Praktik Terbaik untuk Stimulasi Pasar COVID-19

this formate

JENEWA  bisniswisata.co.id : Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) meminta pemerintah untuk menambahkan langkah-langkah stimulasi pasar pada dukungan yang mereka berikan agar usaha penerbangan tetap layak secara finansial. 

Tindakan semacam itu akan mendorong pergerakan perjalanan, sementara protokol pengujian sistematis memungkinkan pembukaan kembali perbatasan yang aman.

Sejak permulaan pandemi COVID-19, pemerintah telah membantu maskapai penerbangan bertahan dari krisis dengan kucuran sekitar US$ 173 miliar dalam berbagai bentuk dukungan keuangan.

-Lebih banyak dukungan akan dibutuhkan dalam bentuk stimulus keuangan. Banyak dari paket dukungan sudah habis, tetapi kerugian industri terus meningkat. 

Kerugian maskapai penerbangan sekarang diperkirakan mencapai $ 118 miliar tahun ini dan hampir $ 39 miliar pada tahun 2021. Industri ini diperkirakan akan terus mengeluarkan uang tunai pada tingkat hampir $ 7 miliar per bulan pada paruh pertama tahun 2021.

-Dukungan keuangan harus datang dengan cara yang tidak semakin meningkatkan utang yang telah meningkat 51,4% dalam krisis menjadi US$ 651 miliar. Untuk menempatkan ini dalam perspektif, total pendapatan industri pada tahun 2021 diharapkan menjadi US$ 459 miliar.

“Maskapai yang mampu secara finansial akan dibutuhkan untuk memimpin pemulihan ekonomi dari kedalaman krisis COVID-19. Dukungan pemerintah sebesar US$ 173 miliar telah membantu banyak orang bertahan hidup,” kata Alexandre de Juniac, Direktur Jenderal dan CEO IATA.

Dengan potensi untuk membuka kembali perbatasan dengan aman dan menghidupkan kembali perjalanan dengan pengujian, pemerintah perlu menambahkan langkah-langkah yang merangsang permintaan. 

Inisiatif yang ditargetkan seperti itu akan membantu menghasilkan pendapatan, menghindari penambahan utang ke maskapai penerbangan, dan segera menghasilkan aktivitas ekonomi di seluruh rantai nilai, ungkapnya.

IATA mengidentifikasi lima cara yang terbukti bahwa pemerintah dapat membantu merangsang pasar perjalanan udara sambil menghindari penambahan lebih banyak utang ke neraca maskapai penerbangan yang sudah sangat leverage:

-Pembebasan sementara atau penangguhan biaya pemerintah, pajak dan biaya untuk maskapai penerbangan dan penumpang akan mengurangi biaya penerbangan dan menurunkan biaya perjalanan untuk penumpan

-Rute subsidi untuk penerbangan ke tujuan lokal / regional untuk mendukung konektivitas bagi masyarakat pedesaan dan bisnis.

-Insentif finansial dalam bentuk penghargaan untuk penerbangan yang dioperasikan, atau kursi yang diterbangkan, yang dapat mendukung maskapai penerbangan sementara faktor muatan atau hasil terlalu rendah

-Pembelian tiket di muka yang dapat digunakan pemerintah untuk perjalanan di masa mendatang atau didistribusikan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan dalam bentuk voucher untuk mendukung perjalanan dan pariwisata.

-Subsidi perjalanan penumpang dalam bentuk voucher untuk penumpang atau sebagai persentase uang kembali dari keseluruhan biaya perjalanan.

Dalam waktu normal, penerbangan mendukung lebih dari 87 juta pekerjaan dan US$ 3,5 triliun kontribusi PDB di seluruh dunia. Tetapi 46 juta pekerjaan dan US$ 1,8 triliun dalam kegiatan ekonomi yang didukung oleh penerbangan telah berada dalam risiko serius oleh penurunan dramatis dalam permintaan perjalanan. 

Potensi untuk memulai kembali perjalanan dengan pengujian harus menjadi titik balik. Dan itu menciptakan peluang bagi langkah-langkah pemerintah untuk merangsang permintaan, mengambil keuntungan ekonomi dari peran penerbangan sebagai katalisator ekonomi.

“Pemulihan ekonomi yang kuat membutuhkan orang untuk mulai bepergian lagi. Setiap pekerjaan di bidang penerbangan mendukung 29 pekerjaan lebih lanjut, yang menunjukkan dampak luas yang akan dimiduniadan menghubungkan kembali dunia,” kata Alexandre de Juniac

Ada banyak ide bagus di luar sana. Setiap pemerintah akan mendapatkan keuntungan dengan memasukkan langkah-langkah stimulus yang terbukti ke dalam rencana pemulihan ekonomi mereka. Saat orang bepergian, ekonomi makmur dan tumbuh, tegasnya.

-Lihat presentasi Government Actions for Market Stimulation (pdf) oleh Hemant Mistry, Director Global Airport Infrastructure and 

[1] Undang-Undang CARES AS menangguhkan berbagai pajak penerbangan dari Maret hingga Desember 2020 sehingga menciptakan keringanan biaya penting bagi maskapai penerbangan dan penumpang.

[2] Siprus berhasil memperkenalkan skema konektivitas mulai Juli 2020 yang membantu memulihkan operasi maskapai penerbangan ke / dari sekitar 40 negara.

[3] Yunani memperkenalkan paket kompensasi per kursi yang diterbangkan selama dua bulan yang mendorong pertumbuhan penumpang.

[4] Otoritas Bandara Hong Kong milik pemerintah telah membeli 500.000 tiket di muka yang akan diterbitkan setelah perbatasan dibuka kembali dalam ‘Undian Berhadiah’ yang tersedia untuk penduduk lokal dan pengunjung luar negeri.

