Menikmati Acara Majelis Bersanding Pengantin Zee dan Hafizan di Brunei 

this formate

BANDAR SERI BEGAWAN, bisniswisata.co.id: Sebagai undangan pengantin yang masuk dalam daftar keluarga inti, maka kami tiba di Hotel Aman Hills, Bandar Seri Begawan, Brunei, sehari sebelumnya. Bersama Wiwiek Widyawati, kami berdua dari Jakarta, Indonesia ditempatkan satu kamar.

Terkejut juga saat check-in di lobby hotel model ruko dan tak terbayang dengan fasilitas ruang pertemuan besar yang ada. Begitu check-in di lantai tiga ternyata pararel dengan hall besar tempat pernikahan, kolam renang untuk olahraga dan ruang makan pagi di satu lantai, kami berdua langsung masuk kamar untuk tarok barang dan langsung turun ke lantai dasar.

Besoknya, hari Minggu, adalah acara Majelis Akad Nikah dan Majelis Sanding  dari Zaahiyah binti Moddin dengan Hafizan calon pengantin pria yang berlangsung di Aman Hills Hotel,  Bandar Seri Begawan mengundang sedikitnya 700 undangan atau sekitar 1400 orang tamu.

Hotel menyatu dengan pusat perbelanjaan sehingga mencari camilan dan cuci mata melihat barang-barang yang di jual jadi tujuan. Dalam beberapa menit sudah bisa disimpulkan untuk pakaian kurang fashionable. Pantesan wisatawan Malaysia dan Brunei senang sekali belanja di Thamrin City, Jakarta.

Pulang window shooping, baru melongok lokasi kolam renang dan ruang pertemuan untuk perhelatan besok siang. Alamak besarnya ruangan untuk menampung 1500 an tamu. Setiap meja bulat diisi 10 kursi dan di tengah meja sudah tersedia tempat makan bulat lebar dari stainless steel,  gelas, piring, botol minuman soda serta peralatan sendok makan.

Di sinilah kami berjumpa dari keluarga pihak calon mempelai pria. Soalnya pengundang hajatan ini adalah orangtua pengantin wanita,  Dayang Hajah Salamah Binti Haji Awang Tengah dan suaminya Awang Haji Moddin Bin Ibrahim, keduanya mitra bisnis di produk kesehatan.

Tamu jauh dari Jakarta, Hilda Sabri dan Wiwiek

Tidak seperti resepsi pernikahan di Indonesia yang biasanya megah dengan aneka hiburan dan aneka makanan yang berlimpah, upacara pernikahan tradisional melayu atau yang biasa disebut Majlis Bersanding (Resepsi) relatif lebih sederhana. Namun, bukan berarti menjadi tidak istimewa.

Pernikahan tradisional Melayu di Brunei terdiri dari dari banyak upacara, yang biasanya dilakukan selama 2 minggu. Kehadiran kami hanya hadiri dua acara dari rangkauan kegiatan yaitu Malam Bebedak dan berinai dan dua hari kemudian mengikuti Majelis Akad Nikah dan Majelis Bersanding.

Tradisi lainnya hampir sama dengan Indonesia seperti lamaran, pertunangan, hantaran, malam berinai, malam melepas lajang, mandi-mandi, akad nikah dan berlangsungnya  resepsi pernikahan. Namun, saat ini banyak pengantin modern dan keluarganya yang hanya melaksanakan beberapa upacara saja, 

Nuansa biru muda dan hijau daun

Menghadiri pernikahan antara dua negara serumpun ini membuat saya merasa excited apalagi pas hari H, saya muncul di ruang resepsi lebih awal. Jadi setelah mengisi buku tamu dan mendapat souvenir, tamu akan disambut oleh  barisan ‘ Pagar Ayu dan Pagar Bagus ‘

Oiya, tak ada box untuk amplop uang bagi mempelai. Namun biasanya diberikan pada orangtua pengantin yang menunggu memberi salam saat tamu akan pulang. Jadi tamu melakukan salam tempel dengan amplop saat pamit pulang.

Rupanya keluarga pengantin pria memakai seragam bernuansa biru, maka tamu-tamu undangan dari pihak pria  juga memakai busana bernuansa biru dan tempat duduknya ada di sisi kanan. Sementara keluarga pengantin wanita bersama tamu-tamunya memakai busana bernuansa hijau daun dan duduk di sisi kiri 

Di Brunei, orang Melayu biasanya beragama Islam, jarang sekali menemukan Melayu non Muslim. Jadi saat menghadiri majlis seperti ini tamu biasanya diharapkan berpakaian sopan. Bagi masyarakat Melayu Brunei, umumnya wanita memakai Baju kurung dan yang laki-laki mengenakan Pakaian ala melayu.

Terdiri dari tunik tanpa kerah yang  berpotongan longgar dengan panjang minimal menutupi pantat sampai selutut. Dengan rok panjang. Budaya sarimbit alias mengenakan busana senada dengan pasangan atau keluarga juga ada di sini lho. Banyak sekali suami istri yang mengenakan baju kurung dan baju cara melayu senada sekaligus dengan anak-anaknya.

Kebayang kan kostum yang kami kenakan jauh berbeda karena saya mengenakan kaftan kuning, mbak Wiwiek pakai gamis bahan dasar hitam dengan selendang merah. Kalau nggak punya baju kurung atau baju cara  Melayu boleh pakai baju yang sopan, seperti batik, kaftan, gamis, dress, celana panjang kain

Terlihat juga budaya sarimbit alias mengenakan busana senada dengan pasangan atau keluarga.Banyak sekali suami istri yang mengenakan baju kurung dan baju cara melayu senada sekaligus dengan anak-anaknya. Kadang ada yang senada warnanya aja dan ada yang benar-benar kembaran warna kain sampai motif sinjang. 

Untuk resepsi pernikahan Melayu umumnya diadakan siang hari, tamu diharapkan hadir mulai pukul 11.00 – 13.00. Ketepatan waktu ini sangat penting karena pihak keluarga sebelum akad nikah ada acara hantaran dibawakan oleh belasan pasangan remaja.

