Hyatt Regency Times Square Debut di Manhattan

this formate

Time Square Kota New York. (Foto: Patrick Clarke)

MANHATTAN, AS, bisniswisata.co.id : Hotel Hyatt Regency pertama di New York City kini dibuka di Broadway. Hotel mewah dengan 795 kamar ini menawarkan pemandangan yang menginspirasi dan dekorasi kontemporer sekaligus memberi penghormatan kepada lokasi Manhattan yang ramai dan semarak.

Dilansir dari travelpulse.com, Terletak di 1605 Broadway, hotel ini menawarkan porte cochere yang dramatis dan menjulang tinggi menuju lobi dua lantai dengan atrium kaca dan restoran khas yang menghadap lampu-lampu ikonis Broadway.

Hyatt Regency Times Square juga menampilkan karya seni yang terinspirasi Broadway dan tenda teater yang menggantung di langit-langit.

“Hyatt Regency Times Square adalah tambahan terbaru yang paling menarik bagi lanskap perhotelan Kota New York,” ujar Mohit Malhotra, General Manager, Hyatt Regency Times Square.

Pihaknya menawarkan pengalaman perjalanan yang mulus bagi tamu bisnis maupun rekreasi. Desain hotel yang memukau, pemandangan yang luar biasa, dan lokasi yang menyenangkan dilengkapi dengan kenyamanan, kemudahan, dan perhatian tulus bagi para tamu, anggota World of Hyatt , dan pelanggan.

Setiap kamar dan suite hotel yang terang dan luas menawarkan cahaya alami yang melimpah melalui jendela-jendela besar dan pemandangan Kota New York yang memukau.

Suite penthouse seluas 969 kaki persegi yang dapat digabungkan dengan dua kamar tamu tambahan, menampilkan pemandangan indah dari Times Square hingga Sungai Hudson.

Bekerja sama dengan MAMMA MIA! yang kembali ke Broadway pada 2 Agustus, hotel ini juga memiliki kamar bertema pulau Yunani yang terinspirasi musikal.

Fasilitas hotel lainnya termasuk kafe siang hari di lobi yang dapat disulap menjadi lounge malam yang tinggi dengan pemandangan lampu-lampu di 48th Street , serta pasar pagi yang menyediakan kopi dan menu sarapan.

Setelah hotel dibuka, lounge yang ramai menyajikan hidangan yang dapat dinikmati bersama dan koktail craft. Pusat kebugarannya merupakan salah satu yang terbesar di Manhattan, menawarkan beragam peralatan kardio dan latihan kekuatan.

Hyatt Regency Times Square bergabung dengan hampir 30 properti Hyatt lainnya di New York City, hotel terbaru yang bergabung dengan keluarga World of Hyatt setelah Hotel Seville Nomad, bagian dari The Unbound Collection by Hyatt menjadi bagian dari World of Hyatt pada bulan April 2025.
Reservasi sekarang dibuka, dengan tarif mulai US$349 per malam.

Menteri Pariwisata: Sektor Pariwisata Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa sektor pariwisata berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II tahun 2025 yang mencapai 5,12% (Year on Year).

“Kami senang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2025, mencapai 5,12% year on year, yang melebihi pencapaian kuartal pertama 2025 dan kuartal kedua 2024,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti .

Berbicara dalam “Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2025”, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Selasa, Widiyanti tegaskan top-4 terbesar sektor yang berkontribusi paling besar terhadap PDB, keempatnya berasal dan terkait dengan sektor pariwisata.

Hal ini dapat dilihat dari peranan sektor pariwisata pada PDB menurut lapangan usaha (sektoral) pada kuartal II tahun 2025, di antaranya sektor “jasa lainnya”, seperti jasa hiburan dan rekreasi.

Sektor ini menjadi yang tertinggi pertumbuhannya pada kuartal II tahun 2025, yaitu sebesar 11,31% didorong oleh peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan kunjungan wisatawan mancanegara.

Menteri Pariwisata menjelaskan perjalanan wisatawan nusantara pada kuartal kedua 2025 mencapai 331,37 juta perjalanan atau meningkat 22,32% dibandingkan kuartal kedua 2024.

Sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara pada kuartal kedua 2025 sebesar 3,89 juta kunjungan, meningkat 13,96% dibandingkan kuartal kedua 2024.

“Selama semester pertama tahun 2025 ini, kita sudah mencatatkan 613,78 juta perjalanan wisatawan nusantara, dan 7,05 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” kata Menteri Pariwisata Widyanti.

Kemudian, sektor jasa perusahaan menjadi sektor tertinggi kedua pertumbuhannya sebesar 9,31%. Hal ini didukung peningkatan aktivitas jasa agen atau biro perjalanan wisata.

Selanjutnya, sektor transportasi dan perdagangan menjadi sektor tertinggi ketiga pertumbuhannya, yaitu sebesar 8,52%, yang didukung berbagai kebijakan stimulus ekonomi, diskon, tiket pesawat, kereta api, dan sebagainya.

Faktor keempat adalah sektor akomodasi dan makan minum dengan pertumbuhan 8,04%. “Sektor akomodasi dan makan minum ini yang paling banyak didorong oleh kegiatan kepariwisataan,” kata Menteri Pariwisata Widyanti.

Menteri Pariwisata Widiyanti juga mengungkapkan upaya selanjutnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, yaitu menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada 17 Agustus.

Kementerian Pariwisata telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk dapat berpartisipasi dengan turut memeriahkan HUT ke-80 RI dengan menyiapkan pilihan paket wisata yang menarik berupa diskon hotel dan restoran selama bulan kemerdekaan.

