Training Akbar Amazing You Jadikan Kid Jaman Now Anti Galau Dan Sukses

0
424

DR HC Ary Ginanjar Agustian memimpin training selama dua hari di Indonesia Convention Exhibition ( ICE), BSD ditemani dua coach utama, Iman dan Bram. ( foto dan video: ESQ)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Istilah “Kids Jaman Now” yang hits dan akrab ditelinga anak kekinian dan dipahami juga oleh masyarakat umum bergaung terus di panggung akbar training ESQ Amazing You di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten.

Beruntunglah kalangan Kids Jaman Now yang disebut generasi milenial ini karena Ary Ginanjar Agustian, pendiri ESQ Leadership Center yang fokus pada pembangunan karakter bangsa menurunkan ilmu anti galau dan kiat-kiat meraih sukses di tahun 2019 sepanjang training dua hari yang berlangsung di akhir pekan lalu, 15-16 Desember 2018.

ESQ Leadership Center merupakan salah satu lembaga pelatihan sumber daya manusia terbesar di Indonesia yang berdiri di tahun 2000. Lembaga training tercetus dari buku yang ditulis Sang Founder, DR HC Ary Ginanjar Agustian tentang pembentukan karakter melalui penggabungan tiga potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ) dan spiritual (SQ).

Ketiga potensi yang dimiliki manusia tersebut selama ini masih belum optimal untuk membangun SDM dengan menggabungkan ketiga kecerdasan tersebut. Oleh karena itu  Ary percaya, dengan menggabungkan ketiganya bisa menjadi solusi dari krisis moral dan membangun kinerja menjadi lebih baik.

Apalagi saat ini Indonesia segera masuk ke satu tahapan yang dinamakan Revolusi Industri 4.0, dimana kita berada di ambang pintu revolusi teknologi yang secara fundamental mengubah cara hidup kita, cara bekerja, dan cara bersinergi satu sama lain dalam lingkup domestik maupun dunia.

Ada satu hal yang paling menonjol dalam derap perubahan ini, yakni dunia harus merespons perubahan tersebut dengan cara yang terintegrasi dan komprehensif,  melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat luas seperti generasi milenial yang melek internet.

Untuk mempersiapkan generasi milenial menghadapi tantangan ke depan maka Ary Ginanjar menyiapkan training Amazing You Unlock Your Power dengan  target peserta lebih kepada para anak muda milenial.

Membuat training akbar di akhir tahun dengan biaya yang mencapai Rp 5 miliar, adalah resolusi yang ingin dicapai pada 2020 sebagai Tahun Indonesia Berkarakter. “ Saya yakin mimpi Indonesia berkarakter tahun 2020 dapat tercapai dan training ini menjadi pemantik kemajuan karakter anak muda Indonesia,” ungkapnya.

Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2045 yang harus dimanfaatkan dengan membangun karakter kuat bagi generasi milenialnya.

“Kita tidak ingin generasi mudanya akrab dengan narkoba dan miras ketika terpuruk. Tapi sebaliknya mereka kreatif, produktif dan berkarakter,” tegasnya..

Target kaum milenial menjawab mengapa selama dua hari training, metodenya banyak mengajak peserta bergerak bersama dan diselingi musik selera anak muda. Ary Ginanjar optimistis metode pelatihan di Amazing You Unlock Your Power dapat mengubah pola pikir seseorang sehingga dapat mengeluarkan energi terbaiknya untuk mencapai tujuan hidup mereka.

“Selama ini pelatihan yang kami berikan 80 persen memberikan pencerahan, perenungan, sehingga kebanyakan orang saat itu meneteskan air mata. Untuk training ini lebih kepada meningkatkan power mereka,” tambahnya.

Generasi milenial dari SMP Plus Khadijah Islamic School yang menjadi peserta training

Training gaul

Training yang dimulai hari Sabtu dan Minggu dari pagi  jam 8.00 WIB dan berakhir jelang magrib ternyata bukan hanya diikuti kalangan milineal tapi juga oleh segala umur termasuk dari usia SD hingga warga senior yang sudah berusia 60-80 tahun lebih.

Istimewanya lagi mereka datang dari berbagai kota di Indonesia terutama Jakarta dan juga dari negara tetangga seperti Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia dan Belanda mulai dari anak remaja, dewasa hingga para orang tua.

Namun aura training anak gaul tetap kuat karena di tengah training Ary Ginanjar kerap menggunakan bahasa gaul seperti kata lebay yang artinya berlebihan dengan mimik muka yang lucu dan mengundang tawa.