Namanya juga hantaran dari pihak lelaki pada pengantin wanita, nampak sekali bentuk hantarannya penuh cinta karena baki berisi kotak-kotak permen coklat berbentuk  L O V E juga bertuliskan H love Z, Hafizan love Zee panggilan Ziyyah yang merpakan karya seni dengan selera craft yang tinggi.

Begitu mendapat tempat duduk, silakan bergaul dengan teman di sebelah kanan dan kiri. Agak canggung memang kalau kita nggak kenal siapa-siapa di acara tersebut tapi ajaran agama selalu menekankan untuk silaturahim sehingga mulailah dengan senyum maka selanjutnya obrolan akan berjalan lancar.

Saya semeja dengan tamu dari Bintulun. kak Norliza bersama suami dan dua putrinya, saudara ibunda pengantin putri. Jauh sekali perjalanan darat yang mereka harus tempuh seperti jarak Jakarta-Jogya yang harus ditempuh 6 -7 jam untuk menghadiri resepsi pernikahan ini.

Bintulu ialah sebuah divisi administratif di negara bagian Serawak, Malaysia. Kota Bintulu ini mulai berkembang menjadi sebuah kota yang ramai sejak ditemukannya beberapa titik tambang gas alam, minyak bumi dan batubara. 

Kota Bintulu terkenal sebagai kota energi ke 2 di Serawak selain bandaraya Miri. Di kota ini terletak beberapa jalur dan pipa minyak milik Petronas.  Kami otomatis bertukar nomor handphone dan alamat rumah agar bisa menyambung silaturahim. Suami Norliza langsung berjanji tahun 2025 akan berwisata ke Indonesia dan akan menginap  di rumah kami.

Prosesi acara majelis resepsi

Setelah ruangan dipenuhi para tamu sekitar 1400 an orang, maka pengantin wanita masuk ruangan, begitu pula pengantin pria masuk secara terpisah bergantuan. Pengantin wanita didampingi ibu mertua dan ibu kandungnya langsung duduk di atas panggung.

Acara selanjutnya disusul iring-iringan muda- mudi membawa hantaran berjalan memasuki ruangan dan menyerahkannya pada pihak keluarga wanita dan di tata dekat panggung. Persis di bawah panggung ada meja dan deretan bangku untuk akad nikah yang disini disebut Majelis Akad Nikah. Hafizan, mempelai pria sudah siap di dampingi penghulu dan tokoh keluarga untuk melaksanakan akad nikah.

Seusai pengantin berdua duduk di pelaminan dan keluarga serta  tamu mendoakan pengantin dipandu seorang Ustadz atau pihak keluarga yang dituakan. Kemudian tamu akan menikmati hidangan pesta yang sudah disajikan di setiap meja. Biasanya yang duduk di pelaminan hanyalah pasangan pengantin, sementara orang tua akan duduk bersama keluarga di meja prasmanan.

Rata-rata hidangan di meja ini terdiri dari nasi putih, 2 sampai 3 macam lauk seperti tumis, semur daging, rendang dan potongan jeruk mandarin yang manis. Tersedia pula  air mineral serta minuman bersoda.  Semua ini disajikan secara prasmanan di meja tempat kita duduk. Kita bisa mengambilnya sendiri sesuai dengan kemampuan kita makan.

Dalam konteks acara majlis bersanding, pihak keluarga dipimpin ibu/bapak mempelai bisa mendatangi tamu-tamu yang datang dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka.

Begitu makan selesai, keluarga pengantin akan memberi tahu bahwa seluruh rangkaian peristiwa telah berakhir. Para tamu dipersilakan untuk mengambil foto bersama dengan kedua pengantin atau bisa meninggalkan ruangan. 

Kedua orangtua mempelai kemudian berdiri di pintu keluar mengucapkan salam perpisahan sekaligus menerima angpao jika tamu imgin memberikannya. Inilah salah satu alasan mengapa para tamu dari pengantin laki-laki dipisah dengan tamu-tamu dari pengantin perempuan. 

Acara joget-joget tetap ada seperti di Indonesia, tapi kali ini kami lakukan dengan segelintir panita dari pengantin karena jam 14.00 teng ruangan ball room sudah harus dihias kembali untuk penyewa berikutnya.

Jadilah waktu 30 menit kami manfaatkan untuk joget melayu, berdangdut ria dan berpisah dengan lagu untuk pengantin dari Maliq D’Essentials Kita Bikin Romantis .

Kita bikin romantis, bikin paling romantis. Sambil bermain mata, turun ke hati, hatinya jatuh.

Kita bikin romantis yang paling romantis Sambil gandengan tangan, hati pelukan di angan syahdu….” Happy Wedding Day Zee dan Hazfian…….

 

Blue Diamond Resorts Bergabung dengan Jaringan Pertukaran Interval dengan Enam Properti All-inclusive Kelas Dunia

this formate

ATHENA,  bisniswisata.co.id : Interval International perusahaan keanggotaan perjalanan terkemuka, telah menyambut enam resor mewah lengkap dalam portofolio Blue Diamond Resorts (BDR) ke jaringan bursa globalnya.

Dengan lokasi tepi pantai yang indah di Meksiko dan Republik Dominika, anggota Interval International kini memiliki akses ke properti unik ini.

Resor tersebut meliputi Royalton CHIC Cancun, Royalton Splash Riviera Cancun, Royalton Riviera Cancun, Royalton CHIC Punta Cana, Royalton Bavaro, dan Planet Hollywood Cancun

Dilansir dari traveldailynews.com¸ Sebagai bagian dari afiliasi baru ini, anggota Prime Travelers Club by BDR di enam resor ini akan bergabung dengan Interval International dan memperoleh akses ke berbagai manfaat perjalanan dan rekreasi.

Ini termasuk kemampuan untuk menukar poin liburan dengan menginap di resor di jaringan Interval yang mencakup sekitar 3.200 properti afiliasi di seluruh dunia.

