Agrowisata Manggis Potensi Wisata Baru Purwakarta

this formate

PURWAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta berencana mengembangkan potensi pariwisata baru di Purwakarta, Jawa Barat. Lahan perkebunan manggis di Kecamatan Kiarapedes rencananya akan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata baru berkonsep agrowisata. Pengembangan agrowisata memang menjadi kebijakan pemda. Hal ini melihat perkebunan manggis yang ada cukup potensial.

“Selain diorientasikan kepada peningkatan produktivitas dan produksi komoditas pertanian dan peningkatan nilai tambah serta pendapatan petani juga kegiatan pengembangan pertanian dengan memanfaatkan potensi alam sangat didorong mendapatkan manfaat dalam kepariwisataan,” kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Suherlan di Purwakarta, Senin (11/11/2019).

Agus menuturkan konsep agrowisata yang akan dikembangkan seperti edukasi tentang perkebunan. Pihaknya sudah mulai mengenalkan potensi agrowisata perkebunan manggis sejak tahun lalu dengan adanya festival manggis. “Kalau festival manggis kesatu sudah di laksanakan bulan Februari 2019 di desa Babakan Wanayasa, insya Allah festival manggis berikutnya awal tahun 2020 di Garokgej kecamatan Kiarapedes,” ujarnya seperti diunduh laman Republika..

Tahun depan, sambung dia, siap untuk lebih mengembangakn perkebunan manggis sebagai potensi pariwisata baru. Sehingga masyarakat bisa lebih mengenal Purwakarta dengan kekayaan hasil pangannya salah satu keunggulannya yakni manggis.

Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Irfan Suryana menambahkan Pemkab Purwakarta telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare di sekitar Kecamatan Kiarapedes. Lahan tersebut, rencananya akan disulap menjadi lokasi argo wisata berbagai produk unggulan perkebunan khas wilayah tersebut. Salah satunya perkebunan manggis.

Menurutnya Pemkab memang melihat potensi lain yang bisa dikembangkan di perkebunan Manggis ini. Bukan hanya sebagai produk unggulan tapi juga potensi pariwisata baru yang dapat menjadi daya tarik Purwakarta. (ndy/Republika)

Bangun Kawasan Wisata Bira, Sulsel Anggarkan Rp 50 Miliar

this formate

BULUKUMBA, bisniswisata.co.id: Kawasan wisata Tanjung Bira, Bulukumba Sulawesi Selatan (Sulsel), terus berbenah agar menarik dikunjungi wisatawan. Pembenahan ini mendapat perhatian serius Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dengan melakukan peninjauan sekaligus menganggarkan sebesar Rp 50 miliar untuk membangun kawasan wisata di Tanjung Bira.

“Total untuk kawasan Bira ini Rp 50 miliar, semua akan kita bantu semua untuk Tanjung Bira. Salah satunya dana itu digunakan untuk pembangunan jalan lingkar dari kawasan tempat pembuatan kapal phinisi di Pantai Mandala Ria hingga ke Tanjung Bira. Jalan lingkar tersebut ditarget rampung pada tahun 2020,” papar Gubernur Nurdin saat meninjau kawasan wisata Pantai Tanjung Bira dan tempat pembuatan kapal phinisi di Mandala Ria, Senin (11/11/2019).

Diakui, Tanjung Bira selain memiliki wisata pantai yang bagus juga dikenal sebagai daerah pembuatan kapal phinisi di Pantai Mandala Ria. Sehingga harus diperindah karena merupakan kawasan wisata yang mempunyai nilai historis tinggi.

“Ini akan kita jadikan pusat kawasan pembuatan phinisi, jadi nanti kita tidak malu, kalau (wisatawan) sudah ke sini. Ini (pembuatan kapal phinisi) sebuah kearifan lokal yang kita miliki, yang sesungguhnya punya nilai historis luar biasa, karena phinisi itu dikenal di seluruh dunia,” jelasnya.

Nurdin juga menyoroti ketersediaan fasilitas toilet umum hingga lahan parkir di kawasan Pantai Tanjung Bira. Saat ini Pemprov Sulsel tengah membangun berbagai fasilitas dasar untuk menarik wisatawan dan investor. “Tempat parkir menjadi kebutuhan, jadi (wisatawan dan calon investor) datang, sudah ada tempat parkir lebih nyaman. Terus toilet yang ada di situ, pasar seninya juga ada,” paparnya seperti dilansir laman Detik.