[5] Pemerintah Thailand mengeluarkan tiga paket stimulus untuk mensubsidi tarif penerbangan, akomodasi dan layanan serta perjalanan bagi petugas kesehatan. Ketiganya membantu mendongkrak permintaan domestik yang sejak itu dipertahankan.

 

 

 

Aliansi Bersama Wujudkan Konvensia Asia untuk Asia

this formate
Nichapa Yoswee, Wakil Presiden Senior – Bisnis, TCEB optimistis dengan Asia Convention Alliance

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Jepang, Korea,Taiwan dan ,  Biro Konvensi dan Pameran Thailand (TCEB) dan Asosiasi Insentif dan Konvensi Thailand (TICA) mengangkat gagasan Aliansi Konvensi Asia untuk menghidupkan kembali konvensi internasional di Asia.

Ide tersebut dikemukakan menyusul latihan pemetaan industri yang dilakukan bersama oleh TCEB dan TICA. Anggota pendiri yang diusulkan dari aliansi tersebut adalah Cina, Jepang, Korea, Thailand dan Taiwan serta tema yang diusulkan adalah ‘Konvensi Asia untuk Asia’.

Dikutip dari Travel Daily News, Tujuan aliansi adalah untuk memulihkan industri konvensi di kawasan itu, untuk memperkuat hubungan antar negara anggota, dan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan. 

Guna  mencapai tujuan ini, TCEB dan TICA membayangkan berbagai proyek potensial, seperti kolaborasi di antara biro konvensi Asia untuk mendorong aliansi, menciptakan aliansi untuk Penyelenggara Konferensi Profesional Asia (PCO), memperkenalkan konsep konvensi bersama di mana negara-negara anggota mengambil alih. 

Giliran mengadakan konvensi, dan membuat edisi Asia atau regional dari acara global. Proyek-proyek ini dapat berbentuk aliansi  Meja Bundar i PCO Asia, forum bisnis pemasok-klien, bantuan timbal balik di berbagai bidang seperti pemasaran dan fasilitasi visa ketika konvensi dirotasi antar negara anggota, atau kampanye promosi travel bubble.

Nichapa Yoswee, Wakil Presiden Senior – Bisnis, TCEB mengatakan ide untuk Asia Convention Alliance didasarkan pada perkiraan bahwa pasar Asia akan pulih sebelum pasar jarak jauh pulih.

“Kami memperkirakan bahwa tahun depan, karena peserta kebaktian merasa cukup percaya diri untuk menjelajah melampaui batas lagi, mereka akan mulai dengan tujuan regional. Negara-negara yang dianggap aman dan dipersiapkan dengan baik akan melakukan shortcut dalam pemulohan,”  kata Nichapa Yoswee.

Oleh karena itu, inilah saat yang tepat untuk membentuk aliansi Asia yang dapat memanfaatkan pengetahuan dan kemampuan kolektif .  Kita juga harus ingat bahwa pasca-COVID-19, akan ada permintaan baru ,pengetahuan baru, pengalaman baru, dan saluran baru untuk pertumbuhan profesional, tambahnya.

Konvensi adalah salah satu cara untuk memenuhi tuntutan ini. Kita harus siap untuk membuat kasus yang meyakinkan untuk konvensi di Asia. 

Biro konvensi dan PCO di Asia harus mulai membentuk aliansi dan berkolaborasi dalam menghasilkan daftar konvensi potensial untuk Asia dan menetapkan target, misalnya lima konvensi harus dirotasi di antara lima negara dalam waktu 3 tahun, ujar Nichapa.

Sumate Sudasna, Presiden TICA mengatakan bahwa keanggotaan TICA mencakup rantai penuh pemasok insentif dan konvensi. Kami adalah mitra paling berpengalaman dan andal yang dapat bekerja sama dengan perencana konvensi luar negeri. 

TICA adalah kolaborator lama TCEB dan pemangku kepentingan lainnya dalam industri pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) Thailand. 

“Kami ingin membantu anggota kami mengatasi tantangan tahun 2020 dan membangun diri mereka kembali untuk peluang baru yang akan muncul di cakrawala,” kata Sumate Sudasna

Pihaknya siap membagikan sumber daya dan keahlian pasar kami dengan setiap anggota Asian Convention Alliance yang diusulkan,” Bersama-sama, kita dapat menghidupkan kembali industri konvensi Asia yang layak pada tahun 2021. ”

Kiat mengakses ‘Hidden Enemy’ dan Peroleh ‘Super Power’

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Pahamkah ada negative force yang pernah Anda gunakan untuk meraih atau mencapai sesuatu yang diinginkan ?. Mungkin juga  saat ini justru Anda menggunakan negative force ? kalau ada apa saja ?.

Pertanyaan yang diajukan pada  12.000 perserta online pelatihan Amazing You yang dibawakan oleh Ary Ginanjar Agustian, pendiri ESQ Leadership Center dari lantai 23 Gedung Menara 165, Jakarta, kontan membuat tertegun sebagian besar peserta.

Tak heran karena tema training ini agar peserta memiliki energi super power, potensi dalam diri maka peserta training lewat Zoom yang diikuti peserta dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei, Taiwan, Turki, Jerman, Rusia, Azerbaijan, Belanda, Rusia dan Amerika Serikat digiring untuk menemukan musuh ( enemy) dalam diri dulu.

 Ary Ginanjar di dampingi Bram Wibisono,  Director ESQ NLP dan Coach Quantum Excellence serta para coach andalan lainnya  membantu peserta mengakses musuh dalam diri yang justru tanpa sadar kerap digunakan untuk mencapai tujuan agar sukses atau eksis.

