Tips Simple Bikin Foto Liburan agar Aesthetic

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Momen berlibur adalah paling membahagiakan dalam hidup, terlebih lagi yang dilakukan bersama orang terdekat. Agar kenangan semasa berlibur tak mudah pudar, membuat foto liburan estetis dan menarik tentu menjadi hal yang wajib dilakukan para traveler.

Untuk itu, asah terus kreativitasmu dalam mengambil gambar dan mengedit foto, sehingga tampilan foto bisa makin kece. Tak ada salahnya kamu belajar dengan teman yang jago dalam foto atau kamu juga bisa belajar secara otodidak dengan melihat tutorial di Youtube. Carilah refrensi hasil foto yang menarik di internet atau media sosial para fotografer profesional.

Atau Sering posting foto liburan di sosial media namun kurang puas dengan hasilnya? Atau mungkin pernah merasa bosan dengan pose selfie yang itu-itu saja? Jika merasa begitu, pastinya kesan menyenangkan saat berlibur pasti akan kurang terlihat dari hasil foto tersebut.

Jangan bersedih atau kecewa, untuk mengatasi hal tersebut mungkin ada yang harus diubah dari cara berfoto yang biasa kamu lakukan. Sejatinya, membuat foto liburan menjadi lebih estetis adalah perkara yang gampang-gampang mudah untuk dilakukan. Tak perlu kamera mahal atau jasa fotografer profesional, hanya dengan memposisikan objek yang tepat saja sudah dapat membuat foto wisata akan terlihat sangat berkesan.

Biar kamu gak bingung, berikut ulasan cara mudah bikin foto liburan terlihat aesthetic, sehingga tampilan foto makin kece, sepetrti dilansir laman Cermati.com, Sabtu (19/10/2019), antara lain:

 Coba Berbagai Angle

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan pengambilan sudut pandang foto yang sama. Namun, agar foto liburan terlihat lebih menarik, salah satu kuncinya adalah bisa memanfaatkan pengambilan objek dari sudut pandang kamera atau angle. Berswafoto saat berlibur seringkali memiliki pengambilan sudut atau angle yang monoton. Padahal, jika berani mencoba angle yang berbeda atau unik sekalipun, foto yang dihasilkan bisa menjadi karya yang memiliki kesan aesthetic dan eksentrik.

Sebagai contoh, jika kebanyakan orang mengambil foto dari arah depan, kamu dapat mencoba berfoto melalui low angle dan high angle. Kedua teknik berfoto ini dapat memberikan kesan yang berbeda drastis satu sama lain. Yang pasti, teknik foto tersebut dapat memunculkan ‘cerita’ yang berbeda dari liburan yang kamu lakukan. Pemilihan angle saat berfoto memang harus melihat lokasi dan objek yang ada di wisata yang dikunjungi. Bila perlu, cari hasil foto dari juru potret profesional di internet atau media sosial dan tiru hasil foto yang memiliki angle menarik.

Dengan meniru sudut pengambilan foto tersebut, bukan tak mungkin foto yang diambil terlihat seperti karya seorang profesional. Pastinya, agar foto terlihat lebih dramatis dan estetis, jangan ragu untuk mengambil sudut pandang yang nyeleneh.

 Memilih Waktu Berfoto yang Tepat

Siang hari memang seringkali dipilih sebagai waktu untuk mengelilingi tempat wisata. Mungkin, berswafoto saat sinar matahari sedang tinggi inilah yang membuat hasil foto terkesan biasa saja. Berfoto dengan cahaya matahari yang terang tidak memberikan efek yang berbeda. Lain halnya saat kamu memutuskan untuk mengambil foto saat matahari baru sedikit memberikan sinarnya. Pasalnya, cahaya pagi hari dapat membuat foto terlihat belasan kali lebih dramatis. Sunrise memang memiliki pesonanya sendiri dalam menunjukkan keindahannya. Jadi, ketika kamu dapat mengaplikasikan cara tersebut saat liburan, dijamin hasil foto tersebut akan mendapat lebih banyak like di media sosialmu.

Jangan Berlibur saat High Season

Umum terjadi, berwisata saat sedang masa liburan membuat keramaian di lokasi fotomu tak terhindarkan. Alhasil, kamu harus lebih cermat dalam mengambil kesempatan untuk berfoto agar tidak ada orang yang masuk dalam frame. Kamu tentu tidak ingin foto di tempat eksotis dengan pose yang unik dirusak hanya karena ada orang yang terlihat di background. Untuk mengakali masalah tersebut, usahakan untuk tidak memilih waktu berlibur saat high season. Selain kegiatan berswafoto tidak sering diganggu wisatawan lain, kamu dapat dengan bebas memilih objek sebagai teman berfoto. Dengan begitu, kamu akan puas berfoto dan hasilnya pun akan terlihat lebih menarik.

