“Charter Flight” Angkut 425 WNI dari Arab Saudi

0
32

JEDDAH, bisniswisata.co.id: Sebanyak 425 penumpang terdiri dari para mahasiswa, Pekerja Migran Indonesia (PMI) termasuk PMI bermasalah dan ditampung sementara di shelter KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah, diterbangkan ke Indonesia menggunakan pesawat charter Lion Air dengan nomor penerbangan JT111. Pesawat bertolak dari Jeddah Arab Saudi Kamis, 9 Juli 2020 pukul 5:15 waktu setempat.

Sejak penghentian sementara penerbangan jemaah umrah 27 Februari untuk meredam penyebaran COVID-19, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah telah bekerja sama dengan maskapai Saudia untuk membantu kepulangan secara mandiri sebanyak 2.663 WNI/PMI melalui 9 kali penerbangan.

“Kami menjajaki kemungkinan kerja sama dengan semua maskapai yang bersedia mengangkut WNI dengan harga yang terjangkau. Kali ini maskapai Lion Air bersedia mengangkut dengan tarif 2.400 riyal, karena ini sifatnya penerbangan charter. Berangkat kosong pulang bawa penumpang,” terang Konjen Eko Hartono. 

Para PMI tersebut, lanjut Konjen Eko, terpaksa harus pulang karena masa kontrak kerja mereka telah berakhir. Sebagian lagi harus pulang lantaran perusahaan tempat mereka bekerja ditutup, menyusul kebijakan pemerintah setempat yang melarang perusahaan-perusahaan dengan kategori tertentu beroperasi selama pandemi COVID-19.

KJRI Jeddah, jelas Konjen Eko, sifatnya membantu WNI yang terpaksa harus pulang. KJRI melakukan negosiasi dengan pihak maskapai agar harga bisa ditekan serendah mungkin. Tim KJRI Jeddah membuka pendaftaran online secara perorangan dengan persyaratan dan ketentuan, diantaranya kewajiban bagi calon penumpang mematuhi protokol kesehatan.

Tim KJRI kemudian melakukan verifikasi terhadap lampiran dokumen yang disampaikan secara online dan wajib disertakan oleh setiap calon penumpang, antara lain memastikan apakah visa exit telah diterbitkan dan yang bersangkutan tidak sedang mengalamai gangguan kesehatan.

Selama penerbangan internasional reguler belum beroperasi, KJRI Jeddah terus menjajaki kerja sama dengan berbagai maskapai, terutama maskapai nasional, yang bersedia mengangkut WNI yang terpaksa harus pulang di tengah pandemi, tentunya dengan harga yang terjangkau. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.