” Periode 1988 -1998 dalam hidup saya sukses punya 7 toko jeans, mobil Mercedes Benz dan BMW, tapi saya sukses karena saya di hina miskin, di bully sebagai penakut sehingga jadi atlit Karate PON XII, pingin eksis dan dihormati orang karena itu harus jadi orang kaya pakai barang mahal, pamer mobil mewah,” kata Ary Ginanjar.

Sukses dengan mengawali karir dari bawah sebagai dosen, jadi entrepreneur, atlit PON, kaya materi tapi karena dicapai justru dengan negative force maka hasilnya tidak bahagia meskipun dianggap orang karirnya sukses serta hidup berkecukupan materi.

Dia lalu menampilkan tayangan matrix dibagi empat kategori yaitu Level, Log ( nilai), Emosi dan Pandangan Hidup. Di kategori level ada kolom a.l misalnya suka bangga diri ( nilai:175), emosinya tak tahan hinaan dan biasanya tipe orang yang banyak menuntut.

Contoh lain kalau orang berada di Level Marah ( nilai: 150), emosinya penuh kebencian = orang yang suka bermusuhan. Level ketakutan ( nilai: 100)  emosi suka gelisah = orang yang cara pandangnya menakutkan.

Tidak heran banyak orang terkenal, pintar, kaya raya tapi akhirnya malah memilih untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Profesinya macam-macam mulai dari penyanyi, aktor, desainer dan lainnya.

Ketika orang hidup tidak bahagia maka seharusnya menyadari ada negative force dalam diri yang harus diubah menjadi energi positif sehingga memahami untuk apa hidup di dunia. Akibat mencapai tujuan hidupnya bukan pakai energi positif, maka mereka tidak pernah bahagia.

” Di Amazing You pertama tahun 2018 kami memberikan materi a.l ESQ Matrix yaitu 7 tangga kehidupan dari bawah. Saat tamat kuliah, biasanya cari Kepastian, melamar pekerjaan, terima Tantangan, lalu meningkat ingin menunjukkan Eksistensi diri.

Setelah itu ingin mendapatkan Cinta sejati ( menikah), menjalin relasi, karirpun Berkembang pesat, bisa Berkontribusi, tahu  Arti & tujuan hidup sampai akhirnya mampu menjawab pertanyaan diri: Kemana Tujuan Saya ( Grand Why ?).

Ary Ginanjar mengatakan dalam diri setiap manusia memiliki energi super power namun seseorang kerap tidak menyadari dengan potensi dirinya. Oleh karena itu training Amazing You selama dua hari mengajak peserta menemukan  ” musuh tersembunyi” ( hidden enemy) dalam dirinya supaya bisa unlock the power.

Caranya dengan mengubah negative force menjadi high power atau energi positif lalu dipadukan dengan quantum fields sehingga hasilnya adalah mengubah cara hidup, cara pandang dengan memakai kekuatan alam layaknya ilmu grativasi dari atas ke bawah.

” Jadi proses 7 Tangga kehidupannya dibalik, dari atas ke bawah. Dalam hidup harus menemukan jawaban Siapa saya ?, dimana saya ?, mau kemana saya ? ( Grand Why?), jelas Ary Ginanjar.

Pandemi global COVID-19 membuat banyak perusahaan kolaps, termasuk ESQ LC yang dalam setahun menyelenggarakan  sedikitnya 1000 training dan puncaknya adalah training kolosal di akhir tahun Amazing You sejak 2018 di ICE dengan 10.000 peserta. Namun pandemi menghentikan semua aktivitas offline.

” Bayangkan semua bisnis terhenti, karyawan 250 orang. Situasi seperti ini semua dihadapkan pada satu tantangan, mengubah model bisnis ke digital misalnya. Ubah negative force menjadi high energy hingga dalam 8 bulan pandemi Grup ESQ malah membuat dua perusahaan baru,” jelasnya.

Ary mengungkapkan perjalanan hidupnya periode 1988-1998 meraih sukses tapi tidak happy bahkan termasuk dalam berumah tangga putus ditengah jalan. Mengingat kembali awal mula perjuangan, keringat dan air mata menuju kesuksesan. 

Kondisinya yang terparah adalah mengurung diri, mencemaskan keluarga dan berhari-hari memegang kertas/ pinsil dan terus menulis sambil terus berzikir dan istigfar, hingga kehancuran yang menimpanya akhirnya bisa diubahnya jadi energi positif yang tinggi dan menghasilkan buku ESQ, Emotional, Spiritual, Quotion yang sudah dicetak hingga kini sebanyak 2,5 juta eksemplar.

” Kebangkitan saya mulai tahun 2000-2020 ini. Selama 8 bulan pandemi alhamdulilah dua perusahaan berdiri dalam ESQ Group dan insya Allah tahun 2021 tambah lagi perusahaan berbasis digital kami,” ungkapnya.

Kuncinya adalah membalik semua energi buruk yang  dia sebut negative force itu menjadi higher energy. Otomatis dia memiliki high power, kekuatan tersembunyi dalam diri muncul sehingga terjadilah law of attraction.

“Kalau bisa mengelola super power ini maka  Law of attraction berlaku, apa yang kita mau akan datang sendiri ” ungkap Ary.

Individu yang mendapat  pencerahan (enlightnment) maka nilai energinya 700-1000. Untuk mereka yang berada di level pencerahan ini maka artinya energi positif dari satu induvidu dapat mengimbangi atau menetralisir 70 juta individu,” 

Mendapat pencerahan, memiliki energi tinggi membuat seseorang seperti bercahaya. “Ini saya lalui dalam perjalanan hidup yang memang saya rasakan sendiri. Hingga teori-teori yang saya sampaikan kepada Anda adalah teori yang sudah saya jalani dan ilmiah karena juga dilakukan oleh NASA, AS,” ucap Ary 

Ilmu-ilmu yang disampaikan adalah ilmu yang sudah  dipilih, mana yang terbaik dan mana yang bisa dipraktekkan. ” Jadi ijinkan saya untuk sampaikan ini tidak lain agar menyebarkan kekuatan eksponensial ini,” ungkapnya.