“Hubungan jangka panjang kami dan kepercayaan yang telah kami bangun dengan pimpinan di BDR menjadi katalisator terwujudnya kesepakatan ini,” kata Marcos Agostini , wakil presiden eksekutif dan direktur pelaksana di Interval International.

“Selama bertahun-tahun, kami telah bekerja sama erat dengan tim yang hebat ini dan kini, kami berharap dapat membantu mereka menjalankan bisnis dan menyediakan rangkaian lengkap produk dan layanan luar biasa bagi para anggotanya melalui penawaran Interval.” ungkapnya.

Afiliasi yang menarik dengan Interval International ini semakin meningkatkan nilai yang kami tawarkan kepada anggota Prime Travelers Club.

Dengan bergabung, kami memberi para tamu akses tak tertandingi ke berbagai peluang wisata, memastikan bahwa pengalaman mereka di resor mewah kami jauh melampaui pantai,” kata Rinaldo Fernandez , Managing Director di Prime Travelers Club by BDR.

Dengan kesepakatan ini, anggota Prime Travelers Club akan terdaftar sebagai anggota Interval Gold® atau Interval Platinum®, yang memberi mereka akses ke banyak peluang pertukaran fleksibel serta manfaat dan layanan rekreasi dan gaya hidup.

Sebagai anggota Interval, wisatawan memiliki akses ke berbagai manfaat dan alat untuk membantu menciptakan pengalaman liburan yang tak terlupakan, termasuk pemesanan hotel dan penyewaan mobil dengan potongan harga, harga khusus untuk pelayaran, dan akses ke lebih dari 300.000 tur dan aktivitas di seluruh dunia.

Semua ini, selain jaringan pertukaran kepemilikan liburan yang terdiri dari merek perhotelan ternama dan resor independen yang unik seperti resor lengkap baru ini oleh Blue Diamond Resorts, membantu pelanggan Interval bepergian lebih sering dan ke lebih banyak tujuan daripada yang pernah mereka bayangkan.

Pernyataan CLIA Soal Langkah-langkah Spesifik Pengelolaan Pariwisata di Yunani

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id : Asosiasi Jalur Pelayan Internasional (CLIA) menerbitkan pernyataan mengenai langkah-langkah manajemen pariwisata khusus di Yunani yang diumumkan oleh Menteri Pariwisata Olga Kefalogianni .

Dilansir dari traveldailynews.com, pungutan sebesar 20 euro bagi pengunjung kapal pesiar ke kepulauan Santorini dan Mykonos selama musim puncak musim panas, tindakan lain yang diumumkan awal bulan ini untuk memerangi pariwisata berlebihan.         ( overtourism) akan berlaku tahun depan, kata Kefalogianni.

Yunani berencana untuk mengenakan retribusi sebesar 20 euro kepada pengunjung kapal pesiar ke pulau Santorini dan Mykonos selama musim panas puncak, dalam upaya untuk mencegah pariwisata yang berlebihan.

 “Kami menghargai keinginan Pemerintah untuk memastikan pariwisata yang seimbang dan berkelanjutan di Yunani. Kami menyambut baik komentar Menteri tentang pentingnya infrastruktur pelabuhan untuk meningkatkan arus pariwisata,” kata Kefalogianni.

Terutama keinginan untuk mempromosikan destinasi baru, yang sejalan dengan Rencana Aksi CLIA untuk Yunani, yang diadopsi tahun lalu. “Kami juga mengakui keinginan Pemerintah untuk meningkatkan pelabuhan domestik, mengingat dampak ekonomi yang besar yang ditimbulkannya,” tambahnya..

Pada saat yang sama, pihaknya  mendorong Pemerintah untuk mempertimbangkan potensi dampak ekonomi dari biaya penumpang baru pada pariwisata pesiar dan memperkuat seruan kami untuk konsultasi yang bermakna dengan operator pelayaran, kotamadya yang terkena dampak, pelabuhan, dan pemangku kepentingan pariwisata.

Pada tahun 2025, sistem manajemen tempat berlabuh baru akan diberlakukan di Santorini dan Mykonos. Oleh karena itu, kami mendesak Pemerintah untuk menerapkan biaya baru mulai tahun 2026 dan seterusnya dengan mempertimbangkan dampak sistem ini.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Pemerintah dalam inisiatif pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi pengunjung dan penduduk setempat”, demikian pernyataan CLIA. Yunani melaporkan rekor pendapatan pariwisata sebesar 20,6 miliar euro tahun lalu.

 

Forum dan Penghargaan Kepemimpinan Pariwisata Afrika Akhiri Jabatan 3 Tahun di Botswana

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id : Setelah tiga tahun berturut-turut di Botswana, Forum Kepemimpinan Pariwisata Afrika (ATLF) & Penghargaan ke-7 yang diadakan di The Grand Palm Hotel Casino Convention Resort di Gaborone, Botswana , dari tanggal 3 hingga 6 September 2024 berakhir dengan kesuksesan yang gemilang.

Dilansir dari traveldailynews.com, bertema “Memetakan jalur baru ke depan untuk perjalanan, pariwisata & investasi Intra-Afrika,” ATLF 2024 secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Botswana, Yang Terhormat Slumber Tsogwane .

Hadir pula Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB – Zurab Pololikashvili , Menteri Lingkungan Hidup dan Pariwisata, Botswana, Yang Terhormat Nnaniki Wilhemina Tebogo Makwinja dan sekretariat AfCFTA dan diselenggarakan oleh Organisasi Pariwisata Botswana  bekerja sama dengan Pariwisata PBB , AfCFTA, BDO dan Africa Tourism Partners .

Dalam pernyataannya saat pembukaan resmi ATLF 2024, Wakil Presiden Republik Botswana, Yang Terhormat Slumber Tsogwane mengakui peran penting ATLF sebagai

wahana dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh benua Afrika. “Forum Kepemimpinan Pariwisata Afrika adalah platform dialog Pan-Afrika yang menyatukan para pemangku kepentingan utama dari sektor perjalanan, pariwisata, perhotelan, dan penerbangan Afrika.