“Sehingga wisatawan bisa memanfaatkan momen libur nasional pada 18 Agustus 2025 dengan berwisata di dalam negeri.Hotel-hotel pun sudah mulai mempublikasikan promo mereka, termasuk promo diskon hingga 80% menyambut HUT ke-80 RI,” ujar Menteri Pariwisata.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menonton 58 Festival Karisma Event Nusantara yang masih akan dilaksanakan hingga akhir tahun, termasuk Festival Pacu Jalur yang akan dilaksanakan pada 20 sampai 24 Agustus 2025.

Selanjutnya, mulai Oktober 2025, Kementerian Pariwisata juga akan memulai kampanye libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026, serta akan berkoordinasi dengan asosiasi dan pelaku usaha untuk menghadirkan promo dan paket wisata yang menarik wisatawan nusantara.

“Upaya ini juga dikombinasikan dengan stimulus ekonomi untuk supply melalui kebijakan diskon transportasi dan stimulus guna menjaga daya beli masyarakat sebagaimana dikomunikasikan oleh Menteri Perhubungan,” kata Menteri Pariwisata.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa salah satu faktor pertumbuhan ekonomi pada kuartal II ini adalah adanya peningkatan mobilitas masyarakat, sehingga mendorong konsumsi dan sektor pariwisata terutama pada wisatawan mancanegara yang mencapai 140.000 orang, dan wisatawan nusantara mencapai 100.000 orang.

“Jadi ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah ini mendorong tumbuhnya wisatawan nusantara secara year on year itu 23,32%. Kemudian ini juga mendorong sisi transportasi dengan berbagai program yang dibuat pemerintah termasuk terkait dengan diskon-diskon pesawat, maupun diskon tol,” kata Menko Airlangga.

Konferensi Pers ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati; Menteri Perdagangan Budi Santoso; Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani.

Hadir pula Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait; Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy.

Turut hadir mendampingi Menteri Pariwisata, Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji; Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Martini; dan Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata Indri Wahyu Susanti.

Foperlam Meresmikan Kantor Sekretariat

this formate

Dr Djuariati Djahri Azhari. M.Pd sebagai Ketua Umum Foperlam saat peresmian kantor Sekretariat.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Forum Perempuan Lampung ( Foperlam) meresmikan kantor Sekretariatnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta dengan doa bersama dipimpin Ustajah ismalaila dari Pengajian Raudatul Jannah.

Organisasi baru yang di deklarasikan 17 Juni 2025 di Hotel Ambhara Jakarta ini tujuannya antara lain untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan Lampung dalam membangun daerah asalnya.

“Dalam peresmian ini kami memanfaatkan rumah pribadi kami sendiri dan visi-misiyang akan kami prioritaskan antara lain adalah Seni budaya, Pendidikan, Sosial dan UMKM,” kata Dr Djuariati Djahri Azhari. M.Pd sebagai Ketua Umum Foperlam.

Empat bidang ini — seni budaya, pendidikan, sosial, dan UMKM — sangat penting untuk dikembangkan karena mereka saling menopang dan berkontribusi besar terhadap pembangunan manusia, identitas bangsa, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Mengembangkan seni budaya, pendidikan, sosial, dan UMKM bukan hanya soal membangun ekonomi, tapi membangun bangsa yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan berkelanjutan.Semua bidang prioritas ini adalah pondasi utama peradaban, kata Dr Djuariati Djahri Azhari. M.Pd

Itulah sebabnya saat memberikan sambutan, Dr Djuariati membiasakan anggota dengan membuka kegiatan dengan sapaan khas Lampung “ Tabik Pun “ dan di jawab dengan “ Ya pun,”

Sapaan adat ini diucapkan dimana-mana di seluruh Provinsi Lampung. Dalam acara formal dan informal.Tabik pun merupakan salah satu sapaan khas yang terlihat lebih akrab saat digunakan. Sering diucapkan setelah sapaan Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Panitia acara yang dipandu oleh Mertha Rusli Pandji dan Hernida juga dihadiri oleh para wakil Ketua, Nidalia Djohansyah Makki, para penasehat seperti Batin Saodah Mantan Dubes di kawasan Eropa Timur serta para pembina a.l bunda Milhana, Dewi Amrah, Aida dan lainnya. Acara di tutup dengan penyerahan 15 Alquran sumbangan dari Dr Rita, dokter ahli kecantikan yang menjadi salah satu pengurusnya.

“ Alhamdulilah kami sudah melaksanakan kegiatan sunat masal bersama IDI Jaksel, mengadakan Rapat Kerja pertama dan selanjutnya peresmian kantor sekretariat yang untuk seterusnya juga akan kami manfaatkan untuk pengajian rutin,” kata Dr Djuariati Djahri Azhari. M.Pd

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Menteri Pariwisata Prioritaskan Keselamatan Masyarakat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur saat ini berada dalam status awas.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan keselamatan masyarakat, wisatawan, dan pelaku industri pariwisata sebagai prioritas utama yang harus diperhatikan dalam mengatasi dampak erupsi.

“Saya mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pelaku wisata untuk terus waspada dengan memantau informasi dan mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (2/8/2025).

Saat ini Kementerian Pariwisata bersama otoritas terkait seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Perhubungan, serta pemerintah daerah untuk memantau secara saksama perkembangan situasi.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pelaku usaha pariwisata, termasuk hotel, pemandu wisata, dan operator perjalanan untuk memastikan adanya respons yang cepat dan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang terdampak.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata pun sudah mengaktifkan Tourist Information Center (TIC) dan kanal komunikasi untuk membantu wisatawan yang membutuhkan informasi atau pendampingan lebih lanjut.

