Direktur DOT 7, Judy Dela Cruz Gabato,
CEBU, bisniswisata.co.id: Kurang dari enam bulan menjelang Filipina menjadi tuan rumah Forum Pariwisata Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) (ATF) 2026, Dinas Pariwisata Visayas Tengah (DOT 7) mempercepat persiapannya.
Dilansir dari www.sunstar.com.ph, dinas ini memobilisasi sektor perhotelan dan transportasi di kawasan tersebut untuk memastikan Cebu siap menyambut delegasi, menteri, dan tamu tingkat tinggi ASEAN.
ATF mencakup Pertemuan Menteri Pariwisata ASEAN, yang akan diselenggarakan di Provinsi Cebu pada 25-30 Januari 2026. Forum ini diperkirakan akan menarik ratusan delegasi dari 10 negara anggota ASEAN dan mitra dialog, yang akan berfungsi sebagai platform vital bagi kerja sama dan promosi pariwisata regional.
Dalam wawancara baru-baru ini, Direktur DOT 7, Judy Dela Cruz Gabato, menekankan bahwa acara-acara ASEAN mendatang ini membutuhkan koordinasi yang erat antara lembaga terakreditasi, otoritas lokal, dan pelaku industri.
Gabato, yang juga memimpin komite akomodasi dan transportasi untuk ATF 2026, menekankan pentingnya memastikan semua aspek penyelenggaraan direncanakan dengan cermat.
Baru-baru ini, DOT 7 mengumpulkan lebih dari 80 perwakilan penyedia akomodasi dan operator layanan transportasi untuk sebuah forum pemangku kepentingan di Bai Hotel Cebu, Kota Mandaue.
Dalam pertemuan tersebut, rencana-rencana utama dipresentasikan, dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan diuraikan dalam persiapan untuk acara pariwisata tahunan terbesar di ASEAN ini.
Pihaknya mendorong semua pemangku kepentingan kami untuk bersiap. Delegasi internasional saat ini sedang melakukan inspeksi lokasi dan kunjungan lapangan,” kata Judy Dela Cruz Gabato
Kami harus memastikan bahwa semua fasilitas terakreditasi memenuhi standar global, tidak hanya dalam hal fasilitas tetapi juga dalam hal keselamatan, keamanan, dan pemberian layanan. Provinsi ini saat ini memiliki sekitar 3.240 kamar yang terakreditasi DOT,” ujar Gabato.
Dia juga menyampaikan bahwa DOT 7 bekerja sama erat dengan universitas dan perguruan tinggi untuk merekrut mahasiswa relawan.
Para relawan ini akan menambah tenaga kerja selama forum dan acara Asean berikutnya pada tahun 2026, memainkan peran penting dalam mendukung logistik, bantuan tamu, dan promosi budaya.
Wawasan Para Pemimpin Industri
Forum terbaru ini menampilkan wawasan dari penegak hukum dan para pemimpin industri, termasuk perwakilan dari Kepolisian Nasional Filipina, Asosiasi Hotel, Resor, dan Restoran Cebu, Dinas Pariwisata Kota Lapu-Lapu, Badan Waralaba dan Regulasi Transportasi Darat, Dinas Transportasi Darat, Grab Filipina, dan Lalamove Filipina.
“Kolaborasi kita akan membantu kami menetapkan protokol yang diperlukan, menyelaraskan kualitas layanan, dan meningkatkan koordinasi untuk memberikan pengalaman yang lancar, aman, dan berkesan bagi semua tamu,” tegas Gabato.
Dia menekankan bahwa partisipasi, wawasan, dan komitmen para pemangku kepentingan sangat berharga dan krusial untuk mencapai tujuan bersama, tidak hanya memenuhi tetapi juga melampaui ekspektasi internasional.
“Peran Anda sebagai garda terdepan dalam akomodasi dan transportasi sangat penting dalam memproyeksikan kehangatan, efisiensi, dan kapabilitas kelas dunia Cebu.
Melalui diskusi dan lokakarya hari ini, kami bertujuan untuk memperkuat kesiapan kolektif kami dan menjunjung tinggi prestise ASEAN 2026,” tambah Gabato.
Selain pertemuan ASEAN, Filipina juga akan menyelenggarakan pameran dagang Travel Exchange (Travex) dan berbagai konferensi sebagai bagian dari ATF 2026.
Travex adalah platform bisnis-ke-bisnis yang dirancang untuk menghubungkan pembeli dan penjual internasional di ASEAN, memungkinkan mereka menjelajahi beragam produk dan layanan destinasi.
Keikutsertaan Filipina dalam ATF mendatang ini dibangun berdasarkan keberhasilan negara tersebut baru-baru ini, termasuk keberhasilan penyelenggaraan Pertemuan Komisi Gabungan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-36 untuk Asia Pasifik dan Asia Selatan, serta Forum Regional Pariwisata PBB yang perdana tentang Pariwisata Gastronomi / KOC.










