Jaring Wisman, Kemenpar Bikin Dokumenter Lombok Pasca Gempa

this formate

LOMBOK, bisniswisata.co.id: Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menurunkan tim dokumenter di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mendokumentasikan situasi terkini pulihnya pariwisata di Lombok pasca bencana alam. Tim dokumenter bekerja membuat dokumentasi foto dan video yang akan disebarkan ke media sosial di kawasan Asia dan Eropa serta Timur Tengah untuk menjaring wisatawan mancanegara

Tim dokumenter bertanggung jawab penuh kepada Bidang Komunikasi Digital, Asdep Strategi dan Komunikasi Pemasaran II, Kementerian Pariwisata RI menyambangi berbagai destinasi wisata di Lombok. Dimulai spot-spot wisata di jantung kota, Mataram, tim menyusuri Islamic Center dan Museum.

Hari kedua tim berangkat menuju Pura Batu Bolang, Gili Nangudan Gili Kendis, dan Bukit Marese. Di destinasi-desinasi ini sudah terlihat banyak wisawatan yang datang dari luar negeri. Pantai Selong Belanak, Pantai Mawi, Pantai Semeti yang memiliki spot instagramable menjadi tujuan perburuan gambar berikutnya.

Dilanjutkan pengambilan gambar di Desa Sasak Ende yang sedang berbenah untuk melengkapi desa wisata yang sudah lebih dahulu tertata, Sade. Pengalaman menarik di Ende saat adalah melihat Tari Peresean yang dipersembahkan oleh anak-anak. Tarian perang Suku Sasak ini akan dipersembahkan oleh orang dewasa di Desa Wisata Sade.

Pantai Moyo rupanya begitu menarik perhatian wisatawan mancanegara. Terbukti dengan banyaknya wisatwan dari Eropan yang tengah menikmati keindahan alam bawah laut dan pantainya yang masih asli, saat tim dokumenter tiba di sana.

Di hari terakhir (20/11) tim dokumenter mengambil gambar Air Terjun Mata Jiwa sebagai salah satu primadona Pulau Moyo yang telah dinobatkan sebagai salah satu cagar alam Indonesia. Lokasinya begitu sejuk terbungkus pepohonan rindang. Destinasi wisata ini begitu alami, tujuh kolam yang berada di bawah empat undakan air terjun menampung air yang berwarna hijau muda dan hijau tua.

Wisatawan sudah mulai kembali meramaikan destinasi-destinasi di Lombok, walau jumlahnya masih jauh dari sebelum terjadi bencana alam. Mengingat pariwisata membawa dampak ekonomi yang sangat tinggi bagi penduduk setempat, maka pemerintah merasa sangat perlu untuk terus menggaungkan “Lombok Recovery” dimana saat ini wisatawan dapat dengan aman dari bencana untuk mengunjungi berbagai destinasi menarik di Lombok

Setelah proses editing selesai, maka foto dan video akan disebarkan ke berbagai media sosial di wilayah calon-calon wisatawan. Suasana terupdate dimana sudah banyak wisatawan dari berbagai belahan dunia datang ke Lombok akan menarik kepercayaan wisawaan yang berminat dengan destinasi-destinasi wisata alam seperti yang tersebar di NTB.

Ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di NTB lewat jalur pariwisata. Diharapkan setelah terebarkannya video dan foto-foto ini berangsur-angsur kunjungan wisatawan mancanegara di NTB akan meningkat seperti sedia kala.

Langkah serupa juga dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Dalam kunjungannya, Menpar mengunjungi sejumlah lokasi. Pertama, Pusat Oleh-Oleh Sentra Kerajinan Lombok Utara di Pelabuhan Teluk Nara, ikut terkena dampak gempa. “Kemenpar menyusun program Lombok Bangkit merupakan strategi pemulihan destinasi wisata terdampak dan promosi pariwisata tidak terdampak pasca-gempa Lombok,” ujar Menpar.

Dari Pelabuhan Teluk Nara, Arief bersama Kadispar Provinsi NTB Muhammad L Faosal dan rombongan menyeberang ke Pulau Gili Trawangan. Tiba di Gili, Arief langsung menjalankan ibadah Sholat Taubat bersama para pengungsi dan aparat keamanan TNI/Polri.

Arief sempat mengutip Alquran surat Al Insyira yang salah satu ayatnya menekankan bahwa setiap ada kesulitan, pasti ada kemudahan. Dia berharap masyarakat Lombok mampu untuk bersama-sama bangkit. “Jika kita mengalami sakit, itu adalah cara Allah mengampuni dosa-dosa kita. Tergantung pada bagaimana cara kita menilai musibah. Trauma healing terbaik adalah dengan berprasangka baik kepada Allah,”.

Sesuai instruksi Presiden, lanjut dia, pemulihan Lombok dilakukan mulai tanggal 1 September besok, berdasarkan Inpres No. 5 Tahun 2018. Isinya tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan Wilayah Terdampak di Provinsi NTB lainnya.

Untuk itu, Kemenpar akan mendukung pemulihan pariwisata di Lombok melalui 3 hal. “Pertama, manusianya. Terima kasih kepada TNI/Polri yang telah melakukan trauma healing kepada masyarakat dan industri, salah satunya dengan cara spiritual. Untuk pemulihan bagi industri, saya sudah bicara dengan Ketua OJK untuk relaksasi aturan, misal pengurangan bunga pinjaman,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Kedua, pemulihan destinasi. Arief mencontohkan di Pelabuhan Teluk Nara, agar segera diusulkan untuk perbaikan, pihak terkait dipersilakan kirim surat ke Menhub, dengan tembusan ke Menpar. “Ketiga, pemasaran. Promosi tetap dilakukan, NTB tetap dijual, anggaran sudah disiapkan Kemenpar, jumlahnya Rp20 miliar,” tambahnya.