Maksimalkan Fitur yang Tersedia

Foto yang estetis tidak selalu tercipta melalui kamera yang mahal. Hanya dengan memanfaatkan kamera yang ada di smartphone saja, kamu dapat menghasilkan foto yang dapat bercerita. Kualitas fotonya pun tidak kalah dengan hasil jepretan kamera setara DLSR atau sejenisnya. Ditambah lagi, terdapat beberapa aplikasi menarik di gadget yang bisa digunakan untuk mengedit foto liburan tersebut. Tak hanya bisa diunduh secara cuma-cuma, fitur yang disediakan dalam aplikasi tersebut dapat memberikan efek yang beragam sesuai dengan keinginan. Dengan begitu, foto yang mungkin tidak berkesan akan menjadi lebih menarik setelah diedit dengan aplikasi yang ada di smartphonemu. (*Cermati.com)

Film Akhir Pekan yang Asyik Ditonton

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Akhir pekan pertengahan Oktober 2019 bisa dihabiskan dengan berbagai aktifitas yang santai, releks juga mencari hiburan yang menyenangkan. Salah satu hiburan yang paling mengasyikkan adalah menonton film. Hiburan paling asyik ini, selalu menjadi sasaran utama dan menjadi pilihan jika tak ada kegiatan lainnya.

Ada rekomendasi film-film terbaru yang menarik untuk ditonton akhir pekan ini, juga ada satu film yang hingga kini masih bertahan yakni Joker, sehingga menjadi kesempatan emas bagi yang belum menontonkan.

Genre film minggu ini bermacam-macam mulai horor, action, drama komedi hingga drama. Dengan rincian 3 Film Nasional dan 4 film Hollywood. Berikut daftar film yang bisa kamu tonton akhir pekan ini.

 Perempuan Tanah Jahanam
Perempuan Tanah Jahanam merupakan film terbaru dari sutradara kenamaan Indonesia Joko Anwar. Naskah dari film Perempuan Tanah Jahanam ditulis langsung Joko selama 10 tahun. Diperankan Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail, Ario Bayu, dan aktris legendaris Indonesia Christine Hakim, film ini tampak menjanjikan. Perempuan Tanah Jahanam sudah tayang sejak Kamis, (17/10/2019). Kalau suka genre horor, cobalah nonton film ini.

Ajari Aku Islam

Bagi kamu pencinta film romance, ada rekomendasi film Indonesia terbaru nih. Film Ajari Aku Islam merupakan film yang bercerita tentang Kenny (Roger Danuarta), seorang lelaki Tionghoa non-muslim yang jatuh cinta kepada seorang perempuan muslim bernama Fidya (Cut Meyriska). Duh, perjalanan cinta beda agama memang penuh tantangan ya, Millens. Film Ajari Aku Islam sudah tayang di bioskop sejak Kamis (17/10).

Cinta itu Buta

Film Cinta Itu Buta merupakan adaptasi dari drama komedi Filipina berjudul Kita Kita. Diperankan Dodit Mulyanto sebagai Nik dan Shandy Aulia sebagai Diah, film Cinta Itu Buta bercerita tentang Diah yang tiba-tiba tidak bisa melihat akibat stres yang dipicu perselingkuhan tunangannya. Setelah kehilangan penglihatan, Diah bertemu dengan Nik, tetangganya yang juga orang Indonesia. Nik inilah yang membantu Diah beradaptasi dengan kegelapan. Kalau dilihat dari trailer-nya sih, film ini menjanjikan komedi romantis gitu. Cocok deh buat kamu yang butuh humor

Maleficent: Mistress of Evil

Film Mistress of Evil merupakan sekuel dari film Maleficent yang tayang 2014 silam. Cerita dari film Mistress of Evil akan fokus pada perseteruan antara Maleficent (Angelina Jolie) dan putri angkatnya Aurora (Elle Fanning). Pada film Mistress of Evil ada penambahan tokoh dan perubahan pemain, lo. Kalau penasaran, langsung saja ke bioskop karena film Mistress Of Evil sudah tayang sejak Jumat (18/10).

Zombieland: Double Tap

Film Zombieland: Double Tap merupakan sekuel dari film Zombieland (2009). Zombieland: Double Tap merupakan film yang menceritakan perjalanan empat orang yang bersahabat. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi bencana karena mereka bertemu dengan zombie. Pemain film sekuel ini sama dengan pemain pada film pertama, antara lain Woody Harrelson, Jesse Eisenberg, Abigail Breslin, dan Emma Stone. Film Zombieland: Double Tap menggabungkan tiga genre sekaligus lo, yaitu action, komedi, dan drama. Film tayang di bioskop sejak Jumat (18/10).

Joker
Tayang sejak Selasa (2/10), hingga kini film Joker masih bertahan di bioskop Indonesia. Film Joker menceritakan tokoh Arthur Fleck (Joaquin Phoenix) yang memiliki cita-cita menjadi seorang komedian. Namun karena suatu hal, cita-cita tersebut tidak dapat tercapai. Dengan gangguan mental yang dia punya serta cercaan dari lingkungannya, Arthur berubah menjadi seorang psikopat.

Gemini Man

Bagi kamu yang suka film bergenre action, film ini cocok dijadikan pilihan. Gemini-Man diperankan Will Smith yang berperan sebagai Henry Brogan. Brogan adalah seorang agen pemerintah yang sangat andal. Ketika Brogan memutuskan untuk pensiun, para bosnya merasa nggak terima dan berusaha untuk membunuhnya. Setelah ada rencana tersebut, Brogan bertemu beberapa orang baru termasuk kloningan dirinya sendiri. (*)

Vietnam Tuan Rumah F1, Kunjungan Wisman Diprediksi Naik 30%

this formate

HANOI, bisniswisata.co.id: November 2018, Vietnam resmi terpilih menjadi tuan rumah kejuaraan Grand Prix ke-4 Formula satu (F1) di Asia setelah China, Jepang dan Singapura. Jika tak ada aral merintang, untuk pertama kalinya Vietnam akan menggelar balapan F1 di kota Hanoi pada 5 April 2020.