Kawasan Bira di Bulukumba memiliki keindahan alam yang tak kalah dari tempat terkenal lainnya. Namun ada sejumlah kelemahan yang harus diatasi agar menarik wisatawan dan investor. “Kelemahan kita tadi adalah kebutuhan dasar para pengunjung. Jadi tidak ada lagi pedagang kaki lima parkir di jalan, nanti pedesteriannya juga sudah bagus,” jelas dia.

“Ada lagi di (kawasan wisata) Titik Nol akan kita perbaiki pedesteriannya, jalannnya, infrastrukturnya. Kita berharap hotel bintang lima akan invest ke sana. Bayangkan kalau Hyatt, Mariot (berinvestasi) diakan sudah punya pasar internasional, kita sudah promosi,” lanjut Nurdin.

Tanjung Bira berjarak sekitar 200 kilometer dari kota Makassar, Tanjung Bira menawarkan pesona alam yang cantik. Pantai pasir putih berbalut air laut biru menciptakan kesan elegan bagi siapapun yang memandang. Wisatawan juga bisa berkunjung ke tempat pembuatan kapal Phinisi yang tersohor itu di pinggir pantai. Tentu saja sambil menikmati sunset menawannya.

Spot wisata lainnya yang ada di Tanjung Bira, juga memiliki beberapa pantai serta pulau eksotik yang bisa kamu kunjungi bersama keluarga. Tercatat ada 5 destinasi wisata eksotik di Tanjung Bira, antara lain:

Pulau Liukang

Jika mendengar Pulau Liukang, hal utama yang pasti terlintas adalah keindahan bawah lautnya. Yap, pulau yang terletak nggak jauh dari Tanjung Bira ini menawarkan wisata bawah laut dengan biota alam yang luar biasa. Kamu bisa snorkeling sambil berkenalan dengan beragam terumbu karang hingga ikan-ikan kecil di dalamnya.

Pulau Kambing

Selain Pulau Liukang, Tanjung Bira juga punya spot snorkeling yang nggak kalah cantiknya. Namanya Pulau Kambing. Terletak 20 menit dari Pantai Tanjung Bira, keindahan alam bawah laut yang indah berpadu denga tebing-tebing terjal membuat pulau yang satu ini terlihat elegan. Air laut di Pulau Kambing terkenal dengan warna biru kristalnya, lho.

Pantai Ujung Tiro

Buat kamu yang belum puas main di Pantai Tanjung Bira, bisa merapat ke Pantai Ujung Tiro, lho. Di sini, kamu bakal disambut dengan hamparan pantai bertebing dengan lautan biru yang mengelilinginya. Nikmati pesona karang bawah laut di Pantai Ujung Tiro yang dapat dinikmati dari atas permukaan, saking jernihnya air laut di sini. Jangan lupa buat menikmati sunset cantiknya di sini.

Tebing Apparalang

Mau liburan di pantai bertebing yang cantik? Mampir ke Tebing Apparalang saja yuk! Bayangkan, kamu bakal disambut dengan air laut biru jernih dengan pemandangan biota bawah laut yang mengesankan. Deburan ombak yang santai, bisa kamu manfaatkan buat snorkeling maupun bersantai di atas pelampung. Tantang adrenalin kamu dengan melakukan cliff jump dari ketinggian 7 meter.

Pantai Merpati Bulukumba

Buat kamu yang ngaku gaul banget, tampaknya harus main ke Pantai Merpati Bulukumba. Pantai nelayan yang satu ini jadi destinasi hang out anak muda di Bulukumba, lho. Ajak keluarga atau sahabat buat menikmati sunset cantik di Pantai Merpati Bulukumba. Jika sudah puas, kamu bisa berburu kuliner laut sambil menutup hari di Pantai Merpati Bulukumba. (ndy/Detik.com)

Pantai Ngitun, Pantai Cantik Belum Banyak Dilirik

this formate

GUNUNGKIDUL, bisniswisata.co.id: Gunungkidul Yogyakarta ternyata memiliki destinasi wisata bahari yang tersembunyi. Tersembunyi karena jarang diketahui apalagi dikenal para pelancong. Pantai Ngitun, namanya. Pantainya cantik, suasana masih asri, pemandangannya begitu mengagumkan. Sayangnya belum banyak dilirik wisatawan untuk datang.

Pantai ini terletak sekitar 70 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Butuh waktu sekitar 1-2 jam untuk menempuh perjalanan ke sana jika menggunakan kendaraan pribadi yaitu motor atau mobil. Jika udara panas khas daerah pesisir mulai menghampiri kulit dan membuat keringat di badan, itulah pertanda kita hampir sampai di Pantai Ngitun.

