PHRI: Okupansi Hotel di Malang masih 60 Persen

this formate

MALANG, bisniswisata.co.id: Ketua Persatuan Hotel dan Resor (PHRI) Malang, Dwi Cahyono mengatakan, okupansi penginapan di daerahnya sudah mencapai 60 persen. Perkiraan hunian menjelang liburan panjang ini terekam sementara sampai Senin (17/12).

“Sudah lumayan mendekati liburan, 60 persen lebih. Dan akan meningkat saat liburan natal dan tahun baru. Mudah-mudahan meningkat,” ujar Dwi saat dihubungi wartawan di Kota Malang, Senin (17/12).

Pada waktu yang sama di tahun lalu, Dwi mengaku, okupansi perhotelan justru sudah mulai penuh. Namun untuk tahun ini sepertinya tidak membludak seperti sebelumnya. Menurut dia, hal ini karena jadwal liburan baru terlaksana mulai Senin (17/12). “Ini karena baru masuk liburan, jadi baru 60 persen,” katanya.

Dari sejumlah daerah yang ada, Kota Malang termasuk salah satu destinasi favorit lokal maupun mancanegara. Para wisatawan juga diprediksi sudah mulai mereservasi di sejumlah penginapan yang tersedia. Salah satunya dialami Hotel Santika Kota Malang yang berada di Jalan Letjen Sutoyo Nomor 79.

Humas Hotel Santika Kota Malang, Essa Adeline, mengatakan, jumlah hunian tempat penginapannya sudah mencapai 74 persen dari 111 kamar yang tersedia. Jumlah pengunjung ini tersebar dari 20 sampai 31 Desember 2018. Pada 24 Desember 2018, hunian bahkan telah mencapai lebih dari separuh kamar. “Sedangkan di 31 Desember, sekitar 60 persen,” kata Essa seperti dikutip Republika.co.id.

Dibandingkan tahun lalu, perbandingan harga kamar memang mengalami kenaikan sekitar Rp 100 ribu. Untuk pemesanan khusus di libur akhir tahun, pihaknya membanderol harga kamar mulai dari Rp 2 juta. Sementara pada liburan natal, masih sekitar Rp 1,2 juta per kamarnya.

Menurut Essa, pengunjung hotel kebanyakan dari Jakarta, Surabaya dan sekitarnya. Dalam hal ini sangat jarang menemukan turis asing yang mengambil di kuburan akhir tahun. “Kalau turis bukan di musim ini, biasanya mereka banyaknya di Juni. Season liburnya di waktu tersebut,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), sebanyak 9.535 wisatawan mancanegara (wisman) dan 3.987.074 lokal telah mendatangi Kota Malang. Di 2017, terekam 11.000-an turis asing dan 4.334.947 pengunjung domestik. Kemudian pada 2018, wisman mengalami kenaikan 10 persen atau 12.000-an sedangkan pengunjung lokal berkisar 4.885.032 orang.

Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni memperkirakan, puncak kunjungan wisatawan terjadi di Desember jelang liburan natal dan pergantian akhir tahun. “Tahun 2018 diestimasi meningkat (karena) ditopang oleh difungsikannya jalan tol Mapan secara fungsional. Kendala yang teranalisa hanya pada faktor cuaca,” tambah dia. (EP)

Desainer Bramanta Ungkap Perasaan Cinta Melalui Busana

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ungkapan cinta merupakan wujud apresiasi atas rasa kagum dan kesetiaan kepada seseorang, dari orang tua, teman, kekasih, hingga rekan kerja. Mengungkapkan rasa itu dapat dilakukan dalam berbagai cara. Kali ini perancang busana Bramanta Wijaya mengungkapkan rasa cinta melalui rangkaian busana yang indah.

Bramanta menuangkan tiga esensi hidup dalam koleksinya lewat trilogi, yakni iman, pengharapan, dan kasih. Tresno menjadi bagian akhir yang berarti cinta dalam bahasa Jawa. Tresno diharapkan dapat menjadi tali yang mengaitkan dua esensi lainnya.

Lebih istimewa, pada pagelaran busana Tresno itu, ditampilkan sebuah tarian yang diiringi lagu Impen Impenen yang lirik lagunya berkata bahwa terlalu jatuh cinta sampai kebawa mimpi, menggambarkan cinta yang begitu besar. Irama khas Jawa Banyuwangi dan sesekali terdengar alunan musik oriental memperkuat kesan akulturasi yang ingin ditekankan.

Dia mengatakan koleksi Tresno merupakan ungkapan cintanya terhadap budaya yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Rasa cinta tersebut direfleksikannya melalui simbol yang diterjemahkan lewat motif dan potongan busana. Lewat busana ini, Bramanta mengkombinasikan mulai dari budaya Tionghoa, Indonesia, hingga Eropa.

“Budaya percampuran ini justru menghasilkan budaya budaya baru. Saya biasanya buat dress putih. Kali ini, saya mainkan motif-motif bunga Eropa dengan motif etnik,” kata Bramanta Wijaya seperti dilansir laman Bisnis.com, Senin (17/12/2018).