Arief sendiri telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Pariwisata tentang Tim Kerja Pemulihan Destinasi dan Promosi Pariwisata Pasca Gempa Lombok. Juga termasuk dukungan program dan anggaran Kemenpar untuk mengakomodir dan mendukung usulan program Lombok Bangkit dari Pemda NTB dan industri Pariwisata Lombok. (END)

Bohemian Rhapsody, Catat Rekor Baru Abad 20

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Banyak yang meragukan jika lagu Bohemian Rhapsody by Queen tidak akan pernah laku di pasar, karena durasi lagunya selama enam menit, apalagi lirik tentang Galileo dan Scaramouche yang terdengar awkward, tetapi lagu Ratu “Bohemian Rhapsody” nyatanya pada Senin (10/12/2018) menjadi lagu yang paling streaming abad ke-20.

Didorong oleh film baru “Bohemian Rhapsody,” pada tahun 1975 video musik dan lagu dari Queen didengar hingga 1,6 miliar secara global, perusahaan rekaman Universal Music Group mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/12/2018).

Lagu ini mengalahkan lagu-lagu seperti “Smells Like Teen Spirit,” dan “Sweet Child O’Mine” milik Guns N’Roses, dan sekarang merupakan lagu rock klasik yang paling didengar sepanjang masa, Universal menambahkan.

Universal menambahkan telah mempromosikan single Bohemian Rhapsody di seluruh platform streaming dalam beberapa pekan terakhir. Ini digunakan semua aliran yang terdaftar pada layanan on-demand global termasuk Spotify, Apple Music dan Deezer serta aliran dari aliran lagu maupun video resmi di YouTube untuk menentukan bahwa “Bohemian Rhapsody” adalah lagu yang paling di-streaming dari abad ke-20.

Apalagi kehadiran Film “Bohemian Rhapsody”, dibintangi Rami Malek sebagai mendiang pentolan Freddie Mercury, membawa musik band rock Inggris ke generasi baru semakin menggema dan dicintai. Terbukti, Lima minggu setelah perilisannya, film ini juga menjadi film biografi musikal terlaris sepanjang sejarah, dengan box office global menghabiskan $600 juta.

Malek dinominasikan untuk Golden Globe minggu lalu untuk penampilannya dan secara luas diharapkan untuk mendapatkan nominasi Oscar pada bulan Januari. Bohemian Rhapsody, sebuah film biografi tahun 2018 tentang grup band rock Inggris, Queen. Film ini menceritakan kehidupan penyanyi Freddie Mercury, yang berujung pada penampilan Queen pada konser Live Aid di Stadion Wembley pada tahun 1985.

Film ini, seperti dilansir wikipedia.org, diproduksi secara patungan perusahaan Inggris dan Amerika di antaranya 20th Century Fox, New Regency, GK Films, dan Queen Films, dengan Fox juga bertindak sebagai sebagai distributornya.

Bohemian Rhapsody disutradarai Bryan Singer, skenario film ini ditulis Anthony McCarten dan diproduseri oleh Graham King dan mantan manajer Queen Jim Beach. Dan anggota grup band Queen, Brian May dan Roger Taylor bertindak sebagai konsultan kreatif dan musik pada film ini.

Bohemian Rhapsody pertama kali diumumkan akan segera diproduksi pada tahun 2010, dengan Sacha Baron Cohen yang akan berperan sebagai Mercury. Setelah Baron Cohen meninggalkan proyek ini pada tahun 2013 karena terdapat perbedaan kreatif dengan produser, proyek ini sempat terkatung-katung nasibnya selama beberapa tahun sebelum akhirnya Malek terpilih sebagai pemeran utama pada bulan November 2016.

Proses pengambilan gambar utama film ini dimulai di London pada bulan September 2017 di mana Bryan Singer bertindak sebagai sutradara. Pada bulan Desember 2017, Singer dipecat karena absen dan bentrok dengan para pemain dan kru, Dexter Fletcher akhirnya dipekerjakan untuk menyelesaikan film ini.

Singer tetap tercantum di kredit film sebagai sutradara tunggal sesuai pedoman DGA, sementara Fletcher menerima kredit sebagai produser eksekutif. Pembuatan film ini berakhir pada bulan Januari 2018.

Bohemian Rhapsody dirilis di Britania Raya pada 24 Oktober 2018 dan di Amerika Serikat pada 2 November 2018, dan telah meraup pendapatan lebih dari $ 487 juta di seluruh dunia dengan anggaran produksinya sekitar $ 50 juta. Bohemian Rhapsody adalah film biografi musikal terlaris sepanjang masa, pendapatannya melebihi film Straight Outta Compton yang rilis pada tahun 2015.

Film ini menerima ulasan yang beragam dari para kritikus; penggambaran kehidupan dan seksualitas Mercury beserta anggota grup band lainnya dikritik, tetapi penampilan Malek dan rangkaian musiknya mendapat pujian. Dan ternyata Film ini mengandung sejumlah ketidakakuratan sejarah. (EP)

Chef Juna Kenalkan Sate Lilit Bali kepada Warga Brunei

this formate

BRUNEI DARUSSALAM, bisniswisata.co.id: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bandar Seri Begawan merangkul Indonesian Chef Association (ICA) menghadirkan Chef Juna untuk mempromosikan kuliner Indonesia kepada warga di Brunei Darussalam, pada Ahad kemarin. Aksi Chef Juna memasak kuliner khas Bali mendapat apresiasi dari ratusan tamu yang mayoritas warga Brunei juga warga Indonesia di Brunei.

Chef Juna dibantu beberapa koki dari ICA membuat empat menu masakan, yaitu sate lilit, serombotan, ayam suwir khas bali dan sambal matah. “Ciri khas kuliner Bali adalah kelengkapan rempahnya dan rasanya pedas, sederhana namun tak mudah membuatnya karena harus memperhatikan kelengkapan rempah-rempahnya,” kata Chef Juna dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Sate Lilit, lanjut di, sebuah varian sate asal Bali. Sate ini terbuat dari daging ikan, ayam, daging sapi yang dicincang, kemudian dicampur dengan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Daging cincang yang telah berbumbu dilekatkan pada sebuah bambu atau tebu, kemudian dipanggang di atas arang.