Terlihat sebuah plang penanda Pantai Ngitun. Berjejer pula di antara penanda tersebut nama-nama pantai seperti Siung dan Wediombo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Menuju Pantai Ngitun, kamu akan disambut dengan jalan rusak nan berbatu. Akses di pantai ini masih sangat ekstrim, tetapi masih bisa dilalui oleh sepeda motor.

Ada baiknya sebelum touring ke sini, cek kelengkapan berkendara seperti ban motor. Oleh karena jalan yang rusak dan mampu membuat ban motormu bocor. Apabila ban motormu bocor, kamu akan kesulitan mencari tukang tambal ban di sini. Butuh tenaga ekstra untuk mendorong motor berpuluh-puluh kilometer hingga sampai ke tukang tambal ban.

Laut biru pun mulai terlihat, suara ombak memecah keheningan yang ada mulai terdengar. Artinya, kita sudah hampir sampai di pantai ini. Terlihat Pantai Ngitun diapit kedua bukit nan cantik. Indah, biru, sepi, damai sebagian besar orang akan berkata seperti itu ketika pertama kali menginjakkan kakinya di sini.

Segala jalan berbatu dan rute yang ekstrem dan terpencil, membuat orang puas ketika melihat pesona yang diberikan Pantai Ngitun. Tak heran, banyak orang yang berkata bahwa pantai ini seperti teluk mungil yang indah, lantaran diapit dua bukit tinggi nan hijau.

Salah seorang penjaga pantai, Sakip mengatakan nama Pantai Ngitun berasal dari kata ‘ngintun’ yang berarti mengintip (bahasa Sunda dan Jawa). “Pantai Ngitun ini asalnya dari kata ngintun artinya ngintip, tapi bisa juga ngirim, jadi orang yang ke sini itu seperti mengintip ada pantai bagus lalu mengirim pesan ke teman-temannya untuk ke sini, mas,” kata Sakip sembari melihat ombak nan tenang di pantai ini.

Pria berbadan tegap ini kembali menceritakan sejarah tentang Pantai Ngitun. Pantai ini belum banyak diketahui wisatawan. Hal ini karena akses yang sulit dan ekstrim, membuat orang-orang enggan untuk mengunjunginya.

Ngitun belum memiliki tiket masuk atau retribusi, semua biaya masuk berdasarkan sukarela dari wisatawan. Biaya sukarela itu masuk ke masyarakat dan digunakan untuk gotong royong memperbaiki akses pantai ini.

Namun diakui Sakip, ada saja orang yang datang ke pantai ini pada akhir pekan. Mereka biasanya melakukan kegiatan camping setiap Sabtu dan Minggu. “Tiap Sabtu Minggu cukup ramai mas, bisa 4-5 orang yang ngecamp di sini, biasanya mereka ingin ketenangan, kan memang pantai ini masih sepi,” jelas Sakip seperti dilansir laman Kompas, Senin (11/11/2019).

Terbayar sudah kejenuhan orang-orang kota. Terbayar sudah kebosanan akan hiruk pikuk kota. Terbayar sudah keraguan ketika melewati jalanan ekstrim ke pantai ini. Birunya laut, angin berhembus, desir pasir kini terasa begitu dekat dan akrab bagi siapa saja yang datang. Tertarik mengunjungi Pantai Ngitun? Arahkanlah sepeda motor atau mobilmu ke arah Gunungkidul, sekitar 70 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.

Ketika kamu sudah sampai pertigaan Balong, ambil jalan ke kanan menuju Purwodadi – Ndakbong – Gesing hingga bertemu SDN Gembuk. Kemudian ikuti jalan kecil mengikuti plang Pantai Ngitun. (ndy/Kompas)

Midway, Film Perang Dunia II Puncaki Box Office

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: MIDWAY, film yang berkisah mengenai perang di laut antara Amerika Serikat (AS) dan Jepang di Samudera Pasifik saat Perang Dunia II sukses memuncaki box office dengan raihan US$17,5 juta. Film yang disutradarai oleh Roland Emmerich itu berkisah mengenai perang empat hari antara Jepang dan AS pada Juni 1942 yang dipandang sebagai titik balik dalam perang di Samudera Pasifik.