 

Kemenparekraf Monitoring dan Evaluasi Program Dana Hibah Pariwisata 2020

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melakukan monitoring dan evaluasi program dana hibah pariwisata 2020.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, akhir pekan lalu menjelaskan pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program dana hibah pariwisata di setiap kabupaten/kota.

Kemudian mengidentifikasi permasalahan atau kendala yang dihadapi guna memperoleh solusi atau pemecahan masalah yang dihadiri oleh 96 kabupaten/kota yang telah memperoleh surat rekomendasi tahap I dengan total nilai sebesar Rp1.602.620.615.570, sedangkan sebanyak 5 kabupaten/kota telah memperoleh surat rekomendasi tahap II dengan total nilai sebesar Rp461.337.989.088.

“Namun, dalam memaparkan atau melaporkan perkembangan pelaksanaan program dana hibah pariwisata serta kendala yang dihadapi, akan diwakili oleh lima kabupaten/kota yang terdiri dari, Kabupaten Badung, Kota Semarang, Kabupaten Bangka, Kota Manado, dan Kabupaten Raja Ampat,” ujar Fadjar.

Selain itu, Fadjar juga menjelaskan jika dalam pelaksanaan kegiatan pemulihan pariwisata di daerah telah mencapai 50 persen dari jumlah dana yang diterima di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), maka kepala daerah dapat mengajukan permohonan rekomendasi penyaluran tahap II kepada Kemenparekraf.

“Permohonan rekomendasi penyaluran tahap II kepada Kemenparekraf dapat melampirkan persyaratan, yaitu laporan hasil pelaksanaan kegiatan tahap 1, surat keputusan kepala daerah tentang hotel dan restoran penerima hibah pariwisata,” jelas Fadjar.

Kemudian, kepala daerah juga perlu melampirkan hasil review Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) daerah atas penetapan alokasi dan penyaluran belanja hibah kepada hotel dan restoran yang terdampak COVID-19, serta review pelaksanaan kegiatan tahap I untuk pemulihan ekonomi daerah pada sektor pariwisata dan sektor lainnya.

“Permohonan penyaluran dana hibah ke Kementerian Keuangan hingga 15 Desember 2020. Sedangkan, pelaksanaan kegiatan untuk pemulihan pariwisata dapat dilaksanakan hingga 31 Desember 2020,” kata Fadjar.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah pada laporan akhir pelaksanaan hibah pariwisata adalah pemerintah daerah menyampaikan laporan akhir pelaksanaan hibah pariwisata kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini DJPK paling lambat 28 Februari 2021 atau tanggal lain yang ditetapkan Kementerian Keuangan.

Selain itu, laporan akhir pelaksanaan hibah pariwisata disampaikan setelah mendapat reviu laporan akhir pelaksanaan hibah pariwisata disampaikan, setelah mendapat review dari APIP daerah, serta jika terdapat sisa dana berdasarkan laporan akhir pelaksanaan hibah pariwisata, maka sisa dana dimaksud wajib disetorkan kembali dari pemerintah daerah ke RKUN.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan monitoring dan evaluasi ini sangat penting bagi seluruh stakeholders terkait, baik pemerintah pusat maupun pelaku usaha pariwisata yang menerima dana hibah ini.

“Dengan adanya kerja sama yang kuat antar-kementerian/lembaga dalam pelaksanaan program dana hibah, Indonesia optimistis dapat membangkitkan dan menggerakkan kembali aktivitas pariwisata Indonesia,” kata Ni Wayan.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini baik pemerintah dan penerima dana hibah dapat menjaga dan terus berupaya memperbaiki kekurangan dalam penerapan program dana hibah pariwisata ini, agar program tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung, Direktur Manajemen Investasi dan Plt. Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf Ardi Hermawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa serta Asisten Administrasi Umum Kabupaten Badung Cok Raka Darmawan.

Asisten Administrasi Umum Kabupaten Badung, Cok Rama Darmawan, menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini. Ia berharap acara ini dapat bermanfaat bagi seluruh _stakeholders_ terkait.

Cok Rama juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Kemenparekraf, karena Kabupaten Badung mendapatkan dana hibah paling besar.

“Tentu hal ini membutuhkan tenaga, waktu, dan pemikiran yang ekstra cepat dan tepat, agar implementasi dana hibah ini dapat terealisasikan dengan baik,” ujar Cok Rama.

Adapun dana hibah untuk kabupaten Badung sebesar Rp948 miliar dan telah diterima oleh pelaku usaha hotel dan restoran sebesar 50 persen, yakni Rp474 miliar. Selanjutnya, sisa dari anggaran tersebut digunakan untuk keperluan kegiatan penerapan protokol kesehatan.

“Harapannya seluruh instansi terkait dapat segera merealisasikan dana hibah pariwisata khususnya pada tahap ke II di tahun 2020, di masing-masing wilayah sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kemenparekraf dan Kemenkeu,” kata Cok Raka.

 

Training Amazing You, Ubah Negative Force Jadi Energi Tinggi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Hidup ditengah pandemi global COVID-19 tidaklah mudah. Selain ekonomi yang hancur, kehilangan pekerjaan, kehilangan orang-orang tercinta baik keluarga maupun sejawat membuat seseorang  merasa berat menjalani hidup menghadapi musibah yang belum pernah terjadi di dunia.