Tidak seperti sate lainnya yang dibuat dengan tusuk sate yang sempit dan tajam, tusuk sate lilit berbentuk datar dan lebar. Permukaan yang lebih luas memungkinkan daging cincang untuk melekat. Istilah lilit dalam bahasa Bali dan Indonesia berarti “membungkus”, yang sesuai untuk cara pembuatan sate ini.

Sementara Srombotan adalah sayuran khas Klungkung Bali, terbuat dari sayur buah botor muda atau kecipir, terong bulat, pare, toge, kobis yang dimasak setengah matang. Kemudian diberi bumbu disebut kalas terdiri santan diberi tumbukan kunyit, lengkuas, bawang merah dan bawang putih, ketumbar dan sedikit kencur. Cara memasaknya dengan dimasak hingga kental. Kalas inilah jadi ciri khas serombotan yang kalau dihidangkan harus menggunakan kacang goreng dan nasinya bercampur ubi jalar atau nasi oran sele orang Bali menyebutnya.

Juga ayam suwir bumbu Bali yang sering disajikan bersama nasi campur khas Pulau Dewata. Sesuai namanya, sajian ini terbuat dari daging ayam yang disuwir kemudian ditumis bersama santan dan aneka bumbu tradisional. Saat disantap, cita rasa pedas berpadu gurih lembutnya suwiran ayam akan langsung terasa dilidah. Karena kelezatannya, bahkan kepopuleran ayam suwir bumbu Bali bisa disejajarkan dengan sate lilit dan ayam betutu, lho.

Demo masak Chef Juna merupakan bagian rangkaian “Fabulous Indonesian Culinary Fest”, yakni kolaborasi KBRI Bandar Seri Begawan dengan ICA untuk mempromosikan kuliner Indonesia kepada masyarakat Brunei Darussalam. Acara itu juga menampilkan angkringan dan ukir buah hasil kreasi ICA.

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko menjelaskan KBRI Bandar Seri Begawan berupaya lebih memperkenalkan ragam kuliner Indonesia di luar beberapa kuliner yang sudah sangat dikenal di Brunei Darussalam, seperti bakso, sate, ayam penyet, dan nasi goreng.

“Dan kerja sama dengan ICA, yang memiliki sekitar 350 anggota di Brunei Darussalam, merupakan wujud nyata sinergi antara KBRI dan masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam dalam mempromosikan kuliner Indonesia,” ungkapnya.

Dijelaskan keberadaan sekitar 350 koki asal Indonesia yang bekerja di hotel-hotel top di Brunei, ditambah keberadaan banyak restoran Indonesia dan para pekerja domestik di rumah-rumah warga Brunei secara otomatis ikut serta mempromosikan masakan Indonesia di Brunei Sarussalam.

Selain melakukan demo masak, Chef Juna juga menjadi juri acara Fabulous Indonesian Culinary Challenge pada 9 Desember 2018. Tidak kurang dari 25 juru masak restoran dan hotel di Brunei serta pelajar sekolah kuliner lokal berkompetisi dalam tiga kategori lomba yaitu bakso display, fruit carving dan black box cooking.

Juga digelar makan malam bersama dihadiri sekitar 300 orang, dan dipentaskan beberapa tari dan musik oleh staf KBRI dan warga Indonesia di Brunei. Acara ini merupakan salah satu rangkaian Brunei December Festival, yang merupakan usaha Pemerintah Brunei Darussalam untuk menarik wisatawan domestik dan luar negeri ke Brunei pada masa liburan akhir tahun. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Potensi Besar, Sayang Geopark Belum Dikemas Optimal

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Potensi pasar wisata geopark sangat besar. Sayangnya, belum dikemas secara optimal untuk menjadi suatu destinasi wisata yang menarik (interesting) sekaligus menjual (salable). Padahal jika dikemas secara baik, wisata Geopark Indonesia menjadi daya tarik bahkan mampu menjadi daya saing unggulan.

“Unsur daya saing kita yang paling lemah adalah Safety and Security, Helathy and Hyegiene, dan Tourism Service Infrastructure. Ini yang harus dibenahi agar wisata geopark kita dikenal wisatawab penjuru dunia,” papar Ketua Ikatan Cendikiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Prof. Azril Azahar kepada bisniswisata.co.id, di Jakarta, Senin (10/12/2018).

Dilanjutkan, potensi Geopark yang tersebar di penjuru nusanata sebenarnya sudah cukup baik. Mulai tahun 2012 sudah ada yang diakui UNESCO dengan Gunung Batur-Bali pada tahun 2012. Juga Gunung Sewu tahun 2015 dan saat ini 2018 yaitu Ciletuh Pelabuhan Ratu dan Gunung Rinjani NTB.

Namun sayang, lanjut dia, belum dikemas secara baik menjadi suatu destinasi Geopark Tourism dan Edu Tourism. Keempat Goepark itu memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Bahkan, bisa dipelajari dengan baik rahasia dibalik geopark tersebut. “Bukan hanya keindahannya saja, namun terbentuknya ke-empat geopark itu sangat berbeda dan memiliki karakteristik masing-masing.

“Dari pengamatan saya di Gunung Sewu saja, yang memiliki batuan kars dan 33 situs alam atau geosite sangat menakjubkan. Gunung Sewu berada di Tiga Kabupaten (Gunung Kidul, Wonosari, Pacitan) yang berada dalam Tiga Provinsi (DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur),” ungkapnya.

Menurutnya, negara lain yang memiliki wisata geopark dan sudah mendapat pengakuan UNESCO pada tahun 2018: Perancis, Spanyol, Belgia, Vietnam, Jepang, China, Korea Selatan, Kanada, Thailand, Tanzania. Juga ada beberapa negara lainnya yang pernah mendapat predikat UNESCO Global Geopark yaitu: Austria, Italy, Portugal, Germany, Greece, UK. “Menurut pendapat saya kondisinya sangat jauh dengan yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Meski demikian, sambung dia, kunjungan turis asing ke destinasi wisata Geopark diproyeksikan meningkat 15% tahun 2019. Saat ini jumlah kunjungan wisman ke destinasi wisata Geopark pada tahun 2018 sekitar 800.000 hingga 850.000 wisman. “Prospek wisman yang datang ke geopark ini ke depannya sangat bagus. Di tahun depan akan meningkat 10% hingga 15%,” sambungnya.

