ART & CULTURE ASEAN DESTINASI EVENT

Festival Binirayan akan Tampilkan ‘tableau’ Tentang 'Konfederasi Madja-as'

FESTIVAL BINIRAYAN. Para penari tampil dalam kompetisi suku Malay-Ati di Festival Festival Binirayan tahun ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 1 hingga 23 Desember. (Foto milik Pemerintah Provinsi Antique)

SAN JOSE DE BUENAVISTA, Antique, bisniswisata.co.id: Pertunjukan ‘tableau’ (adegan dramatis) mengenai Konfederasi Madja-as akan menjadi tambahan baru dalam Festival Binirayan di Antique tahun ini.

Konfederasi Madja-as adalah sebuah konfederasi era pra-kolonial Filipina yang dibentuk oleh 10 datu (pemimpin) asal Kalimantan yang pertama kali bermukim di Antique, ujar Engr. Bernie Salcedo, konsultan di Kantor Pariwisata Provinsi (OPTO), dalam sebuah konferensi pers, Jumat.

“Konfederasi Madja-as merupakan bagian penting dari sejarah yang menggambarkan persatuan para datu asal Kalimantan sebagai penguasa di Pulau Panay,” ujarnya.

Festival Binirayan yang berlangsung dari 1 hingga 23 Desember 2026 ini akan mencapai puncaknya pada tanggal 15 Desember dengan menampilkan reka ulang kedatangan para *datu* asal Kalimantan, yang mendirikan permukiman pertama mereka di sepanjang pesisir Malandog, Hamtic.

Mereka membentuk Konfederasi Madja-as, di mana mereka membagi Pulau Panay menjadi tiga sakup atau wilayah berdaulat, yang kini dikenal sebagai Iloilo, Aklan, dan Antique.

Salcedo mengatakan bahwa sebagai bagian dari pertunjukan tableau tersebut, para pejabat pemerintah provinsi akan melakukan penyalaan obor secara simbolis serta mengikrarkan janji untuk terus bersatu dan mendorong pembangunan di provinsi asal mereka.

Petugas Promosi Pariwisata Celestino Dalumpines IV mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana sebesar PHP 17 juta untuk festival ini.

“Akan ada berbagai kegiatan, seperti festival kuliner, pameran atau *Pasundayag* dari 18 kota madya, pertemuan puncak bambu (*bamboo summit*), serta pemilihan *datu* dan *lin-ay* (sosok inspiratif/muse) Antique,” ujarnya.

Pemenang kompetisi suku Malay-Ati akan berpartisipasi dalam Festival Dinagyang 2026 sebagai kelompok peserta non-kompetisi.

Partisipasi dalam Festival Dinagyang 2026 merupakan bagian dari upaya mempromosikan industri pariwisata provinsi tersebut, tambahnya. (PNA)

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)