Wisata Baru Bermunculan, Situ Wanayasa Ditinggalkan Wisatawan

this formate

PURWAKARTA, bisniswisata.co.id: Munculanya destinasi wisata baru di Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), berdampak pada kunjungan wisatawan ke Situ Wanayasa. Padahal, sebelumnya Situ Wanayasa merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Purwakarta

“Ya ini imbas lahirnya sejumlah destinasi wisata baru di Purwakarta, jadi wajar kalau jumlah wisatawan menurun,” papar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Agus Hasan Saepudin di Purwakarta, Selasa (21/01/2020).

Memang, lanjut Agus, keberadaan destinasi wisata baru terus bemunculan menambah alternatif pilihan wisatawan untuk datang. Mulai dari Taman Air Mancur Sribaduga, Kawasan Wisata Cikao, hingga yang terbaru Tajug Gede Cilodong. Tak ayal wisatawan pun ingin mencoba destinasi yang baru.

Dia juga tidak menampik persoalan menurunnya wisatawan yang datang ke Situ Wanayasa berdampak pada penurunan omset para pelaku UKM di wilayah tersebut. Namun demikian, wilayah Kecamatan Wanayasa, kini banyak bermunculan destinasi wisata baru yang bisa jadi pilihan.

“Memang berdampak terhadap para pedagang di sekitar Situ Wanayasa. Nah ditempat lainnya di sekitar kecamatan wanayasa, cukup menjanjikan,” ujarnya seperti dilansir laman Ayopurwakarta.

Meski begitu, ia mengatakan akan terus mempromosikan Situ Wanayasa dengan berbagai upaya. Sehingga destinasi wisata di Kecamatan Wanayasa itu tetap mampu menyedot wisatawan dari berbagai daerah. “Kita akan promosikan melalui media sosial milik Disporaparbud, sehingga jumlah wisatawan kembali meningkat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya menghadirkan inovasi baru, event wisata diperbanyak serta atraksi wisata di tempat wisata tersebut. Jika diperlukan, dinas juga akan menggandeng pihak swasta untuk kerjasama dan memerlukan sumberdaya yang lebih. “Pengelolaan dengan pihak ketiga bisa menjadi alternatif pengembangan wisata ini,” tambahnya. (*)

Saham Malaysia Airlines Diminati Air France-KLM 49% & JAL 25%

this formate

KUALA LUMPUR. bisniswisata.co.id: Proposal investasi di Malaysia mulai berdatangan. Penawaran dikabarkan datang dari Air-France-KLM yang menginginkan 49% saham maskapai Malaysia ini. Sementara Japan Airlines berniat membeli 25% saham Malaysia Airlines.

Menurut sumber Reuters, Selasa (21/01/2020) AirAsia Group Bhd berminat menawar Malaysia Airlines. Malindo Air, cabang Lion Air Indonesia di Malaysia juga mengajukan proposal.

“Penawaran dari maskapai asing lebih komprehensif dan strategis karena keduanya berencana untuk memanfaatkan lokasi strategis Malaysia untuk operasional mereka,” kata salah satu sumber kepada Reuters.

Saat ini maskapai asal Negeri Jiran edang kesulitan finansial. Ini terjadi setelah dua tragedi besar yang menghantam Malaysia Airlines pada tahun 2014. Dua tragedi itu, penerbangan MH370 menghilang dan hingga saat ini masih menjadi misteri. Dilanjutkan penerbangan MH17 yang jatuh di bagian timur Ukraina setelah ditembak.

Karena itu, Pemerintah Malaysia mencari mitra strategis untuk maskapai nasional yang berupaya pulih dari dua tragedi. Dan setelah kejadian, Malaysia Airlines diambil alih dari swasta ke dana investasi negara, Khazanah Nasional Bhd.

Saat itu, Khazanah membayar RM 1,4 miliar atau setara Rp 4,7 triliun untuk 30% saham yang belum dimiliki. Sumber yang menolak menyebut nama mengatakan, diskusi beberapa pihak ini bersifat rahasia.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan pihaknya menerima lima proposal. “Pemerintah terus mencari masukan dari beberapa pihak sebelum memberikan solusi terbaik bagi Malaysia Airlines ke depannya,” lontar Mahathir.

Tahun 2019, Malaysia Airlines menandatangani kesepakatan joint venture dengan JAL untuk melayani penerbangan antara Malaysia dan Jepang. JAL mengungkapkan kerja sama ini bisa diperluas ke penerbangan Amerika Serikat (AS).

Malaysia Airlines dan JAL sama-sama anggota aliansi Oneworld Airline sedangkan Air-France-KLM adalah bagian dari rivalnya, aliansi SkyTeam. Khazanah tahun lalu menunjuk Morgan Stanley sebagai penasihat aksi korporasi ini. “Meski ada beberapa proposal, tinjauan terhadap opsi yang tersedia ini masih berlanjut,” kata Khazanah dalam pernyataan.

Sumber Reuters mengatakan, Air France-KLM telah mengusulkan pendirian hub untuk layanan pemeliharaan, perbaikan dan perombakan di Malaysia. Sementara Japan Airlines menawarkan untuk menjadikan Malaysia sebagai hub regional, termasuk untuk penerbangan berbiaya rendah.