Menurutnya, saat ini tren turis asing menyukai destinasi wisata alam petualangan dan menantang. Terlebih Indonesia memiliki banyak potensi geopark. “Ini nantinya akan menarik banyak turis ke Indonesia kalau benar-benar dipotensialkan. Turis ke Indonesia banyak yang mencari wisata alam menantang,” katanya.

Azril berharap pemerintah tidak hanya melakukan promosi atau branding destinasi wisata saja tetapi juga menyiapkan infrastruktur pendukung geopark.

Untuk diketahui, geopark merupakan sebuah wilayah geografi yang memiliki warisan geologi dan keanekaragaman geologi yang bernilai tinggi, termasuk di dalamnya keanekaragaman hayati dan keragaman budaya yang menyatu di dalamnya, yang dikembangkan dengan tiga pilar utama, yaitu konservasi, edukasi dan pengembangan ekonomi lokal.

Di tempat terpisah, Pakar Tsunami Institut Teknologi Bandung (ITB) Hamzah Latief mengatakan berdasarkan hasil penelitian timnya, wilayah obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat merupakan daerah rawan terjadi gempa dan tsunami. “Di lokasi geopark ini terdapat lempeng bumi yakni Cimandiri, jika terjadi gempa longsor maka akan terjadi tsunami lokal,” kata Hamzah

Gempa dan tsunami tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Namun Hamzah meminta semua mewaspadai karena potensi itu ada. Bahkan, jika terjadi tsunami di Geopark Ciletuh imbasnya akan dirasakan sampai ke beberapa daerah. “Untuk wilayah perairan laut Sukabumi, tinggi gelombang jika terjadi tsunami sangat tinggi. Itu karena wilayah Palabuhanratu persis berada di atas patahan Cimandiri.

Dengan situasi tersebut, Hamzah megatakan jika terjadi gempa berpotensi tsunami hampir seluruh pantai terkena dampaknya mulai dari Pantai Ujung Genteng di Kecamatan Ciracap. “Diperkirakan jika terjadi tsunami yang terkena dampaknya mencapai 890 gedung pemerintah dan sekitar 5 ribu rumah dan fasilitas lainnya,” tambahnya.

Sebagai antisipasi atas hasil penelitian itu Hamzah lantas membuat peta evakuasi di wilayah perairan laut Sukabumi dan selter. Dengan peta evakuasi itu masyarakat diharapkan dapat mengetahui jalur evakuasi jika terjadi bencana.

Selain Sukabumi, hasil penelitian ITB juga memasukkan DKI Jakarta dalam kategori rawan terjadi tsunami. Hamzah mengatakan jika terjadi tsunami di ibu kota tinggi gelombangnya hanya 1,2 meter. Yang harus diwaspadai adalah kekuatan arusnya. (EP)

Widyawati Kenang Perjalanan Setengah Abad Berakting

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Widyawati, aktris senior peraih tiga Piala Citra lewat One Way Ticket, Arini, dan Bayi Tabung, menerima penghargaan khusus Lifetime Achievement Award dari Festival Film Indonesia. Sejak 1967 hingga 2018, Widyawati telah bermain dalam 50-an film cerita panjang, termasuk Pengantin Remaja yang melambungkan nama bersama mendiang Sophan Sophiaan.

Dalam momen sentimentil di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Minggu malam kemarin, 9 Desember, Ketua FFI Lukman Sardi membacakan riwayat singkat Widyawati sebelum mempersilakan dia naik dan memberikan trofi di podium.

“Kedisplinan dan keteguhan dalam karier, komitmennya, ditambah keluwesan dalam bersikap dan berkomunikasi, tidak saja dengan sesama pemain, tetapi juga seluruh kru, membuatnya selalu dicintai,” kata Lukman seperti dilansir laman Medcom, Senin (10/12/2018).

“Terbukti, kariernya tak meredup sampai sekarang. Kiprahnya masih terus dinantikan sampai sekarang, bahkan setelah melewati lima dekade dalam berkarier,” lanjutnya, merujuk ke drama komedi terbaru Mama Mama Jagoan yang dibintangi Widyawati, Niniek L Karim, dan Ratna Riantiarno

Dalam pidato kemenangan, aktris kelahiran Jaarta 68 tahun lalu ini mengenang awal mula dirinya terjun ke perfilman. Kala itu, mendiang ibunya Aryati sering mengajak pergi ke lokasi syuting dan mengenalkan ke sineas senior seperti Jamaluddin Malik dan Wim Umboh.

“Saya tidak akan pernah berhenti mengucap syukur dan terima kasih kepada orang yang saya cintai karena beliau, saya bisa berada di sini – ibunda saya, Aryati,” ungkap Widyawati yang berjaya sejak dekade 1970-an dan 1980-an.

“Beliau yang menggiring saya ke dunia ini meskipun saya dulu tidak pernah bermimpi untuk bisa terjun ke dunia ini (…). Namun di balik itu, ibu saya menggiring saya tanpa bilang, Kamu harus main. Saya enggak tahu kenapa, satu hari ada yang meminta saya untuk main film. Filmnya masih hitam putih, ketahuan tuanya saya ya.” lontarnya yang mulai melambung saat bermain sebagai Yuli dalam Pengantin Remaja (1971) bersama Romi yang diperankan almarhum Sophan Sophiaan.

“Dari situlah sampai sekarang, bahkan 50 tahun lebih saya berada di dunia ini. Saya merasakan begitu nikmat dan merasa mendapatkan segalanya di dunia ini – mendapatkan suami juga,” lanjut Widyawati mengenang mendiang suami Sophan.

“Entah sampai kapan saya akan berada di dunia ini, semua tergantung kepada Allah karena beliau juga yang menentukan ke mana manusia. Skenario, semua Tuhan yang menentukan. Mudah-mudahan saya diberi umur panjang dan bisa eksis di dunia ini.” sambung ibu dua anak Romy Sophiaan dan Roma Sophiaan.