Tujuannya untuk membangun jaringan, berbagi wawasan, dan menyusun strategi untuk mengembangkan perjalanan dan pariwisata intra-Afrika sekaligus meningkatkan ekuitas merek destinasi Afrika”.

ATLF menjadi tuan rumah bagi pejabat tinggi pemerintahan pan-Afrika termasuk Kepala Negara, Menteri, pejabat tinggi pemerintahan Afrika di bidang pariwisata, pembuat kebijakan, Direktur Pariwisata.

Begitu pula, Badan Pembangunan, Sekretaris Utama dan Tetap, CEO dan eksekutif perusahaan perjalanan, pariwisata, penerbangan, pemuda, perusahaan rintisan, wanita di bidang pariwisata, perusahaan perjalanan dan perhotelan.

ATLF 2024 didahului oleh Sesi Bisnis-ke-Bisnis Perjalanan dan Pariwisata Intra-Afrika, Pameran, Pameran Destinasi, dan Kelas Master MICE Wirausaha. Forum tersebut, dihadiri oleh lebih dari 800 delegasi fisik dan lebih dari 2000 delegasi virtual secara kumulatif selama empat hari dari lebih dari 95 negara.

ATLF 2024 menyelenggarakan Africa Tourism Leadership Awards dalam 9 kategori, yang mengakui kontribusi progresif individu dan organisasi terhadap industri pariwisata Afrika.

Pemenang dipilih berdasarkan pencapaian luar biasa mereka dalam keberlanjutan, inovasi, kewirausahaan, dan keterlibatan masyarakat.

Roger Foster , CEO dan MD Airlink , Afrika Selatan memenangkan Destination Africa – Lifetime Award sementara  Keitumetse Setlang , CEO, Botswana Tourism Organisation dan Elcia Grandcourt , Direktur, Africa Department, UN Tourism menerima penghargaan pengakuan khusus atas kontribusi besar mereka terhadap pertumbuhan pariwisata di Afrika.

Selain itu, pemenang Africa Youth in Tourism Innovation Challenge diumumkan di ATLF. Joseph Owiredu dari Ghana muncul sebagai pemenang sementara Rosalia Haufiku Laudika dari Namibia dan Ajena Jafar masing-masing meraih posisi juara 1 dan 2.

Africa Youth in Tourism Innovation Challenge bertujuan untuk memberdayakan kaum muda untuk mengembangkan proyek mereka dari ide hingga penerapan solusi yang dapat dibiayai di sektor pariwisata dan teknologi perjalanan.

Lodgify Rangkum Musim Panas 2024 untuk Persewaan Jangka Pendek di Amerika0

this formate

Kamp Pemerintah, Gunung Hood, Oregon.

ATHENA, bisniswisata.co.id : Lodgify  platform persewaan liburan untuk tuan rumah independen dan manajer properti, merilis laporan berbasis data musiman yang mengevaluasi kinerja industri persewaan jangka pendek AS selama musim panas 2024.

Dilansir dari traveldailynews.com, berdasarkan lebih dari 412.000 pemesanan di AS antara hari libur Memorial Day dan Hari Buruh tahun 2023 dan 2024, termasuk pemesanan langsung, Airbnb, Vrbo, Booking.com, Expedia, Google Vacation Rentals, dan OTA lainnya.

Sorotan utama dari laporan tersebut meliputi:

  • Tingkat hunian musim panas naik rata-rata 2,9% , dengan pertumbuhan tahun ke tahun terbesar terlihat pada pemesanan bulan Agustus.
  • Tarif harian rata-rata (ADR) untuk musim panas naik 3,5% tahun ini , dengan ADR $366 dibandingkan dengan $354 pada tahun 2023.
  • Pemesanan pada menit terakhir terus menjadi norma musim panas ini, dengan 30% pemesanan dilakukan dalam waktu seminggu dari tanggal kedatangan tamu.
  • Rata-rata lama menginap (ALOS) tetap tidak berubah dari tahun ke tahun kecuali untuk jenis properti tertentu: Hotel & Resor naik 14,2% dan 12% untuk Berkemah & Glamping.
  • Persewaan berkemah & glamping telah meningkat dari tahun ke tahun dalam ADR sebesar 13,6% , tertinggi dari semua jenis properti di Lodgify. Sementara itu, ALOS untuk Rumah & Vila turun 2,7% , yang berpotensi menunjukkan pergeseran preferensi wisatawan ke pengalaman akomodasi yang lebih unik.
  • Akhir pekan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat merupakan hari libur musim panas yang paling populer , dengan jumlah pemesanan 1,9% lebih banyak daripada akhir pekan Hari Buruh dan 3% lebih banyak daripada akhir pekan Hari Peringatan.
  • Texas adalah negara bagian paling populer untuk pemesanan persewaan liburan , dengan empat kota muncul dalam ulasan Lodgify tentang lima belas destinasi yang paling banyak dipesan.

Awal tahun ini, perusahaan meluncurkan Lodgify y Dynamic Pricing , fitur bawaan yang dirancang untuk membantu profesional penyewaan jangka pendek mengoptimalkan tarif mereka dengan mudah dan tetap unggul dalam permintaan pasar yang berfluktuasi. 

Algoritme cerdas fitur ini memungkinkan pelanggan Lodgify untuk secara otomatis menyesuaikan harga per malam mereka dengan menganalisis data waktu nyata dan tren pasar lokal, yang menghasilkan peningkatan pemesanan dan pendapatan rata-rata sebesar 20%.

 

MATRADE Sasar Jualan RM3.5 Bilion Di MIHAS 2024

this formate

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id:   Seiring dengan terus melonjaknya permintaan global akan produk halal, Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) memiliki rencana ambisius untuk Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) mendatang.

