PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: Etihad Airways meluncurkan penerbangan langsung dari Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, ke Bandara Internasional Techo di Kamboja mulai 3 Oktober 2025. Rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang dan wisatawan internasional yang berkunjung ke Kamboja secara signifikan.
Pengumuman ini disampaikan oleh Charles Tan, Direktur Pelaksana Regional untuk Asia & Australia di Etihad Airways, dalam kunjungan kehormatan kepada Huot Hak, Menteri Pariwisata Kamboja, di Phnom Penh.
Dalam pertemuan tersebut, Tan memberikan pengarahan kepada Menteri mengenai kegiatan bisnis maskapai saat ini dan mengupayakan kerja sama, dukungan, dan arahan strategis untuk operasional mendatang di Kamboja.
Menteri Huot Hak menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Etihad Airways atas pengakuannya terhadap potensi pariwisata Kamboja yang terus berkembang.
Dia juga berterima kasih kepada perusahaan atas kepercayaannya terhadap kepemimpinan dan visi jangka panjang Pemerintah Kerajaan, sebagaimana tercermin dalam keputusan untuk mengoperasikan penerbangan langsung ke Kamboja.
Menteri menggambarkan pertemuan tersebut sebagai sesuatu yang penting dan bermanfaat dan menekankan bahwa jalur udara baru ini akan memainkan peran penting dalam menghubungkan Kamboja dengan destinasi-destinasi global dan semakin mempromosikan sektor pariwisata negara tersebut.
Maskapai penerbangan kelas dunia Etihad Airways secara resmi meluncurkan penerbangan langsung pertamanya dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, ke Kamboja, dengan pendaratan perdana di Bandara Internasional Techo pada 4 Oktober.
Dilansir dari khmertimes.com, penerbangan langsung bersejarah ini menandai dimulainya era baru dalam penerbangan bagi Kamboja—menghubungkan Kerajaan dengan dunia dan dunia dengan Kamboja.
Tonggak sejarah ini ditegaskan oleh Huot Hak, Menteri Pariwisata (MoT), yang memimpin delegasi dari Kementerian, bersama dengan para pemimpin penerbangan sipil dan perwakilan sektor swasta, menyambut pendaratan pertama maskapai tersebut dengan hangat.
“Ini adalah kebanggaan bangsa Khmer. Kamboja merayakan penerbangan langsung pertama dalam sejarah oleh maskapai kelas dunia Etihad Airways dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab,” ujar Hak.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri menekankan bahwa koneksi ini tidak hanya memenuhi permintaan wisatawan internasional yang terus meningkat, tetapi juga mencerminkan kemajuan pesat sektor penerbangan Kamboja dalam beberapa tahun terakhir.
“Pencapaian ini menunjukkan upaya tak kenal lelah dari Pemerintah Kerajaan Kamboja (RGC), Legislatif ke-7 Majelis Nasional, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Hun Manet yang realistis,” tegas Hak.
Menurut Etihad Airways (Kamboja), mulai 3 Oktober 2025, maskapai ini telah meluncurkan penerbangan langsung pertamanya dari Abu Dhabi ke Phnom Penh.
Penerbangan perdana ini mengangkut 154 penumpang, dengan 90 penumpang berangkat dari Kamboja dan kembali ke Abu Dhabi. Penerbangan ini memakan waktu lebih dari 7 jam, tanpa henti, dan akan beroperasi empat kali seminggu