Koleksi musim semi 2019 dikemas dalam busana klasik dalam balutan gaya kontemporer. Terinspirasi oleh Manchu dari Dinasti Qing yang merayakan kebebasan perempuan dalam strata sosial, Bramanta menerjemahkan koleksi Tresno ke dalam siluet anggun jubah perempuan bangsawan dari Dinasti Qing. Potongan kain yang melebar dan membebaskan gerak dituangkan menjadi gaun midi berpotongan trapeze.

Jubah Manchu dengan empat belahan diberi twists untuk menjadi gaun panjang yang dihiasi detail kancing yang dipadukan dengan celana panjang. Dominasi kerah Shanghai dapat terlihat hampir di setiap gaun.

Bustier hadir sebagai sentuhan klasik nan elegan yang dipadukan bawahan kain sarung khas kebaya Encim. Sesekali, rok dengan potongan flare akan terlihat silih berganti dengan gaun berpotongan cheongsam, satu manifestasi dari era ekspresi kebebasan perempuan Tiongkok pada 1930-an.

Sebanyak 24 koleksi, terdapat teknik bordir menyuarakan ekspresi peranakan dengan paduan kebudayaan Eropa. Teknik itu dituangkan pada kain linen yang dihiasi motif bunga krisan dan bunga-bunga Eropa lain. Sebuah motif khas yang dikembangkan oleh kaum peranakan Tionghoa dan Eropa yang merindukan warna-warna cerah dan buket bunga, sebuah hadiah yang melambangkan kasih.

Tak hanya itu, motif awan yang mengingatkan pada motif mega mendung dan garis geometris menjadi representasi hasil perpaduan budaya di pesisir utara Jawa. “Ada juga motif-motif yang dilakukan dengan teknik cap, namun tetap saja busana ini bukan batik walau sebenarnya tekniknya hampir sama dengan batik,” tambah Bramanta. (EP)

Singapore Airlines A350-900 Terbaru Terbangi Langit Jakarta

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Jakarta menjadi destinasi selanjutnya dilayani pesawat Airbus A350-900 medium-haul milik Singapore Airlines, yang dimulai pada 18 Desember 2018. A350-900 terbaru beroperasi setiap hari dengan nomor penerbangan SQ964 dan SQ965, diluar dari sembilan penerbangan harian antara Singapura dan Jakarta yang dioperasikan Singapore Airlines.

SQ964 berangkat dari Bandara Changi Singapura pukul 17.20 (waktu Singapura) dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, pukul 18.05 (waktu Indonesia) setiap hari. Dan, penerbangan kembali SQ965 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.00 (waktu Indonesia) dan tiba di Bandara Changi Singapura pada pukul 21.55 (waktu Singapura) setiap hari.

Pesawat A350-900 medium haul terbaru dilengkapi 303 kursi, terbagi dua kelas, yaitu 40 kursi Business Class dan 263 kursi Economy Class. Dilengkapi produk regional kabin terbaru untuk Business Class dan Economy Class , kabin Business Class gunakan konfigurasi kursi 1-2-1, guna memberikan akses lorong langsung kepada setiap pelanggan, sementara kabin Ekonomy Class diatur dalam konfigurasi kursi 3-3-3.

“Pesawat ini dilengkapi sistem hiburan penerbangan terbaru: Thales AVANT. Dirancang dengan tampilan interaktif sehingga navigasi lebih intuitif. Para pelanggan kami dapat nikmati myKrisWorld, sistem hiburan penerbangan Singapore Airlines yang dapat dipersonalisasi dengan pengaturan lebih baik,” papar Moudy Alfiana Associate, Media Relations SIA dalam siaran pers, Senin (18/12/2018)

Guna melengkapi pengalaman ini, lanjut Moudy, para pelanggan dapat memilih daftar pilihan lagu mereka dari aplikasi mobile SingaporeAir sebelum melakukan penerbangan, serta mengirim pilihan-pilihan lagu tersebut ke myKrisWorld dengan cara menyambungkan alat elektronik mereka dengan sistem di dalam pesawat melalui Near-Field Communication (NFC).

Para pelanggan menerima rekomendasi konten berdasarkan preferensi dan daftar riwayat pencarian mereka, sementara anggota KrisFlyer terus menandai dan melanjutkan konten, serta menyesuaikan dan menyimpan preferensi dan daftar putar untuk penerbangan selanjutnya. Anggota KrisFlyer dan pelanggan Bussiness Class juga dapat memiliki akses terhadap tambahan pilihan konten hiburan dalam penerbangan lainnya.

Selain itu, pelanggan mendapat akses Wi-Fi dengan kecepatan tinggi dalam pesawat A350-900. Pesawat ini akan dilengkapi dengan sistem konektivitas broadband milik GX Aviation, yang ditawarkan melalui SITAONAIR, sambungnya.