Pejabat pemerintah dan stakeholder di Vietnam melihat momentum perhelatan ajang bergengsi itu sebagai peluang untuk meningkatkan wisatawan domestik dan mancanegara ke Vietnam. Dengan F1, pariwisata akan berkembang dan wisatawan mancanegara (wisman) diperkirakan akan meningkat 30%.

Industri pariwisata pun diperkirakan akan menyumbang 10% dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam pada 2020. Sebagai catatan, PDB Vietnam per kapita adalah sebesar USD2,726, sementara pendapatan lebih tinggi di kota-kota besar di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh.

Setidaknya 1 triliun Dong atau setara USD42,9 juta akan diinvestasikan oleh Vietnam Grand Prix Co untuk menjadi tuan rumah acara ini, seperti dilaporkan situs berita Tri Thuc Tre, mengutip informasi dari Komite Rakyat Hanoi.

Dari segi kesiapan akomodasi, di Hanoi saja saat ini terdapat 35.000 perusahaan akomodasi wisata dengan hampir 61.000 kamar, termasuk 67 hotel bintang tiga hingga lima (terdiri dari 10.000 kamar) dan tujuh apartemen wisata mewah (1.350 kamar).

Dengan investasi substansial untuk menjadi tuan rumah acara internasional tersebut, pemerintah dan pelaku industri di Vietnam meyakini hajatan besar ini akan menciptakan lebih banyak pekerjaan dan acara internasional lainnya yang lebih besar juga akan didorong untuk berlangsung di Vietnam dengan infrastruktur yang ditingkatkan.

Dalam upaya mendorong pariwisata, permintaan untuk pekerja profesional pariwisata dan perhotelan yang terampil juga akan meningkat. Hal ini direspon oleh School of Tourism & Hospitality Singapore Management Institute Institute of Singapore (MDIS) yang akan menawarkan program Diploma yang selaras dengan kebutuhan industri melalui Tourism and Hospitality Operations.

Bermitra dengan University of Sunderland, The School of Tourism & Hospitality menawarkan gelar Sarjana dan Magister bidang pariwisata dan manajemen perhotelan untuk memenuhi permintaan SDM pariwisata dan perhotelan yang meningkat. Gelar ini akan sama dengan gelar yang diberikan kepada siswa di kampus utama universitas di Inggris.

Kepala MDIS School of Tourism & Hospitality Isaac Joshua menjelaskan, program Professional Diploma dalam Tourism and Hospitality Operations juga mengadopsi pendekatan yang berbasis pada kebutuhan industri dan pembelajaran yang berbasis keterampilan untuk semua kelompok umur yang tertarik untuk mengeksplorasi industri pariwisata dan perhotelan yang berkembang pesat.

“Program ini berfokus pada pencapaian pengetahuan dasar dan operasional dari perdagangan pariwisata dan perhotelan selain menekankan keterampilan praktis mendasar yang diperlukan untuk berhasil di lingkungan kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/10/2019).

Isaac mengungkapkan, Professional Diploma merupakan program dasar holistik yang memungkinkan peserta didik mengakses peluang tanpa batas dalam industri pariwisata dan perhotelan global, termasuk Vietnam.

Menurutnya, siswa yang berusaha untuk maju dapat melanjutkan ke International Foundation Diploma dalam Manajemen Perjalanan, Pariwisata dan Perhotelan, Higher Diploma dalam Pariwisata, Perhotelan dan Manajemen Event, Sarjana Sains (Honours) dalam International Tourism and Hospitality Management, hingga akhirnya Magister Ilmu Pariwisata dan Perhotelan.

“Memiliki keterampilan dan kompetensi yang diperlukan dalam manajemen pariwisata dan perhotelan akan memberikan mahasiswa keunggulan kompetitif yang menarik dan penting di lingkungan kerja internasional dan memberi mereka peluang karir yang lebih baik di bidang pariwisata dan perhotelan,” pungkasnya.

Vietnam menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta orang pada 2020, dengan target devisa pariwisata mencapai USD35 miliar dan berkontribusi 10% terhadap PDB. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang pariwisata dan perhotelan diproyeksikan akan tinggi.

SDM pariwisata dan perhotelan ini tidak hanya membutuhkan pengetahuan khusus industri di pasar Vietnam, tetapi juga pengetahuan praktis dan keterampilan lain untuk melayani pasar pariwisata global yang terus tumbuh. Pada 2030 diproyeksikan jumlah wisatawan global meningkat menjadi 1,8 miliar. (Tri Thuc Tre)

Festival Bahari Raja Ampat Resmi Dibuka

this formate

WAISAI, bisniswisata.co,id: Festival Bahari Raja Ampat 2019 resmi dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan Yohana Yambise di Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat. Tahun ini festival diselenggarakan dari tanggal 18 hingga 22 Oktober 2019, dengan mengusung tema “Exotisim Raja Ampat from Ridge to Reef (Eksotisme Raja Ampat dari Bukit hingga Terumbu Karang)”.