Selama dua hari Hall 7,8,9 dan 10 Indonesia Convention Exhibition  ( ICE) di kawasan Bumi Serpong Damai ( BSD), Tangerang Selatan, selalu dipadati oleh peserta. Tak heran di hari Minggu, Rekor MURI ( Museum Rekor Indonesia ) pecah untuk jumlah korporasi terbanyak dalam satu event training sebanyak 104 korporasi.

Sedangkan jumlah peserta yang hadir tercatat  sebanyak 10.828 orang, Asistant Training Support ( ATS) mencapai 434 orang  dan staff ESQ group 366 orang sehingga total peserta yang mengikuti materi training mencapai total 11.628 orang, dari target 10.000 peserta.

Sesuai janjinya, Ary Ginanjar memberikan energi semangat melalui kata- kata positif dan theme song yang familiar oleh peserta seperti lagu The Best Day of My Life dari grup American Authors atau We Will Rock You dari Queen yang membakar semangat peserta untuk bangkit dan bergoyang bersama.

Setiap kali lagu The Best Day of My Life bergema di hall 9 dan 10 itu maka tua muda serentak bergoyang bahkan  anak-anak milineal bergerak ke selasar diantara ribuan deretan kursi, mereka saling berlompatan dan membuat lingkaran dengan sesama peserta.

Sejak awal Ary Ginanjar juga sudah mengingatkan peserta untuk focus, enjoy dan happy. Tidak perlu menganalisa apa yang diucapkannya, cukup pasrahkan metode dan materi yang di sampaikannya dengan berpartisipasi penuh dalam training.

Dia menggiring peserta untuk menemukan higher purpose atau tujuan hidup dengan memotivasi lewat kata-kata. Tak hanya itu dia juga mengajak peserta untuk melakukan gerakan-gerakan afirmasi pada diri sendiri seperti menepuk dada kiri, mengangkat tangan ke udara.

Ada lagi  gerakan karate dan sumo pose yang harus diikuti peserta dengan mimik muka yang serius dan semangat. Gerakan karate dan Sumo ini menjadi hiburan tersendiri dan membuat sebagian peserta tertawa terpingkal-pingkal.

Siapa sangka gerakan sebenarnya untuk membuang energi negatif dan meyakinkan diri mampu mengatasi berbagai hambatan dan belenggu pikiran. Untuk membuat peserta berpartisipasi aktif maka terkadang mereka harus melakukan tos jari-jari tangan dengan peserta yang duduk di belakang atau di depannya.

Gaya peserta menjulurkan tangan menyatakan Amazing You

Ary Ginanjar Agustian menjelaskan bahwa metode gerak untuk memperoleh energi positif sudah diperkenalkan oleh Nabi Muhammad SAW pada 1400 tahun yang lalu dengan mengajarkan sholat, ibadah yang dijalankan dengan sejumlah gerakan.

Sholat dimulai takbiratul ikhram dengan mengangkat kedua tangan, lalu berdiri, rukuk, sujud  dan menjadi anugerah gerakan ibadah terindah dan luar biasa dari Allah SWT yang berdampak pula bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

Berada diruangan besar dengan layar-layar lebar di depan mata serta 11 ribuan peserta dalam satu atap memang membuat masing-masing peserta merasa takjub dan bahagia menjadi bagian dari training akbar dengan rekor MURI di akhir tahun 2018 ini.

Menemukan Grand Why

Orang-orang yang sukses adalah mereka yang sudah menemukan Grand Why  mampu menjawab pertanyaan besar jati dirinya seperti Siapa Saya ?, Dimana Saya ? Mau kemana Saya?.

Grand Why adalah posisi puncak keimanan kepada Allah SWT hingga seseorang menyadari bahwa sebagai manusia, dia adalah khalifahNya di muka bumi untuk merawat dan memberdayakan bumi beserta isinya

Dalam diri manusia sudah terdapat energi untuk mencapai kesuksesan. Akan tetapi banyak yang tidak tahu cara menggunakannya. Padahal untuk menjadi orang sukses diperlukan perubahan mindset, karakter, motivasi, dan semangat.

Langkah-langkah menemukan Grand Why dalam diri

Ary menunjukkan cara membuka potensi diri agar bisa berada di tangga teratas dimana seseorang sampai pada tempat tujuannya dengan tiga kecerdasan IQ, EQ dan SQ atau menemukan Grand Why dalam hidupnya.

Maklum, anak muda setelah tamat kuliah dan terjun ke masyarakat umumnya yang dicari adalah mendapatkan kepastian gaji dan mengejar tantangan karir.