Kursi Business Class terbaru pada penerbangan jarak menengah diproduksi Stelia Aerospace dan diatur konfigurasi kursi 1-2-1 menghadap ke depan untuk memberikan akses lorong langsung kepada para pelanggan. Setiap kursi dapat direbahkan langsung hingga 76’’ menjadi tempat tidur yang sepenuhnya datar, pelanggan Business Class dapat beristirahat lebih nyaman, meski pada penerbangan jarak pendek.

Setiap kursi memiliki ukuran lebar hingga 26’’ dengan sandaran lengan yang dapat diangkat dan diturunkan. Baik bepergian sendiri ataupun bersama pasangan, pembatas yang dapat disesuaikan pada kursi bagian tengah memberikan tingkat privasi yang dapat memenuhi preferensi seseorang, tambahnya.

Dilanjutkan, para pelanggan juga dapat melihat lebih lanjut fitur-fitur lainnya untuk meningkatkan pengalaman perjalanan mereka, seperti ruang penyimpanan untuk barang-barang pribadi, panel bisnis dengan pasokan listrik pada listrik (in-seat power supply) dan port USB yang tersedia pada setiap kursi, serta unit lampu baca dengan intensitas pencahayaan yang dapat disesuaikan dan monitor layar sentuh pribadi berukuran 17 inci dengan kualitas gambar beresolusi tinggi.

Dirancang RECARO, kursi Economy Class terbaru juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Diatur konfigurasi kursi 3-3-3, masing-masing dari 263 kursi Economy Class yang tersedia memiliki kontur sandaran punggung dirancang secara ergonomis guna memberikan kenyamanan lebih baik, dengan enam arah sandaran kepala dapat disesuaikan dan dapat dilipat memberikan sanggahan leher.

Para pelanggan Economy Class juga dapat menikmati pengalaman hiburan melalui monitor layar sentuh personal mereka yang berukuran 11,6 inci dengan resolusi gambar tinggi ketika mereka memilih lebih dari 1.000 pilihan film, acara televisi, program audio, dan permainan yang tersedia pada myKrisWorld.

Fitur lain yang dapat dinikmati lebih lanjut oleh para pelanggan Economy Class yaitu memasukkan barang-barang pribadi ke ruang penyimpanan, gantungan mantel, serta port USB dan pasokan listrik pada kursi (in-seat power supply), ungkap Moudy

Pesawat A350-900 dilengkapi dengan langit-langit pesawat yang lebih tinggi, jendela yang lebih besar, badan pesawat yang lebih lebar untuk memberikan ruang dan kenyamanan yang lebih baik, serta pengaturan penerangan yang dirancang secara khusus untuk mengurangi jetlag.

“Singapore Airlines telah memesan 67 pesawat Airbus A350-900, 26 diantaranya telah masuk dalam jaringan armada dan sudah dilengkapi dengan produk kabin jarak jauh Business, Premium Economy, dan Economy Class,” ujar Moudy

Pada bulan Oktober tahun ini Singapore Airlines telah menerima pesawat A350-900 Ultra Long Range pertama di dunia, yang digunakan untuk mengoperasikan kembali penerbangan non-stop antara Singapura dan New York (Bandara Internasional Newark Liberty). Pesawat ULR ini dilengkapi dengan 67 kursi Business Class dan 94 kursi Premium Economy Class.

Penempatan pesawat Airbus A350-900 jarak menengah menuju Jakarta menegaskan komitmen Singapore Airlines dalam mendukung industri pariwisata di Indonesia serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan, sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Ternyata, Bloger Mode Muslim Pertama dari Australia

this formate

SYDNEY, bisniswisata.co.id: Pemain terbesar dalam pengembangan busana Muslim adalah blogger mode Muslim muda. Para wanita muda Muslim ini berbagi ide, gaya, dan tren, satu sama lain. Mereka mendadak menjadi selebriti yang menarik perhatian publik.

Dilansir sbs.co.au, Senin (17/12/2018) Karena minat tumbuh di Youtube, banyak dari wanita ini membuat blog untuk lebih meningkatkan hubungan dengan penggemar mereka dan menghasilkan konten yang lebih besar di luar Youtube.

Beberapa postingan full body menampilkan pakaian desainer yang dapat dikenakan dengan jilbab. Yang lain menekankan perlunya mengakses dengan perhiasan, tas, dan sepatu, termasuk sepatu hak tinggi, sandal, dan sebagainya.

Blogger yang berbasis di Sydney Delina Darusman-Gala menciptakan blog mode Muslim pertama di Australia. Dia mengunggah gambar dirinya yang mengenakan gaya hijab sehari-hari. Blog semacam itu telah mendorong perempuan Muslim lainnya untuk bebas mengekspresikan diri tanpa kendala politik.

Meskipun para wanita muda ini membentuk representasi identitas Islam, ada ironi yang muncul. Memposting citra untuk satu-satunya tujuan mode dapat menunjukkan bahwa para wanita ini mengeksploitasi tubuh mereka untuk daya tarik materialistis.