Situs web berita bisnis, Focus Malaysia kemarin, mengutip sebuah dokumen resmi, mengungkapkan Khazanah mendorong unit penerbangan jarak jauh AirAsia, AirAsia X untuk merger dengan Malaysia Airlines. “Sebuah solusi internasional mungkin lebih baik dalam situasi ini karena AirAsia akan memiliki masalah persaingan,” kata salah satu sumber.

“Ini masih dalam proses tetapi fokus berada di sekitar potensi hub besar di Asia Tenggara dan jelas bahwa maskapai penerbangan internasional melihat nilai Malaysia Airlines karena hal ini,” kata sumber. (*)

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Pertemuan Negara G20 di Labuan Bajo

this formate

LABUAN BAJO, bisniswisata.co.id: Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) kawasan Labuan Bajo dipersiapkan untuk sejumlah agenda internasional, pertemuan negara-negara G20 serta Asean Summit pada 2023, disambut baik bahkan didukung penuh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Manggarai Barat.

“Masyarakat Manggarai Barat dan NTT berterima kasih banyak kepada Presiden yang selama dua malam menginap di Labuan Bajo. Selama dua malam, Presiden memberikan peluang-peluang untuk pengembangan pariwisata super premium di Labuan Bajo,” kata Ketua PHRI Manggarai Barat Silvester Wangge Wangge di Labuan Bajo, Selasa (21/1/2020).

Dilanjutkan, peluang yang disampaikan Jokowi harus ditangkap oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla. Kedua pemimpin daerah harus mulai untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan di bidang pariwisata.

“PHRI minta Pemprov NTT dan Pemkab Manggarai Barat secepatnya membangun balai latihan kerja di Labuan Bajo. PHRI Cabang Manggarai Barat mendukung total pertemuan G20 di Labuan Bajo,” ungkapnya seperti diunduh laman Kompas.

Saat ini, sambung Wangge, di Labuan Bajo baru ada 102 hotel, baik yang berbintang maupun yang kelas melati dengan kapasitas 2.150 kamar. Kemudian, ada 101 rumah makan. Sementara, perhitungan untuk pertemuan G20 dibutuhkan sekitar 5.000 kamar.

“Selama ini saat high season, kamar hotel di Kota Labuan Bajo tidak bisa menampung tamu-tamu yang berwisata. Beruntung ditopang dengan kapal-kapal wisata, di mana tamu-tamu menginap di kapal wisata selama berwisata di Labuan Bajo,” kata Wangge.

Wangge menjelaskan, karyawan hotel di Labuan Bajo sudah memiliki standar pelayanan, karena seluruh karyawan sudah memiliki sertifikat kompetensi. Dengan begitu, kualitas pelayanan kepada tamu sudah tak diragukan lagi.

“Labuan Bajo merupakan Bali kedua di kawasan Indonesia Timur. Untuk itu, kita menangkap peluang-peluang pariwisata yang terus berkembang di Labuan Bajo,” paparnya.

Menurut Wangge, saat ini pengusaha hotel sedang membangun beberapa hotel lagi untuk menangkap peluang pariwisata super premium di Labuan Bajo.

Sebelumnya Presiden Jokowi meresmikan hotel baru Hotel Inaya Bay Komodo, memiliki 147 kamar sekelas hotel bintang 4 dan multifunction hall dengan kapasitas 1.000 orang. Ini merupakan multifunction hall pertama di Labuan Bajo yang bisa menampung crowd yang cukup besar dan bisa dijadikan sebagai venue untuk berbagai kegiatan MICE.

Dari data yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Labuan Bajo, meningkatnya kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo itu akibat daya tarik dari Komodo (Veranus komodoensis) yang berada di Pulau Komodo dan menjadi ikon pariwisata NTT.

Wisatawan yang berwisata ke Labuan Bajo khusus untuk mancanegara lebih banyak berasal dari Jerman, Inggris, Spanyol, Australia dan beberapa negara di Eropa lainnya. (end)

Virus nCov, Indonesia Keluarkan Travel Advice ke China, Korea & Jepang

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau para pelancong Indonesia yang ingin berwisata atau mengunjungi Korea dan Jepang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah virus novel coronavirus atau nCov, mengingat kasus penyakit asal China itu dilaporkan berkembang di kedua negara itu.

“Saat ini Pemerintah Indonesia secara resmi mengeluarkan imbauan perjalanan atau travel advice kepada warga negara Indonesia (WNI) jika berkunjung ke China, khususnya di Wuhan Provinsi Hubei, karena terdapat kejadian luar biasa (KLB) nCov,” papar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono.

Meski Pemerintah Indonesia secara resmi tidak mengeluarkan imbauan perjalanan untuk negara lain seperti Jepang dan Korea, namun Anung mengingatkan WNI tetap waspada dengan menjaga tubuh agar tetap sehat.

Imbauan pemerintah bagi WNI yang bepergian ke Tiongkok untuk menghindari pasar hewan laut maupun unggas, menghindari kontak dengan orang yang menderita demam dan batuk, menjaga kebersihan diri dengan cuci tangan pakai sabun, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila merasa demam dan batuk.

Saat ini beberapa kasus pneumonia yang mirip dengan yang terjadi di Wuhan, Tiongkok, dilaporkan juga terjadi di Thailand, Singapura, Jepang, dan Korea. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi merilis bahwa kasus pneumonia di Thailand dan Jepang positif terinfeksi nCov berdasarkan hasil laboratorium. “Tidak ada travel ban, yang ada hanya travel advisory ke China,” kata Anung dilansir laman Antaranews. Selasa (21/01/2020).

