RIJSWIJK,bisniswisata.co.id : Seperti banyak daerah pesisir lainnya, Pulau Menorca menghadapi krisis polusi plastik. Setiap tahun, pulau ini menghasilkan lebih dari 100 kg sampah plastik per orang, namun hanya sebagian kecil yang didaur ulang.
75% plastik yang dikumpulkan di Menorca berakhir di tempat pembuangan sampah, sementara 14% diekspor untuk didaur ulang. Dengan garis pantai Mediterania sepanjang lebih dari 400 kilometer, pantai-pantai Menorca juga menerima sejumlah besar makro dan mikroplastik yang tidak diinginkan.
Dilansir dari traveldailynews.com, Untuk mengatasi krisis ini, TUI Care Foundation bekerja sama dengan Menorca Preservation untuk mengurangi sampah padat di lingkungan alam.
Proyek tiga tahun ini mengumpulkan 17.800 kg sampah plastik di seluruh pulau, dengan sedikitnya 4.800 kg didaur ulang dan 11.500 kg didaur ulang.
Kegiatan pengumpulan sampah mencakup berbagai lingkungan, termasuk pantai, dasar laut, daerah berhutan, dan garis pantai berbatu.
Bahan-bahan yang dikumpulkan, seperti jaring ikan, payung yang rusak, dan pakaian selam yang dibuang diserahkan kepada para perajin dan seniman di PescArt Menorca untuk didaur ulang dan didaur ulang menjadi produk kerajinan dan kreasi artistik.
Selain itu, Laboratorium Plastik Menorca yang baru akan memungkinkan dan mempromosikan konversi plastik menjadi produk yang layak.
Kegiatan pengumpulan plastik diselenggarakan bersama sekolah, kelompok sosial, wisatawan, dan perusahaan pariwisata yang aktif.
Inisiatif ini akan memungkinkan terciptanya 30 peluang kerja hijau bagi masyarakat terpinggirkan melalui lokakarya dan sesi pengembangan keterampilan, dengan dua pameran per tahun yang memamerkan hasil dan kreasi yang dicapai.
Proyek ini juga melibatkan 60 bisnis melalui Sertifikasi Balearic Bebas Plastik, yang menargetkan bisnis perhotelan untuk mengadopsi praktik berkelanjutan, khususnya untuk mengurangi plastik.
Bisnis nonperhotelan didorong untuk berpartisipasi dalam Komitmen Menorca Bebas Plastik. Pengalaman pariwisata berkelanjutan, seperti sesi snorkeling dan selam skuba edukatif serta lokakarya daur ulang dikembangkan untuk melibatkan dan mendidik 2.100 wisatawan dan meningkatkan kesadaran lingkungan.
Destinasi Zero Waste Menorca juga bertujuan untuk menetapkan dan memelihara pantai bebas plastik pertama di pulau itu, yang mempromosikannya sebagai situs pariwisata berkelanjutan.
Kemitraan ini merupakan bagian dari Program Destination Zero Waste, yang menginspirasi cara-cara baru untuk mengurangi dan menggunakan kembali sampah di destinasi wisata yang menciptakan lapangan kerja dan mempromosikan ekonomi sirkular.
Program ini dilaksanakan di destinasi-destinasi di seluruh dunia, termasuk Curacao, Jamaika, Zanzibar, Mauritius, Siprus, dan Sisilia.