Film debutan lainnya, seperti dilansir AFP, Senin (11/11/2019) Doctor Sleep yang dibuat berdasarkan novel Stephen King menduduki posisi kedua dengan raihan US$14,1 juta. Dalam film lanjutan dari film horor klasik The Shinning itu, Ewan McGregor berperan sebagai danny Torrance yang kini telah dewasa yang berjuang melawan kecanduan alkohol akibat trauma yang dideritanya do Overlook Hotel.

Posisi ketiga ditempati Playing With Fire yang meraup pendapatan sebesar US$12,8 juta. Film itu berksiah mengenai kru pemadam kebakaran yang menyelamatkan tiga bocah dan harus mengasuh mereka. Film itu dibintangi oleh John Cena, Keegan-Michael Key, dan John Leguizamo.

Film komedi romatis Last Christmas menduduki posisi keempat dengan raihan US$11,6 juta. Film debutan Universal Pictures ini, berfokus pada dua pemeran utamanya, yakni bintang ‘Game of Thrones” Emilia Clarke, serta aktor “Crazy Rich Asians”, Henry Golding. Film komedi romantis yang akan datang ini terinspirasi dari Wham! dengan judul yang sama.

Posisi kelima ditempati Terminator: Dark Fate. Film keenam dalam rangkaian film tentang robot dari masa depan itu mempertemukan kembali Arnold Schwarzenegger dan Linda Hamilton. Terminator: Dark Fate karya sutradara Tim Miller ini menghabiskan biaya produksi 185 juta dolar ditambah 80 sampai 100 juta dolar untuk biaya pemasaran. (ndy/AFP)

Tips Naik Pesawat Bersama Si Kecil

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan atau bepergian bersama anak merupakan momen berharga dan paling dinanti setiap orangtua. Terlebih lagi jika Anda sekeluarga akan pergi dengan pesawat, tentu si kecil tak sabar menunggu hari keberangkatan, terutama jika ini merupakan pengalaman pertamanya.

Namun sebagai orangtua, seperti dilansir laman Inilah, Senin (11/11/2019) bisa jadi akan mengalami hal sebaliknya, seperti cemas dan khawatir. Maklum, mengajak anak bepergian naik pesawat tidak sama dengan mengajaknya naik mobil pribadi.

Misalnya saja Anda hendak liburan ke Kota Tepian di Samarinda, Kalimantan Timur bersama si kecil. Supaya perjalanan aman dan si kecil menikmati penerbangan, perhatikan perlengkapan yang mungkin wajib dibawa selama di dalam pesawat. Ada tujuh perlengkapan wajib dibawa sehingga membuat perjalanan bersama si kecil yang naik pesawat lebih tenang, aman, dan nyaman, Antara lain:

 Pakaian ganti
Bepergian dengan anak berarti Anda harus siap dengan kejadian tak terduga. Mulai dari baju basah, celana kotor, anak mabuk lalu muntah, sampai diapers bocor. Maka, membawa pakaian ganti komplit wajib masuk ke tas tenteng yang dibawa ke kabin pesawat. Bawa diapers dalam jumlah lebih untuk berjaga-jaga si kecil butuh ganti lebih dari sekali.

Mainan favorit

Anda beruntung kalau naik pesawat dengan fasilitas in-flight entertainment. Cocok sebagai hiburan si kecil selama perjalanan. Namun, mainan favorit tetap harus tersedia di tas Anda. Jika anak sudah cukup besar, minta ia menyiapkan sendiri mainan atau buku cerita kesukaannya dalam satu tas ransel.

Gendongan

Gendongan perlu terutama jika Anda pergi dengan anak balita. Meski anak sudah bisa jalan, menggendong anak jauh lebih praktis saat Anda harus check-in, berjalan menuju ruang tunggu, atau boarding ke pesawat. Memakai stroller terasa kurang praktis karena Anda harus melipatnya lebih dulu dan tak semua jenis stroller bisa dibawa ke kabin.

Makanan kesukaan anak

Terlepas dari apakah Anda akan mendapatkan makanan di pesawat atau tidak, menyediakan makanan kesukaan anak membuat perjalanan Anda lebih mudah. Isi tas dengan camilan favorit, susu UHT, dan jus buah. Perut anak kenyang, ia pun bisa menikmati perjalanan.

 Botol minum
Membawa botol minum lebih baik daripada membeli air mineral kemasan. Anda bisa berhemat lumayan banyak dengan membawa air minum sendiri. Sewaktu-waktu si kecil haus, Anda tinggal membukakan botol minum untuknya. Tidak usah repot mencari mini market untuk membeli minuman lagi kan?