Saat ini pemerintah Indonesia telah meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit nCov yang mulanya terjadi di Wuhan, Tiongkok. Pemerintah melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan melakukan pemeriksaan bagi orang yang masuk ke Indonesia melalui pintu masuk negara melalui alat pemindai demam.

Sebanyak 135 pintu masuk Indonesia dijaga dengan alat thermal scanner untuk mengetahui seseorang yang demam dengan suhu di atas 38 derajat celsius. Apabila terdapat orang yang demam akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait gangguan kesehatan yang berhubungan dengan nCov. Apabila hasil pemeriksaan mengarah pada nCov maka akan dilakukan tindakan kekarantinaan.

Setiap warga negara asing yang datang pun diberikan Health Alert Card untuk memantau kesehatannya selama satu atau dua minggu apabila mengalami keluhan kesehatan. (*)

Hotel Inaya Bay & Kawasan Marina Labuan Bajo Diresmikian

this formate

LABUAN BAJO, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo meresmikan Hotel Inaya Bay dan Kawasan Marina di Labuan Bajo, NTT, Senin (20/1/2020) sebagai bagian dari pengembangan pariwisata super prioritas 5 Bali Baru yakni kawasan Labuan Bajo.

Kehadiran hotel dan kawasan Marina ini membuat Kepala Negara kagum atas keindahan Hotel Inaya Bay, yang dibangun PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk. dan berharap hotel tersebut dapat memberikan dukungan penuh bagi pariwisata di Labuan Bajo.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Hotel Inaya Bay dan Kawasan Marina Labuan Bajo pada sore hari ini saya nyatakan dibuka. Dan, saya tidak ingin berpanjang kata, semoga hotel ini bisa memberikan dukungan penuh bagi pariwisata di Labuan Bajo,” ujar Presiden saat meresmikan secara bersama Hotel Inaya Bay dan Kawasan Marina, Labuan Bajo.

Mantan Gubernur DKI menjelaskan kawasan ini terdiri beberapa bagian kawasan komersial, hotel bintang 5, multifunctional hall, marina, dan dermaga penyeberangan Labuan Bajo. Kawasan itu dibangun oleh PT Indonesia Ferry Property yang merupakan perusahaan joint venture antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan kawasan baru itu menjadikan Labuan Bajo menjadi destinasi wisata super premium. “Untuk mendukung destinasi super premium perlu ada pengembangan infrastruktur konektivitas yang tinggi, demi mendorong traffic wisatawan nasional maupun internasional,” jelasnya.

Dilanjutkan, pembangunan fasilitas pendukung tengah gencar dilakukan, tetapi yang tak kalah penting adalah membangun sumber daya manusianya. Dengan begitu, imbuhnya, salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun rest area Puncak Waringin, Labuan Bajo.

Puncak Waringin akan dijadikan sebagai creative hub, sebagai wadah untuk berkarya bagi talenta ekonomi kreatif setempat, lokasinya akan memaksimalkan potensi ekonomi masyarakat labuan bajo dan sekitarnya melalui berbagai kegiatan seperti workshop, showcase dan weekly event.

“Kami berharap semua kementerian, termasuk pemerintah daerah dan swasta menyelenggarakan event di hotel yang sudah dibangun dengan fasilitas yang bagus ini, karena dengan semakin banyak event semakin banyak pula wisatawan yang datang sehingga roda perekonomian masyarakat juga turut bergerak,” jelasnya.

Dia menginginkan agar masyarakat pada umumnya turut merasakan dampak positif ekonomi dari aktivitas pariwisata selain hotel, akomodasi, bisnis, restoran dan transportasi.

“Pada akhirnya, seluruh daya upaya yang ada baik pembangunan infrastruktur dan SDM untuk meningkatkan devisa dan membuka lapangan kerja sebesar-besarnya dan mendorong kesejahteraan masyarakat di setiap destinasi pariwisata,” katanya seperti dilansir laman Setkab.

Hotel Inaya Bay Komodo, memiliki 147 kamar sekelas hotel bintang 4 dan multifunction hall dengan kapasitas 1.000 orang. “Ini merupakan multifunction hall pertama di Labuan Bajo yang bisa menampung crowd yang cukup besar dan bisa dijadikan sebagai venue untuk berbagai kegiatan MICE,” ucapnya. (end)

Planet Sebuah Lament, Karya Garin Jadi Pembuka ASIA TOPA di Australia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Setelah sukses menggelar pentas tari “Planet Sebuah Lament” karya Garin Nugroho di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, pertengahan Januari 2020. Garin mendapat kesempatan menampilkan karya pentas tarinya pada pembukaan ASIA TOPA (Asia-Pacific Triennial of Performing Arts) di Melbourne, Australia, pada Februari 2020.

“Ini kesempatan emas bisa tampil di ASIA TOPA Melbourne nanti. Kami akan menyajikan lebih bagus lagi seperti fasilitas teknis akan lebih lengkap. Contohnya dari plastik, kita akan pakai yang bagus daripada di sini,” kata Garin Nugroho dalam keterangan resminya, Senin (20/01/2020).