Wisatawan yang membutuhkan bantuan informasi dan panduan perjalanan terkini dapat menghubungi hotline informasi pariwisata BPOLBF di +62 811-3879-4555.

“Kami percaya bahwa dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, pariwisata Flores akan pulih kembali dan tetap menjadi destinasi unggulan Indonesia,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Menteri Pariwisata meminta agar masyarakat atau wisatawan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menunda kunjungan ke destinasi rentan, dan rutin memeriksa perubahan pola operasional penerbangan selama status “Awas” masih diberlakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif,

Hingga saat ini, sejumlah bandara di kawasan Flores dan sekitarnya, seperti Maumere, Ende, Larantuka, hingga Labuan Bajo, mengalami gangguan operasional akibat sebaran abu vulkanik.

“Kami memahami hal ini berdampak langsung pada aktivitas penerbangan dan perjalanan wisata, khususnya di kawasan Flores Timur, Sikka, Ende, dan Manggarai,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.

Berikut sejumlah informasi pemberangkatan jalur udara dan destinasi yang berhubungan dengan aksesibilitas yang ditutup;

1.⁠ ⁠Bandar Udara Gewayantana Larantuka masih terjadwal. Adapun destinasi yang berhubungan di sekitar Larantuka di antaranya; Pantai Kawaliwu, Pantai Onga Misi, Gereja Katedral Reinha Rosari, dan Istana Raja Larantuka.

2.⁠ ⁠Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Kabupaten Sikka saat ini operasionalnya masih ditutup hingga Minggu, 3 Agustus 2025 pukul 06.00 WITA. Keputusan ini diambil sehubungan adanya deposit abu vulkanik di area sisi udara (airside), yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan. Adapun destinasi yang berada di sekitar Maumere yaitu Pantai Koka, Gunung Egon, Desa Doka, Pantai Tanjung, Gereja Tua Sikka, Gunung Rokatenda.

3.⁠ ⁠Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende, seluruh penerbangan cancel. Sejumlah destinasi yang berada di sekitar Ende di antaranya Rumah Pengasingan Soekarno, Danau Kelimutu, Taman Renungan, dan Serambi Soekarno.

4.⁠ ⁠Bandar Udara So’a Bajawa hingga saat ini belum ada konfirmasi. Untuk destinasi di sekitar Bajawa seperti Kampung Adat Bena. Wolobobo, Taman Laut 17 Pulau Riung, dan Puncak Gunung Inerie.

5.⁠ ⁠Bandar Udara Frans Sales Lega Ruteng, juga belum ada konfirmasi. Dengan destinasi yang berada di sekitar Ruteng di antaranya Wae Rebo, Rana Mese (Manggarai Timur), Gereja-gereja Tua, Pulau Mules, Kampung Adat Todo, Kampung Adat Ruteng Pu’u.

6.⁠ ⁠Bandar Udara Komodo Labuan Bajo terdapat 23 penerbangan yang cancel.

SG60 SIA CARES Sambut 900 Tamu Istimewa dari 33 Lembaga Sosial

this formate

 Interaksi tamu dengan para pilot

SINGAPURA,bisniswisata.co.id: Singapore Airlines (SIA) membuka pusat pelatihannya bagi hampir 900 tamu dalam acara Open House SIA Cares ketiganya.

Para tamu tersebut terdiri dari remaja berisiko, individu dari latar belakang kurang beruntung, serta penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus, yang hadir bersama para pendamping mereka dari 33 lembaga layanan sosial di Singapura.

Untuk pertama kalinya, SIA mengadakan acara ini selama dua hari, pada 19 dan 20 Juli 2025, sebagai bagian dari perayaan SG60 yang menandai 60 tahun kemerdekaan Singapura.

Selama tour yang berdurasi dua jam di SIA Training Centre, para peserta bertemu dengan pilot, awak kabin, dan teknisi SIA untuk mempelajari pelatihan yang mereka jalani, memahami cara kerja simulator pelatihan penerbangan, serta mengunjungi fasilitas pelatihan keselamatan milik maskapai.

Para penerima manfaat dan pendamping mereka juga mengeksplorasi pameran khusus SG60 dan warisan SIA serta berinteraksi dengan instalasi digital interaktif yang menampilkan perjalanan pembangunan Singapura. Tour ini ditutup dengan pengalaman mencicipi beragam pilihan hidangan dalam penerbangan SIA.

Lebih dari 650 staf SIA Group yang berbasis di Singapura menjadi relawan untuk mengorganisir Open House ini dan mendampingi para tamu selama tour, bersama mitra korporat yang turut berkontribusi dalam kampanye penggalangan dana SG60 SIA Cares.

Hal ini mencerminkan komitmen SIA untuk menggerakkan komunitas yang lebih luas dalam mendukung berbagai inisiatif yang bermakna.

Open House ini merupakan bagian dari kampanye global SIA Cares Around the World yang berlangsung selama sebulan, yang mencakup 60 kota di seluruh jaringan SIA Group dengan lebih dari 1.000 staf yang berbasis di luar negeri turut terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas.

Goh Choon Phong, Chief Executive Officer, Singapore Airlines, mengatakan: “Memberikan akses langsung ke pusat pelatihan kami kepada hampir 900 tamu dan mengajak mereka dalam tour eksklusif di balik layar memungkinkan kami untuk berbagi dan menumbuhkan ketertarikan terhadap dunia penerbangan. “

Sangat menyenangkan melihat wajah mereka berseri-seri saat mengenal simulator penerbangan, mencoba prosedur layanan kabin, serta berinteraksi langsung dengan pilot, awak kabin, dan teknisi kami, tambahnya.

