orang untuk diangkat menjadi CPNS. Hal itu terutama bagi pemain wayang orang yang usianya sudah mendekati masa pensiun. Walikota Rudy, sapaan akrabnya, meminta Kementerian PAN dan RB tidak menerapkan persyaratan usia maksimal 35 tahun dan tes seleksi CPNS bagi pemain wayang orang.

“Mereka itu statusnya seperti peraih medali dalam ajang olahraga. Hanya saja beda bidang. Mereka bergelut di bidang kesenian dan kebudayaan,” katanya.

Pemain wayang orang merupakan pahlawan yang turut menjaga kehormatan bangsa melalui seni menjaga warisan budaya bangsa. “Bayangkan mereka dandan setiap hari sampai malam. Ada yang mau?,” katanya.

Rudy menyebut hingga saat ini belum ada generasi penerus yang bersedia menggantikan posisi pemain wayang orang Sriwedari. Mereka yang bermain sebagai wayang seluruhnya sudah berusia lanjut.

Jika pun diangkat sebagai PNS mereka tinggal menyelesaikan masa pensiun. Hal itu juga menjadi pertimbangan untuk memberikan perhatian kepada pegiat seni dan budaya. Selain nasib pemain, Pemkot Solo juga tengah menyiapkan pembangunan GWO Sriwedari.

Sesuai konsep, GWO akan dibangun lebih modern dengan ruang panggung yang dinamis, penataan akustik baik dan diperhitungkan dengan detail. Selain itu tatanan kursi yang nyaman, dan fasilitas penunjang yang bagi untuk pemain. “Saya tahu kebutuhan ASN di bidang lain juga banyak, tetapi saya ingin memprioritaskan untuk pekerja seni di GWO dan bidang pendidikan,” katanya. (EP)

ACI Beri Bandara Juanda Airport Service Quality Award

this formate

SURABAYA, bisniswisata.co.id: Bandara Internasional Juanda Surabaya berhasil meraih penghargaan “Airport Service Quality” 2017 oleh Airports Council International (ACI) sebagai terbaik ketiga dunia untuk kategori Bandara dengan jumlah penumpang 15 sampai 25 juta pertahun. Penghargaan ini, diberikan pada pekan lalu di Helifax Kanada.

“Penilaian ASQ Awards 2017 dilakukan berdasarkan survei kepuasan terhadap layanan Bandar Udara. Sekitar 600 ribu orang pengguna jasa bandar udara menjadi partisipan survei ini setiap tahunnya,” papar General Manager Bandara Juanda Heru Prasetyo, dalam keterangan tertulis diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (21/09/2018).

Sejak 2006 ASQ telah melakukan pengukuran kepuasan pengguna jasa bandar udara, dengan lebih dari 340 bandar udara yang berpartisipasi di 85 negara. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga Bandara Internasional Juanda berhasil meraih penghargaan ini khususnya TNI AL dalam hal pengamanan terutama saat terjadi situasi darurat tetor beberapa waktu lalu sehingga Bandara Juanda tetap dapat beroperasi normal, aman, dan kondusif,” ujarnya.

Selain penghargaan internasional, lanjut dia, dari level nasional Bandara Juanda berhasil meraih predikat Pelayanan Prima Madya pada Penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Kementerian Perhubungan RI.

Pelaksanaan penilaian pelayanan prima unit pelayanan publik sektor transportasi di lingkungan perhubungan dilakukan tim penilai independen yang terdiri dari wakil Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, ombusdman, kantor staf kepresidenan, akademisi, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, pengamat transportasi dan perwakilan jurnalis.

Menurut dia, penghargaan ini sebagai motivasi dan menguatkan komitmen kami untuk perbaikan secara terus menerus dalam meningkatkan standar pelayanan terhadap pengguna jasa Bandara. Di antaranya faktor kebersihan, kecepatan pelayanan dengan tetap melaksanakan prinsip utama keamanan dan keselamatan penerbangan.

Penyampaian ungkapan apresiasi atas penghargaan tersebut dilaksanakan dengan pemberian bingkisan dan ucapan terima kasih secara langsung oleh jajaran manajemen Bandara Juanda dan juga kepada seluruh pemangku kepentingan yang ada.