Berlangsung pada 17-20 September 2024, acara yang sangat dinanti ini bertujuan untuk menghasilkan penjualan sebesar RM3,5 miliar, naik dari RM3,2 miliar tahun lalu.

Dilansir dari halaltimes.com, diselenggarakan di Pusat Perdagangan dan Pameran Internasional Malaysia (MITEC), MIHAS terus mengukuhkan posisinya sebagai acara perdagangan halal terbesar di dunia, menyediakan platform bagi para pemimpin industri, inovator, dan pengusaha untuk memamerkan produk dan layanan mereka.

Penjualan di MIHAS 2024: Menetapkan Tolok Ukur Baru

Di bawah kepemimpinan dinamis Ketua Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican, MATRADE menetapkan tolok ukur baru untuk penjualan di MIHAS 2024, menargetkan partisipasi dan keterlibatan yang lebih tinggi dari para peserta pameran dan pembeli.

Edisi 2024 diharapkan menjadi yang terbesar sejauh ini, dengan 1.400 peserta pameran dan 330 pembeli internasional dari 66 negara. Ini merupakan peningkatan yang signifikan dari 1.040 peserta pameran tahun lalu dan 231 pembeli dari 44 negara. 

Menurut Reezal Merican, partisipasi peserta pameran dan pembeli internasional berkualitas tinggi merupakan indikator kuat dari pengaruh acara yang semakin besar.

“Dengan meningkatnya partisipasi dan kualitas peserta pameran dan pembeli yang kami lihat, saya yakin bahwa MIHAS 2024 tidak hanya akan memenuhi tetapi juga melampaui target penjualan kami,” ujarnya dalam wawancara baru-baru ini dengan Bernama setelah tampil di program Ruang Bicara di Bernama TV.

Optimisme ini mencerminkan pertumbuhan keseluruhan pasar halal global, yang diproyeksikan mencapai US$5 triliun pada tahun 2030. Karena permintaan akan produk bersertifikat halal melampaui negara-negara mayoritas Muslim, MIHAS memainkan peran penting dalam memfasilitasi pertukaran barang dan jasa halal global.

Peran Strategis Malaysia di Pasar Halal

Kepemimpinan Malaysia di pasar halal didasarkan pada standar sertifikasi halal yang diakui secara global, yang memberikan jaminan kepada konsumen dan pelaku bisnis bahwa produk memenuhi persyaratan halal yang ketat. 

Reputasi ini menjadikan Malaysia sebagai pusat alami perdagangan halal, dan MIHAS berfungsi sebagai platform utama untuk mempromosikan kekuatan Malaysia di sektor ini.

Sertifikasi Halal Malaysia merupakan salah satu yang paling ketat dan tepercaya di dunia, dan kredibilitas ini memberi MIHAS keunggulan kompetitif dalam menarik pembeli internasional. 

Posisi strategis negara ini di pasar halal global semakin diperkuat oleh upaya berkelanjutan untuk berinovasi dan beradaptasi dengan tren yang sedang berkembang, termasuk fintech halal, pariwisata ramah Muslim, dan integrasi praktik berkelanjutan.

Program Pengadaan Internasional (INSP)

Landasan MIHAS adalah Program Pengadaan Internasional (INSP), yang memfasilitasi interaksi langsung antara penjual lokal dan pembeli internasional. Dijadwalkan pada 18 September 2024, INSP tahun ini diharapkan dapat menarik 20 pembeli premium dari 13 negara, termasuk pasar utama di Timur Tengah, Eropa, dan Asia.

INSP memainkan peran penting dalam menghasilkan bisnis bagi perusahaan lokal, memberi mereka peluang untuk mengakses pasar baru. Menurut Datuk Seri Reezal Merican, “Interaksi yang terfokus ini diharapkan dapat menghasilkan nilai sumber daya potensial sebesar RM1,7 miliar, menjadikannya kontributor signifikan terhadap target keseluruhan kami.”Guiapal

Keberhasilan INSP dibangun atas kemampuannya untuk membina hubungan bisnis yang menguntungkan bagi pemangku kepentingan lokal dan internasional. Bagi bisnis lokal, program ini membuka pintu ke pasar ekspor yang menguntungkan, sementara pembeli internasional memperoleh akses ke produk dan layanan halal berkualitas tinggi.

Mempromosikan Pengusaha Lokal

MIHAS bukan sekadar platform untuk perdagangan internasional;  Acara ini juga menjadi batu loncatan bagi para pengusaha lokal yang ingin berekspansi secara global. Dengan memberi mereka akses langsung ke pembeli dan investor internasional, MIHAS membantu memperkuat ekonomi nasional melalui ekspor.

Keterlibatan para pengusaha lokal merupakan bagian penting dari strategi MIHAS untuk mendukung pertumbuhan industri halal Malaysia. Banyak usaha kecil dan menengah (UKM) di Malaysia telah berhasil berekspansi ke pasar internasional berkat paparan dan peluang yang diberikan oleh MIHAS. 

Selain peluang perdagangan, acara ini menawarkan sumber daya pendidikan, termasuk seminar dan lokakarya yang dirancang untuk membantu para pengusaha lokal meningkatkan praktik bisnis mereka dan tetap kompetitif di pasar global.

Klaster Industri dan Fokus Tematik

MIHAS tahun ini, bertema “Globalisasi Inovasi Halal”, akan mencakup 14 klaster industri. Klaster-klaster ini dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan pasar halal, memastikan representasi industri yang komprehensif. 

Klaster-klaster tersebut meliputi makanan dan minuman, keuangan Islam, farmasi, kosmetik, pariwisata ramah Muslim, e-commerce, dan pendidikan, antara lain.

Penawaran yang beragam ini menggarisbawahi komitmen MIHAS untuk tetap menjadi yang terdepan di pasar halal, menangani sektor tradisional dan industri yang sedang berkembang. 

Salah satu hal yang menjadi sorotan acara tahun ini adalah peningkatan fokus pada solusi inovatif yang mengatasi tantangan rantai pasokan halal global yang berkembang pesat dan semakin kompleks.