Tisu basah

Setelah makan, tangan dan mulut si kecil pasti belepotan. Bekas makanan di sana sini kadang membuat Anda gemas. Tisu basah jadi salah satu perlengkapan penting saat traveling yang harus selalu ada. Saat Anda tidak sempat ke toilet, tisu basah jadi penyelamat untuk membersihkan mulut dan tangan si kecil.

Jaket atau pakaian hangat

Meski kebanyakan anak tidak betah memakai selimut, tetapi biasanya mereka senang-senang saja dipakaikan jaket atau sweater. Walau cuaca Samarinda panas, udara di pesawat bisa cukup dingin untuk si kecil. Terlebih jika Anda mengambil penerbangan pagi-pagi sekali atau malam hari. Memastikan badan anak tetap hangat selama perjalanan penting agar kondisi tubuhnya tetap fit. (Inilah)

Taman Safari Indonesia Kelola Dana Konservasi dari Jepang 1 Juta Yen

this formate

BOGOR, bisniswisata.co.id: Masyarakat Jepang memberikan donasi dana konservasi satwa liar sebesar 1 juta yen (Rp131,5 juta) kepada Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Donasi itu disalurkan ke Taman Safari Indonesia untuk program pelestarian satwa liar di Indonesia. Dana tersebut diterima oleh Frans Manansang selaku Direktur Taman Safari Indonesia.

“Pemberian dana konservasi ini merupakan hasil kerja sama sister park antara Taman Safari Indonesia dengan Gunma Park Jepang sejak tahun 2000 yang diprakarsai Duta Besar RI di Tokyo,” papar Frans Manansang dalam keterangan pers yang diterima Bisniswisata.co.id, Senin (11/11/2019).

Dalam kerjasama sister park, lanjut dia, Taman Safari Indonesia sampai saat ini masih menyelenggarakan kegiatan Indonesia Festival dengan memperkenalkan budaya dan keanekaragaman hayati Indonesia kepada masyarakat Jepang. “Kami juga mempromosikan wisata budaya dan seni Indonesia serta meningkatkan sumber daya manusia baik di Gunma Safari Jepang maupun Taman Safari Indonesia,” lanjut Frans.

Pemberian dari Masyarakat Jepang itu diserahkan Vice President Gunma Safari Park Jepang Mr. Goto Araya yang diterima oleh Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati drh. Indra Exploitasia di Istana Panda Taman Safari Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Tomioka Kabura Rotary Club juga menyerahkan donasi yang diberikan kepada siswa siswi Sekolah Sasar Negeri 3, Cisarua Kabupaten Bogor. Kegiatan penyerahan donasi konservasi ini diisi dengan program penghijauan melalui penanaman pohon. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Pesawat NC212i ke Thailand

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id,-  BERTEPATAN pada peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2019, PT Dirgantara Indonesia (Persero/ PTDI) kembali mengirim satu unit pesawat terbang NC212i untuk Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC) Thailand, bertepatan dengan Hari Pahlawan Tahun 2019.
PTDI mengirim langsung (ferry flight) pesawat NC212i dari hanggar delivery center PTDI, Bandung, Minggu, menuju Nakhon Sawan Air Base, Muang, Nakhon Sawan, Thailand, yang mendarat hari ini Senin 11 November, penyerahannya dilakukan lebih cepat sebulan dari jadwal kontrak Desember 2019.
Pesawat NC212i ini melengkapi kontrak pengadaan 2 (dua) unit pesawat terbang NC212i antara PTDI dengan A.I.C.E. Enterprises (Thai) Co., Ltd. dengan end user Department of the Rain Making and Agricultural Aviation, Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC) Thailand. Pesawat terbang NC212i pertama ferry flight dilaksanakan 22 Oktober 2019.
Kepala Sub Direktorat Perencanaan Perusahaan dan Manajemen Program PTDI, Iwan Krisnanto meninjau persiapan dan melepas ferry flight pesawat terbang NC212i. Capt Zulda Hendra sebagai Pilot In Command dan Capt Billy Yudha Firmansyah sebagai Copilot, menerbangkan pesawat NC212i dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung menuju Bandara Hang Nadim, Batam, dan dilanjutkan ke Nakhon Sawan Air Base, Muang, Nakhon Sawan, Thailand, sebagai destinasi terakhir.