“Harapan saya, kita semua tetap semangat berkreasi dan memberi wawasan serta inspirasi bagi penonton film Indonesia,” tutup Widyawati yang pernah menyebaet sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik tahun 1987 dalam film Arini (Masih Ada Kereta yang Akan Lewat).

Dalam Mama Mama Jagoan, yang digarap sutradara Sidi Saleh, Widyawati berperan sebagai Dayu, satu dari dua sahabat Myrna (Niniek) yang membantu dia mencari anak lelakinya yang sudah setahun tidak pulang akibat berselisih dengan sang ayah. Mereka mencari sang anak di Bali, tetapi justru terlibat petualangan baru.

Bagi Widyawati, jarang film produksi dalam negeri yang memberikan peran utama kepada aktor atau aktris berusia di atas 50 atau 60 tahun. “Aktris utamanya tua-tua, di Indonesia, mereka jarang (memberi) peran utama kepada yang sudah 60 tahun. Kami semua di atas 60 tahun. Mereka berani,” kata Widyawati kepada wartawan usai menerima trofi.

Dia juga menyebut perfilman adalah dunia yang mengasyikkan. Dia mengaku pernah bekerja di kantor sejak 1985, tetapi berhenti pada 1990 karena bosan. “Lumayan membosankan, sementara film tidak. Kru berganti, pemain berganti, lokasi berganti – sesuatu yang menyenangkan sekali. Ada rasa yang sulit untuk diungkapkan,” tukasnya.

Bermain film sejak usia belasan tahun, hingga sekarang, Widyawati masih menunjukkan eksistensinya. Pada tahun 2008, Widyawati bersama suaminya, Sophan Sophiaan membintangi film berjudul Love, sebuah film yang mengangkat tema cinta dari berbagai karakter dengan beragam latar belakang. (EP)

2019, 3 Juta Wisnus Diprediksi Masuk Sulut

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Sejak 2016 hingga 2018, Sulawesi Utara (Sulut) menjadi surga bagi wisatawan mancanegara (wisman). Namun bukan berarti Sulut meremehkan potensi besar wisatawan Nusantara (wisnus). Data Kementerian Pariwisata menyebutkan, setiap tahun sebanyak 250-300 juta wisnus melakukan traveling ke penjuru Indonesia dengan kemampuan spending money di setiap destinasi cukup tinggi.

Didorong potensi ini, stakeholder pariwisata Sulut dimotori PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado dan Dinas Pariwisata Provinsi melakukan kerja sama dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di Denpasar. Bentuk kerja sama ini melaksanakan promosi pariwisata Sulut, baik obyek wisata, event festival hingga promosi destinasi lainnya, di kawasan areal Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

“Kami menyambut hangat promosi Sulut ke bandara kami. Ayo silakan Sulut berpromosi potensi wisatanya di dalam dan luar areal bandara,” tegas GM PT AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Yanus Suprayogi kepada tim stakeholder yang diwakili Ketua ASITA Sulut Merry Karouwan, Melisa Sualang, Ketua Asosiasi GM Hotel Sulut Gorontalo I Putu Anom dan Faisal Trenggono, Senin (10/12/2018).

Seperti dilansir Sindonews.com, Kerja sama nyata Sulut dengan Bali diutarakan Dino Gobel dalam forum itu dan kemudian disambut Suprayogi. Alasan Gobel, pada 2019 nanti, target wisnus ke Sulut yang dicanangkan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) sebanyak 3 juta orang. Kalau 2018 lalu 2,5 juta orang.

Sementara Hingga Oktober 2018, wisatawan asing yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara mencapai 109.895 orang atau naik 70% dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

Kunjungan tim pariwisata Sulut ke bandara Bali merupakan bagian dari program rutin tahunan CDD (Colaborative Destination Development) digagas PT AP I Bandara Sam Ratulangi Manado sejak 2016. “Angkasa Pura Manado sangat konsern dengan pengembangan pariwisata Sulut. Karena itu CDD kami laksanakan dan menciptakan peluang kerjasama dan manfaat nyata,” kata GM AP I Manado Minggus Gandeguai.

Sulut memiliki panjang garis pantai kurang lebih 1.837 Km, memiliki tempat yang terkenal, di antaranya Bunaken merupakan kawasan yang meliputi lima pulau dan daratan pesisir utara dan selatan yang memiliki beragam keunikan, seperti lokasi selam, hutan bakau, dugong, burung, pulau ular, pendakian gunung, dan pantai pasir putih serta kuliner.

Selain itu, lanjut Happy, Lembeh berada di lokasi selam dan pantai serta pelabuhan samudera, Mahangetang yakni gunung api bawah laut dan lokasi selam serta pantai. Sepanjang pantai utara dan selatan daratan Sulut memiliki pantai indah, baik pasir putih maupun hitam.

Hingga kini masih menyimpan banyak potensi Tempat Wisata bahari tersembunyi. Selain beragam Tempat Wisata budaya yang sudah tidak diragukan lagi keaneka ragamannya, Sulawesi Utara juga memiliki Tempat Wisata alam berupa Pulau yang keindahannya tak bisa ditemukan di tempat lain. Wisata bahari pulau antara lain:

#. Pulau Lembeh

Pulau Lembeh, destinasi Wisata yang dicari pecinta diving dan snorkling karena keindahan wisata bawah lautnya. Pulau terletak di Kota Bitung ini dipisahkan daratan utama Pulau Sulawesi oleh Selat Lembeh. Pesona Pulau Lembeh diberi nama Bastianos Diving Resort, karena keindahan pesona alam bawah laut yang mengagumkan yang tak kalah dari Raja Ampat. Diving Resort di Pulau Lembeh sejak 2006, yang miliki sepuluh cottage yang disuguhkan untuk dapat dinikmati pengunjung dengan nyaman. Informasi lengkap tentang Pulau Lembeh.