“Saya sangat apresiasi dengan festival apalagi Temanya sangat tepat agar sama-sama menjaga dan melestarikan terumbu karang juga geleran Festival Bahari Raja Ampat setiap tahun sehingga tetap eksis,” papar Menteri Yohana sambil meminta agar Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terus berupaya mempromosikan pariwisata setempat dengan berbagai kegiatan. Sedangkan Festival Bahari Raja Ampat salah satu bentuk promosi pariwisata kepada dunia internasional.

Menteri wanita dari Papua ini, juga memberikan beberapa catatan kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat, dalam pengembangan pariwisata di daerah itu, membangun infrastruktur berupa dermaga di daerah tujuan wisata. Hal itu, kata dia, untuk memudahkan kunjungan wisatawan di daerah setempat.

Selain itu perlu dibangun rambu-rambu laut demi keselamatan pelayaran dan untuk menjaga agar terumbu karang tidak rusak karena ditabrak oleh kapal-kapal wisatawan. Ini perlu dilakukan demi pengelolaan pariwisata secara berkelanjutan “Catatan ketiga adalah mendorong masyarakat lokal Raja Ampat untuk terlibat dalam Industri pariwisata, seperti membangun homestay dan menjadi pemandu wisata,” ujar dia.

Festival Bahari Raja Ampat ini merupakan salah satu Top 100 Calendar of Event dari Kementerian Pariwisata. Tahun ini festival digelar ke-tujuh kalinya. Setiap tahunnya wisata bahari, budaya dan kuliner khas Raja Ampat, disajikan sebagai suguhan utama. Parade perahu hias serta tur diving dan snorkeling menjadi kegiatan utama selama penyelenggaraan.

Yohana juga meminta kepada wisatawan yang datang turut berpartisipasi mempromosikan pariwisata Raja Ampat sehingga lebih banyak turis yang datang. Supaya datang terus dan coba promosi ke luar negeri. Saya percaya Raja Ampat akan jadi terkenal,” pesan Yohana.

Yohana juga menyampaikan beberapa catatan kepada pemerintah daerah setempat untuk segera mengembangkan infrastruktur yang mendukung kegiatan pariwisata di Raja Ampat. “Perlu pengembangan Bandara Raja Ampat jadi bandara internasional. Dengan demikian turis dapat langsung datang ke Raja Ampat. Dan perlu dibangun berbuah resor atau penginapan yang dikelola masyarakat lokal Raja Ampat,” tambahnya.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak pemerintah dan seluruh masyarakat Raja Ampat menjaga kelestarian alam setempat. Agar nantinya pariwisata terus berlangsung secara berkelanjutan “Saya juga mengharapkan agar masyarakat menjaga keamanan daerah sehingga wisatawan nyaman, aman, dan lama berkunjung di Kabupaten Raja Ampat,” kata dia seperti diunduh dari Antara, Sabtu (19/10/2019).

Di hari yang sama, G-Tour meluncurkan program wisata Indonesia Archipelago. Program ini nantinya akan mengajak wisatawan lokal maupun internasional menikmati pulau-pulau yang ada di Indonesia dengan kapal pesiar mini.

Setiap satu bulan, program ini hanya bisa dinikmati oleh 50 wisatawan. Tidak hanya sekedar wisata, program ini juga akan mengedukasi wisatawan tentang sejarah akan kebudayaan daerah-daerah di Indonesia.

CEO G-Tour Roland Tambunan mengatakan program ini akan dimulai berjalan pada Mei 2020. “Nantinya Raja Ampat ini akan menjadi salah satu destinasi yang akan dituju dari program Indonesia Archipelago,” kata Roland. (ndy/ant)

Meriah, Konser 17 Tahun Marcell Bermusik

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Penyanyi Marcellius Kirana Hamonangan atau akrab dipanggil Marcell sukses dan meriah saat menggelar konser sekaligus sebagai perayaan 17 tahun Marcel bermusik di Tanah Air. Konser ini berlangsung di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (18/10) malam.

Awal konser, Marcell memerkan kehebatannya bemain drum. Awalnya dia adalah seorang penabuh drum sebelum menjadi penyanyi solo. Menggunakan kemeja berwarna biru Marcell yang berkarir sebagai aktor dan penyanyi ini memasuki area panggung tepat pukul 20.16 WIB, dengan membawakan lagu Denganmu hits dari album yang ke-3 Marceel pada tahun 2006.

Tidak banyak bicara, Marcell langsung menyanyikan lagu dari Band Ungu Demi Waktu yang diaransemen ulang olehnya pada tahun 2013. Penonton pun langsung ikut bernyanyi. Masih dengan lagu bernuansa galau, Perih Cintaku dari album And The Stroy Continues pada tahun 2011 langsung disambut teriakan histeris dari Teman Marcel sapaan untuk penggemar Marcell Siahaan. “Selamat malam sahabatku, temanku semuanya,” ucap Marcell.

