Desa Ini Siap Bayar Orang Rp 139 Juta Jika Mau Pindah Ke Sana

0
15

Agar desa dapat terus hidup, walikota setempat berikan tawaran menarik ( Foto: CNN)

ITALIA, bisniswisata.co.id: Ingin mencoba memulai hidup baru di Eropa? Informasi berikut ini bisa bermanfaat. Sebuah desa bertembok di abad pertengahan, Santo Stefano, di Abruzzo, sisi timur Italia bagian tengah selatan menawarkan siapapun yang bersedia pindah dan memulai bisnis di sana. Bahkan penduduk juga akan diberi tempat tinggal dengan sewa.

“Kami tidak menjual apapun kepada siapapun, ini bukanlah sebuah perjanjian bisnis. Kami hanya ingin agar desa dapat terus hidup,” kata Walikota, Fablo Santavicca, seperti dilansir CNN Travel.

Syaratnya, Anda harus berasal dari Italia [atau setidaknya memenuhi syarat untuk menjadi warga Italia], dan berusia minimal 18 tahun, maksimal 40 tahun.

Santo Stefano adalah sebuah desa sederhana di daerah pegunungan. Desa ini terkenal dengan sebutan sextantio.

Hotel-hotel di sana biasanya diinapi kalangan kelas atas. Penginapan disini umumnya berbentuk vila milik penduduk. Hotel rumahan juga tersebar di desa ini.

Lokasi desa sangat strategis. Ia berada di atas ketinggian 1.250 meter di atas permukaan laut. Bukan hanya itu, desa ini berada di area Taman Nasional Gran Sasso e Monti della Laga yang indah.

Saat ini, hanya ada 115 penghuni dan sekitar setengahnya adalah para pensiunan. Hanya kurang dari 20 orang yang berusia di bawah 13 tahun.

Dewan kota mengatakan akan membayar biaya bulanan kepada penduduk baru selama tiga tahun hingga maksimum € 8.000 atau Rp 139 juta per tahun. Ada juga dana hingga € 20.000 atau Rp 348 juta untuk memulai bisnis kewirausahaan.

Tawaran ini menarik banyak peminat. Sekitar 1.500 orang telah mengajukan permohonan tersebut sejak 15 Oktober 2020. Tapi jumlah orang yang diperkenankan untuk tinggal di desa itu hanya sekitar 10 orang, atau lima pasangan.

“Kami ingin meningkatkan jumlah secara bertahap, dan kami harus bekerja sama dengan perumahan milik pihak berwenang,” kata Santavicca.

Tetapi bukan berarti Anda bisa pindah ke sana lalu memulai bisnis apa pun. Skema ini berlaku untuk aktivitas tertentu sesuai ketentuan yang telah digariskan dewan kota.

Aktivitas itu termasuk pemandu wisata, petugas kantor informasi, petugas kebersihan dan pemeliharaan, kegiatan mengelola toko obat hingga menjual makanan.

Pelamar juga tidak boleh berasal dari kitaran desa Santo Stefano. Mereka harus penduduk Italia, warga Uni Eropa atau memiliki hak untuk berada di UE untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Tak hanya itu, calon warga Santo Stefano juga harus berasal dari area yang memiliki lebih dari 2.000 penduduk. Dewan setempat tak ingin mengambil orang dari komunitas kecil.

Syarat lainnya, penduduk harus tinggal di desa minimal lima tahun. Santavicca mengatakan, karena ini adalah uang publik, maka harus ada semacam batasan untuk memastikan orang tak datang, mengambil uang untuk tinggal selama setahun lalu pergi.

Sebelumnya, Italia juga pernah memberikan penawaran semacam ini. Kota Candela di Italia yang memiliki penduduk yang terus menyusut membayar siapapun yang mau pindah sebesar € 2000 atau sekitar Rp 31 juta.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.