Seminar dan Lokakarya Edukasi

MIHAS 2024 bukan hanya tentang perdagangan; tetapi juga tentang berbagi pengetahuan dan pengembangan kapasitas. Acara ini akan menampilkan serangkaian seminar dan lokakarya, yang dirancang untuk mendidik peserta tentang tren, inovasi, dan tantangan terbaru dalam industri halal. 

Dipimpin oleh para pakar dan pemimpin pemikiran global, sesi-sesi ini akan membahas berbagai topik, termasuk perilaku konsumen, dinamika pasar, dan kemajuan teknologi di sektor halal.

Aspek edukasi MIHAS memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi para peserta, memberi mereka pengetahuan dan perangkat yang mereka butuhkan untuk meraih kesuksesan di pasar yang semakin kompetitif. 

Sesi-sesi ini diharapkan dapat menarik berbagai peserta, mulai dari pemimpin bisnis dan pembuat kebijakan hingga wirausahawan dan akademisi.

Peluang Berjejaring yang Tak Tertandingi

MIHAS diharapkan dapat menarik lebih dari 40.000 peserta, menawarkan peluang berjejaring yang tak tertandingi bagi para pemimpin industri, inovator, dan pembuat kebijakan. Beragamnya peserta menciptakan landasan yang subur untuk membentuk kemitraan baru dan memperkuat kemitraan yang sudah ada.

Acara ini berfungsi sebagai titik temu global bagi para pemangku kepentingan industri halal, memfasilitasi kolaborasi lintas industri yang sangat penting bagi pertumbuhan terpadu ekosistem halal. 

Baik itu membentuk kemitraan untuk berekspansi ke pasar baru atau berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan, peluang berjejaring di MIHAS tak tertandingi dalam industri halal.

Fokus pada Keberlanjutan dan Praktik Etis

Sejalan dengan tren global, MIHAS 2024 akan memberikan penekanan kuat pada keberlanjutan dan praktik etis dalam industri halal. Ini termasuk mempromosikan produk ramah lingkungan, mendorong tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan memamerkan merek yang memprioritaskan sumber yang etis dan keberlanjutan.

Inisiatif ini sejalan dengan meningkatnya preferensi konsumen terhadap produk dan layanan yang mematuhi standar etika dan berkelanjutan. 

Di dunia di mana konsumen semakin peduli tentang dampak lingkungan dan sosial dari pembelian mereka, MIHAS memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam mempromosikan keberlanjutan dalam sektor halal.

MIHAS – Mercusuar bagi Industri Halal Global

Seiring dengan terus berkembangnya skala dan pengaruh MIHAS, hal ini memperkuat peran Malaysia sebagai pemimpin di pasar halal global. Acara ini lebih dari sekadar pameran dagang; ini adalah platform untuk inovasi, kolaborasi, dan berbagi pengetahuan yang berdampak besar pada industri halal.

Dengan berfokus pada keberlanjutan, praktik etis, dan tren pasar global, MIHAS 2024 tidak hanya bertujuan untuk memenuhi target penjualan yang ambisius, tetapi juga untuk menumbuhkan pemahaman dan apresiasi yang lebih mendalam tentang potensi pasar halal. 

Karena permintaan global akan produk halal terus meningkat, MIHAS siap memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk masa depan industri halal, menjadikannya acara yang wajib dihadiri oleh siapa pun yang terlibat dalam ekonomi halal global.

Filipina Cari Sokongan Qatar untuk Rangsangan Pelancongan Halal

this formate

Pemandangan udara Pantai Puka di Pulau Boracay, Visayas Barat, Filipina.( Foto:  Getty Images )

MANILA, bisniswisata.co.id: Filipina mempunyai penduduk Islam ketiga terbesar di Asia Tenggara, dengan kira-kira 12 juta orang, menyediakan pasaran sedia untuk produk dan perkhidmatan halal

Investasi yang dilakukan oleh Qatar mungkin memainkan peran penting  pembangunan sektor wisatawan dan pengalaman Filipina dan meningkatkan kesediaan industri halal di rumah sakit, kata seorang pegawai Jabatan Perdagangan dan Industri (DTI).

Dilansir dari Zaywa.co, Aleem Siddiqui M Guiapal, Pengarah dan Pengurus Program Pejabat Pembangunan dan Perdagangan Industri Halal DTI, bercakap kepada Gulf Times di luar Pameran Halal Antarabangsa Malaysia (MIHAS) 2024 di sini, di mana lebih 20 syarikat Filipina mengambil bahagian.

Emirates, Turkish Airline dan Qatar Airways kini mendarat di lapangan terbang Clark, sekaligus membantu memacu jejak pelancong antarabangsa yang lebih tinggi di kawasan itu.

Warganegara Timur Tengah, seperti Qatar, terkenal dengan perbelanjaan yang lebih tinggi apabila mereka melancong, kata Guiapal.

“Apabila pergi bercuti, kebanyakan warga Qatar membawa seluruh keluarga mereka. Ini memberikan peluang besar kepada sektor pelancongan Filipina, terutamanya jika ia dapat menangani keperluan kemudahan dan perkhidmatan mesra halal.” tambahnya.

Guiapal menegaskan bahawa Setiausaha Jabatan Pelancongan (DOT) Christina Garcia Frasco telah giat mempromosikan slogan “Friendly Muslim Tourism “ yang sejajar dengan inisiatif DTI untuk membangunkan industri halal negara.

 “Kami mempromosikan negara ini sebagai ‘Filipina Mesra Halal’.  Ia merupakan pendekatan menyeluruh, inklusif, ‘semua kerajaan’ untuk menyokong inisiatif kerajaan Filipina untuk membangunkan industri,” kata Guiapal.

Melengkapkan peluang pelaburan ini, Guiapal juga memuji peranan LuLu Group International dalam meningkatkan kehadiran produk Filipina di negara GCC seperti Qatar.

