SAR Incar Program Sertifikasi Halal untuk Tarik Wisatawan Muslim

this formate

MAKAU, bisniswisata.co.id: Otoritas pariwisata saat ini sedang berdiskusi dengan kelompok-kelompok Islam di Hong Kong untuk memperkenalkan skema sertifikasi halal di Macau. Skema ini dirancang khusus untuk wilayah administratif khusus yang mencakup tiga kategori.

Dilansir dari www.macaubusiness.com, rencana tersebut, sesuai tanggapan terbaru dari Macau Goverment Tourism Office (MGTO) atas pertanyaan tertulis dari legislator Ho Ion Sang, merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk menarik wisatawan Muslim.

Tiga jenis sertifikat yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah: restoran halal, restoran dengan dapur halal, dan restoran ramah halal.

Legislator tersebut juga diberitahu bahwa ‘otoritas telah secara konsisten memproses permohonan izin untuk hotel dan usaha katering sesuai dengan hukum’.

‘Peraturan perundang-undangan yang relevan tidak membatasi pemasangan fasilitas shalat atau infrastruktur halal,’ demikian pernyataan kantor tersebut.

Otoritas menyatakan bahwa mereka telah menjaga komunikasi yang efektif dengan para pemohon dan departemen teknis di setiap tahap perizinan.
“Melalui mekanisme koordinasi antar departemen, kantor ini bekerja sama dengan tim teknis untuk membantu para pelamar mengklarifikasi dan menyelesaikan kesulitan yang mereka hadapi selama proses pendaftaran,” tambah MGTO.

MGTO menyatakan telah meluncurkan buklet yang dirancang untuk memandu wisatawan Muslim menjelajahi kota, dan para pengunjung juga dianjurkan untuk mengunjungi situs web MGTO untuk mendapatkan rekomendasi kuliner.

“Ke depannya, akan diluncurkan laman web khusus yang menyediakan beragam informasi perjalanan ramah Muslim, termasuk hotel yang melayani kebutuhan Muslim dan souvenir yang memenuhi standar halal untuk membantu wisatawan merencanakan rencana perjalanan mereka,” tulis kantor tersebut.

 

Sarawak Pimpin Dorongan Wisata Islam

this formate

Ruzaiman Ghazalee, Ketua Asosiasi Umrah dan Haji Sarawak (SUHA)

KUCHING, bisniswisata.co.id: Sarawak akan menjadi pusat perhatian di World Islamic Tourism Expo (WITEX) 2025, memposisikan dirinya sebagai destinasi utama bagi wisatawan Muslim yang mencari kenyamanan spiritual sekaligus pengalaman budaya yang autentik.

Dilansir dari www.sarawaktribune.com, Asosiasi Umrah dan Haji Sarawak (SUHA), bekerja sama dengan Badan Pariwisata Sarawak (STB), akan memimpin upaya negara bagian ini untuk menonjolkan perpaduan unik antara layanan ramah halal, objek wisata alam, dan warisan budaya yang hidup di ajang pariwisata internasional tersebut, yang berlangsung dari 22 hingga 24 Agustus di Sunway Resort Hotel, Kuala Lumpur.

Meskipun SUHA dikenal luas akan layanan umroh dan hajinya yang terkemuka, SUHA juga semakin proaktif dalam mempromosikan wisata Islam, baik di Malaysia maupun di luar negeri.

Di WITEX 2025, SUHA akan memamerkan paket-paket wisata yang dikurasi khusus oleh agen-agen perjalanan milik Muslim yang berbasis di Sarawak, yang dirancang untuk lebih dari sekadar makanan halal dan tempat shalat. Paket-paket ini mengutamakan ketenangan pikiran, keaslian budaya, dan keramahan sejati.

“WITEX adalah kesempatan kami untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Sarawak adalah tempat yang nyaman untuk merasa seperti di rumah sendiri. Kami tidak hanya menjual paket perjalanan. Kami menawarkan perjalanan yang menghormati keyakinan Anda dan menghubungkan Anda dengan sesuatu yang nyata,” ujar Ketua SUHA, Ruzaiman Ghazalee.

Dia menambahkan bahwa Sarawak sangat siap untuk menyediakan pengalaman wisata yang bermakna bagi wisatawan Muslim.
Dari Kuching Waterfront yang ikonis dengan deretan restoran halal hingga Pasar Serikin yang ramai, jalur hutan di Taman Nasional Bako, dan pantai-pantai Sematan yang tenang, Sarawak menawarkan beragam objek wisata yang ideal untuk keluarga, rombongan, atau pelancong solo.

Ruzaiman menekankan bahwa budaya multietnis yang hiduplah yang membedakan Sarawak, dengan musik, tarian, dan kerajinan tradisional dari kehidupan sehari-hari masyarakat Iban, Melayu, Bidayuh, dan Melanau.

Sementara itu, Ketua WITEX 2025, Datuk Seri Dr. Mohd Khalid Harun, yang juga merupakan presiden Asosiasi Agen Perjalanan dan Tour Malaysia (MATA), memuji partisipasi Sarawak sebagai langkah berani dalam mempromosikan Kalimantan sebagai pusat pariwisata Islam yang sedang berkembang.