Pada tahap ini duniawi yang dikejar dengan target punya pekerjaan tetap, pingin rumah, mobil dan kerja mengandalkan kecerdasan otak ( IQ).

Setelah melewati tahap itu dia membutuhkan eksistensi diri ( EQ) dan senang tampil dengan barang ber merek, gaya hidup mewah, membutuhkan perhatian dan cinta kasih serta nafsu ingin berkembang lebih besar.

Terus menapaki tangga kehidupan dan berhasil hidup mapan membuat seseorang mampu untuk berkontribusi bagi sekitar, membiayai keluarga namun sampai disini belum tentu dia tahu kemana arah tujuan hidupnya.

Sekilas nampaknya dia sudah tahu arti dan tujuan hidup serta bisa berbagi. Tapi ternyata jika haus dengan masalah-masalah dunia akhirnya hidup tidak bahagia dan terus galau karena hidupnya tidak tenang.

“Menurut penelitian saat ini orang yang sukses hanya 5%, sedangkan manusia yang tergolong biasa-biasa saja dan gagal sebanyak 95%,” kata Ary Ginanjar Agustian.

Orang sukses di era digital ini, ujarnya, contohnya adalah tokoh Nabiel Makarim yang tidak memiliki motor, mobil tapi melayani transportasi  online dan jasa lainnya dengan penghasikan Rp 8 triliun, mengalahkan perusahaan penerbangan Garuda Indonesia dengan ratusan pesawat miliknya.

Pendiri Facebook,Google memberikan jasa dengan gratis tapi penghasilannya sangat besar karena mereka yang sukses ini menyadari sepenuhnya bahwa dengan banyak memberi maka lebih banyak pula penghasilan yang didapat.

“Jadi menggunakan potensi diri dimulai dari yang teratas dulu dengan tingkat keimanan yang kuat. Jika menjadikan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT adalah yang utama maka snowball effect dapat diatasi dengan baik,”

Itulah sebabnya di hari  pertama Ary menggiring peserta kepemahaman mendalam, menemukan Grand Why dalam diri, potensi terdalam yang selama ini terkunci. Selanjutnya pada hari kedua (Minggu) peserta diajarkan untuk melepas belenggu yang selama ini menghambat pengembangan diri maupun perusahaannya.

Caranya dengan mengaktifkan quantum vision dan menciptakan afirmasi yang efektif dalam diri sehingga dapat mencapai tujuan-tujuan hidupnya dan mewujudkannya menjadi aksi nyata.

Di sesi akhir Ary Ginanjar mengundang tiga peserta wanita secara acak ke atas panggung untuk mempraktekkan bagaimana mewujudkan impian dan mengatasi belenggu yang selama ini membebani.

Caranya, lewat media pinsil kayu, dua pengusaha wanita dari Jakarta dan satu dari Kualalumpur, Malaysia sukses mematahkan 1- 4 pinsil kayu sekaligus dengan hentakan satu jari disaksikan ribuan pasang mata.

Setelah itu semua peserta juga dibimbing untuk melakukan hal yang sama dan berhasil mematahkan batang pinsil hanya dengan jari berkat fokus, menghilangkan keraguan dalam diri dan melakukan afirmasi bahwa jarinya adalah batang besi.

Ary Ginanjar Agustian memegang piagam rekor MURI dengan peserta menembus lebih dari 11 ribu orang

Unlock The Power

William Suryaputra dan istrinya, Emma Rodini adalah peserta Amazing You Unlock The Power dari Belanda. WIlliam yang akrab dipanggil Willy adalah Ketua Forum Komunikasi Alumni ( FKA)  ESQ wilayah Eropa dan Afrika yang bulan Maret 2019 akan menyelenggarakan training ESQ di Baku, Azerbaijan.

“Pengalaman di hari pertama adalah mencari pertanyaan besar jati dirimu ( Grand Why). Kita dibimbing untuk No blame .. no regret ..  no justification,
tidak menyalahkan dan menyesali diri sendiri dan bukan juga hanya mencari pembenaran. Kita harus jujur melihat dalam diri kita sendiri dan temukan potensi yang ada atau buka kunci  kekuatan kita ( Unlock The Power),” jelasnya.

Menurut dia, pemilihan lagu yang menjadi theme song training ini juga sangat tepat karena isinya motivasi diri untuk meninggalkan sifat buruk, aktif berkarya,  menghasilkan hal positif dan menjadi pribadi yang lebih baik untuk mewujudkan mimpi-mimpi.