Melalui pusat penyumberan dan pengedarannya di Taman Antarabangsa Calamba Premiere di Calamba, Laguna, Guiapal menekankan bahawa LuLu dijangka meningkatkan keterlihatan dan ketersediaan banyak produk halal Filipina melalui rangkaian pasar raya besarnya yang meluas di seluruh rantau Teluk.

 “Keperluan LuLu untuk pensijilan halal sejajar dengan matlamat DTI untuk mengembangkan penawaran produk halal negara.

“DTI percaya perkongsiannya dengan LuLu Group International merupakan langkah penting dalam mempromosikan produk halal Filipina di pasaran global dan mengukuhkan hubungan ekonomi dengan Qatar dan negara GCC yang lain,” tegas Guiapal.

 

Aplikasi Halal Route Bantu Wisatawan Muslim di Thailand dengan Layanan Halal

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co..id: Pusat Sains Halal, Universitas Chulalongkorn telah mengembangkan Halal Route, sebuah aplikasi yang mencantumkan restoran, penginapan, masjid, arah shalat, dan objek wisata di Thailand berdasarkan prinsip-prinsip pariwisata Islam.

Aplikasi ini diharapkan dapat membantu wisatawan Muslim bepergian di Thailand dengan tenang, dan mendukung operator industri pariwisata untuk tumbuh dan menyambut semakin banyak wisatawan Muslim.

Dilansir dari traveldailynews.asia, Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) memperkirakan bahwa pada tahun 2024 akan ada sekitar 168 juta wisatawan Islam di seluruh dunia. 

Menurut Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI 2024), Thailand adalah tujuan wisata terpopuler ke-32 bagi wisatawan Muslim. Namun, masalah utama yang dihadapi wisatawan Muslim di Thailand adalah menemukan restoran, hotel, akomodasi, atau objek wisata yang terakreditasi Halal dengan area layanan (seperti mushola) yang sesuai dengan ajaran Islam.

“Halal Route” adalah aplikasi agregator perjalanan yang mengumpulkan informasi yang dapat dicari tentang restoran Halal, masjid, lokasi salat, waktu, dan arah salat (kiblat), objek wisata, desa atau komunitas Muslim, hotel, akomodasi, dll.

 Aplikasi ini terhubung ke Google Maps untuk navigasi yang akurat. Aplikasi ini juga mendukung 3 bahasa, Thailand, Inggris, dan Arab, sehingga wisatawan Muslim dapat hidup dan bepergian dengan lebih nyaman dan tenang,” kata Erfun Weahama, Petugas Layanan Sains, tim pengembangan Aplikasi Halal Route.

Dr. Anat Denyingyot, Asisten Direktur Pusat Sains Halal, menekankan bahwa aplikasi Halal Route memiliki informasi yang paling dapat diandalkan dan lengkap tentang pariwisata halal di Thailand saat ini.

 “Semua restoran dan lokasi telah melalui proses kunjungan langsung dan diaudit sesuai standar yang telah disetujui oleh lembaga atau lembaga terpercaya, seperti sertifikasi dari organisasi keagamaan atau entitas terkait makanan halal, serta sistem manajemen untuk menjamin dan bertanggung jawab atas kondisi halal (sistem HAL-Q),” tegas Dr. Anat.

Saat ini, aplikasi tersebut telah memiliki lebih dari 1.100 restoran dalam basis datanya, dan lokasi serta layanan baru terus diperbarui, mencakup lebih dari 40 provinsi dari utara hingga selatan Thailand yang populer di kalangan wisatawan.

“Halal Route bukan hanya sekadar navigasi, tetapi juga platform yang menghubungkan komunitas Muslim dari seluruh dunia yang berkesempatan untuk mengunjungi Thailand,” pungkas Associate Professor Dr. Winai Dahlan, Direktur Halal Science Center.

HDC dan Nippon Express Malaysia Tandatangani MoU untuk Tingkatkan Logistik Halal

this formate

Pengurus HDC, Khairul Azwan Harun, Ketua Pegawai Eksekutif HDC, Hairol Ariffein Sahari dan Nippon Express diwakili oleh Pengarah Urusannya, Encik Hideki Nagaoka dan Pengarah Eksekutif, Encik Mervin Yee.

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Halal Development Corporation Berhad (HDC) dan Nippon Express (Malaysia) Sdn Bhd (NX) secara rasmi menandatangani Memorandum Persefahaman (MoU) hari ini, menandakan satu kejayaan penting dalam perkongsian strategik mereka yang bertujuan memajukan logistik Halal.

MoU itu ditandatangani di Pavilion HDC di Pameran Halal Antarabangsa Malaysia (MIHAS) 2024 dan mewujudkan rangka kerja kerjasama untuk memanfaatkan kepakaran dan sumber kedua-dua organisasi untuk mengukuhkan kedudukan Malaysia dalam pasaran Halal global.

Dilansir dari halalfocus.net, HDC, sebagai entiti utama dalam ekonomi Halal Malaysia, berdedikasi untuk membangunkan ekosistem Halal yang komprehensif dengan matlamat meletakkan Malaysia sebagai peneraju berdaya saing dalam industri Halal global.

Sebaliknya, Nippon Express, yang beribu pejabat di Jepun, terkenal dengan rangkaian dan perkhidmatan logistik globalnya yang luas, termasuk penghantaran pengangkutan udara dan laut, pengangkutan darat, pergudangan dan pelepasan kastam.

dengan Nippon Express Azwan yang menyaksikan majlis menandatangani perjanjian itu.  “Kerjasama ini merupakan langkah penting dalam misi kami untuk meningkatkan kedudukan Malaysia dalam arena logistik Halal global dan melengkapkan ekonomi Halal secara keseluruhan,” tambah beliau.

Objektif utama MoU ini adalah untuk mewujudkan pakatan strategik antara HDC dan NX untuk memacu industri logistik Halal.  Kerjasama itu akan menumpukan pada pembangunan Platform Logistik Halal yang mampan, dengan Ekspo Dunia Osaka 2025 berfungsi sebagai peristiwa penting untuk inisiatif ini.  Platform ini bertujuan untuk menyepadukan dan meningkatkan keupayaan logistik Halal pada skala global.