Dengan meningkatnya minat global terhadap wisata spiritual, partisipasi Sarawak dalam WITEX 2025 menandakan kesiapannya untuk menyambut dunia sebagai tamu berharga dalam perjalanan yang bermakna.

Dua Dapur Apa Maksudnya ?

this formate

Sajian Pork Ribs Small

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sore hari di area Avenue of the stars Mall Kemang Village dipenuhi pengunjung. Seperti banyak Muslim di Indonesia yang berpuasa sunnah tiap Senin dan Kamis, saya bersiap untuk memesan makanan jelang berbuka puasa.

Seorang pelayan restoran menawarkan menu makanan yang ada dalam buku menunya. Meski saya berhijab dan mau buka puasa, pelayan resto itu malah membuka lembaran menu yang berisi menu pork ( daging babi) hingga mengundang tanya.

“ Mas saya kan berhijab dan mau buka puasa kok malah ditawarin menu pork. Restoran kamu yang mana ?,” tanya saya

Dia langsung menunjuk restoran tempat dia bekerja. Di area itu banyak restoran yang menyajikan menu masakan mulai dari menu Bali hingga deretan masakan Eropa tersedia.

“Restoran tempat mas bekerja punya dua dapur nggak ? karena menunya pork berarti haram bagi saya, tapi juga ada ayam, salad yang umumnya halal,” tanya saya dengan heran.

Si pelayan menggeleng dengan polosnya hingga akhirnya saya juga menolak untuk memesan makanan karena deretan tulisan menu berbahasa inggris itu tertulis Pork Steak, Smokey’s Aglio Olio, Cheesy Fried Chicken, Spaghetti Black Pepper Beef, Pork Ribs Small dan menu lainnya.

Ironis sekali tenant restoran di sini tampaknya tidak paham karena dengan menyatukan menu pork yang haram bagi Muslim dan ayam yang halal tanpa memiliki dua dapur hasilnya adalah semua makanan di resto itu menjadi haram.

Kalau ada 10 orang yang batal memesan makanan di resto itu sudah berapa rupiah potensi kehilangan cuan ? bagaimana kalau kehilangan pembelinya bukan 10 konsumen ? tapi 20 -50 orang per hari karena minimnya pengetahuan atau mungkin sengaja mempermainkan aturan ?

Di Malaysia yang memiliki peraturan ketat untuk sertifikasi halal maka restoran, kafe, kantin, dan toko Roti ( bakery) yang sudah bersertifikasi halal bukan hanya soal menyajikan menu halal tapi harus punya dua dapur, memiliki setidaknya satu pekerja Muslim yang bekerja penuh waktu di setiap shift.

Selain itu harus ada seorang pengawas halal yang ditunjuk, dan sistem pengendalian halal internal (IHCS) harus diterapkan untuk menyiapkan makanan dan minuman di dapur bersertifikat halal.

Dua dapur artinya bahan baku non halal dan halal harus terpisah begitu juga semua alat masak dan peralatan makannya digunakan secara terpisah buat pork atau daging babi, minyak babi dan semua turunannya yang dijadikan menu makanan andalan harus terpisah dengan bahan baku halal mulai penyimpanan hingga proses memasaknya.

Mengapa Hotel Mandarin Internasional Kuala Lumpur. Malaysia berkomitmen menyediakan hanya menu halal ? karena dari segi biaya maka satu dapur dengan dua dapur sentral tentunya biaya operasionalnya berbeda. Dua dapur otomatis biaya operasionalnya menjadi lebih mahal.

Dapur halal bisa melayani kebutuhan Muslim maupun non Muslim serta agama-agama lainnya yang Vegetarian dan memiliki keterikatan kuat dengan agama yang berasal dari India kuno seperti Jainisme, Hinduisme dan Buddhisme.

Dengan demikian satu dapur halal bisa melayani 5 in one segmen pasar konsumen mengingat kecenderungan non Muslim seperti Kristen, Hindu, Budha, Yahudi juga mengkonsumsi makanan halal dan jumlahnya terus meningkat terutama pasca pandemi global COVID 19.

Soalnya bagi Muslim, dengan mengonsumsi makanan halal, kita tidak hanya memenuhi perintah Allah SWT, tetapi juga menjaga kesucian diri, mendapatkan keberkahan, menjaga kesehatan, dan membangun karakter yang baik.

Intinya menjual produk halal dan non halal tidak ada larangan di negeri ini. Namun harus dicantumkan dengan jelas mana yang halal dan mana yang tidak atau non halal.

Jika mencampur aduk menu non halal dalam list makanan halal sehingga bagi konsumen yang tidak mengerti bahasa Inggris akan terjerumus dosa karena tanpa disadari telah konsumsi makanan haram yang melanggar syariat agamanya.

