Benahi Obyek Wisata Petungkriyono, Rp10 Miliar Digelontorkan

0
994
Puncak Tugu Petungkriyono Pekalongan (Foto: nyero.id)

PEKALONGAN, bisniswisata.co.id: Destinasi wisata Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), semakin ngehits. Bahkan jadi instagramable karena panorama alam masih alami. Juga, beberapa spot wisata luar biasa. Alam yang indah dengan 7 puncak gunung, air terjun, situs purbakala masuknya Hindu ke Jawa, wisata budaya tarian tradisional, nyanyian khas hingga kuliner Petungkriyono.

Disisi lain, ada ratusan jenis flora di Petungkriyono, termasuk bambu memiliki 30 jenis, dan 60 jenis kupu-kupu. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sudah meneliti jenis kupu-kupu di Petungkriyono, ada 60 jenis kupu-kupu. Sayangnya, akses menuju obyek wisata Petungkriyono masih kurang menggembirakan.

Kondisi jalannya tak memenuhi syarat. Padahal potensinya benar-benar amazing. Namun kini Pemkab Pekalongan menganggarkan Rp10 miliar untuk memperbaiki sarana jalan raya menuju Petungkriyono. “Mudah-mudahan perbaikan jalan bisa selesai tahun ini,” papar Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Bupati Asip mengatakan hal itu usai kirab budaya dan Festival Rogojembangan di lapangan Sigeger Petungkriyono, Ahad kemarin. “Selain kondisi akses jalan masih tak bagus, juga toilet bersih sangat dibutuhkan wisatawan. Kondisi toilet di obyek wisata sangat memalukan. Padahal agar obyek wisata ini ramai dikunjungi wisatawan, maka toiletnya harus dibersihkan,” lontarnya.

Di samping itu, sambung dia, mata air di Sembilan desa Petungkriyono ini harus dijaga sebagai sumber kehidupan. Juga pelestarian hutan dan alam benar-benar dijaga keasriannya. “Jangan sampai sampah mengontori sumber mata air dan hutan. Jaga kebersihan Mari kita guyup dan rukun membangun berbagai potensi budaya dan wisatadisini,” pesannya serius

Diakui, perlu keseriusan dalam mengembangkan obyek wisata alam di Petungkriyono. Keseriusan ini akan membuahkan kunjungan wisatawan. “Mereka pasti tertarik datang kemudian memasukkan keindahan alam Petungkriyono di medsos sehingga tersebar di penjuru dunia. Kedatangan wisatawan akan membangkitkan perekonomian disini,” jelasnya.

Bupati Asip mempersilakan masyarakat memanfaatkan hutan yang ada di sekitar Petungkriyono, dengan syarat tak boleh terjadi pengrusakan hutan dan kebersihan harus dijaga. “Juga jangan sampai hutan kita dikotori tangan-tangan jahil dengan coretan atau vandalisme. Pemda Pekalongan sudah menandatangani perjanjian dengan Perum Perhutani menyangkut pemanfaatan hutan oleh masyarakat,” tambahnya.

Potensi pariwisata Petungkriyono sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Selain potensi wisata budaya, kerajinan yang diproduksi masyarakat sekitar, Petungkriyono yang juga sebagai satu-satunya tempat pelestarian owa Jawa. “Proyeksi kami, tahun depan kawasan Petungkriyono menjadi icon wisata Jateng,” harapnya.

Beberapa destinasi wisata di Petungkriyono :

#. Curug Bajing

Letaknya di dusun Kambangan desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, curug bajing menyuguhkan pemandangan yang sungguh eksotis. Hanya 15 menit berjalan dari lokasi parkiran, sedikit rasa lelahmu dijamin akan segera lunas terbayar setelah menikmati indahnya suasana di Curug ini. Lokasi curug bajing ini berada di ketinggian 1.300 mdpl, wajar kalo hawa dingin nan sejuknya akan membuatmu betah berlama-lama disini. Ditambah panorama air terjun yang elok dihiasi aliran air bertingkat dengan batu besar yang membentuk perosotan air, dijamin akan tambah memanjakan mata kamu.

#. Curug Muncar

Curug Muncar terletak di desa Curug Muncar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Curug ini berada pada ketinggian 1.249 mdpl dan dikelilingi oleh pemandangan yang menawan lereng gunung Rogojembangan. Letaknya tidak begitu jauh dari Curug Bajing, jadi anda bisa langsung berkunjung kesini. Dan jangan lupa, Siapkan stamina anda jika ingin mengunjungi Curug Muncar karena jalan setapak menuju Curug ini cukup menguras tenaga.

#. Curug Lawe

Berada di tengah hutan hujan tropis yang masih terjaga ke alamiannya, Curug Lawe tepatnya berada di Desa Kasimpar dan masih di Kecamatan Petungkriyono. Menuju ke Curug Lawe memang cukup melelahkan, kamu membutuhkan waktu sekitar 40 – 60 menit berjalan kaki dari basecamp. Di awal perjalanan kamu akan menelusuri hutan pinus yang indah, terdapat beberapa air terjun kecil disepanjang jalan sebelum kamu memasuki kawasan hutan kopi. Jika kamu beruntung, kamu dapat menjumpai kawanan Lutung Hitam dan Owa Jawa yang termasuk habitat asli dari hutan ini.

#. Curug Sibedug

Pertama kali yang akan anda jumpai saat menyambangi kecamatan petungkriyono adalah Curug Sibedug. Yap, curug ini terletak persis ditepi jalan menuju kecamatan petungkriyono tepatnya di desa kayupuring. meski tak sebesar curug bajing dan curug muncar, gak ada salahnya kamu mampir sejenak sembari melepas lelah disin

#. Curug Telu dan Kedung Pitu

Satu lagi pesona alam di Petungkriyono, sebuah spot cantik di area Kali Sengkarang yg terdiri dari 3 buah air terjun bertingkat dengan kolam/ kedung yang airnya sangat jernih. Ini salah satu aktivitas yang bisa kamu lakukan di Curug Kedung Pitu Petungkriyono, meluncur

#. Curug Jepang

Salah satu air terjun terindah di Petungkriyono. Tersembunyi di dalam rimbunnya hutan yang masih perawan, Curug ini belum banyak yg mengetahui keberadaannya. Lokasi curug jepang lebih tepatnya terletak disisi utara Kendalisodo, jika kamu ingin berpetualang kesini alangkah baiknya di dampingi guide lokal ya.

#. River Tubing

Memiliki arus yang deras dan kuat, sungai welo menyuguhkan sensasi kekuatan arus level 3 yang layak dicoba. Tergulung arus deras hingga merasakan sejuknya air welo yang segar, bakal menjadi pengalaman yang gak bakal terlupakan. Sesuai konsep ekowisatanya, Welo river membatasi untuk sekali trip tubing minimal 5 orang dan maksimal 20 orang. Selama 4 jam bakal dimanjakan keindahan sungai Welo yang mempesona. Sepanjang tepi sungai, hutan hijau nan rindang membuat udara semakin sejuk dan segar.

#. Nikmati Sunrise di Puncak Hanoman.

Memiliki ketinggian hingga 1.695 mdpl, Gunung Kendalisodo terletak di Desa Tlogohendro Petungkriyono. Puncak gunung ini terkenal dengan sebutan Puncak Hanamon, butuh waktu sekitar 1 jam mendaki sampai ke puncak Hanoman sambil menyaksikan sunrise yang indah. (EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.