“Semangat untuk berbagi ini juga kami bagikan kepada mitra-mitra korporat kami, yang turut kami ajak bergabung dalam tujuan mulia ini. Dukungan mereka yang kuat dan keterlibatan yang aktif telah memperbesar dampak yang bisa kita ciptakan bersama.”

“Saya sangat bangga dengan tim Singapore Airlines, yang telah memberikan dampak positif selama sebulan terakhir di 60 kota di seluruh jaringan global kami di luar Singapura. “ungkapnya.

Antusiasme dan dedikasi para relawan kami mencerminkan komitmen jangka panjang SIA untuk berkontribusi kepada masyarakat yang telah mendukung sepanjang perjalanan kami. ungkapnya.

FOKBI: Lomba Senam di FORNAS VIII NTB 2025 Sukses

this formate

Sapta Nirwandar ( kanan) saat penyerahan hadiah bersama peserta lomba. ( Foto: Fokbi)

MATARAM, Lombok, bisniswisata.co.id: Sebanyak 350 pegiat olahraga rekreasi dari 22 provinsi ikuti gelaran lomba senam kreasi budaya yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) berkaitan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang berlangsung meriah di Lombok.

Ketua Umum DPP FOKBI Sapta Nirwandar mengapresiasi antusiasme para pegiat dan menekankan pentingnya olahraga berbasis budaya bagi masyarakat.

“Olahraga kreasi budaya seperti senam Poco-Poco bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan gerakan pelestarian budaya yang mampu membentuk masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia,” ujarnya

Melalui kegiatan ini, juga mendukung pengembangan sport tourism serta berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Peserta datang dari Aceh, Bali, Jambi, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Papua, Kepulauan Riau, Bengkulu, Papua Barat, Papua Pegunungan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Mereka turut ambil bagian memeriahkan lomba nasional ini. Acara berlangsung di Gedung Graha Bhakti Praja, Mataram pada Sabtu, 26 Juli 2025 mulai pukul 07.00 hingga 19.45 WITA.

Lomba FOKBI ini merupakan bagian dari FORNAS VIII, sebuah festival olahraga rekreasi nasional dua tahunan yang memadukan berbagai olahraga modern dan tradisional dalam suasana riang dan meriah.

Pada FORNAS VIII di Mataram ini, FOKBI mempertandingkan 14 kategori lomba. Kategori tersebut terbagi ke dalam kategori beregu, perorangan, dan eksibisi. Kategori beregu (3 kategori) meliputi Poco-Poco GWR, Poco-Poco Ceria, dan Senam Poco-Poco Olahraga.

Kategori perorangan (8 kategori) terdiri dari Poco-Poco GWR (perorangan usia 36 tahun ke atas dan 35 tahun ke bawah), Senam Anak Indonesia Hebat (perorangan), Poco-Poco Kenangan, Senam Poco-Poco Olahraga (perorangan), Senam Ikan Nae di Pante (Kolonial & Milenial), serta Senam Poco-Poco Aerodance.

Adapun kategori eksibisi (3 kategori) mempertandingkan Senam Anak Indonesia Hebat beregu tingkat SMA se-Indonesia, SMP se-NTB, dan SD se-NTB.

Para peserta dari berbagai daerah menampilkan performa senam dengan koreografi kaya kreasi budaya dan nuansa kebugaran, lengkap dengan kostum daerah dan iringan musik khas. Suasana lomba pun terasa sangat meriah, sejalan dengan tema FORNAS VIII NTB 2025.

“Menang Kalah, Semua Senang”, di mana setiap peserta tampak antusias unjuk kebolehan sambil menjalin persahabatan antardaerah,)” kata Sapta Nirwandar

Sementara itu, Ketua Panitia FOKBI FORNAS VIII NTB, Hendri Karnoza, menyampaikan bahwa pelaksanaan FORNAS VIII di NTB merupakan peluang besar bagi daerah.

“Pemerintah Provinsi NTB sangat beruntung ditunjuk sebagai tuan rumah FORNAS VIII 2025. Kegiatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ajang promosi daerah, jelas Henry

khususnya destinasi pariwisata yang ada, kuliner khas Lombok, dan keramahtamahan masyarakat NTB. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi serta ratusan Inorga di bawah KORMI Nasional menjadi momentum yang sangat berharga bagi NTB,” jelasnya.

Sebagai informasi, FORNAS VIII 2025 di NTB diikuti oleh 74 induk olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI dan menargetkan sekitar 20.000 peserta secara keseluruhan.

Lomba FOKBI sendiri menjadi salah satu daya tarik utama berkat perpaduan olahraga dan seni budaya. “Kami bangga dapat membawa semangat Poco-Poco dan senam kreasi budaya ke ajang FORNAS tahun ini. Antusiasme peserta dan penonton sungguh luar biasa,” tambah Sapta.

Melalui ajang berskala nasional ini, FOKBI berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk berolahraga sambil melestarikan budaya, sesuai dengan semangat Menang Kalah, Semua Senang yang dikedepankan FORNAS VIII.

Menpar Widiyanti: ‘Indonesia Art Motoring II’ Hadirkan Daya Tarik Bagi Wisatawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membuka secara resmi “Indonesia Art Motoring II” sebuah pameran yang menghadirkan deretan koleksi mobil klasik serta ragam karya seni yang mengambil inspirasi dari dunia otomotif.