Bukan kali ini saja pengalaman akan bersantap di restoran mewah tapi ternyata tak melindungi konsumennya. Masih di Jakarta, ketika berkunjung ke Urban Forest, Jakarta dengan tagline hutan kecil di tengah kota, seorang pelayan justru dengan suara pelan mengatakan bahwa pizza yang akan kami pesan juga bumbu-bumbunya tak halal.

Pengalaman serupa terjadi pula di salah satu resto Jepang di mall Plaza Indonesia, Jakarta, saat akan memesan udon, pelayanan yang melihat penampilan saya yang berhijab juga mengatakan sambil berbisik bahwa produknya tidak halal. Padahal saat masuk ke resto itu tidak ada peringatan non halal.

Sayangnya di Indonesia, kesadaran melindungi konsumen Muslim masih rendah apalagi pemerintah belum tegas mengaitkan sertifikasi halal dengan perizinan. Begitu pula dengan sosialisasi dan pengawasan aturan harus memiliki dua dapur terpisah jika melayani menu halal dan non halal.

Hal ini berbeda jauh dengan kesadaran pelaku usaha di negri jiran seperti Singapura dimana di area food court bahkan memiliki rak baki makanan yang terpisah untuk piring bekas makanan halal dan non halal.

Kesadaran warga di negara pulau itu demikian tinggi sehingga bekas piring makan yang non halal akan dikembalikan di rak stainless steel khusus untuk makanan non halal pula.

Bagaimana di Indonesia ? Nampaknya jalan masih panjang untuk menerapkan aturan sertifikasi halal karena para stakeholders belum kompak menggarap pasar halal 5 in one, tapi justru para pelayanannya yang memiliki kesadaran penuh dalam perlindungan konsumen

Vietnam dan Mesir Tingkatkan Hubungan Jadi Kemitraan Komprehensif Termasuk Industri Halal

this formate

HANOI, bisniswisata.co.id: Presiden Vietnam Lương Cường dan Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi menandatangani pernyataan bersama yang secara resmi meningkatkan hubungan bilateral menjadi Kemitraan Komprehensif, mengawali era baru kerjasama setelah enam dekade hubungan diplomatik.

Dilansir dari https://von.gov.ng/, Kedua pemimpin menegaskan kembali pada 5 Agustus 2025, komitmen mereka untuk memperdalam kepercayaan politik dan menerapkan langkah-langkah terobosan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, sains dan teknologi, transisi hijau, transformasi digital, pertahanan, dan pertukaran budaya.

Mereka sepakat untuk membentuk kelompok kerja guna menjajaki potensi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) Vietnam dan Mesir serta memberikan lampu hijau bagi perluasan kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata, pembangunan lokal, teknologi finansial (fintech), dan industri halal.

Vietnam akan membuka pasarnya untuk produk-produk pilihan Mesir, sementara Mesir, yang berada di persimpangan Afrika, Asia, dan Eropa, berjanji untuk menjadi pintu gerbang bagi bisnis Vietnam di Timur Tengah dan Afrika.

Sementara itu, Vietnam akan bertindak sebagai mitra strategis untuk mengakses pasar ASEAN. Perdagangan bilateral mencapai US$541,4 juta pada tahun 2024, menandai volume perdagangan tertinggi Vietnam di Afrika Utara, dengan Vietnam mencatat surplus perdagangan yang substansial.

Vietnam juga memiliki hubungan perbankan koresponden dengan Mesir dan memiliki perusahaan-perusahaan Vietnam yang berinvestasi secara lokal.

Kepemimpinan Vietnam mengantisipasi peningkatan ini akan meningkatkan dukungan timbal balik di forum-forum seperti PBB, GNB, AU, dan ASEAN, yang mendorong stabilitas dan kerja sama regional antara Asia Tenggara dan kawasan Timur Tengah-Afrika.

Pusat Kongres MICE Hamburg

this formate

HAMBURG,bisniswisata.co.id: Congress Center Hamburg ( CCH) atau Pusat Kongres Hamburg memberi pilihan yang hampir tak terbatas untuk menyukseskan acara.

Kampus acaranya unik dan menjadi salah satu pusat konvensi terbesar dan tercanggih di Eropa yang menjadi kompleks ideal untuk acara. Kampus pameran Hamburg Messe: Koneksi ideal antara bisnis dan hiburan, ada juga Aula acara A2 & aset bergerak

Dari tahun ke tahun, banyak wisatawan dan pelancong bisnis dari Jerman dan mancanegara tertarik dengan kota yang semarak dan beragam di tepi sungai Elbe dan Alster ini.

Penyelenggara dan peserta acara dan konvensi sama-sama memperoleh manfaat dari berbagai fitur hebat yang ditawarkan Hamburg sebagai kota pameran dan konvensi.

Misalnya pertunjukan musikal yang terkenal di dunia, distrik HafenCity yang mengesankan, gedung konser Elbphilharmonie yang futuristik, dunia ajaib mini, dan masih banyak lagi.

Hanya sedikit kota besar di dunia yang beruntung karena dapat menawarkan kompleks pameran dan pusat konvensi tepat di pusat kota. Hamburg adalah salah satunya.