“Jadi, selamat datang di konser Marcell 17, moga-moga ini bisa berkesan, di angka 17 ini sudah banyak cerita, jatuh bangun, pada tahun ini saya memiliki terobosan baru dan single baru. Judul aslinya lebih perih dari pada judul yabg ini Melihatmu Bersamanya. Namun, kita sepakat untuk mengganti judulnya dengan Perih,” lanjut Marcell.

“Satu Mimpi” dari tahun 2013 juga dibawakan oleh Vokalis plontos itu yang ditemani dengan para dancer di atas panggung, Marcell langsung membawakan lagu pada tahun 2011 Mau di Bawa ke Mana dalam lagu ini Marcell turun ke panggung untuk mendekati penggemarnya. “Terima kasih untuk ibu mertua saya yang sudah sempatkan hadir,” ujar Marcel, dikutip Antara, Sabtu (19/10/2019).

Blue Moon yang dinyanyikan oleh Frank Sinatra juga dibawakan oleh Marcell, tentunya dengan aransemen yang diperbarui olehnya dan juga Adventur of a Lifetime dari band Coldplay yan dirubah menjadi nuansa Jazz.

Konser perayaan 17 tahun Marcell bermusik yang sangat intim ini berjalan hampir 2,5 jam, Marcell membawakan beberapa lagu seperti Kini dari album Platinum Playlist pada tahun 2013, Jangan Pernah Berubah dan diakhiri dengan lagu pada tahun 2013 Ketika Kau Menyapa dengan aransemen yang begitu meriah.

Ternyata itu bukan lagu terkahir dari konser ini, Marcell menuruti kemauan penggemarnya yang meminta ia menyanyi lagi, dengan menyalakan flash kamera telepon pintar para penonton disuguhkan sajian lagu yang ngetop pada tahun 2003 dari album Marcell Semusim dengan aransemen yang kalah mewah. (ndy/ant)

Upacara Saparan Bekakak Jadi Event Budaya Unggulan Kab. Sleman, DIY

this formate

SLEMAN , bisniswisata.co.id: Pasukan “Ogoh-Ogoh”, “Gendruwo” dan “Wewe Gombel” mewarnai upacara adat Saparan Bekakak. Upacara adat yang sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya ini tetap dipertahankan hingga kini untuk mengenang perjuangan dan kesetiaan abdi dalem Kraton Jogyakarta bernama Ki Wiro Suto terhadap Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Kepala Dinas Kebudayan Kabupaten Sleman HY Aji Wulantara mengatakan bahwa upacara adat Saparan Bekakak merupakan event budaya unggulan yang telah masuk dalam kalender event Kabupaten Sleman maupun Propinsi DIY, bahkan gaungnya sudah menasional. 

“Kehadirannya sangat dinanti-nantikan warga Jogyakarta dan Jawa Tengah, bahkan oleh wisatawan luar daerah serta mancanegara yang sedang berada di Jogyakarta. Oleh karena itu kami harapkan event ini mampu menyedot kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negri,” ungkapnya hari ini.

Ketua Panitia Bambang Cahyono,  menjelaskan bahwa rangkaian pelaksanaan upacara adat diawali sejak 28 September 2019 yang berupa pasar malam dan gelar potensi seni budaya meliputi jathilan, tari-tarian, ekelton, campursari, Koes Plusan,  kethoprak, wayang kulit dan pameran UMKM.

“Sejak Kamis 17 Oktober 2019 pasangan bekakak dan berbagai gunungan dapat dilihat oleh masyarakat umum di Balai Desa Ambarketawang. Mulai pukul 13.00 – 14.00 WIB dilantunkan gending uyon-uyon atau karawitan,” kata Bambang.

Malam Jumat diadakan upacara penyerahan Bekakak  seperti Malam Midodari dan dilanjutkan dengan pagelaran Wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Bayu Aji Nugroho dengan judul Petru Ratu.

Jumat siang, upacara saparan bekakak di Ambarketawang, Gamping, Sleman,  menarik minat warga. Terbukti sejak pukul 13.00 WIB, ribuan orang sudah memenuhi lapangan Ambarketawang, tempat pembukaan upacara. Warga juga memadati sepanjang jalan menuju prosesi akhir upacara, di Gunung Gamping, yang berjarak tiga kilometer arah selatan dari Lapangan Ambarketawang.

 Sepasang Bekakak, Tirto Dono Jati diarak menuju lapangan Kademangan Ambarketawang untuk mengawali prosesi acara. Upacara seremonial dimulai dengan laporan wiromanggolo, fragmen tari, pemecahan kendi dilanjutkan pelepasan burung merpati putih.

Sementara  prosesi kirab yang didukung oleh bregada utama, yaitu Bregada Mejing Kidul, Delingsari, Gamping Kidul, Gamping Lor, dan berbagai bregada dan peserta kirab budaya menuju petilasan di Gamping Kidul dan petilasan Gunung Gamping di Tlogo untuk dilakukan penyembelihan bekakak.

Masyarakat juga dihibur Reog Ponorogo, Gunungan yang berisi sayuran dan buah-buahan serta boneka Ogoh-ogoh yang berukuran sangat besar menyerupai raksasa sehingga menjadi obyek foto untuk selfie berlatar belakang Ogoh-ogoh dengan sosok macan dan hewan lainnya maupun sosok manusia.