“Tidak ada ungkapan lain selain rasa terima kasih kepada seluruh stakeholder atas dedikasinya yang secara bersama memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa bandara,” tutupnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Penumpang Jet Airways Alami Pendarahan Telinga & Hidung

this formate

MUMBAI, bisniswisata.co.id: Pesawat Jet Airways rute Mumbai ke Jaipur tanpa sengaja membuat para penumpangnya mengalami pendarahan. Berdasarkan laporam The Washington Post, Kamis (20/9), awak pesawat lupa menurunkan saklar tekanan udara di dalam maskapai. Hal tersebut membuat masker oksigen turun.

Tekanan tinggi di dalam pesawat juga mengakibatkan pendarahan pada puluhan penumpang. Darah ke luar dari hidung dan telinga para penumpang. Bahkan ada pula yang tak sadarkan diri. “Saya merasa ada sengatan di telinga ketika pesawat lepas landas,” ujar Satish Nair, salah satu penumpang.

Sakit di telinga seperti ditusuk jarum. Ia berpikir sedang terserang flu biasa. Nair kemudian melihat ke sekeliling pesawat, dan sebagian penumpang terlihat tertidur. Ia melanjutkan membaca koran di atas pesawat Boeing 737 tersebut. Namun ketika pesawat mulai meninggi, oksigen dikatakan menipis. Tanpa sadar bahu Nair terjatuh ke bagian kursi di depannya. Ia juga merasa sulit bernapas.

Saat nyaris pingsan, masker oksigen tiba-tiba jatuh. Ia melihat ke sekitar dan seluruh masker oksigen memang ada di depan penumpang. Tidak lama, darah mulai mengalir dari hidungnya. Meski demikian ia belum juga mendengarkan pengumuman dari awak pesawat, dan sebagian besar penumpang tetap tertidur.

Namun, tiba-tiba seorang penumpang perempuan terbangun dan panik. Ia berteriak sehingga membangunkan para penumpang lain. Banyak penumpang mulai merasakan pendarahan di hidung dan telinga. Ada pula yang hanya merasakan sakit. Seorang pramugari terlihat kebingungan dan mencoba menghubungi pilot. “Semua orang shock,” ungkap Nair.

Akhirnya seorang pramugari berbicara melalui pengeras suara dan meminta penumpang mengenakan masker oksigen. Pesawat akhirnya mendarat kembali di Mumbai. Beberapa penumpang dilarikan ke rumah sakit,ada pula yang mendapatkan perawatan medis di bandara.

Saat dimintai informasi, keterangan para pejabat Jet Airways tidak detail terhadap kejadian tersebut. Namun berdasarkan informasi, ketika lepas landas kru pesawat salah memindahkan saklar untuk mempertahankan tekanan kabin.

Informasi terkini menyebutkan, Kementerian Penerbangan Sipil India sudah memecat awak pesawat 9W 697 tersebut dan mulai melakukam penyelidikan. Tercatat 30 penumpang cedera pendarahan pada telinga dan hidung, serta mengalami rasa sakit. (EP)

Turis Australia Dominasi Kunjungi Komodo

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Balai Taman Nasional Komodo mencatat turis Australia mendominasi kunjungan wisatawan asing ke Kawasan Wisata Taman Nasional Komodo dengan jumlah 8.100 orang. Pelancong Negeri Kangguru itu menempati ranking tertinggi pengunjung asing selama Januari-Agustus 2018.

Kunjungan wisatawan dari Australia ke destinasi wisata yang terkenal sebagai habitat satwa purba komodo (Varanus komodoensis) itu meningkat cukup drastis dari sebelumnya pada Januari-April sebanyak 2.831 orang, papar Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Komodo, Dwi Sugiarto di Kupang, Jumat (21/9/2018).

Arus wisatawan dari negeri Aborigin mampu menggeser kunjungan wisatawan dari AS sebelumnya mendominasi selama Januari-April sebanyak 3.078 orang. Khusus pada peak season (waktu kunjungan yang ramai dan padat) pada Juli-Agustus, kunjungan wisatawan asing didominasi dari Spanyol sebanyak 3.790 orang dan menyusul Prancis 2.900 orang.

Wisatawan dari Australia bisa masuk ke NTT menggunakan penerbangan melalui Denpasar atau Jakarta menuju Labuan Bajo. Selain itu langsung melalui jalur laut menggunakan kapal-kapal pesiar dan yacht. “Mengingat pangsa pasar utama kunjungan wisata asing itu maka upaya kerja sama dan promosi pariwisata terus digenjot pemerintah provinsi dengan menyasar negara-negara tetangga itu,” tambahnya.