Terhubung oleh taman “Planten un Blomen”, CCH – Congress Center Hamburg dan ruang pameran membentuk kampus acara yang unik di jantung kota. Kampus Hamburg Messe und Congress merupakan lokasi acara terbesar di kota ini.

Sebagai salah satu pusat konvensi tercanggih dan terbesar di Eropa dengan luas 36.000 meter persegi, gedung ini mendobrak batasan.

Angka “12.000” memiliki arti yang sangat istimewa: 12.000 meter persegi ruang acara, 12.000 meter persegi ruang foyer, dan total 12.000 pengunjung yang dapat menghadiri acara di CCH secara bersamaan.

Kompleks ini dapat menyediakan hingga 50 aula multifungsi untuk konvensi dan acara apa pun dengan kapasitas 500 orang atau lebih.

Tempat acara di Hamburg: Flexibility cubed

Ruang acara CCH – Congress Center Hamburg dapat dibagi menjadi tiga area terpisah di empat lantai: barat, tengah, dan timur.

Keistimewaan tata letak ruangan ini adalah Anda dapat menggunakan ruang secara horizontal maupun vertikal. Acara paralel dapat diselenggarakan di setiap segmen tanpa mengganggu satu sama lain.

Anda juga dapat menyewa dua atau ketiga area tempat acara – CCH – Congress Center Hamburg menawarkan kondisi yang sangat baik untuk perencanaan acara individual. Flexibility Cubed, begitulah istilah kami!

Kompleks ideal untuk acara

CCH – Congress Center Hamburg yang telah dimodernisasi dan diperbarui memukau pengunjung dengan arsitektur modernnya yang terang benderang, konsep ruangan yang dirancang secara profesional, dan sistem audio visual yang canggih.

Menetapkan standar baru dalam hal lokasi, fleksibilitas, dan individualitas. Begitu Anda menginjakkan kaki di area pintu masuk yang baru, Anda akan langsung merasakan karakter unik bangunan ini – kesan megah yang terus terbangun saat Anda berjalan melalui aula masuk dan Belvedere yang luas.

Di seluruh CCH, sistem pencahayaan inovatif memberikan kondisi pencahayaan yang sempurna, baik siang maupun malam. Keberlanjutan menjadi prioritas utama dalam proyek renovasi ini.

CCH adalah pusat konvensi Jerman pertama, dan sejauh ini, satu-satunya yang meraih sertifikasi Emas dalam kategori Revitalisasi dari Dewan Bangunan Berkelanjutan Jerman (DGNB).

Ini adalah sertifikasi keberlanjutan DGNB tertinggi yang diberikan kepada gedung konvensi yang ada hingga saat ini. Tak perlu diragukan lagi, seluruh kompleks ini bebas hambatan.

Sekitar 8.000 tempat tidur hotel terletak dalam radius hanya dua kilometer di sekitar CCH. Kampus pameran hanya beberapa menit berjalan kaki dari CCH. Kedua lokasi tersebut dapat dipesan melalui Hamburg Messe und Congress.

Kampus Pameran Hamburg Messe: Koneksi ideal antara bisnis dan hiburan

Berlokasi sangat strategis di distrik “Schanze” yang trendi, dikelilingi oleh bar, klub, dan restoran yang tak terhitung jumlahnya, kampus pameran ini terdiri dari 11 aula dengan luas 87.000 m² dan area luar ruangan seluas 10.000 m².

Mulai dari pameran dagang unggulan global, acara perusahaan dan asosiasi, hingga konvensi politik besar, semuanya mungkin terjadi di sini.

Setiap tahun, kampus pameran yang canggih dan terang benderang di sebelah menara TV ini menarik banyak pameran dagang yang sukses serta berbagai acara lainnya.

@ Hamburg Messe und Congress / Alexander Wöckener

Aula Acara A2 & Aset Bergerak

Aula A2 yang seluas 3.657 m² menawarkan opsi pengaturan yang fleksibel untuk acara apa pun hingga 5.000 tamu, tergantung pada pengaturan tempat duduk yang dipilih.

Kami menawarkan berbagai peralatan bergerak opsional yang dapat dipasang di hampir semua skala dalam beberapa hari. Ada banyak cara untuk menemukan pengaturan aula yang tepat untuk acara Anda.

Terlebih lagi, kami dapat menyediakan peralatan AV untuk berbagai keperluan di aula kami. Dari proyeksi layar lebar hingga konferensi, diskusi panel, dan pesta, kami dapat mengakomodasi hampir semua permintaan yang mungkin.

Sawasdee! M&C Asia Connections 2025 Menuju Bangkok

this formate

          Foto: Adobe Stock/Southtownboy Studio

Pameran dagang ini menghadirkan para pemasok dan pembeli global terbaik Asia ke Thailand pada bulan Agustus ini.

BANGKOK, bisniswisata.co.id: M&C Asia Connections akan berlangsung untuk pertama kalinya di Bangkok pada 19-20 Agustus 2025 di dua lokasi – Hyatt Regency Bangkok Sukhumvit & Sofitel Bangkok Sukhumvit.

