Home DAERAH Wisata Baru Bermunculan, Situ Wanayasa Ditinggalkan Wisatawan

Wisata Baru Bermunculan, Situ Wanayasa Ditinggalkan Wisatawan

0
21
Situ Wanayasa Purwakarta (Foto: Liputan6.com)

PURWAKARTA, bisniswisata.co.id: Munculanya destinasi wisata baru di Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), berdampak pada kunjungan wisatawan ke Situ Wanayasa. Padahal, sebelumnya Situ Wanayasa merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Purwakarta

“Ya ini imbas lahirnya sejumlah destinasi wisata baru di Purwakarta, jadi wajar kalau jumlah wisatawan menurun,” papar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Agus Hasan Saepudin di Purwakarta, Selasa (21/01/2020).

Memang, lanjut Agus, keberadaan destinasi wisata baru terus bemunculan menambah alternatif pilihan wisatawan untuk datang. Mulai dari Taman Air Mancur Sribaduga, Kawasan Wisata Cikao, hingga yang terbaru Tajug Gede Cilodong. Tak ayal wisatawan pun ingin mencoba destinasi yang baru.

Dia juga tidak menampik persoalan menurunnya wisatawan yang datang ke Situ Wanayasa berdampak pada penurunan omset para pelaku UKM di wilayah tersebut. Namun demikian, wilayah Kecamatan Wanayasa, kini banyak bermunculan destinasi wisata baru yang bisa jadi pilihan.

“Memang berdampak terhadap para pedagang di sekitar Situ Wanayasa. Nah ditempat lainnya di sekitar kecamatan wanayasa, cukup menjanjikan,” ujarnya seperti dilansir laman Ayopurwakarta.

Meski begitu, ia mengatakan akan terus mempromosikan Situ Wanayasa dengan berbagai upaya. Sehingga destinasi wisata di Kecamatan Wanayasa itu tetap mampu menyedot wisatawan dari berbagai daerah. “Kita akan promosikan melalui media sosial milik Disporaparbud, sehingga jumlah wisatawan kembali meningkat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya menghadirkan inovasi baru, event wisata diperbanyak serta atraksi wisata di tempat wisata tersebut. Jika diperlukan, dinas juga akan menggandeng pihak swasta untuk kerjasama dan memerlukan sumberdaya yang lebih. “Pengelolaan dengan pihak ketiga bisa menjadi alternatif pengembangan wisata ini,” tambahnya. (*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.