Setelah Australia, lanjut dia seperti dilansir Antara, jumlah pengunjung asing disusul dari Inggris sebanyak 7.303 orang, Spanyol 6.894 orang, Jerman 6.422 orang, dan Amerika Serikat (AS) 6.065 orang.

Dilanjutkan, peningkatan kunjungan wisatawan asing ke Taman Nasional Komodo, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, didorong sejumlah aspek di antaranya seperti gencarnya promosi, serta dukungan layanan penerbangan langsung yang lancar dari sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Selain itu, adanya pengalihan kunjungan wisatawan asing sebelumnya berada di Lombok, NTB akibat bencana alam gempa bumi yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu. “Kunjungan wisatawan ke salah satu destinasi wisata unggulan nasional itu masih tetap didominasi wisatawan asing dengan jumlah dari Januari-Agustus mencapai 82.542 orang. Sedangkan wisatawan domestik 44.057 orang,” ungkapnya.

Total jumlah kunjungan ini bahkan sudah melampaui kunjungan wisatawan pada 2017 sebanyak 125.069 orang. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggata Timur, Marius Ardu Jelamu mengemukakan pangsa pasar wisatawan asing terbesar bagi provinsi setempat merupakan wisatawan dari Australia, selain juga Timor Leste.

“Ini karena kita berbatasan wilayah secara langsung baik dengan Australia untuk wilayah laut dan di darat dengan Timor Leste sehingga mudah dijangkau dengan cepat para wisatawan,” katanya. (EP)

The Banjar Bali Tawarkan Promo Menarik

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Ketika berwisata di Bali dan ingin sesuata berbeda dalam satu lokasi, seperti wisata spa, kuliner juga oleh-oleh sepuasnya mampir aja di The Banjar Bali yang ada di Jl. Raya Kuta. Bahkan, kini ada promosi menarik yang ditawarkan manajemen.

The Banjar Bali yang kini telah menjelma menjadi one stop entertainment di bawah pengelolaan Puri Group menawarkan berbagai promo unik untuk dapat menikmati fasilitas yang mereka miliki. Promo itu berlaku mulai 1 Oktober hingga 30 hari setelahnya. Bekerja sama dengan OVO, pelanggan The Banjar Bali bisa menikmati promo pembayaran sesuai ketentuan berlaku.

“Setiap pelanggan kita yang melakukan dengan term and condition bisa mendapatkan promo Rp 10 untuk menikmati makan sepuasnya di restoran kita. Sementara untuk spa promo yang ditawarkan adalah Rp 1,” ujar Direktur Marketing Puri Grup, Rafael Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat (21/9/2018).

Berdasarkan ketentuan yang dipersyaratkan, untuk menikmati layanan Rp 10 makan di restoran mereka yang bernama Abians, pelanggan wajib melakukan treatment apapun terlebih dahulu di spa mereka dengan syarat minimal 2 pax.

Setelah itu, mereka sudah bisa menikmati makan di Abians Restoran dengan harga Rp 10. Sementara untuk menikmati fasilitas promo Rp 1 spa, pelanggan wajib makan di Abians Restoran terlebih dahulu dengan ketentuan minimal 10 pax.

Selanjutnya, mereka bisa menikmati layanan promo Rp 1 spa melalui pembayaran di OVO. “Syaratnya mereka harus membayar dengan publish rate kami dulu untuk menikmati promo ini,” katanya.

Selain itu, promo unik lainnya adalah makan gratis dengan catatan melakukan registrasi terlebih dahulu di website The Banjar Bali. Selain itu, pelanggan juga wajib mengikuti Instagram The Banjar Bali. Promo ini berlaku khusus pada tanggal 22 September 2018.

“Setelah persyaratan terpenuhi, silakan makan gratis di Abians Restoran pada tanggal 22 September 2018. Syaratnya juga harus memakai baju kuning, karena yellow is the new Bali,” katanya.

Yellow is the new Bali berangkat dari spirit rebound The Banjar Bali. Ya, The Banjar Bali sempat lama vakum. Rupanya mereka melakukan renovasi besar-besaran. “Kami ingin mengabarkan kepada pelanggan setia kami jika kami sudah kembali. Pada Mei 2018 kami sudah soft lounching. Dulu kami renovasi besar-besaran bukan tutup,” papar dia.

Setelah kembali buka, The Banjar Bali memiliki beragam fasilitas untuk memanjakan pelanggannya. Ada paket MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) yang mampu menampung 240 pax.