#. Pulau Mahoro
Pulau Mahoro di wilayah Kabupaten Sitaro dan masih berada ruang lingkup Nusa Utara. Pulau ini terkenal keindahan dan keunikan alamnya yang memukau. Gugusan Pulau Mahoro dan pulau-pulau kecil diantaranya sering disebut Cluster Buhias. Gugusan pulau-pulau kecil ada sebagian pulau yang tidak berpenghuni, termasuk Pulau Mahoro dan berada di paling ujung gugusan Cluster buhias. Pulau Mahoro merupakan titik paling timur dari cluster Buhias, sehingga menjadikan pulau ini semacam benteng bagi pulau-pulau lainnya. Salah satu sisinya langsung berhadapan dengan lautan bebas yang membuat dinding-dinding batunya terhantam ombak.

#. Pulau Lihaga
Pulau ini terletak di daerah di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Lihaga, sebuah pulau hanya memiliki luas 8 ha. Untuk mempermudah imajinasi tentang posisi pulau ini, bayangkan saja peta Sulawesi Utara yang berbentuk mirip huruf K. Nah, posisi Pulau Lihaga persis di ujung atas huruf k itu. Pulau Lihaga punya keistimewaan tersendiri dibanding dengan pulau-pulau lainnya di Sulawesi Utara. Pasir putihnya sehalus tepung membuat pulau ini sangat menggoda untuk didatangi. Pulau Lihaga juga tanpa penduduk.

#. Pulau Gangga
Pulau Gangga ibaratnya surga tersembunyi belum banyak orang tahu akan keberadaannya. Kealamian Pulau ini sangat terjaga. Hampir 80 persen alam yang ada di daerah ini belum terjamah sedikitpun. Sebagian besar nelayan yang turut menjaga pulau tersebut. Keindahan Pulau Gangga menjanjikan pengalaman diving yang tidak akan terlupakan. Kekayaan biota laut yang bervariasi dari terumbu karang warna-warni sampai berbagai jenis ikan khas Samudera Indonesia dan Pasifik juga menjadi favorit untuk fotografi bawah laut.

#. Pulau Nain
Taman Laut Bunaken jadi destinasi paling populer. Bukan hanya punya Pulau Bunaken saja. Ada empat pulau lainnya yang punya keindahan sendiri, Salah satunya Pulau Nain yang terletak di Kecamatan Wori, Minahasa, Sulawesi Utara. Pulau Nain kini menjadi salah satu destinasi Tempat Wisata yang sering dikunjungi karena keunikan pasir timbulnya. Keindahan pasir putih yang berkilau saat air laut surut, juga disebut pasir timbul. Jika kondisinya surut, pasirnya bisa tampak menyembul ke permukaan yang seolah membentuk pulau tersendiri. Sebuah hamparan pasir putih, dikelilingi karang dan berada di tengah laut, melengkapi keindahan pasir timbul. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Bandara Istanbul Klaim Jadi Bandara Terbesar di Dunia

this formate

ISTANBUL, bisniswisata.co.id: Perjalanan udara semakin populer di seluruh dunia. Saat ini, sistem penerbangan global sedang mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas. “Kami memperkirakan lalu lintas udara akan berlipat ganda dalam 17 tahun ke depan,” kata Direktur Jenderal Airports Council International Angela Gittens seperti dikutip The New York Times, Senin (10/12/2018).

Bandara baru yang lebih luas diperlukan untuk memenuhi permintaan tersebut. Istanbul, Turki, misalnya, telah membuka bandara baru secara bertahap yang akan mampu menampung ratusan juta pelancong setiap tahun. Bandara itu akan menjadi yang terbesar di dunia.

Beijing sedang bersiap memiliki bandara baru sendiri dan mulai beroperasi tahun depan. Bandara itu disebut sebagai salah satu bandara yang akan menyaingi bandara Istanbul. Bandara ini dirancang oleh arsitek Zaha Hadid sebelum dia meninggal pada 2016.

Kunci agar kedua bandara dapat melayani penumpang lebih baik adalah dengan memanfaatkan teknologi. “Kita harus melakukan banyak hal dengan lebih efisien. Kita harus memiliki teknologi yang bekerja lebih efisien untuk kita. Kami harus mencari tahu bagaimana memproses penumpang, pesawat dan kargo secara lebih efisien di udara dan juga di darat,” kata Gittens.

Para arsitek bandara setuju dan mengatakan efisiensi harus dimulai dengan bangunan itu sendiri. “Kami mulai di skala yang sebelumnya tak terbayangkan untuk ukuran bangunan bandara ini,” kata Andrew Thomas, mitra di perusahaan arsitektur Grimshaw yang mendesain bandara Istanbul bersama dengan Kantor Arsitektur Nordic dan Arsitek Haptic.

Para perancang bandara Beijing setuju. “Anda mempertahankannya dalam skala manusia,” kata Direktur Penerbangan Cristiano Ceccato di Zaha Hadid Architects.

Gittens mengatakan inovasi teknologi akan membantu penumpang menavigasi gedung lebih cepat dan efisien. “Saya pikir salah satu hal yang dapat kami harapkan adalah biometrik akan digunakan di seluruh prosesnya. Jika orang-orang harus berhenti dan antre, maka harus membutuhkan ruang. Namun jika orang dapat bergerak, mereka tidak membutuhkan banyak ruang,” ucap Gittens.

Thomas setuju biometrik dan teknologi pengenalan wajah kemungkinan akan berperan besar seiring perkembangan teknologi tersebut. Tetapi dia mengatakan sistem lain sudah ada yang membuat bandara lebih efisien daripada sebelumnya.

Contohnya otomatisasi yang menurutnya membuat lebih cepat dan lebih sedikit tekanan bagi sebagian besar wisatawan untuk check in. “Prosesnya. karena otomatis, menjadi jauh lebih sederhana,” kata Thomas.

Namun Istanbul masih akan memiliki staf check-in. Gittens mengatakan jenis teknologi juga membuat bandara lebih fleksibel karena banyak maskapai penerbangan dapat berbagi infrastruktur fisik dengan lebih mudah.

Biasanya bandara memiliki dua tingkat. Satu untuk keberangkatan dan satu untuk kedatangan. Tetapi Daxing International akan memiliki lantai ketiga dengan format baru.