Menteri Pariwisata Widiyanti dalam sambutannya di acara yang berlangsung di Hotel Four Seasons Jakarta, Jumat (1/8/2025), mengatakan pameran yang berlangsung hingga 8 Agustus 2025 ini menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan khususnya para pecinta mobil klasik.

“Indonesia Art Motoring II tidak hanya perayaan untuk pecinta mobil klasik, tidak hanya untuk mengagumi keindahan kendaraan yang direstorasi, tetapi juga untuk merayakan sejarah, seni, dan imajinasi yang menyertai di dalamnya,” ujar Menteri Widiyanti.

“Indonesia Art Motoring II” merupakan pameran yang diinisiasi Indonesia Classic Car Owners Club (ICCOC), komunitas pemilik mobil klasik di Indonesia yang didirikan pada tahun 2007.

Mengusung tema “Motion and Reflection”, pameran ini menampilkan 30 karya seni baik dua dimensi maupun tiga dimensi, termasuk karya interaktif seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Pada acara yang sama juga ditampilkan 30 mobil klasik.

Menteri Widiyanti mengatakan, tema yang diusung dalam pameran ini diharapkan dapat membantu semua untuk memaknai ulang bagaimana pola pikir wisatawan. motion melambangkan bagaimana ketertarikan seseorang untuk menjelajahi tempat baru, bertemu orang baru, dan mendapat pengalaman-pengalaman baru.

Sementara reflection mengajak seseorang berhenti sejenak untuk memahami akar dan kisah-kisah yang membentuk perjalanan hidup sebelumnya.

“Sebagaimana mobil klasik yang membawa sejarah, kami ingin setiap wisatawan yang mengunjungi Indonesia merasakan lebih dari sekadar destinasi “ ujarnya

Kami ingin mereka membawa pulang kisah-kisah bangsa kita melalui kekayaan budaya. Pameran ini adalah contoh sempurna tentang bagaimana pariwisata dan budaya dapat dipadukan untuk membangun soft diplomacy, membentuk persepsi, melalui apresiasi, dan pengalaman bersama.

Lebih lanjut Widiyanti menjelaskan, pameran ini juga menjadi contoh yang kuat tentang potensi penyelenggaraan event berkualitas di Indonesia. Hal ini sejalan dengan program unggulan Kementerian Pariwisata 2025, yaitu acara-acara yang dibuat dan diselenggarakan di Indonesia, yang dirancang untuk memenuhi standar global.

“Kami berharap acara ini terus mendorong pertukaran budaya, kolaborasi internasional, dan memunculkan daya tarik yang lebih besar dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. 0Tidak hanya untuk menghadiri acara, tetapi juga untuk terhubung dengan komunitas-komunitas yang ada di baliknya,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.

Ketua Umum Indonesia Classic Car Owners Club (ICCOC), Stanley Setia Atmadja, mengungkapkan pihaknya sudah beberapa kali menggelar pameran mobil klasik berskala nasional, di antaranya Indonesia Classic Car Show 2007 di Balai Kartini Jakarta, Indonesia Classic Car Show 2008 di JHCC Jakarta dan Indonesia Art Motoring I 2011 di Galeri Nasional Jakarta.

“ICCOC berharap dengan digelarnya Pameran Indonesia Art Motoring Il dapat meramaikan ranah pariwisata dan industri kreatif tanah air serta penunjang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, sebagai suguhan event bergengsi khususnya dalam bidang otomotif, gaya hidup, dan seni,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti, Deputi Bidang Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenpar, Vinsensius Jemadu

Mengungkap Sisi Rahasia Traveler Tahan Banting

this formate

Jelajahi 4.500 KM di Kalimantan Tanpa Takut Masuk Angin. Urrofi membekali diri dengan Bejo Jahe Merah untuk menjaga daya tahan tubuh dan staminanya.

JAKARTA, bisniswisata co.id: Traveling kini bukan sekadar jalan-jalan. Bagi anak muda Indonesia, menjelajah nusantara adalah cara untuk menunjukkan rasa bangga terhadap negeri sendiri sekaligus berbagi cerita lewat konten media sosial.

Fenomena ini makin terasa beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya minat generasi muda terhadap wisata alam dan budaya lokal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memiliki 2.930 Objek Daya Tarik Wisata (ODTW), termasuk 742 objek wisata alam. Tak heran jika tren wisata dalam negeri terus meroket.

Tahun ini, Kementerian Pariwisata mencatat lonjakan 12,61 persen jumlah wisatawan nusantara dibanding tahun lalu. Salah satu kawasan yang mencuri perhatian adalah Kalimantan, dengan pertumbuhan kunjungan hingga 200 persen.

Pulau terbesar ketiga di dunia ini menyimpan hutan tropis yang lebat, sungai-sungai deras, dan pantai alami yang masih perawan. Tak sedikit yang menyebut Kalimantan sebagai hidden gem Indonesia.

Keindahan inilah yang mendorong Daffa Urrofi (Urrofi), content creator sekaligus filmmaker, untuk melakukan ekspedisi panjang melintasi pulau ini.

“Kalimantan lebih besar dari Spanyol, dan setiap sudutnya menawarkan pengalaman unik. Saya ingin menangkap semua keindahan itu agar tidak selamanya jadi hidden gem,” tutur Urrofi.

Menyusuri 4.500 KM di Jantung Borneo
Urrofi kini tengah menempuh perjalanan darat sejauh 4.500 km bersama SUV merah kesayangan, yang ia panggil Bejo. Rute dimulai dari Balikpapan, melewati Samarinda, Palangkaraya, hingga Pontianak, dan berlanjut ke puncak tertinggi di Kinabalu.

