Kunjungan Wisatawan Naik 100 Persen, Ijen Ditutup Sementara

0
276
Blue Fire kawah ijen (Foto: Baliajeg Trans)

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id: Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kawah Ijen Banyuwangi terus meningkat dalam dua bulan terakhir ini. Tepatnya sejak Juli hingga memasuki Agustus 2018. Bahkan, peningkatan ini di prediksi akan terus terjadi pada September mendatang.

Catatan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) III Jawa Timur Kantor Seksi Banyuwangi, peningkatan wisatawan mancanegara ke Kawah ijen tersebut mencapai 100 persen, yang biasanya 100 orang menjadi 200 orang di setiap harinya.

“Sudah jadi fenomena tahunan kalau di bulan-bulan seperti ini banyak wisatawan mancanegara yang berlibur ke Kawah Ijen,” ujar Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) III Jawa Timur Kantor Seksi Banyuwangi, Sumpena di Banyuwangi, Rabu (29/08/2018).

Namun untuk wisatawan domestic belum terlihat ada peningkatan yang cukup segnifikan. Biasanya, wisatawan domestic menyerbu Kawah Ijen disaat liburan panjang juga Tahun Baru serta libur Lebaran.

Ditambahkan, untuk pendakian ke Kawah Ijen ditutup sementara pada September 2018. Hal ini tertuang dalam surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Konservasi serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Timur nomor S.5/8/K.2/BIDTEK.1/KSA/8/2018 tertanggal 21 Agustus 2018.

Pendakian ke Tawan Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen di tutup terhitung mulai tanggal 3 hingga 30 September 2018 secara tentative, karena akan dilakukan perbaikan jalur pendakian dan sarana pendukung, untuk mendukung kegiatan International Monetary Fund (IMF) World Bank di Bali pada Oktober 2018.

Menurutnya, rencana penutupan ini masih tentative, bisa jadi ditutup ataupun tidak jadi dilakukan penutupan. Sehingga hingga saat ini, kunjungan ke TWA Kawah Ijen masih tetap di buka sampai ada surat edaran resmi dari Balai Besar KSDA Jawa Timur.

Surat klarifikasi tersebut tertuang pada Surat Edaran nomor SE.549/K2/BIDTEK.1/KSA/8/2018 yang di layangkan Balai Besar KSDA Jawa Timur. Sementara pada surat edaran sebelumnya yang ditujukan kepada Bupati Banyuwangi dan Bupati Bondowoso menyatakan penutupan jalur pendakian untuk pengamanan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen dari bahaya kebakaran juga mendukung pertemuan IMF World Bank di pulau Bali. (EP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.