ASEAN DESTINASI INTERNATIONAL NEWS

Timor Leste Gabung ASEAN, Negara Anggota Diminta Buka Kedubes di Dili

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) Kao Kim Hourn menghadiri press briefing di markas ASEAN, Jakarta, 28 Mei 2025. ( Foto:Tempo/Savero Aristia Wienanto).

Timor Leste dipastikan menjadi anggota penuh ASEAN pada Oktober 2025. Negara-negara anggota diminta membuka kedutaan besar di Dili sebagai komitmen diplomatik kawasan.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Timor Leste dipastikan menjadi anggota penuh ASEAN pada Oktober 2025. Proses aksesi akan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan, setelah para pemimpin ASEAN menyepakati langkah final pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 di Kuala Lumpur, Mei lalu.

Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, dalam The Briefing by the Secretary-General of ASEAN di Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Jumat, 18 Juli 2025 seperti dilansir dari tempo.co

“Timor Leste akan menjadi anggota penuh pada Oktober tahun ini. Saya kira ini sedang bergerak maju,” kata Kao. Ia menambahkan, ASEAN kini tengah menyusun langkah – langkah yang perlu dilakukan setelah status keanggotaan tersebut resmi.

Penyesuaian Dokumen Kunci

Menurut Kao, saat ini ASEAN sedang menyelesaikan dua dokumen kunci: deklarasi penerimaan Timor Leste dan instrumen penerimaan terhadap Piagam ASEAN.

“Saya pikir ini harus diselesaikan antara sekarang dan sebelum KTT ASEAN ke-47,” ujarnya.

Kao menjelaskan bahwa Sekretariat ASEAN mendukung penuh proses aksesi ini. “Kami sekarang sedang melihat di pos tersebut, apa yang perlu kami lakukan. Penyesuaian, pengaturan di kedua belah pihak, kami sedang bergerak maju,” ujarnya.

Kedutaan Besar di Dili

Salah satu implikasi dari keanggotaan penuh Timor Leste adalah keharusan negara-
negara anggota ASEAN untuk membuka kedutaan besar di ibu kota Dili. Kao mengatakan bahwa Timor Leste telah lebih dahulu membuka perwakilannya di seluruh negara ASEAN.

“Saya memahami bahwa Timor Leste telah mendirikan kedutaan besarnya di semua negara anggota ASEAN. Sehingga, itu berarti ASEAN harus membalas berdasarkan perjanjian, berdasarkan komitmen di sana,” ujar Kao.

Peluang Ekonomi dan Investasi

Kao menyebut keanggotaan penuh ini akan membuka peluang besar bagi Timor Leste, terutama di sektor ekonomi. “Ekonomi Timor Leste akan terhubung dengan ekonomi ASEAN, karena kami telah menandatangani banyak perjanjian,” ujarnya.

Ia mengatakan, ASEAN juga memiliki daftar kerja yang tengah disusun tahun ini, yang akan menghubungkan ekonomi Timor Leste dengan kawasan.

Kao kemudian mengajak negara-negara mitra dialog ASEAN untuk mulai berinvestasi di Timor Leste sebagai bagian dari dukungan pembangunan.

“Kami menyambut dukungan mereka untuk melihat perkembangan Timor Leste. Maka, pembangunan ekonomi akan dipercepat, Anda dapat melihatnya di negara-negara anggota lainnya,” kata Kao.

Setelah dua dokumen utama diselesaikan dan mendapat dukungan penuh dari seluruh negara anggota, Timor Leste dijadwalkan akan secara resmi bergabung sebagai anggota ke-11 ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-47 pada Oktober 2025.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)