NEWS

Asosiasi Tour Operator Spesialis Inggris ( Aito) Minta Pemerintah Selamatkan Sektor Pariwisata

Asosiasi Operator Tour Spesialis Inggris ( Aito) Minta Pemerintah Selamatkan Sektor Pariwisata

LONDON, bisniswisata.co.id:  The Specislist Travel Association ( AITO) Inggris telah menulis surat  kepada pemerintah Inggrus  untuk memberikan dukungan khusus untuk menyelamatkan sektor pariwisara dan  “ratusan ribu” pekerjaan.

 Surat terbuka asosiasi kepada kanselir Rishi Sunak menyerukan perpanjangan enam bulan untuk skema cuti bagi industri perjalanan, sektor pariwisata yang menurut Aito kurang dipahami oleh pemerintah.

 Aito menegaskan, permintaan perpanjangan cuti adalah persyaratan “minimum”. Mereka juga meminta pemerintah untuk menawarkan “insentif” bagi debitur obligasi untuk menyediakan dana yang dibutuhkan perusahaan agar dapat memberikan “perlindungan finansial yang diwajibkan oleh undang-undang agar kami dapat terus berbisnis”.

 Dilansir dari travelweekly.co.uk, surat itu berbunyi: “Ini adalah badai yang sangat mengerikan dari kurangnya pemahaman pemerintah tentang industri perjalanan dan Aito telah melapor ke lima departemen pemerintah. Yaitu Department for Transport (DfT ), Departemen Luar Negri ( FCO), Departemen  Bisnis, Energi, dan Strategi Industri (BEIS).

Departemen Digital, Budaya, Media dan Olahraga ( DCMS) dan (Civil Aviation Authority (CAA) akibat kurangnya  konsultasi pemerintah dengan para ahli dalam industri pariwisatanya.

Surat atas nama 120 operator spesialis Aito dan 100 agensi menambahkan: “Ada ketidaksesuaian yang signifikan antara nasihat perjalanan FCO (yang tidak memiliki dukungan hukum dan  hanya panduan) yang melarang perjalanan yang diatur oleh operator tur ke berbagai tujuan, sementara  DfT memungkinkan maskapai penerbangan untuk terus terbang.

 “Ini perlu segera diselesaikan melalui hubungan Menteri Keuangan dengan DfT;  Tidak masuk akal untuk memiliki aturan yang berbeda untuk sektor industri perjalanan yang saling terkait,” bunyi pernyataan lainnya.

 “Sekarang, dengan tenggat waktu perpanjangan obligasi September CAA Atol dan Abta semakin dekat, dan industri wisata bekerja dengan arus kas yang hampir nol sejak Maret 2020,”

Masa enam bulan yang sangat lama, selain pengembalian dana dalam jumlah besar sehubungan dengan pemesanan yang dibuat jauh sebelumnya untuk musim panas.

Tepatnya secara efektif adalah tiga musim dingin berturut-turut; dan industri ini , sayangnya, kehilangan uang di bulan-bulan musim dingin. Belum lagi tantangan serius lainnya menanti sektor perjalanan.

 “Bagaimana bisa hidup jika tanpa arus kas masuk sedangkan arus kas keluar yang signifikan. Kita seharusnya dapat memperoleh perlindungan finansial yang diwajibkan oleh hukum untuk memungkinkan untuk  melanjutkan bisnis dan terus memberikan paket liburan yang dilindungi untuk dinikmati klien kita?  ”

 “Jika pemerintah tidak bertindak sekarang, maka di musim dingin kita akan melihat gelombang pemutusan hubungan kerja.  Kami mengalami enam bulan tanpa pendapatan dan kami mengalami tiga pukulan yang sangat berat musim panas ini dengan tiga pasar utama kami – Prancis, Spanyol, dan Portugal – berada di bawah tindakan karantina,” kata Noel Josephides, Direktur Aito,

Mendekati akhir periode cuti pada bulan Oktober, dan akan ada pekerjaan yang hilang sebagai akibatnya jika pemerintah tidak bertindak cepat, tegasnya.

 Anggota Parlemen Konservatif Henry Smith, ketua kelompok Penerbangan Masa Depan, mengatakan industri akan menderita “tiga musim dingin” jika pemerintah tidak campur tangan.

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)