Banyak kiriman blog fokus terutama pada styling jilbab agar sesuai dengan jeans ketat, gaun, rok, serta alas kaki bertumit tinggi. Ini menunjukkan bahwa para bloggerini meninjau kembali ajaran-ajaran jilbab Islami. Dalam gambar-gambar demikian cadar berfungsi untuk menarik perhatian dan tidak harus bersembunyi.

Gambar-gambar yang diunggah di blogblog ini menggambarkan feminitas Muslim.Jilbab tidak lagi sekadar daya tarik perempuan seperti khas kesopanan Islam. Kini, sudah menjadi aksesori untuk wajah atau lekukan bentuk perempuan yang dibuat dengan hati-hati. Banyak blogger Muslim ini telah menerima komentar negatif tentang cara mereka menampilkan diri ke dunia daring.

Jelaslah, pendapat-pendapat yang bertentangan seperti itu tidak menghalangi para wanita muda ini untuk mengekspos diri mereka sendiri.
Pekerjaan yang dilakukan wanita muda ini dapat dianggap sebagai gerakan untuk menemukan cara yang lebih baik untuk menerima wanita yang memilih untuk mengenakan jilbab. Hal ini terutama berlaku untuk wanita yang telah tumbuh dan tinggal di masyarakat Barat seperti Australia, Inggris, dan AS. (EP)

Indonesia Tamu Kehormatan Festival Budaya Saudi Janadriyah

this formate

RIYADH, bisniswisata.co.id: Indonesia dipilih Pelayan Dua Masjid Suci, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz, sebagai tamu kehormatan pada Festival Janadriyah yang ke 33, yang merupakan Festival heritage sekaligus warisan terbesar di Timur Tengah. Sebagai tamu kehormatan, Indonesia menampilkan yang terbaik pada Festival Janadriyah yang berlangsung selama 21 hari.

Festival ini juga menjadi ajang kedua negara untuk berbagi hubungan yang sangat dekat dan erat. “Indonesia akan menampilkan berbagai pertunjukan budaya tradisional dan film Indonesia di panggung kesenian festival,” jelas Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Alwi Shihab dalam keterangan tertulis, Senin (17/12/2018).

Sementara di Paviliun Indonesia, lanjut dia, pengunjung dapat menikmati kekayaan budaya Indonesia dari berbagai provinsi serta dokumentasi hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel berterima kasih kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas undangan spesial ini. Diplomat Indonesia itu mengatakan “Saunesia” adalah istilah baru di dunia diplomatik yang berasal dari kata Arab Saudi dan Indonesia.

“Hari ini adalah waktu Saunesia, yang berarti kita berada di periode emas dari hubungan bilateral kita, sebagaimana tercermin dalam pertukaran kunjungan di tingkat tertinggi,” kata Abegebriel.

Dijelaskan Presiden Joko Widodo mengunjungi Arab Saudi pada tahun 2015 dan 2017, dan Raja Salman mengunjungi Indonesia pada Maret 2017. Menurut Abegebriel, dengan aksi saling berkunjung itu, kedua pemimpin telah berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral menjadi kerjasama yang lebih komprehensif dan strategis.

“Kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama budaya pada Maret 2017, dan partisipasi Indonesia di Janadriyah adalah tindak lanjut dari MoU. Kami sangat senang memiliki kesempatan ini untuk menampilkan beragam budaya dan warisan kami di paviliun khusus kami selama acara,” katanya, yang dikutip dari Arab News.

Dilanjutkan, ndonesia juga akan mempromosikan tujuan wisata kelas dunia serta produk-produk berkualitas tinggi kepada masyarakat di Arab Saudi. “Dengan meningkatkan hubungan budaya, kami mempromosikan lebih banyak kontak antar-orang sehingga kedua belah pihak akan memiliki pemahaman bersama yang lebih baik,” katanya.

“Saya berharap untuk menyambut anggota keluarga kerajaan, pejabat pemerintah, komunitas bisnis dan orang-orang Saudi, serta korps diplomatik dan orang-orang dari negara lain di paviliun Indonesia selama festival Janadriyah,” sambungnya.

Pemerintah Arab Saudi menyampaikan pujian atas kerja keras Pemerintah Indonesia, khususnya Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh dan berbagai lembaga terkait di Indonesia, yang telah mempersiapkan pertunjukan dengan baik.

“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Indonesia sebagai tamu kehormatan yang telah bekerja sama dengan baik dalam menyukseskan acara ini,” ujar Menteri Garda Nasional Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Khalid Bin Abdulaziz Bin Ayyaf Al Muqrin.

Dilanjutkan, “The 33 Cultural and Heritage Festival” ini merupakan festival tahunan berskala nasional yang diselenggarakan di Desa Janadriyah, Riyadh.

Festival Janadriyah mempertemukan kekayaan dan warisan budaya Kerajaan Arab Saudi di masa lalu, serta capaian dan kemajuan saat ini. Festival tersebut menampilkan paviliun budaya dari seluruh provinsi di Arab Saudi serta capaian kemajuan berbagai lembaga pemerintah.