“Kita harus memilih bagaimana harus bersikap karena pandemi belum tahu kapan akan berakhir nyaris satu tahun terakhir ini sehingga sebagian dari kita sudah putus asa, buntu dan korban terus berjatuhan,” kata Ary Ginanjar Agustian ketika membuka training online Amazing You dari lantai 23 Gedung Menara 165, Jakarta.

Training yang diikuti sedikithya 12.000 peserta lewat Zoom ini selain peserta dari Indonesia juga dari Singapura, Malaysia, Brunei, Taiwan, Turki, Jerman, Rusia, Azerbaizan, Belanda, Rusia dan Amerika Serikat.

Menurut Ary Ginanjar, umat Islam bisa mengacu pengalaman  Nabi Yunus AS yang pernah ditelan ke dalam perut ikan paus. Dalam kondisi tersebut ia memanjatkan doa agar dikeluarkan dari kesulitan hidup.

Kala itu, Nabi Yunus harus mengorbankan diri untuk dilempar ke laut karena kapal yang dinaikinya kelebihan muatan. Maka, atas izin Allah SWT ia diselamatkan dengan masuk ke dalam perut ikan paus.

Dalam kisah Nabi Yunus AS diceritakan bahwa dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Allah tidak akan menyulitkannya sampai akhirnya dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, “Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Begitu dia mengakui termasuk orang-orang yang zalim, Allah langsung bebaskan dan  melemparkannya keluar dari ikan Paus. Seperti halnya umat manusia di dunia ini yang rata merasakan pandemi COVID-19 diseluruh dunia , maka pasca pandemi Ary yakin, kita jadi umat yang mampu mengambil hikmah atas wabah virus ini. Pandemi adalah cara sang Pencipta untuk menjadikan umatnya berkarakter lebih baik.

” Kita yang mengendalikan semua sikap untuk putus asa atau menjadi manusia yang lebih baik dan melahirkan peradaban baru,” katanya.

Ary juga memberikan contoh seorang profesor ahli kupu-kupu yang melihat ulat kecil dalam kepompong berusaha keluar sehingga ditolong dengan menggunting kepompong. Alhasil ulat bisa berubah menjadi kupu-kupu tapi pertolongan yang diberikan membuat tubuh ringkih dan akhirnya cepat mati.

Ulat dan Kepompong itu ibarat manusia dan COVID-19. Manusia merasa sudah habis-habisan berdoa, berupaya agar pandemi berakhir namun hingga sekarang tidak ada satupun yang mampu memprediksi kapan berakhirnya.

Ary Ginanjar Agustian, tengah membawakan training dengan peserta mancanegara.

” Ibarat ulat itu, manusia diuji kesabaran dan keiklhlasannya untuk terbebas dari wabah. Tidak semua orang paham bahwa Allah memberi peringatan lewat ayat suci dan para Nabi dan rosulnya, lewat kejadian alam ( bencana) maupun wabah yang kita alami saat ini yaitu COVID-19,” kata Ary Ginanjar.

Dia yakin COVID-19 adalah coach training terbaik dunia untuk membuat manusia menjalani hidup yang lebih baik dan membangun peradaban baru di era New Normal.

Ary lalu menceritakan kisah hidupnya sendiri periode 1988 -1995 dimana sebagai dosen yang serba kekurangan dalam hidup lalu pilih menjadi wirausaha sukses dengan 7 toko jeans. Memiliki  mobil BMW dan Mercedes Benz tapi sukses yang tidak membuat hidupnya bahagia karena adanya negative force.

Negative Force yang mendorong dia untuk sukses karena dasarnya adalah marah dan ingin pamer. Ary tidak puas jadi dosen lalu mengejar harta benda akibat dihina miskin oleh orang lain sehingga ingin buktikan dia bisa sukses bisa kaya.

” Intinya sesi training hari pertama ini adalah kita membuang keinginan pamer, mengubah energi negatif  ( negative force) jadi positif,”

Menurut Ary, training dua hari ini untuk menemukan super power sehingga hidup ke depan kita tahu siapa kita, dimana kita dan mau kemana kita. Dia menambahkan energi peserta akan terus meningkat  dan fokus pada energi positifnya.

“Selain interaktif  dengan gerak dan lagu, mengeluarkan kata-kata serta fokus pada materi membuat training dua hari dilakukan dengan energi yang tinggi dan peserta merasa bahagia,” tegasnya.

 

Mengenal Pendap, Makanan Khas Bengkulu

this formate

BENGKULU, bisniswisata.co.id: Mari berwisata gastronomi ke Provinsi Bengkulu, mengenal lebih jauh pendap, makanan khas Kabupatan Bengkulu Selatan. Kudapan berbahan dasar ikan ini sebetulnya mirip pepes atau pais ikan yang lebih akrab di telinga kita. 

Bedanya, jika pepes umumnya dibungkus daun pisang maka pendap menggunakan daun talas sebagai penyelimut. Tak hanya selembar, tetapi diperlukan 10-15 lembar daun talas untuk membungkus pendap sebelum kemudian dibalut daun pisang.

Cara membuatnya pun cukup sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan bumbu rempah yang telah dihaluskan, seperti asam kandis, kunyit, ketumbar, lengkuas, merica, bawang merah, bawang putih, garam, sedikit gula, dan cabai. Bumbu halus ini kemudian dicampur dengan parutan kelapa muda.

Setelah tercampur baik, letakkanlah bumbu ini di atas daun talas. Selanjutnya susun daging ikan yang telah dipisahkan dari durinya di atas daun talas yang telah bertabur bumbu. Umumnya, jenis ikan laut seperti kakap merah, kembung, dan gulama, dipilih sebagai bahan utama. Alasannya karena ikan-ikan ini berdaging padat.