Sebagian ruas jalan “ring-road” (jalan lingkar) barat dan sebagian ruas jalan Wates digunakan sebagai jalur kirab sehingga sedikit banyak mengganggu pengguna jalan. Bambang  minta maaf kepada masyarakat umum atas penutupan sementara beberapa jalur untuk pelaksanaan kirab.

“Termasuk pengalihan arus dari arah barat di Jl. Wates akan dilakukan di pertigaan Klangon ke arah utara menuju Gedongan dan Tempel, pertigaan Universitas Mercubuana ke utara menuju Godean, dan perempatan Depok di sebelah timur SPBU Ambarketawang ke arah utara. Sedangkan dari arah timur  dilakukan pengalihan di perempatan ringroad Pelemgurih ke arah utara. 

Bau dupa dibakar, menyeruak selama prosesi puncak upacara digelar. Sepasang boneka pengantin yang disebut Bekakak yang terbuat dari ketan dan air gula merah, disembelih di situs Gunung Gamping. 

Bagian tubuh boneka kemudian dipisah-pisah dan dibagikan kepada warga. Bersamaan dengan prosesi penyembelihan, isi gunungan yang turut di arak mulai diperebutkan oleh warga yang hadir. Semarak upacara adat Saparan Bekakak itupun berakhir.

 

“Ngopi” Specialty Coffee Indonesia Makin Popular di Rusia

this formate

MOSKOW, bisniswisata.co.id,- TREN ngopi  di Rusia meningkat pesat sejak 10-15 tahun terakhir. Minum kopi menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat Rusia.  Menurut salah satu penelitian bahwa orang Rusia ngopi di luar rumah lebih sering daripada orang Italia dan Perancis.

Jika sebelumnya kopi diminum di kedai kopi, kafe, dan restoran setelah makan malam, sekarang kopi diminum tiap saat dan dapat dengan mudah diperoleh, seperti di tempat-tempat makan cepat saji (fast food), jajanan di pinggir jalan (street food), dan kantin-kantin.

Menurut Ketua Asosiasi Kopi Rusia, Ramaz Chanturia,  pangsa pasar specialty coffee di Rusia berkembang pesat seiring dengan peningkatan konsumsi kopi Rusia secara umum dalam
beberapa tahun terakhir.
“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Kopi Indonesia untuk lebih memperkenalkan kopi Indonesia. Saya berharap semakin banyak ragam kopi Indonesia yang dapat dijumpai dan dinikmati masyarakat di Rusia”, kata Ramzan.

Pada tahun 2018 Indonesia adalah pengekspor kopi terbesar ke-11 bagi Rusia sebesar 3.628 ton dengan transaksi senilai USD 9,1 juta USD. Sementara itu, total impor kopi Rusia mencapai 196 ribu ton atau senilai USD 592,9 juta. Importir kopi terbesar Rusia adalah Vietnam (96 ribu ton), Brazil (34 ribu ton), Itialia (14 ribu ton), India (6 ribu ton), dan Jerman (6 ribu ton).

Potensi pasar Rusia yang sangat besar, mendorong pihak KBRI Moskow menggelar Festival Kopi Indonesia mengisi aktivitas bulan Oktober. Bahkan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dedi Junaedi datang ke Moskow melihat langsung peluang pasar Rusia bagi kopi Indonesia.  Menurut Dedi, Indonesia sebagai negara
penghasil kopi terbesar ke-4 dunia berpotensi besar menembus pasar Rusia karena Indonesia memiliki kopi yang berkualitas tinggi dan keanekaragaman cita rasa kopi yang tidak kalah dari negara lain.

Edukasi Pasar
Festival menyajikan kopi yang dibawa oleh para pengusaha dari Indonesia. Para peserta festival mencoba dan menikmati beragam aroma dan cita rasa kopi Indonesia di tengah suhu udara yang mulai dingin di Moskow, mencapai 10 derajat Celsius. Festival yang terbagi dalam sesi  workshop  dan businessmixer memperkenalkan ragam kopi Indonesia, terutama specialtycoffee, coffee cupping dan coffee roasting. Peserta mendapat penjelasan tentang jenis-jenis specialty coffee Indonesia dan proses pengolahannya. Specialty coffee yang ditampilkan antara lain kopi Kerinci Natural, Central Java Honey, Toraja, Bali, Gayo Natural, North Malabar, Gayo, Flores Bajawa, dan Toraja Pulu.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, mengatakan Festival Kopi ini digelar untuk memberikan edukasi dan mempromosikan kopi Indonesia ke Rusia, khususnya specialty coffee.
“Empat kali penyelenggaraan Festival Indonesia berdampak pada besarnya minat warga Rusia terhadap kopi Indonesia. Diharapkan nilai ekspor kopi Indonesia ke Rusia terus meningkat mengingat besarnya potensi pasar Rusia,” kata Dubes Wahid.

Untuk mendorong promosi dan ekspor kopi Indonesia ke Rusia, Dubes Wahid memberikan penghargaan kepada Kopi Tanamera sebagai The Pioneer of Indonesian Specialty Coffee Exporter 2019, Cocar Coffee sebagai Russian Importer of Indonesian Specialty Coffee 2019, dan KLD Coffee Importers sebagai  The Most Active Indonesian Coffee Importer 2019.
Festival Kopi Indonesia di Rusia untuk pertama kalinya digelar oleh KBRI Moskow atas kerja sama dengan Kopi Tanamera Indonesia dan Cocar Coffee Rusia.