Raja Salman akan menjadi pembimbing dan pelindung upacara pembukaan festival Janadriyah ke-33 pada 31 Desember 2018. Nama festival 18 hari itu diambil dari nama desa di pinggiran utara Riyadh di mana festival diadakan setiap tahun untuk merayakan simbol-simbol identitas Saudi. Penyelenggara festival adalah Departemen Garda Nasional.

Sebelum Indonesia jadi tamu kehormatan di festival ke-33, beberapa negara juga menjadi tamu kehormatan pada festival sebelumnya. Contoh, India pada festival Janadriyah ke-32, Mesir pada festival Janadriyah ke-31, Jerman pada festival Janadriyah ke-30 dan Uni Emirat Arab di festival Janadriyah ke-29. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Bika Bogor Talubi, Produk Oleh-oleh Baru Dari Talas Dan Ubi

this formate

Bika Bogor Talubi ukuran kecil berbahan baku talas dan ubi, produk baru oleh-oleh dari Kota Bogor

BOGOR, bisniswisata.co.id: Berwisata ke kota Bogor bukan hanya mengunjungi istana kepresidenan, tapi Bogor juga terkenal sebagai salah satu kota tujuan wisata kekinian yang menawarkan cuaca sejuk dan wisata yang beragam.

Tidak hanya wisata alam berupa air terjun atau wisata bermain, di Bogor, Anda juga dapat menemui lokasi wisata edukasi dan wisata kuliner. Tidak heran beragam cafe dengan interior instagramable bermunculan. Beragam produk oleh-oleh juga terus hadir.

Buah tangan hasil inovasi mutakhir dari kota ini adalah hadirnya kue Bika Bogor Talubi. Didirikan pada tahun 2014 di Jl Raya Gadog sebelah Vimala Hills (Puncak-Bogor), kini sudah tersedia di empat outlet.

“Pertama kali Bika Bogor Talubi dibuat karena melihat hasil panen Talas dan Ubi yang melimpah di kota Bogor. Kamipun memanfaatkan hasil panen  tersebut menjadi oleh oleh khas Bogor. Nama Talubi melekat karena bahan yang kami gunakan terbuat dari Talas dan Ubi asli,” jekas Ellen Sunaryo, Public relations Bika Bogor Talubi.

Menurut dia, Bika Bogor Talubi berbeda dengan Bika yang biasa dikenal Bika Ambon dari Medan, Sumatera Utara. Bika Ambon pada umumnya terbuat dari daun jeruk, serbuk kunyit, serei dan biasanya full tepung. Sehingga Bika Ambon mempunyai aroma dan rasa yang khas.

Sementara Bika Bogor Talubi ini berbahan dasar talas dan ubi sehingga mempunyai tekstur yang lembut saat dikonsumsi dan tidak enek  bila dimakan dalam jumlah banyak. Di samping itu juga tidak menggunakan bahan pengawet sehingga hanya bertahan 4 hari dari masa produksi.

Untuk Varian rasa Bika Bogor ada empat Bika Bogor Talas, Bika Bogor Ubi Madu, Bika Bogor Cocopandan, Bika Bogor Nangka.  Produk kreatif lainnya adalah beragam kue Lapis .

Ada lapis Talubi original, lapis Talubi cokelat, lapis Talubi green tea, brownies kukus Talas, New York Style “Banana Cheese Cake”, Pillsbury “Banana Cake” dan Boston Brownie yang kini didedikasikan sebagai oleh oleh khas Bogor.

Kue berbahan tepung ketan hitam dengan tampilan mewah

“Talas merupakan tumbuhan yang sangat melimpah di Bogor dan sudah. menjadi icon serta komoditas utama di Bogor. Oleh karena itu kami berinovasi dan lahirlah “Boston Brownies yaitu brownies kukus ketan hitam,” kata Ellen Sunaryo.

Kue brownis ini menggunakan bahan baku dari ketan hitam asli yang dipadukan dengan hasil pertanian khas bogor yaitu talas dan kini sudah ada dua varian rasa, yakni ketan hitam talas dan ketan hitam pandan.

“Kue ini dilengkapi taburan crunchy nougat (kacang caramel) yang terasa unik dan berbeda dari brownies lainnya.  Tidak hanya lembut, Boston Brownie menawarkan sensasi crunchy dalam setiap gigitannya, sehingga membuat kamu ketagihan,” tambah Ellen berpromosi.

Pihaknya berharap wisatawan nusantara maupun mancanegara yang datang ke Bogor bisa mencicipi kelezatan produk berbahan baku talas dan ubi di outlet Bika Bogor Talubi dan menjadikannya oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat.

“Kami optimistis makin banyak wisatawan berkunjung ke Bogot untuk wisata kuliner di tempat kami,” tambahnya.