Pementasan ini menggabungkan teater, film, dance dan lagu, mengusung perpaduan budaya dari Indonesia Timur (Melanesia) yang begitu kaya dengan kekayaan tari dan lagu serta tema lingkungan. “Saya mengambil referensi tablo jalan salib yang ada di Larantuka, Flores Timur. Tiap babak dinarasikan melalui paduan suara dan lagu-lagu ratapan pada transisinya,” lontar Garin yang juga sutradara film layar lebar.

Penari yang terlibat adalah Boogie Papeda, Douglas D’Krumpers, Pricillia EM Rumbiak, Bekham Dwaa dari Papua, dan Rianto dari Solo. Tidak hanya itu, sebagai konsep visual, pertunjukan ini juga berkolaborasi dengan perupa asal Yogyakarta, Samuel Indratama.

Menurutnya, Karya terbaru ini merupakan hasil tim kerja dari berbagai negara yang disusun oleh Arts Centre Melbourne untuk Asia TOPA 2020 ini juga dijadwalkan akan dipentaskan di Dusseldorf, Jerman dan Amsterdam, Belanda.

Garin Nugroho mengungkapkan membutuhkan waktu tujuh tahun untuk mewujudkan pementasan bertajuk “Planet Sebuah Lament”. “Proses persiapan dari dua setengah tahun tapi proses terhadap Lament sudah dari tujuh tahun lalu. Idenya menemukan sebuah cerita sederhana tapi membawa simbol tentang kehidupan,” jelasnya.

Menurut dia, lagu-lagu ratapan yang dimasukkan dalam pementasan ini terbilang sangat langka. Selain itu, tidak mudah untuk mencari referensi mengenai lagu-lagu tersebut. “Kalau anda lihat tadi ada berbagai pilihan lagu dari wolayah Papua dan NTT. Lagu ini langka bukan diatonis yang diangkat di dunia musik kita,” kata dia.

Dalam pentas tari “Planet Sebuah Lament”, Garin Nugroho memberikan hiburan menarik dan kritis. Gagasannya telah banyak digarap menjadi film penuh kesan seperti Cinta Dalam Sepotong Roti (1991), Daun di Atas Bantal (1998), Opera Jawa (2006), hingga yang belum lama ini ramai diperbincangkan, Kucumbu Tubuh Indahku (2018). Tahun 2017, Garin bahkan sukses menggarap film bisu Setan Jawa yang menyertakan penampilan live orchestra dan tayang di Jepang hingga Melbourne.

Garin sengaja mempersembahkan pertunjukan tari di awal tahun 2020 untuk menyorot isu rusaknya lingkungan sebagai realita yang harus dihadapi. Tema ratapan alam soal bencana, teknologi yang diperbaharui, dan energi pangan yang menjadi isu global siap diangkat dalam pentas kali ini.

Tidak cuma itu, gambaran keserakahan manusia yang menghancurkan alam, bumi yang dipenuhi benda perusak lingkungan juga akan diperlihatkan. Semakin mengiris hati, lantunan 5 lagu lament (ratapan) oleh paduan suara Mazmur Chorale dari Kupang yang pernah menyabet juara utama di World Choir Games 2014 di Latvia juga turut ditampilkan. (end)

Jokowi: Event Skala Internasional Digelar di Labuan Bajo

this formate

LABUAN BAJO, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pengembangan destinasi superpremium Labuan Bajo akan mulai dibenahi awal tahun 2020. Setidaknya ada 5 zona atau kawasan yang perlu ditata. Kelima zona itu, Bukit Pramuka, Kampung Air, pelabuhan peti kemas dan dermaga penumpang, kawasan marina, dan zona Kampung Ujung.

“Kelima zona itu menjadi sebuah ruang publik tidak terputus yang menghadirkan sebuah landscaping yang indah dan menjadi generator penggerak pembangunan serta pusat aktivitas masyarakat di Labuan Bajo,” ucap Kepala Negara saat memimpin Rapat Terbatas (ratas) Pengembangan Destinasi Wisata Labuan Bajo di Plataran Komodo Resort, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (20/1).

Dilanjutkan, orientasi pengembangan Labuan Bajo juga dilakukan beberapa langkah. Pertama, berkaitan penataan kawasan. “Kita ingin agar segmen pasar wisatawan yang hadir disini yang pengeluarannya lebih besar dari wisatawan kebanyakan. Kita perlu sekali melakukan integrasi, baik berkaitan dengan kerapian, kebersihan, kenyamanan, keamanan bagi para wisatawan,”.

Presiden menyampaikan meski ada beberapa hotel berbintang dengan berbagai fasilitas yang ada, tetapi dirinya juga melihat masih sangat diperlukan lagi tambahan hotel untuk Labuan Bajo.

Kedua, berkaitan dengan Infrastruktur. Swal 2020, runway dan terminal segera dimulai. “Jika semuanya siap, nantinya bandara Komodo akan mendapatkan sebuah lalu lintas, traffic, yang semakin banyak karena dari segi pengelolaan memiliki kemampuan serta jaringan dalam rangka mendatangkan wisatawan ke Labuan Bajo,” tambahnya.

Ketiga, berkaitan penyiapan SDM. Untuk itu, masyarakat lokal harus menikmati dan menjadi bagian dari pembangunan yang dilakukan. “Jadi SDM masyarakat lokal cepat-cepat harus kita tingkatkan keahliannya, kompetensinya, baik dari sisi keterampilan yang disesuaikan kebutuhan yang ada di industri pariwisata,” ujar Presiden.