Festival ini juga didukung oleh Kementerian Pertanian RI. Selama Festival berhasil ditandatangani kontrak ekspor kopi Indonesia ke Rusia senilai 2 milyar rupiah antara Tanamera dengan importir kopi Rusia, Cocar Coffee. Pengiriman perdana satu kontainer kopi premium dari Indonesia akan dimulai pada akhir Oktober 2019 dan pengiriman selanjutnya 4-5 kontainer setiap bulannya. Kopi Indonesia semakin populer di Rusia,  terlihat dari kunjungan para pelaku bisnis Rusia di sektor kopi, seperti perusahaan roasting, importir dan distributor, pemilik coffee shop, dan barista. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Ke Jimbaran, Jelajahi Kuliner Nusantara

this formate

BALI, bisniswisata.co.id,- JIKA sedang berada di Bali di bulan November,boleh lah mampir ke Jimbaran menjelajahi kuliner Nusantara dari dapur restoran hotel berbintang. Selama sebulan —  mulai tanggal 4 November 2019,– restoran Bejana sebagai restoran khas Indonesia, mempersembahkan serangkaian acara menarik dengan menampilkan rempah-rempah dan masakan khas Indonesia. Acara bertajuk The Spice Connection adalah jelajah kuliner nusantara di restoran The Ritz- Carlton Bali.

Festival makanan Nusantara, menghadirkan Petty Elliot, koki sekaligus penulis makanan terkenal, yang pernah mendapat anugerah sebagai salah satu Indonesia’s Leading Women  versi majalah Peak 2015. Buku pertama Petty berjudul Papaya Flower berfokus pada makanan dari daerah asalnya yaitu Sulawesi Utara, dia juga penulis Jakarta Bites.

Petty berkolaborasi dengan Director of Culinary Raymond Siek dan tim-nya di Bejana, mempersembahkan makan malam mewah, prasmanan bertema khusus, makan siang eksklusif termasuk Spice Tour  ke kebun rempah-rempah, wine dinner dan kelas memasak.  Setiap minggu di bulan November, olahan dapur  berfokus pada beberapa daerah yaitu : Sumatra 4-10 November, Jawa 11-17 November, Bali 18-25 November dan Sulawesi dari 25 November-1 Desember.

Tamu, dimanjakan dengan citarasa menggiurkan dari berbagai penjuru nusantara, disajikan dalam hidangan yang memikat seperti Mie Goreng Aceh dari Sumatra – mi goreng khas provinsi Aceh dengan lobster hijau, sambal dan bumbu lainnya. Sup Buntut yang terkenal dari Jawa – buntut sapi yang dimasak perlahan hingga bumbu meresap dan Serabi Pandan – kue serabi dengan saos gula merah. Masakan khas Bali seperti Ayam Betutu – ayam yang dikukus dan dipanggang dalma baluran bumbu kunyit, dan Pepes Ikan – ikan kakap disajikan dengan sambal matah segar khas Bali, tak lupa juga Ayam Rica Rica khas Sulawesi.

Bejana dengan pemandangan Samudera Hindia dari atas tebing Nusa Dua menjadikannya tempat yang ideal untuk festival makanan inovatif seperti ini. Dan layak  memperoleh penghargaan sebagai Luxurious Scenic Setting dalam acara bergengsi World Luxury Restaurant Award pada bulan Juli 2019 lalu. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Tamara Bleszynski Bangga Buka Warung Makan

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Selebriti Tamara Bleszynski rupanya mengetahui bisik-bisik orang tentang dirinya yang membuat warung makan, bukan restoran. Hal itu diungkapkan ibunda Teuku Rassya dan Kenzou Lion Bleszynski Lewis dalam Instagram pribadinya.

“Byk yg berbisik, katanya artis..kok hanya warung? Knp ga resto? Jawabku adalah; Terima kasih atas doanya, tapi hanya ini yg kumampu, dan aku bangga. ?,” tulis Tamara, Kamis, 17 Oktober 2019.

Tamara mengungkapkan, tak akan lupa tentang sejarah warung tersebut. Menurut Tamara, papan nama warung pun saat itu tidak ada. “Dimulai dari semangat yg besar, kerja keras dan doa,” ungkap Tamara yang kelahiran Bandung 44 tahun lalu.

Unggahan Tamara Bleszynski itu rupanya mendapatkan banyak komentar positif dari warganet. Mereka mendukung perjuangan Tamara dan diminta tak perlu mendengarkan nyinyiran orang.

“Gak usah dngerin nyiyiran kak… sukses terus buat kak @tamarableszynskiofficial .. dr kecil smpe saat ini cm kaka idola saya.. msh ttp cantik dan baik hati…,” tulis @fitriani0582 dalam kolom komentar Instagram Tamara Bleszynski.

Untuk menghidupi warungnya, bahkan Tamara ikut turun tangan ke pasar. Ia bahkan senang bisa berada di pasar bertemu dengan para pedagang. Dalam foto yang diunggah pada baru-baru ini, Tamara terlihat asyik foto bersama dengan perempuan yang berdagang ikan asin dan minyak goreng.