Tak hanya kota-kota besar, Urrofi juga menargetkan destinasi ikonik seperti Taman Nasional Tanjung Puting, rumah orangutan, serta Bukit Kelam, batu monolit raksasa yang jadi habitat kantong semar, tanaman karnivora langka.

Namun, perjalanan semacam ini jelas bukan perkara ringan. Jalur darat Kalimantan kerap menghadirkan kejutan: jalan berliku yang mendadak berlumpur usai hujan, jembatan kayu sederhana yang harus dilalui perlahan, hingga malam-malam panjang di tepi sungai saat suara serangga berpadu dengan gemericik air.

Di setiap pagi sebelum melanjutkan perjalanan, Urrofi meminum Bejo Jahe Merah. Aroma hangat jahe bercampur manisnya kurma menyeruak, memberi semangat baru bahkan sebelum mesin mobil dinyalakan.

Hangatnya menyusup ke tubuh, mengusir kantuk dan dingin pagi pedalaman Kalimantan, membuat langkah kembali ringan. Dengan racikan jahe merah, adas, mint, cabe jawa, dan kurma, Bejo Jahe Merah memberi manfaat anti-inflamasi dan antioksidan yang membantu tubuh melawan masuk angin, meredakan mual, serta menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.

Rindu Melati Siregar, Group Brand Manager Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, mendorong generasi muda untuk berani mewujudkan wishlist mereka menjelajahi pelosok Indonesia.

“Saat menjelajahi alam, masuk angin dan mabuk darat bisa mengganggu kenyamanan. Kita punya herbal asli Indonesia: jahe merah yang dikenal mampu meredakan mual, pusing, dan menjaga daya tahan tubuh. Semua manfaat ini kami hadirkan dalam Bejo Jahe Merah, teman perjalanan yang bisa diandalkan,” ungkap Rindu.

Tak berhenti pada perjalanan, pihaknya juga meluncurkan kampanye Anti Angin Angin Club lewat gerakan #PamerIndonesia dan #AkuMerahPutih.

Gerakan ini mengajak generasi muda untuk membagikan kebanggaan mereka terhadap kekayaan alam dan budaya Indonesia di media sosial. Sejumlah content creator populer seperti Jeremy Owen, Juwita Situmorang, Bang Ijal, dan We The Sibs ikut serta dalam kampanye ini.

“Herbal ini siap menemani generasi muda menjelajahi negeri ini. Dengan kemasan sachet yang praktis dan manfaat lengkap, kami ingin mereka menikmati perjalanan dengan nyaman dan bangga berkata: #AkuMerahPutih,” tambah Rindu.

Menjadikan Hidden Gems Tak Lagi Tersembunyi

Bagi Urrofi, perjalanan kali ini bukan sekadar road trip, melainkan misi memperkenalkan Kalimantan ke mata dunia. Ini adalah ekspedisi ketiganya dalam mengeksplorasi nusantara.

Malam-malam panjang di pedalaman, ketika langit penuh bintang dan hanya suara hutan yang menemani, ditambah hawa lembap khas hutan hujan, membuatnya semakin yakin bahwa keindahan ini harus dilihat lebih banyak orang.

“Penjelajahan Borneo hingga ke sudut-sudutnya bisa berjalan lancar. Semoga hidden gems Borneo dapat terungkap satu demi satu dan jadi tujuan wisata banyak masyarakat muda Indonesia, bahkan mancanegara,” tutup Urrofi.

Dengan semangat muda, kekayaan alam Indonesia, dan dukungan herbal tradisional yang kini hadir dalam kemasan modern, setiap kilometer perjalanan bukan sekadar jarak, melainkan langkah untuk memperkenalkan wajah terbaik nusantara pada dunia.

Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah ke Jepang di Musim Liburan

this formate

TOKYO, bisniswisata.co.id : Musim gugur ini, Jepang kemungkinan akan menjadi tujuan paling populer di kalangan wisatawan dari Amerika Serikat yang melakukan perjalanan di luar musim , menurut data baru.

Dilansir dari travelpulse.com, Menurut situs penawaran penerbangan Going.com , Tokyo kini menjadi kota nomor 1 yang paling banyak dipantau untuk peringatan penerbangan musim gugur di aplikasi perusahaan. Ibu kota Jepang ini telah mengungguli kota-kota Eropa, yang biasanya menjadi tujuan terpopuler bagi wisatawan AS selama musim sepi.

Popularitas liburan musim gugur di Jepang mengikuti tren wisatawan AS yang semakin tertarik ke “Negeri Matahari Terbit”. Pada April 2025, misalnya, negara ini mengalami peningkatan pengunjung AS sebesar 28,5%, menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO).

Minat terhadap Jepang bahkan telah melewati hambatan ekonomi baru-baru ini, yang menyebabkan lebih sedikit wisatawan yang memesan tiket pesawat dalam beberapa bulan terakhir.

“Meskipun permintaan [perjalanan udara] secara keseluruhan stagnan, kami melihat peningkatan minat yang jelas, dengan Jepang memimpin,” kata Katy Nastro, pakar perjalanan di Going.com.

“Beberapa maskapai penerbangan lama memangkas jadwal mereka untuk mengimbangi permintaan yang stagnan, tetapi itu tidak berarti kita akan otomatis melihat tarif yang lebih tinggi sebagai responnya,” ujarnya.