Pelan Induk Industri Halal (HIMP) 2030 telah mengenal pasti logistik halal sebagai salah satu sektor yang digalakkan untuk pertumbuhan dan pembangunan.  

Di bawah HIMP 2030, beberapa inisiatif sedang dilaksanakan untuk mempromosi dan meningkatkan sektor logistik halal di Malaysia, salah satu inisiatifnya ialah membangunkan piawaian halal yang komprehensif.  

Malaysia telah memperkenalkan piawaian seperti MS2400:2010 untuk menyediakan garis panduan bagi operasi logistik halal. Selain membangunkan platform, perkongsian itu juga akan menekankan pemupukan inovasi dalam sektor logistik Halal.  

Kedua-dua organisasi akan bekerjasama untuk melibatkan pelbagai pihak berkepentingan dalam ekosistem logistik Halal untuk menjana idea baharu dan mencipta nilai tambahan.  Usaha kerjasama ini bertujuan untuk menangani cabaran semasa dan meneroka peluang baharu untuk pertumbuhan dan pembangunan dalam industri.

“Perkongsian kami dengan HDC mewakili peningkatan strategik penyelesaian logistik kami yang disesuaikan untuk industri Halal.  Kami tidak sabar-sabar untuk menyumbang kepakaran global kami kepada usaha yang menjanjikan ini,” kata Hideki Nagaoka.

Logistik halal memainkan peranan penting sebagai titik kawalan kritikal dalam rantaian bekalan halal dengan memastikan integriti produk melalui pengasingan, kebolehkesanan, pematuhan piawaian dan pengurusan risiko yang berkesan.  

Menangani cabaran yang berkaitan dengan kerumitan pensijilan, penyeragaman dan latihan adalah penting untuk meningkatkan keberkesanan operasi logistik halal di peringkat global.

Pada 2023, jumlah eksport halal Malaysia mencecah RM54 bilion, dengan eksport ke Jepun khususnya berjumlah RM2.62 bilion untuk derivatif minyak sawit dan ramuan halal.  Angka ini menunjukkan asas yang kukuh untuk pertumbuhan selanjutnya.

Syarikat Jepun semakin menumpukan kepada logistik halal, khususnya dengan kerjasama Malaysia, yang diiktiraf sebagai hab halal global.  Trend ini didorong oleh permintaan yang semakin meningkat untuk produk halal, termasuk makanan, kosmetik, dan produk penjagaan diri.

 

  

Mengenal Ambuyat, Makanan Khas Brunei Darussalam.

this formate

BERAKAS, Brunei, bisniswisata.co.id:  Selesai upacara Berbedak pengantin putri Zaahiyah binti Moddin, Hajah Salamah, ibunda sang pengantin menarik tangan saya untuk keluar rumah, mengantri makanan khas Brunei Darrussalam bernama Ambuyat.

Layaknya pesta hajatan, selain tersedia menu prasmanan, ada tersedia pula makanan khas lainnya seperti Ambuyat yang membuat saya terkejut karena mirip dengan pepeda makanan khas Maluku dan Papua yang bahan dasarnya sama yaitu tepung sagu. 

“ Ambil dulu cacah dan ikan masak ampap serta sumpit kayu atau chandas untuk mengulung-gulung bubur dan dicelupkan ke cacah,” kata Hj.Salama.

Setelah mengambil makanan pelengkap Ambuyat seperti cacah, ampap ikan maupun ikan yang digoreng, dilengkapi sambal belacan, saya tiba giliran menunggu tepung sagu yang di olah langsung  dalam mangkuk menjadi bubur sagu dengan cepat. 

Ambuyat dengan makanan pelengkap lainnya, makanan tradisonal Brunei Darussalam

Makanan tradisional yang sangat digemari masyarakat Brunei ini memiliki tekstur sangat lengket dan berwarna putih seperti lem. Satu mangkuk sagu bisa dinikmati bersama-sama, caranya dengan menggulung pada dua bilah bambu. Sagu yang sudah terjepit langsung di celup di cacah dan dilahap.

Selesai mengambil Ambuyat, saya berpindah duduk di meja makan besar di ruang makan dalam rumah besar itu dan kehadiran saya di ruangan membuat kehebohan kecil karena para sepupu pengantin langsung ikut menyerbu pondokan Ambuyat di halaman rumah

Ambuyat bisa dinikmati bersama antara ayah dan anak.

Cacah yang tampilannya mirip sambal berwarna putih kekuningan dengan irisan halus cabai rupanya memakai jeruk bambangan (semacam buah asam endemik di wilayah Borneo) yang dipercaya dapat meningkatkan selera makan.

Ambuyat dinikmati dengan kuah kuning atau kuah asam pedas dan memiliki lebih banyak pilihan kuah, mulai dari kuah ikan hingga saus tempoyak yang terbuat dari durian. Namun kali ini tidak ada saus tempoyak.

Sambil menikmati Ambuyat saya bersyukur bisa mendapatkan pengalaman baru mengikuti adat istiadat dari negeri yang dipimpin oleh seorang sultan yang bernama Hassanal Bolkiah. ini. 

Terlebih lagi sebagai negara yang terletak di pulau Kalimantan, Brunei ternyata memiliki makanan khas yang tidak berbeda jauh dengan Indonesia.

Ambuyat dikenal juga di beberapa negara bagian Malaysia, Sarawak dan Sabah serta wilayah federal Labuan yang mengonsumsi papeda atau Ambuyat yang banyak mengandung karbohidrat kompleks.

Di sabah, Ikan masak ampap merupakan makanan tradisi suku kaum Kadazan Dusun yang terdapat di negeri Sabah. Dalam sajian ini, ikan yang digunakan ialah ikan basung karena ikan ini sangat digemari mapsyaprakat di Sabah dan kebanyakan orang akan memakan makanan ini bersama dengan Ambuyat.