“Bagiku..berada di pasar bukan hanya Mewah, tapi IstiMewah, apalagi bisa bertemu ibu cantik yg selalu semangat meyambutku dgn senyuman. Btw..harga minyak dan ikan asin besok berapa yah?” tanya pemain film Air Terjun Pengantin (2009) dan Air Terjun Pengantin Phuket (2013).

Tamara pernah bercerita tentang warungnya. Ia menyebutkan warungnya bukan restoran yang menu-menunya dimasak di dapur rumahnya. “Teh Manis adalah sebuah Warung, bukan Restaurant, bisa dilihat dari harga2 makanan dan minuman kita. Semua masakan kita masak di dapur sederhana rumahku, yg bukan Villa. Itulah kenapa Teh Manis menyuguhkan Masakan Rumahan, karena memang benar2 dari Rumah, bukan Villa, hotel apalagi resort,” ungkapnya.

“Mudah2an warung rumahan sederhana ini Masih bisa Terus berjalan. Dan Mudah2an aku masih bisa Terus belanja ke pasar2 tradisional utk Warung di Rumahku ini. ?,” sambung Tamara.

Beberapa menu di warung makan di antaranya perkedel, orek tempe, sayur lodeh, telor dadar gulung, ayam goreng, urap sayur, ikan, dan lainnya. Ada juga nasi campur dengan lauk ikan dan jengkol. “Masakan Rumahan, karena memang berasal dari Rumah dan semua bahan kita beli dari pasar tradisional. Maju terus semua Warung di Seluruh Nusantara, terus belanja ke pasar tradisional yah. Tetap semangat ❤️,” tulis Tamara seperti dilansir laman Liputan6.

Tamara juga mengucapkan terima kasih atas komentar terhadap warung nasinya tersebut. Ada yang menyebut harganya mahal, ada punya yang menilai murah.

“OMG!! Kenapa Harus ada sendok disitu? Kenapa di foto ini bawangnya potongannya kurang ke kiri, ga pas? Kenapa harus ada Cabe? Kenapa warna sayuran hijaunya kurang gereget? Kenapa Gambarnya ga simetris? Kenapa harga sayuran di Teh Manis Mahal bgt Rp 8.000? Kenapa harga sayuran di Teh Manis Murah bgt Rp 8.000?! Terima kasih atas semua komentar2nya,” tegas Tamara Bleszynski. (ndy)

The Sentra Manado Hotel Tawarkan Medical Healing Tourism

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: The Sentra Manado Hotel, pendatang baru industri hospitality di Manado menawarkan konsep hotel yang unik: Medical Healing Tourism. Hotel berlokasi di Jalan Ir. Soekarno di daerah Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara dibangun sejak awal 2018 dan memiliki sebanyak 197 kamar yang terdiri kamar dengan kasur twin sebanyak 120 kamar dan kamar dengan kasur king sebanyak 77 kamar.

“Ini Vision by Miners Hospitality asal Thailand,” papar General Manager The Sentra Manado Hotel Tommy Soetrisno seperti diunduh laman Bisnis, Jumat (18/10/2019).

Dilanjutkan, untuk kamar Superior tersedia sebanyak 15 kamar, kamar Deluxe sebanyak 81 kamar dan kamar Premiere sebanyak 76 kamar. Ketiga kelas ini memiliki luas ruangan 32 meter persegi. Sementara, untuk kalangan menengah atas disediakan juga kamar Suite sebanyak 24 kamar dan kamar President Suite sebanyak 1 kamar. Masing-masing kamar tersebut memiliki luas ruangan sebesar 48 meter persegi dan 72 meter persegi.

Tommy mengungkapkan kendati hotel memiliki kelas Bintang 4, tetapi fasilitas kelas Bintang 5. Selain kolam renang, gym dan sauna, juga terdapat restoran dan bar. Selain itu juga terdapat ruang meeting dan ballroom dengan kapasitas 1.000 orang. “Ballroom kami, cocok untuk venue wedding,” katanya.

Di sebelah hotel, terdapat rumah sakit modern bertaraf International dengan nama RS Sentra Medika yang memiliki total tempat tidur sebanyak 300. “Jadi selain untuk holiday leisure dan MiCE, bersama dengan RS Sentra Medika, kami akan menawarkan Medical Healing Tourism seperti Singapura dan Penang untuk kawasan Asia berobat kesana,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, mulai tahun depan Manado bisa menjadi destinasi Medical Tourism bukan hanya untuk domestik tapi akan dipasarkan secara international.

Agar semakin dikenal, The Sentra Manado Hotel, mengikuti ajang Trade Expo Indonesia untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Bumi Nyiur Melambai, dengan konsep unik mereka yakni Medical Healing Tourism. Melalui Trade Expo Indonesia di ICE BSD Tangerang, Banten, 16-20 Oktober 2019, ingin mempromosikan hotel berbintang 4 dengan layanan sekelas hotel bintang 5.” Kami ingin mempromosikan dan memperkenalkan. Rencananya pada awal 2020. Paling cepat Februari beroperasi,” lontarnya. (ndy/bisnis)