Di lansir dari meetingsconventions asia.com,  M&C Asia Connections akan mempertemukan para pemasok MICE terbaik Asia dan pembeli global dalam diskusi dan jejaring di Bangkok pada bulan Agustus ini.

Berlangsung untuk pertama kalinya di Bangkok, Thailand, pada 19-20 Agustus 2025 di dua lokasi – Hyatt Regency Bangkok Sukhumvit & Sofitel Bangkok Sukhumvit – pameran dagang meja eksklusif ini akan memfasilitasi aliansi strategis antara pembeli internasional yang telah memenuhi syarat dan pemasok MICE terkemuka di industri, termasuk hotel, resor, CVB, dan DMC.

Didukung oleh Thailand Convention and Exhibition Bureau (TCEB) sebagai mitra destinasi dan MICE Magnet Asia sebagai mitra acara, acara ini dirancang untuk memicu koneksi bisnis yang bermakna di seluruh industri pertemuan dan acara global.

Memanfaatkan jaringan MICE global dan kecerdasan data Northstar, M&C Asia Connections akan menghadirkan pertemuan bisnis tatap muka yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Konten edukasi yang dirancang khusus untuk pembeli dan pemasok, peluang jejaring termasuk resepsi koktail dan inspeksi hotel, serta tur pengenalan pasca-acara ke Pattaya untuk pembeli internasional bagian dari kegiatan ini.

Penyedia MICE yang telah terkonfirmasi mencakup pemain-pemain besar seperti Commerce and Investment Promotion Institute of the Macao SAR (IPIM), Sands Resorts Macao, JW Marriott Nara, Songdo ConvensiA, Singapore Tourism Board, Penang Convention & Exhibition Bureau, Grand Ho Tram, Resorts World Sentosa, dan masih banyak lagi.

Novotel Ahmedabad Selenggarakan Festival Kuliner ‘Taste of Malaysia

this formate

Perayaan sepuluh hari dirancang sebagai jembatan budaya oleh Tourism Malaysia ( Foto: Novotel)

AHMEDABAD, India, bisniswisata.co.id: Novotel Ahmedabad, bekerja sama dengan ibis Kuala Lumpur City Centre, Tourism Malaysia, Adabi, dan AirAsia, telah meluncurkan festival kuliner ‘Taste of Malaysia’ bulan ini, yang membawa semangat budaya dan kuliner Malaysia ke jantung Gujarat.

Dilansir dari www.bwhotelier.com, diselenggarakan di The Square, All Day Dining dari tanggal 1 hingga 10 Agustus, acara ini menawarkan pengalaman imersif bagi para tamu yang berakar pada cita rasa autentik dan keramahan Asia Tenggara yang hangat.

Perayaan sepuluh hari ini dirancang sebagai jembatan budaya, yang memungkinkan para tamu untuk merasakan jajanan kaki lima ikonis Malaysia, tradisi rakyat, dan keramahan tanpa harus meninggalkan India.

Inti dari festival ini adalah dua koki tamu dari Malaysia – Faridul Ataras dari ibis Kuala Lumpur City Centre dan Mohd Irwan dari Adabi. Kedua koki tersebut didatangkan khusus untuk acara ini dan menyusun menu yang mencerminkan budaya kuliner Malaysia yang kaya dan beragam, memadukan pengaruh regional dengan sejarah kuliner.

Menu makan malam menawarkan hidangan vegetarian dan non-vegetarian, yang dikembangkan untuk memenuhi preferensi tamu lokal. Hidangan yang disajikan antara lain Sayur Lodeh, Roti Jala dengan Sayur Dalcha, dan sate vegetarian dengan saus kacang, serta hidangan klasik seperti Nasi Lemak dengan Sambal Ikan Bilis, Rendang Ayam, dan Mee Goreng Mamak.

Pilihan ini memungkinkan para tamu untuk mencicipi beragam kuliner Malaysia, menampilkan hidangan kaki lima dan resep pusaka.

Selain hidangan, acara ini juga menampilkan pertunjukan budaya dan elemen desain yang dirancang untuk membangkitkan suasana Malaysia yang sesungguhnya.

Pertunjukan tari rakyat tradisional oleh Skydance Panorama menghadirkan gerakan dan musik ke dalam ruangan, sementara dekorasi tempat mencerminkan kekayaan tekstur dan estetika warisan Asia Tenggara.

Seluruh pengalaman bersantap dibentuk untuk mencerminkan kehangatan dan pesona khas Malaysia. Amit Sangwan, General Manager Novotel Ahmedabad, mengatakan, “Festival ini lebih dari sekadar sajian kuliner — ini adalah cara kami mengajak masyarakat Ahmedabad dan sekitarnya untuk merasakan jiwa Malaysia melalui kuliner, budaya, dan tradisinya.

Baik Anda pernah berkunjung ke Malaysia sebelumnya atau sedang memimpikan perjalanan pertama Anda, ‘Taste of Malaysia’ menawarkan sekilas keindahan tentang apa yang membuat negara ini begitu istimewa.

Noriah Jaafar, Direktur Pariwisata Malaysia Mumbai, juga berbagi perspektifnya tentang inisiatif ini, menekankan relevansinya dengan pasar regional.