Keempat terkait usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah (UMKM) di Labuan Bajo, Presiden meminta jangan sampai ditinggal. Ia berharap nanti juga ada sebuah creative hub yang akan menggarap produk-produk lokal, baik dari sisi packaging/kemasan, sisi desain, sisi harga, dan yang lain-lainnya.

“Kita harapkan nantinya tenun, kopi, kerajinan, makanan khas betul-betul bisa tumbuh. Dan seiring dengan itu juga atraksi kesenian budaya lokal, kesenian daerah juga harus semakin hidup dan menghidupkan area yang ada di Labuan Bajo,” ujar Presiden seperti dilansir laman Setkab.

Dengan langkah itu, sambung Presiden Jokowi, kawasan wisata Labuan Bajo yang dipersiapkan sebagai tuan rumah sejumlah acara internasional. Targetnya, setelah seluruh pekerjaan pengembangan kawasan wisata Labuan Bajo selesai akhir 2020, pada 2021 Kementerian Pariwisata dapat langsung mengerjakan promosi secara besar-besaran.

“Hal yang paling penting juga bahwa kita ingin mempersiapkan Labuan Bajo ini untuk G20 di 2023 dan ASEAN Summit di 2023 sehingga dalam rangka persiapan ke sana pun ini mulai direncanakan disiapkan mulai dari sekarang, Jadi semua event skala internasional ya ada di Labuan Bajo,” tambahnya.

Presiden Jokowi juga menyoroti mengenai pengelolaan sampah di kawasan tersebut. “Jadi dua, sampah yang ada di laut dan sampah yang ada di darat, sampah yang ada di laut tadi sudah putuskan, kita akan kirim ke sini kapal untuk membersihkan dan mulai Februari nanti kita juga akan begerak ke bawah laut mengambil sampah,” tambah Presiden.

Presiden mengakui meski sampah belum banyak ditemukan tapi pembersihan harus segera dimulai. “Meskipun belum banyak, tapi harus dimulai, jangan sampai ada sampah di Labuan Bajo. Sampah yang di darat nanti kementerian PU akan mempersiapkan incinerator dan juga tempat pembuangan sampah akhirnya dan juga yang penting pendidikan masyarakat terhadap budaya sampah,” ungkap Presiden.

Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, sebagai kabupaten yang menaungi Labuan Bajo, NTT mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo selama 2019 meningkat jika dibandingkan pada 2018.

Pada 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo mencapai 163.807 orang, sedangkan pada 2019 meningkat menjadi 184.206 wisatawan. Hasilnya pada 2018 Penerimaan Asli Daerah Manggarai Barat dari sektor pariwisata khusus untuk biaya retribusi mencapai Rp34 miliar dan pada 2019 mengalami kenaikan sekitar 100 persen atau Rp60 miliar

Dari data yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Labuan Bajo, meningkatnya kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo itu akibat daya tarik dari Komodo (Veranus komodoensis) yang berada di Pulau Komodo dan menjadi ikon pariwisata NTT.

Wisatawan yang berwisata ke Labuan Bajo khusus untuk mancanegara lebih banyak berasal dari Jerman, Inggris, Spanyol, Australia dan beberapa negara di Eropa lainnya. (end)

Banting Stir Usaha Intan di Dunia Fashion Berbuah Goyana Collection

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Banting setir berkarir maupun usaha bukan masalah bagi Intan Goyana. Alumni Sekolah Tinggi Pariwisata ( STP) Bandung jurusan Food and Beverages Management tahun 1999 ini tak ragu untuk menjadi pengusaha fashion baju muslim yang dijual dengan sistem pre-order dan di jual online.

Mengubah secara total sebuah pekerjaan yang sudah dilakukan bertahun tahun, tentu saja tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Namun Intan yang ditemui di The Maharajo, kediaman resminya yang asri, unik dan tematik di kawasan Cipete Raya, Jakarta, asyik bekerja di sudut ruangan dengan laptop dan perlengkapan lainnya.

” Saya baru mengeluarkan baju-baju edisi batch satu dengan brand Goyana Collection dari nama saya sendiri. Ini nama pemberian orangtua yang menjadi merek lokal dengan pendekatan sustainable mulai dari pilihan bahan, pilihan model hingga ke bisnis usahanya,” ujarnya santai.

Memasuki ”dunia baru” di dunia fashion designer sama sekali berbeda dengan apa yang selama bertahun tahun dijalaninya di industri perhotelan. Maklum gadis kelahiran 19 April 1978 ini sejak tamat kuliah nampaknya benar-benar menikmati pekerjaannya di industri pariwisata.

Karir yang diawalinya mulai dari receptionist, waitress, assistant manager restoran, resto manager hingga menduduki resto director di hotel-hotel berbintang lima plus di dalam dan luar negri begitu mudah ditinggalkannya untuk sebuah passion dan mengikuti suara hati.

Suasana yang berbeda, lingkungan pergaulan yang masih asing, dan begitu banyak tantangan yang harus dihadapi justru dinikmatinya penuh rasa syukur menjadi sebuah sebuah gerakan banting stir yang penuh berkah.

Usahanya saat tinggal di Bali sebagai pendiri dan komisaris PT Bali Radar Property maupun sebagai Search Engine Optimizer sejumlah perusahaan di mancanegara yang telah dirintisnya tetap menjadi modal berharga saat memulai usahanya saat ini.