“Selagi kita mencari pertanyaan besar jati diri diiringi dengan musik dan  lirik lagu The Best Day of My Live, Hari Terbaik hidupku. Coba baca liriknya seperti This is gonna be the best day of my life, Ini kan jadi hari terbaik dalam hidupku. My li-i-i-i-i-ife, Hiiiiiiidupku. Maka keyakinan itu akan tertanam untuk menjadikan setiap detik dari hidup kita adalah yang terbaik, kata Willy bersemangat.

Keyakinan bahwa training ini akan merubah mindset dan membangun karakter diri juga disuarakan oleh sejumlah peserta dari Malaysia dan Brunei Darussalam yang berasal dari beragam profesi.

Indah dari Selangor, Kuza, Polwan dari Kuala Lumpur, Yanti dari Shah Alam, Rohimah dan Diana dari Kuala Lumpur  dan Maiza dari Brunei Darussalam mengaku menjadi orang yang beruntung bisa hadir di ICE dan ikut training secara full.

“ Masya Allah ini training spektakuler yang materinya masuk ke lubuk hati yang paling dalam. Baru paham nggak cukup hanya menjadi hamba Allah tapi kita adalah khalifahnya di muka bumi,” kata Indah.

Sedangkan Kuza, Polisi wanita Kepolisian Kerajaan Malaysia yang ikut training di Indonesia ini mengatakan merugilah orang yang tidak ikut training ESQ ini karena dengan memahami jati diri banyak manfaat yang diperolehnya.

 Antariksa dari Kementrian Pariwisata, salah satu peserta dari korporasi mengatakan training dengan mayoritas anak milenial ini bagus untuk mengarahkan mereka fokus ke masa depannya. Apalagi 84% lulusan PT belum paham tujuan hidupnya.

“Bagi kami yang di Kemenpar, penjelasan pak Ary mengenai Meaning Purpose, tujuan hidup yang berarti, Grand Why dan snow ball effect sangat besar manfaatnya untuk mewujudkan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun depan,kata Antariksa.

Iqbal Alamsyah dari Kementrian Pariwisata, peserta korporasi yang merasakan manfaat besar dari training

Iqbal Alamsyah, pejabat Kemenpar yang memiliki suara emas dan dikenal juga dengan nama Billy Collomerro sebagai nama panggungnya mengatakan training The Amazing You tidak hanya berhasil membuka kunci potensi dalam dirinya, melainkan pula jadi momen yang mengharukan.

Pria yang menjadi PIC  100 Calendar of Event Kementrian Pariwisata ini menyadari sepenuhnya apa yang dijelaskan oleh DR HC Ary Ginanjar mengenai Meaning Purpose.

Dia mengaku training ini  mendorongnya untuk lebih memahami potensi diri dan menghargai harapan serta mimpi-mimpi yang membutuhkan action untuk diwujudkan.

Kesadaran sebagai sebagai khalifah juga mendorongnya untuk terus berkarya melalui hobi tarik suara yang ditekuninya secara profesional. “Teruslah berdoa, teruslah berharap, teruslah bermimpi” ungkapnya.

Ketika Ary Ginanjar menyatakan training motivasi ini berakhir. Banyak dari peserta yang masih enggan beranjak dari ruangan.  Seolah terpaku dan ingin tetap berkumpul bersama. Rasa salut pada peserta dari Malaysia muncul karena sepanjang training selalu bersemangat dan kompak serta menunjukkan sikap persaudaraan yang kuat.

Sedikitnya 150.000 warga Malaysia dari berbagai profesi telah mengikuti training ESQ di berbagai negara bagian negeri jiran itu. Mereka juga aktif mengikuti training ESQ di Menara 165, Jakarta sehingga saat training usai, tamu-tamu dari Malaysia itu juga sibuk silaturahim  dan foto-foto mengabadikan momen mewarnai akhir dari training.

Amazing You terbukti  menjadi semarak penutupan akhir tahun yang gembira, serta menjadi spirit dan penyemangat bagi bangsa Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darrusalam yang berpartisipasi di training ini..

Di Indonesia sendiri yang  menghadapi Pilpres di tahun 2019, energi positif kesuksesan Amazing You memberikan penyejuk di tengah memanasnya isu-isu terkini yang ada di tengah masyarakat. Seperti salah satu cita-cita didirikannya ESQ, menjadi oksigen penyejuk di tengah-tengah masyarakat. Sampai jumpa di training akbar ESQ dua tahun mendatang,5-6 Desember 2020 dengan target 20.000 – 25.000 peserta.

Laporan dan foto: Yusuf Roneo

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.