“Tingkat pemrosesan mandiri murni untuk wisatawan domestik. Tidak ada agen tiket atau apa pun. Mereka menyadari kebanyakan orang tidak membutuhkan layanan check-in penuh. Mereka hanya perlu melanjutkannya seperti mereka naik kereta api. Itu adalah fasilitasi besar untuk membuat perjalanan itu semulus mungkin,” kata Ceccato.

Istanbul dan Beijing adalah dua dari proyek-proyek yang lebih terkenal dalam tahap pengerjaan saat ini. Bandara di seluruh dunia sedang mengalami perbaikan untuk memenuhi permintaan juga.

Los Angeles International dan La Guardia di New York pada dasarnya sedang dibangun kembali (satu fase dari proyek La Guardia dibuka pada November). John F Kennedy juga akan dirombak dalam waktu dekat.

Heathrow London akan mulai membangun landasan pacu ketiga, dan Amsterdam sedang mempelajari proyek serupa. Di tahun-tahun mendatang, Berlin harus memiliki bandara baru yang telah berada di bawah konstruksi stop-and-go selama lebih dari satu dekade. Sydney berencana membangun bandara baru juga. (EP)

Desainer Nasional Meriahkan Dhoho Street Fashion

this formate

KEDIRI, bisniswisata.co.id: Perancang busana nasional Lenny Agustin dan Didiet Maulana ambil bagian dalam gelaran Dhoho Street Fashion 2018. Bersama desainer lainnya, Lenny dan Didiet akan memamerkan koleksi busana mereka di Taman Sekartaji, Kota Kediri Jawa Timur.

Keikutsertaan Lenny Agustin dan Didiet Maulana ini akan meramaikan Dhoho Street Fashion 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri. Event tahunan gelaran fashion jalanan tahun ini mengusung tema Warisan Agung Panji Sekartaji.

“Lenny Agustin dan Didiet Maulana akan menafsirkan kisah Panji yang menjadi kekayaan budaya Kediri melalui desain busana,” kata Ketua Dewan Kerajian Nasional Daerah atau Dekranasda Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar seperti dilansir Tempo, Senin (10/12/2018).

Dhoho Street Fashion 2018 diselenggarakan di Taman Sekartaji pada Kamis, 13 Desember 2018. Taman seluas 7.000 meter persegi yang terletak di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, ini adalah tempat favorit masyarakat sekitar untuk bersantai.

Ferry Silvana menjelaskan pemilihan tema Panji Sekartaji dalam gelaran tahun ini. Menurut dia, sebagai legenda, kisah Panji Sekartaji sudah mengakar di masyarakat Kota Kediri melalui seni tradisional Jaranan. Cerita Panji juga berkembang dan telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan dunia.

Pada 31 Oktober 2017, Cerita Panji ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau UNESCO sebagai “Ingatan Dunia” atau Memory of the World (MoW).

Untuk mengangkat kisah klasik tersebut, Didiet Maulana akan menampilkan busana berbahan tenun ikat yang merupakan produk unggulan Kota Kediri. Sementara Lenny Agustin akan memamerkan busana berbahan batik karya perajin Kota Kediri.

Masing-masing desainer akan menampilkan 24 karya. Bersama mereka turut ambil bagian talenta desainer lokal Kota Kediri seperti Desty Rachmaning, Ahmad Qosim, Numansa, dan SMK Negeri 3 Kediri.

Keikutsertaan Lenny Agustin dan Didiet Maulana di event ini diharapkan mengangkat kepercayaan diri desainer lokal. Selain berkolaborasi dan berbagi pengalaman, event ini bisa dimanfaatkan talenta lokal untuk menimba ilmu.

Dhoho Street Fashion adalah pameran produk busana tahunan terbesar yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri sejak 2014. Acara berskala nasional ini selalu diikuti desainer tanah air dengan tema berganti-ganti.

Selain menjadi ajang kreativitas desainer, event ini juga untuk mendongkrak produk kerajinan lokal sebagai bagian konten marketing. “Kami percaya pemasaran modern saat ini adalah membangun cerita di balik sebuah produk,” kata Ferry Silviana.

Sesi pemotretan desain busana Dhoho Street Fashion 2018 di Goa Selomangleng dan Sentra Tenun Ikat Kota Kediri. Foto: Kediri Creative City Forum

Industri kerajinan di Kota Kediri, khususnya tenun ikat saat ini telah dikenal hingga ke manca negara. Tenun Ikat khas Kediri bahkan sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Industri tenun di kota ini dipelopori para pendatang Tionghoa.

Sempat mengalami masa keemasan, industri ini rontok pada 1985 ketika alat tenun mesin masuk ke Indonesia. Para perajin tradisional tak bisa bersaing dengan alat tenun modern yang menawarkan harga kain yang sangat murah.

Seiring perkembangan zaman, perajin tenun ikat Kota Kediri mulai bangkit dengan memproduksi tenun ikat berbagai motif di tahun 1990-an. Inilah titik balik bangkitnya tenun ikat Kediri yang memiliki kekayaan motif ceplok, kawung, tirto tirjo, kuncup, es lilin, bunga, gelombang air, dan motif abstrak yang dikenal hingga luar negeri.

Saat ini di Kelurahan Bandar Kidul yang menjadi sentra produksi tenun ikat, terdapat 11 pengusaha tenun yang menyerap 500 pekerja. “Pemerintah Kediri telah memberikan standar tinggi dengan mengundang fashion desainer kenamaan. Semoga kolaborasi ini bisa mengangkat industri fashion Kediri,” kata Abdul Hakim Bafagih, Direktur Kediri Creative City Forum. (EP)

Garuda Wisnu Kencana, Taman Budaya Jadi Arena Konser Musik

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Daya pikat Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) sukses membuat banyak wisatawan nusantara maupun mancanegara terkagum-kagum dengan kemegahannya. Tak heran bila GWK menjadi salah satu destinasi wisata wajib ketika berkunjung ke Pulau Dewata.

Daya tariknya makinmenjadi setelah patung Garuda Wisnu Kencana berdiri tegak setelah memakan waktu 28 tahun. Sang penggagas, I Nyoman Nuarta mengklaim mahakaryanya tahan gempa hingga Magnitudo 8.