Wisatawan yang paling cerdas tahu untuk pergi ke destinasi-destinasi utama selama periode kesempatan ini, dan musim gugur ini sudah memberikan dampaknya.

Memang, ada banyak penawaran untuk penerbangan ke Jepang. Tarif terjangkau terbaru yang ditemukan Going antara lain penerbangan dari Los Angeles ke Tokyo seharga US$532, dari San Diego ke Tokyo seharga US$710, dan dari Boise ke Osaka seharga US$779.

Setibanya di Jepang, wisatawan juga bisa menemukan penawaran penerbangan domestik di seluruh negeri. Japan Airlines menawarkan tambahan penerbangan domestik gratis jika dipesan dengan penerbangan internasional pulang pergi.

“Semua segmen harus berada dalam rencana perjalanan yang sama, dan transit lebih dari 24 jam dapat dikenakan biaya US$100,” saran Nastro. Nilainya bervariasi tergantung rute, jadi sebaiknya bandingkan total biayanya.”

Para pelancong juga dapat memanfaatkan rute baru yang baru-baru ini diluncurkan maskapai dari AS ke Jepang. Alaska Airlines baru saja memulai rute nonstop harian baru dari Seattle ke Tokyo Narita (NRT) pada bulan Mei, yang dioperasikan oleh Hawaiian Airlines.

Tarif untuk rute tersebut mulai dari US$936 untuk penerbangan pulang pergi pada bulan September. Pada bulan Juni, Japan Airlines juga meluncurkan rute nonstop kedua dari Chicago O’Hare (ORD) ke Tokyo, kali ini ke Bandara Narita. Maskapai ini sekarang melayani kedua bandara Tokyo—Narita dan Haneda (HND)—dari O’Hare.

Jika Anda merencanakan liburan musim gugur—ke Jepang atau negara lain—ada beberapa tips pemesanan yang perlu diingat jika ingin mendapatkan harga tiket termurah .

Pertama-tama, sebaiknya pesan tiket pesawat sedini mungkin. Waktu terbaik untuk memesan tiket adalah “satu hingga tiga bulan sebelumnya untuk penerbangan domestik dan dua hingga delapan bulan sebelumnya untuk penerbangan internasional guna mendapatkan penawaran terbaik,”

Menurut Nastro maskapai yang menyesuaikan strategi harga mereka, sekaranglah saatnya untuk bertindak demi perjalanan musim gugur.
Hari dan bulan perjalanan juga dapat memberikan perbedaan besar dalam hal penghematan.

Untuk perjalanan paling terjangkau, rencanakan perjalanan di bulan September. Data Going menunjukkan bahwa September menawarkan nilai terbaik untuk perjalanan udara musim gugur. Dibandingkan dengan November, penerbangan domestik di bulan September 19% lebih murah, dan rute internasional 8% lebih murah.

Wisatawan juga sebaiknya merencanakan penerbangan pada hari Selasa dan Rabu, karena hari-hari tersebut menawarkan harga tiket termurah, menurut Nastro. Penerbangan hari Minggu sebaiknya dihindari karena termasuk yang paling mahal.

30+ Statistik dan Tren Perjalanan Gen Z [Pembaruan 2025]

this formate

Ilustrasi : Nicolas Crespo/ Unsplash.com

BARCELONA, bisniswisata.co.id: Setiap generasi memiliki pendekatan yang berbeda terhadap pengalaman perjalanan—terutama generasi muda. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, wisatawan muda memprioritaskan pengalaman unik dan memiliki pandangan yang berbeda terhadap perjalanan secara keseluruhan.

Dilansir dari www.travelperk.com, mengikuti perubahan ini adalah kunci untuk membantu merek perjalanan dan agen perjalanan memenuhi kebutuhan wisatawan yang terus berkembang.

Untuk membantu Anda tetap terdepan, kami telah mengumpulkan lebih dari 30 statistik penting terkait cara Gen Z bepergian—tetapi pertama-tama, mari kita lihat siapa saja yang termasuk dalam Generasi Z.

Apa itu Generasi Z?

Generasi Z—disingkat Gen Z—merujuk pada generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2012. Kelompok usia yang sangat adaptif ini memiliki beragam usia, dengan yang tertua berusia 28 tahun tahun ini dan yang termuda berusia 13 tahun.

Generasi Z adalah generasi digital pertama dan umumnya dikenal sebagai generasi yang melek teknologi dan tumbuh besar dengan ponsel pintar di tangan mereka. Kehadiran daring yang konstan serta pertumbuhan platform media sosial dan kesadaran global yang meningkat, semuanya berkontribusi pada pergeseran nilai, ekspektasi, dan tren perjalanan konsumen.

Konsumen Gen Z secara aktif mendefinisikan ulang arti bepergian. Merangkul kebutuhan unik mereka sangat penting untuk memahami masa depan industri pariwisata dan perjalanan.

Menurut Komisi Perjalanan Eropa, wisatawan muda cenderung:
*Kembali dan memberikan nilai tambah pada destinasi seiring waktu
*Menemukan destinasi wisata baru yang belum banyak dikunjungi
*Mengintegrasikan teknologi seperti aplikasi ke dalam perencanaan perjalanan

Mendapatkan manfaat budaya pribadi dan berkontribusi pada komunitas lokal yang mereka kunjungi. Generasi Z merupakan demografi pendatang yang penting bagi penyedia layanan perjalanan dari semua jenis—mari kita telaah statistik yang mendefinisikan persona perjalanan mereka.