Lalu ada pula paket wedding yang bisa menampung 1.000 pax. Ada pula The Banjar Fashion Store, kuliner Nusantara yang menyajikan beragam kuliner khas dari seluruh daerah di Indonesia.

Untuk restoran, Ibrahim menjelaskan jika The Banjar Bali mampu menampung 1.000 pax untuk sekali service. “Kami punya tempat yang representative untuk keluarga. The Banjar Bali bisa untuk MICE, ghatering, lounching, wedding, ulang tahun dan berbagai kegiatan lainnya,” tutur dia. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Layanan Bus Online Kini Tersedia di Indonesia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Di Indonesia kini mulai tersedia layanan pemesanan bus online. Layanan baru ini digagas RedBus, platform pemesanan tiket bus online dunia dengan merangkul Sinar Jaya, operator bus swasta terbesar di Indonesia. Melalui kemitraan ini, pengguna dapat memesan tiket bus Sinar Jaya untuk beberapa rute utama pada aplikasi RedBus.

Rute utama yang tersedia, Bogor ke Bandung dan Jakarta ke Bandung. Kedua rute ini memiliki perjalanan pulang-pergi yang tersedia di aplikasi RedBus. Selain itu, ada beberapa rute lain yang tersedia, yang akan terus ditingkatkan dalam beberapa bulan mendatang.

“Layanan ini akan aktif pada akhir September. Rute yang dimulai dari Bandara Soekarno Hatta ini menghubungkan ke Bogor, Bekasi, Jakarta Utara, dan Bandung,” papar Business Manager RedBus Indonesia, Adithyan Asokandalam keterangan pers yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (20/9/2018).

Kemitraan ini, lanjut dia akan memungkinkan pengguna memilih sekitar 10.000 kursi pada aplikasi redBus untuk beberapa rute bus yang populer di Indonesia. redBus dan Sinar Jaya berharap tersedianya konektivitas tanpa batas ke terminal-terminal bandara akan memudahkan para calon pengguna untuk mengatur waktu perjalanan mereka.

Pelanggan bus di Indonesia kini dapat menikmati diskon 15% flat pada tiket bus Sinar Jaya dengan menggunakan kode SINAR15 pada aplikasi redBus atau website di redbus.id “Bersama Sinar Jaya, sinergi untuk tumbuh bersama dengan mengadopsi teknologi adalah hal yang saling menguntungkan,” ujar Adithyan.

Direktur Sinar Jaya, Teddy Rusly menambahkan selama lebih dari 36 tahun menyediakan layanan transportasi, Sinar Jaya adalah operator bus yang sangat dicari di Indonesia. Melalui kemitraan, RedBus membawa layanan ke dunia online dan memulai revolusi digital perjalanan bus di Indonesia.

“Kemitraan ini mengedepankan komitmen kami untuk mencapai revolusi digital serta memfasilitasi cara yang lebih mudah bagi pelanggan kami untuk lebih dekat dengan layanan kami,” ucap Teddy

Dilanjutkan, RedBus memberi platform tidak hanya untuk menjual tiket secara online tetapi juga untuk menyederhanakan model bisnis Sinar Jaya ke mode online dengan menyediakan aplikasi yang dapat digunakan di kantor cabang dan agen. “Ini telah membantu kami dalam memahami pola permintaan kami dengan lebih baik dan mengoptimalkan pemanfaatan armada kami.”

Country Head redBus Indonesia, Danan Christadoss menjelaskan RedBus bermitra dengan lebih dari 80 operator bus di beberapa kota di Indonesia dan lebih dari 2.500 mitra secara global. RedBus telah menjual lebih dari 100 juta tiket bus dan memberikan peluang lebih terhadap kemitraan dengan banyak operator bus di seluruh dunia.

Bagi operator bus, manfaat yang diperoleh jika terdaftar di redBus adalah penggunaan teknologi untuk mengelola penjualan tempat duduk dengan lebih baik, memperkirakan permintaan dan perubahan hasil menuju pengelolaan yang lebih baik.

“Bersama Sinar Jaya, kami dapat mengembangkan layanan untuk lebih banyak lagi pelanggan di seluruh Indonesia. Tujuan bersama kami adalah memodernisasi perjalanan bus dan mendukung Indonesia menuju era baru digital dalam hal kenyamanan,” tambah Danan.