 

Kenaikan Tiket TN Komodo Ditolak Pelaku Pariwisata & Warga

this formate

LABUHAN BAJO, bisniswisata.co.id: Wacana kenaikan harga tiket masuk Taman Nasional Komodo sebesar 500 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 juta bagi setiap orang, yang dicetuskan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, menuai banyak pertentangan penolakan bahkan mengecam kenaikan itu. Salah satunya dari Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formappmabar) yang tak setuju dengan wacana kenaikan itu.

“Dari wacana kenaikan tiket di Taman Nasional Komodo, akan banyak pihak yang dirugikan. Misalnya kapal wisata lokal yang selama ini mengharapkan tamu backpacker atau wisatawan berbajet rendah. Dengan kenaikan itu, wisatawan tak akan datang ke Labuan Bajo dan Komodo sehingga yang rugi adalah kapal wisata lokal karena tidak ada lagi wisatawan mengunakan jasanya,” tulis Formappmabar dalam rilisnya yang diterima Bisniswisata.co.id, Senin (17/12/2018).

Kenaikan itu, lanjut Formappmabar, dipastikan akan ada pembatalan atau cancellation bagi wisatawan nusnatara (wisnus) maupun mancanegara (wisman) untuk melihat binatang purba sekaligus langka yakni komodo. Akibatnya, kunjungan wisatawan bisa merosot tajam.

Disebutkan, kondisi penurunan wisatawan berdampak buruk pada travel agent lokal Labuan Bajo. “Wisatawan yang sudah dan sedang berencana melakukan tour, bahkan yang telah melakukan pemesanan tour package ke Komodo melalui travel agent telah membatalkan bookingan turnya. Dengan alasan rencana kenaikan tarif masuk taman nasional yang sangat mahal,” sambung pernyataan itu.

Formapp-Mabar pun meminta Pemprov NTT dalam hal ini Gubernur Viktor Laiskodat untuk mengkaji ulang wacana itu dan membuat suasana kembali kondusif. Dengan cara, tetap mengajak wisatawan datang ke TN Komodo karena belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait kenaikan harga masuk tiket taman nasionalnya.

Ada 16 poin yang disampaikan Formappmabar terkait wacana kenaikan harga tiket masuk yang dianggap mencekik wisatawan. Karenanya, Formappmabar mendesak agar Gubernur NTT membatalkan rencana itu.

Formappmabar adalah gabungan pelaku pariwisata di Manggarai Barat. Mereka adalah DPC ASITA Manggarai Barat, DPC HPI Manggarai Barat, Asosiasi Kapal Angkutan Wisata Manggarai Barat, PHRI Manggarai Barat, Persatuan Penyelam Professional Komodo (P3K), dan Koperasi taksi Bandara (Flores Today). serta Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Mabar (Formapp mabar).

Ternyata Penolakan bukan hanya dilontarkan industri pariwisata Labuan Bajo. Bahkan, warga di sana pun ikut menentang rencana tersebut. Mengingat sekarang, pariwisata sudah menjadi mata pencarian utama warga Labuan Bajo dan Pulau Komodo.

Ada yang menyewakan kapal, menjadi tour guide, pengrajin suvenir, ranger di taman nasional dan menyewakan homestay. “Kalau tidak ada wisatawan yang datang, ya matilah pariwisata dan mata pencaharian kita,” papar warga yang minta namanya tak disebutkan.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat mematok nilai tarif masuk bagi wisatawan asing ke TNK sebesar 500 dolar AS atau setara dengan Rp 7,2 juta per orang, sedang bagi wisatawan dalam negeri dipatok 100 dolar AS atau setara Rp 1,4 juta per orang.

Menurut Marius, rencana kenaikan tarif ini merupakan hal yang wajar karena Taman Nasional Komodo tidak ada di belahan dunia manapun. “Yang namanya unik dan langka pasti mahal harganya. Kita tak bisa menyamakan komodo (Varanus komodoensis) dengan taman nasional lain di Indonesia, karena di sana berdiam ribuan binatang purba raksasa komodo yang hanya satu-satunya di dunia,” lontarnya.

Menurut dia, dari segi ilmu pengetahuan, komodo adalah saksi sejarah yang hidup tentang kehidupan fauna pada ribuan hingga jutaan tahun silam. Para ilmuwan bahkan bisa menggali bagaimana karakteristik kehidupan pada masa lampau melalui kehadiran bintang purba ini.

Kehadiran komodo itu sebetulnya memberikan penerangan kepada umat manusia bahwa kehidupan yang jauh pada masa lampau masih ada hingga saat ini. “Dan ini sangat mahal dari sisi ilmu pengetahuan bahkan tidak bisa dinilai dengan uang,”. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Komunitas Wayang Orang Sajikan Seni Tradisional Dipadu Digital

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kesenian tradisional wayang orang melakukan terobosan di era digital. Terobosan itu dilakukan oleh komunitas wayang orang tergabung dalam Wayang Kautaman. Mereka melakukan perjalanan pementasan bertajuk Kautaman Tiga Kota. Solo, Surabaya dan terakhir Jakarta.

