Survei: Bandara & Hotel di Era New Normal

0
19

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Meskipun tahun 2020 adalah tahun bencana untuk travel, dunia semakin dekat untuk kembali ke kondisi normal di tahun mendatang.

Dilansir dari Travel Off Path, jadwal pasti untuk kembali sepenuhnya ke travel tak terbatas masih belum jelas, satu hal yang pasti adalah bahwa travel tidak akan pernah kembali seperti sebelum pandemi. Tak pelak, masa depan akan merangkul ‘New Normal’ untuk travel.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang masa depan untuk travelUdi era New Normal, Plaza Premium Group baru-baru ini melakukan survei untuk wisatawan dan menerbitkan temuan mereka dalam laporan mereka yang berjudul “Apa itu ‘New Normal di Airport Hospitality?”.

Survei tersebut mengumpulkan 2.000 wisatawan, banyak di antaranya adalah loyalis Plaza Premium, sebagai responden atas pertanyaan yang berkaitan dengan ekspektasi mereka pada perjalanan di masa mendatang.

Pertanyaannya  seperti kapan mereka akan bepergian, tindakan pencegahan apa yang akan mereka ambil saat bepergian dan apa yang mereka anggap penting untuk dilakukan. pengalaman bandara preflight mereka.

Saat Wisatawan Berharap Bepergian Lagi

Tampaknya pembatasan travel adalah penghalang utama yang mencegah para wisatawan. Berdasarkan survei tersebut, mayoritas responden (59%) menyatakan bahwa mereka akan memulai travel kembali setelah larangan travel dicabut.

 Responden lain menyebutkan kembali bepergian untuk mengunjungi negara tanpa kasus COVID-19 untuk jangka waktu yang wajar (14%), untuk perjalanan bisnis (11%), ketersediaan vaksin (11%) dan lainnya (5%).

Meskipun para wisatawan sangat menyadari keadaan yang diperlukan bagi mereka untuk melanjutkan perjalanan, mereka tidak yakin kapan tepatnya hal itu akan terjadi.

Ketika dimintai jadwal khusus untuk melanjutkan travel lagi, tidak ada mayoritas yang jelas, dengan hasil sebagai berikut:

  • 1-3 bulan (25%)
  •  3-6 bulan (21%)
  • -6-12 bulan (26%)
  • -Tidak diketahui (28%)

Akses ke Ruang Pribadi

Meskipun survei dilakukan oleh Plaza Premium Group, sebuah perusahaan yang berpusat pada perhotelan bandara, responden ditanyai tentang pentingnya hotel bandara atau lounge di terminal pasca-pandemi sebagai cara untuk meminimalkan titik kontak dan interaksi dengan orang lain.

Mayoritas atau 83%, responden menyatakan bahwa akses ke ruang pribadi seperti di hotel bandara atau lounge dianggap sebagai layanan penting. 16% percaya itu penting tetapi tidak perlu dan 2% melaporkan bahwa itu tidak penting.

Tindakan Pencegahan Paling Penting Selama Perjalanan

Survei tersebut mempertanyakan para wisatawan tentang tindakan pencegahan pribadi apa yang mereka rasa paling penting saat bepergian, dengan protokol kesehatan  COVID-19 yang berlaku seperti pemakaian masker dan sanitasi tangan sebagai pelopor.

Temuan lengkapnya adalah:

  • Mengenakan masker (83%)
  • Membawa pembersih tangan, masker ekstra, dan tisu beralkohol setiap saat (75%)
  • Sering mencuci tangan (65%)
  • Memilih tempat pribadi untuk jarak sosial (55%)
  • Hindari menyentuh permukaan (44%)
  • Meningkatkan kekebalan dengan makanan dan suplemen bergizi (23%)
  • Lainnya (1%)

Temuan Lainnya

Area lain yang menjadi target survei adalah frekuensi mencuci tangan, tindakan pasca-pandemi di ruang tunggu bandara, dan cara wisatawan mengakses ruang tunggu bandara.

Mengenai seberapa sering, rata-rata responden berniat mencuci tangan, jawabannya: 

  • Setiap 1-3 jam (47%)
  • Setiap 30 menit – 1 jam (26%)
  • Setiap 3-6 jam (10%)
  • Hanya sebelum makan (9%)
  •  Frekuensi yang sama dengan pra-pandemi (6%)
  •  Hanya jika ditawarkan atau diminta (2%)

Dalam hal tindakan pasca pandemi yang dianggap penting oleh para wisatawan saat menggunakan ruang tunggu bandara atau hotel, suara resoonden yang terdepan adalah agar semua tindakan yang terdaftar menjadi penting.

Langkah-langkah ini adalah:

  • Pemeriksaan suhu tubuh di resepsionis
  • Penyediaan hand sanitizer
  • Berlatih jarak sosial
  • Sanitasi yang sering di semua area
  • Pengalaman nirkontak (pembayaran, memesan makanan, dll.)
  • Ruang pribadi untuk individu atau kelompok kecil

Saat ditanya bagaimana wisatawan biasanya mengakses lounge bandara, mayoritas (72%) menyatakan bahwa mereka mendapatkan akses melalui kartu kredit yang memenuhi syarat.

Metodologi

Survei dilakukan secara online melalui Survey Monkey. Survei terbuka untuk partisipasi antara 31 Agustus hingga 20 September 2020. Sebanyak 2.000 responden berpartisipasi dalam survei, termasuk database pelanggan Plaza Premium Group dan anggota program loyalitas Smart Traveler.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.