Bagi penumpang, redBus adalah platform online yang sederhana dan nyaman untuk memesan tiket bus di Indonesia. redBus memberi keleluasaan penggunanya dalam memilih kursi pilihan untuk berbagai rute serta memilih operator bus untuk mendapatkan harga terbaik. redBus juga menyediakan berbagai opsi pembayaran yang membuat proses pemesanan tiket bus menjadi semakin mudah.

“Kami memberikan akses kepada pengguna untuk mencari layanan bus sesuai rute pilihan mereka, memesan tempat duduk, melakukan pembayaran serta mengkonfirmasi pemesanan. Dengan demikian kami membawa penyedia dan pengguna layanan pada satu platform sekaligus untuk memfasilitasi pemesanan bus yang mudah,” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Tauzia Hotels Ancang-ancang Ekspansi ke Asia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Green Oak Hotel Management, perusahaan holding dari Tauzia Hotels akan mendorong ekspansi ke negara-negara Asia melalui kemitraannya dengan The Ascott Limited, sebuah unit bisnis Capitaland yang dimiliki secara penuh dan bergerak di bidang serviced residence.

“Kemitraan adalah aksi strategis dari Tauzia untuk membawa enam merek hotel yang dimilikinya ke target audiens yang lebih luas lagi di Asia dan sampai ke negara-negara lainnya. Tauzia saat ini memiliki enam merek hotel, mulai dari kelas budjet POP! Hotels dan YELLO Hotels, kelas midscale FOX Harris Hotels, kelas upscale HARRIS Hotels dan Harris Vertu, serta kelas luxury Préférence,” papar Pendiri Tauzia Hotels, Marc Steinmeyer dalam keterangan tertulis, Kamis (20/09/2018).

Tauzia adalah salah satu dari lima besar operator hotel di Indonesia yang mengelola 122 hotel dan 20 ribu kamar di Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Setengah dari total hotelnya sudah beroperasi, sisanya masih dalam pembangunan atau pipeline.

Mayoritas dari portfolio Tauzia berlokasi di Indonesia, dengan 60% terletak di kota-kota kunci seperti Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta. Sekitar 70% dari hotel-hotel Tauzia adalah untuk wisatawan bisnis maupun untuk menghadiri rapat, sementara 30% menargetkan wisatawan rekreasi.

Pada tahun 2018, Tauzia membuka sepuluh hotel dengan hampir 1.500 kamar antara lain POP! Hotel Solo, POP! Hotel Semarang, YELLO Hotel Paskal Bandung, HARRIS Resort Barelang, dan Liu Men by Préférence (dibuka akhir tahun ini).

Marc Steinmeyer melanjutkan, pengalaman Tauzia selama 17 tahun dengan enam merek hotel dikombinasikan dengan Ascott yang merupakan operator serviced residence bertaraf dunia, akan mempercepat pertumbuhan Tauzia menjadi hotel operator yang menarik dilirik di kawasan Asia

“Kepiawaian dan dukungan dari Ascott akan berkontribusi secara signifikan dalam perluasan merek hotel dan produk kami di Asia dan sampai negara-negara lainnya,” tambahnya.

Kevin Goh, CEO Ascott mengatakan permintaan terhadap serviced residence tetap kuat di kalangan ekspatriat mauoun wisatawan bisnis. Sehingga, pihaknya dapat memanfaatkan kesempatan yang signifikan di segmen hotel bisnis kelas menengah yang terus berkembang.

Menurutnya, ini dikarenakan dengan meningkatnya gig economy, pekerja infrastruktur, pekerja berdasarkan proyek, dan tech-savvy, wisatawan mandiri dan wisatawan rekreasi yang melek harga.

“Cepatnya pertumbuhan Tauzia di bisnis hotel kelas menengah akan memungkinkan kami menangkap segmen tersebut di Asia, yang nantinya akan menjadi tempat tinggal dari dua pertiga jumlah penduduk kelas menengah dunia pada tahun 2030,” paparnya.

Selain memperkuat cakupan Tauzia di Indonesia, pihaknya akan menggunakan jaringan seratus ribu klien korporasi global Ascott untuk membawa Tauzia ke market internasional. Adapun pasar yangmemiliki kebutuhan paling dekat adalah di Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Demikian juga di kota-kota sekunder di Kamboja, Laos dan Myanmar.

Di Indonesia, Ascott memiliki pengalaman selama 22 tahun dengan mengelola 17 serviced residences dengan lebih dari tiga ribu unit di Jakarta, Bali, Bandung, Karawang, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. (redaksibisniswisata@gmail.com)