Lawang Sewu, Antara Cerita Angker dan Pesona Wisata

0
104
Lawang Sewu Semarang (Foto: Beyond Vacation)

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Jika berwisata ke Kota Semarang Jawa Tengah (Jateng), sempatkan mampir obyek wisata ikonik, Lawang Sewu. Selain masih penuh cerita misteri, santer terdengar angker karena dihuni banyak makhluk halus dalam berbagai bentuk. Penampakan di Lawang Sewu pernah terekam kamera acara televisi Dunia Lain. Tercatat tahun 2013, salah seorang peserta uji nyali acara Dunia Lain meninggal dunia, tiga hari setelah ikut acara itu.

Bahkan Google Earth menobatkannya sebagai tempat wisata paling angker di dunia, saat menyambut Halloween 2017. Juga Lawang Sewu masuk dalam bangunan paling angker kedua se-Asia, yang pertama adalah bekas bangunan sekolah di Hong Kong. Memang, nggak bisa dipungkiri hampir semua bangunan kuno peninggalan Belanda selalu penuh cerita misteri.

Nama Lawang Sewu dari bahasa jawa. Lawang artinya pintu dan Sewu berarti seribu. Dengan kata lain Bangunan memiliki pintu sebanyak Seribu. Sebenarnya jumlah pintu nya tidak mencapai seribu, cuma 342 buah. Jika diamati, bukan pintu melainkan jendela. Karena bentuk jendela sangat lebar, banyak orang berasumsi itu pintu. Sehingga masyarakat setempat menyebutnya pintu seribu atau Lawang Sewu.

Dibangun tahun 1904, dulunya merupakan kantor Perusahaan Kereta Api milik Belanda atau Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij NIS), dengan membangun rel menghubungkan Solo dan Yogyakarta. Pembangunan yang memakan waktu lama tahun 1904 hingga 1907 ini terletak di bundaran Tugu Muda, dahulu disebut Wilhelminaplein.

Gedung yang dibangun arsitek Belanda Prof. Jacob F. Klinkhamer dan Bj. Queendag ini, jadi saksi bisu pertempuran pemuda Indonesia lawan penjajah Belanda dan Jepang. Pertempuran Meletus karena pemuda Indonesia ingin ambil alih kereta api. Akibatnya belasan pemuda gugur dan dimakamkan di halaman gedung. Kini jenazah para pemuda sudah dipindah ke Taman Makam Pahlawan.

Selain itu, Lawang Sewu menjadi penjara paling kejam pada masa penjajahan Jepang. Sehingga cerita mistis tentang Lawang Sewu Semarang sudah beredar luas di masyarakat, khususnya warga semarang. Berbagai versi cerita mistik mulai dari ruang bawah tanah yang berhantu. Ada yang menyebutkan beberapa tempat di Lawang Sewu merupakan rumah bagi mahluk dunia lain, entah itu benar atau tidak, karena tidak ada bukti yang otentik mengenai kisah mistis tersebut.

Namun, kisah mistis yang terjadi di gedung tua ini dialami bukan hanya satu dua orang saja, melainkan banyak sekali orang yang pernah mengalami kejadian aneh di tempat ini. Suara santer yang beredar, hampir di seluruh bagian dari gedung ini terdapat penunggu mahkluk halus dari berbagai jenis, seperti hantu berwujud tentara Belanda, Nonik Belanda, Gondoruwo, Kuntilanak, dan lainnya.

Ruangan yang terkenal paling angker dari gedung tua ini adalah pada bagian Sumur Tua, Penjara Jongkok, Lorong lorong, Penjara Berdiri dan Ruang Penyiksaan. Di tempat tempat itu paling sering dijumpai penampakan mahkluk astral.

Ruang Penjara Berdiri dulunya digunakan sebagai tempat menampung para tahanan. Para tahanan dimasukkan ke dalam penjara secara berdesak desakkan dan sangat tragis, bahkan tidak sedikit dari mereka yang meninggal dunia di penjara itu.

Penjara jongkok mempunyai fungsi yang sama, yaitu untuk menahan para tawanan, namun bedanya dengan penjara berdiri yaitu, penjara jongkok adalah sebuah ruang tahanan yang sangat sempit, dimana tinggi dari ruang ini hanya 1,5 meter. Bisa bayangkankan betapa menderitanya tawanan yang pada waktu itu di masukkan dalam ruangan ini.

Dan ada sumur tua dia di halaman gedung Lawang Sewu. Konon dari sumur ini kerap terdengar suara teriakan, kesakitan, ketakutan. Padahal, sumur tersebut dikunci dan tidak pernah dibuka. Kisah-kisah itulah mungkin yang melatarbelakangi seringnya ada penampakan yang muncul di gedung ini.

Namun dibalik kisah penuh misteri itu, Lawang Sewu memiliki pesona wisata sejarah yang luar biasa. Bahkan menjadi daya tarik wisata karena wisatawan ingin melihat langsung keangkerannya, dan tertantang untuk membuktikannya. Karena tantangan itu, kini Lawang Sewu menjadi salah satu wisata favorit di kota Semarang.

Saat Libur Lebaran 2019, Lawang Sewu dibanjiri wisatawan pada siang harinya. Wisatawan dari berbagai kota di Indonesia berdatangan silih berganti. Selain penasaran dengan informasi penuh misteri, juga ingin melihat bangunan bekas Belanda yang terkenal angker yang telah disulap menjadi salah satu destinasi wisata di kota Semarang .

Zaenal, wisatawan dari Padang Sumatera Barat mengaku Lawang Sewu menjadi destinasi favoritnya saat mudik ke kampung halamannya. Karena dianggap Lawang Sewu merupakan bangunan sejarah yang punya pesona dan daya tarik. Dan tak lepas mengabadikan lewat smartphone untuk kenang-kenangannya karena lokasinya sangat bagus dan monumental.

“Soal cerita penuh misteri, ya itu mungkin masa lalu sebelum bangunan ini dipugar. Dan itu hanya cerita dari mulut-mulut, saya sendiri belum pernah membuktikan keangkerannya namun merinding juga jika berwisata sendirian,” lontarnya.

Yudi, kelahiran Semarang yang kini pindah ke Depok, Jawa Barat menilai memang banyak cerita beredar tentang misteri itu. “Kalau dicari-cari pasti ketemu. Namanya mahluk dunia lain pasti ada, ya biarkan saja ngak perlu dicari. Yang penting nikmati bangunan hebat di masanya yang smapai kini tetap kokoh,” jelasnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Lawang Sewu hingga saat ini masih menjadi destinasi wisata favorit di Kota Semarang. “Lokasi wisata favorit pasti Lawang Sewu, Sam Po Kong, Kota Lama. Kini Pemerintah Kota (Pemkot) sedang mengembangkan destinasi wisata alam yakni Goa Kreo dan Waduk Jatibarang,” lontarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Semarang, Rodian Ardani mengatakan, lonjakan pengunjung di Lawang Sewu sejak H-3 Lebaran menunjukkan lonjakan 100 persen dibandingkan hari biasa. “Sejak H-3 Lebaran, sekira 12 ribu pengunjung datang ke Lawang Sewu tiap harinya. Hari ini lebih banyak lagi, mungkin lebih dari 100 persen,” jelasnya seperti dilansir laman Poskotanews, Sabtu (08/06/2019). (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here