Pesawat NC212i tersebut melakukan final acceptance oleh Department of the Rain Making and Agricultural Aviation, MOAC, Thailand, tanggal 12 November 2019. Pesawat terbang NC212i ini dapat digunakan sebagai passenger transport, VIP, cargo, rain making, troop/paratroop transport dan medical evacuation yang dapat dipasang bergantian sesuai dengan kebutuhan operasional MOAC,Thailand.
Pesawat NC212i tersebut telah sepenuhnya dikerjakan oleh PTDI, dan sampai saat ini telah berhasil melakukan pengiriman pesawat serta helikopter, baik dalam dan luar negeri, sebanyak 445 unit. Telah berhasil memproduksi pesawat NC212 sebanyak 115 unit untuk dalam negeri mau pun luar negeri, dari total sebanyak 586 unit populasi pesawat NC212 series di dunia.
Operator dalam negeri yang menggunakan pesawat NC212 series adalah TNI AU, TNI AD, TNI AL, Kepolisian, BPPT, dimana pesawat NC212 series tersebut digunakan untuk pesawat angkut sipil, militer dan Maritime Surveillance Aircraft (MSA). Sedangkan operator luar negerinya adalah negara Thailand untuk pesawat angkut militer dan modifikasi cuaca (rain making), Filipina dan Vietnam untuk pesawat angkut militer.
Prospek industri pesawat terbang saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar, terutama di pesawat komersial. Kebutuhan pesawat NC212i dunia untuk 10 tahun ke depan yakni sebanyak 255 unit. Rencana ekspansi PTDI kedepan adalah pasar Asia Pasifik dan Afrika.
PTDI akan meningkatkan kapasitas produksi pesawat NC212i yang semula empat pesawat per tahun, menjadi enam pesawat per tahun, dimulai pada tahun depan untuk memenuhi target kebutuhan NC212i selama 10 tahun ke depan.
Pesawat NC212i merupakan pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan kapasitas 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. *

Dicari 10 Bupati/ Walikota Pro Budaya dan Melek Media

this formate

 

Bupati/walikota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat di HPN di Lombok 2016. Dari kiri Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Hugua ( Bupati Wakatobi), dan Ali Yusuf ( Walikota Sawahlunto). Foto: Dok PWI.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Pusat kembali menggelar Anugerah Kebudayaan untuk Bupati/Walikota yang pro kebudayaan dan melek media, kata Yusuf Susilo Hartono, Panitia Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Tujuan penghargaan ini untuk memilih Bupati/Walikota yang sepak terjangnya memberikan inspirasi dan edukasi tentang perlunya membangun kabupaten/kota berbasis kebudayaan yang berkemajuan, masyarakatnya berkarakter, melek media, dan bijak dalam memanfaatkan medsos

” Penyelenggaraannya kali ini yang kedua, setelah yang pertama 2016 pada Hari Pers Nasional ( HPN) di Lombok. Untuk merayakan Hari Pers Nasional 2020 di Banjarmasin Kalimantan Selatan kegiatan ini kembali digelar dan diharapkan pesertanya meningkat,” tambah Yusuf Susilo Hartono.

Untuk memberi waktu dan kesempatan pada Bupati dan Walikota ikut acara ini dengan persiapan yang matang maka pendaftaran yang tadinya ditutup 15 November 2019, diperpanjang hingga 30 November 2019, jelasnya.

Sebagai pilar demokrasi ke-4, pers bertugas mendorong tidak hanya bidang politik dan ekonomi semata, tapi juga kebudayaan yang dicita-citakan sebagai landasan pembangunan.

“Bupati/Walikota yang pernah mendapatkan penghargaan di tahun 2016, antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Tegal Enthus Susmono (alm), Bupati  Purwakarta Dedy Mulyadi, Bupati Wakatobi Hugua, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, serta Walikota Bandung Ridwan Kamil,” kata Yusuf Susilo Hartono.

Ditambahkan Yusuf Susilo, pendaftaran dapat dilakukan melalui email ke : pwianugerahkebudayaan@gmail.com.  Dengan melampirkan proposal yang di dalamnya berisi empat aspek.