Jika daging ikan sudah diletakkan di atas adonan bumbu rempah, bungkuslah dengan daun talas berlapis-lapis. Setelah itu, bungkus dengan daun pisang dan ikat agar tidak mudah lepas saat dikukus. 

Dilansir dari Indonesia.go.id, penggunaan ikan berdaging padat juga bertujuan agar menghasilkan tekstur pendap yang gurih. Lagipula daging tak mudah hancur saat diolah bersama balutan aneka bumbu rempah tadi. 

Di masa lampau, daging ikannya harus diendapkan atau disimpan selama semalam agar ketika dilapisi bumbu rempah bisa mudah menyerap. Proses fermentasi seperti ini yang kemudian menjadi nama masakannya.

Keunikan lain dari pendap adalah dari lamanya proses pengukusan. Jika umumnya pepes hanya dikukus atau dipanggang paling lama 30 menit, maka pendap harus dikukus hingga 8 jam. 

Selain agar tak mudah basi, pengukusan berjam-jam ini bertujuan untuk menghilangkan zat oksalat yang terdapat pada batang daun talas. Karena, jika dikonsemsi secara mentah ia beracun dan menyebabkan gatal-gatal. 

Proses pengukusan hingga berjam-jam ini akan menghasilkan masakan pendap yang layak dikonsumsi. 

Pendap cocok dijadikan lauk makan nasi yang bisa meningkatkan selera makan. Makanan khas Bengkulu ini juga populer dijadikan oleh-oleh wisatawan. Pendap sering dinikmati sebagai lauk dalam sesi makan keluarga. Sementara itu pada masa lalu pendap sering disajikan pada upacara adat. Selain itu, pendap juga dapat langsung dikonsumsi layaknya kita mencicipi sepotong kue. 

Gurihnya pendap bahkan yang telah membuat Presiden pertama RI, Soekarno jatuh hati dan menjadikannya sebagai makanan favorit ketika menjalani masa pengasingan di Bumi Rafflesia, pada kurun 1938 hingga 1942.

5 alasan untuk merasa optimis tentang perjalanan di tahun 2020

this formate

JAKARTA. bisniswisata.co.id: Sebagai travellers, kami selalu optimis. Bagaimana tidak? Bahkan sebelum kegagalan COVID melanda, bepergian menuntut tingkat optimisme tertentu.

Sisi yang kurang mempesona dari perjalanan berarti pergi ke tempat-tempat asing tanpa mengenal siapa pun, berinteraksi dengan orang-orang yang tidak dapat berbicara bahasa kita, dan bahkan berhati-hati untuk menghindari penipuan.

Bepergian selalu memiliki risiko, namun untuk beberapa alasan yang tidak jelas, kami tetap melakukannya. Untuk traveling di tahun mendatang, kami memang punya alasan untuk optimistis. 

Janji vaksinasi COVID

Pengujian yang diselaraskan, dan paspor kesehatan digital akan membuat perjalanan menjadi prospek yang menarik sekali lagi. Dilansir dari Wego.co.id, mempelajari informasi perjalanan terbaru, melihat prediksi para ahli tentang travel di tahun 2021, dan menganalisis tren untuk memberi Anda lima alasan untuk merasa optimis tentang perjalanan di tahun 2021.

1.Vaksin COVID-19 akan datang

Perkembangan terbaru kandidat vaksin COVID-19 telah mendominasi pembicaraan tentang pandemi dan masa depan travel. Semakin banyak perusahaan melaporkan keberhasilan tinggi pada kandidat vaksin mereka.

Tentu saja, lebih banyak uji coba sedang dilakukan. Meskipun ada suara yang meragukan keefektifan vaksin saat ini, faktanya tetap bahwa kami semakin dekat untuk memberikan solusi.

Kami tetap optimis bahwa vaksin yang akan datang yang memungkinkan kami untuk sekali lagi menjelajahi dunia dengan aman.

2.Prosedur pengujian yang lebih baik dan pembuatan kebijakan secara keseluruhan

Sementara tes RT-PCR masih menjadi standar emas dalam hal pengujian, pengujian antigen cepat telah terbukti akurat dan jauh lebih cepat dilakukan daripada tes RT-PCR. 

Administrasi massal tes cepat kemungkinan akan menghilangkan kebutuhan akan penguncian dan periode menunggu lama bagi para pelancong.

Dengan data dan fakta yang solid yang menjadi fondasi, pengujian cepat dan vaksin akan memainkan peran utama dalam merumuskan solusi yang efektif dan efisien untuk menjaga kesehatan masyarakat dengan biaya sosial dan ekonomi yang minimal.

  1. Munculnya paspor COVID digital

Persyaratan ketat maskapai dan pemerintah terkait tes dan vaksinasi (saat tersedia) berarti bahwa metode verifikasi dan validasi persyaratan tersebut hanya akan berkembang menjadi lebih efisien pada tahun 2021.

Paspor COVID digital adalah aplikasi yang memungkinkan kami mengunggah kredensial COVID kami dan meneruskannya ke pihak berwenang dengan cara yang cepat dan efisien. 

Dengan cara ini, paspor digital juga akan memungkinkan travellers untuk menghindari karantina saat kedatangan yang sangat ditakuti atau pengujian lebih lanjut yang tidak perlu. 

Paspor COVID ini mungkin pada akhirnya akan diadopsi tidak hanya oleh maskapai penerbangan dan otoritas perbatasan, tetapi juga oleh hotel, restoran, dan tempat lain di mana orang cenderung berkumpul dalam jumlah besar. 

Saat ini, banyak grup sedang mengerjakan aplikasi ini dan mungkin akan siap untuk digunakan secara luas dalam waktu dekat.