Malaysia terkenal sebagai surga gastronomi, dan kami sangat senang dapat bermitra dengan Novotel Ahmedabad, bagian dari Accor Group yang terkemuka, untuk Festival Kuliner Malaysia.

Inisiatif khusus ini berfokus pada masakan vegetarian, yang dikurasi dengan cermat untuk komunitas vegetarian di Gujarat. Riset kami menunjukkan preferensi yang kuat terhadap makanan vegetarian di wilayah ini, dan kami bangga menekankan bahwa Malaysia juga melayani segmen ini.

Masakan vegetarian Malaysia sangat memperhatikan pilihan minyak dan bahan-bahan, memastikan keaslian dan kualitas. Festival ini menghidupkan cita rasa India-Malaysia yang sesungguhnya, diracik oleh para koki terkemuka kami dari Malaysia.

Inisiatif ‘Taste of Malaysia’ merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Accor untuk mendorong pertukaran lintas budaya melalui keramahtamahan.

Dengan dukungan dari Tourism Malaysia dan para kolaborator industri, acara ini tidak hanya merayakan hidangan khas daerah tetapi juga mempererat hubungan kuliner antara kedua negara.

Cebu Genjot Persiapan Asean Tourism FORUM2026

this formate

Direktur DOT 7, Judy Dela Cruz Gabato,

CEBU, bisniswisata.co.id: Kurang dari enam bulan menjelang Filipina menjadi tuan rumah Forum Pariwisata Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) (ATF) 2026, Dinas Pariwisata Visayas Tengah (DOT 7) mempercepat persiapannya.

Dilansir dari www.sunstar.com.ph, dinas ini memobilisasi sektor perhotelan dan transportasi di kawasan tersebut untuk memastikan Cebu siap menyambut delegasi, menteri, dan tamu tingkat tinggi ASEAN.

ATF mencakup Pertemuan Menteri Pariwisata ASEAN, yang akan diselenggarakan di Provinsi Cebu pada 25-30 Januari 2026. Forum ini diperkirakan akan menarik ratusan delegasi dari 10 negara anggota ASEAN dan mitra dialog, yang akan berfungsi sebagai platform vital bagi kerja sama dan promosi pariwisata regional.

Dalam wawancara baru-baru ini, Direktur DOT 7, Judy Dela Cruz Gabato, menekankan bahwa acara-acara ASEAN mendatang ini membutuhkan koordinasi yang erat antara lembaga terakreditasi, otoritas lokal, dan pelaku industri.

Gabato, yang juga memimpin komite akomodasi dan transportasi untuk ATF 2026, menekankan pentingnya memastikan semua aspek penyelenggaraan direncanakan dengan cermat.

Baru-baru ini, DOT 7 mengumpulkan lebih dari 80 perwakilan penyedia akomodasi dan operator layanan transportasi untuk sebuah forum pemangku kepentingan di Bai Hotel Cebu, Kota Mandaue.

Dalam pertemuan tersebut, rencana-rencana utama dipresentasikan, dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan diuraikan dalam persiapan untuk acara pariwisata tahunan terbesar di ASEAN ini.

Pihaknya mendorong semua pemangku kepentingan kami untuk bersiap. Delegasi internasional saat ini sedang melakukan inspeksi lokasi dan kunjungan lapangan,” kata Judy Dela Cruz Gabato

Kami harus memastikan bahwa semua fasilitas terakreditasi memenuhi standar global, tidak hanya dalam hal fasilitas tetapi juga dalam hal keselamatan, keamanan, dan pemberian layanan. Provinsi ini saat ini memiliki sekitar 3.240 kamar yang terakreditasi DOT,” ujar Gabato.

Dia juga menyampaikan bahwa DOT 7 bekerja sama erat dengan universitas dan perguruan tinggi untuk merekrut mahasiswa relawan.

Para relawan ini akan menambah tenaga kerja selama forum dan acara Asean berikutnya pada tahun 2026, memainkan peran penting dalam mendukung logistik, bantuan tamu, dan promosi budaya.

Wawasan Para Pemimpin Industri

Forum terbaru ini menampilkan wawasan dari penegak hukum dan para pemimpin industri, termasuk perwakilan dari Kepolisian Nasional Filipina, Asosiasi Hotel, Resor, dan Restoran Cebu, Dinas Pariwisata Kota Lapu-Lapu, Badan Waralaba dan Regulasi Transportasi Darat, Dinas Transportasi Darat, Grab Filipina, dan Lalamove Filipina.

“Kolaborasi kita akan membantu kami menetapkan protokol yang diperlukan, menyelaraskan kualitas layanan, dan meningkatkan koordinasi untuk memberikan pengalaman yang lancar, aman, dan berkesan bagi semua tamu,” tegas Gabato.

Dia menekankan bahwa partisipasi, wawasan, dan komitmen para pemangku kepentingan sangat berharga dan krusial untuk mencapai tujuan bersama, tidak hanya memenuhi tetapi juga melampaui ekspektasi internasional.