Pertama, Aspek pemanfatan media massa dan media sosial, untuk wahana penguatan kebudayaan lokal, dan alat komunikasi lokal-nasional dan global. Kedua, Aspek- aspek Peraturan Daerah tentang kebudayaan (cagar budaya, pelestarian tradisi dan adat istiadat, bahasa, kesenian, museum, festival, pariwisata, kuliner, dll), 

” Yang terpenting adalah bagaimana mengimplementasikannya sebagai sarana pembinaan karakter, ekspresi kreatif,  mengukuhkan persatuan dalam keragaman, keadilan, dan kesejahteraan rakyat,”  

Ketiga, Aspek inovasi, berupa kebijakan, program hingga implementasi, yang mengarus-utamakan kebudayaan, sehingga mampu merevolusi mental masyarakat setempat untuk mencapai kelestarian lingkungan, kemajuan, kesejahteraan (ekonomi)  yang berkeadilan (hukum). 

Keempat adalah aspek pendukung   pada aktualisasi nilai-nilai lokal yang berdaya nasional/global, berupa anggaran,even2t-event, sarana/prasarana, SDM, dan publikasi/dokumentasi yang berkelanjutan.

 “Jika pada Anugerah Kebudayaan pertama memilih 7 Bupati/Walikota, pada pelaksanaan  kedua ini, direncanakan sampai 10 Bupati/Walikota. Adapun Tim Jurinya dari unsur Wartawan Senior Kebudayaan, Budayawan/akademisi, Pengurus PWI Pusat, perwakilan Apkasi dan Apeksi,” jelas Yusuf.

Para Bupati/Walikota terpilih, nantinya akan menerima trofi dan piagam Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada puncak perayaan Hari Pers Nasional ( HPN) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 9 Februari 2020. 

Dalam penyelenggaraan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang kedua kalinya ini, PWI Pusat bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi ) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). 

 

Flashmob Komunitas Pencak Silat di Hari Pahlawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menyemarakkan Hari Pahlawan 10 Nopember, Komunitas Pencak Silat menggandeng Asosiasi Silat Tradisi Betawi Indonesia (Astrabi) dan didukung lima perguruan pencak silat dari Jawa Barat, Jakarta, Banten dan Sumatra Barat.menggelar kegiatan flashmob yang diikuti para pesilat muda, pendekar hingga sesepuh Pencak Silat. Flashmob digelar di depan kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11).

Momentum Hari Pahlawan menjadi alasan diadakannya flashmob guna mengingatkan kembali jasa dan perjuangan pendekar pencak silat dalam perjuangan kemerdekaan bangsa. Konsep flashmob dipilih karena memiliki kekuatan dalam memengaruhi masyarakat sekitar untuk dapat bersama-sama mengikuti gerakan yang dirancang dengan unsur kejutan, sederhana dan tidak terduga.

“Flashmob pencak silat juga bagian dari sosialisasi terkait pengusulan pencak silat masuk ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage atau ICH Unesco. Kami optimistis pencak silat dapat ditetapkan menjadi warisan budaya dunia oleh Unesco,” kata Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Najamuddin Ramly pada hadir dalam flahmob yang diikuti 100 lebih peserta kalangan pencak silat.

Dilanjutkan, sebelum diusulkan dalam daftar ICH UNESCO, sebuah warisan budaya terlebih dahulu melalui tahapan pencatatan dan penetapan. Pencatatan diakses pada laman https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/ dan dapat dilakukan semua orang dengan mengisi formulir serta mengunggah foto serta video warisan budaya yang akan dicatatkan.

Warisan budaya yang telah masuk dalam data pencatatan digunakan sebagai data usulan penetapan. Proses penetapan diawali dengan usulan Dinas Kebudayaan Provinsi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Usulan kemudian dibahas oleh tim ahli Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dan akan disidangkan untuk kemudian ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Hingga 2019, Kemendikbud telah menetapkan sebanyak 1.086 WBTb Indonesia. Pencak Silat telah ditetapkan menjadi WBTb Indonesia dari berbagai provinsi di antaranya Penca’ dari Jawa Barat, Silek Minang dari Sumatra Barat, Silek Tigo Bulan dari Riau, Pencak Silat Bandrong dari Banten, Silat Beksi dan Silat Cingkrik dari DKI Jakarta.

Naskah Pencak Silat dengan judul “The Tradition of Pencak Silat” telah diterima oleh Sekretariat ICH UNESCO pada Maret 2017 dengan nomor referensi IDN-01391. Naskah yang diterima lengkap dengan formulir Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (Padiatapa/FPIC) oleh Komunitas Pencak Silat, daftar penetapan WBTb, dokumentasi foto dan video serta kajian akademis sebagai data dukung.