Bertempat di Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta, Minggu, 16 Desember 2018, pemain dari beragam komunitas ini membawakan lakon Smaratapa. Pemandangan berbeda pun disuguhkan di karya anual, yang memasuki tahun ke-4. Berpadu selaras dengan cerita yang dibawakan, seni digital dalam bentuk visual pun dihadirkan guna menujang kesempurnaan pertunjukkan.

“Sekarang memang lebih main taste. Menurutku, kita tidak bisa lagi refer ke bentuk-bentuk klasik. Tapi, tetap harus match dengan kostum dan semua aspek,” kata Sutradara Smaratapa Nanang Hape.

Langkah Nanang ini, agar penonton mendapat persepsi bahwa dunia wayang tidak terlalu jauh dengan keseharian. Karenanya, ia memilih sederet background dengan setting yang dekat dengan alam manusia. “Wayang harus bisa masuk ke ruang-ruang tertentu. Jangan sampai alergi dengan teknologi. Tapi, dengan adaptasi yang tepat,” tambahnya.

Sentuhan baru ini juga dirasakan lewat durasi pementasan yang tidak terlalu panjang. “Supaya orang masih segar, bisa ngobrol. Wayang orang mestinya jadi tontonan hari ini. Penggarapan serius, cari format yang tepat, bagaimana wayang dipertontonkan tetap dalam bentuk tradisinya,” lontar Nanang

Melengkapi pembaruan itu, seperti dilansir laman Liputan6.com, Senin (17/12/2018), Nanang juga menuturkan bila dirinya menulis ulang semua dialog tokoh. Hal ini dilakukan agar apa yang diucapkan benar-benar substansial. Ia ingin membuat pertunjukan wayang dengan unsur-unsur padat guna memotong durasi dinilai kurang efektif.

“Aku coba berpikir sebagai penonton. Di luar cerita dan interpretasi, makanya mikirin kemasan. Bagaimana mengemas ini untuk mata penonton umum, ritme penonton umum. Di situ kemudian kita beradaptasi. Bagaimana menata secara compact, tapi cerita utuh,” jelas sutradara pergelaran wayang orang tersebut.

Produser, Ira Surono menjelaskan Smaratapa merupakan Ramayana versi Wayang Kautaman. Smara bermakna asmara dan Tapa memiliki arti pertapaan, menggabungkan sebuah pertapaan cinta yang luas. Semua tokoh yang terlibat dalam cerita Ramayana bergerak atas nama cinta. “Benang merahnya mereka sedang melakukan pertapaan jalan cinta mereka masing-masing,” jelasnya penuh makna.

Kisah diawali dari kesedihan Rama yang tiada habis semenjak Sinta diculik Dasamuka dari Hutan Dandaka. Belasan tahun sesudah peristiwa itu terjadi, Anoman dipilih untuk berangkat ke Dasamuka guna memastikan keadaan Sinta sekaligus menakar kekuatan pasukan Alengka. Anoman membuat keributan di Taman Soka, tempat Sinta dikurung. Lalu membakar istana megah Dasamuka hingga tersisa seperempatnya saja.

Sampai pada puncaknya, peperangan besar pecah. Pada puncak pertaruhan itu, Ramawijaya dan Dasamuka meluapkan segenap indra, terkepung dalam lingkaran pertarungan yang tak juga usai, demi cinta atau entah apa.

Pagelaran ini lebih menitik beratkan pada penggarapan tari, kostum, dan artistik yang berbeda. Kostum yang dikenakan akan lebih sederhana untuk mendukung karakter cerita namun tetap berkelas. Tak ketinggalan, penggunaan batik tulis hasil karya anak bangsa. Kostum cukup mendapat perhatian serius dari Ali Marsudi, penata busana.

Tangan dingin Ali Marsudi tidak perlu diragukan lagi. Dikenal sebagai Arjunanya Indonesia, Duta Seni ini cukup sering terlibat dalam beberapa kelompok yang menggelar seni budaya, khususnya wayang orang ke mancanegara. Dan sejak 2015 – 2017, Ali mulai didapuk sebagai penata busana di Kautaman bersama sang istri tercinta, Hendawati.

Dalam kondisi prihatin atas minimnya apresiasi masyarakat terhadap kelestarian pertunjukan wayang orang, Wayang Kautaman membuktikan kegigihan, tak henti berkarya menghadirkan wayang berkualitas dan bernilai seni digital.

“Wayang Kautaman merupakan wadah untuk seniman yang memiliki visi misi menghasilkan sebuah karya kreatif dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan pakem yang telah ada,” sambung Nanang Hape, diamini oleh yang lain.

Dalam gagasannya, Kautaman akan terus beruapnya mewariskan seni tradisi ini kepada generasi muda, meruang waktukan pertunjukan wayang orang agar dinikmati oleh generasi millenial. “Ini bukanlah goal, tapi sebuah titik pijak membuat karya selanjutnya,” sambungnya. (EP)

Ingat, Jalur Puncak-Cipanas Ditutup Jelang Tahun Baru

this formate

CIANJUR, bisniswisata.co.id: Bagi wisatawan yang ingin memanfaatkan libur pergantian tahun di wilayah destinasi wisata alam Puncak Bogor, harus datang lebih awal. Ya minimal sehari sebelumnya. Mengingat, Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menutup arus kendaraan menuju Puncak-Cipanas, pada malam pergantian tahun tepatnya pukul 18.00 WIB.