Pengalamannya di Pulau Dewata Bali saat bergabung di International Humanity Foundation, mengurus para relawan internasional berbagi ilmu, juga melahirkan konsep-konsep bisnis yang sustainable, waste management dan memberikan banyak manfaat bagi konsumen produk fashionnya.

” Waktu tamat kuliah tahun 1999, saya langsung kursus menjahit dan memanfaatkan waktu luang sebelum mengawali karir di dunia kerja dengan menikmati dunia fashion,” kata Intan.

Intan Goyana, Direktur Restoran Hotel Bintang Lima yang banting stir jadi Fashion designer

Kini ketika dia sudah banting stir pilihannya jatuh pada gaya bohemian untuk baju-baju Muslimah yang dikeluarkannya. Gaya bohemian sebenarnya sudah ada sejak tahun 1950/1960-an. Tren ini dipopulerkan oleh para hippie traveler di Amerika Serikat, Mediterania, dan Eropa.

Intan menyukai gaun-gaun dengan model yang sederhana tapi tetap bergaya Bohemian di sana-sini seperti Wrap dresses, Kimono dresses, Maxi dresses dan membuat selendang-selendang.

“Kebanyakan orang suka dengan gaya Bohemian karena konsep fashion satu ini mengusung kebabasan berekspresi serta seni yang eksentris,” ungkapnya.

Intan mengaku agak sulit mencari motif bahan floral tapi jika mau blusukan di dua pasar tekstil di Jakarta dan Bandung akhirnya dia mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkannya. Maklum target marketnya usia 25 -35 tahun, lebih ke hijaber pemula, ibu menyusui dan penggemar fashion lainnya yang ingin tampil chic dan feminim.

Semua bajunya terbuat dari bahan yang adem seperti katun, rayon, baby silk dan kombinasi sifon. Model simple dan bisa dipadu padankan dan dibuat dengan jumlah terbatas dengan jahitan kelas butik sehingga rapih, tahan lama dan awet dipakai, kata Intan berpromosi.

longdress yang aku buat  bisa dipakai dengan berbagai gaya, tinggal di kombinasikan dengan manset, rok atau celana favorit,” jelasnya

Intan menambahkan bagi yang menyusui cocok banget dengan baju-baju Goyana Collection dan bagian lengannya mudah juga untuk berwudhu. ( Busui friendly dan wudhu friendly) sehingga nyamanlah buat kegiatan sehari-hari.

Untuk Wrap dress, Intan membuat modelnya yang girly dengan renda rempel di pinggiran baju, ditambah aksen renda pompon putih. Sabuk panjangnya sudah permanen di baju, bisa dipakai sesuai modest style konsumennya. 

“Cantik dipakai untuk jenis badan apa saja, tidak peduli berat badan naik atau turun, baju ini tetep bisa dipakai karena bahannya jatuh, nyaman dipakai dan pastinya adem,” tambahnya.

Penggemar Travelling yang kaya pengalaman kerja di Singapura, Macau, Miami, Amerika Serikat, Dubai plus mengasah pengalaman di kapal pesiar Celebrity Cruise ini menikmati pilihan banting stirnya karena sejak kecil sudah menyukai dunia fashion.

Interaksinya dengan komunitas maupun lembaga internasional membuat sulung dua bersaudara ini akrab dengan media social untuk memasarkan produk Goyana Collection. Kini produknya bisa dilihat di Instagram, Facebook, Shopee dan Tokopedia

Pengalaman hobby travelling juga memacunya untuk memulai usaha dengan brand lokal dan mensyukuri kreativitas yang dimilikinya termasuk menyalurkan kepeduliannya untuk memberdayakan para penjahit wanita yang menjadi mitra kerjanya. Nah siapa yang mau ikut banting stir ?.

 

Tips Nikmati Penerbangan Jarak Jauh

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Melakukan penerbangan jarak jauh selalu jadi tantangan tersendiri. Banyak hal yang bisa
dilakukan untuk menghindari kebosanan karena terperangkap dalam kursi pesawat, hingga berusaha untuk bisa tidur dengan nyenyak selalu jadi masalah.

Ada 10 tips agar bisa menikmati penerbangan jarak jauh, seperti diunduh situs Smarter Travel, Senin (20/01/2020) antara lain:

Upgrade kelas

Salah satu hal utama yang bisa kamu lakukan adalah meminta upgrade. Jika kamu seorang frequent flyer, maka kamu bisa
menukarkannya dengan fasilitas upgrade kelas. Dengan begitu, kamu bisa menikmati kelas yang lebih nyaman untuk menjamin kenyamanan kamu saat dalam penerbangan.Namun jika kamu bukan frequent flyer, kamu juga bisa bertanya pada petugas di gate check-in berapa harga yang harus kamu bayar untuk upgrade kelas.

Cari hiburan

Dengan panjangnya jam penerbangan yang harus kamu habiskan, sekadar bekerja atau menulis saja tidak cukup. Kamu harus
memiliki rencana untuk menghabiskan belasan jam di dalam pesawat tanpa adanya koneksi internet dan telepon. Salah satu caranya adalah dengan mengunduh film, serial televisi, dan lagu untuk jadi hiburan sepanjang perjalanan. Kamu bisa mencoba menghabiskan film-film yang masih ada dalam daftar tontonanmu atau melakukan maraton serial televisi favoritmu. Juga bisa membawa buku yang sudah lama ingin kamu baca.

