HALAL LIFESTYLE

Sapta Nirwandar: Saat Ramadhan Tiba, Mall Bersaing Rebut Jasa Halal 

Musholla Mall Kota Kasablanka. ( Foto: kaffahshots.wordpress.com) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id : Halal telah menjadi gaya hidup bagi masyarakat sehingga mall sebagai pusat perbelanjaan yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara harus memahami bahwa halal bukan hanya untuk produk barang, bisnis jasa seperti mall juga harus bersaing dan menyesuaikan diri dengan meningkatkan jasa pelayanannya untuk Muslim terutama Musholla.

” Sekarang Mushola di mall maupun hotel-hotel tidak banyak lagi yang ditempatkan di area parkir. Musholla di mall besar di Jakarta seperti mall Kota Kasablanca, Grand Indonesia West Mall, Kelapa Gading Mall 3. Mall Pondok Indah dan Pacific Place sangat nyaman,” kata Sapta Nirwandar.

Berbicara pada Webinar: Arah Kebijakan dan Pengembangan Ekonomi & Keuangan Syariah dan Industri Halal pada Masa Pandemi di Jawa Barat, Rabu (23/32022) Sapta mengatakan para pengelola Mall kini berlomba antara lain dalam kemudahan akses, kebersihan, kondisi ruang shalat, kebersihan maupun area wudhu.

Mereka, para pengelola menyadari bahwa Mall telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Mall menjadi tempat berbelanja dan salah satu tujuan wisata keluarga maupun perorangan, tambah Sapta.


Sapta Nirwandar dalam webinar industri halal.

“Oleh karena itu timbul kesadaran dengan hadirnya fasilitas sholat ( Musholla) makin lama konsumen beraktivitas di Mall akan makin banyak pengeluaran dari kantong mereka untuk para tenant,” jelasnya.

Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center ini mengatakan, apapun aktivitasnya maka seorang Muslim tidak boleh meninggalkan kewajiban sholat lima waktu sehingga ketika berwisata bersama keluarga dengan menyambangi Mall-mall besar maka Musholla menjadi tujuan.

“Prinsip yang berlaku, the more time they can stay, pengeluarannya ( spending) makin besar apalagi kalau sampai jam magrib dilanjutkan sholat Isya di mall yang sama. Mereka bukan hanya belanja, cari hiburan dan kulineran,” urainya.

Usai webinar, Sapta Nirwandar ungkapkan saat Ramadhan mendatang tiba, budaya buka bersama komunitas di Mall-mall juga akan muncul kembali seiring menurunnya kasus Omicron dan berubahnya status pandemi sehingga beragam restoran di Mall sudah bersiap menghadapi banjir pesanan bukber.

Dalam kegiatan buka bersama ( Bukber) oleh komunitas, anggota yang non Muslim juga akan hadir mencicipi makanan halal seperti nasi briyani, nasi kebuli dan makanan khas lainnya di bulan puasa terutama kurma.

Gaya hidup halal saat ini, lanjut dia, sebetulnya telah masuk ke dalam kehidupan masyarakat sejak lama. Oleh karena itu saatnya kini melayani produk barang maupun jasa untuk  seluruh umat karena barang dan jasa halal bukan hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tapi juga semua orang di seluruh dunia.

 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)