Jalur ditutup mulai dari perempatan Tugu Lampu Gentur hingga Bypass Cianjur. Penutupan arus kendaraan fokusnya yang menuju arah Puncak-Cipanas dan sekitarnya, kecuali warga sekitar mulai dari perempatan Bypass Cianjur.

“Penutupan akan dilakukan di seputaran pos Traffic Management Control (TMC) pada 31 Desember pukul 18.00 WIB. Hanya warga dengan KTP Cugenang, Pacet, Cipanas dan Sukaresmi yang diperbolehkan melintas,” ungkap Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono saat dihubungi dari Jakarta, Senin (17/12/2018).

Kendaraan yang mengarah ke Jakarta akan dialihkan melalui jalur Sukabumi maupun ke arah Jonggol. Untuk penyekatan kedua dilakukan pukul 20.00 WIB di sekitar Rumah Makan Bumi Aki di Ciloto-Puncak.

Pada malam Tahun Baru 2019, antusias warga untuk merayakan malam pergantian tahun di kawasan Puncak dan sekitarnya relatif sangat tinggi. Sehingga perlu adanya upaya antisipasi untuk mengatasi lonjakan jumlah kendaraan agar tidak terjadi macet total.

“Pada Natal dan Tahun Baru 2019, Polres Cianjur akan menyiapkan satu Pos Pengamanan Terpadu di kawasan pusat perbelanjaan di Jalan KH Abdullah bin Nuh tepatnya di depan Cianjur Supermall,” katanya.

Sriyono belum bisa memastikan berapa jumlah pasti pos pengamanan yang akan disiapkan pada Operasi Lilin Lodaya kali ini. Namun anggota berseragam akan disebar di masing-masing pos.

“Satlantas Polres Cianjur, akan menyebar anggota di masing-masing Pos Pengamanan di sejumlah titik, mereka akan bertugas sebelum Natal sampai usai pergantian tahun,” katanya. (EP)

Libur Tahun Baru, Penumpang Udara Diprediksi Naik 9 Persen

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perhubungan memprediksi adanya lonjakan penumpang melalui udara pada libur akhir tahun ini. Kenaikan diperkirakan mencapai sembilan persen dibanding hari-hari biasa. Lonjakan kenaikan ini sudah diantisipasi dengan perbaikan, pelayanan, pemeriksaan pesawat, hingga penambahkan extra flight.

“Mengantisipasi kenaikan itu, ada tambahan extra flight yang diajukan ke Ditjen Perhubungan Udara sudah mencapai 110 extra flight, dan kemungkinan akan terus bertambah,” lontar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti di Jakarta, Ahad (16/12/2018).

Dilanjutkan, Per Jumat kemarin yang mengajukan sudah 110 extra flight. Tapi memang kita masih buka dan akan tambah lagi sepertinya.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Budi menjelaskan pihaknya sudah meminta maskapai untuk segara mengajukan tambahan extra flight. Budi menjelaskan beberapa destinasi memang mengalami lonjakan permintaan. “Beberapa destinasi yang memang minta untuk di tambah slot nya itu adalah Pontianak, Medan, NTT, Bali, Ambon dan Papua,” ujar Budi.

Budi juga mengimbau agar untuk bandara kecil yang selama ini beroperasi hanya hingga pukul 5 sore bisa lebih maksimal lagi. “Untuk mereka lancar, bandara kecil yang jam empat sampai lima sore udah tutup, kita minta sampai malam. Biar mereka lebiih banyak aksesnya,” ujar Budi.

General Manager Angkasa Pura I, Bandara Adisucipto, Agus Pandu Purnam mengatakan jelang liburan tahun baru kenaikan penumpang di Bandara Adisucipto mencapai delapa persen. Jika pada hari biasa jumlah penumpang yang ada di bandara ini mencapai 23 ribu per hari, pada liburan akhir tahun bisa mencapai 27 ribu.

Pandu menjelaskan kenaikan penumpang ini memang ditopang dari Yogyakarta sebagai destinasi wisata nomor dua yang paling populer setelah Bali. Pandu menjelaskan, dari tahun ke tahun momen lonjakan penumpang memang terjadi. “Kenaikan penumpang akan mencapai delapan persen memang. Berkaca dari tahun ke tahun,” ujar Pandu.

Pandu juga menjelaskan lonjakan penumpang ini juga dibarengi dengan tambahan rute penerbangan yang diajukan oleh pihak maskapai. Pandu menjelaskan, pada hari biasa total flight di Bandara Adisucipto mencapai 188 trafic.”Sudah ada tambahan 26 extra flight. Kita juga maksimalkan jadwal penerbangan,” ujar Pandu seperti dilansir laman Republika. (EP)