Jangan bawa terlalu banyak barang

Dalam perjalanan panjang, jangan bawa terlalu banyak barang ke kabin. Pasalnya, barang yang kamu simpan di bawah kursi di depanmu akan sangat mengganggu ruang kaki yang kamu miliki. Hal itu nantinya akan membuat kamu tak nyaman selama belasan jam. Ruang yang harusnya jadi tempat kaki malah terpenuhi barang, sehingga membuat tidur tak enak.

Mempersiapkan peralatan khusus

Sebaiknya kamu membawa dan mempersiapkan peralatan khusus penerbangan jarak jauh. Membawa bantal leher, masker tidur,
penutup telinga, dan headphone bisa jadi obat mengatasi ketidaknyamanan yang kamu rasakan. Alhasil kamu bisa tidur dengan kondisi tubuh dan otak yang nyaman. Kamu tidak perlu terganggu dengan suara tangisan bayi, berisiknya mesin pesawat, dan rasa pegal di leher.

Gunakan pakaian yang nyaman

Jika tidak langsung menuju pertemuan bisnis selepas mendarat, sebaiknya gunakan pakaian yang nyaman. Bisa menggunakan
pakaian longgar dan tidak panas, hal itu memungkinkan kamu bergerak lebih bebas. Kamu juga bisa menggunakan sepatu yang mudah dilepaskan, serta lapisan ekstra seperti jaket atau pashmina jika suhu di pesawat terasa dingin. Selain itu, jangan gunakan lensa kontak. Gunakan kacamata saat dalam penerbangan jarak jauh karena hal tersebut berbahaya bagi mata.

Amankan barang-barang
Untuk mencegah adanya kehilangan barang, sebaiknya kamu menyimpan barang-barang berharga di dalam bagian tas terdalam. Sebaiknya gunakan tas pinggang yang selalu menempel di badanmu untuk menyimpan barang-barang seperti dompet, paspor, kartu kredit, dan uang tunai. Sembunyikan di bawah pakaianmu.

Minum obat tidur

Jika kamu sering mengalami sulit tidur dalam penerbangan, kamu bisa mencoba meminum obat tidur atau obat anti mual. Namun penggunaan obat ini sebaiknya melalui resep dokter dan mengikuti panduan yang berlaku. Dr. Timothy Hosea yang merupakan tim dokter dan Chair of the Sports Medicine and Research Committee untuk tim dayung nasional Amerika Serikat mengungkapkan, ia sesekali juga meresepkan obat tidur untuk para atlet. “Jika kamu merasa butuh obat tidur tapi tidak pernah menggunakannya sebelumnya, kamu bisa mencoba Tylenol PM atau Benadryl. Sebaiknya gunakan resep,” ujar Dr. Timothy

Namun hal itu tidak berlaku bagi kamu yang jadi penanggung jawab orang lain dalam penerbangan tersebut. Misalnya, kamu bepergian bersama anak. Maka kamu harus siap sedia 100 persen jika anak membutuhkanmu. jangan berusaha untuk menahan tidur sebelum penerbangan panjang dengan harapan bisa tidur di perjalanan. Seringkali kamu malah sulit untuk tidur dan akhirnya malah kekurangan istirahat. Tidurlah sesuai waktu kamu biasa tidur, sehingga badanmu terlatih secara otomatis untuk merasakan kantuk. Lalu langsung tidur jika mulai terasa mengantuk.

Memilih kursi yang tepat

Memilih kursi yang tepat jadi salah satu hal paling krusial. Apakah kamu ingin kursi di lorong atau dekat jendela. Jika kamu memilih kursi di lorong, apakah kamu siap jika terganggu dengan adanya orang lain yang berlalu lalang di lorong pesawat. Juga orang yang duduk di bagian jendela yang ingin pergi ke kamar kecil. Namun jika kamu memilih kursi di dekat jendela, apakah kamu siap jika orang di sebelahmu adalah seorang yang sulit bangun. Membuat kamu kesulitan mencari jalan keluar dan malah terganggu dengan suara tidurnya yang cukup berisik.

Tanyakan soal kursi di gate

Jika kamu tidak bisa memilih kursi yang enak saat proses check-in, kamu bisa mencoba lagi dengan bertanya pada petugas di gate. Jika penerbangan tersebut tidak penuh, maka petugas di gate bisa melihat baris yang kosong dan menempatkanmu serta pasangan perjalananmu di sisi jendela dan lorong sekaligus. Dengan begitu, kamu bisa memiliki tempat duduk yang saling menguntungkan. Kamu tidak perlu duduk di sebelah orang asing.

Jaga kesehatan

Kesehatan jadi hal penting yang tetap harus kamu perhatikan selama penerbangan jarak jauh. Jangan sampai kamu menahan haus atau malah tidak sadar dirimu sedang haus. Dr. Hosea merekomendasikan untuk meminum larutan elektrolit daripada air mineral biasa. Ada juga kondisi medis bernama Deep Vein Thrombosis atau DVT, sebuah kondisi di mana ada penggumpalan darah di beberapa area pembuluh darah. Itu jadi salah satu risiko dari penerbangan jarak jauh.