4. Agen travel akan membuat perjalanan lebih baik dan lebih aman

Travel agent jauh dari masa lalu; Para pelancong saat ini lebih menghargai pemecahan masalah dan dukungan, terutama pada perjalanan yang lebih jauh, peran yang kami lihat akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Travel agent  mendesain ulang pengalaman perjalanan untuk pelanggan mereka dengan memperhatikan risiko dan kecemasan yang ditimbulkan oleh pandemi. 

Mengingat sejumlah ketidakpastian yang terus berlanjut, kami yakin bahwa semakin banyak travellers akan bergantung pada perusahaan travel untuk kebutuhan perjalanan mereka di masa mendatang.

  1. Bangkitnya wisatawan yang sadar

Di tahun 2021 yang akan datang, kami menganti-sipasi munculnya pelancong yang sadar: seorang traveller yang jauh lebih perhatian dan empati tentang perjalanan yang mereka lakukan. 

Seorang traveler yang benar-benar peduli dengan jejak polusi yang mereka tinggalkan, lebih menghormati lingkungan, penduduk lokal, dan tidak sembrono dalam pengeluaran mereka.

Memang benar bahwa banyak dari kita yang ingin merasakan kembali kegembiraan dan kebebasan yang terkait dengan perjalanan, tetapi kami ingin berpikir bahwa penghentian travel saat ini setidaknya telah memungkinkan kita untuk merenungkan apa arti sebenarnya dari perjalanan. 

Meskipun tidak ada yang salah dengan melakukan perjalanan karena prestise sosial dan suka di Instagram, pelancong yang sadar akan, di masa depan, memulai perjalanan yang bermakna yang benar-benar membutuhkan upaya dan risiko yang terlibat.

Meskipun bepergian tidak lagi sama, itu belum tentu hal yang buruk. Saat kita menyaksikan planet pulih, tingkat polusi turun drastis, dan kota-kota menjadi lebih mengantuk, pandemi COVID-19 memang memberi kita pelajaran yang sangat berharga. 

Oleh karena semakin banyak orang yang menyadari bahwa bepergian adalah hak istimewa dan bukan hak, pandangan kami tentang masa depan perjalanan adalah optimistis.

 

The Amazing You, 12.000 Partisipan Gelorakan Indonesia Berkarakter 2020

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: The Amazing You. sebuah training memukau untuk maksimalkan potensi yang sudah diberikan Allah SWT dan optimalkan segala kemampuan yang ada akan dilaksanakan kembali pada Sabtu-Minggu (12-13/12/2020) by Zoom Meeting bersama Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, CEO ESQ Group.

Event yang mengusung tema ‘Unlock Your Power’ tersebut diharapkan menjadi semarak penutupan akhir tahun yang lebih gembira, serta menjadi spirit dan penyemangat bagi bangsa Indonesia di tahun 2021.

Mengingat saat ini kondisi seluruh dunia sedang dihadapi era VUCA dan wabah COVID-19, event The Amazing You ini dapat memberikan energi-energi positif serta sebagai penyejuk hati, jiwa, dan pikiran.

“Unlock Your Power, dalam diri manusia sudah terdapat energy untuk mencapai kesuksesan. Akan tetapi banyak yang tidak tahu cara menggunakannya, itu yang menjadikan Amazing You menjadi istimewa,” ujar Ary.

Inilah yang menjadi kepedulian Ary selaku pakar pembangunan karakter. Karakter yang kuat sebelum terjun ke dunia kerja dan membangun Indonesia akan memberikan dampak yang positif.

Terlebih lagi, The Amazing You adalah portal untuk wujudkan mimpi Indonesia berkarakter 2020, yang nantinya menjadi langkah menuju Peradaban Indonesia Emas 2045

Training The Amazing You Batch 1 telah digelar pada tahun 2018 di ICE BSD, Tangerang, yang diikuti lebih dari 10.000 orang dari berbagai negara yakni Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Belanda.

Mereka datang dari berbagai klaster seperti penyanyi, artis, BUMN dan non, lembaga-lembaga, masyarakat umum, mahasiswa, dan sebagainya yang mayoritas kaum milenial. Acara tersebut berhasil mendapatkan rekor MURI sebagai training dengan peserta corporate terbanyak yakni 104 korporasi.

“Bayangkan jika karakter tidak baik, ketika dalam keadaan down bukan kreativitas yang lahir, melainkan pikiran-pikiran negative. Kita tidak mau Indonesia anak mudanya akrab dengan narkoba ketika terpuruk, akrab dengan miras. Tetapi anak muda Indonesia adalah anak muda yang produktif dan kreatif serta memiliki karakter,” lanjut Ary Gijanjar.

The Amazing You menjadi bagian dari langkah besar pembangunan karakter di era VUCA dimana teknologi robotic menjadi pesaing manusia. Karakter bisa menjadi satu-satunya anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia.

“Ini akan menjadi training yang luar biasa, Training ESQ The Amazing You mengajak kita menutup akhir tahun ini dengan kekuatan jiwa yang luar biasa dan menyongsong tahun 2021 dengan semangat membara dalam diri kita,” ujar CEO ESQ Group.

Menurut Desyana Hermala Direktur Sales Retail ESQ, sudah lebih dari 12.000 orang yang mendaftar. Para peserta akan terbagi menjadi 10 monitor (10 link zoom) @1000 orang per link dengan high tech berkualitas tinggi.

“Meskipun online, acaranya tak kalah menarik dengan yang offline. Kami persiapkan semaksimal mungkin untuk training besar selama 2 hari ini,” tuturnya.

Desy juga mengatakan bahwa selama 2 hari memiliki tema materi dan pakaian yang berbeda. Hari pertama peserta mengenakan pakaian olahraga dan difokuskan untuk menemukan musuh tersembunyi di dalam diri yang menjadi penghambat kesuksesan.