Patung GWK merupakan simbol Dewa yang menunggangi Garuda yang agung sebagai pendamping yang dipercaya. Patung yang memiliki tinggi 121 meter dari permukaan tanah ini terletak di Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Berdiri di atas tanah seluas 60 hektare, kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana juga kerap dijadikan tempat penyelenggaraan festival musik. Sebut saja event musik yang baru saja selesai dilaksanakan, Djakarta Warehouse Project X 2018 (DWPX 2018).

Diselenggarakan pada 7-9 Desember 2018, DWPX sekaligus jadi perayaan ulang tahun ke-10 Djakarta Warehouse Project. Selama tiga hari, penonton dimanjakan oleh deretan line-up apik yang meliputi The Weeknd, Afrojack, Lost Frequencies, KSHMR, DJ Snake, Showtek, Kungs, Armin van Buuren, Diplo, Alesso, dan masih banyak lagi.

Menariknya, gelaran DWPX 2018 di Taman Budaya GWK tak hanya dipadati penonton dari Indonesia, tetapi mancanegara. Sebut penonton asal Malaysia, Alex yang datang mengenakan indian headdress. “Saya lakukan ini (pakai indian headdress) di DWP sejak lima tahun lalu. Apa yang membuat saya ke sini adalah karena acaranya. Jadi saya datang ke Bali,” jelas Alex dilansir Liputan6.com, Senin (10/12/2018).

Selain DWPX 2018 yang pertama kali digelar di Pulau Dewata, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana juga menjadi venue penyelenggaraan festival musik Soundrenaline 2018 yang berlangsung pada 8-9 September 2018.

Soundrenaline 2018 dimeriahkan oleh band dan penyanyi dari dalam dan luar negeri. Mereka adalah Limp Bizkit, Sheila on 7, Padi Reborn, Naif, Burgerkill, Zee Avi, Barasuara, Dipha Barus, The Upstairs, Danilla, Diskopantera, dan lainnya.

Luasnya kawasan GWK bahkan dimanfaatkan sebagai A Camp, kegiatan kemah yang dibuat dalam lokasi Soundrenaline 2018. Walau dibuka untuk umum, kemah di A Camp ini lebih ditujukan kepada para pelaku di industri kreatif Indonesia.

Beberapa kegiatan hadir dalam A Camp seperti workshop, diskusi, berbagi pengalaman, hingga memperluas jaringan. Di sana, para kreator, musisi, juga seniman dapat berkenalan dan bertukar pikiran.

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana juga menjadi venue gelaran SAGA Music Festival yang diselenggarakan pada 28-29 Desember 2017 lalu. Festival musik ini mengusung tema The Beginning dalam perhelatan pertamanya.

Sementara, SAGA Music Festival menyuguhkan penampilan spektakuler dari DJ Snake, Chris Lake, Dropgun, Marc Benjamin, FKJ, TWRK, Jesse Wilde, Rave Republic, Dj Yasmin, Tenjo, hingga Dipha Barus. (EP)

Cendol Diklaim Minuman Khas Singapura

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: CNN internasional merilis daftar 50 makanan penutup atau minuman terbaik dunia 2018. Dalam daftar ada minuman cendol, tetapi tidak mewakili Indonesia melainkan Singapura. Klaim cendol dari Singapura menjadi perdebatan di kalangan netizen Indonesia bahkan Malaysia. Saling klaim, cendol dari negaranya masing-masing. Jadi dari mana sebenarnya cendol berasal?

“Cendol diduga kuat dari Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan maraknya cendol di wilayah pedesaan tempo dulu sampai detik ini,” kata Dosen Prodi Sejarah Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Heri Priyatmoko.

Heri menyebutkan ditinjau dari bahan pembuatannya, cendol memang produk pedesaan agraris. Sebab cendol terbuat dari tepung beras. Namun begitu, cendol juga dikenal dengan nama dawet ini memiliki kemungkinan menyebar di daerah Asia Tenggara karena ekologi persawahan yang mirip dengan di Indonesia.

“Budidaya padu dalam ekologi sawah Indonesia sangat mendukung lahirnya cendol. Wajar jika ia tumbuh subur di lingkungan pedesaan. Dilihat sebagai produk sejarah kebudayaan, cendol menjadi pencapaian penting manusia Indonesia di dapur karena bahan beras yang mudah disediakan tak perlu impor, bisa mandiri menyediakan sendiri,” kata Heri seperti dilansir Kompas.com, Senin (10/12/2018).

CNN sebenarnya sadar bahwa cendol yang merupakan makanan manis masyarakat Asia Tenggara, bukan cuma di Singapura. Di sore hari yang panas di Singapura, penduduk setempat mendinginkan diri dengan makanan manis, dingin, dan lembut ini. Menjadi favorit di restoran tepi pantai atau gerobak di trotoar.

Es santan, diberi sirop gula aren, yang memberi sensasi rasa berasap, rasa karamel. Cairan hijau yang kaya ini terbuat dari jeli tepung beras hijau. Warna hijau terang itu dari jus pandan yang diesktrak dari daun pinus sekrup tropis.

“Versi pencuci mulut yang dingin ini dapat ditemui di berbagai tempat di Asia Tenggara, tetapi dengan tambahan satu sendok kacang merah yang dimaniskan, Singapura memberi camilan klasik ini terus menggoda,” tulis CNN.

Jika ditinjau, fokus terakhir berada kepada satu sendok kacang merah manis, yang memang menjadi ciri khas dari cendol yang dijual di Singapura. Di kalimat pembuka, penulis yang merilis artikel tersebut juga menyebutkan jika mengklaim asal makanan terbilang rumit.

“Dengan makanan, sama halnya seperti bahasa dan budaya menentukan apa yang ‘asing’ ternyata menjadi rumit. Tiramisu bergantung pada cokelat, kopi, dan gula yang tiba ke Italia melalui perdagangan global. Sementara makanan manis paling ikonik di Hongkong memiliki akar dari zaman penjelajahan Portugis,” tulis CNN. (EP)