Untuk mencegah kondisi ini, kamu bisa secara rutin bangun dari kursi dan berjalan di sekitar lorong pesawat. Bergerak, melemaskan badan, dan meluruskan kaki bisa mendorong aliran darah yang lancar. Kamu juga harus meminum air yang cukup.

Menurut Dr.Hosea, kekurangan cairan dan DVT bisa kamu cegah dengan rutin minum cairan terutama elektrolit. Termasuk di malam sebelum penerbangan. Jangan minum alkohol di malam sebelum penerbangan. Hindari minuman seperti kopi, minuman bersoda, dan coklat. Semua benda tersebut mengandung kafein. Ambil kursi di bagian lorong dan area keluar, sehingga kamu bisa bangun dari kursi dan berjalan di sekitar lorong kapan pun kamu mau. (*)

Bawa Turis, 2 Kapal Pesiar Bersandar di Ambon & Biak

this formate

AMBON, bisniswisata.co.id: Mengawali tahun 2020, dua kapal pesiar bersandar di Ambon dan Biak. Berlabuhnya kapal pesiar yang membawa wisatawan asing jelas sangat membanggakan karena obyek wisata di Ambon dan Biak semakin dikenal turis mancanegara (Wisman). Sehingga diharapkan informasi wisata di Ambon dan Biak bisa menyebar ke penjuru dunia.

Kota yang dijukuki “Ambon Manise” ini memang punya segudang destinasi wisata yang unik, menarik, dan menawan. Tercatat ada 20 lebih obyek wisata di Ambon. Namun ada 10 destinasi wisata yang hits dan kerap dikunjunjgi wisatawan antara lain Pantai Ora, Pantai Pintu Kota, Pantai Namalatu, Pantai Santai, Pulau Molana, Benteng Amsterdam, Masjid Wapauwe, Benteng Ferangi,Tebing Makariki dan Museum Siwalima

Biak Numvor, kabupaten di Provinsi Papua yang ibukotanya berlokasi di Pulau Biak. Nama Pulau Biak tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena pada masa Perang Dunia II, pulau ini dijadikan ajang pertempuran yang sengit antara pasukan Sekutu melawan bala tentara Jepang. Itu sebabnya, banyak situs bersejarah yang bertebaran di kawasan Pulau Biak. Belum lagi peninggalan bersejarah pada masa sebelum berkecamuknya Perang Dunia II, yaitu peninggalan masa Kesultanan Tidore, karena pulau ini dahulu menjadi bagian dari wilayah salah satu kerajaan besar di Indonesia tersebut.

Selain memiliki cukup banyak situs bersejarah, Biak Numvor yang secara geografis terletak di Teluk Cenderawasih dan terbentuk dari gugusan pulau, membuat wilayahnya dikelilingi oleh pesona alam yang memukau. Tidak heran jika kabupaten ini memiliki potensi yang besar pada sektor pariwisata.

Obyek wisata di Biak antara lainn Pantai Segara Indah atau Pantai Bosnik, Pantai Tamasya, Pantai Impendi, Pantai Anggaduber, Pantai Soryar, Pantai Wari, Pantai Maraw, Pantai Batu Picah, Air Terjun Wafsarak, dan Bukit Satu.

Sementara dua kapal pesiar yakni Kapal pesiar MV Boudicca berbendera Bahamas berlabuh di Pelabuhan Ambon selama 9 jam pada 19 Januari 2020. kedatangan kapal pesiar yang saat ini mulai gencar di beberapa pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia IV merupakan hasil upaya pihaknya dalam mewujudkan pengembangan pelabuhan untuk pariwisata.

“Sesuai rencana Kementerian Pariwisata yang pada tahun ini akan mendatangkan sekitar 20 juta wisatawan dan penetapan
lokasi pariwisata baru,” ungkap Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang di Makassar seperti dilansir laman Antaranews, Senin (20/01/2020).

Kapal pesiar MV Boudicca yang memuat sekitar 800 hingga 920 penumpang wisatawan mancanegara itu tiba pagi hari dan
berkeliling Kota Ambon sebelum kembali berlayar ke Bali. Sebelum tiba di Ambon, MV Boudicca berlayar dari New Zealand
kemudian ke Papua New Guinea.

Sebelumnya sudah ada beberapa pelabuhan di Sulsel dan Papua yang juga telah kedatangan kapal pesiar. Pada Jumat siang
(17/1/2020), Kapal Cruise MV The World dengan GT 43.188 melakukan pelayaran perdana ke tanah Papua dan sandar di Pelabuhan Biak.

Sementara kapal pesiar mewah The World milik ROW Management Ltd, yang berkantor pusat di Amerika Serikat tersebut memiliki panjang 196 meter dan lebar 60 meter. Kapal Cruise MV The World yang tiba pada Jumat siang dengan mengangkut 286 orang kru dari 37 negara dan 195 orang penumpang yang berasal dari 19 negara ini sandar di dermaga Pelabuhan Biak hingga pukul 19.00 WIT.

MV The World memiliki 165 apartemen dan kepemilikan hak apartemen ditawarkan secara paket dengan harga termahal mencapai Rp200 miliar dan ada pula apartemen yang disewakan dengan durasi waktu pendek, dua pekan dengan tarif Rp255 juta.

MV The World adalah salah satu kapal pesiar termewah di dunia dan disebut “resident at sea” atau apartemen apung yang
dijadwalkan berlayar selama 18 hari di Papua dan berakhir di Maluku. (*)