Gen Z: Generasi Pelancong Berikutnya

Generasi Z merupakan pertimbangan penting bagi perusahaan perjalanan karena mereka menjadi segmen pasar utama. Mari kita lihat bagaimana mereka merencanakan, memesan, dan mengelola rencana perjalanan mereka.

*Gen Z adalah pelancong yang sering bepergian, rata-rata melakukan tiga perjalanan wisata setiap tahun.

*63% konsumen Gen Z telah melakukan pembelian perjalanan dalam 12 bulan terakhir.

*Karyawan Milenial dan Gen Z merupakan pelancong bisnis terbesar, dengan 53% dari masing-masing kelompok berencana bepergian untuk bisnis.

*Sebanyak 65% Gen Z diperkirakan akan menghabiskan lebih banyak uang untuk perjalanan wisata pada tahun 2024 dibandingkan tahun lalu.

*88% konsumen Gen Z mengikuti setidaknya satu influencer perjalanan di TikTok.

*45% Gen Z memercayai rekomendasi perjalanan yang dibuat oleh influencer.

*Wisatawan Gen Z lebih menyukai saluran daring langsung untuk pemesanan tiket pesawat.

*76% Gen Z lebih tertarik pada perjalanan daripada sebelumnya.

*Mendalami budaya lokal merupakan motivator perjalanan utama bagi separuh wisatawan Gen Z.

*Hampir 60% konsumen Gen Z menggunakan program loyalitas saat bepergian.

*31% konsumen Gen Z merencanakan destinasi pantai/danau untuk liburan mereka berikutnya.

*45% wisatawan Gen Z berniat membeli pakaian, sepatu, atau koper di bulan berikutnya untuk liburan mereka berikutnya. Hampir 75% wisatawan Gen Z berencana melakukan perjalanan solo pada tahun 2024.

*Gen Z mengonsumsi lebih sedikit alkohol dibandingkan Milenial; mereka lebih menyukai wisata dan pengalaman budaya daripada berpesta dan minum berlebihan saat liburan.

*Seperlima konsumen Gen Z menggunakan kecerdasan buatan untuk rekomendasi perjalanan yang dipersonalisasi.

*Lebih dari sepertiga wisatawan Gen Z berencana memperpanjang perjalanan bisnis pada tahun 2024 untuk menikmati waktu luang sebelum atau setelah kewajiban kerja mereka.

*75% wisatawan Gen Z tertarik untuk menikmati bar hotel lokal yang unik selama perjalanan mereka di tahun 2024.

*38% wisatawan Gen Z menggunakan agen perjalanan tradisional, alih-alih opsi pemesanan online.

*Gen Z menghabiskan rata-rata $11.766 untuk perjalanan; melampaui semua generasi lainnya.

Akomodasi: Gen Z memprioritaskan pilihan yang terjangkau

Dalam hal mencari tempat menginap selama perjalanan mereka, Gen Z mungkin menikmati tidur malam yang mewah—tetapi mereka juga menginginkan tempat yang terjangkau untuk beristirahat, serta lokasi yang aman.

Ilustrasi : Evelina Mitev/ Unsplash.com

Sebanyak 35% Gen Z memprioritaskan anggaran dan menginap di hotel standar dengan peringkat bintang 3 atau kurang.

Bagi wisatawan Gen Z, nilai uang adalah prioritas utama saat memilih destinasi (47%), diikuti oleh penerbangan yang terjangkau (45%) dan lokasi yang aman dan terjamin (42%).

*50% wisatawan Gen Z ingin memesan dari perusahaan yang ramah lingkungan.

*Gen Z vs Milenial: Perbedaan dan Persamaan Utama

*Gen Z sering dibandingkan dengan saudara mereka yang sedikit lebih tua, Milenial (lahir antara tahun 1981 dan 1996).

*Gen Z dan Milenial sedang membentuk kembali tren perjalanan, memadukan pekerjaan dengan kesehatan dan rekreasi. Sementara Milenial sering memperpanjang perjalanan untuk memanjakan diri dan bersantai.

*Karyawan Gen Z menekankan perawatan diri, mencari fasilitas perjalanan seperti yoga atau kelas olahraga. Bersama-sama, generasi ini memprioritaskan kesejahteraan.

*Sebanyak 43% Milenial telah memperpanjang perjalanan bisnis mereka untuk bersantai.

*Karyawan Gen Z memprioritaskan kesejahteraan selama perjalanan bisnis; 34% ingin dapat melaporkan biaya perjalanan untuk kegiatan seperti yoga atau kelas olahraga.

*21% dari mereka yang berusia 25-34 tahun mengatakan perjalanan bisnis telah membantu kesehatan mental mereka.

*36% Milenial memprioritaskan memanjakan diri dan memanjakan diri selama perjalanan bisnis.

* 71% konsumen Gen-Z dan Milenial ingin memesan perjalanan ke pantai pribadi untuk fokus pada relaksasi.

Dengan mempertimbangkan perawatan diri, 61% wisatawan Gen-Z dan Milenial memprioritaskan rencana perjalanan yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan pribadi.

Memahami Gen Z adalah kunci masa depan perjalanan

Mempersiapkan perubahan prioritas wisatawan adalah kunci untuk menyediakan layanan perjalanan terbaik. Baik di Asia maupun Eropa, Gen Z memiliki pendekatan perjalanan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.

Kekuatan kehadiran media sosial yang kuat, komunikasi daring yang efektif, dan pendekatan personal terhadap layanan dan dukungan pelanggan tidak dapat dilebih-lebihkan saat bekerja dengan Gen Z.
Ini bukan hanya tentang destinasi populer, lagipula, perjalanan juga sama pentingnya.