“Peran Anda sebagai garda terdepan dalam akomodasi dan transportasi sangat penting dalam memproyeksikan kehangatan, efisiensi, dan kapabilitas kelas dunia Cebu.

Melalui diskusi dan lokakarya hari ini, kami bertujuan untuk memperkuat kesiapan kolektif kami dan menjunjung tinggi prestise ASEAN 2026,” tambah Gabato.

Selain pertemuan ASEAN, Filipina juga akan menyelenggarakan pameran dagang Travel Exchange (Travex) dan berbagai konferensi sebagai bagian dari ATF 2026.

Travex adalah platform bisnis-ke-bisnis yang dirancang untuk menghubungkan pembeli dan penjual internasional di ASEAN, memungkinkan mereka menjelajahi beragam produk dan layanan destinasi.

Keikutsertaan Filipina dalam ATF mendatang ini dibangun berdasarkan keberhasilan negara tersebut baru-baru ini, termasuk keberhasilan penyelenggaraan Pertemuan Komisi Gabungan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-36 untuk Asia Pasifik dan Asia Selatan, serta Forum Regional Pariwisata PBB yang perdana tentang Pariwisata Gastronomi / KOC.

Resort Lux Baru Siap Genjot Pariwisata Budaya di Guangdong Utara Tiongkok

this formate

Penandatanganan menandai dimulainya Lux Shaoguan, sebuah resor penting yang menghadirkan keramahtamahan mewah yang terinspirasi Zen ke kota untuk pertama kalinya

GUANGDONG, bisniswisata.co.id: The Lux Collective, bermitra dengan Shaoguan Greater Nanhua Investment & Development Company, telah menandatangani perjanjian untuk mengelola Lux Shaoguan – hotel mewah internasional pertama di Kota Shaoguan, Guangdong Utara.

Dilansir dari www.ttgasia.com, terletak di Distrik Qujiang, dekat Kuil Zen Nanhua, resor ini akan berlokasi dekat dengan landmark utama, termasuk Gunung Danxia, sebuah situs Warisan Alam Dunia UNESCO, dan Jalan Kuno Zhuji, yang diakui sebagai rumah leluhur komunitas Kanton.

Melalui kolaborasi ini, The Lux Collective dan Greater Nanhua Company bermaksud untuk memposisikan Shaoguan sebagai destinasi budaya dan pariwisata baru, sekaligus menciptakan peluang ekonomi dan gaya hidup bagi masyarakat sekitar.

Dengan perkiraan investasi sebesar 360 juta yuan (US$50 juta), Lux Shaoguan akan dikembangkan sebagai resor mewah terpadu. Resor ini akan memiliki 108 kamar tamu, ruang acara multifungsi, pusat kebugaran dan spa, restoran, dan klub anak-anak.

Properti ini bertujuan untuk menarik wisatawan bisnis dan rekreasi, keluarga, dan tamu yang mengutamakan kesehatan.

Kemitraan antara The Lux Collective dan Greater Nanhua Company bertujuan untuk memadukan standar perhotelan internasional dengan warisan budaya wilayah Sungai Cao Xi.

Resor ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan industri pariwisata Shaoguan dan pengembangan budaya yang lebih luas.

Penandatanganan perjanjian manajemen hotel dihadiri oleh pejabat pemerintah daerah, perwakilan dari kedua perusahaan, dan mitra proyek.

Dalam upacara tersebut, para pembicara menyoroti peran proyek dalam meningkatkan pariwisata budaya Shaoguan dan menetapkan standar baru untuk perhotelan regional.

Pengembangan ini digambarkan sebagai perpaduan antara pengaruh Zen dan kemewahan, didukung oleh kepercayaan dalam kemitraan.

Desainnya diperkenalkan sebagai perpaduan estetika Zen dan warisan lokal. Sebuah diskusi panel juga mengeksplorasi bagaimana tradisi dan budaya lokal, termasuk Kuil Zen Nanhua di dekatnya, dapat membentuk pengalaman resor yang khas.

Hotel Terbaru ONYX Hospitality di Laos, Amari Vientiane Melebihi Ekspektasi dengan Menangkan Empat Penghargaan.

this formate

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Hotel terbaru ONYX Hospitality di Laos, Amari Vientiane, telah melampaui ekspektasi dengan memenangkan empat penghargaan bergengsi di Haute Grandeur Global Awards 2025.

Pencapaian ini menyoroti layanan, desain, dan pengalaman tamu hotel yang luar biasa, mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik di industri perhotelan.

Dilansir dari www.travelandtourworld.com, dengan penghargaan ini, Amari Vientiane menetapkan standar baru untuk kemewahan dan perhotelan di kawasan ini, membuktikan bahwa mereka menawarkan lebih dari yang diharapkan para tamu.

ONYX Hospitality Group, sebuah perusahaan manajemen perhotelan terkemuka di Asia Tenggara dengan bangga mengumumkan bahwa Amari Vientiane telah meraih empat penghargaan bergengsi di Haute Grandeur Global Awards 2025.