“Usulan pencak silat menjadi warisan dunia akan dibahas pada sidang ke-14 Intergovernmental Committee UNESCO yang akan berlangsung pada tanggal 9-15 Desember di Bogota, Kolombia. Dengan masuknya pencak silat dalam daftar ICH UNESCO akan menambah jumlah Warisan Budaya Indonesia menjadi 10 setelah sebelumnya Keris, Wayang, Batik, Pelatihan Membatik, Angklung, Tari Saman, Noken, 9 genre Tari Tradisional Bali dan Pinisi ditetapkan oleh Unesco,” tutur Najamuddin

Ketua Umum Astrabi Anwar Albatawi menambahkan dibutuhkan kerja sama di antara pemangku kepentingan pencak silat seperti aliran, perguruan, komunitas, akademisi, pemerintah maupun para pemerhati pencak silat.

“Pengusulan pencak silat ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO menjadi bukti pemerintah hadir dan telah berkolaborasi bersama komunitas budaya untuk membawa pencak silat lebih dikenal secara luas di dunia internasional,” kata Anwar seperti dilansir laman Medcom.

Penetapan masuknya pencak silat ke dalam daftar ICH UNESCO bukan tujuan akhir, tetapi langkah awal untuk memberikan perhatian lebih bagi pelestarian dan pengembangan pencak silat. “Semoga pencak silat juga dapat menjadi pelajaran muatan lokal yang wajib di sekolah-sekolah Tanah Air sebagai warisan budaya yang tidak kalah dengan negara lainnya,” tukas pria yang juga pengurus Bamus Betawi dan Lembaga Kebudayaan Betawi ini.

Seperti diketahui, pencak silat dikenal di mancanegara sebagai jenis bela diri yang sejatinya merupakan salah satu tradisi yang ada di Indonesia dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Terdapat 4 (empat) aspek pada pencak silat yaitu mental-spiritual, pertahanan diri, seni dan olahraga.

Nilai, makna dan filosofi yang terkandung menjadikan pencak silat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia yang patut dilestarikan dan diwariskan kepada generasi selanjutnya. Pencak Silat umumnya diajarkan turun temurun secara nonformal di surau, paguron dan perguruan, hingga telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan terdapat di 52 negara. (ndy/Medcom)

Tips Mudah Liburan Murah

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Buat Anda yang sering bekerja sampai larut malam jika tidak merencanakan liburan sama saja dengan tidak menikmati hasilnya. Berlibur dapat menyegarkan pikiran yang sudah mumet akibat aktivitas sehari-hari.

Liburan juga dapat memperbaiki mood, menenangkan pikiran, meningkatkan produktivitas serta konsentrasi. Berlibur bahkan dipercaya mencegah depresi hingga dapat membuat umur jadi lebih panjang.

Ada banyak pilihan destinasi yang bisa Anda kunjungi. Selain ke luar negeri, wisata lokal juga tak kalah menariknya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman atau bepergian sendiri.

Dilansir laman Republika, Ahad (10/11/2019) Berikut tips sederhana dan mudah liburan ramah di kantong yang bisa Anda coba.

 Jangan abaikan promo
Jangan abaikan promo merupakan cara pertama yang harus Anda lakukan supaya biaya liburan aman terkendali. Maraknya acara travel fair dan promo lainnya dapat mempermudah jalan Anda untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Atau bila Anda malas mengantri di mal, promo tiket hingga paket tur murah bisa didapat dari internet.

Rencanakan perjalanan secara matang

Jika Anda sudah memilih destinasi liburan yang ingin dituju, jangan lupa untuk melakukan riset mengenai tempat yang akan Anda kunjungi. Cari tahu bagaimana cara menuju ke daerah tersebut, di mana harus menginap, tempat wisata apa saja yang harus dikunjungi, dan kapan waktu yang tepat untuk berlibur di sana.

 Hitung pengeluaran selama berlibur
Kemudian, perkirakan saat liburan apa saja dan seberapa besar pengeluaran yang dibutuhkan. Mulai dari pengeluaran pokok, transportasi dan akomodasi hingga pengeluaran tambahan yaitu oleh-oleh. Cari celah untuk mengurangi pengeluaran, misalnya dengan berjalan kaki dibanding banyak naik transportasi umum atau berburu oleh-oleh yang murah meriah.

Pilih barang yang dibawa

Sebelum berangkat ada baiknya Anda membuat daftar barang apa saja yang akan dibawa. Ingat, bawa barang-barang yang Anda butuhkan saja, kemas secara rapi agar memudahkan Anda untuk mencari dan tentunya bebas biaya bagasi tambahan. (Republika)