Sedangkan di hari kedua peserta dianjurkan untuk mengenakan pakaian ala super hero karena peserta akan diajak melakukan perjalanan ala film superhero, “THE FINAL GAME”.

Kegiatan ini di sponsori oleh Pupuk Indonesia Holding Company, Kaltim Methanol Industri, Pos Indonesia, Wardah, Republika, Tempo.co, detik.com, dan lainnya.

Kopilot Cafe, KFI Yogya Selenggarakan Workshop Fashion Fotografi

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Model & Fashion Photography Workshop  digelar di Kopilot Cafe libatkan  Komunitas Fotography Indonesia ( KFI) dan desainer untuk mendukung kegiatan fashion di DIY, kata Veni Indrayani, penyelenggara kegiatan, hari ini.

” Kegiatan fashion di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota wisata marak dan banyak melahirkan desainer kreatif. Untuk itu perlu di dukung oleh komunitas seperti KFI yang mendukung kegiatan fashion,” ujarnya.

Veni Indrayani sebagai pemberi materi mengatakan bahwa selain belajar teori bagaimana tips memotret model yang tengah berjalan di atas Catwalk juga bisa praktek langsung karena acara ini juga meriahkan dengan fashion show.

” Senang rasanya karena didukung oleh salah satu designer yang cukup terkenal di jogja yaitu Designer Ramadhani Kadir, dengan Brand “Touch Of Ramadhani”

Dia juga juga turun langsung memperagakan karya desainer itu di Kopilot Cafe, kawasan Jalan Taman Siswa, Yogyakarta bersama empat model lainnya di tempat yang welcome untuk acara-acara kekinian  dan pemilik  Cafe juga salah satu anggota KFI yaitu Heru.

Ide segar Veni Indrayani untuk membuat workshop fotografi fashion ini disambut baik Desta sebagai Ketua KFI Yogya dan pemilik Cafe Heru. Bahkan Veni juga  kini dilibatkan menjadi pengurus KFI Kota Yogya yang menangani fashion.

Di dampingi Vien, salah satu model, Veni bercerita sempat sekolah modelling meski tinggi badannya tidak memenuhi syarat untuk jadi peragawati profesional karena kurang dari 170 cm. Tinggi standar untuk model catwalk/runway adalah perempuan 175 cm, dan laki-Iaki 185 cm.

Namun dia tidak berkecil hati dan memadukan hobi Fotografi dengan pengetahuannya di dunia fashion sehingga bisa berbagi pengetahuan dengan rekan-rekan KFI Yogya untuk lebih memahami tekhnik pengambilan foto saat model berjalan atau pose di runway.

Melalui kegiatan ini Veni dan tim penyelenggara juga mendorong kaula muda yang ingin terjun sebagai model mesti tidak memiliki tinggi badan ideal untuk rutin berlatih dan berbagi pengetahuan di Kopilot Cafe.

” Insya Allah saya tahu basic di dunia permodelan dan saya yakin mampu mewujudkan suatu karya yang bertujuan membantu teman yang ingin belajar di dunia modelling. Karena jiwa saya seorang seniman, saya selalu ingin berkarya dalam bidang apapun yg ada hubungannya dengan seni,” 

Tempat untuk sesi foto shoot di support oleh Studio Tukang Photo Palsu yang owner  masih  sama dengan Kopilot Cafe yaitu Heru. Serta ada Aura Bintang Management yang akan memberikan wadah untuk mereka yang ingin  berkarya atau menjadi talent di dunia perfilman dan iklan. 

” Semoga bisa menjadi wadah untuk teman-teman yang ingin sharing dan belajar bersama di dunia Modeling. Harapan saya bisa membantu semua orang yang ingin berkarya di bidang kesenian,” tutup Veni.

 

Arirang  Meluncurkan Variant Baru Rice Flour Series

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bagi yang suka  masak dan kulineran, bisa segera berkreasi karena  Arirang  yang selama ini telah dikenal sebagai merk mie korea di Indonesia saat ini telah mengembangkan varian product untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang selalu ingin hal baru dan yang sesuai dengan selera mereka.

PT. Jakarana Tama sebagai produsen dari Brand Arirang yang selalu menjaga mutu dan kualitas sehingga product varian baru ini pun juga dengan kualitas terbaik.

Vicktorio Haryono, Product Manager perusahaan itu mengatakan pihaknya  tetap mengutamakan kehalalan bagi umat muslim sebagai konsumen mayoritas di Indonesia. ” Jadi telah dilengkapi oleh sertifikasi Halal dari MUI.,” ujarnya.

Varian product baru tersebut adalah Rice Flour Series yang terdiri dari 3 variant, Arirang Bulgogi Rice Vermicellli, Arirang Curry Rice Vermicellli dan Arirang Bone  Marrow Rice Noodle. 

Ketiga varian tersebut diharapkan akan menjadi favorit baru bagi konsumen penggemar makanan yang Gluten Free, praktis tapi bisa mengenyangkan.

” Soalnya varian baru  ini  memang dibuat dari bahan-bahan tepung beras yang terbaik dan berkualitas menjadikan rasa dan texture yang tidak diragukan lagi kelezatannya. Tepung beras sangat baik untuk kesehatan usus,” ujarnya.

Arirang Bulgogi Rice Vermicellli adalah bihun goreng dengan rasa dan aroma bulgogi atau daging panggang yang sangat menggoda selera makan dilengkapi dengan toping wijen yang banyak manfaatnya bagi kesehatan, salah satunya adalah melancarkan pencernaan.

Sedangkan Arirang  Curry Rice Vermicellli adalah bihun soup dengan rasa dan aroma curry terbuat dari kunyit yang dipercaya sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, karena kandungan kurkumin pada kunyit bermanfaat sebagai antioksidan dan menjaga sistem kekebalan.