Pencapaian ini menyoroti reputasi hotel yang terus berkembang dan dedikasinya dalam memberikan pengalaman tamu yang luar biasa. Amari Vientiane, yang dibuka pada Maret 2025, merupakan tambahan baru dalam portofolio ONYX Hospitality Group.

Terletak di ibu kota Laos yang semarak, hotel ini terletak di sepanjang Sungai Mekong yang damai, menawarkan beragam fasilitas yang cocok untuk pelancong bisnis maupun rekreasi.

Memadukan layanan penuh perhatian dan kehangatan khas merek Amari, hotel ini menjamin pengalaman menginap yang berkesan dan mewah.

Hotel ini telah meraih penghargaan berikut:
• Hotel Kota Terbaik – Laos
• Hotel Destinasi Terbaik – Laos
• Hotel Mewah Terbaik – Laos
• Hotel Baru Terbaik – Laos

Haute Grandeur Global Awards adalah salah satu penghargaan paling bergengsi di industri perhotelan, yang merayakan pengalaman hotel yang luar biasa secara global.

Pemenang dipilih melalui penilaian independen dan umpan balik tamu, yang mengakui keunggulan dalam layanan, fasilitas, dan kepuasan tamu secara keseluruhan.

“Mendapatkan pengakuan dalam empat kategori oleh Haute Grandeur Global Awards merupakan suatu kehormatan yang luar biasa,” ujar Kitti Saesee, General Manager Amari Vientiane.

Penghargaan ini merupakan cerminan kerja keras dan semangat seluruh tim kami, serta kepercayaan yang diberikan para tamu kepada kami.

“Kami sangat bangga telah menerima pengakuan ini di tahun pertama beroperasi. Kami tetap berkomitmen untuk memberikan layanan yang hangat dan tulus yang mewujudkan semangat Amari dan mencerminkan kekayaan budaya Laos.” ujar Kitti Saesee.

Amari Vientiane adalah pilihan sempurna bagi wisatawan yang ingin merasakan kekayaan budaya dan warisan Laos. Terletak di jantung kota, hotel ini hanya berjarak 4,8 km dari Bandara Internasional Wattay dan dekat dengan berbagai lokasi wisata dan diplomatik utama.

Para tamu dapat menikmati pemandangan Sungai Mekong yang menakjubkan dari atap hotel, serta berbagai fasilitas seperti Amaya Food Gallery, yang menawarkan perpaduan hidangan Laos dan internasional, pusat kebugaran, Breeze Spa, kolam renang besar, dan kolam renang anak-anak.

Amari Vientiane, hotel kedua di bawah merek Amari di Laos, menandai tonggak penting dalam ekspansi regional ONYX Hospitality Group.

Menyusul kesuksesan Amari Vang Vieng yang dibuka pada tahun 2018, penambahan hotel baru ini memperkuat komitmen perusahaan untuk memperluas kehadirannya di seluruh Asia Tenggara.

Pembukaan Amari Vientiane merupakan bagian penting dari strategi grup untuk menawarkan akomodasi berkualitas di destinasi yang dinamis dan sedang berkembang.

Kesuksesan Amari Vientiane mencerminkan standar layanan dan keramahtamahan hotel yang luar biasa, yang menjadikannya hotel terkemuka di kawasan ini.

Pencapaian ini menggarisbawahi kemampuan ONYX Hospitality Group untuk beradaptasi dan memberikan pengalaman berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan unik wisatawan domestik dan internasional.

Kesuksesan hotel ini juga merupakan bukti pendekatan cermat perusahaan terhadap operasional, yang memastikan pengalaman menginap yang tak terlupakan bagi setiap tamu.

Tonggak sejarah ini sejalan dengan tujuan ONYX Hospitality Group yang lebih besar, yaitu menjadi ‘Perusahaan Manajemen Perhotelan Menengah Terbaik di Asia Tenggara’.

Dengan terus berinvestasi pada properti-properti yang berlokasi strategis dan menawarkan layanan yang disesuaikan, perusahaan ini bertujuan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan layanan perhotelan berkualitas di pasar-pasar utama di kawasan ini.

Ekspansi strategis ini memungkinkan ONYX Hospitality Group untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya dan memenuhi beragam kebutuhan wisatawan.

Amari Vientiane, tambahan terbaru ONYX Hospitality di Laos, telah melampaui ekspektasi dengan memenangkan empat penghargaan di Haute Grandeur Global Awards 2025.

Penghargaan ini menggarisbawahi layanan, desain, dan pengalaman tamu yang luar biasa, memposisikannya sebagai pesaing utama dalam kancah perhotelan mewah di kawasan ini.

Dengan pemahaman yang mendalam tentang tren pariwisata di kawasan ini dan jaringan yang luas, ONYX Hospitality Group berdedikasi untuk memberikan nilai tambah bagi wisatawan dan mitra.

Fokus pada kolaborasi dan penciptaan kemitraan yang bermakna ini merupakan bagian integral dari kesuksesan mereka yang berkelanjutan, seiring mereka terus berkembang dan menghadirkan pengalaman luar biasa di seluruh Asia Tenggara.